P. 1
Makalah g3 Mens Psiko

Makalah g3 Mens Psiko

|Views: 755|Likes:
Published by Beny_Madiun

More info:

Published by: Beny_Madiun on Nov 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

MAKALAH GANGGUAN PSIKOLOGI PADA SAAT MENSTRUASI

Disusun oleh : ASIH KURNIA P27824209002

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA JURUSAN KEBIDANAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGETAN 2010

bimbingan dan saran dari berbagai pihak. maka kritik dan saran dari semua pihak akan sangat membantu kesempurnaan pembuatan makalah ini. maka kami mengucapkan terima kasih.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih ada kekeliruan dan kekurangan. Juni 2010 Penyusun . Kami berharap semoga laporan ini bermanfaat bagi kami dan pembaca pada umumnya. Dalam penyusunan makalah ini kami banyak mendapatkan bantuan. Magetan. karena dengan rahmat dan hidayahNya kami telah dapat menyusun makalah “ Gangguan Psikologi Pada Saat Menstruasi “ yang mrupakan syarat untuk memenuhi tugas Psikologi.

2. LATAR BELAKANG 1. GANGGUAN/MASALAH ELIMINASI URINE E.DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1. PENGERTIAN B. TUJUAN BAB II PEMBAHASAN A. PEMASANGAN KATETER KONDOM H. SARAN i ii iii 1 1 2 3 4 5 8 14 26 30 33 37 37 . KERJA PERKEMIHAN D. PEMASANGAN KATETER LURUS ATAU KATETER MENETAP G. TINDAKAN MENGATASI MASALAH ELIMINASI URINE F. MENGUMPULKAN SPESIMEN URINE MIDSTREAM BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN B. PERAWATAN KATETER MENETAP I.1. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIASAAN BERKEMIH C.

Secara normal menstruasi berlangsung kurang lebih pada usia 12-16 tahun. TUJUAN 3. Gejala yang sering terjadi dan sangat mencolok pada peristiwa haid pertama ialah kecemasan atau ketakutan yang diperoleh keinginan untuk memperoleh proses fisiologis tadi. 1. maka ia semakin belum siap menerima peristiwa haid. Memahami tentang gangguan-gangguan psikologi pada saat menstruasi. Memenuhi tugas psikologi 2. Yaitu rasa pahit menyebalkan sebagai handicap/gangguan atau sebagai reaksi kejutan dalam anggapan fantasi anak. Namun semakin muda usia si gadis. akan semakin terasa “kejam mengancam”. yang menjadi pertanda biologis dari kematangan seksual.2 1.kadang sang anak menyalahkan sang ibu dan terkadang merasa digenangi dosa. Menambah pengetahuan tentang gangguan-gangguan psikologi pada saat menstruasi. Maka banyak peristiwa menstruasipertama itu dihayati oleh anak gadis sebagai satu pengalaman yang traumatis. .DAFTAR PUSTAKA 38 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Peristiwa penting pada masa pebertas anak gadis ialah gejala menstruasi atau haid. Oleh sebab itu timbul beberapa gejala patologis yang menyertai menstruasi.

yang berbeda-beda terhadap menstruasi. bahwa anak gadis kini benar-benar sudah siap secara biologis untuk melakukan fungsi kewanitaannya. Sedangkan trauma genitalis itu artinya: luka atau shock psikhis disebabkan oleh pengalaman baru berkaitan dengan masalah genetalia atau alat kelamin anak tersebut. mungkin akan timbul pula perasaan sangat lemah karena merasa kehilangan banyak darah. cara hidup dan milieu yang melingkungi anak. yang kemudian dikembangkan menjadi satu mekanisme otosugesif. godaan dan rangsangan dari kaum adam (pria). Pengertian Neurosa . anak gadis yang normal itu sudah mempunyai perasaan antisipasi (daya tangkap sebelumnya). Sebaliknya rangsangan – rangsangan kuat dari luar. maka jelas bahwa tingkah laku semacam ini merupakan gejala ketidakmatangan kehidupan psikhisnya. Helena Deutsch sebagai ”kompleks kastrasi” atau trauma genitalis. bisa memperlambat tibanya menstruasi. Jika polah tingkah laku sedemikian itu secara kontinu dikembangkan dan dipraktekkan sepanjang hidup selama masa-masa haidnya. juga dipengaruhi oleh faktor ras. antara lain sebagai berikut: 1. misalnya saja berupa filmfilm sex. ia diperlakukan denagn sangat hati-hati bagaikan sebuah boneka dalam lemari. II. Semua ini mula-mula merupakan produk dari gambaran khayali. yang disebut DR.2 Beberapa Gejala Patologis Yang Menyertai Menstruasi Banyak anak gadis dan wanita dewasa yang selama masa haidnya terus-menerus tinggal di tempat tidur sekalipun ia tidak merasakan sakit sedikitpun juga. buku bacaan atau majalah yang bergambar sex. kematangan fisik) ini ditentukan oleh konstitusi fisik individual. Dari perasaan negatif tersebut. Tidak jarang muncul reaksi-reaksi psikhis yang negatif penuh kegetiran hati pada saat haid pertama.Gangguan Psikologi Pada Saat Menstruasi II. iklim. Jauh sebelum menstruasi itu tiba. Peristiwa haid pada seorang gadis itu menyatakan. Kompleks kastrasi itu artinya: perassaan kecewa-takut-panik. Ada beberapa gejala patologis yang menyertai menstruasi.suku bangsa.BAB II Gangguan. Pada saat-saat menstruasi pertama. Badan anak yang lemah atau penyakit yang mendera seorang anak gadis.1 Definisi Secara normal menstruasi berlangsung kurang lebih pada usia 11-16 tahun. Cepat atau lambatnya kematangan seksual (menstruasi. Neurosa a. dapat mengakibatkan kematangan sekual yang lebih cepat dari anak sewajarnya. seolah-olah anak akan dikebirikan.

kecemasan yang timbul dirasakan secara langsung atau diubah sebagai mekanisme yang menimbulkan gejala-gejala subjektif dan mengganggu. Neurosa juga merupakan kesalahan penyesuaian secara emosional karena konflik yang tidak dapat diatasi secara benar dan akan muncul sesuai dengan tipe kepribadian seseorang. 3) Individu sering tidak rasional sebab ering memakai defence mechanism yang negatif . Sehingga orang yang bersangkutan mengalami mental breakdown / kepatahan mental. Untuk itu. ialah sekelompok reaksi psikhis yang ditandai secara khas dengan unsur kecemasan. hampir setiap kejadian menyebabkan timbulnya rasa takut dan cemas. takut menjadi gila. dan secara tidak sadar diekspresikan dengan jalan menggunakan mekanisme pertahanan diri (defence mekhanism). tekanan-tekanan batin. tidak ada rangsangan yang spesifik yang menyebabkan kecemasan tersebut. c.ragumasygul) adalah bentuk ketidak beranian terhadap hal-hal yang tidak . Simptomnya yang khas : 1) Ada saja hal-hal yang sangat mencemaskan hatinya. yaitu suatu aliran pemikiran dalam psikologi atau psikiatri. mencakup pula desintegrasi dari sebagian kepribadiannya. b. Karena konflik tidak dapat diatasi secara benar maka kecemasan dan ketegangan selalu ada. c. tingkah lakunya jadi abnormal dan aneh-aneh. konflik-konflik emosionil dan konflik internal yang serius. Gangguan mental pada umumnya berbentuk: ketidak mampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkungan .1) Neurosa sering disebut juga psikoneurosa.perampok dan lain-lain. Istilah umumnya merujuk pada ketidakseimbangan mental yang menyebabkan stress. Neurosa tidak mempengaruhi pemikiran rasional. misalnya takut mati. yang menyebabkan ketakutan-kecemasan dean ketegangan-ketegangan dalam batin sendiri yang kronis berat sifatnya. tapi tidak seperti psikosis atau kelainan kepribadian. yang sudah dimulai sejak masa kanak-kanak.1 Jenis-jenis neurosa Neurosa Kecemasan (Anxiety Neurosis) Neurosa kecemasan ialah kondisi psikis dalam ketakutan dan kecemasan yang kronis. 4) Pribadinya sangat labil tidak imbang dan kemauannya sangat lemah. polisi.dan lemahlah pertahanan diri secara fisik dan mental. Sebab-sebab timbulnya neurosa 1) Tekanan-tekanan sosial dan tekanan kulturil yang sangat kuat. dan peristiwa traumatis luar biasa. Biasanya si penderita mempunyai sejarah hidup penuh kesulitan. 2) Individu mengalami banyak frustasi. tidak berani terhadap satu objek konkrit: misalnya takut harimau. 2) Psikhoneurosa adalah bentuk gangguan / kekacauan fungsionil pada sistem persyarafan. Konsep neurosis berhubungan dengan bidang psikoanalisis. Sedang cemas (gentar. dan macammacam ketakutan yang tidak bisa dikategorikan dalam fobia. Takut = rasa gentar.

b) Repressi terhadap macam-macam masalah emosionil. memupuk kemauan dan motivasi. terapi perilaku. Sebab-sebab anxiety neurosis: a) Ketakutan dan kecemasan yang terus-menerus.2) 3) 4) 5) jelas. disebabkan oleh kesusahan-kesusahan dan kegaglan yang bertubi-tubi. psikoterapi analitik. Umpama: cemas memikirkan hari esok. agar orang yang bersangkutan berani memecahkan segala kesulitan hidup. c. Semua itu adalah produk daripada represi terhadap macam-macam konflik dalam kehidupan kesadaran. Sangat irritabel: akan tetapi sering dihinggapi depressi.2 Neurosa Histerionik a) Histeria ialah gangguan/ disorder psikhoneurotik yang khas ditandai oleh emosionalitas yang ekstrim. Sering merasa mual-muntah. Ketegangan dan ketakutankecemasan yang kronis itu menyebabkan tekanan jantung yang sangat cepat. sesak nafas. yaitu psikoterapi individual. Diikuti oleh bermacam-macam fantasi. dan sering menderita diarrhee atau murus. sosioterapi. ilusi dan delusion of persecution (delusi dikejar-kejar). banyak berkeringat. c) Kecenderungan-kecenderungan harga diri yang tgerhalang (Adler). akan tetapi tidak bisa berlangsung secara sempurna (incomplete repress). gempar) yang memuncak. walaupun tidak ada perangsang khusus. psikoterpi kelompok. Mencakup macam-macam gangguan fungsi psikhis. sensoris. sehingga mengakibatkan timbulnya banyak konflik batin (Freud). bergemetaran. Emosinya kuat dan sangat tidak stabil. 2) Lalu memberikan jalan adjustment yang sehat. dan bayanganbayangan kesulitan yang imaginer (yang cuma ada dalam khayalan). terapi kerja. Treatment: 1) Menemukan sumber dari macam-macam ketakutan.vasomotor (=syaraf-syaraf yang membesarkan/ mengecilkan pembuluh-pembuluh darah). d) Dorongan-dorongan seksuil yang tidak mendapat kepuasan-kepuasan dan terhambat. Suka marah dan sering dalam keadaan excited (heboh. tachycardia (percepatan tinggi dari darah) dan hypertension tekanan darah tinggi. Ada beberapa jenis terapi yang dapat dipilih untuk menyembuhkan neurosa kecemasan. dan alat pencernaan. Badan merasa sangat lelah. . kesusahan dan kegagalannya. terapi seni kreatif. Selalu dipenuhi ketegangan-ketegangan emosionil. motoris. cemas karena berpisah dengan kekasihnya. delusi. dan farmakoterapi. dan seterusnya.

kekecewaan. sehingga mengakibatkan kontrol pribadi yang lemah dan intregasi kepribadian yang miskin. Selalu mengharapkan pujian. ia malah mengalami banyak kebingungan dan konflik batin. fungsi-fungsi organik yang lemah. c. dan ketika pasien mendengarkian musik kesukaan mertuanya. Sangat egoistis.b) Histeria adalah penyakit yang karakteristik berupa dissosiasi kepribadian terhadap lingkungannya. Selalu merasa “tidak bahagia”. Akibatnya. Treatmentnya : I. 1) Ada presdiposisi pembawaan berupa sistem syaraf yang lemah. 7) Oleh kelemahan-kelemahan diri. dan semakin banyak timbul kesulitan. b. dalam berbagai bentuk dan gradasi. 3) Kebiasaan hidup dan disiplin diri yang keliru. Ciri-ciri kepribadian dari penderita neurosa histerionik antara lain sebagai berikut : a. Misalnya. lalu mentiranisir lingkungan dengan tingkah lakunya yang dibuat-buat/ dikondisinir itu. 4) Sering/ selalu menggunakan escape mechanism maladjustment. Emosinya sangat kuat. Sangat sugestibel dan sensitif sekali terhadap opini orang. 2) Tekanan-tekanan mental (stresses) yang disebabkan oleh kesusahan. lemah. gangguan pikiran dan badaniah. d. (Dahulu kala. yang kemudian ditransformasikan dalma somptom-simptom fisik: yaitu dalam bentuk histeria konversia dan somatisme. histeria itu ditafsirkan sebagai penyakit kandungan). misalnya: sakit-sakitan. 5) Kondisi fisik/ organis yang buruk. 6) Adanya sugesti diri yang buruk-buruk dan melemahkan mental. disebabkan oleh banyak konflik psikhis/ internal. Selalu cenderung untuk melarikan diri dari kesulitan dan hal-hal yang tidak menyenangkan. ketika seorang pasien tidak suka dengan mertuanya. Neurosa histerionik juga dapat diartikan bahwa fungsi badan atau mental yang hilang tanpa dikehendaki. lelah. individu berusaha untuk ”menguasai keadaan”. tanpa kelainan otot. pasien merasa tidak senang dan akn mengalami histerionik misalnya buta. selfish dan “semau gue”. Selalu menginginkan perhatian dan belas kasihan banyak-banyak. dan semua penilaiannya ditentukan oleh rasa “likes and dislikes” yang kuat. Berusaha untuk selalu melarikan diri dari realitas hidup. shoks dan pengalaman-pengalaman traumatis/ luka jiwa. Dengan hukuman-hukuman dan therapi kejutan (shock therapy). . Sebab-sebab neurosa histerionik:.

untuk menyadarkan penderita pada realitas hidup. harga diri rendah. Semua idee fixed dilernyapkan dan elemen-elemen dissosiasi diintegrasikan dengan kepribadian. dan individu tidak bekerja. Biasanya dibarengi dengan retardasi mental/ kelambanan mental dan sangat lambat semua gerak motoriknya. Simptom-simptom dan ciri-cirinya yang khas : Selalu merasa sangat capai-lelah. 4. 7. 5. 2. tanpa memiliki energi hidup. sering menyalahkan diri sendiri. dan menemukan mekanisme penyesuaian diri yang tepat. Cepat menjadi bingung. 3. mengarahkan pada tujuan hidup yang berarti. c.4 . disertai perasaan rendah diri dan selalu takut mengalami kegagalan dalam setiap perbuatannya. Neurosa Neurastenia Neurosa neurastenia ditandai oleh adanya kondisi syaraf-syaraf yang lemah. Sikapnya selalu antagonis/ bertentangan dan negatif sifatnya. sehingga individu menjadi malas dan segan berbuat sesuatu. Sangat introvert dan sangat egosentris. 8.II. gangguan makan dan tidur. Dengan memberikan sugesti. III. c. menggunakn insight. IV. 6. Reaksinya cepat. 1. diarahkan agar pasien mau berfikir kritis. Sering kali mengalami depresi emosionil dan mudah/ suka menangis. sehingga timbul konflik internal. dibarengi perasan-perasaan nyeri dan sakit di bagian-bagian tubuhnya. Penderita senantiasa diganggu oleh perasaan sakit dan nyeri yang berpindah-pindah pada bagian tubuhnya. selalu/ terus-menerus capai-lelah yang hebat. Neurosa depresif berakar pada rasa bersalah yang tidak disadari.3 Neurosa Depresif Neurosa depresif merupakan gangguan perasaan dengan ciri-ciri: berkurangnya semangat. khususnya punggung dan kepala dengan disretai pusing-pusing. Lalu mengarah pada integrasi serta keseimbangan pribadi. sehingga mudah dibelokkan dan dipengaruhi orang lain. tidak dapat konsentrasi. Orang dengan neurosa depresif biasanya ragu-rau dengan orang yang ditakuti dan karena pada norma masyarakat. namun selalu ragu-ragu karena adanya keteganganketegangan pada sistem syarafnya. 9. lesu sekali. Usaha reedukasi melalui pemberian motivasi-motivasi hidup yang luhur. memberi sugesti-sugesti. Kondisi syarafnya lemah. sangat emosionil. sekalipun tidak sakit jasmaninya. Sangat sensitifterhadap perbuatan dean opini orang lain. Menganalisa elemen-elemen yang ditekan dan menyadarkannya. ambivalensi (ragu-ragu). Sangat sugestibel.

b. Pengertian Fobia c.Sebab-sebab neurosa neurastenia a) Risau disebabkan oleh kekurangan kerja/ kekurangan kesibukan (mengnggur) adalah sebab utama dari kelelahan dan kelemahan yang ekstrim dan bukan oleh kebanyakan kerja. Memberi pola adjustment yang positif untuk menghadapi dan memecahkan segala kesulitan hidup. yang disusuli dengan tingkah laku yang agresif. sebagai reaksi sistem syaraf psikho-fisiologis. d) Disebabkan oleh perasaan inferior (min-complex) akibat dari kegagalan-kegagalan di masa lampau. contoh : tiba-tiba sakit ini berbeda dengan gangguan pisikomatik yaitu benar-benar ada gangguan genetic atau organik. Karena ciri-cirinya yang khusus itu. Menemukan sumber dari segala konflik batinnya. Menurut CORIAT : kelelahan fisiologis mungkin merupakan faktor penyebab yang orisinil. Lalu menjadi pola yang melekat atau menjadi obsesi yang menimbulkan dissosiasi. sering merasa ditinggalkan/sendirian. kesusahan dan frustasi-frustasi. Misalnya tubuh/lingkungannya tidak wajar. . Dan asing terhadap dirinya sendiri. gangguan organ-organ dalam gangguan psikho-fisiologis otonomik. kadangkala ia merasa diluar dirinya.seperti mimpi.5 Neurosa Personalisasi Neurosa Personalisasi adalah keadaan dimana seseorang didominasi oleh ketidakwajaran (unreality). Fobia a. akan tetapi pikiran-pikiran mengenai kelelahan dan kelemahan badan dibesar-besarkan. akan tetapi tidak teramat penting artinya.merasa aneh. c) Menurut WOLFE : simptom-simptom neurastenis itu merupakan produk dari defence mechanism yang dipakai sebagai sarana untuk melarikan diri dari tugas-tugas yang tidak disetujui dan tidak menyenangkan hatinya. atau sebabsebab dari tingkah laku penghindarn diri. gejala neurastenia diklarifikasikan dalam reaksi konversia. Treatmentnya : a.6 2. c. e) Faktor-faktor herediter diperkirakan juga menjadi sebabnya. Pikiran penderita ini terpaku pada kesehatan fisik. b) Banyak menderita ketegangan emosionil karena konflik-konflik internal. Neurosa Hipokonrik Tidak ada gangguan organik.

a.1) Fobia bisa digolongkan menjadi dua macam. 5. sebagi simbol dari konfli-konflik neurotis yang kemudian menimbulkan ketakutan dan kecemasan. tidak rasionil dan tidak bisa dikontrol terhadap suatu situasi atau objek tertentu.takut akan debu >> orang alergi debu 8.takut minum >> krn perut dah njembling 23.takut akan ayam 7.takut orang atau masyarakat 10. 2) Fobia sosial Fobia jenis ini biasanya penderita akan mengalami kecemasan yang berlebihan jika berhadapan dengan situasi sosial atau menghadapinya dengan penuh tekanan. Keadaan yang sering memicu terjadinya kecemasan pada penderita fobia sosial adalah berbicara di depan umum.takut tidur 19. Coimetrophobia .takut setan 22.2) Macam-macam fobia antar lain ialah : 1.takut akan jalan atau menyeberang 6. Androphobia .takut pria 9. Chronophobia .takut akan rasa sakit. Merupakan ketakutan khas yang neurotis.takut akan tangan 16. Bathophobia .takut akan waktu 17. Perbedaan fobia dengan rasa takut biasa adalah sesuatu yang ditakuti oleh penderita fobia biasanya bukanlah obyek yang menakutkan bagi sebagian besar orang normal.takut akan kebisingan 3.Fobia adalah ketakutan atau kecemasan yang abnormal.takut api 11. dsb.takut akan salju >> orang tropis 14. Electrophobia .takut pada listrik . Clinophobia . Agyrophobia . a. Acrophobia .takut akan ketinggian 4.takut akan kuburan 20. yaitu: 1) Fobia spesifik Fobia jenis ini merupakan jenis fobia yang sering terjadi. Achluophobia . Chirophobia . Acousticophobia . Amathophobia . Dipsophobia .takut kemalingan 18.takut akan coitus 21. Chiraptophobia . Contoh dari fobia ini misalnya takut pada binatang. tampil di depan umum. Agliophobia . Chionophobia .takut cermin >> orang buruk rupa 13. Demonophobia or Daemonophobia .takut akan kedalaman >> org yg gak bisa berenang 12. Anthropophobia . Alektorophobia . Penderita fobia spesifik biasanya mengatasi ketakutannya dengan cara menghindari benda atau keadaan yang membuatnya takut. Coitophobia . Arsonphobia .takut disentuh 15. makan di depan orang lain.takut akan kegelapan 2. Fobia terjadi karena pikiran bawah sadar salah memberi arti terhadap peristiwa traumatis yang menyebabkan fobia. Cleptophobia . Catoptrophobia . takut pada ketinggian dan sebagainya.

takut pada kecepatan >> mbah-mbah tuwo 38. Glossophobia . Urophobia .hipnoterapi. Hyelophobia or Hyalophobia .takut pada kaca 31. Panophobia or Pantophobia .takut pada pernikahan 27. Melanophobia .takut akan pisau cukur 41. badan lemas. kepala pusing. Gamophobia . Musophobia or Muriphobia . nafas pendek dan cepat. lalu ditekan kedalam ketidak sadaran untuk melupakannya. Pyrophobia .takut menjadi tua 28.3) Sebab-sebab fobia antara lain ialah a) Pernah mengalami ketakutan hebat. gemetar.takut pada tikus 34.asia/sembuhkan_fobia. Triskaidekaphobia .takut berbicara di depan umum >> gogriers 29. Tachophobia . Noctiphobia .takut pada kucing (Ailurophobia. Enochlophobia .takut pada keramaian Felinophobia . Hipokondria Hipokondria adalah kondisi kecemasan yang kronis.takut pada darah 30. http://www. ingin muntah. timbullah ketakutan yang bersyarat.takut akan air seni 40. Apabila penderita fobia secara tidak sengaja atau terpaksa bersinggungan dengan obyek yang ditakuti. walaupun ada usaha-usaha untuk menekan dan melenyapkan respon-respon tadi dalam ketidak sadaran. tidak mampu bergerak. pengalaman traumatis.takut pada angka 13 >> orang bule 39. Ichthyophobia . Dengan hipnoterapi. Penderita hipokondria akan selalu menanggapi keluhan-keluhan fisik dengan sangat serius dan . Xyrophobia . cemas.takut pada warna hitam 33.takut pada ikan 32. Gatophobia) 26. c) Jika mengalami rangsangan serupa. pasien selalu merasakan ketakutan yang pathologis(ziekelijke angst) terhadap kesehatan sendiri. Respon ketakutan hebat selalu muncul kembali. shock hebat. Galeophobia. Elurophobia. 25. sungguhpun pengalaman aslinya sudah dilupakan.takut pada api 37.htm 3. maka akan terjadi reaksi panik. Hemophobia or Hemaphobia or Hematophobia . keringat dingin.24. atau bahkan sampai pingsan. jantung berdebar. penderita dapat mengetahui penyebab sekaligus menyembuhkan fobia dengan mudah dan cepat. Gerascophobia. b) Pengalaman asli ini dibarengi perasaan malu dan bersalah.takut pada malam 35.takut semuanya 36. dll a.

diikuti. dicirikan dengan timbulnya banyak delusi yang disistematisasikan dan ide fixed yang kaku serta salah. paranoid didefinisikan sebagai gangguan mental yang ditandai dengan kecurigaan yang tidak rasional/logis. penderita hipokondria jika batuk akan berpikir bahwa dia terkena TBC. b) Delusion of grandeur (waham kebesaran). adalah keyakinan bahwa kekuatan dari luar sedang mencoba mengendalikan pikiran dan tindakannya. c) Delusion of influence (waham pengaruh). hipokondria termasuk ke dalam gangguan mental atau psikis. Respon emosioniolnya selalu konsistent dengan delusi-delusinya. sehingga kehidupan pribadi dan sosialnya terganggu. Paranoid Paranoid adalah bentuk kegilaan dipenuhi dengan bayangn-bayangan serta fikiranfikiran kegila-gilaan atau fikiran yang bukan-bukan. 4) Adanya gangguan emosi. Dalam dunia psikiatri. Hipokondria ini umumnya disebabkan oleh trauma. kecemasan. Misalnya. 70% dari penderita paranoid adalah kaum pria. yaitu persepsi palsu atau menganggap suatu hal ada dan nyata padahal kenyataanya hal tersebut hanyalah khayalan. jari dan lengan yang aneh dan juga dapat dilihat dari cara berjalan. Pikiran penderita selalu terpusat pada imajinasi tentang penyakit gawat yang menyerang tubuhnya. 2) Adanya halusinasi. serta diawasi. Kepribadian paranoid adalah suatu gangguan kepribadian dengan sifat curiga yang menonjol.com/2009/11/13/hipokondria-adalah/ 4. Sedang dalam kamus Webster. . orang normal jika batuk akan menganggap dia sedang batuk saja. Paranoid juga bisa diartikan sebagai gangguan mental yang amat serius. a) Delusion of persecution (waham kejar). Pada umumnya mereka tidak diganggu oleh halusinasi-halusinasi. orang seperti ini mungkin agresif dan setiap orang lain yang dilihatnya dianggap sebagai agresor terhadapnya. yaitu keyakinan bahwa orang atau kelompok tertentu sedang mengancam atau berencana membahyakan dirinya. 3) Gejala motorik dapat dilihat dari ekspresi wajah yang aneh dan khas diikuti dengan gerakan tangan. beban emosional dan konflik psikologis. Waham ini menjadikan penderita paranoid selalu curiga akan segala hal dan berada dalam ketakutan karena merasa diperhatikan.menyimpulkan bahwa dia menderita penyakit tertentu. yaitu keyakinan bahwa dirinya memiliki suatu kelebihan dan kekuatan serta menjadi orang penting. Simptom-simptom paranoid: 1) Adanya delusi atau waham. atau bahkan kanker paru atau bahkan gejala HIV/AIDS. yakni keyakinan palsu yang dipertahankan.wordpress. Semua ini disebabkan oleh banyaknya konflik-konflik intrapsikhis yang sudah lama dan amat parah. Sedangakan. http://ridhamasdar. Penderita merasa yakin betul bahwa dirinya mengidap satu penyakit yang serius. emosi negatif yang dipendam.

juraganmedis.com/kepribadian-paranoid. pada umumnya tidak menyukai orang lain dan menganggap orang lain tidak menyukai dirinya sehingga dia memiliki sedikit teman. disebabkan oleh perasaan iri hati. egosentrisme juga merupakan penyebab dari gangguan kepribadian ini karena dapat membuat penderita terlampau sensitif dan kerap kali dihinggapi rasa curiga.html . Penyebab gangguan kepribadian ini adalah respon pertahanan psikologis yang berlebihan terhadap berbagai stress atau konflik terhadap egonya dan biasanya sudah terbentuk sejak usia muda.5) Penarikan sosial (sosial withdrawl).org/wiki/Paranoid http://www. http://id. selfish.wikipedia. Kebiasaan-kebiasaan berfikir yang salah.

Kita harus mengetahui dan lebih peka pada perubahan-perubahan fungsi organ perkemihan secara fisik. KESIMPULAN Dari materi yang telah dibahas. Saya hanya bisa berharap terutama pada teman-teman agar lebih memanfatkan makalah ini sebagai media pengetahuan kita semua khususnya tentang gangguan psikologi pada saat menstruasi.BAB III PENUTUP A. B. 3. dapat disimpulkan bahwa : . . 2. Setiap mahasiswa hendaknya mengetahui dan memahami gejala-gejala patologis apa saja yang menyertai menstruasi. SARAN 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->