Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI

5. Viscositas

A. Tujuan

Menentukan koefisien kekentalan zat cair dengan menggunakan hukum Stokes.

B. Alat dan Bahan

1. Tabung stokes [tinggi: 80 cm , Ø:10 cm, penyaring, 2 gelang pembatas] 2. Mistar [ 100 cm] 3. Mikrometer skrup [0 - 25 mm ; 0,01 mm] 4. Neraca Ohauss [triple beam, 311 gram , 0,01 gram] 5. Penjepit bola 6. Bola pejal [bahan yang sama dengan jari-jari berbeda-beda] 7. Stop Watch [interupsi type] 8. Airometer / Hidrometer [massa jenis < 1 gr.cm ] 9. Termometer [-10 – 0 – 110 ] C
o -3

1 buah

1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 10buah

1 buah. 1 buah 1 buah

C. Dasar Teori Sebuah benda bila digerakkan pada permukaan zat padat yang kasar maka benda tersebut akan mengalami gaya gesekan. Analog dengan hal itu, maka sebuah benda yang bergerak dalam zat cair yang kental akan mengalami gaya gesekan yang

disebabkan oleh kekentalan zat cair tersebut. Dalam hal ini gaya gesekan pada benda yang bergerak dalam zat cair kental dapat kita ketahui melalui besar kecepatan benda. Menurut hukum Stokes, gaya gesekan yang dialami oleh sebuah bola pejal yang bergerak dalam zat cair yang kental adalah :

Praktikum Fisika dasar I , Semester Genap 2009/20010

... Besar 2r 2 g ( 9 ) o V kecepatannnya pada keadaan itu dapat dinyatakan dengan .s ) r : jari-jari bola pejal (m) V : kecepatan gerak benda dalam zat cair (ms-1) Selain gaya gesekan zat cair..2) Bila bola pejal telah mencapai kecepatan tetap. maka resultan ketiga gaya tersebut akan sama dengan nol. (5... (5. sehingga benda bergerak lurus beraturan.... masih ada dua gaya yang bekerja pada benda yaitu gaya berat dan gaya ke atas....(5.....m.. : koefisien kekentalan zat cair (N.... persamaan gaya-gaya yang bekerja pada benda tersebut dapat dinyatakan dengan : F = W + FA + FS ……......1) Fs : gaya gesekan zat cair (kg. Semester Genap 2009/20010 ..............m-2. gunakan g = 9...m-3) o: dengan: massa jenis zat cair (kg.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI F A F S y W Gambar 5...............3) g : percepatan gravitasi (ms-2) ..s-2).87 ms-2 : massa jenis bola pejal (kg...m-3) Praktikum Fisika dasar I .1 Skema Alat Percobaan A Fs=-6 dengan : rV .

..Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Bila selama bergerak lurus beraturan.. (5.... Prosedur Percobaan Percobaan 1 : Menentukan harga viscositas berdasarkan grafik t = f(y) a.... g.3) di atas dapat diubah menjadi . h. Ambil bola yang telah dimasukkan. Masukkan bola kedalam tabung Stokes yang berisi oli. tentukanlah harga massa jenis bola pejal dan rata-rata jari-jari bola pejal. Perhatikan posisi skala nol sebelum alat ukur dipergunakan. bola memerlukan waktu selama t untuk bergerak sejauh y. ukur dan catat diameter bola dengan menggunakan mikrometer sekrup.. Timbang massa bola pejal yang akan digunakan (cukup satu kali pengukuran). e. maka persamaan (5. amati gerak bola hingga bola dianggap bergerak lurus beraturan. Ukur jarak yang akan diamati (y) dengan memberikan tanda dengan gelang kedua. f... i. j. d..4) D. c. 9 y 2gr ( 2 t o ) . Semester Genap 2009/20010 .. lalu masukkan kembali ke dalam tabung Stokes. Pilih salah satu bola pejal yang tersedia (pilih yang kecil)... Ukur dan catat massa jenis zat cair dengan menggunakan aerometer. tiriskan. Praktikum Fisika dasar I . Dengan informasi yang anda peroleh prediksikan besar kecepatan gerak benda dalam fluida... b. Lakukan pengukuran ulang sebanyak 10 kali dengan posisi yang berbeda-beda (bola diputar agar mendapatkan r yang mewakili).. prediksi ini akan membantu anda untuk mendapatkan data yang berkualitas. Berdasarkan data yang anda peroleh.. Berilah tanda batas dengan gelang pertama ketika bola dianggap telah mengalami gerak lurus beraturan ( + 5-7 cm dari permukaan zat cair). Ukur dan catat suhu zat cair dengan menggunakan termometer....... amati dan catat waktu yang ditempuh bola selama bergerak lurus beraturan sepanjang y..

Berdasarkan persamaan (5. 2. Berdasarkan data perolehan percobaan 1. E. 4. 3. dan bagaimanakah anda menentukan harga koefisien kekentalan zat cair dari grafik ini ? Praktikum Fisika dasar I . Jelaskan perbedaan antara gaya gesek zat cair dengan gaya gesek benda padat. Percoban 2 : menentukan harga viscositas zat cair berdasarkan grafik fungsi t = f( a. variabel apakah yang harus dibuat konstan agar diperoleh data untuk membuat grafik t = f (y). Semester Genap 2009/20010 . Jarak gelang pertama dan kedua minimal 20cm. c. bagaimanakah bentuk prediksi grafik t = f (1/r2). Perhatikan persamaan (5. dan bagaimanakah cara anda menentukan koefisien kekentalan zat cair dari grafik tersebut pada pertanyaan di atas ? 6.4) ! Dengan melihat literatur.4). Ukur massa (1 kali pengukuran) dan jari-jari (5 kali pengukuran) masing-masing bola. 1 ) r2 Pilih 10 buah bola dengan massa jenis yang sama (terbuat dari bahan yang sama) dan jari-jari yang berbeda (ambil bola yang tidak terlalu besar) .Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI k. Tugas 5.1.3) dan persamaan (5. d. Buktikan persamaan (5. Tugas Awal 1. tentukanlah harga viscositas olie pada temperatur kamar! Jika variabel massa jenis olie ρo dan masa jenis bola yang berjari-jari r . tentukanlah besar kecepatan gerak benda! 5. b. gunakan jarak ini untuk eksperimen pada percobaan 2. prediksikan jarak antar dua gelang pembatas pada tabung Stokes. Kemudian ukur waktu yang diperlukan masing-masing bola pejal untuk menempuh jarak antara kedua gelang pembatas yang sudah ditentukan itu (jarak tetap) untuk setiap bola yang dijatuhkan.4). Lakukan langkah g-h untuk 10 kali percobaan dengan jarak y yang berbeda-beda dengan cara mengubah kedudukan posisi gelang kedua.

Dengan memperhatikan prosedur. Fisika. M.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI 7. berikan argumentasi anda tentang hal ini ! F.D). tekanan yang dihasilkan oleh fluida menyebar ke segala arah. kemudian tentukan koefisien kekentalan zat cair berdasarkan grafik tersebut ! 3.Edisi Silaban Ph. Bandingkan hasil dari kedua percobaan tersebut.2 Arahan Pembuatan Laporan 1. Dengan memperhatikan prosedur mengapa pengukuran dilakukan 5-7 cm di bawah permukaan zat cair? 8. Dengan menggunakan data percobaan kedua. ketiga. jilid 1( Terjemahan Pantur G. Cocokkan harga koefisien viscositas yang telah anda peroleh dengan harga pada literatur. kemudian berikan penjelasan mengenai kedua hasil itu ! 4. Daftar Pustaka 1. buatlah grafik t = f (1/r2). buatlah tabel data pengamatan dan tentukan teori kesalahan yang akan dipergunakan dalam pengolahan data! 5. Halliday & Resnick. 1978. Jawaban Tugas Awal 1. Erlangga. kemudian tentukan koefisien kekentalan zat cair berdasarkan grafik tersebut! 2. 2. Advanced Level Physics . tekanan yang dihasilkan hanya ke arah bawah (jika pada zat padat tidak diberikan gaya luar Praktikum Fisika dasar I .176. Thrid Edition. Jelaskan Perbedaan antara gaya gesekan zat cair dengan gaya gesekan antara zat padat? Jawab: Perbedaan antara gaya gesekan zat cair dengan gaya gesekan antara zat padat adalah Sedikit berbeda dengan tekanan pada zat padat. 1975. London. Semester Genap 2009/20010 . Nelkon & P. Heinemann Educational Books. Jakarta. Sementara pada zat padat. hal 46. pp 174 . Parker. Dengan menggunakan data percobaan pertama buatlah grafik t = f (y).

4. Maka (terbukti) 3. 2. Tekanan di dalam fluida tak bergerak yang diakibatkan oleh gaya gravitasi disebut tekanan hidrostatika. viskositas itu sering terjadi karena gaya kohesi antar molekul. Pada zat padat gaya gesekan bergantung pada luas permukaan yang saling bersentuhan dimana pada saat itu ada gaya Normal. pada zat padat hanya bekerja gaya gravitasi). gaya ke atas(Fa ). maka pada saat itu akan terjadi beberapa gaya diantaranya gaya berat(W). Semester Genap 2009/20010 . Jika variabel massa jenis oli ρ dan massa jenis bola yang berjari-jari r. tentukanlah harga viskositas oli pada temperatur kamar! Jawab : Harga viskositas oli pada suhu kamar adalah sekitar 200x10-3Pa. dimana: Fa fs W (terbukti) Jika benda bergerak lurus beraturan maka: .4)! Jawab : Ketika benda bergerak pada zat cair. Dengan melihat literatur.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI lain. dan gaya gesek.3) dan persamaan (5.s. tentukanlah besar kecepatan benda! Jawab : Praktikum Fisika dasar I . Buktikan persamaan (5. Sedangkan pada zat cair gaya gesek bergantung pada kecepatan relatif benda dan berbanding terbalik dengan luas fluida yang bersentuhan.

Semester Genap 2009/20010 . kekentalan zat cair dan percepatan gravitasi. 5. dan bagaimanakah anda menetukan harga koefisien viskositas dari grafik ini? Jawab: t g(ρ)/9y 1/r2 Dengan membuat gradien pada grafik yang telah kita buat . . Perhatikan persamaan(5.4) bagaimanakah bentuk prediksi grafik t = f (1/r2 ). Untuk menentukan koefisien kekentalan zat cair kita bisa mencari gardien dari kurva yang akan kita prediksi.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI jika terdapat nilai r dan ρ nya maka kita akan mendapatkan nilai konkret nya. Berdasarkan persamaan (5. karena(2 maka atau sama dengan tanθ atau gradien garisnya 6. jadi dapat diperkirakan bahwa 7.3)variabel apa yang harus dipertahankan untuk memperoleh data untuk membuat grafik t=f(y) dan bagaimanakah cara anda untuk menentukan koefisien kekentalan zat cair dari grafik tersebut pada pertanyaan di atas? Jawab: Variabel yang dibuat tetap adalah massa jenis (bahannya tetap). massa jenis dari fluida nya itu sendiri.massa benda. Dengan memperhatikan prosedur mengapa pengukuran dilakukan 5-7 cm di bawah permukaan zat cair? Praktikum Fisika dasar I .

buatlah tabel data pengamatan dan tentukan teori kesalahan yang akan dipergunakan dalam pengolahan data? Jawab : Massa bola Suhu ruangan Tekanan diruangan Percobaan 1 Menentukan nilai viskositas dengan menggunakan grafik t=f(y) No d±∆d (jari-jari) y±0.05cm t±0.05 cm t±∆t = = = Percobaan 1 Menentukan nilai viskositas dengan menggunakan grafik t=f( ) No .005 g Teori kesalahan yang digunakan adalah teori kesalahan berulang.. 1 2 3 4 5 d±0. Semester Genap 2009/20010 . 8.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Jawab : Karena pada saat diperkirakan 5-7cm benda mencapai kecepatan terminalnya dan benda bergerak dengan kecepatan konstan(gerak lurus beraturan) dan itu yang akan diamati pada percobaan viskositas.05 cm y±0.05s m±0. Yaitu Percobaan 1 kita menggunakan teori kesalahan grafik sebagai berikut : Percobaan 2 kita menggunakan teori kesalahan grafik sebagai berikut : Praktikum Fisika dasar I . Dengan memperhatikan prosedur.

29 t±0.820 4.660 4.28 0.27 0.005 3.000037 0.0061 0.12 R±0.0061 R^2 0.0061 0.000037 y±0.000038 0. Semester Genap 2009/20010 .25 0.410 3.34 12.000038 Praktikum Fisika dasar I .000038 0.000037 0.970 5.370 4.13 12.720 3.000039 0.0062 0.210 4.26 0.20 0.720 4.0061 0.0062 0.0062 0.24 0.000 4.0061 0.05 0.21 0.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI H.005 0.2 12.000038 0.000037 0. Maka data yang diperoleh adalah : no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 d± 12. Tabel Data Percobaan 1 Dengan menggunakan bola pejal yang sama(dengan penghitungan diameter nya sebanyak 10 kali) dengan jarak yang diubah-ubah.41 12.49 12.0061 0.17 12.35 12.0062 0.27 12.23 0.000037 0.19 12.22 0.190 R2 rata-rata = 0.000039 0.

35691 0.13148 B 19.30 y 08/02/2010 11:05 Linear Regression for Data1_B: Y=A+B*X Parameter Value Error -----------------------------------------------------------A -0.4 5.0001 Praktikum Fisika dasar I .0 3.4 3.0 4.2 0.6 3.4 B Data1B t 4.8 4. Semester Genap 2009/20010 .04841 10 -----------------------------------------------------------P <0.20 0.53299 -----------------------------------------------------------R SD N -----------------------------------------------------------0.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI 5.2 4.2 5.03636 0.22 0.26 0.99688 0.8 3.28 0.6 4.24 0.

maka dapat dihitung koefisien kekentalan oli melalui data hasil percobaan dan grafik. Semester Genap 2009/20010 . Maka data yang diperoleh adalah : Praktikum Fisika dasar I .s Adapun presisi kesalahannya adalah Percobaan 2 Percobaan dengan menggunakan 10 bola pejal dengan jari-jari dan massa yang berbeda dengan jarak yang sama. dalam percobaan ini digunakan jenis zat cair yaitu oli. 0.633 Pa.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Untuk mencari koefisien kekentalan zat cair menggunakan rumus.

276 10.91 4 9.73 12.42 21.11 18.0 4.38 2.67 23.39 18.5 1.1189 7028. B Data1B 5.482 18.46 18.429 7.5018 14318.0 2.63 21.0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000 40000 45000 2 1/r Linear Regression for Data1_B: Y=A+B*X Parameter Value Error -----------------------------------------------------------A 0.65 1.856 4.97 1.18 1.85 15.6 1.4550 15347.3048 16182.45 2.5 t 3.71 12.69 21.81 16.7 12.144 18.21 4.87 15.96 16.5 16 18.241 9.44 21.2 18.698 23.849 11.0 1.1 6.5 42302.724 12.01834 Praktikum Fisika dasar I .98 16.861 8.71 23.62 16.762 10.5551 11710.8 16.47 18.34 2.64 23.5338 Dengan y tetap yaitu 20 cm.552 21.5 2.5 16.1393 11621.37 18.3 2.86 15.25 3.96 9.03 D 1 9.46 18.84 16.94 1.78 12. Semester Genap 2009/20010 .357 9.62 21.81 23.92 3 9.57 21.72226 0.8952 24194.54 6.86 15.56 8.64 21.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 m 0.5 5.7 12.65 18.862 6.43 21.9371 8634.02 18.75 4.77 2.66 1.5 4.41 21.53 21.858 15.8 2 9.63 16.54 16.928 1/R^2 t 5.714 16.66 23.072 8.0394 8496.524 21.722 16.24 2.85 15.0 3.69 5 9.

473 ∆ 0.0001 ------------------------------------------------------------ 0.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI B 1.06718E-4 9.99967 0. Semester Genap 2009/20010 .73962E-7 ------------------------------------------------------------ R SD N P -----------------------------------------------------------0.03066 10 <0.0046 Praktikum Fisika dasar I .

2. Gerakan GLB pada bola pejal sulit teramati karena warna oli yang gelap. Keadaan fluida berpengaruh terhadap nilai kekentalan. Pada jarak antara karet relatif besar maka GLB sulit tercapai karena GLB itu perpotongan dari GLBB. ketika suhu rendah. Benda(bola pejal) tidak bulat sempurna sehingga luar permukaan yang bergesekan dengan fluida berbeda-beda. kekentalan fluida akan semakin besar. Praktikum Fisika dasar I .2 Pa Perbedaan tersebut disebabkan karena beberapa hal sebagai berikut : 1.7% Dan dari percobaan yang kedua didapatkan koefisien oli adalah Dengan presisi sebesar 9. Kesalahan paralaks dalam menghitung diameter bola pejal/ mengukur diameter benda melalui mikrometerskrup. Fluida yang kami gunakan dalam hal ini sudah tidak homogen lagi sehingga koefisien fluida tidak sama dengan literatur. Saran 1.Yaitu dari percobaan yang pertama didapatkan koefisien oli adalah Dengan presisi sebesar 2. dapat kita analisis bahwa menggunakan 2 metode grafik dengan menggunakan grafik t = f (y) dan dengan grafik t = f (1/r2). 4. Analisis Data Dari hasil percobaan yang telah dilakukan. Kalibrasikan terlebih dahulu alat ukur.ternyata hasilnya berbeda dengan literatur yang ada. Suhu fluida berpengaruh terhadap nilai kekentalan dari fluida itu sendiri. 6. 5. dan ketika suhu tinggi kekentalan semakin berkurang. Semester Genap 2009/20010 .Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Adapun presisi kesalahannya adalah I. 2. 3. Sebaiknya mengganti oli yang murni atau baik.7% Dengan koefisien oli dalam literatur adalah 0.

J. Jika oli tidak diganti atau oli gelap disarankan menggunakan lampu untuk menerangi oli yang gelap. Posisi bola ketika dijatuhkan harus tetap. 7. Jarak antar gelang jangan terlalu jauh agar mendapatkan gerakan yang mendekati GLB. dengan presisi dengan presisi Praktikum Fisika dasar I . 5. Kesimpulan Dari data hasil percobaan didapatkan koefisien kekentalan zat cair yaitu : 1. 4.7% Hal itu berbeda dengan literatur yang ada yaitu 0. Percobaan kedua didapatkan kesalahan sebesar 9.2 Pa. 2. 8. Tentukan terlih dahulukecepatan terminal yang dicapai oleh benda secara teoritis. Percobaan pertama didapatkan kesalahan sebesar 2.Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI 3. Bola yang digunakan harus homogen dan bulat sempurna. Amati terlebih dahulu pencapaian GLB untuk menentukan posisi gelang pertama.7%. 6. Semester Genap 2009/20010 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful