P. 1
Deskripsi Mineral

Deskripsi Mineral

|Views: 1,526|Likes:
Published by Fraztya Hebby

More info:

Published by: Fraztya Hebby on Nov 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

MUSEUM GEOLOGI BANDUNG

JL. Diponegoro 57, Bandung

Dosen Pembina :

A.FACHRUDIN,Ir.,MS.

Oleh: MOHAMAD REZA WIDIATMO 140710080010

FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN
1

Kata Pengantar

Alhamdulillah, segala puji saya panjatkan kepada Allah SWT, atas berkah- rahmat dan karunia-Nya, tugas mata kuliah mineralogi tentang deskripsi mineral yang terdapat di Museum Geologi Bandung dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan. Saya sangat bersyukur dan beruntung sekali karena mata kuliah Mineralogi diasuh dan dibimbing oleh Bpk. A. Fachrudin, Ir,MS yang sudah sangat berpengalaman membimbing dan mengasuh mata kuliah tersebut. Atas arahan dan bimbingan beliau, saya dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Akhirnya, karena keterbatasan yang ada pada saya, tentu ada kesalahan dan kekurangan pada tugas ini. Karena itu saya sangat mengharapkan kritikan yang membangun demi perbaikan tulisan ini. Semoga tulisan ini ada manfaatnya. Amin

Jatinangor, April 2009

Penulis,
2

Fe)S Lokasi Penemuan : Madiun.5. (Zn. atau adamantin . coklat sampai hitam. Bandung 1) Galena. transparan sampai translusen. Sulawesi Sistem kristal dan hebit : Isometrik . Jawa Timur .58. urat-urat hidrotermal dan juga pegmatit. dodekahedral. berkristal kubus. atau kubus . Warna : Kuning. Goresan : Putih sampai kuning terang dan coklat. Tubah.Deskripsi Mineral pada Peragaan Museum Geologi Jl. PbS Lokasi Penemuan : S. berbutir sangat halus sampai kasar. Manfaat : sumber logam timbal atau timah hitam. Goresan : Abu-abu timbal. Belahan : {110} sempurna. 3 . berkristal tetrahedral. Kalimantan Barat . Berat jenis : 7. Lombok. Umumnya berbentuk masiv. Diponegoro 57. opak. Kilap dan opaksitas : Metalik . atau oktahedral-kubus dan octahedral. Jawa Barat . Belahan dan pecahan : {001} sempurna. fibrus (menyerat). Dapat pula ditemukan dalam deposit metamorfisme kontak. konkresi. 2) Sfalerit. Dalam uraturat hidrotermal berasosiasi dengan mineral-mineral perak. Kilap dan opaksitas : Resin sampai submetalik. Genesis : Terbentuk dalam batuan sedimen. atau botrioidal. Warna : Abu-abu timbal. barit dan fluorit. Sistem kristal dan hebit : Isometrik . Sumatera Selatan . Kekerasan : 2. sering memperlihatkan tekstur berbutir halus sampai kasar. Palembang .

Manfaat : mineral bijih sumber logam seng selain itu dapat pula menjadi sumber kadmium. {02 21}. Kilap dan opaksitas : Kaca . Berat jenis : 2. metamorf dan melalui proses hidrotermal. Merupakan mineral utama dalam batugamping. terdapat dalam urat-urat dan berasosiasi dengan pirotit. Manfaat : merupakan sumber senyawa CaC. CaCO3 Asal : Indonesia Lokasi : Sulawesi . sering diwarnai oleh warna abu-abu. berbentuk koraloidal. oolitik. biasanya berupa agregat-agregat seperti tanah.Kekerasan : 3. atau sinter-gamping. Goresan : Putih sampai keabuan. Dapat pula dijumpai dalam deposit metamorfisme kontak. atau pualam/marmer (marbel). Warna : Tak berwarna sampai putih. Berat jenis : 3. pirit dan magnetit. 4) Kaolinit. berbutir sangat halus sampai kasar. Kekerasan : 3.5 – 4.1. atau kadang-kadang berkristal pelat pseudoheksagonal yang dapat dilihat melalui mikroskop. Dapat juga diendapkan di sekitar/ di sekeliling mata air. Bangka Sistem kristal dan hebit : Triklin .9 – 4. berupa travertine. seperti prismatic sapanjang sumbu c. rombohedral {01 12}. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan batuan beku. atau aliran air. yang digunakan untuk membuat semen. biru. transparan sampai translusen. umumnya berkristal dan sangat bervariasi. masiv. Belahan : {10 11} sempurna. Al4Si4O10(OH)8 Asal : Indonesia Lokasi : Air Tabir. nodular. bahkan coklat sampai hitam bila tidak murni. merah. stalaktitik. Lubuk. atau pisolitik. sedimen. skalenohedral {21 31}. hijau. tabular pada {0001}. kuning.71. 3) Kalsit. {40 41}. berupa agregat-agregat yang pararel dan subpararel. 4 . Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal. Inggris Sistem kristal dan hebit : Trigonal . Jawa Tengah . tufa.

Tekstil. Suatu deposit yang besar dapat terbentuk dari alterasi hidrotermal pada feldspar yang terdapat dalam granit. dan umumnya berasosiasi dengan heulandit. atau mutiara pada permukaan belahan . Goresan : Putih. kadangkala berwarna coklat.1 – 2. atau pegmatit granit . Warna : Putih. krem. 5) Stilbit. SiO2 5 .7H2O Asal : Kanada Lokasi : Nova Scotia Sistem kristal dan hebit : Monoklin . penyerap. tetepi umumnya buram/pudar. Belahan dan pecahan : {010} sempurna. Berat jenis : 2. atau hidrotermal. khususnya feldspar. Kekerasan : 3. dan katalis molecular 6) Kuarsa. Kekerasan : 2.Refraktori dan bahan penggosok. atu oleh proses erosi terhadap granit terkaolinisasi.5 . Manfaat : Untuk Industri-industri Kertas.Kilap dan opaksitas : Mutiara bila berkristal kasar. CaAl2Si7O18. biasanya berkristal tabular pada {010}. Berat jenis : 2. translusen. penukar ion. baik oleh aktivitas pelapukan. atau abu-abu karena pengotoran. Barang barang Porselin. Kilap dan opaksitas : Kaca. Genesis : Terbentuk dalam rongga-rongga basalt. Goresan : Putih. atau berupa berkas agregat-agregat. transparan. atau tanah . Genesis : Terbentuk sebagai hasil dekomposisi aluminosilika. tetapi tidak terlihat dengan mata biasa karena berukuran sangat kecil. atau merah-muda.4. Warna : Putih.2. Belahan dan pecahan : {001} sempurna. Manfaat : sebagai penyaring.6. Karet. yang mengendapkan kaolinit.

7) Monasit. transparan sampai translusen. umumnya berkristal kecil-kecil. Belahan dan pecahan : {100} Jelas. atau coklat kemerahan sampai coklat. kristal-kristal berbutir halus sampai kasar. translusen. ilmenit. abrasive. atau kriptokristalin. Sistem kristal dan hebit : Trigonal . Berat jenis : 2.Y. rutil dan kolumbit. Warna : Kekuningan. Warna : Tak-berwarna sampai putih. Goresan : Hampir putih.6 – 5. Bersosiasi dengan zircon. xenotim. Sumatera Selatan. hidrotermal. sienit . 6 . Kilap dan opaksitas : Resin sampai lemak . Kalimantan Tengah .4. atau buram/pudar . yaitu sebagai mineral asesori dalam granit. konkoidal. Berat jenis : 4. pegmatit. kadang-kadang berwarna karena pengotoran. umumnya berkristal prismatik. (Ce. industri kimia. dibatasi oleh dua set rombohedron. kadangkala lilin. Transvaal Sistem kristal dan hebit : Monoklin . dan sebagai mineral rombakan berbentuk pasir dalam lingkungan sedimen. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan batuan beku. metamorfik dan sedimen. pada lingkungan pegmatit.5. Belahan dan pecahan : Tak-ada. apatit. Manfaat : Sebagai zat Radioaktif. bahan imbuhan. Goresan : Putih. Kekerasan : 5 – 5. atau berupa pasir. dapat pula masiv. Genesis : Terbentuk pada lingkungan batuan beku. Bengkulu . Kekerasan : 7. sebagai massa yang granular. Kilap dan opaksitas : Kaca.65. Manfaat : bahan pembuatan industri keramik/gelas..La.Th)PO4 Asal : Afrika Selatan Lokasi : Houtenbek. magnetit.Asal : Indonesia Lokasi : Pasir Maja (Jawa Barat) .

berbutir sangat halus sampai kasar.2H2O Asal : Bavaria . kemerahan. transparan sampai translusen. kehijauan. tabular pada {010}. Hiasan Dinding. dan sering berselingan dengan batugamping. Kilap dan opaksitas : Kaca . batupasir. atau b.5. Manfaat : Bahan Baku semen. sering ditemukan berkristal sederhana. dan {011} dengan pecahan yang fibrus. Warna : Tak-berwarna sampai putih . Berat jenis : 4. abu-abu. Kilap dan opaksitas : Kaca. kadang-kadang mutiara pada belahan {010} . dapat juga granular. masiv. lempung dan garam batuan. umumnya berkristal tabular pada {001}. Kekerasan : 2. Industri farmasi. abu-abu. Atau berserat halus.32. Belahan dan pecahan : {001} dan {210} sempurna. dan kekuningan bila masiv. prismatic dan memanjang sejajar sumbu c. prismatik panjang. Goresan : Putih. a. Berat jenis : 2. Belahan dan pecahan : {010} sempurna. Kekerasan : 3 – 3. Warna : Tak-berwarna dan transparan. Jawa barat Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . dapat pula kuning. atau biru . 7 .. Genesis : Terbentuk dalam lingkungan sedimen. CaSO4. Jawa Barat Sistem kristal dan hebit : Monoklin . serpih. 9) Barit. BaSO4 Asal : Indonesia Lokasi : Cianjur. dapat pula putih.5. Goresan : Putih. foliasi. Indonesia Lokasi : Cirebon. coklat.8) Gipsum. Dapat pula ditemukan dalam urat-urat metalik sebagai mineral geng. {100} dengan permukaan konkoidal. transparan sampai translusen. dapat .

atau kolumnar. Dapat juga berasosiasi dengan fluorit. SnO2 Asal : Indonesia Lokasi : Bangka. atau kehijauan. 10) Dolomit. melalui proses hidrotermal dan terdapat dalam urat-urat. dan terdapat dalam urat-urat bersama bijih perak. 11) Kasiterit. Goresan : Putih. siderit. Jawa Timur. yang menjadi coklat kekuningan. abu-abu. timbal. dolomit dan kuarsa. Jawa Barat Sistem kristal dan hebit : Tetragonal .5 – 4. tembaga. serta berasosiasi dengan fluorit. dapat juga merah muda. barit. kadang-kadang pyramid. sebagai massa botrioidal yang menyerat radial. transparan sampai translusen. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan sedimen. Warna : Tak-berwarna. Kilap dan opaksitas : Adamantin sampai submetalik dan buram . dipiramid {111}. Sekapak (Tuban). Manfaat : Pupuk. atau seperti butiran pasir halus (deposit letakan). {110}. dll. kuarsa. mineral-mineral bijih metalik. kertas. Warna : Kuning atau coklat kemerahan sampai hitam kecoklatan. {321}. {210}. Manfaat : Industri kimia. dapat juga putih (jarang). dengan prisma bidang {100}. sebagai kerakal-kerakal membundar coklat berstruktur konkresi.Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal tempereatur rendah sampai menengah. Dapat juga erbentuk secara metamorfisme. kalsit. dapat juga masiv. biasanya berkristal prismatic pendek. atau merah-mawar. Indonesia Lokasi : New York . kobalt. siderit. {101}. atau tabular. dengan semakin meningkatnya kadar Fe2. masiv berbutir halus sampai kasar. Bahan Tahan api. kalsit. Berat jenis : 2. Banten. Kilap dan opaksitas : Kaca sampai mutiara . 8 . Bahan poles. umumnya berkristal rombohedra. Belahan dan pecahan : Sempurna pada {10 11}. atau coklat. dapa juga prismatic. mangan dan antimony. Kekerasan : 3. Sistem kristal dan hebit : Trigonal .85. transparan sampai translusen. putih. CaMg(CO3)2 Asal : Amerika .

C Asal : Indonesia 9 . bismutinit. atau proses metasomatisme yang secara genetik berhubungan dengan batuan beku silikaan. 12) Hematit. Manfaat: sumber logam besi dan juga digunakan sebagai bubuk pigmen. atau rombohedral. Bangka. arsenopirit. Warna : Abu-abu baja. sering pula tumbuh subpararel pada {0001}. kuarsa. atau coklat kemerahan.5 – 6. atau coklat kemerahan sampai hitam. atau stalaktitik. konkresin. translusen. Kekerasan : 5. atau kecoklatan. kompak.8 – 7. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan batuan beku. Kilap dan opaksitas : Metalik sampai submetalik . hidrotermal temperatur tinggi dan metamorfisme kontak . botrioidal. dapat juga granular yang repui (friable) sampai kompak. Kasiterit sering berasosiasi dengan wolframit. Belahan dan pecahan : Tak-ada .1. Giri. mikaseus sampai lempengan. keabuan. Fe2O3 Asal : Indonesia Lokasi : Bukit Sambung. Sistem kristal dan hebit : Heksagonal . atau oolitik. Berat jenis : 5. dan molibdenit. turmalin. Manfaat : sumber logam timah. tidak-rata. kristalnya tabular tebal sampai tipis pada {0001}. Berat jenis : 6. {110} tidak sempurna . bismut. dan pada lingkungan sedimen sebagai mineral alluvial. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal temperatur tinggi dan terdapat dalam urat-urat. kolumnar menyerat (fibrus). Goresan : Merah.5. mika-Li. Belahan dan pecahan : {100} sempurna. radial. sebagai massa yang reniform dengan pecahan halus.Goresan : Putih. juga dalam lingkungan sedimen. konkoidal. 13) Grafit. Dapat juga terbentuk pada retas pegmatit. muskovit. Kekerasan : 6 – 7.26. fluorit. topas.

atau radial. 15) Realgar. Manfaat : sumber logam mangan.71. dari hasil pelapukan silikat. atau karbonat mengandung mangan . (Ba. Dapat dijumpai pada batugamping kristalin. Belahan dan pecahan : Sempurna / mudah pada {0001} . limonit dan hausmanit. sekis. reniform atau kerak mamileri dan stalaktitik. baik pada metamorfisme regional. juga sebagai massa konkresi dalam lempung. tak-ada. atau kontak. Manfaat: dipakai dalam industri baja. kolumnar. butir-butir tabular. umumnya sebagai massa berfoliasi. Kilap dan opaksitas : Submetalik . gutit. opak. pembuatan baterai elektroda. Goresan : Hitam. opak. atau rawa. Kekerasan : 1 . Warna : Hitam. kuarsit dan lapisan batubara termetamorf. pengecor logam. Warna : Hitam besi sampai abu-abu baja gelap. Kekerasan : 5 – 6. dan dalam deposit danau. masiv sebagai botrioidal.2 . Goresan : Hitam kecoklatan sampai hitam. Genesis : Terbentuk pada lingkungan batuan metamorf. sebagai mineral sekunder yang sering berasosiasi dengan pirolusit. Genesis : Terbentuk pada lingkungan sedimen oksidat . Kilap dan opaksitas : Metalik sampai pudar / buram (dull) . Belahan : Tak-ada. Berat jenis : 4.09 – 2. AsS 10 . 14) Psilomelan. pembuat logam campuran. Dapat pula ditemukan sebagai deposit residu.Lokasi : Kalimantan Tengah Sistem kristal dan hebit : Heksagonal .33. genes. Berat jenis : 2. H2O)2Mn5O10 Asal : Indonesia Lokasi : Kembang Kliripan Yogyakarta Sistem kristal dan hebit : Monoklin .

Belahan : {010} baik . Belahan dan pecahan : Tak-ada . atau batuan lempungan. 16) Emas. Kadangkadang dijumpai pula dalam batu gamping. Warna : Kuning-emas. Kekerasan : 1. dodekahedral atau kubus . atau sebagai deposit mata air panas.56. translusen sampai transparan. opak. kompak. dapat juga masiv. Goresan : Kuning. fillform (merambut atau membenang). {100} dan {120} mikin. Warna : Merah-aurora sampai kuning. dolomit. Jawa barat . Kekerasan : 2.3. Sistem kristal dan hebit : Isometrik. dan terdapat dalam urat-urat sulfida bersama orpiment dan mineral arsenik lainnya. Manfaat: sumber logam arsen. atau berbutir gepeng.Asal : Indonesia Lokasi : Salapa.3. Jawa Barat . perak. Berat jenis : 19. Kilap dan opaksitas : Metalik .jingga. denditrik. halus sampai berbutir kasar. dan sering bersama-sama pirit dan mineral –mineral sulfida yang lain. Tasikmalaya. hakli (pecahan bergerigi dengan ujung yang tajam). sering memperlihatkan tekstur mendaun (leafy). membundar. Au Asal : Indonesia. Kalimantan Barat Sistem kristal dan hebit : Monoklin . Lokasi : Salida. juga sebagai hasil sublimasi dari emanasi volkanik. Genesis : Terbentuk secara hidrotermal. Kilap dan opaksitas : Resin sampai berlemak . umumnya berkristal prismatic pendek.5 . maka emas-emas akan terpisah dan 11 . Goresan : Merah sampai jingga. Sumatera Barat dan Jampang. skhelit dan turmalin. juga dengan stibnite.{101}. atau seperti sepon . umumnya berbentuk oktehedral. atau seperti lapisan karang. Berat jenis : 3. atau bijih emas.5 – 2.bijih timbal. Bila urat-urat mengandung emas melapuk. telurid perak-emas. Genesis : Kebanyakan emas dalam urat-urat kuarsa yang terbentuk melalui proses hidrotermal .

sebagai massa yang masiv. Manfaat: dipakai untuk penbuatan perhiasan.dan sebagai emulsi film fotografi. dendritik. barit. Kilap dan opaksitas : Metalik . 2. Warna : Putih-perak Goresan : Coklat. zeolit. 17) Perak.kemudian mengendap sebagai deposit eluvial. Belahan dan pecahan : Tak-ada . 18) Tembaga. 12 . kalsit. bersama pasir.5 – 3. atau terangkut oleh aliran air dan mengendap di suatu tempat sebagai deposit letakan (placer deposit). fluorit dan kuarsa. atau dodecahedral .5. lempengan elektroda. Jawa Barat Sistem kristal dan hebit : isometric . Genesis : Sejumlah kecil perak nativ dapat dijumpai dalam zone oksidasi pada suatu deposit bijih. Kekerasan : 2. filiform. Berasosiasi dengan arsenida dan sulfida kobalt. Berasosiasi dengan uraninit dan mineral-mineral nikel-kobalt. Ag Asal : Indonesia Lokasi : Banten. instreumen-instrumen saintifik. Berat jenis : 10. octahedral. Cu Asal : Indonesia Lokasi : Grasberg. atau meliuk-liuk seperti kawat. dan bismut nativ. Kilap dan opaksitas : Metalik . dan 3. alat-alat makan minum. mendaun. hakli. sering berupa massa yang masiv. opak. pelapis gigi dan emas lantakan. opak. alat alat elektronik penyerpuhan. yaitu 1. atau seperti kawat. Warna : Merah-tembaga. Irian Jaya. dan atau kerikil-keriki Manfaat : sumber logam emas dipakai untuk membuat perhiasa. barang-barang kerajinan tangan. Berasosiai dengan sulfida. atau abu-abu sampai hitam. atau dodekahedral . dan perak. atau sebagai deposit yang mengendap dari larutan hidrotermal primer. umumnya berbentuk kubus. Sistem kristal dan hebit : Isometrik . nikel. umumnya berbentuk kubus. atau merah-mawar terang. lempeng-lempeng tipis.

merah muda. konkoidal. merah. baik di sungai-sungai maupun di pantai. Kekerasan : 2. pengasah dipasang pada mata bor untuk eksplorasi dan dijadikan batu permata. 13 . Pada deposit tipe ini.50. zeolit dan sejumlah kecil perak nativ. dapat pula coklat. Sistem kristal dan hebit : Isometrik . dan tembaga nativ terbentuk dari pengendapan yang dihasilkan dari reaksi antara larutan hidrotermal dan mineral-mineral oksida besi. transparan sampai translusen. Belahan dan pecahan : Tak-ada . Berat jenis : 8. atau tak berwarna. dengan permukaan yang melengkung. Deposit primer umumnya berasosiasi dengan batuan beku basa ekstrusif. Kekerasan : 10. C Asal : Indonesia Lokasi : Martapura. Manfaat: digunakan dalam industri sebagai alat pemotong kaca. Berat jenis : 3. atau tetrahedral. biru. 19) Intan. epidot. umumnya berkristal octahedral. khlorit. yaitu porfiri kaya-olivin. Dapat pula dijumpai dalam deposit alluvial. malakhit dan azurit. Genesis : Intan terbentuk pada pembentukan batuan beku ultrabasa. hakli. atau porfiri kaya-flogopit-olivin . Kilap dan opaksitas : Adamantin . dan untuk membuat logam-logam campuran. Genesis : Sejumlah kecil tembaga nativ dijumpai pada zone oksidasi dalam deposit tembaga yang berasosiasi dengan kuprit. hijau atau hitam. kalsit. Warna : umumnya kuning pucat. kubus.94. Goresan : Putih. Manfaat: sumber minor biji tembaga banyak digunakan dalam kelistrikan umumnya sebagai kawat. bornit. batuan ini dikenal sebagai kimberlit.Goresan : Merah metalik. Kalimantan Selatan. jingga. Belahan dan pecahan : Sempurna pada {111} . prehnit. datolit. dodekahedral. tembaga nativ berasosiasi dengan khalkosit. putih sampai putih kebiruan.5 – 3.

atau kubus . 14 . 21) Sulfur. sering memperlihatkan tekstur berbutir halus sampai kasar. Berat jenis : 2. Goresan : Putih. reniform. fibrus (menyerat). Kilap dan opaksitas : Resin sampai submetalik. (Zn. Kekerasan : 1. stalaktitk.5.gamping.9 – 4. atau adamantin .5 – 2.1. S Asal : Indonesia Lokasi : Jawa Barat Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . Kilap dan opaksitas : Resin sampai lemak . atau sebagai kerak. gipsum dan batu.Fe)S Asal : Indonesia Lokasi : Jawa Timur . Goresan : Putih sampai kuning terang dan coklat. Dapat pula dijumpai dalam deposit metamorfisme kontak. Berat jenis : 3. konkresi. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal. Manfaat : mineral bijih sumber logam seng selain itu dapat pula menjadi sumber kadmium.5 – 4. transparan sampai translusen. berkristal tetrahedral. coklat sampai hitam. Belahan : {110} sempurna. Kekerasan : 3. dan hasil aktivitas bakteri yang memisahkan sulfur dari sulfat. Warna : Kuning sampai coklat kekuningan. Genesis : Sulfur dapat terbentuk di daerah gunungapi aktif. Dapat pula terbentuk karena oksidasi sulfida-sulfida pada urat-urat yang berasosiasi dengan sulfida-sulfida metal. dapat juga masiv. Belahan dan pecahan : Tak-ada . transparan sampai translusen. atau botrioidal. di sekitar mata air panas. konkoidal sampai tidak rata. Dijumpai juga pada batuan-batuan sedimen yang berasosiasi dengan anhidrit. umumnya berkristal dipiramidal. terdapat dalam urat-urat dan berasosiasi dengan pirotit. Palembang . pirit dan magnetit.07. Sulawesi Sistem kristal dan hebit : Isometrik . dodekahedral.20) Sfalerit. Warna : Kuning. Jawa Barat .

kadang-kadang bengkok. yang digunakan dalam pembuatan batu bata tahan api. dalam pembutan insektisida.0 – 3. atau sangat kompak. Goresan : Abu-abu sampai kehitaman. sehingga terdapat dalam urat-urat. MgCO3 Asal : Indonesia Lokasi : Sulawesi Sistem kristal dan hebit : Trigonal . kristalnya rombohedral {10 11}. transparan sampai transtulen. dan piroksen) yang disebabkan oleh karbonat. opak. Berat jenis : 3. atau berserat kasar. Belahan : Sempurna pada {10 11}. semen. vulkanik karet. Kilap dan opaksitas : Metalik. Sb2S3 Asal : Indonesia Lokasi : Kalimantan Timur Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . juga radial. olivin. atau terputar . lamellar. atau prismatik sepanjang sumbu c. secara hidrotemal. berbutir halus sampai kasar. putih. Warna : Tak-berWarna. berkristal prismatic gemuk sampai ramping sepanjang sumbu c. dan indusrtri kimia. putih keabuan.2. kolumnar. Goresan : Putih. agregat-agregatnya memperlihatkan tekstur asisular (acicular). Warna : Abu-abu timbal sampai kehitaman.Manfaat: digunakan untuk membuat senyawa-senyawa sulfur . tetapi jarang . Kilap dan opaksitas : kaca . dan kekuningan sampai coklat. Manfaat: sumber senyawa MgO. 22) Magnesit. Kekerasan : 3. umumnya masiv.dan sabun. 15 . 23) Stibnit. atau sebagai hasil ubahan pada batuan yang banyak mengandung silikat kalsium (serpentin. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan sedimen . dan cemerlang pada permukaan belahan yang segar . seperti asam sulfat. atau granular.pupuk buatan. umumnya memperlihatkan Goresan atau alur sejajar sumbu c. dan hydrogen sulfid.5 –5.

opak. berasosiasi dengan olivin. juga berbentuk lapisan reniform dan konkresi. Belahan dan pecahan : Tak ada .Belahan : {010} sempurna. Sering berasosiasi dengan realgar. Kilap dan opaksitas : Metalik . umumnya berbentuk kubus . atau fibrus dan devergen . khususnya dunit. membesar dengan seiring naiknya kandungan besi. atau berbungkal-bungkal (nugget). dan dendritik dalam batuan. markasit. kolumnar. hakli. orpiment galena. 24) Platina. dapat dijumpai berupa butiran-butiran. Berat jenis : 14 .5 . ankerit. opak 16 . terdapat dalam urat-urat atau deposit pengganti . Goresan : Abu-abu baja. MnO2 Asal : Indonesia Lokasi : Sumatera Timur Sistem kristal dan hebit : Tetragonal . kristalnya prismatic yang baik (jarang). Genesis : Platina nativ terdapat dalam batuan ultrabasa. Pt Asal : Afrika Selatan Lokasi : Sistem kristal dan hebit : Isometrik .kadang-kadang sebagai massa tak-teratur. Selain itu.19 .46 bila murni. yaitu sebagai endapan letakan. atau bungkal-bungkal dalam pasir atau kerikil-kerikil di sungai. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal bertemperatur rendah.52 – 4. kalsit. Kekerasan : 2. dan di jumpai dalam bentuk butiran-butiran kecil .4. dan magnetit. Berat jenis : 4. atau kuarsa. Manfaat : mineral penting sumber logamantimony. khromit. Manfaat : industri fiberglass 25) Pirolusit. Warna : Abu-abu baja sampai abu-abu kehitaman. kalsedon. Kekerasan : 4 . sinabar. sering masiv. pirit.63. Kilap dan opaksitas : Metalik . 21. barit. piroksen. dapat juga terbentuk di lingkungan mata air panas.

Berat jenis : 3. 2 – 6 (material msaiv). Belahan : {100} sempurna. Warna : Biru karakteristik. Terdapat juga dalam urat-urat kuarsa dan pegmatit yang memotong batuan tersebut. Belahan dan pecahan : {110} sempurna . putih. kolumnar. 26) Kianit. sering ditemukan sebagai deposit rawa (bog). atau abu-abu. pada mintakat oksidasi dari suatu deposit bijih. atau granular. atau mutiara pada permukaan belahan . juga hijau. transparan sampai translusen. dan terdapat dalam sekis dan genes. dan {010} baik. Goresan : Putih.75. Kilap dan opaksitas : Kaca.66. kristalnya tabular panjang. 27) Arsenopirit. sampai abu besi. Kekerasan : 6 – 6.55 – 3. 17 . Manfaat: sumber logam mangan . Berat jenis : 4. juga berupa massa yang berbilah. Manfaat : kristal yang tranparan dibuat batu permata dipakai pula dalam pembuatan busi. Al2SiO5 Asal : Amerika Lokasi : Sistem kristal dan hebit : Triklin . danau atau deposit laut dangkal .Warna : Abu-abu baja terang sampai gelap. kadang-kadang kebiruan. Genesis : Terbentuk melalui proses metamorfisme regional berderajat menengah pada batuan yang kaya-Al. Kilap dan opaksitas : Metalik . Goresan : Hitam.5 (kristal-kristal). opak. Kekerasan : 4 – 5 paralel sumbu c. Jerman Lokasi : Jawa barat Sistem kristal dan hebit : Umumnya masiv. FeAsS Asal : Indonesia . atau batuan yang mengandung mangan. Genesis : Terbentuk pada lingkungan sedimen oksidat . dan 6 – 7 paralel sumbu b kristalografi. tidak-rata.

07. batugamping yang termetamorfisme kontak. Fe3O4 Asal : Indonesia Lokasi : Sumatera Utara Sistem kristal dan hebit : Isometrik . Indonesia Lokasi : New York . Manfaat : Bahan anti-kanker 29) Khromit. hematit dan kalkopirit. (Mg. sering masiv. pegmatit. olivin. tidak rata.5 – 6. Warna : Hitam-besi. lingkungan batuan beku sebagai mineral asesori. diopsit. lingkungan sedimen sebagai mineral rombakan dalam pasir sungai. kadang-kadang dodecahedral. Padamanang. 3. Manfaat . dan 5. kristalnya Oktahedral. opak. bijih perak dan tembaga.5 – 6. Kekerasan : 5. Kilap dan opaksitas : Metalik . Berat jenis : 5. granular kasar. hidrotermal temperatur tinggi. serta terdapat sebagai kristal dalam sekis khlorit. dan berasosiasi dengan bijih timah dan tungsten (pada deposit hidrotermal bertemperatur tinggi). 2. terdapat dalam urat-urat. berasosiasi dengan gamet. atau pantai. 4. pirit. galena. Kekerasan : 5. Belahan dan pecahan : Tak-ada. Genesis : Dapat terbentuk pada 1. atau sebagai deposit segregasi magmatik bersama apatit dan piroksen. Fe)Cr2O4 Asal : Amerika . Belahan dan pecahan : {101} tidak sempurna . sumber utama logam arsen. Goresan : Hitam.5.Warna : Putih-perak sampai abu-abu baja. Berat jenis : 6. Sulawesi 18 .2. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal bertemperatur tinggi sampai menengah . 28) Magnetit. atau halus. kadang-kadang tak-jelas pada {111}. Goresan : Hitam keabuan.

Warna : Hitam-besi sampai hitam-kecoklatan. yaitu terdapat dalam pasir. Genesis : Terbentuk pada lingkungan sedimen.96 untuk FeCO3 murni. Kilap dan opaksitas : Metalik sampai submetalik . dan menjadi rendah dengan hadirnya Mn2+ dan Mg. seperti perodotit dan serpentinit. atau globural. atau erbentuk sebagai pegmatit. Dapat pula terbentuk melalui proses hidrotermal dan terdapat dalam urat-urat. Goresan : Putih. dan oolitik. atau tabular tipis sampai tebal. Berat jenis : 5. abu-abu kekuningan. FeCO3 Asal : Kanada Lokasi : Nova Scotia Sistem kristal dan hebit : Trigonal . Goresan : Coklat gelap. dapat juga abu-abu. Kilap dan opaksitas : Kaca . botrioidal. Sering berasosiasi dengan bijih-bijih metal yang mengadung mineral-mineral perak. Genesis : Terbentuk pada lingkungan batuan beku ultrabasa. tidak rata. kristalnya jarang . dan terdapat sebagai lapisan-lapisan yang sering berasosiasi dengan lapisan lempung. Belahan dan pecahan : Sempurna pada {10 11}. berbutir halus sampai kompak. Warna : Coklat kekuningan dan coklat keabuan sampai coklat dan coklat kemerahan. sering dengan permukaan yang melengkung. pirit khalkopirit. serpih.Sistem kristal dan hebit : Isometrik . Belahan dan pecahan : Tak-ada. Manfaat : 19 .09. Berat jenis : 3. Kekerasan : 5. berbutir halus sampai kasar. Dapat pula pada lingkungan sedimen. transparan sampai translusen. atau batubara. masiv. opak. umumnya masiv. tetrahedrit dan galena. Kekerasan : 3. Manfaat : melapisi stainless steel 30) Siderit. umumnya berkristal rombohedral.5 . biasanya octahedral.5.4. atau abu-abu kehijauan.

9 bila metamik. transparan sampai translusen. ZrSiO4 Asal : Lokasi : Sistem kristal dan hebit : Tetragonal . Goresan : Putih. namun biasanya translusen. karena merupakan penghantar ionik yang baik. atau coklat kemerahan. biasanya berkristal prismatic heksagonal yang sederhana. Kilap dan opaksitas : Kaca sampai adamantin . Belahan dan pecahan : {10 10} sempurna. Berat jenis : 2. Warna : Tak berWarna sampai putih. Kekerasan : 7. Terdapat juga sebagai mineral rombakan dalam pasir sungai dan pantai.K)AlSiO4 Asal : Brazil Lokasi : Balmat. masiv. hijau. New York Sistem kristal dan hebit : Heksagonal .55-2. sienit dan famili sienit nefelin. berkristal prismatic dan diakhiri oleh bentuk piramida. terkadang abu-abu. atau kekuningan Goresan : Putih. Genesis : Terbentuk pada lingkungan batuan beku dan pegmatit. namun lebih umum sebagai massa yang tak teratur. 6 . (Na.5. Kekerasan : 6. transparan sampai translusen. tetapi dapat juga tak-berwarna. yaitu dalam pegmatit granit. atau kompak.65. 32) Nefelin. coklat. kemerahan. Manfaat : bahan elektrolit oksida dalam Sel Bahan Bakar Oksida Padat. atau lemak. 20 .7 bila kristalan. dan menurun menjadi 3. Belahan dan pecahan : {110} tidak-jelas. Warna : Biasanya coklat.31) Zirkon. Kilap dan opaksitas : Kaca. merah. Berat jenis : 4. ultraviolet. kehijauan. abu-abu.6 – 4.

Warna : Putih.Genesis : Terbentuk pada lingkungan batuan beku plutonik dan vulkanik. dan berasosiasi dengan kianit. Warna : Coklat-merah sampai hitam kesoklatan. karet dan minyak 33) Andalusit. tekstil. abu-abu. juga dalam industry kulit. Al2SiO5 Asal : Australia Lokasi : Dinbowrie Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . Kekerasan : 7 – 7. dan berasosiasi dengan kordierit. kristalnya prismatic kasar. FeAl4Si2O10(OH)2 Asal : Amerika Lokasi :New Meksiko Sistem kristal dan hebit : Monoklin . kristalnya prismatic dengan bentuk umum {110}. terkadang buram/pudar . Berat jenis : 3. atau {231} dengan sudut hampir 60. Goresan : Putih. Dapat pula terbentuk pada lingkungan metamorfisme regional. coklat. kayu. juga dalam pegmatite yang berasosiasi dengan sienit nefelin. {001}. Belahan dan pecahan : {010} jelas. Kilap dan opaksitas : Kaca. Manfaat :Nefelin bebas-besi (nefelin murni) digunakan dalam pembuatan gelas dan keramik. terkadang resin . {010}.5.16 – 3.24. dan {101} . Goresan : Abu-abu. terkadang hijau (varitas viridin). translusen. Belahan dan pecahan : {110} jelas. atau silimanit. merah-mawar. Kilap dan opaksitas : Kaca. Genesis : Terbentuk pada serpih yang termetamorfisme kontak. Manfaat : 34) Staurolit. transparan sampai translusen. Dijumpai pula pada pegmatit. 21 . umumnya kembar bersilang pada bidang {031} dengan sudut hampir 90.

dolomit. 4 2 m . tetapi jarang berkristal jelas.8.7 – 3. dapat juga abu-abu kekuningan sampai coklat. umumnya masiv. Goresan : Putih. Warna : Merah-mawar yang pucat. 36) Khalkopirit. barit. 22 . Manfaat : 35) Rodokhrosit. umumya masiv. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal temperatur rendah sampai menengah. alabandit (MnS). kuarsa. Warna : Kuning-kuningan. Kilap dan opaksitas : Kaca . Kekerasan : 3.5. Berat jenis : 3. yang digunakan untuk membuat semen. berbutir kasar sampai kompak. dan dijumpai pada sekis dan genes kaya . juga dengan kalsit. atau botrioidal. fluorit. kolumnar. manganit. Dapat juga terbentuk melalui proses metasomatisme temperatur tinggi dan terdapat bersama rodonit. MnCO3 Asal : Indonesia Lokasi : Bengkulu Sistem kristal dan hebit : Trigonal .Al. siderit. atau sebagai mineral sekunder dalm deposit oksida mangan residu atau sedimen. garnet dan hausmanit. dan berasosiasi dengan bijih sulfida perak.4.Kekerasan : 7 – 7. kompak. CuFeS2 Asal : Indonesia Lokasi : Banten Sistem kristal dan hebit : Tetragonal . seng dan tembaga. globular.5 . kristalnya rombohedral. Manfaat : merupakan sumber senyawa CaC. Berat jenis : 3.7. terdapat dalam urat-urat. Kilap dan opaksitas : Metalik . berkristal sfenoidal. Genesis : Terbentuk pada batuan metamorfik berderajat menengah. timbal.5 – 3. transparan sampai translusen. Opak. Belahan dan pecahan : sempurna pada {10 11}. tetrahedrit dan sfalerit.

1-4. 37) Witerit. BaCO3 Asal : Inggris Lokasi : Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . atau keabuan. Cu2(CO3)(OH)2 Asal : Australia Lokasi : Broken Hill. Belahan dan pecahan : Jelas pada {010}.5-4. turmalin. Dalam deposit hipotermal.Goresan : Hitam kehijauan. dapat juga globular. terutama terdapat dalam deposit mesotermal dan hipotermal. atau hijau. New South Wales Sistem kristal dan hebit : Monoklin . Kekerasan : 3. Warna : Tak-berwarna sampai seperti susu. Manfaat : 38) Malakhit. Kilap dan opaksitas : Kaca . transparan sampai translusen. biasanya prismatic sampai asisular halus sejajar sumbu c. Berat jenis : 4. berbutir. terbentuk secara hidrotermal temperatur rendah.3. kuarsa dan kasiterit. kristalnya selalu kembar. coklat. dengan permukaan yang beralur dan bergores horizontal. umumnya masiv. botrioidal. Belahan dan pecahan : {011} kadang-kadang jelas . atau 23 . dapat juga berwarna kuning.3.5. Kekerasan : 3 – 3. retas pegmatite dan dalam deposit metamorfisme kontak. terdapat dalam urat-urat bersama barit dan galena. prismatic pendek paralel sumbu c. kolumnar. Manfaat : Mineral bijih sumber logam tembaga. khalkopirit terdapat bersama pirit. atau berserat kasar. jarang berkristal jelas. Genesis : Terbentuk melalui proses hidrotermal. tak-rata. Genesis : Witerit adalah mineral yang jarang. Dijumpai juga dalam batuan beku. Goresan : Putih. putih. Berat jenis : 4. tuberose.

98. tak-rata. Kekerasan : 3 – 3. Genesis : Terbentuk pada lingkungan sedimen.berkarang. khrisokola. kalsit. timbal. Goresan : Hijau pucat. Warna : Hijau cemerlang. khususnya pada daerah yang berbatugamping. Belahan dan pecahan : {201} sempurna. kadangkala abu-abu sampai abu-abu gelap. berbutir halus. Belahan dan pecahan : {010} sempurna. atau seng lainnya. transparan sampai translusen. botrioidal.5.03. Goresan : Putih sampai putih keabuan. dengan permukaan yang mamileri. atau berbentuk tuberose. Berat jenis : 2. CaSO4 Asal : Kanada Lokasi : Nova Scotia Sistem kristal dan hebit : Ortorombik . Warna : Tak-berWarna sampai kebiruan atau lembayung (violet). dan mineral-mineral sekunder tembaga. dan sering berasosiasi dengan gipsum. atau plumos.5 . limonit.9 – 4. biasanya masiv. batugamping. Manfaat : 24 . {100} hampir sempurna dan {001} baik. {010} baik . Dapat juga terbentuk melalui proses hidrotermal. Kilap dan opaksitas : Sutera. Kekerasan : 3. dan sering berasosiasi dengan azurit. translusen. atau buram . fibrus. dan sebagai mineral geng dalam urat-urat metaliferus.4. kalsedon. Kilap dan opaksitas : Kaca sampai mutiara .89 – 2. kristalnnya jarang. dan radial. Berat jenis : 3. umumnya terdapat dalam mintakat oksidasi atas pada suatu deposit bijih tembaga. Genesis : Malakhit adalah mineral tembaga sekunder. dolomit dan garam-garam. Manfaat : 39) Anhidrit.

dan berasosiasi dengan pirotit. membesar seiring dengan naiknya kandungan Fe. opak. Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan pegamatit yang berasosiasi dengan batuan intrusif granitik .5. khalkosit dan bismutinit.40) Wolframit. Kekerasan : 4 4. lamellar. dijumpai dalam uarat-urat. Dapat pula terdapat dalam deposit metamorfisme kontak dan deposit alluvial. Warna : Hitam kecoklatan sampai hitam-besi. agregat-agregat kolumnar. Belahan dan pecahan : {010} sempurna. (Fe. Kilap dan opaksitas : Submetal sampai resin . Goresan : coklat kemerahan sampai hitam kecoklatan. biasanya berkristal prismatic pendek dengan alur sepanjang sumbu c.5 .Mn)WO4 Asal : Indonesia Lokasi : Bangka Sistem kristal dan hebit : Monoklin . atau granular yang masiv. berbilah.1 – 7. hedrotermal temperatur tinggi. Manfaat : 25 . pirit. Berat jenis : 7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->