Disolusi Merupakan Pelapukan Kimia Terutama Terjadi Pada Garam

PROSES DISSOLUSI YANG BERHUBUNGAN DENGAN UNSUR-UNSUR KIMIA AIR TANAH

Disolusi merupakan pelapukan kimia terutama terjadi pada garam-garam yang larut dalam ait seperti NaCl, dan gypsum. Terjadi pelrarutan karena pengikatan molekul air kutub ganda(dipole, seta anion dankation serta kehilangan ion dalam larutan. Proses disolusi sangat penting karena pada proses diselanisasi tanah-tanah salin (garaman) dan pembentukan tanah terdiri dari batuan yang memilii gypsum Tingkat disolusi Tingkat disolusi tergantung pada: 1. Sifat pelarut dan zat terlarut 2. Temperatur (dan tekanan derajat kecil) 3. Derajat undersaturation 4. Adanya pencampuran 5. Luas permukaan antarmuka 6. Keberadaan inhibitor (misalnya, sebuah zat diserap di permukaan). Laju disolusi dapat sering dinyatakan oleh persamaan dalam bentuk:

dimana: Untuk pembubaran dibatasi oleh difusi, Cs sama dengan kelarutan zat. Tingkat disolusi berbeda-beda menurut urutan magnitudo antara sistem yang berbeda. Biasanya, zat menunjukkan kelarutan yang rendah juga menunjukkan tingkat disolusi rendah. Dissolusi juga dapat diartikan sebagai proses kimia yang menyebabkan terurainya garamgaram menjadi ion-ion di dalam media air. Proses ini lebih dikenal sebagai proses pelarutan. Dissolusi menjadi lebih intensif dengan hadirnya zat organik atau asam organik. Semakin tinggi suhu maka semakin besar pula proses dissolusi yang terjadi

Pengumpulan sampel airtanah berdasarkan pada sistem arah aliran airtanah. CO3 dan SO4. Menurut Koedoatie (1996). dan mengolahnya lebih lanjut dengan menggunakan persamaan kimia.Sifat Kimia Airtanah Sampel airtanah dianalisis di laboratorium untuk diukur kandungan unsur-unsur komposisi kimia airtanahnya. berdasarkan diagram piper segiempat tipe kimia airtanah dapat dikelompokkan menjadi 6 kelompok. Biasanya airtanah ini berasal dari kipas aluvial. metode flamefotometri untuk unsur Na+ dan K+. magnesium dan karbonat yang tinggi. Mg2+. DHL. akan tetapi juga perlu pertimbangan analisa laboratorium. Khusus untuk unsur Na2+ dan ClDapat pula diukur di lapangan dengan menggunakan EC Meter. 1997 dalam Adji. dan jumlah relatif setiap reaktan dan produk. hasil proses fluvial. Persamaan reaksi kimia memberikan dua macam informasi penting yaitu tentang sifat reaktan dan produk. metode spektrofotometri untuk unsur HCO3. SO4. serta kandungan natrium dan kalium yang rendah. Ciri-cirinya adanya kandungan kalsium. Kelompok II . Parameter sampel airtanah yang diukur dalam perolehan sampel airtanah dilakukan pengukuran kedalaman muka airtanah. Cl. yaitu : Kelompok I Airtanah bikarbonat dari kalsium dan magnesium. Metode analisis yang digunakan meliputi : metode volumetri untuk unsur Ca2+. Menurut Suwantinawati. Na. Sampel airtanah dianalisis unsur-unsur utamanya yang meliputi : Ca. Eh. 2005 kelompok tipe kimia airtanah. Jumlah zat padat terlarut pHnya relatif rendah. Hasil survei airtanah tersebut dilakukan pada pengkuran langsung di lapangan. sedangkan kandungan klorida dan sulfat berkisar dari rendah hingga sedang. Sampel airtanah sebelum dilakukan analisis maka perlu diperhitungkan adanya tingkat akurasi dengan perhitungan tingkat penyimpangan kesetimbangan beban. pH. Mg. K. dan karakteristik fisik airtanah dilakukan di lapangan. temperatur airtanah.

kadang-kadang berbau. Kandungan HCO3+ CO3 rendah hingga cukup tinggi. Airtanah ini berasal dari daerah rawa dan dataran delta. Airtanahnya berasal dari daerah Kelompok III Airtanah berasal dari airtanah dangkal. Kandungan Cl dan SO4 sedang. Airtanah dengan komposisi seperti ini banyak dijumpai pada sumur-sumur dekat pantai. kandungan Ca + Mg rendah. Sub-kelompok IVa airtanahnya tawar hingga payau dengan kualitas cukup baik. yang disebabkan kandungan Cl dan SO4 yang tinggi. kandungan Na + K dan HCO3+ CO3 rendah. dalam kelompok ini masih di dominasi oleh air bikarbonat. Kandungan Cl yang rendah terdapat pada bagian diagram Piper segi empat. biasanya melebihi batas maksimum yang dianjurkan (200 ppm) bahkan sering melebihi batas maksimum yang dibolehkan untuk keperluan air minum (400 ppm).Airtanah mempunyai komposisi antara kation Ca + Mg dan Na + K dengan anion Cl + dan HCO3. dapat di konsumsi untuk keperluan sehari-hari. Airtanah pada umumnya tawar dengan kualitas cukup baik dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. kualitas airtanahnya baik. Kelompok V Airtanah kelompok ini merupakan komposisi yang hidrokimianya diatur oleh proses pertukaran kation dan percampuran dengan air connate asin. Komposisi hidrokimia yaitu perbandingan antara Na + K dengan Ca + Mg akan semakin tinggi. Kelompok IV Komposisi campuran. Ca + Mg tinggi. Kandungan sulfatnya tinggi. Selain itu ada unsur yang menunjukkan pertukaran kation. kualitasnya cukup baik hingga buruk. Peningkatan kandungan Cl ditunjukkan dalam diagram dengan perubahan atau pergeseran kearah atas sejajar dengan sisi sebelah kanan diagram. kandungan Na + K sedang hingga cukup tinggi terutama dipengaruhi oleh campuran tanpa banyak kontaminasi oleh sulfat. Sub-kelompok IVb-IVc merupakan airtanah dengan rasa payau hingga asin. Kandungan Cl + SO4. terutama . Perbandingan antara Na + K dengan Ca + Mg yang tinggi dapat diperkirakan sebagai suatu tingkat terakhir penghabisan dari pertukaran kation. HCO3 sedang hingga cukup tinggi. Airtanah berasa payau hingga asin.

Sumber unsur kimia utama yang menyusun komposisi airtanah dari mineral batuan dapat digunakan untuk mencari hubungan antara proses yang berlangsung dan mineral utama dalam penyusun kimia airtanah.fc.cug.ul.Kelompok VI Airtanah pada kelompok ini tidak boleh di konsumsi manusia.pt/~fbarriga/ZeroEm/Bibliografia_files/Park+Fan_2004_ChemEgin eerSci.ppt http://webpages.pdf http://www. Airtanahnya berasa sangat asin yang berasal dari intrusi air laut. maka analisis dilakukan pada mineral batuan. http://jpkc.scribd. Berdasarkan tipe kimia airtanah diketahui. sehingga dapat digunakan untuk mencari hubungan antara proses yang berlangsung dan mineral utama yang berperan dalam penyusunan komposisi kimia airtanah dalam suatu kondisi akuifer. kandungan Cl dan SO4 tinggi. Analisis mineral adalah diketahuinya kandungan mineral utama penyusun batuan dan komposisi kimianya.cn/08jpkc/lamlsl/jak/Soil%20Environmental%20Chemistry.edu.com/doc/12406675/Bab-II-Studi-Hidrogeokimia-Airtanah-padaBerbagai-Kondisi-Akuifer-Bebas-Kec-Imogiri-Kab-Bantul-Prov-Yogyakarta .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful