PRINSIP DEMOKRASI

di susun oleh : Nama NIM Prodi : Guntur Hogan Priambodo : 10100024 : Ilmu Hukum

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MERDEKA MALANG 2010

Tidak seperti tahun tahun yang dahulu yang menggunakan perwakilan dari partai. Ini terlihat dari jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang sedikit. Walaupun masih terdapat masalah yang timbul ketika waktu pelaksanaan. Tetapi masih dapat dikatakan suses. DPD. Pemilihan umum ini langsung dilaksanakan secara langsung pertama kali untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota MPR. DPRD di tahun 2004. Hal ini dapat dili at dari peran serta rakyat Indonesia dalam melaksanakan Pemili an Umum baik yang dilaksakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Setelah suksesnya Pemilu tahun 2004 warga dapat menentukan peminpin daerahnya menurut hati nuraninya sendiri. . Namun dalam pelaksanaan pilkada ini muncul penyimpangan penyimpangan. DPR.BAB I PE AHULUAN Kesadaran akan pentingnya demokrasi sekarang ini sangat tinggi. Mulai dari masalah administrasi bakal calon sampai dengan yang berhubungan dengan pemilih.

Keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusan politik. dan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln. Pengertian Demokrasi Istilah Demokrasi berasal dari kata ³demos´ yang berarti rakyat dan ³kratein´ yang berarti memerintah atau ³kratos´. Menurut John Locke ada dua asas terbentuknya negara. b. misalnya : John Locke (dari Inggris). Kedudukan yang sama dalam hukum. PENGE TIAN DAN PRINSIP-PRINSIP BUDAYA DE RASI. oleh rakyat dan untuk rakyat (democracy is government of the people. Pertama. Abraham Lincoln berpendapat bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan dari rakyat. Tidak adanya kekuasaan yang sewenang-wenang. Penghormatan terhadap supremasi hukum. by the people. b. John Locke (Inggris) John Locke menganjurkan perlu adanya pembagian kekuasaan dalam pemerintahan negara. yaitu pemerintahan dimana seluruh rakyat secara bersama-sama diikutsertakan dalam menetapkan garis-garis besar kebijakan pemerintah negara baik dalam pelaksanaan maupun permasalahannya. d. antara lain sebagai berikut : a. yaitu perjanjian negara yang dibentuknya. for the people). Ada dua asas pokok tentang demokrasi. b. membuat .BAB II PE BAHASAN A. Kedua. Prinsip demokrasi yang didasarkan pada konsep di atas (rule of law). Pengakuan partisipasi rakyat di dalam pemerintahan. pactum suvjektionis. 2) Kekuasaan Eksekutif yaitu kekuasaan melaksanakan undang-undang. yaitu sebagai berikut: 1) Kekuasaan Legislatif yaitu kekuasaan pembuat undang-undang. Tokoh-tokoh yang mempunyai andil besar dalam memperjuangkan demokrasi. Montesquieu (dari Perancis). antara lain sebagai berikut : a. Tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yang diakui dan dipakai oleh para warga negara. c. c. Tingkat persamaan (kesetaraan) tertentu antara warga negara. yaitu sebagai berikut : a. Terjaminnya hak asasi manusia oleh undang-undang Makna Budaya Demokrasi Pertama kali demokrasi diterapkan di Yunani di kota Athena dengan demokrasi langsung. Pengakuan hakikat dan martabat manusia HAM Prinsip-prinsip Demokrasi a. pactum unionis yaitu perjanjian antar individu untuk membentuk negara. 3) Kekuasaan Federatif yaitu kekuasaan untuk menetapkan perang dan damai. Tokoh-tokoh yang mempunyai andil besar dalam memperjuangkan demokrasi.

Kebebasan yang bertanggung jawab d. Budaya Prinsip Demokrasi Pada hakikatnya demokrasi adalah Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan harus berdasarkan berdasarkan atas kelembagaan.perjanjian (aliansi) dengan negara lain. Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. b. Sistem peradilan yang independen f. antara lain sebagai berikut: a. 2) Kekuasaan Eksekutif yaitu kekuasaan melaksanakan undang-undang. Persamaan b. dan untuk rakyat. Mewujudkan rasa keadilan sosial. antara lain sebagai berikut: 1) Kekuasaan Legislatif yaitu kekuasaan pembuat undang-undang. c. Pemerintahan lokal (desentralisasi kekuasaan) d. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional. Pelaksanaan demokrasi harus berdasarkan Pancasila sesuai dengan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat. atau membuat kebijaksanaan/perjanjian dengan semua orang atau badan luar negeri. e. g. Mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan. 3) Kekuasaan Yudikatif yaitu kekuasaan untuk mengawasi pelaksanaan undang-undang oleh badan peradilan. b. kepentingan rakyat harus terwujud dalam pemisahaan kekuasaan lembagalembaga negara. oleh rakyat. Permusyawaratan adalah tata cara khas kepribadian Indonesia dalam merumuskan dan memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat sehingga mencapai mufakat. by people. Kerakyatan adalah kekuasaan tertinggi yang berada di tangan rakyat. Pembuatan UU e. by people. Isi pokok-pokok demokrasi Pancasila. Media yang bebas . Abraham Lincoln (Presiden Amerika Serikat) Menurut Abraham Lincoln ³Democracy is government of the people. Hikmah kebijaksanaan adalah penggunaan akal pikiran atau rasio yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa. Montesquieu (Prancis) Kekuasaan negara dalam melaksanakan kedaulatan atas nama seluruh rakyat untuk menjamin. c. Pemilu yang demokratis c. and for people´. f. antara lain sebagai berikut : a. Indonesia adalah negara hukum (rechstaat) bukan berdasarkan kekuasaan belaka (machstaat). antara lain sebagai berikut : a. Pemerintahan berdasarkan konstitusi b. Musyawarah untuk mufakat. Ada 11 prinsip yang diyakini sebagai kunci untuk memahami perkembangan demokrasi. Keseimbangan hak dan kewajiban c. Demokrasi Pancasila juga mengajarkan prinsip-prinsip. Demokrasi harus menghargai hak asasi manusia serta menjamin hak-hak minoritas. Demokrasi harus bersendikan pada hukum seperti dalam UUD 1945. d. Kekuasaan lembaga kepresidenan g.

Di Indonesia istilah civil society´ baru popular tahun 1990-an. Ada toleransi yang tinggi d. Melindungi hak-hak minoritas k. Ciri khas masyarakat madani Indonesia adalah sebagai berikut: a.h. Menurut Hikam ada empat ciri utama masyarakat madani. Pentingnya saling pengertian di antara sesama anggota masyarakat. artinya setiap anggota mempunyai harga diri yang tinggi.Keswasembadaan. . Hak masyarakat untuk tahu j. atau lembaga atau organisasi lain. kelompok penekan (pressure group). pendidikan dan informasi. artinya tidak ada paksaan. yaitu sebagai berikut : .Kesukarelaan. pada masa berkembangnya keterbukaan politik. c. Civil Society berasal dari frasa Latin ³civillis societes´ yaitu suatu masyarakat yang didasarkan pada hukum dan hidup beradab. Masih kurangnya perangkat hukum. Masih rendahnya tingkat kesukarelaan dan keswasembadaan pada setiap warga negara. keagamaan. Masyarakat madani mencerminkan tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Adanya kepastian hukum. . artinya terkait pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama. kemandirian yang kuat tanpa menggantungkan pada negara. Kontrol sipil atas militer B. b. Belum tertanamnya jiwa kemandirian bangsa Indonesia b. c. Substansi civil society mencangkup lembaga-lembaga atau kelompok-kelompok yang sangat luas baik formal maupun non formal yang meliputi bidang ekonomi. Kelompok-kelompok kepentingan i. Masih rendahnya sumber daya manusia bila dibandingkan dengan negara lain.Kemandirian tinggi terhadap negara. . MENGIDENTIFIKASI CIRI-CIRI MASYARAKAT MADANI Pengertian Masyarakat Madani Masyarakat madani sebagaimana yang dirumuskan PBB adalah masyarakat yang demokratis dan menghargai human dignity atau hak-hak tanggung jawab manusia. d. Ciri-ciri Masyarakat Madani Masyarakat madani (civil society) sering diterjemahkan yaitu bidang kehidupan sosial yang terorganisasi secara sukarela. Kenyataan adanya keragaman budaya Indonesia yang merupakan dasar pengembangan identitas bangsa Indonesia dan kebudayaan nasional. pembangunan atau organisasi kemasyarakatan lainnya. . kebudayaan. namun mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita bersama.Keterkaitan pada nilai-nilai hukum. e. Kendala yang Dihadapi Bangsa Indonesia Antara lain sebagai berikut : a. artinya masyarakat madani tidak tergantung pada perintah orang lain termasuk negara. kelompok kepentingan (interest group). Kurangnya kesadaran pada hukum yang berlaku.

Meningkatkan kesadaran hukum melalui berbagai media sosialisasi politik. Ketua MA. e. Mengutamakan keputusan dengan musyawarah mufakat. MPRS menjadi Menko pemimpin partai banyak yang ditangkapi.Upaya Yang Dilakukan Antara lain sebagai berikut : a. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. Meningkatkan jiwa kemandirian melalui kegiatan perekonomian dengan adanya bapak angkat perusahaan. Berikut ini pelaksanaan demokrasi pada masa Orde Lama. g. Dari sisi formal. Menanamkan sikap positif pada proses demokratisasi di Indonesia pada setiap warga negara. Berikut . Selama pelaksanaan demokrasi terpimpin kecenderungan semua keputusan hanya ada pada Pemimpin Besar Revolusi Ir. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia a. Masa Orde Lama Masa Orde Lama berlangsung mulai tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan 1 Maret 1966. demokrasi Pancasila mengandung makna bahwa setiap pengambilan keputusan sedapat mungkin didasarkan pada prinsip musyawarah untuk mufakat. c. Sukarno. Prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. d. Pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat. b. Demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi terpimpin. Ciri umum demokrasi terpimpin. Keseimbangan antara hak dan dan kewajiban. d. misalnya DPR dapat dibubarkan. c) Selalu mencari sintesa untuk melaksanakan amanat rakyat. DAN ORDE REFORMASI. Mewujudkan rasa keadilan sosial. Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia b. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional. ORDE BARU. f. Ciri khas demokrasi Pancasila adalah musyawarah mufakat. e. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan. Dari sisi material. c. Menciptakan perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial. Hal ini mengakibatkan rusaknya tatanan kekuasaan negara. demokrasi Pancasila menampakkan sifat kegotongroyongan. antara lain sebagai berikut : a. PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA SEJAK ORDE LAMA. Masa Orde Baru Masa Orde Baru berlangsung mulai dari 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998. b) Tidak mencari kemenangan atas golongan lain. Mengembangkan media komunikasi politik di berbagai lingkungan kerja. antara lain a) Adanya rasa gotong royong. Prinsip Demokrasi Pancasila Demokrasi Pancasila adalah kedaulatan rakyat yang dijiwai oleh dan diintegrasikan dengan keseluruhan sila-sila dalam Pancasila. Corak khas demokrasi Pancasila dapat dikenali dari sisi formal dan material. f. g. Kebebasan yang bertanggung jawab. C. b.

. Periode 1950-1959 dengan UUDS 1950 berlaku demokrasi liberal dengan multipartai. ciri aspirasi. 2) Ciri umum demokrasi Pancasila. 1) Demokrasi yang berkembang adalah demokrasi Pancasila sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat. lembaga politik. . e. dan program parpol yang multipartai.ini pelaksanaan demokrasimasa Orde Baru. f. Periode 1998 sampai sekarang dengan UUD 1945 berlaku demokrasi Pancasila (cenderung ada perubahan menuju demokratisasi). dan tertib (secara konstitusional).Penghormatan kepada keberadaan asas. aman.Pembagian secara tegas wewenang antara badan legislatif. Periode 1945-1949 dengan UUD 1945 seharusnya berlaku demokrasi Pancasila namun dalam penerapan berlaku demokrasi liberal b. 3) Pelaksanaan demokrasi Pancasila antara lain sebagai berikut: a) Masih belum sesuai dengan jiwa dan semangat ciri-ciri umum. dan kemasyarakatan. Ini mengakibatkan negara Indonesia terjerumus dalam berbagai krisis yang berkepanjangan. c. yaitu sebagai berikut : a. f) Dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. dan yudikatif. b) Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. c) Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain d) Selalu diliputi semangat kekeluargaan. a. Periode 1959-1965 dengan UUD 1945 seharus berlaku demokrasi Pancasila. Masa Reformasi Berlangsung mulai dari Mei 1998 sampai dengan sekarang. Kekuasaan presiden begitu dominan baik dalam suprastruktur politik. Sejak Indonesia merdeka telah melaksanakan pemilu sebanyak sembilan kali. c. Orde Baru. Selain itu juga lebih ditekankan pada : . antara lain sebagai berikut: a) Mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Ciri-ciri umum demokrasi Pancasila masa Reformasi. 4) Melaksanakan pergantian personil pemerintahan secara damai. Pelaksanaan Pemilu pada Masa Orde Lama. namun yang diterapkan demokrasi terpimpin (cebderung otoriter). Periode 1949-1950 dengan konstitusi RIS berlaku demokrasi liberal. e) Adanya rasa tanggung jawab dalam menghasilkan musyawarah. d. 2) Sebagai perwujudan hak asasi politik rakyat. g) Hasil keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan. 3) Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR. . Tujuan Pemilu 1) Melaksanakan kedaulatan rakyat. b) Banyak terjadi manipulasi politik dan KKN yang telah membudaya.Penegakkan kedaulatan rakyat dengan memberdayakan pengawasan sebagai lembaga negara. dan Orde Reformasi. Periode 1966-1998 dengan UUD 1945 berlaku demokrasi Pancasila (cenderung otoriter). eksekutif. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia selama kurun waktu 60 tahun terakhir telah banyak mengalami perubahan yang mencakup berbagai hal. seperti yang tercantum pada demokrasi Pancasila.

1. Membiasakan mengadakan perubahan secara damai tidak dengan kekerasan atau anarkis. Membiasakan untuk menyelesaikan persoalan dengan musyawarah. antara lain sebagai berikut : a. DPR unsur TNI/Polri 38 orang.5) Menjamin kesinambungan pembangunan nasional. Pemilihan Umum Kelima dilaksanakan pada tanggal 23 April 1987. DPRD Kabupaten/Kota serta memilih presiden dan wakil presiden. c. peserta pemilu masih dua parpol (PPP dan PDI) serta satu Golongan Karya. 4. D. jujur. a) Partai yang berhaluan spiritual material fusi menjadi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) b) Partai yang berhaluan material-spriritual fusi menjadi PDI (Partai Demokrasi Indonesia) c) Dan partai yang bukan keduanya menjadi Golkar (Golongan Karya). Ini telah terjadi penyempurnaan pemilu. Pelaksanaan Pemilu di Indonesia. 3. tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Pemilihan Umum Ketiga dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 1977 yang diikuti oleh dua Parpol dan satu Golkar. Pemilihan Umum Pertama dilaksanakan tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota parlemen (DPR). Asas Pemilu Indonesia Sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi ³Pemilu dilaksanakan secara langsung. a) Unsur ABRI 75 orang b) Utusan Daerah 149 orang c) Imbangan susunan : anggota MPR 251 orang utusan golongan 100 orang Jumlah 1. perlu mendemonstrasikan bagaimana peran serta kita dalam pelaksanaan pesta demokrasi. dan PDI. b.000 orang dengan rincian sebagai berikut. 9. rahasia. PERILAKU BUDAYA DEMOKRASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Perilaku Budaya Demokrasi Dalam rangka mengoptimalkan perilaku budaya demokrasi maka sebagai generasi penerus yang akan mempertahankan negara demokrasi. Hal ini dikarenakan terjadi fusi parpol dari 10 parpol peserta pemilu 1971 disederhanakan menjadi 3 dengan ketentuan sebagai berikut. 5. b. . Peserta pemilu adalah PPP. Jumlah anggota DPR 500 orang dan anggota MPR 1. Pada pemilu ini telah terpilih jumlah anggota DPR sebanyak 500 orang dan jumlah anggota MPR sebanyak 700 orang dengan rincian DPR dipilih 462 orang. Pemilihan Umum Kedelapan (Era Reformasi) dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1999 yang diikuti sebanyak 48 partai politik. 2. 7. utusan daerah 135 orang. dan adil´. Membiasakan untuk berbuat sesuai dengan aturan main atau hukum yang berlaku. Membiasakan bertindak secara demokratis bukan otokrasi atau tirani. Diikuti 28 partai politik. Golkar. Pemilihan Umum Ketujuh dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1997. Prinsip-prinsip yang patut kita demonstrasikan dalam kehidupan berdemokrasi. umum. c. Pemilihan Umum Kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 1971 yang diikuti sebanyak 10 partai politik. Pemilihan Umum Kesembilan dilaksanakan tanggal 5 April 2004 yang diikuti 24 partai politik. Pemilihan Umum Keempat dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 1982. dan utusan golongan 65 orang.000 orang 8. bebas. DPRD Provinsi. Pemilihan Umum Keenam dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 1992. DPD. yakni pemilu dilaksanakan untuk memilih anggota DPR. 6. d.

d. Lingkungan Sekolah 1) Berusaha selalu berkomunikasi individual. 5) Selalu mengikuti jenis pertemuan yang diselenggarakan OSIS. Membiasakan untuk memilih pemimpin melalui cara-cara yang demokratis. i. pendapat. 4) Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. 2) Membiasakan mengatasi dan memecahkan masalah dengan jalan musyawarah mufakat. antara lain sebagai berikut : a. b. Mengembangkan toleransi antarumat beragama.e. 4) Mengikuti kegiatan kerja bakti. Ada beberapa contoh perilaku yang dapat mendukung tegaknya prinsip-prinsip demokrasi. 5) Bersama-sama memberikan ususlan demi kemajuan masyarakat. f. Selalu mempertanggungjawabkan hasil keputusan musyawarah baik kepada Tuhan. opini di majalah dinding. c. 6) Berani mengadakan kegiatan yang merupakan realisasi dari program OSIS dan sebagainya. 3) Saling menghargai perbedaan pendapat masing-masing anggota keluarga. Menghindarkan perbuatan otoriter. 2) Ikut serta dalam kegiatan politik di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS. b. Melaksanakan hak tanpa merugikan orang lain. Membiasakan memberikan kritik yang bersifat membangun.Menerima perbedaan pendapat. Menghormati pendapat orang lain. . 4) Berani menulis artikel. h. bangsa. ketua kelas. masyarakat. Menggunaka kebebasan dengan penuh tanggung jawab. f. 3) Berani mengajukan petisi (saran/usul). Selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani luhur dalam musyawarah. Lingkungan Keluarga 1) Membiasakan diri untuk menempatkan anggota keluarga sesuai dengan kedudukannya. maupun kegiatan yang lain yang relevan. PMR dan sebagainya. e. Senang ikut serta dalam kegiatan organisasi misalnya OSIS. Pramuka. Lingkungan masyarakat 1) Bersama-sama menjaga kedamaian masyarakat. Perilaku Budaya Demokrasi dalam Lingkungan Keluarga a. Menentukan pemimpin dengan jalan damai melalui pemilihan. g. g. c. dan negara. Melaksanakan amanat rakyat. 2) Berusaha mengatasi masalah yang timbul dengan pemikiran yang jernih. 3) Mengikuti kegiatan rembug desa.

Semoga untuk pemilihan umum yang berikutnya permasalah yang timbul dapat diminimalkan.BAB III KESIMPULAN Bangsa yang belajar adalah bangsa yang setiap waktu berbenah diri. kebersamaan dalam menghadapai sesuatu. . Walaupun dalam pelaksanaan pilkada ini masih ditemui berbagai macam permasalhan tetapi ini semua wajar karena indonesia baru menghadapi ini pertama kalinya setelah pemilu langsung untuk memilih presiden dan wakilnya. Pemerintah Indonesia telah berusaha membenahi sistem yang telah dengan landasan untuk mengedepankan kepentingan rakyat. menghargai pendapat. Ini semua dapat digunakan untuk pembelajaran politik masyarakat. Manusia yang baik tidak akan melakukan kesalahan yang pernah dilakukan. Sehingga masyarakat dapat sadar dengan pentingnya berdemokrasi. Sehingga pemilihan umum dapar berjalan dengan lancar.

Hasan Shadily. Redaksi Kompas.kompas. www. APBN-P 2005 Bantu Rp 464. www.kompas.Jakarta: Yudhistira.Masih perlu waktu. Abraham Panumbangan (mahasiswa fisipol UMY).id edisi Jum¶at. .DAFTAR PUSTAKA 1.co. 22 Februari 2005 4. 15 Juli 2005 2. 30 Maret 2005 5. Jakarta: Yayasan Dana Buku Franklin Jakarta. 3. Suardi Abubakar. www.Optimisme hadapi pilkada langsung. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 SMU. M. dkk.com edisi Rabu.kr.9 Miliar . Ma¶ruf (Mentri Dalam Negeri). dkk. 2000.1973. Ensiklopedi Umum .com edisi selasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful