Tugas Artikel

THE DAIHATSU CHALLENGE - Sukses Menjadi No.2 What’s Next for Them?

Alvina Emmanuel Puteri Subagyo 2007120023 Kelas A

Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan 2010

Perbaikan show room. Produk-produk Daihatsu semakin mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat yang dibuktikan dari adanya peningkatan market share perusahaan dari tahun ke tahun. saat krisis finansial global terjadi dan menurunkan penjualan hampir semua perusahaan di sejumlah industri. dan kualitas penjualan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. jaringan. Suzuki. bengkel. Daihatsu belum begitu diperhitungkan dalam persaingan pasar otomotif nasional. sesuai dengan slogan baru perusahaan yaitu Innovation for Tomorrow. Keberhasilan Daihasu merebut peringkat 2 pada pasar indusri otomotif di Indonesia ini didorong oleh usaha dan kerja keras perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Jika lima tahun lalu. dan sumber daya manusia merupakan usaha-usaha Daihatsu untuk membenahi jaringan perusahaan dan menarik lebih banyak pelanggan. Daihatsu menjadi perusahaan otomotif dengan market share nomor 2 terbesar di Indonesia. Daihatsu melakukan pembenahan produk. Selain itu. Daihatsu malah berhasil mempertahankan penjualan dan meningkatkan market share perusahaaan. Daihatsu juga terus melakukan inovasi pada produk-produknya.BAB I PENDAHULUAN 1. seperti Mitsubishi. Daihatsu mengeluarkan produk-produk . spare part. Bahkan pada tahun 2009.1 Latar Belakang Masalah Daihatsu Company adalah perusahaan produsen mobil asal Jepang yang keberadaannya sudah mulai diakui di Indonesia. dan lain-lain. saat ini Daihatsu telah mampu mengalahkan brand-brand mobil ternama lainnya. Pada tahun 2009.

apalagi jika citra lama tersebut sudah melekat sekian lama di benak konsumen. tidak berarti hal tersebut tidak mungkin dilakukan. persepsi harga murah dan mobil niaga menduduki peringkat pertama dan kedua dengan total persentase mencapai 27 %. The Marketeers. Daihatsu masih harus bekerja keras untuk menjadi yang pertama. Berbeda dengan di Jepang. peluang dan ancaman perusahaan serta menarik kesimpulan berupa strategi yang tepat diterapkan untuk perusahaan. Melalui analisis SWOT. Daihatsu Company juga masih harus membenahi berbagai kelemahan dan mengubah tantangan perusahaan menjadi peluang yang menguntungkan perusahaan. Persepsi masyarakat Indonesia yang kurang baik terhadap mobik Daihatsu serta anggapan mereka akan mobil Daihatsu sebagai mobil niaga dan mobil murah belum hilang sepenuhnya walaupun perusahaan telah melakukan berbagai inovasi dan pembenahan. Untuk membentuk citra baru. Daihatsu Luxio. Memang membentuk citra baru akan suatu produk di mata konsumen bukanlah hal yang mudah.baru seperti Daihasu Sirion. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Alexander Mulya dalam artikelnya “Bagaimana Persepsi Eksekutif Terhadap Daihatsu. perusahaan dapat mengetahui kekuatan. . Maret 2010”. kelemahan. Walaupun telah berhasil meraih predikat perusahaan otomotif dengan market share terbesar kedua di Indonesia. perusahaan perlu menerapkan strategi yang tepat dan sesuai dengan situasi perusahaan. masyarakat Indonesia tidak melihat mobil Daihatsu sebagai mobil compact dengan harga terjangkau. dan berbagai produk lainnya untuk menghilangkan citra produk perusahaan sebagai mobil niaga di Indonesia. strategi apa yang harus diterapkan untuk menjadi market leader dalam industri? Selain itu. Namun. baik internal maupun eksternal. Salah satu alat yang paling sering digunakan untuk menganalisis situasi internal dan eksternal perusahaan adalah analisis SWOT. Masalahnya adalah setelah semua usaha dan kerja keras perusahaan.

1 Rumusan Masalah Melihat dari uraian latar belakang masalah pada Bab I makalah ini. Bagaimana situasi Daihatsu secara internal dan eksternal dilihat dari analisis SWOT perusahaan? b. yaitu : a. Maret 2010. Apakah strategi yang dapat diterapkan Daihatsu untuk memanfaatkan keunggulan dan peluang serta menghadapi kelemahan dan tantangan perusahaan? . penulis tertarik untuk melakukan analisis artikel “The Daihatsu Challenge. Penulis merasa tertarik untuk mengetahui strategi yang dapat diterapkan oleh Daihatsu melihat tantangan yang dihadapinya di Indonesia BAB II PERMASALAHAN 2. Sukses Menjadi Nomor 2 What’s Next for Them?” dalam majalah The Marketeers.Berdasarkan uraian di atas. penulis mengidentifikasi beberapa masalah yang menjadi pokok pembahasan pada makalah ini.

serta menyediakan dasar untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi .BAB III PEMBAHASAN 3.1 Internal Factor Analysis Summary (IFAS) Matriks IFAS merupakan alat perumusan strategi yang merumuskan dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama perusahaan dalam area bisnis fungsional.

5. 4.05 3. 0. Matriks IFAS dari Daihatsu Company dapat dilihat pada Tabel 3. . 0. 2.1 di bawah ini.10 4. Harga produk cenderung murah dan terjangkau.0 0. 2009.0 0.12 4.hubungan antara area-area tersebut. Kemudahan akses customer terhadap dealer atau agen perusahaan. Penggunaan tekhnologi ramah lingkungan (eco-friendly technology) oleh perusahaan. 3.0 0. Total market share perusahaan di dalam industri. Tabel 3.10 4.36 Agen Daihatsu sudah dapat ditemukan di banyak kota-kota di Indonesia. 0.15 Daihatsu menerima penghargaan perusahaan dengan pengelolaan lingkungan hidup predikat terbaik.1 Matriks IFAS.0 0.12 3.Daihatsu Company Internal Factor Strengths Weight Rating Weighted Score Comment 1.40 Daihatsu merupakan perusahaan dengan market share terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2009.40 Competitive advantage perusahaan dibandingkan pesaing.48 Utilitas pabrik Daihatsu hampir mencapai 100% semenjak Maret. 0. Kapasitas dan utilitas pabrik Daihatsu yang sangat besar 0.0 0.

benak masyarakat.33 Variasi produk Daihatsu kurang beragam.0 0.10 3. terutama 0.0 0. Pelanggan yang menginginkan mobil high class tidak terlayani. 7.Selain itu. Rendahnya variasi produk perusahaan. Weaknesses 6. 10.48 Daihatsu gagal memposisikan produknya sebagai compact car yang ‘value for money’ di Indonesia.30 Salesman Daihatsu .16 Dibandingkan mobilmobil lain.12 4. Kemudahan dalam menjual 0.11 3. 8. kembali (resale) produk perusahaan. pemasaran. Kualitas SDM.10 3. Sarana promosi dan 0. mobil Daihatsu cenderung lebih sulit dijual kembali.0 0.08 2. 9. Citra produk Daihatsu di mata masyarakat lebih ke mobil niaga dan mobil murah . 0.33 Budget iklan Daihatsu terbatas dan kurang mendukung brand building perusahaan. Daihatsu juga merupakan perusahaan dengan kapasitas pabrik terbesar di Indonesia.0 0.0 0. Citra produk perusahaan di 0.

frontliners. Tabel 3.2 di bawah ini.0 0. politik. Akibatnya. sosial. seperti faktor ekonomi. persaingan. customer pun merasa kurang tertarik membeli produk perusahaan.44 Mobil Daihatsu sudah . Matriks EFAS dari Daihatsu Company dapat dilihat pada Tabel 3.salesman. kurang memiliki rasa confidence terhadap produk perusahaan.2 External Factor Analysis Summary (EFAS) Matriks EFAS merupakan alat perumusan strategi yang meringkas dan mengevaluasi informasi-informasi eksternal perusahaan. dan pihakpihak yang berhubungan langsung dengan customer. dan lain-lain. Adanya kecenderungan 0. hukum.2 Matriks EFAS. budaya.0 3.Daihatsu Company External Factor Opportunities Weight Rating Weighted Score Comment 1. Hal ini dapat menurunkan performa mereka saat berhubungan dengan customer.11 4. Total Scores 1.39 3.

0. mereka juga cenderung memilih mobil dengan harga terjangkau karena lebih sering mengganti mobil mereka. Walaupun belum banyak. PT ADM juga sudah melakukan ekspansi baru yang akan dapat dilihat hasilnya pada kuartal 2/2010. Kemajuan jaman dimana banyak wanita membutuhkan mobil sebagai sarana transportasi pribadi mereka. Daihatsu sudah mulai mengeluarkan mobil yang sesuai untuk wanita seperti Daihatsu Sirion.11 3.11 4.0 0.24 Beberapa perusahaan besar sudah mulai menggunakankan mobil Daihatsu sebagai mobil operasional perusahaan. Besarnya kebutuhan 0.30 Masyarakat diharapkan lebih sering membeli mobil karena usia mobil mereka dibatasi. perusahaan besar akan mobil operasional dengan harga terjangkau. 4.44 Tingginya peluang peningkatan penjualan perusahaan.0 0. Adanya kebijakan pemerintah akan pembatasan usia kendaraan. Adanya data peningkatan 0.33 dikenal sebagai mobil dengan harga terjangkau. 0. 2.0 0. Selain itu. 5. 3.08 3.10 3.0 0. Threats . penjualan mobil di pasar domestik pada kuartal 1/2010 sebesar 74% dibandingkan kuartal 1 tahun sebelumnya.bergesernya gaya konsumsi masyarakat Indonesia ke produk-produk yang lebih terjangkau.

10 Mobil Daihatsu sudah menggunakan tekhnologi ramah lingkungan. 0. Kecenderungan sebagian besar masyarakat Indonesia lebih suka membeli mobil bekas. taksi dan sebagainya.40 Hal ini dapat menurunkan niat beli masyarakan akan kendaraan. Total Scores 0. seperti bus.11 3.05 2. Adanya krisis ekonomi global yang menurunkan daya beli masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan market share perusahaan dalam 3 tahun terakhir. 9. Adanya peraturan 0.0 3.0 0. Semakin berkembangnya transportasi umum.12 4.21 3. salah satunya mobil.3 Strategic Factor Analysis Summary (SFAS) . 8.10 2.0 0. pemerintahan yang membatasi jumlah kendaraan. 7. 10. 0.20 Hal ini dapat menurunkan penjualan seluruh perusahaan pada industri otomotif. 1.0 0.11 4.6. Adanya masalah polusi udara dan pemanasan global akibat penggunaan tekhnologi. 0.0 0.33 Berkurangnya niat beli customer akan mobil karena mereka lebih memilih menggunakan transportasi umum.0 0.44 Daihatsu dapat mengatasi krisis ekonomi global dengan cukup baik.

0 0. Citra produk Daihatsu di mata masyarakat lebih ke mobil niaga dan mobil murah . dan faktor-faktor internal dari tabel IFAS. 0.Matriks SFAS meringkas faktor-faktor stratejik organisasi dengan mengombinasikan faktor-faktor eksternal dari tabel EFAS.0 0.Daihatsu Company Key Strategic Factor S1. 2009. W6.0 0. Harga mobil Daihatsu yang cenderung murah dan terjangkau. Kapasitas dan utilitas pabrik Daihatsu yang sangat besar Weight Rating Weighted Score Comment Competitive advantage perusahaan dibandingkan pesaing. 0.10 4.10 4. S5.4 0. W7. Selain itu. Daihatsu juga merupakan perusahaan dengan kapasitas pabrik terbesar di Indonesia.12 4. Citra produk perusahaan di benak masyarakat. Matriks SFAS dari Daihatsu Company dapat dilihat pada Tabel 3.09 3.40 Utilitas pabrik Daihatsu hampir mencapai 100% semenjak Maret. Tabel 3.3 di bawah ini. Rendahnya variasi produk 0.3 Matriks ESFAS.27 Variasi produk Daihatsu .48 Daihatsu gagal memposisikan produknya sebagai compact car yang ‘value for money’ di Indonesia.0 0.

0 0.0 0.30 Walaupun belum banyak. Adanya peningkatan penjualan mobil di pasar domestik pada kuartal 1/2010 sebesar 74% dibandingkan kuartal 1 tahun sebelumnya.0 0.0 0.10 4. kurang beragam. Kemajuan jaman dimana banyak wanita membutuhkan mobil sebagai sarana transportasi pribadi mereka.40 Budget iklan Daihatsu terbatas dan kurang mendukung brand building perusahaan. Sarana promosi dan pemasaran. 0.40 Mobil Daihatsu sudah dikenal sebagai mobil dengan harga terjangkau.0 0.10 4. Daihatsu sudah mulai mengeluarkan mobil yang sesuai untuk wanita seperti Daihatsu Sirion.10 4. 0. T6.perusahaan. 0.40 Daihatsu dapat mengatasi krisis ekonomi global dengan cukup baik. Pelanggan yang menginginkan mobil high class tidak terlayani. 0. 1. W9. . PT ADM juga sudah melakukan ekspansi baru yang akan dapat dilihat hasilnya pada kuartal 2/2010.40 Tingginya peluang peningkatan penjualan perusahaan. O2.10 3. O5. 0. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan market share perusahaan dalam 3 tahun terakhir. Adanya krisis ekonomi global yang menurunkan daya beli masyarakat. Adanya kecenderungan bergesernya gaya konsumsi masyarakat Indonesia ke produk-produk yang lebih terjangkau.10 4.

Adanya peraturan pemerintahan yang membatasi jumlah kendaraan.0 3. 4. Bagan SWOT dari Daihatsu Company dapat dilihat pada Figur 3.4 di bawah ini.T10.44 Hal ini dapat menurunkan niat beli masyarakan akan kendaraan. 0. Bagan SWOT menggambarkan bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan untuk menghasilkan serangkaian kemungkinan alternatif strategi. Total Scores 1.4 Bagan SWOT Analisis SWOT dapat digunakan untuk memperkirakan sejumlah alternatif strategi yang sesuai dengan situasi perusahaan.58 3. .0 0.

• Perusahaan dapat melakukan training and development untuk salesman dan frontliners perusahaan mengingat merekalah pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan customer. Melihat dari kelemahan internal dan peluang eksternal yang dimiliki oleh Daihatsu Company. sebagian dana pemasaran perusahaan juga sebaiknya digunakan untuk brand building agar citra mobil Daihatsu di benak masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.1 di atas. Selain itu. Pengetahuan dan kepercayaan diri salesman Daihatsu .13. Strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal perusahaan dengan menggunakan peluang eksternal.Berdasarkan analisis tabel SWOT pada Figur 3. beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh perusahaan yaitu : • Daihatsu Company dapat memanfaatkan situasi dimana gaya konsumsi masyarakat Indonesia bergeser ke produk-produk yang memiliki harga terjangkau dengan memperbaiki citra mobil Daihatsu dari mobil murah ke mobil yang value for money. dapat diketahui bahwa strategi yang paling tepat diterapkan oleh Daihatsu Company adalah strategi WO dengan total nilai 2. • Melihat dari adanya peningkatan yang cukup tinggi pada penjualan mobil di pasar domestik pada tahun ini. perusahaan dapat meningkatkan dana iklan dan pemasaran perusahaan untuk semakin gencar memasarkan mobil-mobil Daihatsu.4.

terutama pelanggan wanita. Daihatsu dapat mencoba masuk pasar mobil kelas atas namun tetap dengan harga yang sedikit lebih rendah dari pesaing. • Daihatsu dapat memperbaiki desain mobilnya agar lebih tampak mewah dan menarik. Dengan demikian. Daihatsu Company juga dapat menerapkan strategistrategi SWOT lainnya. sehingga pelanggan yang merupakan first time buyer dan non buyer lebih tertarik untuk mencoba membeli mobil perusahaan. Hal ini dapat menjadi salah satu cara Daihatsu membuktikan bahwa mobil Daihatsu merupakan mobil yang berkualitas baik dengan harga terjangkau. desain produk yang mewah akan meningkatkan persepsi pelanggan akan mutu dan kualitas produk tersebut. Setelah mereka membeli mobil Daihatsu dan merasakan kualitasnya yang tidak kalah dengan mobil Toyota dan brand-brand lain. namun mobil yang value for money.akan fitur dan kualitas mobil-mobil Daihatsu harus ditingkatkan agar lebih mudah dalam meyakinkan customer. pelanggan akan merasa bahwa mobil Daihatsu bukan mobil murah berkualitas buruk . Pelanggan. . • Setelah memperbaiki citra ‘mobil murah & mobil niaga’ Daihatsu di Indonesia. Selain itu. Selain strategi WO. dan strategi WT yang dapat dilihat pada Figur 3. seperti strategi SO. strategi ST.4. cenderung sangat tertarik dengan desain produk yang menarik. customer yang menginginkan mobil kelas atas tetap dapat terlayani. Hal ini disebabkan customer cenderung berpikir bahwa produk kelas atas biasanya memiliki kualitas yang lebih baik.2 di bawah. Citra Daihatsu di benak customer pun akan lebih baik dengan adanya produk untuk kelas atas tersebut.

jaringan.BAB IV KESIMPULAN 4. mobil personal keluaran Daihatsu juga sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Jika beberapa tahun lalu Daihatsu hanya dikenal akan mobil niaganya di Indonesia.1 Kesimpulan Keberadaan Daihatsu sudah mulai diakui di Indoensia selama beberapa tahun terakhir ini. saat ini. kualitas serta berbagai inovasi yang dilakukan oleh Daihatsu juga mendukung kemajuan dan . Adanya pembenahan dan perbaikan produk.

kualitas. Pembenahan yang dilakukan Daihatsu terhadap produk. Melalui berbagai usaha dan perjuangan.2 Saran . tidak berarti perusahaan dapat bersantai dan berhenti berjuang. membuat citra mobil Daihatsu yang melekat di benak masyarakat adalah mobil niaga dan mobil murah. kelemahan. Melalui strategi WO.perkembangan perusahaan. strategi apa lagi yang harus dilakukan agar perusahaan dapat menjadi market leader dalam industri ? Selain itu. Walaupun saat ini Daihatsu telah menjadi perusahaan otomotif dengan market share kedua terbesar di Indonesia. Daihatsu masih memiliki banyak tantangan dan masalah yang harus diatasi oleh perusahaan. hal ini masih belum dapat menghilangkan persepsi buruk masyarakat terhadap produk Daihatsu. peluang. dan tangangan (SWOT) yang dimiliki Daihatsu. penulis menyimpulkan bahwa strategi utama yang dapat diterapkan oleh perusahaan adalah strategi WO (weaknessesopportunities). dan jaringan serta inovasi yang dilakukan perusahaan memang berdampak positif terhadap perkembangan perusahaan. pada tahun 2009. Daihatsu dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk mengatasi kelemahan-kelemahan perusahaan. 4. Masalahnya. setelah segala usaha yang dilakukan Daihatsu. Daihatsu dapat menjadi perusahaan otomotif dengan market share terbesar kedua di Indonesia. Berdasarkan penilaian analisis faktor kelebihan. Bagaimana mengatasi tantangan dan masalah tersebut ? Kegagalan Daihatsu dalam menempatkan produknya sebagai compact car yang value for money di Indonesia. Namun. Perusahaan manapun pasti ingin menjadi yang pertama di dalam industri.

masyarakat. terhadap produk • Adanya pembenahan salesman dan frontliners perusahaan agar customer lebih paham dan mengerti kualitas produk perusahaan. terutama segmen wanita. • Adanya inovasi terhadap desain mobil Daihatsu untuk meningkatkan ketertarikan perusahaan. • Adanya penawaran kredit pembelian mobil.Beberapa saran yang dapat diberikan penulis terhadap perusahaan berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan penulis pada Bab III makalah ini adalah : • Adanya pembenahan citra produk perusahaan melalui kerja sama dengan perusahaan transportasi atau perusahaan lain untuk meningkatkan kredibilitas dan membenahi persepsi masyarakat terhadap mobil Daihatsu. peningkatan pelayanan purna jual. dan berbagai promosi lain yang menarik customer untuk membeli produk perusahaan. sehingga mereka lebih tertarik membeli mobil Daihatsu DAFTAR PUSTAKA .

com/dunia-teknologi/otomotif/12619-daihatsu-siapluncurkan-touris-matik-di-ujung-tahun.suaramedia.html http://the-marketeers.http://www.co.daihatsu.id/profile/08_02_market_share_result.php?h=other http://www.com/web/?show=idea&id=67&id=67&page=5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful