1.

Mesin Bor
-

Fungsinya untuk: a. membuat lubang dengan menggunakan perkakas bantu yang disebut mata bor. b. Memperluas lubang. c. menghaluskan permukaan lubang. d. pembuatan ulir dengan memasang tap pada chucknya.

-

Jenis mesin bor: a. mesin bor tangan
y

digunakan untuk pekerjaan ringan, seperti pembuatan lubang dengan diameter kecil (kurang dari 13 mm), dan benda kerjanya telah terpasang pada kedudukan yang tidak mungkin akan dibuka kembali.

y

Jenis mesin bor tangan: 1) Mesin bor tangan : digerakan oleh tangan, hanya dapat melakukan pengeboran sampai dengan ukuran 8 mm. 2) Mesin bor listrik : digerakan oleh listrik, dapat membuat lubang sampai dengan ukuran 13 mm. Mempunyai 2 atau lebih kecepatan putarnya, sehingga dapat digunakan untuk putaran cepat dan lambat. Harganya lebih murah dan multiguna, sehingga banyak digunakan.

y

Mesin bor tangan juga digunakan untuk pemasangan baut baut, pembukaan bautbaut, penggerindaan, pemolesan, penghalusan benda kerja, apabila dilengkapi dengan beberapa alat bantu.

y

Langkah pengoperasian mesin bor tangan: 1) buatlah titik senter pada daerah benda kerja yang akan dibuat lubang. 2) Pasang mata bor yang diperlukan pada chuck mesin bor, dan kuncikan dengan menggunakan kunci chuck. 3) Lepaskan kunci chuck sebelum mesin dijalankan. 4) Jika menggunakan mesin bor listrik, maka pilih kecepatan yang sesuai dengan jenis bahan mata bor dan jenis bahan benda kerja. 5) Sebelum pengeboran, tepatkan ujung mata bor pada titik senter. 6) Hidupkan mesin dan mulai pengeboran.

y

Keselamatan kerja pada proses pengeboran menggunakan mesin bor tangan: 1) pakailah pakaian kerja yang nyaman, hindari kancing baju terbuka, pakailah penutup rambut (apabila berambut panjang), hiudari pemakaian benda berharga (seperti jam, kalung, dan cincin). 2) Jaga agar tangan tidak terlalu dekat dengan mata bor yang sedang berputar.

Benda kerja yang akan dibor. periksa penjepitan benda kerja.  Agar hasil pengeboran baik. c. dijepit pada ragum mesin yang diikatkan pada meja mesin. y Mesin bor lantai dilengkapi rem. mesin bor lantai y mesin bor lantai dipasang pada lantai bengkel dengan diikat oleh baut fondasi. karena lebih kokoh dibandingkan dengan mesin bor meja. pada saat menyetel/mengganti mata bor. maka mesin bor meja diikatkan pada meja kerja dengan menggunakan baut pengikat. sehingga dapat dipakai untuk membuat lubang pada benda kerja yang besar. y Kelebihan mesin bor lantai adalah dapat digunakan untuk pengeboran benda kerja dengan ukuran yang lebih besar.  Mesin bor meja digerakan oleh motor listrik dan mempunyai kecepatan putaran yang berbeda. 5) Uutuk pengeboran benda kerja yang kecil. digunakan tuas pemakanan. mesin bor meja  digunakan untuk membuat lubang dengan diameter lebih besar dari lubang yang dibuat oleh mesin bor tangan. . b. Meja tersebut dapat diatur ketinggiannya. agar mesin tidak bergetar sewaktu melakukan pekerjaan dan menghindari mesin agar tidak rebah akibat beratnya sendiri. 6) Yakinkan mata bor telah terikat dengan kuat.3) Matikan mesin dan putuskan hubungan listriknya. 7) Gunakan kacamata. y ukuran mata bor yang dapat dipasang pada chuck mesin bor lantai adalah 13 mm ± 25 mm. agar dapat menghentikan mesin dengan seketika.   Untuk menggerakan mata bor mendekati benda kerja.  mesin bor meja dilengkapi dengan meja tempat kedudukan ragum mesin (tempat menjepit benda kerja yang akan dibor). artinya chuckmesin bor dapat menjepit mata bor berdiameter 13 mm. dimana putaran yang dihasilkan motor listrik dipindahkan ke poros utama mesin bor melalui puli dan sabuk.  kapasitas mesin bor meja adalah 13 mm. 4) Gunakan mata bor yang tajam.

ragum. dan harus dapat digerakan ke atas dan ke sekeliling tiang. y Tiang mesin merupakan komponen utama yang sangat vital. kepala mesin. 3) Tuas pemakanan : pengontrol dalamnya pengeboran. baik pada meja maupun pada lantai bengkel. y Alur pada alas mesin berguna sebagai tempat kedudukan baut T pada saat mengikat benda kerja. seperti tiang mesin. sehingga dapat melakukan pemotongan pada benda kerja. Alat/landasan mesin y alas/landasan mesin terbuat dari besi tuang.d. 2) cakra bertingkat : mengatur kecepatan putaran mata bor. gaya tersebut dipindahkan pada poros utama mesin yang membawa mata bor. . sehingga tidak dapat bergerak. mesin bor radial - Bagian utama mesin bor meja dan mesin bor lantai: a. y Meja mesin dilengkapi dengan lubang sebagai pengaman pada saat pembuatan lubang yang tembus pada benda kerja. b. d. Meja mesim y meja mesin berfungsi sebagai tempat kedudukan ragum dan tempat pengikatan benda krja yang akan dibor. landasan mesin dilengkapi juga d engan rem untuk lebih terjaminnya keselamatan kerja. Tiang mesin didudukan pada landasan mesin dan dijepit kuat. Selain itu dilengkapi juga dengan alur bentuk T. yaitu: 1) motor listrik/penggerak : membangkitkan tenaga putar. benda kerja. meja mesin. kepala mesin y pada kepala mesin terdapat beberapa peralatan mekanis sebagai penggerak mata bor agar dapat melakukan pmotongan. y Kedudukan meja mesin permukaannya harus tegak lurus terhadap tiang me sin. Pada mesin baru. yang berfungsi sebagai tempat kedudukan baut pengikat. sehingga cukup stabil dan kuat untuk menahan beban. c. y Landasan mesin dilengkapi dengan lubang pada sudut-sudutnya untuk kedudukan baut pengikat mesin. dan gaya akibat pemotongan. y Motor listrik membangkitkan tenaga putar dan dengan perantara cakra bertingkat dan sabuk penggerak. Tiang mesin y y bentuk tiang mesin bor yaitu bulat dengan kepresisian yang tinggi. karena semua peralatan mesin bor bertumpu padanya.

Untuk menjepitnya digunakan pengikat U dan baut pengikatnya. harus diingat bahwa sisi radius harus menghadap ke atas. penjepitnya adalah cekam mata bor (drill chuck). y sedangkan mata bor dengan badan pemegangnya berbentuk tirus (diameter mata bor lebih besar dari 13 mm). b. Pada saat pengeboran. y Untuk membuka mata bor dari pengikatnya. . y Pada mata bor terdapat 2 buah alur helix sepanjang badannya. c. agar tidak merusak dinding poros utama. peralatan penjepit benda kerja 1) ragum ragum berfungsi sebagai peralatan pengikat benda kerja yang akan dibor. agar mata bor yang jatuh tidak melukai meja mesin.- Peralatan kelengkapan mesin bor: a. 2) V blok V blok digunakan untuk mengikat benda kerja berbentuk bulat/silinder. Fungsi alur adalah: 1) membentuk sisi potong. y Untuk mata bor dengan badan berbentuk bulat (diameter mata bor kurang dari 13 mm). 3) Blok berjenjang Blok berjenjang banyak digunakan pada proses pengeboran karena sangat mudah digunakan. ragum dijepit/diikat oleh baut T pada meja mesin untuk lebih terjaminnya keselamatan kerja. penjepitnya adalah sarung tirus. Membuka mata bor dengan drilll drift. digunakan kunci mata bor dan drill drift. 3) Sebagai jalan keluar beram hasil pemotongan. 2) Menggulung beram hasil pemotongan. Mata bor y mata bor adalah perkakas potong yang digunakan untuk menghasilkan lubang pada benda kerja. Gunakan palu ringan (250 gram) untuk memukul drill drift dan beri alas kayu pada meja mesin. peralatan penjepit mata bor y digunakan untuk mengikat mata bor dan bersama-sama dengan pengikatnya mata bor berputar melakukan pemotongan.

Mata bor dari bahan HCS harganya lebih murah. Untuk keperluan khusus. pada ujungnya dibuat bentuk pipih agar mata bor tidak slip waktu pengeboran dan untuk memudahkan dalam melepas mata bor dari poros utama. Fungsinya untuk mereduksi gesekan antara bagian luar mata bor dengan dinding lubang hasil pengeboran. Umumnya membentuk sudut 118o. Body clearance : body clearance adalah bagian utama antara batas tepi dan alur pada mata bor. batas pinggir : batas pinggir mata bor yang sempit sepanjang alur mata bor merupakan mata potong memperhalus lubang yang dibuat oleh sisi potong dan merupakan batas ukuran diameter mata bor. y 3 Bagian utama mata bor: 1) Pemegang Umumnya mata bor dengan diameter sampai 13 mm mempunyai pemegang berbentuk lurus/silinder. Fungsinya sebagai pengarah saat pemotongan permulaan. kecepatan potongnya 3 kali lebih cepat dibandingkan menggunakan mata bor HSS. karena ketajaman sisi potongnya cukup tahan lama. tetapi sering juga terdapat 3 alur atau lebih. 3) mata potong mata potong adalah bagian yang berbentuk kerucut pada ujung badan mata bor. 2) badan mata bor badan mata bor adalah bagian antara pemegang dan mata potongnya. Mata bor karbid. maka digunakan mata bor dengan sisi potong dari bahan karbid (cemented carbide). Sisi potong mata bor (lip) dibentuk . y Mata bor dibuat dari bahan HCS (high carbon steel/baja karbon tinggi) dan HSS (high speed steel). Mata bor dari bahan HSS lebih banyak digunakan di bengkel mesin. seperti pengeboran secara massal dan bahan benda kerja keras. sedangkan mata bor dengan diameter di atas 13 mm mempunyai pemegang berbentuk tirus sesuai dengan ketirusan pada sarung pemegangnya dan ketirusan bagian dalam poros utama mesin bor.4) Sebagai jalan masuk cairan pendingin. Pada pemegang berbentuk tirus. Badan mata bor terdiri dari beberapa bagian penting yang berhubungan dengan efisiensi pemotongan: alur helix : alur mata bor biasanya ada 2 buah. tapi mudah patah dan tumpul. Mata bor HSS dapat memotong bahan 2 kali lipat dibandingkan mata bor HCS. Web : web adalah sekat tipis yang terdapat pada senter mata bor. masing-masing sisi potongnya diasah untuk membentuk sudut 59o dari titik senternya. Web mengarahkan mata bor pada tempat yang akan dibor dan telah ditandai dengan penitik senter.

4 ± 24.5 Feet/menit 80 ± 100 21.2 ± 122.4 9.0 ± 91.2 ± 15.4 61.3 15.4 ± 33.6 ± 7.4 ± 27.60 ± 1.4 21.4 ± 45.2 ± 18.150 12.0 250 ± 400 4.2 ± 21.4 40 ± 50 200 ± 300 76.70% C) 4 5 6 7 8 9 10 11 Baja tempa Baja campuran Stainless steel Besi tuang lunak Besi tuang keras Besi tuang dapat tempa Kuningan dan bronze Bronze dengan tegangan tarik tinggi 12 13 Logam monel Aluminium dan aluminium paduan 14 Magnesium dan magnesium paduan 15 16 Marmer dan batu Bakelit dan sejenisnya Meter/menit 24.oleh titik perpotongan antara alur dan ujung bentuk kerucut dari mata bor.6 91. y Menurut Reep Mc Carthy (1984).0 15 ± 25 300 ± 400 y Rumus kecepatan putaran mesin bor: .4 ± 122.1 ± 12. Sisisisi potong harus sama panjang dan mempunyai sudut yang sama besar. - Kecepatan putar dan kecepatan potong y kecpatan putaran dan kecepatan pemotongan adalah faktor yang mempengaruhi umur mata bor.0 ± 91.30% C) 2 Baja karbon menengah (0.05 ± 0.5 ± 45.3 50 ± 60 15.60% C) 3 Baja karbon tinggi (0.7 21.7 50 ± 60 50 ± 70 30 ± 40 100 ± 150 70 ± 100 80 ± 90 200 ± 300 70 .2 61.2 30.4 70 ± 80 15. kecepatan potong untuk mata bor jenis HSS ditunjukan pada tabel di bawah ini: Bahan 1 Baja karbon rendah (0.30 ± 0.4 24.2 ± 18. agar mata bor dapat berputar dengan lurus/senter dan membuat lubang yang lebih besar dari diameter mata bornya sendiri.

1416 Rumus kecepatan potong mein bor: 3) sistem metrik y Cs ! Keterangan: Cs = kecepatan potong (m/menit) n = kecepatan putaran (rpm) D = diameter mata bor (mm) T = 3.1416 ¢ ¡   £ s = kecepatan potong (meter/menit) = diameter mata bor (mm) sx12 DxT D.n 12 .1416 2) untuk sistem imperial n! keterangan: n = kecepatan putaran (rpm) s = kecepatan potong (feet/menit) D = diameter mata bor (inch) T = 3.1) untuk sistem metrik n! Csx1000 DxT keterangan: n = kecepatan putaran (rpm) T = 3.n 1000 D.1416 4) sistem imperial Cs ! Cs = kecepatan potong (feet/menit) n = kecepatan putaran (rpm) D = diameter mata bor (inch) T = 3.T .T .

7 15. 2 25. 6 31. minute Feet minute Diameter m m 1. 7 14¶ 45. 7 150 ¶ 61 94. 6 120 ¶ 39.2 1/8 152 8 4. 4 80¶ 27. Reep dan V. dan kecepatan putaran ditunjukan pada tabel di bawah ini: Meter s per 15.4 ¼ 764 per 2 50¶ 18. 4 28.8 3/16 101 9 6.1 200¶ 300¶ Revolutions per minute 366 7 183 3 122 2 917 427 8 213 9 142 6 107 0 488 9 244 5 163 0 122 2 978 550 0 275 0 183 3 137 5 110 0 611 1 305 6 203 7 152 8 122 2 101 9 672 2 336 1 224 1 168 1 134 5 112 0 960 733 4 366 7 244 5 183 3 146 7 122 2 104 8 794 5 397 3 264 8 198 6 158 9 132 4 113 5 993 855 6 427 8 285 2 213 9 171 1 142 6 122 2 107 0 916 7 458 4 305 6 229 2 183 3 152 8 131 0 114 6 917 1222 9 6115 1834 4 9172 4076 6115 3057 4586 7. 5 110 ¶ 36. 5 100 ¶ 33. 9 19. kecepatan potong.E. 3 7¶ 24. 6 130 ¶ 42.6 Inche s 1/16 305 6 3.9 5/16 611 733 856 2446 3669 9. 1 22. 3 60¶ 21. Mc Carthy (1984). 4 90¶ 30.y Menurut V. hubungan diameter mata bor.5 3/8 509 611 713 815 917 2038 3057 11. 1 12. 7/16 437 524 611 698 786 873 1747 2621 ½ 382 458 535 611 688 764 840 917 1529 2293 5/8 306 367 428 489 550 611 672 733 794 856 1223 1834 ¾ 255 306 357 407 458 509 560 611 662 713 764 1019 1529 7/8 218 262 306 349 393 436 480 524 568 611 655 874 1310 1 191 229 267 306 344 382 420 458 497 535 573 764 1146 1 1/8 170 204 238 272 306 340 373 407 441 475 509 679 1019 1¼ 153 183 214 244 275 306 336 367 397 428 458 612 918 .J.

c. y Semakin besar diameter mata bor. 5 69. 6 50. 9 38. 9 76. maka semakin dalam pemakanan mata bor. diameter mata bor. b.8 34. y Dalamnya pemakanan mata bor dipengaruhi oleh: a. 3 44. . 2 63. 1 41. 5 47. Jenis bahan benda kerja yang akan dipotong. Dalamnya pemakanan mata bor adalah setiap kali putaran mata bor. Kondisi/keadaan mesin yang digunakan untuk pengeboran. 8 57. 2 3 64 76 89 102 115 127 140 153 166 178 191 254 381 2 3/4 69 83 97 111 125 139 153 167 181 194 208 278 417 2½ 76 92 107 122 137 153 168 183 199 214 229 306 459 2¼ 85 102 119 136 153 170 187 204 221 238 255 340 510 2 95 115 134 153 172 191 210 229 248 267 287 382 573 1 7/8 102 122 143 163 183 204 224 244 265 285 306 408 612 1¾ 109 131 153 175 196 218 240 262 284 306 327 436 654 1 5/8 117 141 165 188 212 235 259 282 306 329 353 470 705 1½ 127 153 178 204 229 255 280 306 331 357 382 510 765 1 3/8 139 167 194 222 250 278 306 333 361 389 417 556 834 - Pemakanan y pemakanan mata bor adalah gerak maju mata bor untuk setiap kali putaran mata bor.

2) Dapat Mengurangi gesekan. dkk (1983).001 ± 0.y Menurut Krar S. 3) Periksa jumlah cairan pendingin yang ada pada bak penampungnya.05 ± 0. lakukan pengasahan/perataan menggunakan dresser.015 ± 0. y Syarat cairan pendingin yang digunakan: 1) dapat mendinginkan mata bor dan benda kerja.38 ± 0.025 - Cairan pendingin (coolant) y proses pengeboran akan menimbulkan panas akibat gesekan mata bor dengan benda kerja. Jika permukaan batu gerinda tidak rata. 4) Tidak menimbulkan karat pada benda kerja. Untuk mengurangi panas yang timbul.015 0. 4) Periksa sudut-sudut mata bor menggunakan mal sudut.002 ± 0.004 ± 0.18 ± 0.10 ± 0.004 0.18 0. - Pengasah mata bor y persyaratan yang harus diperhatikan dalam pengasahan mata bor pada mesin gerinda: 1) besar sudut mata potong 2) besar sudut kebebasan mata potong 3) posisi titik senter y langkah kerja pengasahan mata bor pada mesin gerinda: 1) pakai kacamata atau penutup muka dan penutup mata. Namun pengeboran benda kerja dari bahan besi cor/tuang tidak memerlukan cairan pendingin.02 ± 0.002 0. . Pana s yang timbul dapat mengakibatkan sisi potong mata bor menjadi cepat tumpul. 2) Periksa terlebih dahulu kerataan permukaan batu gerinda.10 0. hubungan antara diameter mata bor dengan dalamnya pemakanan ditunjukan pada tabel di bawah ini: Diameter mata bor Milimeter Sampai 3 3±6 6 ± 13 13 ± 25 25 .007 0. 3) Dapat mempertinggi gaya pemotongan.007 ± 0.63 Feet 0. 5) Dapat membantu pengeluaran beram.05 0.38 0.F.38 Inchi 1/8 1/8 ± ¼ ¼-½ ½-1 1±1½ Dalamnya pemakanan Milimeter 0. maka saat pengeboran diperlukan cairan pendingin.

2) Tandai menggunakan penitik pusat. 3) Catatan: jika lubang yang akan dibuat adalah lubang presisi/teliti. 4) Atur kecepatan putaran mata bor. bemda kerja dan alat bantunya. ulangi langkah pengasahan dan periksa kembali sudut-sudutnya. 6) Pegang bagian pemegang mata bor dengan tangan yang lain. dengan didukung oleh kayu paralel strip. 6) Hidupkan mesin dan perlahan-lahan turunkan mata bor dengan memakai tuas pemakanan.5) Jika sudut mata bor benar. Apabila sudutnya belum benar. 8) Setelah selesai pengasahan periksa kembali sudut-sudut mata bor (sudutnya harus 59o). . Posisi penempatan mata bor harus membentuk sudut 59o terhadap permukaan batu gerinda. 7) Perhatian: dinginkan mata bor sesering mungkin selama pengasahan/penggerindaan. Atur posisi benda kerja sehingga titik senter lubang yang akan dibuat segars dengan titik senter mata bor. - Langkah pengeboran y Hal yang harus diperhatikan: 1) kecepatan potong yang digunakan 2) pengikatan benda kerja 3) dalamnya pemakanan 4) kecepatan putaran mata bor 5) dll y Pengeboran benda kerja dengan permukaan rata: 1) tentukan titik senter lubang yang akan dibuat pada benda kerja. untuk menjaga agar mata bor tidak mengenai ragum. sehingga mata bor melakukan pemakanan terhadap benda kerja. Gerakan mata bor perlahan-lahan sewaktu penggerindaan. sesuaikan dengan jenis bahan benda kerja. Selama proses pemakanan. 5) Jepit benda kerja pada ragum. 7) Setelah selesai pengeboran. berikan cairan pendingin. Simpan mata bor dan peralatan lainnya pada tempat yang telah disediakan. yang dapat menimbulkan retak-retak pada sisi potong mata bor. (gunakan tabel/perhitungan). maka pegang mata bor dan dudukan pada pendukung benda kerja mesin gerinda. Yakinkan dengan jalan menurunkan mata bor tepat berada pada titik senter lubang yang akan dibuat. matikan mesin dan lepaskan mata bor. agar mata bor tidak mengalami panas yang berlebihan. maka buatlah besarnya lubang menggunakan jangka tusuk.

cincin. sesuai dengan diameter mata bor dan bahan benda kerja. 4) Setelah senter. sehingga tidak menimbulkan panas yang berlebihan. agar tidak menghalangi proses pengeboran. Gunakan palu lunak (palu plastik/karet) untuk mengeraskan pengikatan mata bor pada sarungnya. 2) Gunakan kecepatan potong yang disarankan. 3) Pasang benda kerja pada V blok. matikan mesin dan lepas benda kerja dan mata bor. 7) Buang beram-beram pemotongan. Pemakanan secara perlahan sesuai dengan kecepatan pemotongannya. jepit benda kerja dengan kuat. 4) Periksa ketirusan (draft) dan kelurusan (shank) pemegang mata bor. 11) Jangan meninggalkan kunci chuck pada chuck bor setelah membuka dan memasang mata bor. 5) Atur kecepatan putaran mata bor dan kecepatan pemotongannya. dan penutup rambut (terutama yang berambut panjang). maka periksa ketirusannya. 5) Jika menggunakan sarung mata bor. 7) Hidupkan mesin dan turunkan mata bor menggunakan tuas pemakanan. 9) Gunakan kacamata tembus pandang atau pelindung muka. gelang. kekerasan bahannya. dan atur kedudukannya sehingga titik senter tepat berada di bawah senter bor. 10) Gunakan pakaian kerja dengan semua kancing baju harus dikancingkan. dan jangan memakai perhiasan (seperti kalung. dan jam tangan). Uji kelurusannya dengan menurunkan senter bor. apalagi menghentikan mesin dengan memegang mata bor. 3) Gunakan cairan pendingin. Bersihkan mesin dan peralatan bantu lainnya. sehingga mata bor melakukan pemakanan pada benda kerja.y Pengeboran benda kerja yang dijepit oleh V blok: 1) tandai dengan penitik pusat tempat yang akan dibuat lubang pada benda kerja. 6) Periksa pengikatan benda kerja untuk menjaga getaran selama pengeboran. 8) Setelah selesai melakukan pemotongan. Selama proses pemotongan berikan cairan pendingin. - Keselamatan kerja pada pengeboran: 1) gunakan jenis mata bor yang sesuai dengan jenis bahan benda kerja. 8) Kecepatan potong dan kecepatan putaran jangan sampai melebihi yang disarankan. . 12) Jangan menghentikan putaran mesin walaupun mesin telah dimatikan. 2) Pasang senter bor yang sesuai pada chuck bor. 6) Ganti senter bor dengan mata bor yang sesuai dengan diameter yang diperlukan. Simpan mata bor dan peralatan bantu pada tempat semula. dan kecepatan potongnya.

perunggu (bronze). 15) Jangan gunakan kain untuk memberikan cairan pendingin dan membersihkan beram. dan bahan lunak lainnya menggunakan mata bor khusus pengeboranbahan baja. tembaga paduan. Bersihkan mesin sesudah selesai bekerja . 14) Jangan mengoperasikan mesin bor jika penutup mekanis penggerak mata bor tidak terpasang dengan baik.13) Jangan mengebor bahan kuningan (brass).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful