P. 1
syair panji

syair panji

|Views: 8,271|Likes:
Published by Chimonk Chai

More info:

Published by: Chimonk Chai on Nov 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

Aku Rindu aku adalah pungguk mengelam dan menghiba rinduku terpuruk diabaikan bulan dan cinta tatapan

-tatapan kosong asa yang melompong gundah yang tercipta keluar semua dari rasa hati dan aku berteriak apakah aku tak ada arti hingga tidurmu bisa nyenyak hilangkan aku dari mimpi aku adalah pungguk hanya bisa menatap dan selalu berharap cercahan cahayamu kupeluk ah.. pelukanku cuma bayangan tak mungkin jadi nyata karena dikau adalah bulan sedangkan aku pungguk maya Kerinduan Bintang rasa malam mengelam bintang tanpa bayang yang tersayang pucuk merindu, hati kukenang kupeluk rindu yang berdentang tertari senyum dalam hati terkenang kisah kasih sejati antara kau, aku, sunyi cinta menaut penuh misteri sama kita rasakan cinta dalam cahaya dan kalbu walau semua cuma maya merindu hati kala bisu sinari bintang, bulanku sayang agar terbongkar rasa rindu dan malam kembali terang dalam hitam kutunggu selalu

sampai kapankah hidup sendiri kepada rembulan : turunlah sebentar sejenak saja, bersanding dibenakku sebentar, dengarkan aku bergitar tiap syairnya bersyair namamu Untuk sahabat baikku Angin malam sampaikanlah Sengaja terpilih malam terakhir waktu yang tinggalkan kehidupan lalu cerita kesedihan tanpa akhir ketika semua lelap, tiada terbersit malu hembusan angin malam bercerita sinar bulan tertutup halus awan hitam memudar cahaya pantulan rasa namun, tetap bersinar walau kelam terdengar suara jangkrik mengaung lembut melingkar di atas dedaunan dan rumput ingin sampaikan satu kata tersimpan "Selamat Ulang Tahun" kawan aku tahan kata bahagia itu aku biarkan resah dan gundahku berlalu biarkan angin malam yang tahu jangkrik masih perhatian dengan mu Selamat Jalan Kawan hasratnya bersemayam, ingin keabadian berbagi suka dan duka dalam bayangan menguntai kata-kata persahabatan dalam jalinan kisah kasih persajakan kini dia pamit untuk satu keyakinan dengan kata dan hati, terasa kehangatan haturkan ijin untuk tinggalkan persajakan tercermin dihatinya, menjunjung tinggi persahabatan terasa berat mengabulkan permohonannya seakan kehilangan orang yang tercinta setelah bersama kita berbagi rasa baik suka mau pun duka seperti bunga ditinggalkan kekasihnya kekasih pergi demi sebuah cita meski kata masih bisa bersapa segar dan layunya bunga tak tampak di mata ooh.. kalau itu sudah keputusan kami, pelangi tak akan dapat menghalang namun, ayat-ayat cinta kami akan selalu terbacakan sampai hatimu ingin kembali pulang

ranting keringnya terbujur kaku harapkan hujan menyirami tubuhnya hujan-hujan pergi terbawa angin tinggal angin kering menyapa dan rembulan pun tertawa dingin rumah pohonku kini aku kepanasan bila berteduh di bawahmu kapankah dirimu rindang kembali datanglah hujan-hujan ke sini lagi kembali.. basahilah rumah pohonku biar rimbunnya bisa meneduhiku kita bercengkrama dalam sunyi

serasa berat melepas kepergiannya setelah kita berbagi dan bercanda satu persatu pergi meninggalkannya mendendangkan lagu sampai jumpa dik, akupun akan mendendangkannya juga supaya syair lagu kita sama selamat tinggal sahabat semua aku mohon, maafkan atas segala dosa

Detik Ini Hatiku Menangis hatiku menangis menatap ranah ini di ranah yang tersimpan sejuta kenangan antara aku dan kau selalu berbagi mengayuh biduk bahtera kehidupan meski mataku tak tampak tangisan hatiku tergenang oleh tetesan air mata dirimu kini telah pergi, aku ditinggalkan tingal aku, segunduk gunung sendirian ada rasa getir, mengiris dalam kalbu ada rasa penyesalan setelah kau berlalu mungkin, bila kutahan, kau tak pergi tinggalkan aku sendiri, kini aku sunyi adikku, aku tahu kau sedih, kecewa telah kutoreh luka dalam hatimu tahukah kau, luka itu juga tertoreh dalam hatiku tapi, nyata itu lebih kuat dari cinta kita pergilah adikku, demi masa depanmu di ranah ini, sulit untukmu menggapai cita sulit bagiku, mengangkatmu mencapai asa semoga, di ranah itu bahagiamu dapat bertemu

Dengarkan nada gitarku Gelungan gitar hatiku petikan-petikan gitarku seperti bergelung dentingannya, gulungan bising hatiku berirama pilu, dirundung murung bergulung-gulung, palung kalbu merindu di bawah senyuman sinar rembulan lagu kisah resah, kupersembahkan kunyanyikan untukmu, walau kutahu melodi hatimu, tak mengharapkanku kudendangkan lagu untukmu : sendiri_lagi kembali, ditemani oleh jangkrik-jangkrik iramanya menari-nari mencari arti

Rumah Pohonku, kutatap rumah pohonku daun-daunnya layu batangnya tak kekar lagi seperti dulu

1

.di mana?.. malah membatu why? i don't understand.. pertanyaan-pertanyaan meluncur begitu saja senangnya. aku menewaskan sebuah nama. jangan ada satu langkah tersisa.tercurah lepas semua gundah Minggu.. 2 . katakan biarlah! telah tumpah semua amarah Mencari Sang Permaisuri Wahai semua makhluk halus... "hai juga".. tiada kau tahu! warna gambar telah mengusam seiring waktu yang berjalan kupeluk lukisan menyirat kelam meski asa tiada berteman Maya Adalah Maya & Selamanya Tetap MAYA Elegi Chatting kemarin aku lewat di depan alamat itu ada seorang wanita cantik sedang membisu "hai".. Dunia maya telah membuat seorang John kaka terkaparr... seharian terbuang waktu dirimu tetap membisu.rr. namunkegelapan tak membuat batin membatu kumainkan jari di atas punggung kudaku kuukir tiga syair untuk menghibur hatiku penjaga-penjaga taman menjadi saksi kupeluk bayangmu di antara puing pesta sembab menatap kala kau riang hati menari bernyanyi sampai aku terlupa Serasa Tawamu Mencibirku semburat tawa mencibir lirih terdengarmembahana riuh di tengahtengah pesta mengelus dada menahan hati bergetar apakah salah telah kuungkapkan rasa delapan jam lalu terungkap semua segala rasa yang terkunci di dada namun kau tetap diam tak menyapa terasa mencibir mencabik rasa hati suci tak dapat berkata-kata di tengah gemerlapnya pesta kita Cibiranmu tak mematikan rasa sayang. memecah gendang telinga mengoyak hati yang luka mengeluarkan isi hati merana menumpahkan amarah yang tersisa mengapa? mengapa tolak cintanya! cinta suci sejuta asa asa hilang tinggal kecewa tenggelam mati dalam duka tiada lagi tersisa sudah ya sudah! . jelajahi semua hutan rimba.... kataku "kamu?" "siapa namamu? skul pa da kja? "apa?. kau berada di mana diri ini telah ditaburi cerita cinta memerah pekat mengeruh di dada kalbu ini akan aku ajukan tuntutan sucikan hati atau larut dalam khayalan Kepedihan dan Pasrah Lukisan Cinta debu melekat pada gambarmu warna indah jadi kelabu lukisan cinta tersirat pilu menggantung bimbang dalam kalbu tidakkah kau tahu... seorang nama John Kaka Karna nama itulah yang pernah mengganggu tidurku. jawabnya ramah "perkenalkan namaku Kaka" "cowok Bengkulu".. "hai".why?..tak dijawab. sunyi. temukan permaisuri John Kaka.. lukisan! ketika debu tebal memelukmu kubersihkan dirimu dengan belaian mengapa?... lukisan! ketika mentari datang menyapaku tatap dirimu dengan harapan mengapa. bila gagal kucabut pangkatmu sebagai panglima... Akhirnya... Ha. kuulangi lagi . aku ingat di malam itu malam yang meminta aku terkapar dalam rumah pohonku aku menangis dalam kesendiriana kumenjaga suara hatiku aku merenung sendiriana ku membaca kartu selamatmu aku tobat dan menewaskan nama Ya sudahlah! itulah terakhir kata pamungkas seorang penyair pujangga cinta dalam bersyair melukis kata kisah berakhir biarlah! akan dilukis kembali lukisan baru cinta sejati kisah penyair dalam mencari cinta suci kata menanti lihatlah! bintang di sana setiap malam selalu menjelma tiada bosan terangi maya memberi cinta kepada dunia pandanglah! mentari di sana setiap siang selalu menyapa tulus memberi kehangatan jiwa tersirat makna sebuah asa busykah? hatiku bertanya maybe busy. kasih belum juga kelihatan kukuatkan jiwa mesti tersiram bintang kutunggu dikau hingga esok menjelang sehari penantian dingin membeku. Ha. honey. rr.....siapa?. Ini perintah khusus!. Ha. nanar kutatap alamat ini Teriakan Hati hati kecil berteriak keras seperti suara guntur mengganas menandingi badai ombak menghempas melebihi topan tornado menggilas keras!!!. Berakhir Sudah Aku sering tergelak-gelak apabila membaca syair-syair jalanan ini.. how are you?reply please.. Ha. tegurku. i miss you.. lama menunggu.. 20 Juli 2008 Ha.. Ha. don't worry bisik batinku nelangsa Cinderellaku negeri di awan tampak kereta-kereta kencana undangan bergegas pulang perjamuan telah usai di depan taman kusiapkan kereta dua belas kuda untuk menjemput cinderella putri pujaan hati awan berarak seperti pasukan perang akan hujan. sapaku..rr.....ooo.. diam... kuberi tugas pada kalian semua... Panghlima kumbang dari Sumatera.. Ha.. ibarat pantun saling berbalas umpan balik terjadi sampai terungkap semua cerita hal-hal privasi pun semua terlepas Hari ini kembali aku lewat di depan alamatmu masih tampak makhluk cantik sehari lalu "hai" . tiada kau rasa! tidakkah kau rasa..

wahai semua para dewa-dewi.. Permaisuriku selingkuh Saat tugas terkirim ke bintang. (terbata-bata Mr. infotaiment dari negeri seberang. impiannya jauh dari kenyataan. kami utusan John Kaka. sepuluh 'juta' coin emas hadiahnya. api. 3 . selami seluruh isi samudra. bantu John Kaka menata puing. permaisuri John Kaka selingkuh. kembalilah turun naik pelangi. sebelum semua pulang.Nyai blorong laut selatan. bersama gerandong si buruk rupa. air. harapannya tinggal kenangan. kukikis sisikmu bila tak jumpa. beri tahu semua peri-peri. jangan lupa sertakan bidadari. Perhatian. angin. segera kerahkan semua pasukan. Wahai pujangga dewa-dewi. segera hentikan pencarian. menyampaikan amanat tugas rahasia. Gizmo berkata. sampaikan salam pada peri-peri. berhenti dulu bermain pelangi.) Wahai para kelana halus... kucabut tugas khusus. segera cari jejak tuanmu kuambil kepalamu bila tak mau. bumi. Mak lampir gunung lawu. barang siapa menemukan permaisurinya. kembalilah ke alam kalian. hati berderai melebur luruh..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->