ILMU GIZI

(KARBOHIDRAT,LEMAK & PROTEIN)

Disusun Oleh :

Nama : Giri Wiarto NIM : K4609046 Prodi : Penjaskesrek
JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010

1

KARBOHIDRAT

Butir-butir pati, salah satu jenis karbohidrat cadangan makanan pada tumbuhan, dilihat dengan mikroskop cahaya. Karbohidrat ('hidrat dari karbon', hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον, sákcharon, berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).[1] Pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.[2] Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Pada awalnya, istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n, yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air.[3] Namun demikian, terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen, fosforus, atau sulfur.[2] Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida, misalnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang, disebut polisakarida, misalnya pati, kitin, dan selulosa. Selain monosakarida dan polisakarida, terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida).

2

Karbohidrat yang ada dalam diet sebagian besar adalah polimer heksosa. glikolisis memerlukan : glukosa. glikolisis juga dapat bekerja tanpa oksigen. glukosa secara normal difosforilasi untuk membentuk glukosa-6fosfat. 2 ADP. Begitu masuk ke dalam sel. Proses pembentukan glikogen disebut dengan glikogenesis. 2 ATP. diantaranya yang paling penting adalah glukosa. Glikolisis 3 . Glikogen terdapat banyak pada jaringan tubuh. Enzim yang mengkatalisis reaksi ini adalah heksokinase. NAD+ dengan bantuan 10 enzim sehinga glikolisis menghasilkan : 2 piruvat. tetapi pasokan utama adalah hati dan otot rangka. Pemecahan glikogen menjadi piruvat atau laktat disebut dengan glikolisis. berlangsung di dalam sitosol semua sel. dan pemecahan glikogen disebut dengan glikogenolisis. 2H2O. Kemudian dipolimerisasi atau dikatabolisme menjadi glikogen. galaktosa. 2PO42-. 4 ATP dengan kata lain proses glikolisis menghasilkan 2 ATP dan 2 buah piruvat yang akan dilanjutkan menuju siklus asam sitrat. dan fruktosa. glukosa segera terlibat dalam produksi ATP. 2NADH.METABOLISME KARBOHIDRAT Melalui glikolisis.

dan K). yang terdapat pada jaringan tubuh yang disebut adiposa. plasminogen activator inhibitor-1. D. fosfolipid. antara lain kemerin. 4 . hormon sitokina yang berperan dalam komunikasi antar sel. Pada jaringan adiposa. monogliserida. sejenis trigliserida. Lemak secara khusus menjadi sebutan bagi minyak hewani pada suhu ruang. hidrogen. lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. digliserida. glikolipid.LEMAK Struktur kimia untuk trimiristin. dan oksigen meliputi asam lemak. malam. vitaminvitamin yang larut di dalam lemak (contohnya A. terpenoid (termasuk di dalamnya getah dan steroid) dan lain-lain. E. retinol binding protein 4 (RBP4). sterol. interleukin-6. Jaringan lemak yang terdapat dalam tubuh. sel lemak mengeluarkan hormon leptin dan resistin yang berperan dalam sistem kekebalan. Hormon sitokina yang dihasilkan oleh jaringan adiposa secara khusus disebut hormon adipokina. Lemak (bahasa Inggris: fat) merujuk pada sekelompok besar molekul-molekul alam yang terdiri atas unsur-unsur karbon.

Istilah minyak atau lemak sebenarnya tergantung apakah pada suhu kamar bahan tersebut dalam keadaan cair atau padat. yang disebut asam lemak esensial. visfatin. Lipid atau lipida lebih merupakan istilah ilmiah. yang mencakup baik minyak maupun lemak. Peranan asam lemak tidak jenuh tunggal Marsic dan Yodice (1992) mengulas pengaruh asam lemak tidak jenuh tunggal yang ada dalam lemak pangan bersama dengan asam lemak jenuh dan tidak jenuh majemuk terhadap perubahan baik kadar jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL dan kholesterol HDL. Dalam bahan makanan lemak dapat terdiri dari dua bentuk. karena (Pyke. kacang tanah. 5 . tidak saja sebagai isolator. tetapi juga kerusakan fisik yang mungkin terjadi padawaktu kecelakaan. lipida yang kita makan umumnya disebut ditery fat. Selain itu juga sebagai penyusun membran yang sangat penting untuk berbagai tugas metabolisme. Dalam pustaka asing.tumor necrosis factor-alpha (TNFα). sebaliknya bila dalam keadaan padat disebut lemak. Oleh karena itu mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung lemak akan menjamin penyediaan vitamin-vitamin tersebut untuk keperluan tubuh. Lemak yang tidak tampak misalnya yang terdapat dalam berbagai bahan makanan seperti daging. D. karena dapat merupakan prekursor pembentukan hormon tertentu seperti prostaglandin. yaitu yang tampak (visible) dan yang tidak tampak (invisible).(3). margarin. minyak goreng dan sebagainya. baik jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL. Minyak atau lemak merupkan komponen bahan makanan yang penting. Bila pada suhu kamar dalam keadaan cair. E dan K. Oleh karena itu sangat penting untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang mengerjakan tugas/pekerjaan fisik yang berat. Selain itu adanya lemak dalam bahan makanan dapat memberikan citarasa kelezatan yang lebih menarik. seperti ginjal. Kandungan kalorinya sangat tinggi. Lemak yang tampak misalnya mentega. karena lemak cadangan yang ada yang ada dalam tubuh dapat melindungi berbagai organ yang penting. Kandungan asam lemak sangat penting. dan hormon metabolik seperti adiponektin dan hormon adipokinetik (Akh). susu. hati dan sebagainya.(4). dan sebagainya. Lemak secara kimiawi tersusun oleh sekelompk senyawa yang berbeda. Fungsi dan manfaat lemak Sehubungan dengan fungsi lemak Sebagai bahan makanan lemak mempunyai peranan yang penting.(2). 1977) mengemukakan bahwa:(1). yaitu vitamin A. Substitusi lemak jenuh (S) dengan lemak tidak jenuh majemuk (P) dan lemak tidak jenuh tunggal (M) atau yang diformulasikan dengan kenaikan nilai (P+M)/S akan dapat menurunkan kadar kholesterol . maka disebut minyak. yang dapat kita terjemahkan lemak pangan. Lemak dalam tubuh mempunyai peranan yang penting. Lemak juga dapat melarutkan berbagai vitamin. telur.

karena kadar asam lemak tidak jenuh tunggal yang tinggi dalam makanan yang dikonsumsi tidak mempunyai dampak penurunan kadar kholesterol HDL. Asam lemak trans Dalam proses hidrogenasi secara alami yang terjadi pada hewan ruminansia. Molekul MCFA relatif lebih kecil sehingga mudah larut dalam air. juga dalam lemak yang ada dalam daging. Setelah itu metabolisme MCT dan pemanfaatan klinisnya banyak dipelajari (Bach and Babayan. Karena memiliki sifat-sifat yang menguntungkan tersebut. Minyak kanola dan minyak kedelai juga mengandung asam lemak omega-3 dalam bentuk asam linoleat (C18:3) yang dapat diubah menjadi asam eikosapentaenoat. Asam lemak jenis ini. Asam lemak rantai sedang (Medium Chain Fatty Acid atau MCFA) begitu juga MCT ada dalam bentuk cair pada suhu kamar. penyerapan. Karena banyaknya bukti tentang peran positif asam lemak tidak jenuh tunggal dalam mencegah terjangkitnya penyakit jantung koroner dan pertumbuhan beberapa jenis kanker. maka MCT dapat mengatasi problema yang ditimbulkan oleh metabolisme lemak seperti dalam pencernakan. Oleh karena itu asam lemak trans didapati dalam susu hewan ruminansia. transport dari organ satu ke organ lain. Tujuan proses hidrogenasi tersebut ialah untuk menghasilkan lemak yang lebih stabil serta mempunyai sifat fungsional yang dikehendaki. 6 . dalam mentega. pemanfaatan asam oleat untuk formulasi makanan olahan menjadi populer. Hal ini diperkirakan karena lemak dalam kedua organ tersebut mengandung asam lemak omega-3 dengan kadar yang tinggi. Selain peranannya dalam pencegahan penyakit jantung koroner. seerti asam eikosapentaenoat (C20:5) dan asam dokosaheksaenoat (C22:6) banyak terdaat dalam lemak ikan. MCT diperkenalkan untuk pertama kali pada tahun 1950 untuk menanggulangi kelemahan dalam metabolsime lemak. asam lemak omega-3 dianggap penting untuk berfungsinya otak dan retina dengan baik.Penggunaan asam lemak tidak jenuh tunggal untuk menurunkan kadar kholesterol nampaknya dianggap lebih mantap. 1982. asam lemak dengan struktur trans dapat terbentuk. Asam lemak omega-3 Asam lemak omega-3 mempunyai pengaruh berbeda dengan asam lemak yang lain seperti yang diuraikan oleh Latta (1990). Hal ini disebabkan. Sifat-sifat itulah yang menentukan bentuk metabolismenya yang lebih menguntungkan. Asam lemak trans ini juga terbentuk dalam proses hidrogenasi asam lemak tidak jenus dariminyak nabati untuk pembuatan margarin. maupun dalam usaha untuk mengurangi kadar lemak dalam darah. Asam lemak rantai sedang Trigliserida dengan asam lemak yang berantai sedang (Medium Chain Triglyceride atau MCT) merupakan trigiliserida yang mempunyai sifat penting dari segi nutrisi. Dalam larutan yang netral MCFA merupakan elektrolit yang lemah dan molekulnya terionisasi.

Meskipun demikian. Lemak biologis yang terpenting: lemak netral (trigliserida). steroid Asam lemak: 1. dan karagenan. meskipun bukan engganti lemak yang sebenarnya. dan 92%. minyak biji kelapa sawit. dan minyak kelapa berturut-turut 50.Kandungan asam lemak jenuh minyak kelapa sawit.Getah (gum) Berbagai jenis getah. tetapi diperlukan dalam formulasi untuk menghasilkan makanan yang berkadar lemak rendah. asam lemak dan vitamin) ABSORPSI LEMAK • • Lemak diet diserap dalam bentuk: kilomikron → diabsorpsi usus halus masuk ke limfe (ductus torasikus) → masuk darah Kilomikron dalam plasma disimpan dalam jaringan lemak (adiposa) dan hati 7 . . dan minyak kanola yang hanya mengandung asam lemak jenuh berturut-turut 15. 13 dan 6%.Sukrosa poliester Senyawa ini merupakan ester dari sukrosa dengan asam lemak rantai sedang.Bahan ini telah diperkenalkan di pasaran sejak awal 1988 oleh Nutra (2). mengurangi kadar lemak pada berbagai roduk makanan atau menghilangkannya sama sekali bukanlah merupakan penyelesaian yang memuaskan. Pengganti lemak Informasi tentang lemak pangan yang muncul di berbagai media baik secara populer maupun ilmiah telah membuat masyarakat menyadari perlunya kehati-hatian mengkonsumsi lemak untuk hidupnya sehari-hari. B.Pengganti lemak daeri karbohidrat.Simplesse. (4). METABOLISME LEMAK (LIPID/ FAT METABOLISM) MACAM LEMAK A. Perbedaan yang besar ini dimanfaatkan oleh para pedagang dan industri minyak pangan di negara barat untuk meningkatkan daya saing minyak pangan yang dihasilkan di negaranya. seperti getah guar. 86. karena keberadaan lemak dalam bahan makanan memang dapat memberikan banyak manfaat. bila dibandingkan dengan minyak kedelai. Bahan-bahan pengganti Lemak : (1). Asam oleat: CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7COOH • • • Trigliserida: ester gliserol + 3 asam lemak Fosfolipid: ester gliserol + 2 asam lemak + fosfat Steroid: kolesterol dan turunanya (hormon steroid. getah arab. Asam stearat: CH3(CH2)16-COOH 3. ( 3). Asam palmitat: CH3(CH2)14-COOH 2. fosfolipid. minyak jagung.

trigliserida dan fosfolipid → dalam plasma berbentuk lipoprotein 1. Kilomikron VLDL: very low density lipoprotein IDL: intermediate density lipoprotein LDL: low density lipoprotein HDL: high density lipoprotein ASAM LEMAK BEBAS • • Bila lemak sel akan digunakan untuk energi → simpanan lemak (trigliserida) dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol (oleh enzim lipase sel) Asam lemak berdiffusi masuk aliran darah sebagai asam lemak bebas (Free Fatty Acid) dan berikatan dengan albumin plasma PENGGUNAAN FFA SEBAGAI ENERGI • • • FFA dalam plasma dibawa ke mitokondria dengan carrier Karnitin FFA dalam sel dipecah menjadi asetil koenzim-A dengan beta oksidasi Asetil koenzim-A hasil beta oksidasi → masuk siklus Krebs untuk diubah menjadi H dan CO2 METABOLISME LEMAK Ada 3 fase: 1. 4. Siklus Kreb 3. 5. 3. β oksidasi 2.• • Proses penyimpananya: kilomikron dipecah oleh enzim lipoprotein lipase (dalam membran sel) → asam lemak dan gliserol Didalam sel asam lemak disintesis kembali jadi trigliserida (simpanan lemak) MACAM LEMAK PLASMA • • Asam lemak bebas (FFA= free fatty acid) → ada dalam plasma darah dan terikat dengan albumin Kolesterol. 2. Fosforilasi Oksidatif 8 .

12 dienoad As linolenat C17H29COOH Okladeca-9.15 trienoad As araksidat C19H39COOH Asam eicosanoad SIKLUS KREBS • • • • • Proses perubahan asetil ko-A → H + CO2 Proses ini terjadi didalam mitokondria Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis Oksaloasetat berasal dari asam piruvat Jika asupan nutrisi kekurangan KH → kurang as.BETA OKSIDASI • • • Proses pemutusan/perubahan asam lemak → asetil co-A Asetil co-A terdiri 2 atom C → sehingga jumlah asetil co-A yang dihasilkan = jumlah atom C dalam rantai carbon asam lemak : 2 Misal: asam palmitat (C15H31COOH) → β oksidasi → ?? asetil co-A CONTOH ASAM LEMAK NAMA UMUM RUMUS NAMA KIMIA Asam oleat C17H33COOH Oktadeca 9-enoad As risinoleat C17H32(OH)-COOH 12 hidroksi okladeca -9-enoad Asam linoleat C17H31COOH Okladeca-9.12. Piruvat → kurang oxaloasetat 9 .

Adanya badan keton dalam sirkulasi darah disebut: ketosis Ketosis terjadi saat tubuh kekurangan karbohidrat dalam asupan makannya → kekurangan oksaloasetat Jika Oksaloasetat menurun → maka terjadi penumpukan Asetil KoA didalam aliran darah → jadi badan keton → keadaan ini disebut KETOSIS Badan keton merupakan racun bagi otak → mengakibatkan Coma. tetapi hati hanya mengunakan sedikit asetil KoA → akibatnya sisa asetil KoA berkondensasi membentuk Asam Asetoasetat Asam asetoasetat merupakan senyawa labil yang mudah pecah menjadi: Asam β hidroksibutirat dan Aseton. karena sering terjadi pada penderita DM → disebut Koma Diabetikum Ketosis terjadi pada keadaan : Kelaparan Diabetes Melitus Diet tinggi lemak. asam β hidroksibutirat dan aseton) disebut BADAN KETON. Ketiga senyawa diatas (asam asetoasetat.KETOSIS • • • Degradasi asam lemak → Asetil KoA terjadi di Hati. rendah karbohidrat • • • • • • • • RANTAI RESPIRASI • • • H adalah hasil utama dari siklus Krebs ditangkap oleh carrier NAD menjadi NADH H dari NADH ditransfer ke → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c →sitokrom aa3 → terus direaksikan dengan O2 → H2O + Energi Rangkaian transfer H dari satu carrier ke carrier lainya disebut Rantai respirasi 10 .

• Rantai Respirasi terjadi didalam mitokondria → transfer atom H antar carrier memakai enzim Dehidrogenase → sedangkan reaksi H + O2 memakai enzim Oksidase Urutan carrier dalam rantai respirasi adalah: NAD → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → direaksikan dengan O2 → H2O + Energi FOSFORILASI OKSIDATIF • • • Dalam proses rantai respirasi dihasilkan energi yang tinggi → energi tsb ditangkap oleh ADP untuk menambah satu gugus fosfat menjadi ATP Fosforilasi oksidatif adalah proses pengikatan fosfor menjadi ikatan berenergi tinggi dalam proses rantai respirasi Fosforilasi oksidatif → proses merubah ADP → ATP (dengan menngunakan energi hasil reaksi H2 + O2 → H2O + E) 11 .

kelebihan asam amino disimpan dalam bentuk lemak di jaringan adipose PENGATURAN HORMON ATAS PENGGUNAAN LEMAK • • • • Penggunaan lemak tubuh terjadi pada saat kita gerak badan berat Gerak badan berat menyebabkan pelepasan epineprin dan nor epineprin Kedua hormon diatas mengaktifkan lipase trigliserida yang sensitif hormon → pemecahan trigliserida → asam lemak Asam lemak bebas (FFA) dilepas ke darah dan siap untuk dirubah jadi energi 12 .SINTESIS TRIGLISERIDA DARI KARBOHIDRAT • • Bila KH dalam asupan lebih banyak dari yang dibutuhkan → KH diubah jadi glikogen dan kelebihanya diubah jadi trigliserida → disimpan dalam jaringan adiposa Tempat sintesis di hati. kemudian ditransport oleh lipoprotein ke jaringan disimpan di jaringan adiposa sampai siap digunakan tubuh SINTESIS TRIGLISERIDA DARI PROTEIN • • • Banyak asam amino dapat diubah menjadi asetil koenzim-A Dari asetil koenzim-A dapat diubah menjadi trigliserida Jadi saat asupan protein berlebih.

PJK.ARTERIOSKLEROSIS • • • • • • • Jika kadar kolesterol tinggi dalam darah → endapan lipid yang disebut: plak ateroma/ endapan kolesterol Pada stadium penyakit fibroblast menginfiltrasi ateroma → sklerosis Ca juga mengendap bersama → plak kalsifikasi Kedua proses diatas menyebabkan arteri menjadi sangat keras → arteriosklerosis Arteriosklerosis → menyebabkan vaskuler mudah pecah Dinding vaskuler arteriosklerosis kasar → menyebabkan tombus dan emboli Efek samping: darah tinggi. trombus → stroke emboli 13 .

sistem kendali dalam bentuk hormon. hidrogen. Melalui mekanisme pascatranslasi. Sebagai salah satu sumber gizi. 14 . Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA. Molekul protein mengandung karbon. Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa. protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof). seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. yang merupakan penyusun utama makhluk hidup.PROTEIN Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. lipid. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis. selain polisakarida. dan polinukleotida. terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi. yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. Selain itu. hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. protein masih "mentah". protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Sampai tahap ini. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi. sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838. oksigen.

Protein ini memiliki banyak struktur sekunder beta-sheet dan alpha-helix yang sangat pendek. tersier (tingkat tiga). dan aktin-miosin MACAM PROTEIN • • • • • • Peptide: 2 – 10 asam amino Polipeptide: 10 – 100 asam amino Protein: > 100 asam amino Antara asam amino saling berikatan dengan ikatan peptide Glikoprotein: gabungan glukose dengan protein Lipoprotein: gabungan lipid dan protein 15 . Struktur protein dapat dilihat sebagai hirarki. elastin (arteri). protein plasma. Berbagai bentuk struktur sekunder misalnya ialah sebagai berikut: • • alpha helix (α-helix. dan kuartener (tingkat empat). enzim. yaitu berupa struktur primer (tingkat satu). tulang). "lempeng-beta"). "puntiran-alfa"). antibodi. berupa pilinan rantai asam-asam amino berbentuk seperti spiral. struktur sekunder protein adalah struktur tiga dimensi lokal dari berbagai rangkaian asam amino pada protein yang distabilkan oleh ikatan hidrogen. beta-sheet (β-sheet.Struktur Protein Struktur tersier protein. keratin (rambut. kartilago. sekunder (tingkat dua). Sementara itu. berupa lembaran-lembaran lebar yang tersusun dari sejumlah rantai asam amino yang saling terikat METABOLISME PROTEIN PROTEIN TUBUH • • • • ¾ zat padat tubuh terdiri dari protein (otot. Struktur primer protein merupakan urutan asam amino penyusun protein yang dihubungkan melalui ikatan peptida (amida). Model dibuat dengan menggunakan koordinat dari Bank Data Protein (nomor 1EDH). hormon) Protein merupakan rangkaian asam amino dengan ikatan peptide Banyak protein terdiri ikatan komplek dengan fibril → protein fibrosa Macam protein fibrosa: kolagen (tendon. kuku).

triptofan. metionin. asparadin → sistein. asam glutamat) • TRANSPORT PROTEIN • • • Protein diabsorpsi di usus halus dalam bentuk asam amino → masuk darah Dalam darah asam amino disebar keseluruh sel untuk disimpan Didalam sel asam amino disimpan dalam bentuk protein (dengan menggunakan enzim) • Hati merupakan jaringan utama untuk menyimpan dan mengolah protein PENGGUNAAN PROTEIN UNTUK ENERGI Jika jumlah protein terus meningkat → protein sel dipecah jadi asam amino untuk dijadikan energi atau disimpan dalam bentuk lemak • Pemecahan protein jadi asam amino terjadi di hati dengan proses: deaminasi atau transaminasi • • • Deaminasi: proses pembuangan gugus amino dari asam amino Transaminasi: proses perubahan asam amino menjadi asam keto PEMECAHAN PROTEIN 1. asam aspartat. Diaminasi: • asam amino + NAD+ → asam keto + NH3 16 . glisin. leusin. arginin. fenilalanin) Asam amino non esensial: SAGA SATGA (serin.ASAM AMINO • • Asam amino dibedakan: asam amino esensial dan asam amino non esensial Asam amino esensial: T2L2V HAMIF (treonin. lisin. • Transaminasi: alanin + alfa-ketoglutarat → piruvat + glutamat 1. isoleusin. tirosin. glutamin. alanin. valin → histidin.

suksinil ko-A. oksaloasetat. fumarat.NH3 → merupakan racun bagi tubuh. tetapi tidak dapat dibuang oleh ginjal → harus diubah dahulu jadi urea (di hati) → agar dapat dibuang oleh ginjal • EKSKRESI NH3 • • • NH3 → tidak dapat diekskresi oleh ginjal NH3 harus dirubah dulu menjadi urea oleh hati Jika hati ada kelainan (sakit) → proses perubahan NH3 → urea terganggu → penumpukan NH3 dalam darah → uremia • • NH3 bersifat racun → meracuni otak → coma Karena hati yang rusak → disebut Koma hepatikum PEMECAHAN PROTEIN Deaminasi maupun transaminasi merupakan proses perubahan protein → zat yang dapat masuk kedalam siklus Krebs • Zat hasil deaminasi/transaminasi yang dapat masuk siklus Krebs adalah: alfa ketoglutarat. sitrat • 17 .

His. Valin Tyr. Threonin Leu. Triptofan. Thr: Alanin.SINGKATAN ASAM AMINO Arg. Phenilalanin karboksikinase Ala. Hydroksiprolin. Glutamin. Pro: Arginin. Gln. Hyp. Histidin. Phe: Tyrosin. Met. Trp. Lys. Cys. Gly. Prolin Ile. Piruvat → kurang oxaloasetat 18 . Cystein. Ser. Tyr: Leusin. Phe. Serin. Glysin. Val: Isoleusin. Lysin. Metionin. Tyrosin SIKLUS KREBS • • • Proses perubahan asetil ko-A → H + CO2 Proses ini terjadi didalam mitokondria Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis • • Oksaloasetat berasal dari asam piruvat Jika asupan nutrisi kekurangan KH → kurang as. Phenilalanin.

RANTAI RESPIRASI H → hasil utama dari siklus Krebs ditangkap oleh carrier NAD menjadi NADH H dari NADH ditransfer ke → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → terus direaksikan dengan O2 → H2O + E Rangkaian transfer H dari satu carrier ke carrier lainya disebut Rantai respirasi Rantai Respirasi terjadi didalam mitokondria → transfer atom H antar carrier memakai enzim Dehidrogenase → sedangkan reaksi H + O2 memakai enzim Oksidase Urutan carrier dalam rantai respirasi adalah: NAD → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → direaksikan dengan O2 → H2O + E FOSFORILASI OKSIDATIF Dalam proses rantai respirasi dihasilkan energi yang tinggi → energi tsb ditangkap oleh ADP untuk menambah satu gugus fosfat menjadi ATP Fosforilasi oksidatif adalah proses pengikatan fosfor menjadi ikatan berenergi tinggi dalam 19 .

glisin dan arginin Dalam otot rangka difosforilasi membentuk fosforilkreatin (simpanan energi) istirahat Kreatin + ATP ↔ gerak Fosforilkreatin → Kreatinin urine 20 .proses rantai respirasi Fosforilasi oksidatif → proses merubah ADP → ATP KREATIN DAN KREATININ Kreatin disintesa di hati dari: metionin.

Jakarta 21 . Almatsir.wikipedia. www.Daftar Pustaka 1.org 2.Sunita Prinsip dasar Ilmu Gizi 2002. Gramedia Pustaka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful