SIKLUS HIDROLOGI

Siklus air atau daur hidrologi adalah pola sirkulasi air dalam ekosistem yang dimulai dengan adanya proses pemanasan permukaan bumi oleh sinar matahari, lalu terjadi penguapan hingga akan terjadi kondensasi uap air, yaitu proses perubahan uap air menjadi titik air. Kumpulan titik air di atmosfer dinamakan awan. Bila uap air telah menjadi titik-titik air, maka hujan akan turun. Kemudian air hujan yang jatuh ke permukaan bumi akan tersebar, ada yang meresap ke dalam tanah, singgah di dedaunan, mengalir menuju laut melalui sungai atau mengumpul di danau, atau menguap lagi ke Atmosfer. Siklus hidrologis dapat dibedakan menjadi,

Siklus pendek

Siklus pendek merupakan suatu proses peredaran air dengan jangka waktu yang relatif cepat. Proses ini biasanya terjadi di laut. Bagaimana terjadinya siklus pendek? Air laut mengalami evaporasi (penguapan), karena adanya panas dari sinar matahari. Uap air dari evaporasi naik ke atas sampai pada ketinggian tertentu dan mengalami kondensasi sehingga terbentuk awan. Awan semakin lama semakin besar, maka turunlah sebagai hujan di atas laut. Air yang turun ini kembali menjadi air laut yang akan mengalami evaporasi lagi.

Siklus menengah

Air laut mengalami evaporasi menuju atmosfer, dalam bentuk uap air karena panas sinar matahari. Angin yang bertiup membawa uap air laut ke arah daratan. Pada ketinggian tertentu, uap air yang berasal dari evaporasi air laut, sungai, dan danau terkumpul makin banyak di udara. Suatu saat uap air menjadi jenuh

Setiap hari tanaman yang tumbuh secara aktif melepaskan uap air 5 sampai 10 kali sebanyak air yang dapat ditahan. dan selanjutnya ke laut. Sekitar 95. serta hasil transpirasi dari tumbuhan. Angin membawa uap air laut ke arah daratan dan bergabung bersama dengan uap air yang berasal dari danau.000 mil kubik air menguap ke angkasa setiap tahunnya. Siklus panjang Panas sinar matahari menyebabkan evaporasi air laut. terutama stomata atau mulut daun. Hanya 15. Air tanah juga dapat muncul ke permukaan menjadi mata air. Adakalanya presipitasi tidak berbentuk hujan. Uap air juga dikeluarkan dari daun-daun tanaman melalui sebuah proses yang dinamakan transpirasi. sungai. danau. dan lahan yang basah. sebagian meresap ke dalam tanah (infiltrasi) menjadi air tanah. Komponen Siklus Hidrologi Unsur-unsur utama (komponen) yang terjadi dalam proses siklus hidrologi.000 mil kubik menguapnya dari lautan. sungai. dan yang paling penting juga berasal dan transpirasi oleh daun tanaman yang hidup. Transpirasi Merupakan proses pelepasan uap air yang berasal dari tumbuh . . Uap air ini berubah menjadi awan dan turun sebagai presipitasi (hujan). Evaporasi (presipitasi) Air di permukaan bumi. dan tubuh perairan lainnya. tetapi berbentuk salju atau es. kemudian menjadi hujan. selokan. danau. sungai.dan mengalami kondensasi. selokan. Sebagian air hujan diserap oleh tumbuhan serta sebagian lagi mengalir di permukaan tanah menuju parit.000 mil kubik berasal dari daratan.tumbuhan melalui bagian daun. Aliran air tanah ini disebut perkolasi dan berakhir menuju ke laut. Air hujan yang jatuh di daratan selanjutnya mengalir ke parit. sungai. baik di daratan maupun di laut dipanasi oleh sinar matahari kemudian berubah menjadi uap air yang tidak terlihat di atmosfir. Hampir 80. Air hujan yang jatuh. danau. Proses semuanya itu disebut evapotranspirasi. Siklus panjang merupakan siklus yang berlangsung paling lama dan prosesnya paling lengkap. dan menuju ke laut lagi.

air hujan tertahan oleh daun-daunan dan batang pohon . Presipitasi pada pembentukan hujan. titik-titik air. Kumpulan embun. Intersepsi Hujan turun di hutan yang lebat. waduk.pori tanah. rawa). Adveksi Merupakan proses pengangkutan air dengan gerakan horizontal seperti perjalanan panas maupun uap air dari satu lokasi ke lokasi yang lain oleh gerakan udara mendatar. dan hujan batu (hail) berasal dan kumpulan awan. Presipitasi (Hujan) Presipitasi atau curah hujan ketika titik-titik air. salju dan es di awan ukurannya semakin besar dan menjadi berat. ketika awan-awan tersebut bergerak menuju pegunungan. Infiltrasi Perembesan atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori . sehingga terjadi perubahan wujud melalui kondensasi menjadi embun. salju. tetapi air tidak sampai ke tanah. tergantung pada suhu udara sekitarnya. Sebagai contoh. Surface run off Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan. dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Infiltrasi (Perkolasi) Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi khususnya daratan. Kondensasi Uap air naik ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi akan mengalami pendinginan. Air permukaan. dan hujan batu (hail). awan-awan tersebut menjadi dingin. mereka akan menjadi hujan. dan kemudian segera menjadi jenuh air yang kemudian air tersebut jatuh sebagai hujan. yang diatur oleh arus udara. Awan-awan tersebut bergerak mengelilingi dunia. salju dan es. salju dan es merupakan bahan pembentuk kabut dan awan. kemudian meresap ke dalam tanah dengan cara mengalir secara infiltrasi atau perkolasi melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan. baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau. akibat intersepsi. sehingga mencapai muka air tanah (water table) yang kemudian menjadi air bawah tanah. salju.Evapotranspirasi Merupakan gabungan antara proses evaporasi dan transpirasi. titiktitik air.

tempat semua kejadian hidrogeologis seperti proses pengimbunan. CAT di Indonesia secara umum dibedakan menjadi dua buah yaitu CAT bebas (unconfined aquifer) dan CAT tertekan (confined aquifer). pengaliran dan pelepasan air tanah berlangsung. Pemakaian air beragam sehingga berbeda dalam kepentingan. Kondisi tersebut diatas tentu saja perlu dicermati secara dini. daerah aliran air tanah disebut Cekungan Air Tanah (CAT) yang didefinisikan sebagai suatu wilayah yang dibatasi oleh batas hidrogeologis. vegetasi dan tekanan penduduk. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dalam mempengaruhi ketersediaan sumber air. air tanah juga dapat di artikan semua air yang berapa di bawah permukaan tanah merupakan air tanah. Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan adalah: y y y Pertumbuhan industri yang pesat di suatu kawasan disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan kecenderungan kenaikan permintaan air tanah. Dalam Undang-undang Sumber Daya Air. (2004). perlu suatu upaya untuk menjaga keberadaan/ketersediaan sumber daya air tanah salah satunya dengan memiliki suatu sistem monitoring penggunaan air tanah yang dapat divisualisasikan dalam data spasial dan atributnya. air tanah juga mempunyai peranan yang sangat penting terutama dalam menjaga keseimbangan dan ketersediaan bahan baku air untuk kepentingan rumah tangga (domestik) maupun untuk kepentingan industri. Cekungan Air Tanah (CAT) Adanya krisis air akibat kerusakan lingkungan.Air Tanah Air tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah. Kerusakan sumber air Kerusakan sumber daya air tidak dapat dipisahkan dari kerusakan di sekitarnya seperti kerusakan lahan. Selain air sungai dan air hujan. Menurut Danaryanto. ketergantungan pasokan air bersih dan air tanah telah mencapai ± 70%. maksud serta cara memperoleh sumber air. CAT ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan total besarnya potensi masing-masing CAT adalah : . dkk. agar tidak menimbulkan kerusakan air tanah di kawasan sekitarnya. Dibeberapa daerah. Perlu perubahan sikap sebagian besar masyarakat yang cenderung boros dalam pengggunaan air serta melalaikan unsur konservasi. Air tanah merupakan salah satu sumber daya air yang keberadaannya terbatas dan kerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulit dilakukan.

pengantar air atau akufir. lava dan batu gampil. dan atau air permukaan yang akhirnya bermuara ke laut atau perairan terbuka yang luas. Kelulusan tanah atau batuan merupakan ukuran mudah atau tidaknya bahan itu dilalui air. berasal dari air tanah. Pasir misalnya. air laut dan atau berhubungan atau tidak berhubungan dengan sungai.y y CAT Bebas : Potensi 1. Rawa adalah perairan yang cukup luas yang terdapat di dataran rendah dengan sumber air dari air hujan. tetapi dalam kerikil lebih besar. yang kedalamannya dangkal atau sangat dalam. yang biasanya dapat merupakan penghantar yang baik yaitu lapisan pasir dan kerikil. relatif tidak dalam. Penyembuhan atau pengisian kembali air yang ada dalam tanah itu berlangsung akibat curah hujan. Sirkulasi Lapisan di dalam bumi yang dengan mudah dapat membawa atau menghantar air disebut lapisan pembawa air.165. ada tanah yang jarang dan ada tanah yang kedap. mempunyai atau tidak mempunyai sungai yang mengalir ke dalam atau ke luar perairan. atau di daerah tertentu. Waduk adalah genangan air yang terbentuk karena pembendungan aliran sungai oleh manusia. biasanya dinyatakannya dalam persen. air hujan.325 juta m³/tahun Elemen CAT adalah semua air yang terdapat di bawah permukaan tanah. berdasar lumpur dan atau tumbuhan membusuk. bahan yang dengan mudah dapat dilalaui air disebut lulus. Situ dan telaga termasuk kedalam kategori danau. Kesarangan (porositip) tidak lain ialah jumlah ruang kosong dalam bahan tanah atau batuan. angka ini lebih kecil.971 juta m³/tahun CAT Tertekan : Potensi 35. Jenis .jenis Perairan Umum Sungai adalah perairan yang airnya mengalir secara terus menerus pada arah tertentu. Danau adalah genangan air yang luas dengan tinggi dan luas permukaan air berfluktuasi kecil. adalah bahan yang lulus air melewati pasir kasar dengan kecepatan antara 10 dan 100 sihosinya. kanal dan saluran irigasi yang dibuat manusia termasuk ke dalam kategori sungai. terbentuk secara alami dan terisoiasi dari laut. yang sebagian meresap kedalam tanah. jadi seakan-akan merupakan kebalikan dari air permukaan. Sungai mati. Dalam lempeng. bergantung pada jenis tanah dan batuan yang mengalasi suatu daerah curah hujan meresap kedalam bumi dalam jumlah besar atau kecil. perairan lebak. banyak terdapat vegetasi baik yang mengapung dan mencuat maupun tenggelam .

5. Ini berarti lebih dari setengah wilayah AS dialiri Mississippi dan anak-anak sungainya. anak sungai dan area tanah yang dipengaruhinya. 6. Banjir Produktivitas tanah menurun Pengendapan lumpur pada waduk Saluran irigasi Proyek tenaga air Penggunaan tanah yang tidak tepat (perladangan berpindah. 4. contohnya daerah aliran sungai Mississippi meliputi lebih dari setengah Amerika Serikat. pertanian lahan kering dan konservasi yang tidak tepat) . 2. Daerah aliran sungai dapat menjadi sangat besar.Daerah aliran sungai Contoh daerah aliran sungai. 3. Masalah-masalah dan faktor-faktor yang memengaruhi daerah aliran sungai Masalah-masalah DAS di Indonesia: 1. Daerah Aliran Sungai disingkat DAS ialah istilah geografi mengenai sebatang sungai. Batas Wilayan Daerah Aliran Sungai Batas wilayah DAS diukur dengan cara menghubungkan titik-titik tertinggi di antara wilayah aliran sungai yang satu dengan yang lain.

tengah. dan air hujan yang langsung ke permukaan tanah. 5. dalam mempelajari DAS. 4. Di dalam daur hidrologi. Metode Isohyet. digunakan bila bentuk DAS memanjang dan sempit (luas 1000-5000 km² Daerah-daerah DAS 1. Secara biogeofisik daerah hulu .Faktor-faktor yang mempengaruhi DAS di Indonesia: 1. Banyak aktifitas penduduk. yaitu garis dalam peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki jumlah curah hujan yang sama selama periode tertentu. Yaitu: 1. dan hilir. daerah aliran sungai biasanya dibagi menjadi daerah hulu. Banyak areal pertanian. berbukit-bukit dan lerengnya curam sehingga banyak jeram. Siklus hidrologi besar terjadi di dalam DAS. pengertian istilah daur dapat digunakan sebagai konsep kerja untuk analisis dari berbagai permasalahan. Iklim Jenis batuan yang dilalui DAS Banyak sedikitnya air hujan yang jatuh ke alur DAS Lereng DAS Bentukan alam (mender. 3. dataran banjir dan delta) Metode perhitungan banyaknya hujan di DAS. Sedangkan air larian dan air infiltrasi akan mengalir ke sungai sebagai debit aliran dan sebagian lagi menjadi air tanah. landai dan subur. misalnya dalam perencanaan dan evaluasi pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai). Dengan memahami konsep daur hidrologi secara luas. Hilir sungai. relatif landai. Metode Thiessen. Tengah sungai. Digunakan apabila luas tanah lebih dari 5000 km² 2. aliran batang (stemflow). dengan 2 cara. 2. 3. yaitu air lolos (througfall). masukan berupa curah hujan akan didistribusikan melalui beberapa cara. 2. Hulu sungai.

Ekosistem DAS hulu merupakan bagian yang penting karena mempunyai fungsi perlindungan terhadap seluruh bagian DAS. b. Penguapan di bumi 80% berasal dari penguapan air laut. tetapi juga akan menimbulkan dampak di daerah hilir dalam bentuk penurunan kapasitas tampung waduk sehingga terjadi pendangkalan sungai dan saluran irigasi yang meningkatkan risiko banjir. merupakan proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat pendinginan. sebagai berikut. hujan es. Presipitasi. Evapotranspirasi. Infiltrasi. Daerah hilir DAS mempunyai ciriciri sebagai berikut: merupakan daerah budi daya. f. yaitu perembesan atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori tanah. mempunyai bentuk lembah sungai V. adalah transportasi air pada gerakan horizontal seperti transportasi panas dan uap air oleh gerakan udara mendatar dari satu lokasi ke lokasi yang lain. bukan merupakan daerah banjir. adalah penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas. kemiringan lereng kecil (<8%). e. adalah proses gabungan antara evaporasi dan transpirasi. Daerah aliran sungai yang tengah merupakan daerah transisi dari kedua karakteristik DAS yang berbeda tersebut di atas. Run off (aliran permukaan). Perlindungan ini. kemiringan lereng besar (>15%). . dan hujan salju. d. merupakan segala bentuk hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air. Siklus air terjadi karena adanya proses-proses yang mengikuti gejala meteorologis dan klimatologis. Adveksi. c. Evaporasi. dan beberapa tempat merupakan daerah banjir. Demikian juga penebangan hutan secara terus-menerus di daerah hulu akan menimbulkan peningkatan laju erosi di daerah tengah dan hilir. Dengan demikian. Transpirasi. Jenis penggunaan lahan merupakan hutan. dari segi fungsi tata air. g. a. kondisi hidrologis DAS yang baik sangat dipengaruhi oleh pemanfaatan dan konservasi lahan di wilayah DAS tersebut. Jenis penggunaan lahan didominasi tanaman pertanian. adalah proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan melalui stomata atau mulut daun. antara lain. antara lain. mempunyai bentuk lembah sungai U dan pengaturan pemakaian air ditentukan oleh bangunan irigasi. Kondensasi. h. Erosi yang terjadi di daerah hulu akibat praktik bercocok tanam yang tidak mengikuti kaidahkaidah konservasi tanah dan air atau akibat pembuatan jalan yang tidak direncanakan dengan baik tidak hanya berdampak di daerah erosi tersebut berlangsung.mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: merupakan daerah konservasi. merupakan pergerakan aliran air di permukaan tanah melalui sungai dan anak sungai.

akibatnya akan timbul aliran baru yang mengikuti arah strike (arah patahan). 7) sungai obsequent. merupakan sungai yang arah alirannya tetap karena dapat mengimbangi pengangkatan yang terjadi pada proses yang lambat. 5) sungai resequent. yakni sungai yang mengalir menuruni permukaan patahan. 6) sungai antecedent. jadi berlawanan dengan dip dari formasi-formasi patahan. 2) sungai consequent lateral. sungai ini mengalir dengan arah tidak tertentu sehingga terjadi pola aliran dendrites. Jenis-Jenis Perairan di Muka Bumi a. sehingga sungai tersebut akan mengadakan erosi ke samping dan memperluas lembahnya. yakni sungai yang mengalir menuruni dip slope (kemiringan patahan) dari formasi-formasi daerah tersebut dan searah dengan sungai consequent lateral dan sering merupakan anak sungai subsequent. 9) sungai reverse. atau sungai lain yang lebih besar.2. merupakan sungai yang terjadi jika di daerah sungai consequent lateral terjadi erosi mundur sampai ke puncak lerengnya. yaitu: 1) sungai consequent longitudinal. 10) sungai compound. 4) sungai subsequent. 8) sungai insequent. Ada berbagai bentuk atau tipe sungai. yakni sungai yang terjadi tanpa ditentukan oleh sebabsebab yang nyata. Sungai Sungai adalah air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan menuju dan bermuara di laut. merupakan sungai yang mengubah arah alirannya karena sungai ini tidak dapat mempertahankan arah alirannya melawan suatu pengangkatan. . merupakan sungai yang mempunyai aliran yang sejajar dengan antiklinal. danau. yaitu: limpasan yang berasal dari anak-anak sungai dan limpasan dari air tanah. merupakan sungai yang membawa air dari daerah yang berlawanan geomorfologinya. atau dataran yang baru terangkat. Aliran sungai merupakan aliran yang bersumber dari tiga jenis limpasan. 3) sungai superimposed. blockmountain. merupakan sungai yang mempunyai arah aliran menuruni lerenglereng asli yang ada di permukaan bumi seperti done. merupakan sungai yang mengalir pada lapisan sedimen datar yang menutupi lapisan batuan di bawahnya.

merupakan sungai yang mengalir dari daerah yang berlainan struktur geologinya. 12) sungai anaclinal. terdapat pada daerah yang batu-batuannya homogen. merupakan pola aliran yang berbentuk. subsequent. a) Paralel. yang secara lambat terangkat dan arah pengangkatan tersebut berlawanan dengan arah arus sungai. b) Rectangular. merupakan pola aliran pada kerucut gunung berapi atau dome sampai stadium muda dengan pola aliran menuruni lerenglereng pegunungan. merupakan pola aliran sikusiku di mana pola aliran ini terdapat daerah yang mempunyai struktur patahan. h) Dendritic. dan lerenglerengnya tidak begitu terjal. . merupakan sungai yang mengalir pada permukaan. resequent. sehingga sungai-sungainya tidak cukup mempunyai kekuatan untuk menempuh jalan yang lurus dan pendek. e) Radial centripetal. adalah pola aliran yang mirip cabang atau akar tanaman. dan obsequent. f) Trellis. d) Radial centrifugal. merupakan pola aliran pada suatu kawah atau crater dan suatu kaldera dari gunung berapi atau depresi lainnya. atau hanya joint (retakan). yang terdapat pada suatu dome atau kaldera yang sudah mencapai stadium dewasa dan sudah timbul sungai consequent. c) Angulate. adalah pola aliran yang lurus atau hampir lurus ke tempat yang lebih rendah. tetapi sungaisungai masih terlihat mengikuti garis-garis patahan. yang pola alirannya menuju ke pusat depresi tersebut. merupakan pola aliran yang hampir membentuk sudut 90o. merupakan variasi dari radial pattern. terdapat pada suatu daerah yang luas dan miring sekali sehingga gradien dari sungai itu besar.11) sungai composit. seperti tralis dengan bentukan antiklin dan sinklin yang pararel. g) Annular. 1) Pola Aliran Sungai Ada berbagai pola aliran sungai sebagai berikut.

4) Identifikasi Berbagai Proses Pelapukan/Pengikisan Sungai Erosi (pengikisan). dan kecepatan aliran air merupakan faktor yang memengaruhinya. Ada berbagai bentuk dan ukuran delta. Kekuatan aliran erosi bekerja dengan cara menumbuk dan menggerus dasar sungai. Pengikisan mekanik ini dipercepat oleh serpihan batuan yang terbawa oleh aliran yang deras. dan penimbunan atau pengendapan (sedimentasi) yang terjadi secara alami ketika air mengalir. dan terbentuklah danau tapal kuda atau danau mati (oxbow lake). 5) Lembah Sungai Lembah sungai merupakan hasil pengikisan air yang mempunyai bentuk permukaan yang lebih rendah daripada bagian lainnya. pelebaran. kecepatan aliran sungai. Kondisi ini menyebabkan sisi luar lengkung tererosi dan hasil erosinya terendap di bagian dalam. . sedangkan di daerah datar yang kecepatan airnya lambat penimbunan atau pengendapan material akan semakin intensif. dan jenis batuan. Selain itu. Sungai San Juan merupakan salah satu contoh sungai bermeander berelief kasar. dan pemanjangan. pengangkutan (transportasi). Batas daratan yang sempit yang memisahkan antara tikungan yang satu dan tikungan lainnya akhirnya terpotong oleh saluran yang baru. antara lain. Kemiringan daerah aliran sungai. Aktivitas pengikisan akan semakin meningkat jika kemiringan aliran air sungai makin besar. sering didapati pada aliran sungai di daerah dataran rendah. Pertumbuhan suatu lembah sungai dapat berjalan melalui tiga proses. Terdapat dua sisi pada lengkungan meander. Undercut adalah berpindahnyaaliran air yang disebabkan oleh sedimentasi pada bagian lengkung meander sehingga aliran air di luar lebih cepat daripada arus air pada sisi dalamnya. Berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya delta. a) Pendalaman lembah sungai Perbedaan ketinggian yang besar menyebabkan proses erosi di daerah hulu sungai. dapat membentuk setengah lingkaran atau bahkan hampir melingkar penuh.2) Meander Sungai Meander atau bentuk kelokankelokan aliran sungai. 3) Delta Delta adalah endapan yang terbentuk di ujung aliran yang sudah dekat muara di laut atau danau. Cara kerja ini disebut sebagai pengikisan hidrolik. yakni: pendalaman. Meander terjadi karena adanya reaksi antara aliran sungai dan batu-batuan yang homogen dan kurang resisten terhadap erosi. karena melakukan erosi pendalaman terhadap batuan dasar sehingga sungai tersebut berkedudukan tepat di dasar lembahnya. musim. volume air sungai. terjadi pula pengikisan kimiawi yaitu proses pelarutan dan reaksi asam terhadap dasar dan tepi saluran sungai. Pengikisan dan pendalaman saluran juga dipercepat oleh terjadinya pengikisan mekanik. Jika berlangsung secara terusmenerus.

(3) lebar bagian bawah lembah dan lebar saluran sungai sama besar. Stadium dewasa lembah sungai mempunyai ciri: (1) gradien sungai lebih kecil daripada gradien pada stadium muda. (5) pada bagian akhir stadium dewasa sungai sudah mengalami pendataran dasar sungai akibat sedimentasi. Di beberapa tempat terdapat permukaan sungai dengan lembah yang kecil-kecil. Dataran asli baru yang disebabkan oleh pengangkatan dasar laut dan sedimentasi gunung berapi terbentuk pada stadium ini. (2) terjadinya erosi lateral. (3) lembah sungai berbentuk U. 6) Kualitas fisik air sungai dan pemanfaatan sungai . Erosi lateral juga dibarengi dengan proses agradasi atau penambahan endapan yang berasal dari materi longsoran (mass wasting) dari lereng atasnya. pertumbuhan delta yang menambah luas daratan merupakan penyebab terjadinya pemanjangan lembah. (2) daya angkut aliran air sungai paling besar. Stadium awal ditandai dengan daya kikis vertikal yang masih besar disebabkan oleh gradien sungai yang masih besar. (4) terdapat dataran banjir (flood plain) pada lembah sungai dan terbentuknya kelokan (meander) pada flood plain sungai. Kondisi ini dapat mempercepat terjadinya pelebaran lembah sungai. Dapat dikatakan bahwa pada stadium ini daerah sekelilingnya masih merupakan bentuk antaraliran dan erosi baru. Stadium muda pembentukan lembah dimulai dengan beberapa tandatanda.b) Pelebaran lembah sungai Lambatnya kecepatan arus air di daerah datar menyebabkan proses erosi ke samping (lateral) sehingga erosi lateral lebih pada melebarnya lembah sungai. antara lain: (1) daya kikis vertikal yang kuat akibat gradien yang masih besar menyebabkan penampang lintang dari lembah berbentuk huruf V. umur ini adalah umur relatif berdasarkan kenampakan bentuk lembah dalam beberapa tingkatan. dengan kedalaman yang lebih kecil daripada ukuran lebarnya. Perkembangan lembah sungai dapat dijadikan sebagai penunjuk umur lembah tersebut. (4) dasar lembah belum merata. dan tidak lagi terjadi erosi vertikal praktis. c) Pemanjangan lembah sungai Penurunan permukaan laut yang menyebabkan daratan bertambah maju.

sungai mempunyai arti yang sangat penting. (2) kaya bahan-bahan bangunan seperti pasir. misalnya dengan dibuat waduk. dan perikanan. antara lain: (1) untuk pengairan. kualitas airnya cenderung menurun. dan kerikil yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan. Peranan penting sungai bagi kehidupan manusia. (8) untuk lalu lintas atau transportasi air. Program yang dilakukan untuk mengatasi pencemaran air sungai ini adalah program kali bersih (prokasih). Bandung. dan Surabaya. Potensi Air Permukaan dan Air Tanah a. (4) sumber pembangkit tenaga listrik dengan memanfaatkan air terjun sungai. intan. seperti industri bata dan genting. terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Program ini difokuskan untuk menurunkan jumlah beban zat pencemar yang masuk ke sungai. Masyarakat pengguna dan para pengusaha yang andil dalam terjadinya pencemaran air diharapkan dapat mengatasi permasalahan kuantitas dan kualitas air. Selain itu. pencarian bijih emas. (6) dataran aluvial yang subur merupakan hasil pengendapan air sungai. Nilai ambang batas pencemaran berhubungan dengan pengaturan terhadap pemanfaatan sungai. (7) bagi kelangsungan suatu industri yang banyak memerlukan air. (5) kandungan mineral yang terdapat di dalam air sungai dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk meningkatkan kesuburannya karena unsur-unsur tersebut sangat dibutuhkan tanaman. (3) sebagai mata pencarian penduduk. kekeruhan air dan jumlah lumpur yang mencapai 25 ton/tahun pada sungai-sungai di Pulau Jawa dapat menunjukkan adanya erosi tanah di bagian hulu sungai. batu kali.Di Pulau Jawa. Tangerang. Lapisan Tak Kedap . 4. seperti pengamjikan pasir dan batubatu. Penentuan manfaat sungai dapat ditentukan oleh kualitas air saat itu. timah aluvial. kebutuhan oksigen biologi (Biological Oxygen Demand = BOD) dan kebutuhan oksigen kimiawi (Chemical Oxygen Demand = COD) dapat dijadikan petunjuk terhadap penurunan kualitas air sungai. Parameter BOD dan COD sungai-sungai di seluruh provinsi di Pulau Jawa yang telah melampaui batas baku mutu yang ditetapkan. Adanya perubahan kadar parameter tertentu seperti kadar pH.

Penampang Air Tanah Lapisan batuan porous merupakan pengikat air tanah freatik dengan jumlah cukup besar. beriklim arid (panas) dan semiarid (semipanas). Kadar pori lapisan tak kedap cukup besar. Contoh lapisan kedap. Jika lapisan . kerikil. Kedalaman lapisan freatik tergantung pada ketebalan lapis-lapis batuan di atasnya. contoh lapisan tembus air ialah pasir. Contoh daerah cekungan artesis di Australia Tenggara. padas. napal. Lapisan Kedap Lapisan kedap ini adalah lapisan yang tak tembus air. Lapisan ini merupakan kombinasi dari dua lapisan tersebut. terletak di daerah aliran Sungai Darling dan Sungai Murray. Keadaan air dan posisi tanah dalam lapisan tak kedap dapat memengaruhi gerak aliran airnya. dan kapur. Pada lapisan lempung setelah mengisap air hingga jenuh air tidak akan terserap lagi sehingga semua air akan dialirkan atau tetap menggenang. yaitu geluh.Lapisan tak kedap adalah lapisan yang mudah tertembus air sehingga air tidak tertahan dan langsung dapat meresap sampai pada lapisan kedap. dan lempung. Sumur artesis muncul jika pengeboran dilakukan di daerah yang lebih rendah daripada permukaan air tanah pada daerah tangkapan hujan. Bagi daerah-daerah yang kering. dapat dihasilkan suatu lapisan penyimpanan air yang disebut air tanah tak bebas. Lapisan Peralihan Lapisan peralihan terletak di antara lapisan kedap dan lapisan tak kedap. b. c. Kadar pori merupakan jumlah pori atau celah pada butir-butir tanah (%). Kadar pori lapisan kedap sangat kecil sehingga kemampuan untuk meneruskan air juga kecil. 5. Perbedaan tinggi suatu tempat dengan daerah tangkapan hujan sangat berperan dalam timbulnya tekanan air tanah tak bebas. air artesis mempunyai arti yang sangat penting. Jika lapisan yang kurang kedap terletak di atas dan di bawah tubuh air.

khususnya terhadap air tanah. Hal-hal berikut ini sedapat mungkin harus dihindari agar kelestarian air tanah di lingkungan kita tetap terjaga. terhadap rencana pembangunan. (4) pengawasan terhadap penggunaan lahan sepanjang daerah aliran sungai (DAS). (6) pembuangan atau kontaminasi limbah terhadap air tanah. (2) penggunaan air tanah yang berlebih-lebihan oleh industri karena akan mempercepat menurunnya volume air tanah. antara lain: (1) kepadatan penduduk dan permukiman yang berlebihan pada satu wilayah karena berkaitan dengan membesarnya konsumsi air tanah. (7) tidak adanya pelaksanaan analisis mengenai dampak lingkungan(amdal). (3) agar tidak terjadi perluasan. terutama limbah industri dan domestik. pemanfaatan air tanah (tawar) di daerah pantai harus sesuai dengan peraturan. air akan keluar ke permukaan dan awalnya sering membawa endapan air. hal-hal yang perlu dicegah tersebut.freatik menjumpai retakan atau patahan. Amatilah penampang lapisan air tanah sebagai berikut. (5) perusakan hutan dan lahan penghijauan menimbulkan tidak seimbangnya tata air. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful