P. 1
Pengertian Bandwidth

Pengertian Bandwidth

|Views: 2,843|Likes:
Published by davinchie

More info:

Published by: davinchie on Nov 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/05/2013

pdf

text

original

Pengertian Bandwidth

Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik. Dikenal juga dengan perbedaan atau interval, antara batas teratas dan terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi dalam suatu kanal komunikasi. Satuan yang digunakan Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital. Jalur lebar analog diukur dalam unit Hertz (Hz) atau kitaran second. Jalur lebar digital pula merujuk kepada jumlah atau volume data yang dilewatkan melalui satu saluran komunikasi yang diukur dalam unit bit per second (bps) tanpa melibatkan gangguan. Istilah lebar jalur (bandwith) sepatutnya tidak dikelirukan dengan istilah jalur (band), seperti pada telepon tanpa kabel, contohnya beroperasi pada jalur 800MMHz. Lebar jalur ialah ruang yang digunakan pada jalur tersebut. Dalam komunikasi tanpa wayar, ukuran atau lebar jalur salurannya memberi kesan kepada transmisi. Sejumlah data yang mengalir melalui satu saluran sempit mengambil masa yang lebih lama berbanding sejumlah data yang sama apabila mengalir menerusi satu saluran yang lebih lebar. Samakah Bandwidth dengan kecepatan? Jawabannya: Bandwidth dengan kecepatan itu berbeda. Mari kita lihat sebagai berikut. Informasi dialirkan melalui berbagai media. Misalnya kita pilih kabel sebagai media. Sehingga informasi dialirkan melalui kabel tersebut. Karena informasi bisa “dialirkan” melalui kabel, kita bisa mengasumsikan kabel ini sebagai pipa tempat informasi disalurkan. Nah, bandwidth seperti diungkapkan di atas adalah kemampuan maksimum dari pipa untuk mengalirkan data dalam waktu satu detik. Sedangkan kecepatan, adalah jarak yang ditempuh dari suatu satuan waktu, misalnya dalam satu detik. Misalnya server anda terhubung melalui kabel telepon anda menghubungkan terhubung dengan modem ke Internet Service Provider (ISP) dengan bandwidth 56kbps. Semakin lebar bandwidth yang ada tentu data yang dilewatkan akan semakin besar. Saluran ini dibagi menjadi dua, Narrowband (jalur sempit) dan Wideband (jalur lebar). Lihat juga : Transmission, Digital data transmission, Full duplex, Half duplex, Narrowband, Parallel transmission, Simplex, Synchronous transmission, Wideband, dan broadband. Pengertian lain dari Bandwidth (disebut juga Data Transfer atau Site Traffic) adalah data yang keluar+masuk/upload+download ke account anda. Contoh: Ketika anda menerima/mengirim email, asumsikan besarnya email yang diterima/dikirim adalah 4 KB, berarti secara teori, untuk bandwidth 1.000 MB (1.000.000

KB) anda bisa *kirim* 250.000 email atau berbagai variasi antara kirim/terima, misalnya 100.000 kirim, 150.000 terima. Ini hanya contoh untuk penjelasan bandwidth, pada kenyataannya, data yang keluar masuk ke account bisa datang dari pengunjung (yang mendownload halaman website ke PC-nya), atau anda upload gambar/file ke account dan sebagainya. Bandwidth/Site Traffic dihitung per bulan & bisa dilihat di cPanel. Jika anda mengenal Telkom Speedy, Bandwidth ini cara kerjanya sama dengan Kuota di Telkom Speedy. Hanya saja yang menjadi acuan bagi perhitungan kuota Telkom Speedy adalah data yang keluar/masuk ke PC/Modem ADSL anda, sedangkan di hosting acuannya adalah data yang keluar/masuk ke account. Pada dasarnya bandwidth merupakan suatu beda frekuensi antara frekuensi cut-off atas dan juga frekuensi cut-off bawah. Trus, frekuensi cut-off tuh apa ya? Nah, yang dimaksud dengan frekuensi cut-off adalah nilai frekuensi saat daya daya turun menjadi setengah dari daya inputnya atau turun 3 dB. Untuk memperjelas maksud dari pengertian di atas, silahkan perhatikan gambar di bawah ini

contoh bandwidth Dalam gambar di atas, bandwidth di notasikan dengan huruf B, di mana bandwidth (B) merupakan selisih antara fH dan fL atau B = fH – fL, kemudian frekuensi cut-off atas dinotasikan dengan fH dan frekuensi cut-off bawah dinotasikan dengan fL. Dan satuan bandwidth untuk yang satu ini menggunakan satuan Hertz. OK, sejauh ini sudah cukup jelas kan? Semoga saja… Tapi, tadi bukannya ada istilah kbps untuk menyebutkan nilai bandwidth? Oh iya, memang ada satu lagi cara untuk menyebutkan nilai bandwith dalam dunia telekomunikasi yaitu dengan bps (bit per second), bisa juga dengan kbps (kilo bps), Mbps (Mega bps), Gbps (Giga bps), dst. Sepertinya terpaksa harus menjelaskan lagi nih(hehehe…:D ). Sebenarnya cukup panjang juga kalau mau mengerti secara detail tentang penggunaan istilah ini, namun akan saya coba untuk meringkasnya.

Bandwidth yang satu ini terkait dengan dua variabel lagi modulasi dan juga source coding. Wuih…., itu apalagi ya??? Modulasi itu pengertiannya adalah menumpangkan suatu sinyal informasi ke dalam suatu sinyal carrier. Kenapa sih harus pake menumpang segala? Gampangannya gini (jowone mulai metu, hehehe…), ibarat suatu barang yang akan dikirim dari suatu tempat ke tempat yang lain, tentu saja barang itu akan aman jika dimasukkan ke dalam mobil pengangkut barang (ex: truk, mobil box, dll) daripada barang tersebut dibiarkan menggelinding hingga ke tempat tujuan yang jaraknya cukup jauh. Nah, sepert itulah prinsip modulasi yang dimaksud dalam konteks ini. Trus, kaitan antara bandwith dengan modulasi tuh apa? sama source coding itu apa? Sabar dunk…ntar juga akan dijelasin lagi.

modulasi FSK Saya jelasin source coding dulu aja ya. Source coding merupakan suatu pengkodean pada suatu sinyal informasi yang masuk ke suatu sistem pengolahan informasi. Di sini, sinyal informasi yang bersifat analog (ex: voice, video, dll) akan diubah menjadi bentuk sinyal digital biner (1 dan 0), biasanya disebut dengan istilah bit-bit biner. Untuk lebih jelasnya bisa baca-baca lagi atau tanya ke mbah google aja. Sejauh ini sudah cukup jelas kan? Nah, akan coba saya gabungkan beberapa istilah yang sudah disebutkan di sebelumnya. Setelah sinyal informasi berubah menjadi bit-bit biner, maka sinyal tersebut memerlukan suatu modulasi agar sinyal informasi tersebut selamat saat dikirimkan ke tempat tujuan yang jaraknya cukup jauh. Ditumpangkanlah sinyal informasi tersebut ke suatu sinyal carrier dengan beragam cara modulasi (FSK, PSK, MSK, APK, dll) untuk menjaga agar sinyal informasi tersebut tetap utuh hingga ke tujuan akhir. Dalam proses modulasi tersebut ada mekanisme di mana bit-bit tersebut direpresentasikan menjadi suatu simbol tertentu yang bertujuan untuk mengefektifkan dan memperbesar nilai bandwidth saat pengiriman tersebut. Misalkan saja untuk modulasi QPSK, dua bit dapat direpresentasikan menjadi suatu phasa tertentu, atau FSK dimana satu frekuensi

merepresentasikan satu bit, dan lain sebagainya. Sehingga bandwidth dalam konteks ini adalah banyaknya data / bit biner yang dapat dikirimkan tiap detiknya, atau kalau dibuat notasinya menjadi B = fc x L, di mana fc merupakan frekuensi carrier sinyal dan juga L merupakan banyaknya bit yang dapat direpresentasikan dalam satu simbol. Dan adapun cara untuk membagi progam Bandwidth

Untuk yang punya warnet atau home office nich, pastinya harus punya program membagi bandwidth buat user. Program ini digunakan untuk membatasi bandwidth yang digunakan oleh user. Bandwidth limiter ini bertugas untuk memonitor penggunaan bandwidth (bandwidth usage), dan tentunya untuk penggunaan bandwidth limiting. Hasilnya, efisiensi jaringan akan meningkat seiring dengan pengurangan keperluan bandwidth secara keseluruhan. Ini juga dapat digunakan untuk memberikan akses yang terbatas untuk pengguna komputer di jaringan, sehingga pengguna-pengguna yang haus bandwidth (yang suka streaming atau download) bakalan dibatasi dengan software ini, sehingga pengguna lain tidak akan merasa kecepatan browsing atau download terganggu dengan si penyedot bandwidth tersebut. Membagi Bandwidth Berbeda dengan teknik membagi bandwidth di mikrotik yang tergolong pada level hardware, dengan software, kita dengan mudah dapat mengatur rule-rule / policy tentang bandwidth throttling, sehingga tidak banyak diribetkan dengan setting-setting hardware. Untuk mulai menggunakan program membagi bandwidth ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu tentang sistem operasi yang kamu gunakan dan spesifikasi hardware yang diperlukan. Pada kali ini, ada dua software membagi bandwidth, yaitu SoftPerfect Bandwidth Manager dan Bandwidth Controller. Keduanya berjalan di sistem operasi Windows. Sedangkan keperluan hardware yang diperlukan tergantung masing-masing perangkat lunak yang akan kamu gunakan. Satu hal yang nggak kalah pentingnya adalah menyiapkan dua ethernet card untuk PC yang dijadikan gate/pintu gerbang yang akan diinstall software pembagi bandwidth, dimana satu ethernet card digunakan sebagai pintu masuk dari modem, dan ujung satunya untuk jalan keluar ke hub/router. Bandwidth itu sendiri ada 2 macam, yaitu Digital bandwidth dan Analog Bandwidth. Pertama yang dimaksud dengan Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa

distorsi. Sedangkan Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat. Segala nemtuk peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->