KATA PENGANTAR

‫بسم الله الرحمن الرحيم‬ ‫الحمد لله رب العالمين والصلة والسلم على‬ ‫أشرف النبياء والمرسلين سيدنا ومولنا محمد‬ ‫وعلى اله وصحبه أجمعـين‬
Segala puji dan syukur kehadirat Allah Swt atas limpahan taufiq dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul: “AKHLAK TERPUJI”. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah keharibaan Nabi Muhammmad Saw beserta keluarga, sahabat dan pengikut. Dalam penulisan dan penyelesaian makalah ini, penulis banyak mendapat bantuan berupa bimbingan dan motivasi dari berbagai pihak. Karena itu, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih, terutama kepada semua pihak yang turut membantu baik moril maupun materil dalam penyusunan makalah ini. Semoga bantuan, bimbingan dan arahan yang telah diberikan mereka kepada penulis mendapat ganjaran pahala di sisi Allah Swt. Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih mungkin terdapat kekurangan. Saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Akhirnya, penulis berharap laporan ini bermanfaat bagi semua. Kepada Allahlah penulis berserah diri.

Martapura, Oktober 2010.

Penulis,

Akhlak Seorang Muslim ………………………………………… 1 2 3 4 4 6 8 9 E. BAB I BAB II : PENDAHULUAN …………………………………………………. Ruang Lingkup Akhlak Islam …………………………………… C. D.2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………………. : PEMBAHASAN ……………………………………………………. DAFTAR ISI …………………………………………………………………….. Sumber-sumber Akhlak ………………………………………….. B. A. Akhlak Terpuji …………………………………………………… 11 BAB III : PENUTUP/KESIMPULAN ………………………………………… 14 DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………. 15 . Pengertian Akhlak ……………………………………………….

pangkat atau jabatan yang tinggi. yang mendapat kepercayaan untuk mengelola dan memakmurkan bumi.. Rasulullah SAW adalah sebagai contoh teladan yang paling pantas untuk diteladani. Manusia yang mulia dihadapan Allah bukanlah manusia yang mempunyai kekayaan yang berlimpah. karena memerlukan berbagai macam persiapan dan latihan yang tidak gampang. Allahpun memujinya dalam kitabnya yang mulia. kekuatan atau kesaktian yang hebat. Kepercayaan ini tidak diberikan kepada makhluk lainnya selain manusia. Untuk melahirkan sebuah genarasi yang beraklak al-karimah memang tidak gampang. Tetapi manusia yang mulia dihadapan Allah adalah manusia yang beriman dan bertaqwa yang dihiasi dengan akhlak al-karimah atau budi pekerti yang mulia. ketampanan atau kecantikan yang menakjubkan.3 BAB I PENDAHULUAN Manusia adalah khalifah dimuka bumi. . karena dalam sepanjang sejarah umat manusia tidak pernah ditemukan seorang yang lebih tinggi akhlaknya daripada Rasulullah SAW. Islam sebagai agama yang mempunyai konsep paling hebat dan paling lengkap telah meletakkan dasar-dasar akhlak al-karimah yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits.

tingkah laku. Pengertian Akhlak Ada dua pendekatan yang dapat digunakan untuk mendifinisikan akhlak. 33 A. Dengan kehendak itulah manusia melakukan suatu perbuatan. (Jakarta: Pustaka Setia. 2 Kata ‫ خلق‬mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan ‫ خلللق‬yang berarti kejadian yang erat hubungannya dengan ‫ خللالق‬yang berarti pencipta. 1 Ada juga yang mengatakan kata akhlak jamak dari kata ‫ خلللق‬yang berarti budi pekerti. Akhlak Tasawuf. Ahmad Warsono Munawwir. yaitu pendekatan linguistik (kebahasaan) dan pendekatan terminilogi (istilah). 364. Akhlak Tasawuf.4 Yang dimaksud dengan akhlak adalah Adat al-Iradah atau kehendak yang dibiasakan. 22 11 . 4 Ibid.1. h. baik Abuddin Nata. 1997). yakni suatu kehendak bila dibiasakan terhadap sesuatu. Raja Grafindo Persada. (Yogyakarta: Pustaka Progressif. Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir. sehingga menjadi kebiasaan. (Jakarta: PT. demikian pula dengan ‫ مخلللوق‬yang berarti yang diciptakan.3 Ahmad Amin mendefinisikan akhlak sebagaimana dikutif A. h. 1997). tabi’at. 13. 1997).Mustofa. h. yaitu isim yang tidak memiliki akar kata melainkan kata tersebut sudah demikian adanya. maka itulah yang dinamakan akhlak”. “akhlak adalah kehendak yang dibiasakan. perangai. Secara linguistik akhlak berasal dari kata bahasa Arab yaitu isim masdar dari kata ‫ أخلق يخلق أخلقا‬yang berarti perangai. 11..4 BAB II PEMBAHASAN A. h. kelakuan. Tetapi ada yang mengatakan bahwa secara linguistik kata akhlak ada yang mengatakan isim jamid atau ghairu mustaq. tabi’at. Mustofa.

bukan main-main atau karena bersandiwara. adalah sebagai berikut: 1. 4. sehingga telah menjadi kepribadiannya. 5. “akhlah adalah hal/sifat diri yang mendorong diri itu untuk mengerjakan berbagai pekerjaan/perbuatan tanpa didahului oleh pemikiran dan pertimbangan”:5 Imam Al-Ghazali mengemukakan akhlak adalah: ‫الخلق عبارة عن هيئة فى النفس راسخة عنهلا تصلدر الفعلال بسلهولة ويسلر ملن‬ ‫ل‬ . Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam jiwa seseorang. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah dilakukan dengan mudah dan tanpa pemikiran. dan di sini akhlak memiliki lima ciri. 5 69 Ibid. Mustofa bahwa. 3.‫غير حاجة إلى فكر وروية‬ Keseluruhan definisi akhlak tersebut nampak tidak ada pertentangan melainkan memiliki kemiripan antara satu dan yang lainnya. h.. Ibnu Miskawaih secara singkat mengemukakan sebagaimana dikutif A. Sesuatu yang dibiasakan itulah yang dinamakan akhlak. Perbuatan khusunya akhlak yang baik adalah perbuatan yang dilakukan secara ikhlas semata-mata karena Allah swt. h. 7. watak dan tabi’at anak melalui kegiatan latihan dan pendidikan yang terprogram dengan baik dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan konsisten agar anak tersebut mempunyai akhlak al karimah yang sesuai dengan Alquran dan Alhadis.. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang timbul dari dalam diri orang yang mengerjakannya tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar.6 Jadi pembinaan akhlak dapat diartikan sebagai usaha. .5 perbuatan bathin maupun lahir yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga menjadi bebiasaan. 12. 2. cara untuk memperbaharui. mengembangkan dan menyempurnakan budi pekerti. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dikerjakan dengan sesungguhnya. dan saling melengkapi. Ibid.

h. terhadap Allah dan Rasul-Nya. Akhlak al-karimah adalah budi pekerti yang luhur seperti yang telah diteladankan Rasulullah SAW. 11 7 . Jakarta. dendam. Akhlak secara umum dapat dibagi menjadi dua yaitu akhlak al-karimah dan akhlak mazmumah.6 Akhlak adalah merupakan sifat yang tumbuh dan menyatu di dalam diri seseorang.7 Sedangkan yang dimaksud dengan akhlak Islam adalah perangkat tata nilai yang bersifat samawi dan azali. tetapi merupakan salah satu dari demensi kehidupan seseorang muslim yang mencakup aqidah. h. Akhlak yang baik dan mulia akan mengantarkan kedudukan seseorang pada posisi yang terhormat dan tinggi. iri dengki dan lain-lain. 1994. kasih sayang. pemarah. pembenci. tidak berubah. Akhlak Islam (Membina Rumah Tangga dan Masarakat). Media Dakwah. sedangkan azali berarti bahwa akhlak Islam tersebut bersifat tetap.. Sedangkan akhlak mazmumah adalah budi pekerti atau perangai yang tercela. yang mewarnai cara berpikir. akhlak dan syari’ah. terhadap sesamanya dan terhadap lingkungannya. seperti sifat sabar. Dari sifat yang ada itulah terpancar sikap dan tingkah laku perbuatan seseorang. ibadah.8 Samawi berarti akhlak itu bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits. dan sebaliknya. Karena itu akhlak ruang Abdullah Salim. B. Ruang Lingkup Akhlak Islam Akhlak bukanlah sekedar prilaku manusia yang bersifat bawaan lahir. walaupun tata nilai atau norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat berubah sesuai dengan perubahan masa dan keadaan. bersikap dan bertindak seorang muslim terhadap dirinya. 5 8 Ibid.

baik prilaku anggota tubuh ataupun prilaku hati dalam hubungan dengan Allah baik dalam shalat dan lainnya. Muslim Ideal Masa Kini. seperti terhadap Rasul-kasul Allah. 3. 175 9 . agar lebih indah dan menuju kesempurnaan. Moral. 2. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. Al-Ma’bud bil haq serta kelengkapan Uluhiyan dan Rububiyah. 2000. hewan.7 lingkupnya sangat luas. Ethis. Akhlak kepada Allah adalah mencakup seluruh aspek kehidupan muslim baik secara zahir atau bathin. Sedangkan akhlak kepada makhluk Allah adalah sikap dan tingkah laku yang dipraktekkan dalam hubungan dengan makhluk Allah. yang mengatur hubungan seseorang dengan khaliqnya. Ethos. Jakarta. kitab-kitab-Nya dan sebagainya. moral dan estetika. tetapi yang berlainan jenis dan atau yang menyangkut kehormatan tiap pribadi. Cendikia Centra Muslim. yang mengatur hubungan sesamanya. ethis.9 Dari uraian ditas dalam istilah yang lebih cendrung kepada Islam maka akhlak Islami secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu akhlak kepada Allah dan akhlak kepada makhluk Allah. yakni ethos. yang mengatur sikap seseorang terhadap dirinya dan terhadap sesamanya dalam kegiatan kehidupan sehari-harinya. Musthafa Muhammad Tahhan. baik manusia. 1. h. rasa keindahan yang mendorong seseorang untuk meningkatkan keadaan dirinya serta lingkungannya. Estetika.

2000. Norma itulah yang menjadi akhlak seseorang.8 C. PT. Jakarta. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 21 : ‫لقد كان ل َك ُم في رسول الل ّـهِ أ ُس ـوَة ٌ حس ـن َة ل ِم ـن‬ ِ ْ َ َ ْ ْ َ ٌ َ َ ِ ُ َ ‫كان ي َرجو الل ّه وال ْي َوْم الخر وَذ َك َر الل ّه ك َثيرا‬ ُ ْ َ َ ً ِ َ َ َ ِ ْ َ َ َ Artinya : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” 11. Raja Grafindo Persada. 11 10 . 670. Metodologi Studi Islam. Abuddin Nata. 10 Dengan demikian dapat difahami bahwa akhlak seseorang dalam kehidupan ditentukan oleh norma yang berlaku di dalam masyarakat dimana seseorang itu hidup. Sumber-sumber Akhlak Apabila diperhatikan dalam kehidupan umat manusia. atau yang lebih dikenal dengan sebutan norma. 88 Departemen Agama RI. yang satu berbeda dengan yang lain. tergantung pada batasan baik dan buruk suatu masyarakat. h. dalam bentuk ayat-ayat Al-Qur’an dan pelaksanaan atau penerapannya dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah (contoh yang baik) kepada masing-masing individu manusia. bahkan dalam sebuah penelitian. akan dijumpai tingkah laku manusia yang bermacam-macam. Proyek Pengadaan Kitab Suci AlQur’an. 1999. Ahli kemasyarakatan melihat terjadinya norma disebabkan dua hal yakni kebudayaan dan agama. Islam mengajarkan bahwa norma akhlak seseorang ditentukan oleh hidayah (petunjuk) Allah. tingkah laku itu berbeda. Al-Qur’an dan Terjemahnya.

93 . Daud. Bagaimanakah akhlak yang mulia hubungannya antara manusia sebagai makhluk dengan Allah sebagai Khaliq.A. Akhlak kepada Allah dapat diemplementasikan dalam bentuk prilaku anggota badan yang zhahir dan gerak hati atau bathin yang selalu mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya melalui Al-Qur’an dan Al-Hadits. Akhlak Seorang Muslim Seperti telah disinggung ditas bahwa akhlak seorang muslim pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu akhlak kepada Allah sebagai Khaliq dan akhlak kepada makhluk Allah. syukur atas ni’mat-Nya. bertingkah laku dan berakhlak kepada Allah dengan akhlak yang mulia. Banjarmasin. Masih banyak lagi nilai-nilai yang termasuk akhlak kepada Allah yang tidak dapat penulis uraikan dalam kesempatan ini. Hasanu. Sebagai seoarang muslim setiap individu muslim harus bertindak. Dengan menta’ati segala nilai-nilai yang diajarkan itu maka setiap individu muslim dapat dikatakan sebagai muslim yang berakahlak Al-karimah kepada Allah. Tashilul Mubtadi.9 Dengan demikian yang menjadi sumber akhlak menurut pandangan Islam adalah hidayah atau petunjuk Allah yang berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagai teladan dan ikutan. h. shabar atas segala ujian-Nya dan ta’at serta ibadat kepada-Nya. Seperti melaksanakan kewajiban shalat. Di antara akhlak kepada Allah adalah ridha terhadap apa yang telah ditaqdirkan-Nya. puasa dan lain-lain yang bersifat zahir dan ingat selalu kepada Allah yang bersifat bathin dalam hati. D.12 12 Ahmad Libaru dan M. 1986.

karena Rasulullah adalah seorang Nabi dan Rasul yang mempunyai akhlak yang sungguh sangat mulia dan patut dicontoh. sebaliknya dengan akhlak mazmumah atau tercela seseorang akan rendah derajatnya disisi Allah SWT dan dihadapan makhluk-Nya. Allah SWT memuji ketinggian akhlak Rasulullah Saw dalam sebuah Firman-Nya: ُ ِ َ َ َ ٍ ‫وَإ ِن ّك لعلى خلق عَظيم‬ ٍ ُ Artinya : Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. tidak membabat dan menebangi hutan dengan semaunya tanpa mengindahkan kelestariannya. Muslim yang mengikuti Rasulullah SAW itulah muslim yang berakhlakul karimah. 960. Seorang muslim dituntut mencontoh apa yang telah Rasulullah praktekkan dalam kehidupan beliau sehari-hari. Dengan akhlak al-karimah atau mulia seorang akan mendapat derajat yang tinggi disisi Allah SWT dan juga disisi makhluk-Nya. 13 Ibid. Akhlak kepada manusia kalau dijabarkan sangat banyak sekali. .13 Dengan demikian seorang muslim harus berakhlak sebagaimana apa yang telah Allah SWT gariskan dan juga Rasul SAW emplementasikan dalam hidup dan kehidupan beliu sehari-hari. tidak mendzalimi terhadap sesama manusia.. kepada tumbuhan dan lainnya.10 Akhlak kepada makhluk Allah. karena semua itu akan menimbulkan bahaya dan bencana bagi manusia itu sendiri. di antaranya tolong menolong. Sedangkan akhlak kepada binatang dan tumbuhan diantarnya tidak menyakiti dan membunuh binatang melainkan dalam kondisi yang dibenarkan agama. h. adalah sikap atau tingkah laku yang teremplementasi dalam praktik kehidupan sehari-hari kita terhadap sesama manusia. tidak menyakiti. kepada binatang.

Begitu juga sebaliknya. Kejujuran lebih penting dari kepintaran dan kecerdasan. Di antara akhlak terpuji yang harus dipelihara oleh setiap muslim khususnya adalah kejujuran. maka baiklah nama orang tersebut. (Muttafaq ‘Alaih) Hadis tersebut menggambarkan betapa pentingnya kejujuran dalam kehidupan sehingga orang yang jujur selamanya akan dinilai baik. maka ia tercatat (di sisi Allah dan pandangan manusia) sebagai seorang yang jujur. Apabila akhlaknya baik. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan. Karena itu. memelihara dan memakai akhlak yang baik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dalam tatanan hidup bermasyarakat dan bernilai ibadah di sisi Allah Swt. sebab kejujuran itu akan selalu membawa kepada kebaikan dan kepintaran atau kecerdasan itu terkadang digunakan untuk berbuat kejahatan. dan kebaikan itu membawa ke jalan menuju surga. Seseorang yang senantiasa bersifat dusta. dan kejahatan itu membawa kepada jalan menuju neraka. dan orang yang . Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Saw : ّ َ ُ ُ َ َ َ َ َ ‫ع َن ع َب ْد ِ الل ّهِ قال قال رسول الل ّهِ صلى الل ّه عَل َيــه‬ ِ ْ ُ ْ ‫وَسل ّم إ ِن الصد ْقَ ي َهْدي إ ِل َـى ال ْب ِـر وَإ ِن ال ْب ِـر ي َهْ ـدي‬ ‫ـ‬ ِ ِ ّ ّ َ َ ّ ّ ّ َ َ ُ ّ ّ ‫إ ِلى ال ْجن ّةِ وَإ ِن الرجل ل َي َصد ُقُ حتـّـى ي ُك ْت َـب ص ـديقا‬ ً ّ ِ َ َ َ ْ َ ‫وَإ ِن ال ْك َذ ِب ي َهْدي إ ِلى ال ْفج ـورِ وَإ ِن ال ْفج ـور ي َهْ ـدي‬ ‫ُ ُـ‬ ِ ِ َ ّ َ ‫ّ ُ ُـ‬ َ ُ ّ ّ ‫إ ِل َـى النـّـارِ وَإ ِن الرجـل ل َي َك ْـذِب حتـّـى ي ُك ْت َـب ك َـذابا‬ ‫ـ‬ ً ّ َ َ ُ (‫)متفق عليه‬ Artinya : Dari Abdullah katanya : Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan. kalau akhlaknya buruk. Seseorang yang senantiasa bersifat jujur.11 E. maka ia tercatat (di sisi Allah dan pandangan manusia) sebagai seorang yang pendusta. Akhlak Terpuji Sesungguhnya identitas seseorang dilihat dari segi akhlaknya. maka buruk pulalah harkat dan martabatnya.

Sebaliknya orang yang pendusta. sehingga orang yang jujur hidupnya selalu merasa damai. sebab sesungguhnya kejujuran itu adalah ketenangan dan dusta itu adalah kebimbangan/ kebingungan. sedangkan orang yang pendusta akan mendapat laknat dari Allah dan permusuhan dari manusia. Dalam hadis yang lain Nabi SAW bersabda: ُ ُ ‫كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ي َقول : د َع ْ ما‬ َ َ َ َ ‫ي َريب ُك إ ِل َـى مـا ل ي َريب ُـك فَـإ ِن الصـد ْقَ ط ُمأ ْنين َـة وَإ ِن‬ ‫ِ َ ـ‬ ٌ ِ َ ّ ّ ّ ِ َ ‫َـ‬ (‫ال ْك َذِب ريب َة )رواه أحمد‬ ٌ ِ َ Artinya : Rasulullah SAW senantiasa bersabda : Jauhilah dan tinggalkanlah olehmu hal-hal yang membingungkan kepada hal-hal yang tidak membingungkan. katanya : Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa . takut kalau orang yang didustainya marah dan menyakitinya serta berbagai perasaan tidak tenteram lainnya. ia merasa selalu dihantui oleh perasaan bersalah. (H. Orang yang senantiasa jujur. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Saw yang berbunyi: ّ َ ُ ُ َ َ َ ْ َ َ َ َ ْ ‫ع َن عائ ِشة قال َت قال رسول الل ّهِ صلى الل ّـه عَل َي ْـه‬ ِ ُ ّ ْ َ َ َ ‫وَسل ّم من وَلهُ الل ّه ع َز وَجـل مـن أ َمـرِ ال ْمسـل ِمين‬ ْ ْ ِ ّ َ ّ ُ َ ِ ْ ُ ً َ ‫شي ْئا فَأ َراد َ ب ِهِ خي ْرا جعَل ل َه وَزير صد ْق فَ ـإ ِن ن َس ـي‬ َ ِ ْ َ ٍ ِ َ ِ ُ َ َ ً ََ (‫ذ َك ّره ُ وَإ ِن ذ َك َر أعان َه )رواه أحمد‬ ْ ُ َ َ َ Artinya : Dari Aisyah. jauh dari stress dan beban pikiran serta kecemasan. Ahmad) Hadis tersebut menggambarkan bagaimana efek dari sifat jujur.12 pendusta selamanya tidak akan dipercaya orang. maka akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dan dari manusia. yaitu membawa kepada ketenangan dan ketenteraman hidup. R.

Terkadang berlaku jujur harus menanggung resiko yang merugikan.13 yangdipilih oleh Allah sebagai pemimpin kaum muslimin dan Dia menghendaki kebaikan baginya. . dan jika ia ingat. maka Allah akan menjadikannya pemimpin yang jujur. R. Ringkasnya. Memang berbuat jujur tidak semudah yang dibayangkan. maka Allah akan menolongnya” (H. dan jika ia ingat maka Allah akan lebih menolongnya dalam segala urusannya untuk selalu berbuat jujur dan kebaikan. Ahmad) Hadis tersebut menegaskan bahwa orang yang senantiasa jujur. kita harus berlaku dan bersifat jujur semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan keamanan diri. Karena itu Nabi SAW pernah bersabda yang artinya : “Katakanlah yang benar itu walaupun pahit”. jika ia lupa maka Allah akan mengingatkan-nya. Jika ia lupa. maka ia senantiasa ditolong Allah dalam segala hal. sebab dalam hal-hal yang membahayakan kita boleh saja tidak berlaku jujur. maka Allah akan membuatnya ingat. seperti berlaklu jujur terhadap penjahat.

yakni ethos. Dengan itu seseorang dapat dikatakan berakhlak al-karimah. akhlak dan syari’ah. terhadap Allah dan Rasul-Nya. . 3. Seorang muslim dapat dikatakan berakhlak al-karimah jika ia mengikuti praktek yang telah dilakonkan oleh Rasul SAW yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Sedangkan akhlak menurut baik dan buruknya dapat dibagi menjadi akhlak al-karimah dan akhlak mazmumah. bersikap dan bertindak seorang muslim terhadap dirinya. Karena itu akhlak ruang lingkupnya sangat luas. yang mewarnai cara berpikir. Akhlak Islam adalah perangkat tata nilai yang bersifat samawi dan azali. seperti sesamam manusia. terhadap sesamanya dan terhadap lingkungannya. Akhlak mencakup aqidah. 2. ethis. moral dan estetika. ibadah. Akhlak berdasarkan objeknya pada dasarnya dapat dibagi menjadi akhlak kepada Allah sebagai Khaliq dan akhlak kepada makhluk Allah.14 BAB III PENUTUP Setelah penulis membahas tentang topik akhlak seorang muslim pada bab II tersebut maka penulis daat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. hewan dan tumbuhan yang termasuk dalam lingkungannya. 4.

(Jakarta: PT. Banjarmasin. Tashilul Mubtadi. Akhlak Tasawuf.Mustofa. Musthafa Muhammad Tahhan. Metodologi Studi Islam. Hasanu. 1994. 1997). 1997). Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir. Akhlak Tasawuf. (Yogyakarta: Pustaka Progressif. (Jakarta: Pustaka Setia. Departemen Agama RI. 2000 Ahmad Libaru dan M. . Al-Qur’an dan Terjemahnya. Raja Grafindo Persada. Media Dakwah. Jakarta. Jakarta. PT. Muslim Ideal Masa Kini. Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an. Akhlak Islam (Membina Rumah Tangga dan Masarakat).A.15 DAFTAR PUSTAKA A. 1986. 2000. Abdullah Salim. Ahmad Warsono Munawwir. 1999. Daud. Cendikia Centra Muslim. Jakarta. Abuddin Nata. Raja Grafindo Persada. 1997). Abuddin Nata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful