P. 1
UU No 12 Tahun 1967 Tentang Pengkoperasian

UU No 12 Tahun 1967 Tentang Pengkoperasian

|Views: 822|Likes:
Published by Julius Fretis

More info:

Published by: Julius Fretis on Nov 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

Nama No Reg Tugas

: Julius Fretis : 4115 07 6952 : Politik Hukum

Undang ± Undang yang bernuansa politik

UU No 12 Tahun 1967 tentang Pengkoperasian

Dengan diterbitkannya UU tersebut oleh rezim Orde Baru banyak terjadi peristiwa politik yang berpengaruh kepada perekonomian. Tujuan awalnya berdiri koperasi hanya untuk mengatasi masalah hutang bagi bangsaan jawa serta merupakan program dari perusahaan multinasional untuk melancarkan perdagangan di Indonesia. Koperasi sebenarnya lahir sebagai alat untuk rakyat bekerja secara mandiri tanpa adanya campur tangan pemerintah. Tetapi pada sat ini banyak koperasi menegedahkan tangan ke pemerintah. Hasilnya, koperasi menjadi lahan yang memungkinkan untuk korupsi dan perebutan laba bagi beberapa orang, Karena untung yang didapat bukan dari hasil kerja yang adil melaingkan kucuran gratis pemerintah, Melalui badan hukum koperasi. Koperasi tidak dapat berkembang penuh yang berkembang hanya komunitas yang bercorak kapitalistik seperti PT, CV dan lain sebagainya. Secara tidak langsung pemerintah menyediakan ruang bagi dominasi modal asing dan menghancurkan sendi usaha perekonomian rakyat. Gerakan koperasi yang ada kini sudah tidak lagi mengcounter kapitalisme yang ingin menguasai hajat hidup orang banyak dengan kekiuatan modalnya. Dengan demikian koperasi harus memerdekakan diri lepas dari cengkraman kapitalisme, tidak bergantung pada pemerintah yang menjdi dikontrol modal ± modal perusahaan besar. Rakyat sebenarnya sudah tidak percaya lagi dengan koperasi, karena koperasi saat ini sudah menjadi ladang yang baru untuk korupsi dan hal ini selalu ada upaya darim beberapa orang agr masyarakat beerubah pandangan dan menganggap koperasi sebagai sarana mencari keuntungan dengan bekerja keras secara bersama. Di negara barat koperasi lahir sebagai gerakan untuk melawan ketidakadilan pasar, oleh karena itu tumbuh dan berkembang dalam mengimbangi persaingan pasar yang tidak adil. Dengan kekuatannya posisi tawar dan kedudukan penting dalam konssistensi kebijakan ekonomi, termsauk perundingan internasional. Peraturan perundangan yang mengatur koperasikemudian tumbuh sebagai masyarakat koperasi dalam rangka melindungi dirinya. Di negara berkembang koperasi bahkan sangat di perlukan yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakan pembangunan dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Di indonesia gerakan koperasi belum menyejahterahkan rakyatnya. Masalah ekonomi yang melanda Indonesia saat ini juga merupakan akibat dari usaha koperasi yang melenceng dari sifat aslinya. Lembaga ± lembaga yang bernama koperasi hanya berfungsi sebagai itel saja, sehingga rakyat tidak mendapat alternatif model perekonomian yang adil selain terjun dalam persaingan pasar. Gagasan koperasi yang menjadi gerakan ekonomi rakyat makin sulitt bergerak, karena semakin kuatnya intervensi asing terhadap pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->