NAMA KELOMPOK: 1. INGE KARTIKA PUTRI 2. LISA DWI APRILIANI 3. NILA EMALIA 4.

RYAN APRILYAWAN

A.Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis. Hubungan sosial yang dimaksud dapat berupa hubungan antara individu yang satu dengan individu lainnya, antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya, maupun antara kelompok dengan individu. Dalam interaksi juga terdapat simbol, di mana simbol diartikan sebagai sesuatu yang nilai atau maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang menggunakannya B. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Bentuk-bentuk interaksi sosial yang berkaitan dengan proses asosiatif dapat terbagi atas bentuk kerja sama, akomodasi, dan asimilasi. Kerja sama merupakan suatu usaha bersama individu dengan individu atau kelompok-kelompok untuk mencapai satu atau beberapa tujuan. Akomodasi dapat diartikan sebagai suatu keadaan, di mana terjadi keseimbangan dalam interaksi antara individu-individu atau kelompok-kelompok manusia berkaitan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Usaha-usaha itu dilakukan untuk mencapai suatu kestabilan. Sedangkan Asimilasi merupakan suatu proses di mana pihakpihak yang berinteraksi mengidentifikasikan dirinya dengan kepentingankepentingan serta tujuan-tujuan kelompok Bentuk interaksi yang berkaitan dengan proses disosiatif ini dapat terbagi atas bentuk persaingan, kontravensi, dan pertentangan. Persaingan merupakan suatu proses sosial, di mana individu atau kelompok-kelompok manusia yang bersaing, mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan. Bentuk kontravensi merupakan bentuk interaksi sosial yang sifatnya berada antara persaingan dan pertentangan. Sedangkan pertentangan merupakan suatu proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. Untuk tahapan proses-proses asosiatif dan disosiatif Mark L. Knapp menjelaskan tahapan interaksi sosial untuk mendekatkan dan untuk merenggangkan. Tahapan untuk mendekatkan meliputi tahapan memulai (initiating), menjajaki (experimenting), meningkatkan (intensifying), menyatupadukan (integrating) dan mempertalikan (bonding). Sedangkan tahapan untuk merenggangkan meliputi membeda-bedakan (differentiating), membatasi (circumscribing), memacetkan (stagnating), menghindari (avoiding), dan memutuskan (terminating). Pendekatan interaksi lainnya adalah pendekatan dramaturgi menurut Erving Goffman. Melalui pendekatan ini Erving Goffman menggunakan bahasa dan khayalan teater untuk menggambarkan fakta subyektif dan obyektif dari interaksi sosial. Konsep-konsepnya dalam pendekatan ini mencakup tempat berlangsungnya interaksi sosial yang disebut dengan social establishment, tempat mempersiapkan interaksi sosial disebut dengan back region/backstage, tempat penyampaian ekspresi dalam interaksi sosial disebut front region, individu yang melihat interaksi tersebut disebut audience, penampilan dari pihak-pihak yang melakukan interaksi disebut dengan team of performers, dan orang yang tidak melihat interaksi tersebut disebut dengan outsider. Erving Goffman juga menyampaikan konsep impression management untuk

Lingkungan sosial sekunder : lingkungan yang hubungan anatar anggotanya bersifat longgar. Lingkungan fisik . 1. Bentuk semacam ini menunjukkan bahwa kepentingan individu berhadapan dengan kepentingan kelompok . Lingkungan sosial dibedakan dalam dua bentuk : 1). saling menegur .menunjukkan usaha individu dalam menampilkan kesan tertentu pada orang lain. Wujud interaksi bisa dalam dalam bentuk berjabat tangan . berupa lingkungan tempat individu berinteraksi.Bentuk Interaksi Sosial Menurut Jumlah Pelakunya. Interaksi antara individu dan kelompok Bentuk interaksi antara individu dengan kelompok : Misalnya : Seorang ustadz sedang berpidato didepan orang banyak . 3. Hubungan individu dengan lingkungannya ternyata memiliki hubungan timbal balik lingkungan mempengaruhi individu dan individu mempengaruhi lingkungan. C. rangsangan \ Stimulus kepada individu lainnya . Lingkungan tersebut terbagi dalam beberapa kategori yaitu : a. berupa alam seperti keadaan alam atau keadaan tanah serta musim b. . A. Lingkungan sosial primer : yaitu lingkungan yang anggotanya saling kenal 2). Interaksi antara individu dan individu Individu yang satu memberikan pengaruh . Bentuk – Bentuk interaksi yang mendorong terjadinya lembaga . B. Hubungan Individu Dengan Lingkungan Pada teori konvergensi disebutkan bahwa lingkungan memiliki peranan penting dalam perkembangan jiwa manusia.kelompok dan organisasi sosial . Konsep expression untuk individu yang membuat pernyataan dalam interaksi. Contoh : Satu Kesebelasan Sepak Bola bertanding melawan kesebelasan lain. Interaksi antara Kelompok dan Kelompok Bentuk interaksi seperti ini berhubungan dengan kepentingan individu dalam kelompok lain . Serta konsep impression untuk individu lain yang memperoleh kesan dalam interaksi. Sikap individu terhadap lingkungan dapat dibagi dalam 3 kategori yaitu : a) Individu menolak lingkungan jika tidak sesuai dengan yang ada dalam diri individu b) Individu menerima lingkungan jika sesuai dengan dengan yang ada dalam diri individu c) Individu bersikap netral atau berstaus quo. Lingkungan sosial . bercakap – cakap \ mungkin bertengkar. Konsep ini terbagi atas expression given untuk pernyataan yang diberikan dan expression given off untuk pernyataan yang terlepas.

Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu. baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosiopsikologis. Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empirik yang berarti pengalaman. Contoh : air dapat dipergunakan untuk minum atau menjamu teman ketika berkunjung ke rumah. karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya. d. Manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan itu. canggung pemalu dan lain-lain. 2. maka sudah dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mampu berbicara dengan bahasa yang biasa. Penyesuaian diri alloplastis artinya individu itu berusaha untuk merubah lingkungannya. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengidentifikasinya. Terputusnya hubungan manusia dengan masyarakat manusia pada tahun-tahun permulaan perkembangannya. Lingkungan dapat membentuk pribadi seseorang. Contoh : air banjir pada musim hujan mendorong manusia untuk mencari cara-cara untuk mengatasinya. sedikit banyaknya sifat rajin dari temannya akan diikutinya sehingga lama kelamaan dia pun berubah menjadi anak yang rajin. dapat kita ikuti pada uraian berikut 1. Contoh : dalam keadaan cuaca panas individu memasang kipas angin sehingga dikamarnya menjadi sejuk.Pengaruh Lingkungan Terhadap Individu Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu. maka penyesuaian dirinya itu akan berlangsung sangat lambat sekali. Lingkungan memiliki peranan bagi individu. Lingkungan Membuat Individu Sebagai Makhluk Social Yang dimaksud dengan lingkungan pada uraian ini hanya meliputi orang-orang atau manusia-manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi. walaupun diberinya cukup makanan dan minuman. Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya. Contoh : seorang anak yang senantiasa bergaul dengan temannya yang rajin belajar. Berubahnya tabiat manusia sebagai manusia dalam arti bahwa ia tidak akan mampu bergaul dan bertingkah laku dengan sesamanya. karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami dan mengecap alam sekitarnya. Dapat kita bayangkan andaikata seorang anak manusia yang sejak lahirnya dipisahkan dari pergaulan manusia sampai kira-kira berusia 10 tahun saja. Sesuatu yang diikuti individu. Dalam hal ini. c. Sehingga kalaupun dia kemudian dididik. Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu. sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk sosial yang dalam keadaan bergaul satu dengan yang lainnya. Obyek penyesuaian diri bagi individu. akan tetapi serentak dia dihadapkan kepada pergaulan manusia. sebagai : a. b. akan mengakibatkan berubahnya tabiat manusia sebagai manusia. apabila dianggap sesuai dengan dirinya. karena manusia hidup adalah manusia yang berfikir dan serba ingin tahu serta mencoba-coba terhadap segala apa yang tersedia di alam sekitarnya. Lingkungan Membuat Wajah Budaya Bagi Individu Lingkungan dengan aneka ragam kekayaannya merupakan sumber inspirasi dan daya cipta untuk diolah menjadi kekayaan budaya bagi dirinya. termasuk didalamnya adalah belajar. individu melakukan manipulation yaitu mengadakan usaha . baik secara alloplastis maupun autoplastis.

Individu dapat memanfaatkan lingkungannya. yaitu : 1. mendiskripsikan factor-feaktor yang menyebabkan perubahan dan dinamika social budaya. orang-orang dalam lingkungan) serta lingkungan rohaniah (keyakinan-keyakinan. Individu dapat berinteraksi dengan lingkungannya. Individu dapat bertentangan dengan lingkungannya. karena dirinya telah sesuai dengan lingkungannya D. 3. Contoh : seorang juru rawat di rumah sakit. penyesusian diri yang dilakukan individu agar dirinya sesuai dengan lingkungannya.untuk memalsukan lingkungan panas menjadi sejuk sehingga sesuai dengan dirinya. dan 4. 2. dan filsafat-filsafat yang terdapat di lingkungan individu). badan. 3. mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi yang mendorong terciptanya lebaga. mendiskripsikan factor-faktor yang mendorong terjadinya interaksi social. kelompok. 4. 2. Interaksi Sosial Tujuan Pembahasan: 1. ide-ide. Lingkungan di sini bisa berupa lingkungan fisik (alam benda-benda yang konkrit). dan organisasi social. kelompok. Alur gagasan . lingkungan psikis (jiwa. dan organisasi social. Sedangkan penyesuaian diri autoplastis. mendiskripsikan proses pembentukan lembaga. pada awalnya dia merasa mual karena bau obat-obatan. Individu dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Jenis Interaksi Sosial Ada empat jenis interaksi sosial dengan lingkungannya. namun lama-kelamaan dia menjadi terbiasa dan tidak menjadi gangguan lagi.

Aku masih membutuhkannya. persahatan yang baru bias bertumbuh. lebih dari kapan pun. Bukannya jelek. Cuma berubah.mungkin persahabatan kami telah berakhir. Aku tumbuh besar. Mungkin kami takkan pernah duduk di bawah pohon-pohon pillow yang menangis. Itu mungkin. Mungkin hanya karena cinta kamu telah berubah. Norma. dan segalanya berbeda. dan Sanksi Prose Interaksi Sosial Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Peran dan Status Aturan Dalam Interaksi Sosial Mores dan Folkways Mungkin seharusnya aku mencoba bicara denagnnya saja. tetapi aku tak ingin dia keluar dari hidupku.Pengertian Sifat-Sifat Interaksi Sosial Seperti Bermain Drama Nilai. Tapi. ya kan? . Aku belum benar-benar mengerti apa yang salah.

dan kontak mata. Pendekatan ini berasal dari pemikiran George Herbert Mead. Kesan pertama ini langsung membawa kita pda pengalaman masa lalu yang kemidian memunculkan steriotip-steriotip tertentu. adalah kat-kat yang mencerminkan bahwa ada interaksi social yang terjadi di dalamnya. ada berbagai pendekatan yang dilakukan. Untuk interaksi simbolis ini. antara perseorangan dan kelompok. Misalnya. Pengertian Menangis. maka interaksi social berbicara tentang hubungan kita dengan orang yang ada di luar kita. serta amendekati kita. steriotip yang muncul dalam benak kita adalah orang itu jahat. Steriotip. ada beberapa hal yang berkaitan. ruang personal/pribadi. Tapi. interaksi social memiliki arti hubungan social yang dinamis antara orang perseorangan.A. Salah satunya adalah interaksionisme simbolik. apa itu interaksi social? Mengapa menjadi begitu pnting untuk dibicarakan? Dalam kamus Besar Bahsa Indonesia. tenteng penggunaan simbol-simbol dalam berinteraksi. Kalau kita sebelim telah berbicara tentang sosialisasi yang lebih mengarah pada diri. persahabatan. menyentuh. Padahal belim tentu steriotip itu benar. dan antara kelompok dan kelompok. Ketika kita bertemu pertama kali denagnsesorang. ketika kita bertemu denagan oarng yang bertampang serius dan tanpa senyum pada malam hari. di antaranya stereotip. Ketika “aku’ mencoba berbicar denagnnya… satu hal yang juga tidak bisa tidak mesti berbicara tentang interaksi. . biasanya “kesan pertama”-lah yang muncul. Untuk mepelajari interaksi social.

Seperti juga dalam hubungan kekasih. Atau. Setuhan ibu kepada anak misalnya. Interaksi yang satu ini memiliki banyak arti. sentuhan direprentasikan dalam jabatan tangan pun. Dalam teori ini. sinis. entah untuk menjadi sahabat taau pacar. Lalu. ada peran yang mesti dimainkan. sedih. Dalam budaya Jawa. kita terlibat dalam peran yang ditugaskan pada kita. Koflik peran adalah konflik yang terjadi karena ada benturan saat kita sedang menjalankan peran-peran kita. misalnya kita sedang marah. ketika kamu sudah menyetujui untuk . siswi sekolah yang paling bagus di kota kamu. sayang.biasanya pikita dan perasaan kita langsung memunculkan pertanyaan-pertanyaan. Sentuhan bisa berarti sayang. Goffman melihat kehidupan social seperti dramaatau sebuah panggung sandiwara. memiliki arti yang sering kali tak bisa terkatakan. Misalnya. Dalam koteks ini. Kontak mata. tempat kita tampil. kamu dituntut untuk memaikan peran-peran itu \. Sebagai contah. Kita juga akan sangat berhati-hati saat ornag baru hendak memasuki ruang ini. ada yang dinamakan penampilan peran. ada aturannya–terlebih dalam budaya keratin. dan lain sebagainya. Coba bandingkan dengan masyarakat modern di perkotaan dimana anak dan orang tua bisa saling memainkan rambut atau memegang kepala. seperti apakah dia bisa dipercaya. Misalnya. ada yang disebut dengan konflik peran dan ketegangan peran. atau dia akan menyakiti kita. karena kamu sebagai penyiar radio. nafsu. kita akan berpikir berulang-ulang untuk menerimanya. Dalam kehidupan. Menurut Prof. salah satu cara untuk melindungi ruang personal adalah denagn kontak mata. Henslin dalam Sociology: A Down to Earth Approach. dan kita menggunakan peran kita untuk berkomunikasi dengan ide-ide itu. bisaberarti kita membukan kesempatan pada orang itu dekat dengan kita. Pastinya saat itu terjadi. Nanya orang-orang terdekat kita yang biasanya boleh memasuki ruang ini– biasanya sahabat. tetapi bisa juga punya arti ingin berpisah. penyiar Ifreelance sebuah radio kenamaan. Belum lagi kita mengaitkannya denagan budaya. Menyentuh. bahkan ada tradisi kalau anak tidak boleh menyentuh orang tuanya. Seperti Bermain Drama Adalah sosiolog Erving Goffman (1922-1982) yang mengembangkan teori dramaturgi. maka dituntuk uintuk bisa menarik pendengar. Adanya rasa nyaman. bisa juga kita ingin sesorang tau bahwa sedang ada perasaan tertentu yang bergejolak.Ruang personal/pribadi/privat adalah dalam diri kita yang biasanya sangat kita lindungi. Maka. Sosisalisasi yang kita lakuakan adalah bagian dari yang kita pelajari di bab sebelum ini sebagai dasar dari penampilan kita. Salah satu contoh dalam kehidupan sehari-hari misalnya ketika ada seseorang yang hendak mendekat. Semantara itu kita juga memiliki ide-ide tantang bagaimana kita ingin berpikir tentang kita. Setiap hari. Membiarkan seseorang melihat tajam kepada kita. dalam perjalanan memainkan peran. menurut Goffman. cinta. perhatian disana bercampur aduk. apakah dia bisa menyimpan rahasia-rahasia kita. dan pacar seorang kutu buku. Denag bagian depan panggung.di wilayah Sumatra. anggota OSIS. kamu adalah seorang aank. dan bagian belakang panggung tempayt kita melepas penat dan melihat kembali apa yang telah kita tampilkan.

namun juga umum Contoh. dan resiprokal. maka satu yang bisa kita lakukan adlah memodifikasi penampilan kita. bisa di sekolah. 4. tak direncakan Misalnya. berulang terus tak terencana. Untuk memberikan kesan kita adalah adalah seorang penyiar yang tidak kaku. Aksidental. loomis (1905-1995). B.satpam. yaitu lingkungan social. dan lain sebagainya. tempat siaran. Sifat-Sifat Interaksi Sosial Sebagai bentuk dasar relasi social. 5. Tapi. tapi tak terencana Misalnya. kita dapat menggukan tiga saluran. dan adanya tujuan yang dicapai. kita harus melakuan sesuatu yang berlawanan. Salurang yang ketiga adalah b cara atau sikap sikap kita dalam mengomunikasikan perasaan. Di sinilah konflik peran terjadi. Oelh karenanya interaksi sosial berciri reprokasi. sosiolog AS. Dalam konteks peran tersebut. sekarang dan yang akan datang. penampilan. sebagai anak kamu tidak tega membiarkan ibu kamu pergi sendiri ke salon. kamu diajari tanggung jawab dalam pekerjaan yang dalm hal ini adalah siaran. Misalnya. dan ibu kamu minta ditemani ke salon. kamu tahu kamu harus berjalan ke arah mana untuk bias bertemu pujaan hati kamu. Tidak seperti pemain dram yang sesuguhnya. atau tukang kebun di sekolah. Berulang terus. pada saat istirahat sekolah. 3. yaitu aksidental. ketika setiap hari kita menyapa teman. Sedangkan.siaran. seperti ketika kita menyapa teman sekelas atau seseorang yang kita kenal ketika bertemu dijalan. 6. Untuk mengomunikasikan kepada orang lain tentang siapa diri kita. karena telah terbiasa. dan cara atau sikap kita. guru. ada dimensi waktu masa lalu. maka kita menjalakannya dengan begitu saja. Semua meminta pada waktu yang sama. ada beberapa sifat dari interaksi social. C. interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang membutuhkan aksi dari reaksi. sememtara itu sebagai anak pula. Karena rancangan dan aturan suatu kebiasaan atau peraturan tertentu Misalnya. Resiprokal Menurut Alvin dan Helen Gaoudner. Lingkungan sosial adalah tempat aksi terjadi. tiba-tiba pacar kamu minta ditemani ke took buku. Proses Interaksi . ketegangan peran terjadi ketika dalam peran yang sama. lalu ada komunikasi antarpelaku. salon. ketika seseorang bertanya arah jalan pada orang yang belum dekenal. Saluran kedua adalah denagn penampilan kita. mengungkapkan bahwa interaksi sosial dapat terjadi bila jumlah pelakunya dua orang atau lebih. rancangan dan aturan oleh suatu kebiasaan atau peraturan tertentu. 2. Teratur. Pelakunya dua orang atau lebih Charles P. tereratur tak direncenakan tetapi juga umum. tak direncanakan. 1.

ketika terjadi bencana alam. faktor sugesti yang mengerakkan hati. Faktor yang terakhir adalah simpati atau persaan ikut merasakan apa yang dialami orang lain. Ketika aku berbicara. orang dapat melakukan hubungan denagn pihak lain tanpa menyentuh atau bertatapan muka langsung. yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Faktor imitasi atau meniru adalah suatu faktor yang memotivasi seseorang untuk mematuni kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku. Itulah interaksi sosial. Maka setelah pembicara mempresentasikan hasil buah pikirnya (aksi) dan ada tanggapan atas presentasinya baik berupa pertanyaan atau . Misalnya. Contoh. adalah faktor identifikasi. setelah menonton film Gie. Mungkin hanya Karena cinta kamu telah berubah. Hingga ketika Dallam suatu kesempatan. yaitu imitasi. Kontak sosial tidak harus identik dengan hubungan badaniah karena dalam konteks gejala social. yakni faktor yang sebenarnya serupa dengan imitasi hanya sifatnya lebih mendalam. Aku belum benar-benar mengerti apa yang salah. Bukannya jelak. Contoh: “Entah kenapa berhadapan dengan dia. dan simpati. Secara teoretis. Hanya matanya yang berbicara. ada motivasi dalam diri untuk mendekat. yang bias berlangsung secara sadar maupun tidak karena sesorang memerlukan tipe-tipe ideal tertentu dalam proses kehidupannya. Negatifnya. inti sosiologi adalah aksi-reaksi. peserta seminar Indonesia tetep bias membirikan tanggapan atas pembicara yang berada di Canada melalui diskusi interaktif.Seperti apakah proses interaksi sosial terjadi? Mungkin seharusnya aku mencobaberbicara dengannyasaja. Meki melalui sarana tele-conference. Kedua. identifikasi. Cuma berbeda. Yang perlu slalu kamu ingat. atau bahkan cinta… adalah sebuah prises interaksi. jika ditiru adalah tidakan yang menyimpang dan pada satu sisi bias melemahkan daya kreasi sesorang. Missal. dengan perkembangan teknologi terkinimseorang peserta seminar Indonesia dapat mengikuti seminar yang sedang berlangsung di Canada melalui tele-conference.” Ketiga. Soerjarno Soekanto mengungkapkan proses berlangsungnya interaksi sosial berangkat dari beberapa facktor. Bagaimana Interaksi Sosial dapat Terjadi? Ada dua syarat minimal yang harus ada supaya interaksi sosial dapat terjad. kamu jadi terbayang-bayang akan sosok Gie. rasa simpati kita langsung muncul hingga mengerakkan dir kita sebisa mungkin beriteraksi dengan korban. bertemu dengan sesorang yang berwajah mirip dengan sosok itu. mulutku seakan terkunci. sugesti.keprinadian seseorang bias terbentuk atas dasar proses ini.

Artinya.Mack. anak tersebut mengalami suatu proses sosisalisasi (lihat lagi bab II). Ketika kami berpelukan. Lalu. disebut dengan kontak primer. Contoh.. kamu merasa bahwa ada ketidakadilan dalam pemberian nilai salah satu mata pelajaran disekolah. Maka. Kontak negative terjadi bila peserta seminar tidak memberikan reaksi atau tanggapan apa pun atas hasil pembicara. missal tele-conference disebut denagn kontak sekuder. yaitu komunikasi verbal dan nonverbal. kontak sosial yang positif terjadi. Contah: sekolahmu dan sekolah lain bersam-sama menggelar PenSi (Pentas Seni). Contoh. pujaan hati . Aku ingin mengatakn aku mestinya bisa berada di sana untuknya. seorang anak kecil yang mempelajari kebiasaan-kebiasaan dalam keluarganya. Menurut kamu. dari kalimat itu pila bisakah kamu menentukan komponen-komponen yang ada dalam komunikasi? Manakah komunikator (pngirim)? Manakah komunikan (penerima)? Manakah pesan (message)? Mana jugakah feedback (umpan balik)? Contoh pemberian seikat bunga mawar merah tad. Sosiology and Social Life. yang terakhir adalah kontak antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. 1959:137). kontak antara kam dengan gurumu ketika di kelas. kontak sosial berlangsung dalm tiga bentuk.menatap menembus gupalan awan yang melayang di atas kami. kurasakan air mataku mengalir turu membasahi kemejanya.” bagaimana reaksi pujaan hatimu? Pada dasarnya ada dua jenis komunikasi. orang yang bersangkutan memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh lawannya. Bila presentasi diadakan tanpa suatu perantara. ataua malah meninggalkan ruang sebelum presentasi selesai. tenteng perasaan-perasaan apa yang yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. kamu memberi seikat bunga mawar mwrah nsebagai tanda “baikan.tetapi dia tahu. Lalu... Suatu kontak yang membutuhkan sarana lain untuk melakukan kontak. Komunikasi Komunikasai juga merupakan salah satu hal penting bagi perluasan kehidupan sosial (Kimball Young & Raymond W. Masih menurut Soerjono Soekanto (2006. Missal. yaitu antara antara orang perseorang. kamu menganggap kepala sekolah yang temtu saj mewakili sekolah untuk memprotes hal tersebut.59). termasuk kmunikasi jenis apakah pernytaan di atas? Lau.pernyataan (reaksi). Kamu yang memberikan bunga disebut sebagai pengirim. Misalny. Aku menengadah menataplangit malam. Definisi komunikasi menurut Soerjono Soekanto adalah seseorang memberi arti pada perilaku orang lain. Kontak antara orang perseorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknya.

Apa yang bias kamu simpulkan kemudian? Bahwa. Charles Harton Cooley (1864-1929) pernah mengemukakan perumpamaan tentang pembangunan kapal. Cerita ini hendak menggambarkan bagaimana terjadinya pandangan umu dalam masyarakat yang dibentuk oleh pandangan umum olehh setiap individu yang membangun masyarakat. akan tetapi ia juga harus mampu menempatkan diri sebagai sosiolog yang bias membaca semangat dan tanda-tanda zaman. dan pertentangan). sebuah merek semsstinya mampu memosisikan diri sebagai “hero” di tengah proses perubahan sosial tertentu yang sedang berjalan.kamu disebut sebagai penerima. bias dibilang iklan itu “nggak ngefek”. dan pemahaman kalimat komunikasi (“Tanya Kenapa”). mengubah kehidupan sosial. kita juga bias menganalisis tahapan komunikasi yang terdiri dari gagasan komunikasi dalam bentuk gambar (gambar toga berjejer). dan senyum sipujaan hati disebut umpan blik (feedback). yaitu proses asosiatif (terbagi dalam kerja sam dan akomodasi) dan proses disosiatif (terbagi dalam persaingan. missal ketika kamu sedang praktik lapangan di suatu perumahan. bias kita masukkan sebagai salah satu bentuk komunikasi nonverbal. Kerja sama apontan adalah kerja sam yamg serta-merta seperti ketika kamu bertanding futsal antarsekolah. Sementara itu. Tetapi kalaukeadaan orang tua kamu tidak seperti itu. Kamu dan tim bekerja sam dalam pola permainan untuk mencapai tujuanyang sama yaitu kemenangan. Bagaimana bias sekolah tinggi-tinggi kalu universitas harus pulhan juta. Tidak mudah memang. gagasan dal bebtuk kalimat (“Mua Pintar Kok Mahal”). sang komunikator tak cukup hanya mosisikan diri sebagai tenaga pemasaran atau pemosisi suatu merek. bahkan miliyaran rupiah. komunikasi mempunyai tujuan untuk mengubah pendapat. Untuk konteks ini. Bentu-Bentu Intraksi Sosial Setelah kita tahu akan prosenya. pas-pasan misalnya. mengubah sikap. Dalam . ada dua bentuk interaksi sosial. Advertensi adalah salah satu alat komunikasi (dari si komunikator)yang memberikan pesan dan umpan balik ke penerima (komunikan). dalam proses asosiatif terdapat proses kerja sama yang timbul karena adanya kesadaran atas kepetingan-kepentinganyang sama. seikat bunga mawar mearh disebut sebagai pesan. Pandangan umum muncul dari pandangan individu-individu. Iklan. hubungannya dengan ilmu sosiologi? Ternyata menurut Douglas Holt. seorang sosiolog dan pakar pemasaran. dan menyampaikan dan serta melaksakan pesan? Dari cotoh iklan “Mau Pintar Kok Mahal” dengan latar belakang gambar toga berjejer. Kerja sama langsung merupakan kerja samahasil perintah atasan atau pengusaha. di lain pihak kamu pasti tahukalau tidak sedikit orang yang bias membeli ijzah. Untuk mekukannya. kotravensi. Soal kerja sam ter masuk asosiatif. Sebuah kapalyang dibangu oleh seratus orang sangat berbeda dengan seratus kapal yang masing-masing dibangun oleh satu orang. pasalnya menciptakan atau membangun merek berdasarkan budaya atau proses perubahan sosial seperti yang dilakukan iklan tadi bukanlah pendekatan merek sembarang. pernah tidak kamu memerhatikan sebuah iklan yang berbunyi: Mau Pintar Kok Mahal? Berlatar gambar toga yang berjejer dan tersemat daftar harga? Apa yang terlintas dalam benak kamu? Buat kamu yang memiliki orang tau tak berkesulitan dalam soal keuangan. Menurutnya. Lantas. iklan itu pasti sangat mengena.ada beberapa bentuk kerja sama. D. mengubah prilaku. membeli gelar. serta pertanyaan “Tanya kenapa”.

toleransi (suatu bentuk akomodasi dengan menghindarkan diri dari perselisihan). Pilihan proses asosiatif atau disosiatif dalam suatu masyarakat. Sifatnya persis seperti kerja sama. . mediasi (hamper menyerupai arbitrase yang mengundang pihak ketiga yang netral untuk mengusahakan suatu penyelesaian secara damai). kompromi (suatu bentuk akomodasi di mana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada).perusahaan itu kamu diminta menerjakan sesuatu oleh salah satu staf dari tempat kamu bekerja. menyatakan bahwa akomodasi digunakan dalam dua arti -… “to indicate condition of institutional arrangementand to indicate a process.”-untuk menunjuk pada suatu kedaan dan pada suatu proses. dan sistem sosialnya. struktur masyarakat. Akomodasi yang menunjuk pada suatu kedaan berarti adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitanya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. arbitrase (suatu cara untuk mencapai kompromi apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri-ada pihak ke-3 sebagai mediator). Akomodasi? Kimball Young and Raymond W. tentunya bergantung pada unsr-unsur kebudayaan. akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan atau untuk mencapai kestabilan. kosilisasi (suatu bentuk akomodasi dengan mempertemukan pihak berselisih untuk mencapai persetujuan bersama). Bisakah kamu memberi contoh pada masing-masing bentuk akomodsi tersebut? Sementara itu. seperti sistem nilai. Kerja sama kontrak merupakan kerja sama atas dasar tertentu seperti kamu diminta melakukan suatu bentuk kerja sama dalam hal pengadaan tukar-menukar pelajar antar-sekolah. Sebagai suatu proses. 1959:146. dapat ditemukan pada setiap masyarakat meki bentuk dan arahnya ditentukan oleh kebudayaaan dan sistem sosial masyarakat yang bersangkutan. Kerja sama tradisional merupakan bentuk kerja sama sebagai bagian atau unsur dari sistem sosial. terdiri dari koersif (suatu bentuk akomodasi yang terbentuk karena adnya suatu paksaan).Mack dalam Sociology and Soscia Life. stalemate (suatu bentu akomodasi di man kedua belah pihak memiliki kekuatan seimbang dan berhenti pada titik tertentu dalam melakukan pertentangan)dan adjudication (suatu bebtuk akomodasi dengan bentuk penyelesaian perselisihan melalui jalur hukum). prose disosiatif dikenal sebagai oppositional processes.

pola prilaku. E. missal dalam cirri-ciri badaniah. bau badan dan lainnya. emosi. Hall dalam bukunya The Hidden Dimesion (1982) mengungkapkan bahwa dalam interaksi dijumpai aturan tertentu dalam hal penggunaan ruang. pola hidup).jarak pribadi. kontravensi (suatu proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan atau pertikaian). Teori-teori yang menyertai tentang penggunaan ruang ini dinamakan proxemics. ada tiga jenis aturan dalam interaksi sosialyaitu aturan mengenai ruang mengenai waktu. Selves. jarak intim terjadi ketika kamu sedang membuat pernapasan buatan bagi temanmu yang membutuhkan. dan jarak publik. unsu-unusr kebudayaan.Prose disosiatif dibedakan mejadi tiga bentuk.C Yoels (1979) dalam bukunya yang berjudul Symbols. and Sosiety: Undertanding interaction). jarak sosial. dan pertentangan (terjadi bila menadari adanya perbedaanperbedaan. . tanpa mempergunakan kekerasan atau ancaman). Aturan dalam interaksi social Apakah dalam proses interaksi sosial terdapat suatu aturan yang menuntun perilaku manusia dikala berinteraksi? Menurut David A . berate Ia tidak ingin ada orang lain atau pihak ke tiga hadir pada ruang intimnya.yaitu persaingan (berlomba untuk mencari keuntungan atau mencapai kemenangan tertentu. embusan napas. Contoh jarak intim adalah orang yang sedang bercinta atau kegiatan dengan disertai kontak tubuh yang dekat seperti permainan gulat atau sumo. Hall menemukan kecenderungan seseorang menggunakan empat macam jarak: jarak intim. Keterlibatan intensif.Karp dan W. Hall dalam karya antropologinya. Atau bila kamu adalah anggota palang merah remaja. Dalam situasi sosial. Dan bila kamu menemui teman perempuanmu agak menjauh ketika berdiri di dkatnya. dan mengenai gerak dan sikap tubuh. Apakah yang dimaksud dengan jarak intim? Jarak intim berkisar antara 0-45 cm. interaksi apa yang bias hadir di dalamnya. Mengutip uraian kamanto sunarto bahwa jenis aturan dalam interaksi leih didalami olehEdward T. Kamu pasti tahu dengan jarak tersebut.

orang yang berbentuk tinggi serta kurus bisana tegang dan pemalu. untuk dapat berinteraksi.22m. wacana. santai.terutama dalam urusan sapaan. pada jarak ini.di Indonesia. Yang bentuk bulat alias gemuk. Yang lain.orang yang berbentuk tubuh atletis biasanya aktif.2004:40. Karp dan Yoels mengemukakan bahwa ada kecenderungan menghubungkan antara bentuk tubuh dengan watak seseorang. karp dan Yoels dengan mengacu pada uraian Kamanto Sunarto. 2. Lalu. Dan. pemaaf.66m. pebedaan pelayanan dari segi warna kulit tidak mencolok atau tidak tentara. contohnya adalah pertemuan atau rapat OSIS. Kembali pada teori David A.jenis kelamin.usia. Jarak sosial berkisar 1. Meski jarak-jarak tersebut menjadi sangat relative jika di kaitkan dengan budaya.dan wacana. Berlainan bila kita membaca sejarah orang-orang negro di Amerika Serikat yang pernah menjadi budak orang kulit putih. rangsangan pada pancaindra mulai berkurang. dominan. . Warna kulit. ketika sedang melakukan olahraga senam. Jarak public. Percaya atau tidak bila penampilan fisik juga ternyata berpengaruh pada proses interaksi yang sedang kamu jalani? Kemudian. ketika gurumu mengajar atau kamu sedang menonton pertunjukan. Yang dimaksud wacana disini adalah hal-hal yang diucapkan oleh pelaku interaksi. selain mengenai sapaan.penampilan fisik. bentuk tubuh. Lalu. pakaian.Inilah jarak-jarak yang mempengaruhi bentuk interaksi : 1. jenis kelamin. misalnya. misalnya. Hal yang lain adalah penampilan fisik. factor usia sangat menentukan dalan proses interaksi.22m-3. Bila di Indonesia . Misalnya. Pada jarak pribadi. Pernah dengar kisah grup band “unggu” yang diusir oleh staf protokoler istana presiden karena menggunakan celana jins? Kira_kira seperti itulah contoh bahwa pakaian juga bias menjadi suatu hal yang diperhitungkan dalam proses interaksi. jarak pribadi berkisar 45cm-1. misalnya. jarak yang melebihi 3.bentuk tubuh. 3.penampilan busana. biasanya orng yang mendengar cerita kamu langsung membuat stereotip sendiri dalam benaknya. juga berpengaruh pada materi pembicaraan. juga merupakan factor yang mempengaruhi interaksi. Sumber-sumber informasi yang di sebutkan oleh Karp dan Yoels meliputi ciri fisik yang di warisi sejak lahir seperti warna kulit. biasanya memiliki watak tenang. ketika kamu bercerita tentang pengalaman kamu pergi ke luar negri. seseorang perlu mempunyai informasi mengenai lawannya atau orang yang berada di hadapannya.66m. usia. Selain itu.

pada akhir bab ini. Hubungan-hubungan sosial yang ada dalam suatu masyarakat merupakan hubungan antara peranan-peranan individu dalam masyarakat. peranan yang meliputi tingkah laku. Atau ketika kita masih berstatus sebagai anak dan tinggal kermah bersama orng tua kita. Namun. Henslin dalam sosiologi: A Down-to Earth Approach. Sosiologi melihat peran sebagai aspek penting dalam ke hidupan sosi.. sudah tentu kita mesti mematuhi aturan-aturan yang ada di dalmnya.Selain itu.71-73) jga mengemukakan bahwa pertanyaan tempat tinggal. setatus kamu adlah sebagai anggota perpustakaan sekolah maka peranan kamu-dri segi hak-dapat memin jam buku perpustakaan dan dari segi kewajiban. F. kamu harus mengembalikan bku yang kamu pinjam tepat pada waktunya. kewajiban dan hak-hak secara otomatis melekat dalam dirimu sebagai seorang anak (status). Seperti halnya Shakespeare. Menurut suejono soekarto. kita sempat bicara tentang peran saat mengulas soal dramatugi. Ketika kmu lahir. sengaja di tampilkan kembali mengigngat pntingnya hal ini dalam kaitanya dengan proses interaksi. Msalnya masih sangat kuat dalm masyarakat trdisional akan peran ibu sebagai ibu rumah tangga yang bertugas mengasuh anak dan mendampingi suami. Intinya. Peranan diatur oleh normanorma yang berlaku. pekerjaan yang sedang dilakukan atau dikerjakan orang tua. Misalnya. karp dan yoels (1979. dapat berfungsi sebagai pencarian informasi mengenai status lawan bicara kita. . Peranan dan status tidak dapat dipisahkan karna dalam sosiologi segalanya terkait antara aksi dan reaksi. Diawal. tiap ada peranan tanpa status (kedudukan) dan tiada status (kedudukan) tanpa sesuatu peranan. peranan seorang melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan kedudukannya. ia menjalankan perannya. menurut prof. jumlah anak. Peran (Role) dan status All the word’s a stage And all the men and women merely pleyers They have their ixits and their entrances: And one man in his time plays many parts….

Norma. memandu kita pada pilihan. Hal lainnya adalah tinggi rendahnya usaha orang untuk dapat melaksanakan nilai tersebut. Berdasarkan cirinya.norma. Ukuran dominan atau tidaknya suatu nilai di dasarkan pada banyaknya orang yang menganut nilai tersebut ontoh kamu psti merasa lebih ‘pede’ jika disekolah mendapatkan nilai yang bagus atau masuk dalam lima besar. baik atau buruk bagi anggata masyarakat. maka akan terji dikonflik peranan dalam dirinya. Yang perlu juga dipahami adalah tidak ada peranan yang bersifat abadi. kita tentunya juga tidak bisa tidak bicara tentang nilai. nilai sosial dibedakan menjadi dua macam. seperti perceraian. Sampai sekarang nilai tersebut masih ada yang mempertahankan. Sepeti pada budaya jawa. dan bersamaan dengan itu harus dalakukan penyesuaian kembali untuk melakukan peranan yang lai alias resosialisasi (lihat lagi bab 1) G. Nilai dominan merupakan nilai yang dianggap lebih penting dari pada nilai lainnya. Contoh. dan Sanksi Dalam interaksi sosial. lamanya nilai tersebut dianut. Maka muncul istilah role exit. Nila. Pasalny. yaitu nilai dominan dan nilai interleliasiasi. Ketika kita mempelajari nilai suatu masyarakat. Contoh yang paling banyak adalah perbedaan pekerjaan untuk perempuan dan laki-laki di rumah coba buatlah survei kecil-kecilan untuk melihat perbandngan laki-laki dan perempuan yang mau membantu mengerjakan pekerjaan rumah. nilai internalisasi merupakan suatu nilai yang telah menjadi bagian dari kepribadian seseorang. meski sudah banyak yang menganut persamaan gender. mempunyai mobil merek tertentu seakan lebih bernilai keyimbang merek yang lainnya. bila seseorang merasa dirinya tidak sesuai melaksanakan peranan yang di berikan oleh masyarakat kepadanya. Nilai menolong kita membentuk pola-pola suatu fakta dan mengidentifikasi makna fakta tersebut. Kemudian prestise atau kebanggaan bagi orang yang melaksanakan nilai tersebut. Jadi. Contoh. Role exit berlaku ketika peranan itu berakhir. Dan bicara tentang budaya. Misalnya. Nilai menjadi dari referensi kita. Ketika ia lahir dan dia merasa belum dapat menjalankan peranannya sebagai seorangibu. memesak. Peranan lain juga bias berkhir tanpa dikehendaki. Kemudian. dan lain sebagainya. Terdapat konflik peranan. pada saat yang sama kita akan melihat sesuatu yang sangat besar tentang mereka. Seoranhg mahasiswa akan berkhir peranannya sebagai mahasiswa ketika ia lulus. dan sanksi. nilai-nilai perlu di jabarkan dalam sebuah ukuran atau standar tentu. seperti menyapu. seorang gadis yang hamil karna diperkosa. norma adalah patokan perilaku .Ada konfik status.Meski hal itu bukan melulu ukuran prestasi atau berhasil tidaknya kamu sebagai pelajar. Lantas apa itu norma? Agar menjadi lebih jelas keberadaannya. Norma adalah ukuran pantas atau tidak pantas. di mana posisi perempuan ada dibawah laki-laki. ada pula konflk peranan. nilai tidak ubahnya adalah standar baik dan buruk atau cantik dan jelek. Sedangkan. dan member tahu apa yang berguna dalam kehidupn kita. Hal ini sudah menjadi kebiasaan sejak orang itu lahir dan sering kali tidak melalui proses berfikir atau pertimbangan lain lagi. usaha orang-orang untuk tetap mudikketika berlebaran.

“sebaiknya ia tidak melakukan hal itu. Cara yang paling nyata untuk menentukan pentingnya suatu norma bagi tiap anggota dalam suatu kelompok adalah memerhatikan sanksi yang diberikan pada anggota yang melanggar. Mores juga adalah suatu bentuk kesepakatan dalam suatu masyarakat. Meskipun teori ini sudah sangat lama. Melalui sanksi dan rasa salah dan malu ini.termasuk pola-pola perilaku dimana anggota kelompok telah mengetahui dan saling berbagi. Contoh yang sangat jelas dan masih banyak dilaukan pada masyarakat modern adalah acara selamatan atas kelahiran anggota keluarga. Dalam masyarakat kita. Apaa itu mores?mores mempunyai sasaran pada suatu tindakan yang berhubungan dengan penghormatan pada roh nenek moyang suatu masyarakat. misalnya kebiasaan menyontek karya orang lain. pelanggaran norma akan mendapat sanksi spikologis dan sebagai anggota. Contoh yang menjelaskan tenteng eksistensi suatu norma untuk suatu kondisi tertentu adalah pernyataan bahwa orang yang berlalu sopan adalah orang yang baik.contoh suatu norma yang bergantung pada posisi dalam struktur sosial adalah seorang pengacara yang mempunyai hak untuk tidak memberikan bukti – bukti yang memberatkan pada klienya.dalam suatu kelompok masyarakat.akan menimbulkan rasa salah dalam diri anggota. Ia seharusnya tahu bahwa hal itu tidak benar. namun ada baiknya kita melihat lagi. suatu norma yang . Jika norma telah terinternalisasi. Folkways atau cara hidup juga dapat diartikan sebagai suatu norma yang dipandang oleh kelompok tertentu tidak terlalu penting. Sedangkan berdasarkan Folkways. H.sosiologi memberikan sasaran pada suatu tindakan manusia yang berhubungan dengan peninggalan nenek moyang.dapat diasosiasikan dalam suatu kondisi tertentu agar bergantung pada posisi dalam struktur sosial.dan selamatan atas penempatan rumah baru.nilai dan norma mengendalikan perilaku anggota masyarakat. Sikap – sikap yang diharapkan. ia akan merasa malu.” Sementara. Norma juga diamasudkan untuk berbagi pengharapan dalam suatu kelompok. Di tingkat kelompok. Atau dengan kata lain.ada kepercayaan bahwa pada hari-hari tertentu mereka harus mencuci keris agar tidak terjadi disharmoni pada hubungan kemasyarakatan. Mores dan folkways Berkaitan dengan nilai dan norma. Dalam konteks remaja sesuai kita. Pasalnya masih banyak fenomena yang ada disekitar kita cenderung mengarah pada dua teori ini.

mewujudkan segi dinamikanya perubahan dan perkembangan masyarakat. Sebagai contoh. atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.misalnya cara berjalan didalam lingkungan keraton. Karena kelangsungan kesatuannya dengan jalan komunikasi itu. Karenanya Komunikasi merupakan dasar dari existensi suatu masyarakat. Sistem ini terdiri dari lambang-lambang yang diberi arti dan karenanya mempunyai arti-arti khusus oleh setiap masyarakat. menyebabkan suatu masyarakat dapat dipertahankan sebagai suatu kesatuan.penting atau tidaknya. Mores berbeda dengan folkways dalam kerangka ukuran. baik dalam bentuk individu atau perorangan maupun dengan kelompok-kelompok dan antar kelompok manusia itu sendiri. Seorang tentara akan diberi bintang jasa bila mampu membunuh lawan dalam jumlah besar. Sehingga Gillin & Gillin mengatakan bahwa: Proses-proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut. Apabila kita lihat komunikasi ataupun hubungan tersebut sebelum mempunyai bentukbentuknya yang konkrit. karena pada umumnya masyarakat yang modern bentuknya makin bertarnbah rasionil dan lebih di . ataupun relasi-relasi sosial menentukan struktur dari masyarakatnya. komunikasi itu dapat di Pandang sebagai sistem dalam suatu masyarakat. Proses-proses inilah yang dimaksudkan dan disebut sebagai proses sosial. maupun sebagai proses sosial. Karenanya pula dalam setiap masyarakat terbentuk apa yang di namakan suatu sistem komunikasi. ataupun proses sosial tersebut.pembunuhan.serta hukuman yang diberikan. hubungan satu dengan yang lain wargawarga suatu masyarakat.mungkin saja dilanggar tanpa suatu bentuk hokum yang jelas. arti komunikasi menjadi lebih penting lagi. Hubungan antar manusia atau relasi-relasi sosial. Dalam komunikasi. Hal ini juga berlaku bagi penjaga toko yang dengan terpaksa menembak mati sekawanan begundal yang merampok tokonya. Dilihat dari sudut inilah. yang sesuai dengan nilai-nilai sosial di dalam suatu masyarakat. Kesadaran dalam berkomunikasi di antara warga-warga suatu masyarakat. Dalam masyarakat yang modern. manusia saling pengaruh-mempengaruhi timbal balik sehingga terbentuklah pengalaman ataupun pengetahuan tentang pengalaman masing-masing yang sama. cara berbicara. Karenanya Komunikasi menjadi dasar daripada kehidupan sosial ia. Folkways diperkenalkan oleh wiliam graham summer dalam bukunya yang berjudul folk-ways pada 1906. setiap masyarakat dapat. Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial Hubungan antar manusia. berdasarkan sistem komunikasinya masing-masing.atau laki-laki yang harus berambut pendek dan perempuan harus berambut panjang. ia mengalami suatu proses terlebih dahulu.sifat. Namun tetap saja ada aturan yang tidak membolehkan seorang tentara membunuh tentara lawan saat lawan sedang terjun payung. membentuk kebudayaannya. Hubungan antar manusia atau relasi-relasi sosial ini di dasarkan kepada komunikasi.

Dan dapat bersifat negatif apabila mengarah kepada suatu pertentangan (conflict). Apalagi kemajuan teknologi komunikasi telah demikian pesatnya. Kontak sosial dapat bersifat positif. atau bahkan lama sekali tidak menghasilkan suatu interaksi sosial. . Komunikasi sosial ataupun “face-to face” communication. Dapat di katakan bahwa urituk terjadinya suatu kontak. yaitu tidak hanya antara individu dan individu sebagai bentuk pertamanya saja. Gillin dan Gillin mengajukan dua syarat yang harus di penuhi agar suatu interaksi sosial itu mungkin terjadi. Interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. apabila mengarah kepada suatu kerjasama (cooperation). maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan. tanpa interaksi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Adanya kontak sosial (social contact) 2. Manusia sebagai individu dapat mengadakan kontak tanpa menyentuhnya tetapi sebagai makhluk sensoris dapat melakukannya dengan berkomunikasi. Adanya komunikasi. tetapi juga dari tanggapan atau response reaksi. tetapi juga dalam bentuk kedua. juga yang melalui media. Interaksi sosial merupakan hubungan yang dinamis. maka interaksi sosial yang dapat dinamakan proses sosial itu sendiri. antara individu dan suatu kelompok manusia atau sebaliknya. Bentuk umum proses-proses sosial adalah interaksi sosial. juga feedback terhadap tindakan atau kegiatan tersebut. Masukan ini dipos pada Mei 31. Interaksi sosial adalah kunci semua kehidupan sosial.dasarkan pada lambang-lambang yang makin abstrak. antara kelompok-kelompok manusia. Suatu kontak sosial tidak hanya tergantung Bari tindakan ataupun kegiatan saja. yaitu: 1. dan karena bentuk-bentuk lain dari proses sosial hanya merupakan bentuk-bentuk khusus dairi interaksi. interpersonal communication. Dengan demikian kontak merupakan tahap pertama terjadinya suatu interaksi sosial. Bentuk ketiga. Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk. 2010 8:00 pm dan disimpan pada Uncategorized . atau trackback dari situs anda. Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2. yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan. antara sesuatu kelompok manusia dengan kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. tidak perlu harus terjadi secara badaniah seperti arti semula kata kontak itu sendiri yang secara harfiah berarti “bersama-sama menyentuh”.

sugesti.ketika bicara tentang nilai dan norma. Dengan berbagai penjelasan dalam bab ini. Terlebih pada bagaimana seseorang-kita-menerjemahkanya. Sebagai bentuk dasar relasi sosial.dan resiprokal. Termasuk.berulang terus tak terencana. teratur tak direncanakan tapi juga umum rancangan dan aturan oleh suatu kebiasaan atau pearaturan tertentu.identifikasi.dan antara kelompok dengan kelompok. yaitu imitasi. .ketika kamu tahu mesti kemana jika ingin berpapasan dengan pujaan hati kamu. Seprti itulah interaksi sosial.selain cirri-cirrinya yang lain.yaitu aksidental. Seperti.ada beberapa sifat dari interaksi sosial.dan simpati. Itulah salah satu cirri interksi sosial. antara perseorangan dengan kelompok. Atau.yang pada akhirnya berpengaruh pada perilaku.yang salah satunya adalah kebiasaan.Jadilah diri sendiri Kesimpulan Ada aksi maka timbulah reaksi. Seperti apakah proses interaksi sosial terjadi? Secara teoretis.bahkan ketika kamu memutuskan untuk ikutan tawuran.soerjono soekanto menggungkapkan bahwa proses berlangsungnya interaksi sosial berangkat dari beberapa factor. interaksi sosial memang menjadi satu hal mendasar ketika kita bicara sosiologi.interaksi sosial diberi definisi sebagai hubungan sosial yang dinamis antara perseorangan dan orang perseorangan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful