P. 1
AKHLAK TERPUJI

AKHLAK TERPUJI

|Views: 1,561|Likes:
Published by Aboe Fadhil

More info:

Published by: Aboe Fadhil on Nov 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

‫بسم الله الرحمن الرحيم‬ ‫الحمد لله رب العالمين والصلة والسلم على‬ ‫أشرف النبياء والمرسلين سيدنا ومولنا محمد‬ ‫وعلى اله وصحبه أجمعـين‬
Segala puji dan syukur kehadirat Allah Swt atas limpahan taufiq dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul: “AKHLAK TERPUJI”. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah keharibaan Nabi Muhammmad Saw beserta keluarga, sahabat dan pengikut. Dalam penulisan dan penyelesaian makalah ini, penulis banyak mendapat bantuan berupa bimbingan dan motivasi dari berbagai pihak. Karena itu, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih, terutama kepada semua pihak yang turut membantu baik moril maupun materil dalam penyusunan makalah ini. Semoga bantuan, bimbingan dan arahan yang telah diberikan mereka kepada penulis mendapat ganjaran pahala di sisi Allah Swt. Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih mungkin terdapat kekurangan. Saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Akhirnya, penulis berharap laporan ini bermanfaat bagi semua. Kepada Allahlah penulis berserah diri.

Martapura, Oktober 2010.

Penulis,

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………. Pengertian Akhlak ………………………………………………. A. 15 . Ruang Lingkup Akhlak Islam …………………………………… C. BAB I BAB II : PENDAHULUAN …………………………………………………. Akhlak Seorang Muslim ………………………………………… 1 2 3 4 4 6 8 9 E. Akhlak Terpuji …………………………………………………… 11 BAB III : PENUTUP/KESIMPULAN ………………………………………… 14 DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………. D.2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………………... Sumber-sumber Akhlak …………………………………………. B. : PEMBAHASAN …………………………………………………….

Untuk melahirkan sebuah genarasi yang beraklak al-karimah memang tidak gampang. pangkat atau jabatan yang tinggi. Manusia yang mulia dihadapan Allah bukanlah manusia yang mempunyai kekayaan yang berlimpah. . karena memerlukan berbagai macam persiapan dan latihan yang tidak gampang. Tetapi manusia yang mulia dihadapan Allah adalah manusia yang beriman dan bertaqwa yang dihiasi dengan akhlak al-karimah atau budi pekerti yang mulia. karena dalam sepanjang sejarah umat manusia tidak pernah ditemukan seorang yang lebih tinggi akhlaknya daripada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW adalah sebagai contoh teladan yang paling pantas untuk diteladani.. Islam sebagai agama yang mempunyai konsep paling hebat dan paling lengkap telah meletakkan dasar-dasar akhlak al-karimah yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Allahpun memujinya dalam kitabnya yang mulia. kekuatan atau kesaktian yang hebat. yang mendapat kepercayaan untuk mengelola dan memakmurkan bumi. Kepercayaan ini tidak diberikan kepada makhluk lainnya selain manusia. ketampanan atau kecantikan yang menakjubkan.3 BAB I PENDAHULUAN Manusia adalah khalifah dimuka bumi.

maka itulah yang dinamakan akhlak”. (Jakarta: Pustaka Setia. h. (Yogyakarta: Pustaka Progressif. 11. Mustofa. h. Dengan kehendak itulah manusia melakukan suatu perbuatan. demikian pula dengan ‫ مخلللوق‬yang berarti yang diciptakan. “akhlak adalah kehendak yang dibiasakan. Akhlak Tasawuf. kelakuan. 1997). yakni suatu kehendak bila dibiasakan terhadap sesuatu. baik Abuddin Nata. 4 Ibid. (Jakarta: PT. 13. yaitu isim yang tidak memiliki akar kata melainkan kata tersebut sudah demikian adanya.4 Yang dimaksud dengan akhlak adalah Adat al-Iradah atau kehendak yang dibiasakan. 1997). sehingga menjadi kebiasaan. 22 11 . 1 Ada juga yang mengatakan kata akhlak jamak dari kata ‫ خلللق‬yang berarti budi pekerti.Mustofa. Raja Grafindo Persada. 2 Kata ‫ خلق‬mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan ‫ خلللق‬yang berarti kejadian yang erat hubungannya dengan ‫ خللالق‬yang berarti pencipta. 364. perangai. tabi’at. tabi’at.3 Ahmad Amin mendefinisikan akhlak sebagaimana dikutif A.. 33 A. Ahmad Warsono Munawwir. Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir.1. h. tingkah laku. 1997). yaitu pendekatan linguistik (kebahasaan) dan pendekatan terminilogi (istilah). h. Secara linguistik akhlak berasal dari kata bahasa Arab yaitu isim masdar dari kata ‫ أخلق يخلق أخلقا‬yang berarti perangai.4 BAB II PEMBAHASAN A. Akhlak Tasawuf. Tetapi ada yang mengatakan bahwa secara linguistik kata akhlak ada yang mengatakan isim jamid atau ghairu mustaq. Pengertian Akhlak Ada dua pendekatan yang dapat digunakan untuk mendifinisikan akhlak.

watak dan tabi’at anak melalui kegiatan latihan dan pendidikan yang terprogram dengan baik dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan konsisten agar anak tersebut mempunyai akhlak al karimah yang sesuai dengan Alquran dan Alhadis. bukan main-main atau karena bersandiwara. 7.5 perbuatan bathin maupun lahir yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga menjadi bebiasaan. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah dilakukan dengan mudah dan tanpa pemikiran. sehingga telah menjadi kepribadiannya. cara untuk memperbaharui. adalah sebagai berikut: 1. h.. dan saling melengkapi. 5 69 Ibid. Perbuatan khusunya akhlak yang baik adalah perbuatan yang dilakukan secara ikhlas semata-mata karena Allah swt. 4. 2. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang timbul dari dalam diri orang yang mengerjakannya tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dikerjakan dengan sesungguhnya. Mustofa bahwa. mengembangkan dan menyempurnakan budi pekerti. dan di sini akhlak memiliki lima ciri. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam jiwa seseorang. 5.‫غير حاجة إلى فكر وروية‬ Keseluruhan definisi akhlak tersebut nampak tidak ada pertentangan melainkan memiliki kemiripan antara satu dan yang lainnya. Ibid. 12. Ibnu Miskawaih secara singkat mengemukakan sebagaimana dikutif A. “akhlah adalah hal/sifat diri yang mendorong diri itu untuk mengerjakan berbagai pekerjaan/perbuatan tanpa didahului oleh pemikiran dan pertimbangan”:5 Imam Al-Ghazali mengemukakan akhlak adalah: ‫الخلق عبارة عن هيئة فى النفس راسخة عنهلا تصلدر الفعلال بسلهولة ويسلر ملن‬ ‫ل‬ .6 Jadi pembinaan akhlak dapat diartikan sebagai usaha. Sesuatu yang dibiasakan itulah yang dinamakan akhlak.. 3. h. .

Akhlak secara umum dapat dibagi menjadi dua yaitu akhlak al-karimah dan akhlak mazmumah. terhadap sesamanya dan terhadap lingkungannya. Sedangkan akhlak mazmumah adalah budi pekerti atau perangai yang tercela. ibadah. dan sebaliknya. bersikap dan bertindak seorang muslim terhadap dirinya. Karena itu akhlak ruang Abdullah Salim. 5 8 Ibid. yang mewarnai cara berpikir. terhadap Allah dan Rasul-Nya. 1994. iri dengki dan lain-lain. kasih sayang. Akhlak Islam (Membina Rumah Tangga dan Masarakat). pemarah. pembenci. h.6 Akhlak adalah merupakan sifat yang tumbuh dan menyatu di dalam diri seseorang. Ruang Lingkup Akhlak Islam Akhlak bukanlah sekedar prilaku manusia yang bersifat bawaan lahir. Dari sifat yang ada itulah terpancar sikap dan tingkah laku perbuatan seseorang. seperti sifat sabar. tidak berubah. walaupun tata nilai atau norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat berubah sesuai dengan perubahan masa dan keadaan. Akhlak al-karimah adalah budi pekerti yang luhur seperti yang telah diteladankan Rasulullah SAW. Media Dakwah. h. B. Akhlak yang baik dan mulia akan mengantarkan kedudukan seseorang pada posisi yang terhormat dan tinggi.8 Samawi berarti akhlak itu bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits. 11 7 .7 Sedangkan yang dimaksud dengan akhlak Islam adalah perangkat tata nilai yang bersifat samawi dan azali. Jakarta.. sedangkan azali berarti bahwa akhlak Islam tersebut bersifat tetap. akhlak dan syari’ah. dendam. tetapi merupakan salah satu dari demensi kehidupan seseorang muslim yang mencakup aqidah.

Estetika. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. Akhlak kepada Allah adalah mencakup seluruh aspek kehidupan muslim baik secara zahir atau bathin. agar lebih indah dan menuju kesempurnaan. yang mengatur hubungan seseorang dengan khaliqnya. 2. 175 9 . Muslim Ideal Masa Kini. ethis. h. Sedangkan akhlak kepada makhluk Allah adalah sikap dan tingkah laku yang dipraktekkan dalam hubungan dengan makhluk Allah. baik manusia. yang mengatur hubungan sesamanya. rasa keindahan yang mendorong seseorang untuk meningkatkan keadaan dirinya serta lingkungannya. Ethos. baik prilaku anggota tubuh ataupun prilaku hati dalam hubungan dengan Allah baik dalam shalat dan lainnya. 3. Jakarta. hewan. Musthafa Muhammad Tahhan. 2000. yang mengatur sikap seseorang terhadap dirinya dan terhadap sesamanya dalam kegiatan kehidupan sehari-harinya. Cendikia Centra Muslim. moral dan estetika. kitab-kitab-Nya dan sebagainya. Moral. Al-Ma’bud bil haq serta kelengkapan Uluhiyan dan Rububiyah. tetapi yang berlainan jenis dan atau yang menyangkut kehormatan tiap pribadi.7 lingkupnya sangat luas. 1. yakni ethos.9 Dari uraian ditas dalam istilah yang lebih cendrung kepada Islam maka akhlak Islami secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu akhlak kepada Allah dan akhlak kepada makhluk Allah. seperti terhadap Rasul-kasul Allah. Ethis.

Ahli kemasyarakatan melihat terjadinya norma disebabkan dua hal yakni kebudayaan dan agama. 1999. PT. 10 Dengan demikian dapat difahami bahwa akhlak seseorang dalam kehidupan ditentukan oleh norma yang berlaku di dalam masyarakat dimana seseorang itu hidup. Abuddin Nata. Norma itulah yang menjadi akhlak seseorang. Proyek Pengadaan Kitab Suci AlQur’an. Metodologi Studi Islam.8 C. 670. 88 Departemen Agama RI. 2000. h. tingkah laku itu berbeda. Al-Qur’an dan Terjemahnya. 11 10 . atau yang lebih dikenal dengan sebutan norma. bahkan dalam sebuah penelitian. Raja Grafindo Persada. yang satu berbeda dengan yang lain. Jakarta. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 21 : ‫لقد كان ل َك ُم في رسول الل ّـهِ أ ُس ـوَة ٌ حس ـن َة ل ِم ـن‬ ِ ْ َ َ ْ ْ َ ٌ َ َ ِ ُ َ ‫كان ي َرجو الل ّه وال ْي َوْم الخر وَذ َك َر الل ّه ك َثيرا‬ ُ ْ َ َ ً ِ َ َ َ ِ ْ َ َ َ Artinya : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” 11. tergantung pada batasan baik dan buruk suatu masyarakat. Sumber-sumber Akhlak Apabila diperhatikan dalam kehidupan umat manusia. Islam mengajarkan bahwa norma akhlak seseorang ditentukan oleh hidayah (petunjuk) Allah. dalam bentuk ayat-ayat Al-Qur’an dan pelaksanaan atau penerapannya dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah (contoh yang baik) kepada masing-masing individu manusia. akan dijumpai tingkah laku manusia yang bermacam-macam.

12 12 Ahmad Libaru dan M. Hasanu. 1986. Akhlak kepada Allah dapat diemplementasikan dalam bentuk prilaku anggota badan yang zhahir dan gerak hati atau bathin yang selalu mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya melalui Al-Qur’an dan Al-Hadits. Seperti melaksanakan kewajiban shalat. 93 . syukur atas ni’mat-Nya. Akhlak Seorang Muslim Seperti telah disinggung ditas bahwa akhlak seorang muslim pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu akhlak kepada Allah sebagai Khaliq dan akhlak kepada makhluk Allah. D. bertingkah laku dan berakhlak kepada Allah dengan akhlak yang mulia. Masih banyak lagi nilai-nilai yang termasuk akhlak kepada Allah yang tidak dapat penulis uraikan dalam kesempatan ini.9 Dengan demikian yang menjadi sumber akhlak menurut pandangan Islam adalah hidayah atau petunjuk Allah yang berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagai teladan dan ikutan. h. Bagaimanakah akhlak yang mulia hubungannya antara manusia sebagai makhluk dengan Allah sebagai Khaliq.A. Banjarmasin. Sebagai seoarang muslim setiap individu muslim harus bertindak. shabar atas segala ujian-Nya dan ta’at serta ibadat kepada-Nya. puasa dan lain-lain yang bersifat zahir dan ingat selalu kepada Allah yang bersifat bathin dalam hati. Dengan menta’ati segala nilai-nilai yang diajarkan itu maka setiap individu muslim dapat dikatakan sebagai muslim yang berakahlak Al-karimah kepada Allah. Di antara akhlak kepada Allah adalah ridha terhadap apa yang telah ditaqdirkan-Nya. Tashilul Mubtadi. Daud.

adalah sikap atau tingkah laku yang teremplementasi dalam praktik kehidupan sehari-hari kita terhadap sesama manusia. Seorang muslim dituntut mencontoh apa yang telah Rasulullah praktekkan dalam kehidupan beliau sehari-hari. tidak menyakiti. Sedangkan akhlak kepada binatang dan tumbuhan diantarnya tidak menyakiti dan membunuh binatang melainkan dalam kondisi yang dibenarkan agama. Akhlak kepada manusia kalau dijabarkan sangat banyak sekali. Allah SWT memuji ketinggian akhlak Rasulullah Saw dalam sebuah Firman-Nya: ُ ِ َ َ َ ٍ ‫وَإ ِن ّك لعلى خلق عَظيم‬ ٍ ُ Artinya : Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. tidak mendzalimi terhadap sesama manusia. Dengan akhlak al-karimah atau mulia seorang akan mendapat derajat yang tinggi disisi Allah SWT dan juga disisi makhluk-Nya. karena semua itu akan menimbulkan bahaya dan bencana bagi manusia itu sendiri. di antaranya tolong menolong. h.13 Dengan demikian seorang muslim harus berakhlak sebagaimana apa yang telah Allah SWT gariskan dan juga Rasul SAW emplementasikan dalam hidup dan kehidupan beliu sehari-hari. sebaliknya dengan akhlak mazmumah atau tercela seseorang akan rendah derajatnya disisi Allah SWT dan dihadapan makhluk-Nya. 960. tidak membabat dan menebangi hutan dengan semaunya tanpa mengindahkan kelestariannya. kepada tumbuhan dan lainnya.10 Akhlak kepada makhluk Allah.. karena Rasulullah adalah seorang Nabi dan Rasul yang mempunyai akhlak yang sungguh sangat mulia dan patut dicontoh. . kepada binatang. 13 Ibid. Muslim yang mengikuti Rasulullah SAW itulah muslim yang berakhlakul karimah.

dan orang yang . maka ia tercatat (di sisi Allah dan pandangan manusia) sebagai seorang yang pendusta. Seseorang yang senantiasa bersifat jujur. dan kebaikan itu membawa ke jalan menuju surga. Kejujuran lebih penting dari kepintaran dan kecerdasan. Seseorang yang senantiasa bersifat dusta. memelihara dan memakai akhlak yang baik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dalam tatanan hidup bermasyarakat dan bernilai ibadah di sisi Allah Swt. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Saw : ّ َ ُ ُ َ َ َ َ َ ‫ع َن ع َب ْد ِ الل ّهِ قال قال رسول الل ّهِ صلى الل ّه عَل َيــه‬ ِ ْ ُ ْ ‫وَسل ّم إ ِن الصد ْقَ ي َهْدي إ ِل َـى ال ْب ِـر وَإ ِن ال ْب ِـر ي َهْ ـدي‬ ‫ـ‬ ِ ِ ّ ّ َ َ ّ ّ ّ َ َ ُ ّ ّ ‫إ ِلى ال ْجن ّةِ وَإ ِن الرجل ل َي َصد ُقُ حتـّـى ي ُك ْت َـب ص ـديقا‬ ً ّ ِ َ َ َ ْ َ ‫وَإ ِن ال ْك َذ ِب ي َهْدي إ ِلى ال ْفج ـورِ وَإ ِن ال ْفج ـور ي َهْ ـدي‬ ‫ُ ُـ‬ ِ ِ َ ّ َ ‫ّ ُ ُـ‬ َ ُ ّ ّ ‫إ ِل َـى النـّـارِ وَإ ِن الرجـل ل َي َك ْـذِب حتـّـى ي ُك ْت َـب ك َـذابا‬ ‫ـ‬ ً ّ َ َ ُ (‫)متفق عليه‬ Artinya : Dari Abdullah katanya : Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan. Apabila akhlaknya baik. maka buruk pulalah harkat dan martabatnya. Akhlak Terpuji Sesungguhnya identitas seseorang dilihat dari segi akhlaknya. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan. Di antara akhlak terpuji yang harus dipelihara oleh setiap muslim khususnya adalah kejujuran. maka baiklah nama orang tersebut. dan kejahatan itu membawa kepada jalan menuju neraka. Karena itu. kalau akhlaknya buruk.11 E. sebab kejujuran itu akan selalu membawa kepada kebaikan dan kepintaran atau kecerdasan itu terkadang digunakan untuk berbuat kejahatan. (Muttafaq ‘Alaih) Hadis tersebut menggambarkan betapa pentingnya kejujuran dalam kehidupan sehingga orang yang jujur selamanya akan dinilai baik. maka ia tercatat (di sisi Allah dan pandangan manusia) sebagai seorang yang jujur. Begitu juga sebaliknya.

jauh dari stress dan beban pikiran serta kecemasan. yaitu membawa kepada ketenangan dan ketenteraman hidup. ia merasa selalu dihantui oleh perasaan bersalah. takut kalau orang yang didustainya marah dan menyakitinya serta berbagai perasaan tidak tenteram lainnya.12 pendusta selamanya tidak akan dipercaya orang. sebab sesungguhnya kejujuran itu adalah ketenangan dan dusta itu adalah kebimbangan/ kebingungan. (H. Orang yang senantiasa jujur. Ahmad) Hadis tersebut menggambarkan bagaimana efek dari sifat jujur. Dalam hadis yang lain Nabi SAW bersabda: ُ ُ ‫كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ي َقول : د َع ْ ما‬ َ َ َ َ ‫ي َريب ُك إ ِل َـى مـا ل ي َريب ُـك فَـإ ِن الصـد ْقَ ط ُمأ ْنين َـة وَإ ِن‬ ‫ِ َ ـ‬ ٌ ِ َ ّ ّ ّ ِ َ ‫َـ‬ (‫ال ْك َذِب ريب َة )رواه أحمد‬ ٌ ِ َ Artinya : Rasulullah SAW senantiasa bersabda : Jauhilah dan tinggalkanlah olehmu hal-hal yang membingungkan kepada hal-hal yang tidak membingungkan. Sebaliknya orang yang pendusta. katanya : Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa . sehingga orang yang jujur hidupnya selalu merasa damai. sedangkan orang yang pendusta akan mendapat laknat dari Allah dan permusuhan dari manusia. R. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Saw yang berbunyi: ّ َ ُ ُ َ َ َ ْ َ َ َ َ ْ ‫ع َن عائ ِشة قال َت قال رسول الل ّهِ صلى الل ّـه عَل َي ْـه‬ ِ ُ ّ ْ َ َ َ ‫وَسل ّم من وَلهُ الل ّه ع َز وَجـل مـن أ َمـرِ ال ْمسـل ِمين‬ ْ ْ ِ ّ َ ّ ُ َ ِ ْ ُ ً َ ‫شي ْئا فَأ َراد َ ب ِهِ خي ْرا جعَل ل َه وَزير صد ْق فَ ـإ ِن ن َس ـي‬ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ ِ ُ َ َ ً ََ (‫ذ َك ّره ُ وَإ ِن ذ َك َر أعان َه )رواه أحمد‬ ْ ُ َ َ َ Artinya : Dari Aisyah. maka akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dan dari manusia.

kita harus berlaku dan bersifat jujur semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan keamanan diri. maka Allah akan menolongnya” (H. . maka ia senantiasa ditolong Allah dalam segala hal. seperti berlaklu jujur terhadap penjahat. Ahmad) Hadis tersebut menegaskan bahwa orang yang senantiasa jujur. dan jika ia ingat. jika ia lupa maka Allah akan mengingatkan-nya. maka Allah akan menjadikannya pemimpin yang jujur. R. maka Allah akan membuatnya ingat. dan jika ia ingat maka Allah akan lebih menolongnya dalam segala urusannya untuk selalu berbuat jujur dan kebaikan. Jika ia lupa. sebab dalam hal-hal yang membahayakan kita boleh saja tidak berlaku jujur.13 yangdipilih oleh Allah sebagai pemimpin kaum muslimin dan Dia menghendaki kebaikan baginya. Memang berbuat jujur tidak semudah yang dibayangkan. Terkadang berlaku jujur harus menanggung resiko yang merugikan. Karena itu Nabi SAW pernah bersabda yang artinya : “Katakanlah yang benar itu walaupun pahit”. Ringkasnya.

bersikap dan bertindak seorang muslim terhadap dirinya. 4. hewan dan tumbuhan yang termasuk dalam lingkungannya. akhlak dan syari’ah. Akhlak Islam adalah perangkat tata nilai yang bersifat samawi dan azali. seperti sesamam manusia. yang mewarnai cara berpikir. Akhlak berdasarkan objeknya pada dasarnya dapat dibagi menjadi akhlak kepada Allah sebagai Khaliq dan akhlak kepada makhluk Allah. 2.14 BAB III PENUTUP Setelah penulis membahas tentang topik akhlak seorang muslim pada bab II tersebut maka penulis daat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. ethis. yakni ethos. Karena itu akhlak ruang lingkupnya sangat luas. terhadap sesamanya dan terhadap lingkungannya. 3. Akhlak mencakup aqidah. Sedangkan akhlak menurut baik dan buruknya dapat dibagi menjadi akhlak al-karimah dan akhlak mazmumah. ibadah. moral dan estetika. Seorang muslim dapat dikatakan berakhlak al-karimah jika ia mengikuti praktek yang telah dilakonkan oleh Rasul SAW yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. terhadap Allah dan Rasul-Nya. . Dengan itu seseorang dapat dikatakan berakhlak al-karimah.

Akhlak Tasawuf. Tashilul Mubtadi. Metodologi Studi Islam. Raja Grafindo Persada. Ahmad Warsono Munawwir. Jakarta. 1997). 1999. Muslim Ideal Masa Kini. Abuddin Nata. 1994. Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir. Abdullah Salim. Banjarmasin.Mustofa. Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an. Raja Grafindo Persada. Departemen Agama RI. 2000 Ahmad Libaru dan M. (Jakarta: Pustaka Setia. Akhlak Tasawuf. 2000. . 1997). 1986. Media Dakwah. Akhlak Islam (Membina Rumah Tangga dan Masarakat). Jakarta. Musthafa Muhammad Tahhan.A.15 DAFTAR PUSTAKA A. PT. 1997). Jakarta. Daud. Cendikia Centra Muslim. Abuddin Nata. (Jakarta: PT. (Yogyakarta: Pustaka Progressif. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Hasanu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->