P. 1
Analisis persaingan pasar

Analisis persaingan pasar

|Views: 2,145|Likes:
Published by verviana

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: verviana on Nov 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

ANALISIS PERSAINGAN

Mata Kuliah : Strategi Pemasaran
ERVIANA / 090820101016

Analisis persaingan adalah usaha mengidentifikasi ancaman, kesempatan atau permasalahan strategis (strategy question) yang terjadi akibat perubahan persaingan potensial serta kekuatan dan kelemahan pesaing. Analisa berguna untuk mendasari keputusan tentang produk yang dipasarkan agar kemudian diperoleh laba yang optimal. Pasar berubah karena adanya perubahan kebutuhan pembeli, teknologi baru, kekuatan sosial ekonomi, dan kegiatan persaingan. Perubahan-perubahan ini mnciptakan peluang dan ancaman baru bagi perusahaan untuk melayani pasar. Analisa situasi pasar persaingan adalah langkah pertama dalam merancang strategi baru atau mengkaji strategi yang sudah ada. Analisa situasi ini dilakukan setelah strategi diimplikasikan untuk menentukan perubahan strategi yang diperlukan. Penilaian situasi biasanya pendefinisian dan penganalisaan pasar, dan analisa pesaing. Persaingan antar merk dapat terjadi pada semua struktur pasar produk. Biasanya perusahaan tidak bersaing langsung dengan semua perusahaan dalam industri. Karenanya harus dilakukan identifikasi perusahaan mana yang merupakan pesaing utama. Pengevaluasian strategi, kekuatan, kelemahan dan rencana para pesaing juga merupakan aspek kunci analisa situasi. Evaluasi ini penting untuk identifikasi pesaing yang sudah ada dan potensial. Hanya beberapa perusahaan dalam industrinya yang menyimpulkan para pesaing utama. Cravens (2000) menyatakan bahwa analisa pesaing meliputi pendefenisian arena persaingan, penganalisisan group strategis, pengambaran dan pengevaluasian tiap pesaing utama. Analisis tersebut harus menunjukan kekuatan dan kelemahan pesaing. Persaingan dalam keberadaannya berlangsung pada berbagai jenis. Persaingan antar merek, persaingan antar jenis produk, persaingan natar kebutuhan generik yang tercipta karena kelangkaan sumber daya dimana variasi geografis pun terjadi. Pemahaman terhadap jenis-jenis persaingan tersebut, merupakan suatu kemampuan. Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat. Yang dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan merupakan aktifitas yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi. Bisnis dan unit bisnis menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan sistem intelejen pesaing.Untuk kepentingan itu, beberapa teknik dilakukan seperti pencarian database, 2|Page

survey konsumen, wawancara dengan pemasok serta partisipan lainnya yang sesuai, perekrutan karyawan pesaing termasuk mempelajari produk pesaing. Setiap teknik yang telah dikemukakan, tampak didalamnya mengandung unsur titik kedinamisan Model Lima Kekuatan Porter
Potensi pengembangan produk pengganti

Kekuatan tawar pemasok

Perseteruan diantara perusahaan yg saling bersaing

Daya tawar konsumen

Potensi masuknya pesaing baru

Sumber-sumber pesaing potensial adalah : 1. Ekspansi pasar 2. Ekspansi produk 3. Integrasi ke belakang 4. Integrasi ke depan 5. Ekspansi alat atau skill Sebuah perusahaan akan menempati salah satu posisi bersaing dalam industry merek yaitu : Dominan (Dominant) Mampu mengendalikan perilaku dan/atau strategi pesaing-pesaingnya lainnya serta memiliki banyak pilihan strategis, tanpa terpengaruh tindakan-tindakan pesaingnya. Kuat (Strong) Mampu bertindak bebas tanpa membahayakan jangka panjangnya, walaupun para pesaingnya berbuat apa saja. Baik (Favorable) Memiliki kekuatan yang dapat dimanfaatkan dengan strategi-strategi tertentu bilamana kondisi industri membaik dan mempunyai kemampuan dan peluang diatas rata-rata industri untuk meningkatkan posisinya.

3|Page

Sedang (Tanable) Mempunyai kekuatan dan/atau prestasi yang cukup memuaskan untuk menjamin kelangsungan usahanya. Namun sering kalah bersaing karena ulah perusahaan dominan serta memiliki peluang lebih rendah dari rata-rata industri untuk meningkatkan posisinya. Lemah (Weak) Prestasi perusahaan tidak memuaskan tetapi masih memiliki peluang dan kekuatan untuk perbaikan. Tidak ada harapan (Non-Viable) Perusahaan prestasinya sangat tidak memuaskan perbaikan. Beberapa pengertian pokok Market Leader Perusahaan o o o yang diakui oleh industri yang bersangkutan sebagai pemimpin. Karakteristikanya yaitu : Pangsa pasar terbesar >40% dalam pasar produk yang relevan Lebih unggul dari perusahaan lain dalam pengenalan produk baru, perubahan harga, saluran distribusi dan intensitas promosi Pusat orientasi para pesaing Contoh : IBM (computer), Coca cola (minuman ringan), Mc’donalds (restoran siap saji), Gillete (pisau cukur), Indofood (mie instan) Market Challenger Perusahaan runner-up yang secara konstan mencoba memperbesar pangsa pasar mereka. Karakteristiknya yaitu : o o o Volume penjualan dan laba ±30% Berupaya menemukan kelemahan pihak pemimpin pasar dan kemudian menyerangnya baik secara langsung maupun tidak langsung Memusatkan upata mereka pada tindakan mengambil alih perusahaan-perusahaan yang lemah Contoh : Avis (penyewaan mobil), Pepsi Cola (minuman ringan), Burger King (restoran siap saji) dan tidak memiliki peluang untuk

4|Page

Market Follower Perusahaan yang mengambil sikap tidak mengusik pemimpin pasar dan hanya puas dengan cara menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar. Karakteristiknya yaitu : o o o Menonjolkan cirri khasnya kepada pasar sasaran seperti lokasi, pelayanan, keunggulan produk Memilih untuk meniru produk atau strategi pemimpin pasar dan penantang pasar daripada menyerang mereka Memperoleh laba yang tinggi karena tidak menanggung beban pengeluaran yang tinggi untuk inovasi Market Nicher Perusahaan yang mengkhususkan diri melayani sebagian besar pasar yang diabaikan perusahaan besar dan menghindari bentrok dengan perusahaan besar. Karakteristiknya yaitu : o o o o o Berspesialisasi secara geografis Perusahaan yang daya beli dan ukurannya cukup besar agar bisa menguntungkan Memiliki potensi untuk berkembang Memiliki keterampilan dan sumber daya yang memadai untuk memenuhi ceruk pasar secara efektif Mampu mempertahankan diri dari pesaing besar dengan “customer goodwill” yang dibinanya. Pasar Bersaing Menurut Porter terdapat lima kekuatan yang menentukan kemenarikan pasar : Threat of intense segment rivalry Ancaman pendatang baru Ancaman produk pengganti Ancaman meningkatnya kekuatan bargaining konsumen Ancaman meningkatnya kekuatan bargaining supplier

5|Page

Struktur Industri 1. Monopoli Murni Hanya ada satu perusahaan yang menawarkan produk yang tidak terdiferensiasi dalam satu wilayah Tak diatur Diatur (oleh undang-undang) Contoh: Kebanyakan utilitas perusahaan 2. Oligopoli Murni Ada sedikit perusahaan yang memproduksi komoditas yang identik secara esensial dan terdapat sedikit diferensiasi. Biaya yang rendah merupakan kunci untuk mencapai keuntungan Contoh : Minyak 3. Oligopoli Terdiferensiasi Terdapat sedikit perusahaan yang memproduksi barang yang terdiferensiasi secara parsial Diferensiasi dilakukan berdasar atribut kunci Harga premium dapat dikenakan Contoh : mobil mewah 4. Persaingan Monopolistik Banyak perusahaan yang mendiferen-siasi barangnya secara keseluruhan Segmentasi pasar yang baik adalah kunci suksesnya Contoh : Bir, restoran 5. Persaingan Murni Banyak pesaing yang menawarkan produk yang sama Harga sama karena tidak adanya diferensiasi Contoh : susu yang dijual petani, jagung, dll Sistem Intelijen Bersaing Analisis nilai membantu perusahaan memilih pesaing yang akan di serang dan yang akan diabaikan. Menyerang pesaing yang kuat, dekat, dan buruk akan paling bermanfaat. Menyeimbangkan orientasi pelanggan dan pesaing 6|Page

Perusahaan yang berorietasi pesaing mengevaluasi apa yang dilakukan oleh pesaing, kemudian merumuskan reaksi untuk bersaing Perusahaan yang berorientasi konsumen memusatkan perhatian pada pengembangan pelanggan ketika merumuskan strategi CARA MENGGARAP PEMIMPIN PASAR Mencari pemakai baru Mencari kegunaan baru Mendapatkan pencapaian tingkat pengunaan lebih tinggi / banyak Strategi pertahanan posisi Market Leader : Posistion Defense Flanking Defense Preempetive Defense Counteroffensive Defense Mobile Defense Contraction Defense CARA MENGGARAP PENANTANG PASAR Menyerang frontal Serangan menyamping Serangan lintas Serangan gerilya Strategi penyerangan dari penantang pasar (Market Challenger), yaitu : 1. Serangan frontal Serangan penuh dan langsung terhadap kekuatan pesaing terhadap: harga promosi distribusi 2. Serangan samping Serangan tidak berhadapan langsung dengan lawan, Serangan melalui sisi kelemahan.

7|Page

3. Serangan melambung melakukan serangan secara tidak langsung. Melakukan diversifikasi produk yang tidak terkait. Memasuki pasar wilayah-wilayah yang baru. 4. Serangan Gerilya Penantang melakukan serangan secara kecil-kecilan dan terbatas. Penantang tidak memiliki kekuatan yang memadai, terutama dalam hal keuangan. Serangan dilakukan secara berkala untuk menggoyahkan posisi lawan. Serangan dapat dilakukan dengan cara: o o o o o o o o o o penurunan harga secara selektif pada produk tertentu. pembajakan eksekutif pesaing. ledakan promosi besar-besaran produk murah strategi produk prestise pengembangbiakan produk inovasi produk penyempurnaan layanan inovasi distribusi penekanan biaya produksi

CARA MENGGARAP PENGIKUT PASAR Mencontoh produk-produk pemimpin pasar Menghindari serangan frontal Strategi yang biasa dilakukan pengikut pasar (Market Follower), yaitu : Cloner Imitator Adapter CARA MENGGARAP PENGISI CERUK PASAR Spesialis pemakai akhir Spesialis vertical Spesialis ukuran pelanggan Spesialis pelanggan tertentu 8|Page

Spesialis geografis Spesialis produk dan lini produk Spesialis karakteristik produk Spesialis pesanan Spesialis kualitas / harga Spesialis jasa Spesialis saluran distribusi Strategi persaingan 1. Overall Low-Cost Provider (Penyedia Biaya Rendah). 2. Broad Differentiation (Diferensiasi Luas). 3. Focused Low-Cost Provider(Penyedia Biaya Rendah Fokus). 4. Focused Differentiation (Differensiasi Luas Fokus). 5. Best-Cost Provider(Penyedia Biaya Terbaik)

9|Page

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->