Biografi imam 1.

Imam Bukhari

Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju'fi al-Bukhari atau lebih dikenal Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, AnNasai dan Ibnu Majah bahkan dalam kitab-kitab Fiqih dan Hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. Beliau diberi nama Muhammad oleh ayah beliau, Ismail bin Ibrahim. Yang sering menggunakan nama asli beliau ini adalah Imam Turmudzi dalam komentarnya setelah meriwayatkan hadits dalam Sunan Turmudzi. Sedangkan kuniah beliau adalah Abu Abdullah. Karena lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah; beliau dikenal sebagai al-Bukhari. Dengan demikian nama lengkap beliau adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin alMughirah bin Bardizbah al-Ju'fi al-Bukhari. Ia lahir pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Tak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatannya. Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Dalam kitab ats-Tsiqat, Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara' dalam arti berhati hati terhadap hal hal yang bersifat syubhat (ragu-ragu) hukumnya terlebih lebih terhadap hal yang haram. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan murid dari Imam Malik, seorang ulama besar dan ahli fikih. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili, ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. pada usia 16 tahun bersama keluarganya, ia mengunjungi kota suci terutama Mekkah dan Madinah, dimana dikedua kota suci itu dia mengikuti kuliah para guru besar hadits. Pada usia 18 tahun dia menerbitkan kitab pertama Kazaya Shahabah wa Tabi'in, hafal kitab-kitab hadits karya Mubarak dan Waki bin Jarrah bin Malik. Bersama gurunya Syekh Ishaq, menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab, dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan 80.000 perawi disaring menjadi 7275 hadits. Bukhari memiliki daya hafal tinggi sebagaimana yang diakui kakaknya, Rasyid bin Ismail. Sosok beliau kurus, tidak tinggi, tidak pendek, kulit agak kecoklatan, ramah dermawan dan banyak menyumbangkan hartanya untuk pendidikan. Kebesaran akan keilmuan beliau diakui dan dikagumi sampai ke seantero dunia Islam. Di Naisabur, tempat asal imam Muslim seorang Ahli hadits yang juga murid Imam Bukhari dan yang menerbitkan kitab Shahih Muslim, kedatangan beliau pada tahun 250 H disambut meriah, juga oleh guru Imam Bukhari Sendiri Muhammad bin Yahya Az-Zihli. Dalam kitab Shahih Muslim, Imam Muslim menulis. "Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur, saya tidak melihat kepala daerah, para ulama dan warga kota memberikan sambutan luar biasa seperti yang mereka berikan kepada Imam Bukhari". Namun kemudian terjadi fitnah yang menyebabkan Imam Bukhari meninggalkan kota itu dan pergi ke kampung halamannya di Bukhara.

di Hijaz belajar kepada Sa`id bin Mansur dan Abu Mas`Abuzar. Irak. Imam Bukhari akhirnya menetap di Samarkand. ia singgah untuk mengunjungi beberapa familinya. termasuk tokoh-tokoh ulama pada masanya. Ia belajar hadits sejak masih dalam usia dini. Hal serupa ia lakukan terhadap Bukhari. atas permintaan warga Samarkand sebuah negeri tetangga Uzbekistan. di waktu Imam Bukhari datang ke Naisabur. Beliau juga sudah belajar hadits sejak kecil seperti Imam Bukhari dan pernah mendengar dari guru-guru Al Bukhari dan ulama lain selain mereka. di Mesir berguru kepada `Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. sebuah desa kecil sebelum Samarkand. Yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnya yang dikenal dengan Shahih Muslim. Dan ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az-Zihli. beliau sering datang kepadanya untuk berguru. dan kepada ulama ahli hadits yang lain. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin terdapat istilah akhraja hu yang berarti mereka berdua meriwayatkannya.. Ia dimakamkan selepas Salat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Namun ternyata fitnah kembali melanda. Kedua kitab hadits shahih ini. 2. sebab ia mengetahui jasa dan ilmunya. di Bukhara beliau disambut secara meriah. Muslim dalam Sahihnya maupun dalam kitab lainnya. Orang yang menerima Hadits dari beliau ini. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Nampaknya . dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H. Kadua tokoh hadits ini biasa disebut Asy Syaikhani atau Asy Syaikhaini. Ia juga telah menyusun beberapa karangan yang bermutu dan bermanfaat. Khalid bin Ahmad Az-Zihli yang akhirnya Gubernur ini menerima hukuman dari Sultan Uzbekistan Ibn Tahir. tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az-Zihli padahal ia adalah gurunya. sehingga hal ini menjadi sebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. yang berarti dua orang tua yang maksudnya dua tokoh ulama ahli Hadits. padahal iapun sebagai gurunya. Syam. di Ray ia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu `Ansan. Ia tidak meriwayatkan hadits dalam Sahihnya. ia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Di Khurasan. ia bergabung kepada Bukhari. Kitab ini disusun lebih sistematis dari Shahih Bukhari. Di Irak ia belajar hadits kepada Imam Ahmad dan Abdullah bin Maslamah. Tak lama kemudian. atau sering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dan dikuburkan di Naisaburi. yang diterimanya dari Bukhari. yaitu mulai tahun 218 H.Seperti halnya di Naisabur. Mesir dan negara-negara lainnya. kali ini datang dari Gubernur Bukhara sendiri. Ia pergi ke Hijaz. Tiba di Khartand. Beliau berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits.Imam Muslim Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi(bahasa Arab: ). Shahih Bukhari dan Shahih Muslim biasa disebut dengan Ash Shahihain.

Nishapur. sebagaimana yang beliau katakan: "Aku menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya". beliau bepergian ke Arab Saudi." Nama dan kelahirannya . kematian Imam Bukhari tidak meninggalkan muridnya yang lebih pandai di Khurasan selain daripada Abu 'Isa At Turmudzi dalam hal luas ilmunya dan hafalannya. Suriah. seperti khurasan. menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya. yang mengumpulkan sekitar 50. Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadits sejak berusia belasan tahun. Harron. Irak. dan demikian juga saudaranya Muhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut hadits dan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan beliau dalam menuntut hadits dari para ulama ahli hadits.000 hadits lalu memilih dan menuliskan 4. Nama lengkapnya adalah Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani. 888 / 16 Syawal 275 H. Roi dan Naisabur. 3.pada hemat Muslim. salah satu daerah di luar Naisabur. Karyanya yang mashyur yaitu Kitab Al-Jami¶ (Jami¶ At-Tirmizi). Al Hakim mengatakan "Saya pernah mendengar Umar bin Alak mengomentari pribadi At Turmudzi sebagai berikut. dengan tetap mengakui mereka sebagai guru. dia sudah berada di Baghdad.800 di antaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud.Imam Abu Dawud Imam Abu Dawud (817 / 202 H ± meninggal di Basrah.dan beliau menerimanya. Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H. dan tempat-tempat lain.Imam Tirmidzi Abu Isa Muhammad bin Isa bin Surah At Turmudzi (lebih dikenal sebagai Imam Turmudzi/ At Turmudzi/ At Tirmidzi) adalah seorang ahli hadits. yang lebih baik adalah tidak memasukkan ke dalam Sahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. umur 70±71 tahun) adalah salah seorang perawi hadits. Marv. Imam Muslim wafat pada Minggu sore. 25 Rajab 261 H / 5 Mei 875. Khurasan. Ia juga tergolonga salah satu "Kutubus Sittah" (Enam Kitab Pokok Bidang Hadits) dan ensiklopedia hadits terkenal. beliau diminta oleh Amir Abu Ahmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh. Bapak beliau yaitu Al Asy'ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadits yang meriwayatkan hadits dari Hamad bin Zaid. pada hari Senin. Ia mengatakan bahwa dia sudah pernah menunjukkan kitab Sunannya kepada ulama ulama Hijaz. Irak dan Khurasan dan mereka semuanya setuju dengan isi kitab itu. dan dikebumikan di kampung Nasr Abad. Ia pernah belajar hadits dari Imam Bukhari. Baghlan. Mesir. Ia menyusun kitab Sunan At Turmudzi dan Al Ilal. dalam usia 55 tahun. Setelah beliau masuk kota Baghdad. Untuk mengumpulkan hadits.Walaupun sebelumnya beliau telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sajistaan.akan tetapi hal itu tidak membuat beliau berhenti dalam mencari hadits. dan di sana beliau menemui kematian Imam Muslim. 4.

Ia dilahirkan pada tahun 215 Hijriah demikian menurut Adz Dzahabi dan meninggal dunia pada hari Senin tanggal 13 Shafar 303 Hijriah di Palestina lalu dikuburkan di Baitul Maqdis. 5. lahir di kota Tirmiz. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. Ia tidak pernah menyianyiakan kesempatan tanpa menggunakannya dengan seorang guru di perjalanan menuju Makkah. Wafat Setelah menjalani perjalanan panjang untuk belajar. Semenjak kecilnya Abu µIsa sudah gemar mempelajari ilmu dan mencari hadits. Ia lebih kuat hafalannya menurut para ulama ahli hadits dari Imam Muslim dan kitab Sunan An Nasa`i lebih sedikit hadits dhaifnya (lemah) setelah Hadits Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. dan Jazirah Arab. Syam. dalam keadaan seperti inilah akhirnya at-Tirmizi meninggal dunia. serta Imam Abu Isa al-Tirmidzi (penyusun alJami`/Sunan al-Tirmidzi). Imam Abu Dawud (penyusun Sunan Abi Dawud). Ia pernah menetap di Mesir Para guru beliau yang nama harumnya tercatat oleh pena sejarah antara lain. mencatat. berdiskusi dan tukar pikiran serta mengarang. al-Harits bin Miskin. beliau pindah dari Mesir ke Damsyik. salah seorang ahli hadits kenamaan. Hijaz. Ia wafat di Tirmiz pada malam Senin 13 Rajab tahun 279 H (8 Oktober 892) dalam usia 70 tahun. Irak. Khurasan dan lain-lain. Beliau menerima Hadits dari Sa'id. dan pengarang berbagai kitab yang masyhur. ia pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. terkenal dengan nama An Nasa`i karena dinisbahkan dengan kota Nasa'i salah satu kota di Khurasan. Ia termasuk diantara ulama yang ahli di bidang ini dan karena ketinggian sanad hadtsnya. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri: Hijaz. beliau di . kemudian pindah ke Tirmiz dan menetap di sana. Al-Daruqutni mengatakan.Imam al-Hafizh Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin ad-Dahhak asSulami at-Tirmizi. Ishaq bin Rahawaih. Kisah ini akan diuraikan lebih lanjut. Dalam perlawatannya itu ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru hadits untuk mendengar hadits yang kem dihafal dan dicatatnya dengan baik di perjalanan atau ketika tiba di suatu tempat. Ishaq bin Rawahih dan ulama-ulama lainnya selain itu dari kalangan tokoh ulama ahli hadits yang berada di Khurasanb. Dan tampaknya tidak ada konsensus ulama tentang tempat meninggal beliau. Ishaq bin Ibrahim.Imam Nasa¶i Imam Nasa`i dengan nama lengkapnya Ahmad bin Syu'aib Al Khurasany. Di kota inilah cucunya bernama Abu µIsa dilahirkan. Irak. Setahun menjelang kemangkatannya. Qutaibah bin Sa`id. Mesir. Perkembangan dan lawatannya Kakek Abu µIsa at-Tirmizi berkebangsaan Mirwaz. Ali bin Kasyram.

Ia mengatakan. Ia dilahirkan pada tahun 207 Hijriah dan meninggal pada hari selasa. Pendapat yang senada dikemukakan oleh Abdullah bin Mandah dari Hamzah al-`Uqbi al-Mishri. Sebaliknya banyak ulama yang menerima hadits dari beliau. Imam Syafi'i mengatakan tetang diri Imam Ahmad sebagai berikut : . Semoga jerih payahnya dalam mengemban wasiat Rasullullah guna menyebarluaskan hadis mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah. Oleh karena itu para ulama memasukkan kitab Al Muwaththa karya Imam Malik dalam kelompok perawi yang lima (Al Khamsah).855 M. menolak pendapat tersebut. Ia lahir di Marw (saat ini bernama Mary di Turkmenistan. Belaiu menghafal sampai sejuta hadits. saleh. Ibnu Majah menyusun kitab Sunan Ibnu Majah dan kitab ini sebelumnya tidak mempunyai tingkatan atau tidak termasuk dalam kelompok kutubus sittah (lihat di bagian hadits) karena dalam kitabnya ini terdapat hadits yang dlaif bahkan hadits munkar. delapan hari sebelum berakhirnya bulan Ramadan tahun 275. Irak.Imam Ahmad Bin Hanbal Ahmad bin Hanbal (781 .241 AH) (Arab ) adalah seorang ahli hadits dan teologi Islam. Kunyah beliau Abu Abdillah lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi/ Ahmad bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali. beliau juga mahir baca-tulis dengan sempurna hingga dikenal sebagai orang yang terindah tulisannya. utara Afganistan dan utara Iran) di kota Baghdad.Imam Ibnu Marjah Ibnu Majah dengan nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Abdullah bin Majah Al Quzwaini . Lalu beliau mulai konsentrasi belajar ilmu hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Abu Zur'ah mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau hafal di luar kepala. Sementara ulama yang lain. Menurut pandangan terakhir ini. seperti Imam al-Dzahabi. Hijaz. Imam al-Nasa`i meninggal di Ramlah. kemudian Abdul Ghani dal kitabnya Asmaur Rijal 7. 6. 164 . Palestina. Imam al-Nasa`i meninggal pada tahun 303 H/915M dan dikebumikan di Bait al-Maqdis. Yaman dan negara-negara lainnya sehingga beliau akhirnya menjadi tokoh ulama yang bertakwa. Awal mula Menuntut Ilmu Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah Al Qur¶an hingga beliau hafal pada usia 15 tahun. Menurut penyusun (Ibnu Hajar) ulama yang pertama kali mengelompokkan atau memasukkan Ibnu Majah kedalam kelompok Al Khamsah itu adalah Abul Fadl bin Thahir dalam kitabnya Al Athraf. suatu daerah di Palestina. Beliau telah mempelajari Hadits sejak kecil dan untuk mempelajari Hadits ini beliau pernah pindah atau merantau ke Syam (Syiria). Abu Ja`far al-Thahawi (murid al-Nasa`i) dan Abu Bakar al-Naqatah. Ia menuntut ilmu hadits dari berbagai negara hingga beliau mendengar hadits dari madzhab Maliki dan Al Laits. Inna lillah wa Inna Ilai Rajiun.Makkah dan dikebumikan diantara Shafa dan Marwah. dan zuhud. Pendapat ini didukung oleh Ibn Yunus.

"Setelah saya keluar dari Baghdad. dan meninggal pada tahun 800 (179 H)). Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits. tidak ada orang yang saya tinggalkan di sana yang lebih terpuji. Imama malik dilahirkan di Madinah al Munawwaroh. "Saya tidak pernah melihat orang se-faqih dan se-wara' Ahmad Bin Hanbal" Ahli hadits sekaligus juga Ahli Fiqih Ibnu µAqil berkata. Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi al Mashmudi. dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun. karena Imam Ahmad memiliki pendapat-pendapat yang didasarkan pada hadits yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. imam alDzahabi meriwayatkan imam malik dilahirkan 90 H. bagaimana mungkin dia mengetahui kadar orang lain!! 8. Bahkan Imam Adz-Dzahabi berkata. tetapi hanya ahli hadits saja. Imam yahya bin bakir meriwayatkan bahwa ia mendengar malik berkata :"aku dilahirkan pada 93 H". lebih shaleh dan yang lebih berilmu daripada Ahmad bin Hambal" Abdur Rozzaq Bin Hammam yang juga salah seorang guru beliau pernah berkata. (Bahasa Arab: ). Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani). bahkan beliau lebih unggul dari seniornya´. ibn Khalikan dan yang lain berpendapat bahawa imam malik dilahirkan pada 95 H. sedangkan mengenai masalah tahun kelahiranya terdapat perbedaaan riwayat. beliau dalam fiqih sampai derajat Laits. Ini adalah puncaknya kebodohan. al-Yafii dalam kitabnya Thabaqat fuqoha meriwayatkan bahwa imam malik dilahirkan pada 94 H. Ada pula ulama yang menetapkan Sunan ad Darimi sebagai . dan inilah riwayat yang paling benar (menurut al-Sam'ani dan ibn farhun). Sejumlah µUlama berpendapat bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh. ³Demi Allah. selama waktu itu. tetapi yang terkenal hanya 20 buah. Dalam zuhud dan wara¶ beliau menyamai Fudhail dan Ibrahim bin Adham. dan yang meriwayatkan Al Muwaththa¶ lebih dari seribu orang. dalam hafalan beliau setara dengan Syu¶bah. al-Imam. sedangkan.Imam Maliki M lik ibn Anas bin Malik bin ' mr al-Asbahi atau Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr. lahir di (Madinah pada tahun 714 (93 H). ³Ahmad bukan ahli fiqih. ia menunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.000 hadits. Yahya Al Qaththan dan Ibnul Madini. Abu abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amirbin Amr bin al-Haris bin Ghaiman bin Jutsail binAmr bin al-Haris Dzi Ashbah. Kitab tersebut menghimpun 100. karena itu naskahnya berbeda beda dan seluruhnya berjumlah 30 naskah. Tetapi orang bodoh tidak mengetahui kadar dirinya. Ia menyusun kitab Al Muwaththa'. yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa¶. Malik dan Asy-Syafi¶i serta Abu Yusuf. serta pendiri Mazhab Maliki. ³Saya pernah mendengar hal yang sangat aneh dari orang-orang bodoh yang mengatakan.

Yahya bin Bakir. Malik bin Anas menyusun kompilasi hadits dan ucapan para sahabat dalam buku yang terkenal hingga kini. Abu Hudzafah as Sahmi. Abdullah bin Dinar. Di antara guru beliau adalah Nafi¶ bin Abi Nu¶aim. Sa¶id bin Manshur. Amir bin Abdullah bin Az Zubair.com) . Imam Malik menerima hadits dari 900 orang (guru). Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali diantaranya ada yang lebih tua darinya seperti az Zuhry dan Yahya bin Sa¶id. 613 hadits mauquf. ada yang Mursal. Az Zuhri. Abdullah bin Yusuf. dan lain-lain.´ Al Muwaththa¶ adalah kitab tentang fiqh dan hadits. Al Qoththon. Sufyan Ats Tsaury. Syarik bin Abdullah. Ibnu Qosim. Qutaibah Abu Mush¶ab. karena itu Ibn Abdil Bar an Namiri menentang penyusunan kitab yang berusaha memuttashilkan hadits hadits mursal . Al Auza¶i. Hadits-hadits yang terdapat dalam Al Muwaththa¶ tidak semuanya Musnad. Abi az Ziyad. Nafi¶ al Muqbiri. Ketika melukiskan kitab besar ini.(sumber:www. hanya dikatakan telah sampai kepadaku´ dan ³ dari orang kepercayaan´. Imam Syafi¶i. Ats Tsauri. Az Aubairi. ia meriwayatkan hadits bersumber dari Nu¶main al Mujmir. Ibnu Mahdi. Ibnul Munkadir. Ibnu Wahb. munqathi¶ dan mu¶dhal yang terdapat dalam Al Muwaththa¶ Malik. disamping itu ada 61 hadits tanpa penyandara. aku belum mnegetahui bandingannya. dan lain-lain. Nafi¶. Na¶imul Majmar. Yahya bin Yahya al Andalusi. Sebagian µUlama menghitungnya berjumlah 600 hadits musnad. Adapula yang belajar darinya seperti Asy Safi¶i. Ibnu Mahdi. al Qaththan dan Abi Ishaq. 222 hadits mursal. Al Qo¶nabi. Sufyan bin Uyainah. muridnya yang paling akhir adalah Hudzafah as Sahmi al Anshari. az Zuhry. Di antara murid beliau adalah Ibnul Mubarak.. Sufyan bin Uyainah. Zaib bin Aslam. tetapi hadits hadits tersebut bersanad dari jalur jalur lain yang bukan jalur dari Imam Malik sendiri. Al Muwatta. mu¶dlal dan munqathi. Ibnu Wahb.ganti Al Muwaththa¶. 285 perkataan tabi¶in. 300 dari golongan Tabi¶in dan 600 dari tabi¶in tabi¶in. Ibn Hazm berkata.wikipedia. Sa¶id al Maqburi dan Humaid ath Thawil. Ibnu Juraij dan Syu¶bah bin Hajjaj. Al Laits bin Sa¶ad. Ada yang sebaya seperti al Auza¶i.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful