PERANG UNTUK AKHIRI PERANG, HANCURKAN EMPAT KEKAISARAN Perang Dunia I, yang meletus 90 tahun lalu pada 28 Juli

1914, melibatkan 35 negara dari setiap benua, merenggut 10 juta jiwa serta melukai 20 juta orang. Konflik tersebut, yang membuat berhadapannya persaingan yang telah mengoyak Eropa selama setengah tahun, meletus dengan ditabuhnya genderang perang di Serbia oleh kekaisaran Austria-Hongaria 28 Juli, satu bulan setelah terbunuhnya pewaris tahta kekaisaran di Sarajevo oleh seorang pengikut kubu nasionalis Serbia. "Satu demi satu, kekuatan Eropa terseret ke dalam konflik itu akibat persaingan kolonial dan wilayah mereka, dan persekutuan mereka," demikian laporan kantor berita Perancis, AFP. Austria-Hongaria, Bulgaria, Jerman dan Kekaisaran Usmaniyah (Ottoman) berhadapan dengan negara persekutuan tiga negara --Inggris, Prancis dan Rusia, lalu ditambah Italia pada 1915. Masuknya Jepang, dan terlebih lagi Amerika pada 1917, ke kancah pertempuran membuatnya menjadi konflik pertama yang benar-benar bersifat global. Hayalan bahwa perang tersebut akan berlangsung singkat dihancurkan oleh kegagalan serangan besar pertama di front timur dan barat. Rusia melancarkan serangan besar terhadap wilayah Jerman, Prussia Timur, Agustus 1914, menderita kekalahan telak di Tannenberg, lalu diikuti oleh kemunduran lain pada pertempuran pertama dan kedua di Danau Masuria. Itu lah awal kemunduran terus-menerus ke arah timur, yang berakhir dengan Revolusi Bolshevik 1917 dan penandatanganan kesepakatan Brest-Litovsk antara Jerman dan Rusia. Konflik itu menyebar ke empat front --di Balkang, di Perancis, di Rusia dan belakangan di Italia. Dari 1915, front barat dibentuk dari Laut Utara ke perbatasan Swiss, dan perang yang berkobar tanpa akhir berawal. Gelombang besar-besaran umat manusia menuju desingan amunisi dari "mulut" senapan mesin serta meriam memusnahkan sebagian besar dari satu mata rantai generasi manusia. Pada 1916, lebih dari 700.000 orang dari kedua pihak yang saling gempur menemui ajal dalam pertempuran di Verdun, dan dalam 20 pekan baku-tembak di sungai Somme, 1,2 juta pemuda "disantap" mesiu. Sebanyak 330.000 prajurit tewas dalam tiga tahun di sepanjang jalan yang dikenal dengan nama Chemin des Dames, kejadian yang mengakibatkan pemberontakan dalam tubuh militer Prancis guna menetang pengorbanan jiwa yang sia-sia itu.

Di tempat lain. Senjata secara resmi tak bersuara pada jam ketujuh. Kesepakatan perdamaian. ekonomi dan militer. Jerman. ekspedisi Sekutu untuk menguasai wilayah Teluk Dardanelles --jalan masuk utama ke pantai Laut Hitam Rusia-. militer dan ekonomi pada pihak yang kalah perang.dan menghasilkan negara baru seperti Yugoslavia dan Cekoslowakia. Konflik tersebut mengakibatkan ambruknya empat kekaisaran --Austria-Hongaria.000 orang tewas atau hilang. dan 260. [Tma. Jerman kehilangan sepertujuh wilayahnya dan sepersepuluh warganya. Peta Eropa dirombak total oleh perang tersebut. bulan ketujuh 1918 --ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes.dengan susah payah berhasil merebut Baghdad serta Jerusalem dari Kekaisaran Usmaniyah. Perancis.mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. Perang itu juga menandai berakhirnya dominasi Eropa dalam bidang politik. dan melahirkan Liga Bangsa-Bangsa --yang dimaksudkan untuk menjamin perdamaian dunia. Ant] Paris Laporan AFP Perang untuk Akhiri Perang. Dalam dunia tersebut. Namun guncangan akibat suatu konflik yang memperkenalkan penggunaan gas racun. Pada 1918. dan menciptakan tatanan dunia baru. "Perang Besar" itu mestinya menjadi perang untuk mengakhiri semua perang. 28 Juni 1919 --peringatan kelima pembunuhan di Sarajevo. kapal selam. memberlakukan ketentuan keras mengenai wilayah. Austria-Hongaria. hari ketujuh. Amerika Serikat dan Jepang muncul sebagai kekuatan global.berakhir dalam becana kekalahan oleh Usmaniyah. dekat Compiegne. pasukan Sekutu --yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat-. Usmaniyah dan Rusia-. Hancurkan Empat Kekaisaran . Namun tentara Rusia mendesak pasukan Usmaniyah mundur di Kaukasus dan di Armenia. yang pada prisipnya berupa Kesepakatan Versailles. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. dan Inggris --yang mengeksploitir aspirasi Arab bagi kemerdekaan-. tank dan pemboman udara atas warga sipil tak cukup untuk mencegah meletusnya perang dunia kedua 20 tahun kemudian --kejadian yang menelan korban lima kali lebih banyak.

1. merenggut 10 juta jiwa serta melukai 20 juta orang. Konflik itu menyebar ke empat front --di Balkang. Perang Dunia I. kejadian yang . Prancis dan Rusia. Masuknya Jepang. ke kancah pertempuran membuatnya menjadi konflik pertama yang benar-benar bersifat global. Rusia melancarkan serangan besar terhadap wilayah Jerman. lalu ditambah Italia pada 1915. yang meletus 90 tahun lalu pada 28 Juli 1914. dan perang yang berkobar tanpa akhir berawal. front barat dibentuk dari Laut Utara ke perbatasan Swiss. di Rusia dan belakangan di Italia. Bulgaria. lebih dari 700. AFP.000 prajurit tewas dalam tiga tahun di sepanjang jalan yang dikenal dengan nama Chemin des Dames. satu bulan setelah terbunuhnya pewaris tahta kekaisaran di Sarajevo oleh seorang pengikut kubu nasionalis Serbia. "Satu demi satu.dan menghasilkan negara baru. dan persekutuan mereka." demikian laporan kantor berita Perancis. Sebanyak 330. Dari 1915. Pada 1916.Perang Dunia I (1914) mengakibatkan ambruknya empat kekaisaran --Austria-Hongaria. Hayalan bahwa perang tersebut akan berlangsung singkat dihancurkan oleh kegagalan serangan besar pertama di front timur dan barat. meletus dengan ditabuhnya genderang perang di Serbia oleh kekaisaran Austria-Hongaria 28 Juli. Yugoslavia dan Cekoslowakia. lalu diikuti oleh kemunduran lain pada pertempuran pertama dan kedua di Danau Masuria. melibatkan 35 negara dari setiap benua. dan dalam 20 pekan baku-tembak di sungai Somme.2 juta pemuda "disantap" mesiu. Austria-Hongaria. di Perancis. Prussia Timur. kekuatan Eropa terseret ke dalam konflik itu akibat persaingan kolonial dan wilayah mereka. yang membuat berhadapannya persaingan yang telah mengoyak Eropa selama setengah tahun. Gelombang besar-besaran umat manusia menuju desingan amunisi dari "mulut" senapan mesin serta meriam memusnahkan sebagian besar dari satu mata rantai generasi manusia. Jerman dan Kekaisaran Usmaniyah (Ottoman) berhadapan dengan negara persekutuan tiga negara --Inggris. Usmaniyah dan Rusia-. Jerman. Konflik tersebut. yang berakhir dengan Revolusi Bolshevik 1917 dan penandatanganan kesepakatan Brest-Litovsk antara Jerman dan Rusia.000 orang dari kedua pihak yang saling gempur menemui ajal dalam pertempuran di Verdun. Itu lah awal kemunduran terus-menerus ke arah timur. menderita kekalahan telak di Tannenberg. Agustus 1914. dan terlebih lagi Amerika pada 1917.

Pada 1918. Austria-Hongaria. dan 260. pasukan Sekutu --yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat-. kapal selam. tank dan pemboman udara atas warga sipil tak cukup untuk mencegah meletusnya perang dunia kedua 20 tahun kemudian --kejadian yang menelan korban lima kali lebih banyak. ekspedisi Sekutu untuk menguasai wilayah Teluk Dardanelles --jalan masuk utama ke pantai Laut Hitam Rusia-.000 orang tewas atau hilang. ekonomi dan militer. memberlakukan ketentuan keras mengenai wilayah. dekat Compiegne. bulan ketujuh 1918 --ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes. Perang itu juga menandai berakhirnya dominasi Eropa dalam bidang politik. Jerman. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. Namun tentara Rusia mendesak pasukan Usmaniyah mundur di Kaukasus dan di Armenia. yang pada prisipnya berupa Kesepakatan Versailles. Konflik tersebut mengakibatkan ambruknya empat kekaisaran --Austria-Hongaria. dan menciptakan tatanan dunia baru. Perancis. Dalam dunia tersebut. "Perang Besar" itu mestinya menjadi perang untuk mengakhiri semua perang. Jerman kehilangan sepertujuh wilayahnya dan sepersepuluh warganya. hari ketujuh. 28 Juni 1919 --peringatan kelima pembunuhan di Sarajevo. [Tma.dan menghasilkan negara baru seperti Yugoslavia dan Cekoslowakia. Usmaniyah dan Rusia-.mengakibatkan pemberontakan dalam tubuh militer Prancis guna menetang pengorbanan jiwa yang sia-sia itu. Peta Eropa dirombak total oleh perang tersebut. Senjata secara resmi tak bersuara pada jam ketujuh. Ant] . Di tempat lain.berakhir dalam becana kekalahan oleh Usmaniyah. dan Inggris --yang mengeksploitir aspirasi Arab bagi kemerdekaan-. dan melahirkan Liga Bangsa-Bangsa --yang dimaksudkan untuk menjamin perdamaian dunia.mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. Amerika Serikat dan Jepang muncul sebagai kekuatan global. Kesepakatan perdamaian. militer dan ekonomi pada pihak yang kalah perang.dengan susah payah berhasil merebut Baghdad serta Jerusalem dari Kekaisaran Usmaniyah. Namun guncangan akibat suatu konflik yang memperkenalkan penggunaan gas racun.

Ketegangan antara kedua kelompok ini semakin hari semakin meningkat. Prancis. Bersama kelompoknya. Pertentanganpertentangan ini nantinya menjadi konflik di tengah kehidupan manusia. dan Jerman beserta Kekaisaran Austria-Hungaria yang diperintah oleh keluarga Hapsburg asal Jerman berada di pihak lainnya. Inggris. manusia tidak akan pernah bisa hidup mandiri. STUDI KASUS DAN ANALISIS Perang Dunia I Sebab dan Dampak Perang Dunia 1 Di Eropa abad ke-19. Pada awal abad ke-20. bukannya happy ending yang terjadi tapi konflik yang lebih besar. Jerman. hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang. dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan. Bila tidak mampu bekerjasama ataupun bersatu yang terjadi hanyalah pertentangan antar anggota kelompok. dan Rusia berada di satu pihak.KONFLIK DALAM PERANG DUNIA PERTAMA Dalam kehidupan sosial manusia akan selalu membutuhkan uluran tangan dari manusia yang lain. Semuanya berseteru dalam sebuah konflik dengan kepentingan yang berbeda-beda. bekerja keras untuk menjadi pelopor dalam perlombaan ini. Konflik terbesar sepanjang kehidupan manusia dimulai pada abad ke-19. Kekuatan bangsa Eropa seperti Inggris dan Prancis telah membangun kekuasaan penjajahan di keempat penjuru dunia. Hal inilah yang mendorong para penulis untuk lebih jauh mengetahui berbagai hal terkait dengan Perang Dunia I. yaitu pada Perang Dunia I yang menyeret berbagai kelompok yang ada di dunia ini untuk memasuki neraka yang menganga. manusia mencoba untuk mempermudah hidupnya namun hal tersebut bukanlah jaminan karena kadangkala yang terjadi justru sebaliknya yaitu kehidupan yang lebih sulit dan rumit. pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria. yang memunculkan konflik berkepanjangan tentang pertentangan manusia bukannya perubahan dan pengembangan pada hubungan kelompok manusia. . Pangeran Franz Ferdinand. hubungan yang didasarkan pada kepentingan telah membagi Eropa menjadi dua kutub yang berlawanan. Kesatuan anggota kelompok pun bukanlah satu titik kenyamanan karena pertentangan tetap akan bisa menggerogoti sebuah kelompok yaitu dengan munculnya pertentangan dari kelompok lain yang memicu munculnya pertentangan antar kelompok. penjajahan tersebar luas. Kebutuhan untuk saling bekerjasama telah mendorong manusia untuk membentuk koloni ataupun kelompok untuk menjalani kehidupannya. Dampaknya pun menjadi cerita utama dalam sejarah manusia. yang telah membangun kesatuan politiknya lebih lama daripada negara-negara lain.

bisa dikatakan para serdadu hidup dalam parit-parit ini. dan sebagian besar meninggal di sana. Untuk mencapai tujuan ini. Lalu satu demi satu.000. dan para serdadu harus tidur di samping mayat-mayat tersebut. Tujuan penyerangan ini bukanlah memenangkan perang. sekitar 400. Bila turun hujan. tidak ada kemajuan di garis depan pertempuran. Selama beberapa tahun berikutnya. Jerman gagal menduduki Verdun. Para prajurit hidup dalam ancaman terus-menerus dibom. Kepala staf Jerman Falkenhayn memperkirakan bahwa setiap satu serdadu Jerman saja dapat membunuh tiga orang serdadu Prancis. yang dianggap sebagai kebanggaan orang Prancis. sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria. Di awal tahun 1916. Lebih dari 20 juta serdadu yang bertempur di Perang Dunia I mengalami keadaan yang mengerikan di dalam parit-parit ini. Dewan Jenderal Jerman telah membuat rencana dan memutuskan untuk menguasai Prancis melalui serangan mendadak. Pertama. Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. dan mereka tak henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa. Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia Pertama. hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. Walaupun kedua pasukan menderita kerugian parah. Akibat serangkaian serangan yang berlarut-larut hingga beberapa bulan. Inggris. Para serdadu yang bersembunyi di parit-parit ini terjebak dalam jarak yang hanya beberapa ratus meter jauhnya satu sama lain. Mayat mereka yang telah tewas terpaksa dibiarkan di tempat-tempat ini. garis barat perang ini sebenarnya terpaku di jalan buntu. Korban meninggal dari serdadu Jerman mencapai 350. Jerman mengembangkan rencana baru untuk mendobrak garis barat. Sumbu sudah dinyalakan. pasukan Prancis menghentikan pasukan Jerman di tepi Sungai Marne dan memulai suatu serangan balik. Menanggapi dengan cepat. Para pemimpin Jerman memerintahkan serdadunya untuk “keluar dari parit mereka. Dalam beberapa minggu setelah dimulai oleh serangan Jerman pada tahun 1914. . melainkan menimbulkan kerugian yang besar di pihak Tentara Prancis sehingga melemahkan perlawanan mereka. Rencana mereka adalah secara mendadak menyerang kota Verdun. memasuki peperangan. Meskipun penyerangan berlangsung tanpa henti selama berbulan-bulan.” namun tiap serdadu yang melakukannya justru telah tewas atau sekarat dalam sekitar tiga menit. Kehidupan di sana benar-benar sulit. dan Prancis. Setiap serangan yang dilancarkan sebagai upaya mengakhiri kebuntuan ini malah menelan korban jiwa yang lebih banyak. Baik serdadu Prancis maupun Jerman bersembunyi di parit untuk melindungi diri. Serangan dimulai pada tanggal 21 Febuari. Jerman. Rusia. Bahkan sebelum perang dimulai. orang-orang Jerman memasuki Belgia dan kemudian melintasi perbatasan memasuki Prancis. parit-parit itu dibanjiri lumpur.000 serdadu Prancis terbunuh.Dalam kurun waktu yang amat singkat.

berlangsung tiga pertempuran. yang disebabkan oleh cita-cita duniawi orang yang mengingkari Allah. kedua pihak kehilangan sekitar satu juta serdadu. Begitu serdadu Inggris bergerak melintasi garis depan. serdadu Jerman muncul menyerang mereka dengan senapan mesinnya. daerah di antara dua garis pertempuran penuh dengan puluhan ribu mayat dan juga serdadu yang terluka. Di akhir minggu tersebut. Pasukan meriam Inggris menggempur pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti. menelan nyawa orang tak bersalah yang tak terhitung banyaknya. Serangan dimulai pada tanggal 1 Juni. Di akhir pertempuran. Setiap serangan berakibat sama: Ribuan nyawa melayang hanya untuk maju beberapa kilometer. Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan .Secara keseluruhan. kedua belah pihak secara keseluruhan telah kehilangan 900. Para jendral bertubi-tubi mengirimkan gelombang demi gelombang serdadu mereka menuju kematian yang telah pasti. garis depan hanya berhasil maju sekitar 12 kilometer. selama pengeboman tersebut para serdadu Jerman berlindung dengan rapat di kedalaman parit persembunyian mereka sehingga tidak terlumpuhkan dan menggagalkan rencana Inggris. Sejumlah total 20. Di dalam kegelapan malam itu. yang mencoba merangkak mundur. Pertempuran Somme tidak berlangsung dua minggu seperti yang direncanakan Jendral Haig. Satu juta orang mati demi selusin kilometer. Kedua belah pihak melakukan lebih banyak serangan lagi selama Perang Dunia I. Peperangan yang mengerikan ini. dan setiap serangan ini menjadi pembantaian diri sendiri. dilarang di dalam Al Quran. Setengah juta serdadu tewas di pertempuran ketiga saja. Para serdadu ini dikorbankan demi 11 kilometer saja. Membuat kerusakan. Inggris membalas serangan Jerman di Verdun dengan Pertempuran Somme. Dan dengan pengorbanan itu. Allah melarang manusia menyebabkan kerusakan di muka bumi: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. Rencana Jendral Douglas Haig mendorong Pasukan Inggris untuk menghujani dengan pengeboman terus-menerus selama seminggu penuh. Dan untuk ini. para perwira Inggris memerintahkan serdadunya memanjat keluar dari parit.000 serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam pertama perang tersebut. Namun. garis depan bergeser hanya 11 kilometer. yang tidak punya alasan kuat. Dia yakin mereka akan maju sejauh 14 kilometer di hari pertama saja dan kemudian menghancurkan semua garis pertahanan Jerman dalam satu minggu. Banyak orang kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya.000 prajuritnya. Pabrikpabrik di Inggris membuat ratusan ribu selongsong meriam. yang diikuti dengan serangan infanteri. Di kota Ipres di Belgia saja. Bulan-bulan ini tidak lebih daripada pembantaian. sesudah (Allah) memperbaikinya. Penyebab utama di balik malapetaka masyarakat ini adalah ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham tertentu. melainkan lima bulan.

yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba. pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan. “Hai kaumku.harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Ia juga menjadi pemicu Revolusi Rusia.” (QS Al-Ankabut: 36) Perang Dunia I (juga dinamakan Perang Dunia Pertama. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi. Gavrilo Princip di Sarajevo. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang. dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan. dan tentara Jerman tidak dilengkapi pakaian musim dingin. kelaparan. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini. saudara mereka Syu’aib. perang telah menimbulkan korban dan penderitaan yang hebat pada masyarakat. Habsburg. akhirnya Russia menang Perang Dunia I. pembunuhan massal. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya. yang meletus 90 tahun lalu pada 28 Juli 1914. Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perindungannya. dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan. menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Pada awalnya Jerman dapat mengalahkan Russia. dan “War to End All Wars” (Perang untuk Mengakhiri Semua Perang). Romanov. di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahana yang ketat. melibatkan 35 negara dari setiap benua. yang membuat berhadapannya persaingan yang telah . `Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan. dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Sejumlah nabi yang diutus kepada manusia sebagai utusan Allah telah memperingatkan mereka akan malapetaka dan kekisruhan ini. maka ia berkata. Front Timur adalah Front dimana Jerman berhadapan dengan Russia. Tapi karena musim dingin di Russia. seluruhnya jatuh setelah perang. yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib. harapkanlah (pahala) hari akhir. dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan AS. dan nama dalam bahasa Inggris lainnya: Great War. (QS Al-A’raf: 56) Sepanjang sejarah. Empat dinasti. Perang ini dimulai setelah Pangeran Ferdinand dari Austro-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia. War of the Nations. baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan. Konflik tersebut. dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Ottoman dan Hohenzollern. merenggut 10 juta jiwa serta melukai 20 juta orang. meskipun Russia melancarkan Mobilisasi yang menyebabkan ekonomi Russia terbengkalai dan nantinya mencetus Revolusi Russia. dan akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran. maupun jumlah korbannya. Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama. Ia juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi. sembahlah olehmu Allah. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat.

Agustus 1914. di Perancis. dan perang yang berkobar tanpa akhir berawal. pasukan Sekutu yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat– mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. dekat Compiegne. kekuatan Eropa terseret ke dalam konflik itu akibat persaingan kolonial dan wilayah mereka. Dari 1915. AFP. Austria-Hongaria. Austria-Hongaria. dan terlebih lagi Amerika pada 1917.000 orang tewas atau hilang. menderita kekalahan telak di Tannenberg.mengoyak Eropa selama setengah tahun. dan dalam 20 pekan baku-tembak di sungai Somme. Jerman dan Kekaisaran Usmaniyah (Ottoman) berhadapan dengan negara persekutuan tiga negara –Inggris. front barat dibentuk dari Laut Utara ke perbatasan Swiss. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. ekspedisi Sekutu untuk menguasai wilayah Teluk Dardanelles (jalan masuk utama ke pantai Laut Hitam Rusia) berakhir dalam becana kekalahan oleh Usmaniyah. bulan ketujuh 1918 ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes.Di tempat lain. dan persekutuan mereka. Sebanyak 330. di Rusia dan belakangan di Italia. Bulgaria. Pada 1918. Perancis. Rusia melancarkan serangan besar terhadap wilayah Jerman.” demikian laporan kantor berita Perancis. dan 260. lalu diikuti oleh kemunduran lain pada pertempuran pertama dan kedua di Danau Masuria. dan Inggris yang mengeksploitir aspirasi Arab bagi kemerdekaan dengan susah payah berhasil merebut Baghdad serta Jerusalem dari Kekaisaran Usmaniyah. ke kancah pertempuran membuatnya menjadi konflik pertama yang benar-benar bersifat global.2 juta pemuda “disantap” mesiu. satu bulan setelah terbunuhnya pewaris tahta kekaisaran di Sarajevo oleh seorang pengikut kubu nasionalis Serbia. Gelombang besar-besaran umat manusia menuju desingan amunisi dari “mulut” senapan mesin serta meriam memusnahkan sebagian besar dari satu mata rantai generasi manusia. Pada 1916. meletus dengan ditabuhnya genderang perang di Serbia oleh kekaisaran Austria-Hongaria 28 Juli. lebih dari 700. Namun tentara Rusia mendesak pasukan Usmaniyah mundur di Kaukasus dan di Armenia. Russia Timur. hari ketujuh. Masuknya Jepang. Senjata secara resmi tak bersuara pada jam ketujuh. lalu ditambah Italia pada 1915. Hayalan bahwa perang tersebut akan berlangsung singkat dihancurkan oleh kegagalan serangan besar pertama di front timur dan barat.000 orang dari kedua pihak yang saling gempur menemui ajal dalam pertempuran di Verdun. Prancis dan Rusia. “Satu demi satu.000 prajurit tewas dalam tiga tahun di sepanjang jalan yang dikenal dengan nama Chemin des Dames. 1. . yang berakhir dengan Revolusi Bolshevik 1917 dan penandatanganan kesepakatan Brest-Litovsk antara Jerman dan Rusia Konflik itu menyebar ke empat front –di Balkang. Itu lah awal kemunduran terus-menerus ke arah timur. kejadian yang mengakibatkan pemberontakan dalam tubuh militer Prancis guna menetang pengorbanan jiwa yang sia-sia itu.

1. pasukan Sekutu yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat– mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. memberlakukan ketentuan keras mengenai wilayah. walaupun belum tentu berbentuk kekerasan. Senjata dan tentara telah berkembang berdampingan. Perbedaan-perbedaan dalam kebutuhan-kebutuhan. kebutuhan. dekat Compiegne. 3. tujuan-tujuan. bulan ketujuh 1918 ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes. 28 Juni 1919 –peringatan kelima pembunuhan di Sarajevo. Perancis. Tiga elemen dasar ciri dan situasi konflik Perang dunia I. hari ketujuh. masalah-masalah. sikap-sikap. dan nilai-nilai kelompok-kelompok yang bersaing bertabrakan dan akibatnya terjadilah perang. maupun gagasan-gagsan antara dua blok yang berseteru (Blok Sekutu dan Blok Sentral) pada PD I.Peta Eropa dirombak total oleh perang tersebut. yaitu: 1. nilai-nilai. Kebutuhan ekonomi dan politik yang saling bersaing telah menggiring manusia untuk mengangkat senjata melawan satu sama lain. konflik. kompetisi. Senjata secara resmi tak bersuara pada jam ketujuh.2 Penyelesaian Perang Dunia 1 Pada 1918. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. Perang telah ada hampir sejak awal keberadaan umat manusia itu sendiri. militer dan ekonomi pada pihak yang kalah perang. dan lainnya ->Pihak/Blok Sentral: Austria-Hungaria Jerman KekaisaranOttoman Bulgaria 2. Unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam Perang Dunia I -> Pihak Sekutu: Rusia Perancis Britania Raya Kanada Italia Amerika Serikat. Austria-Hongaria. Kesepakatan perdamaian. 3. sebagaimana yang dinyatakan Schelling. konflik terjadi manakala tujuan. dan kerjasama (cooperation) pada dasarnya saling berkaitan. sehingga perang telah tumbuh semakin dahsyat dan merusak. Meskipun. yang pada prisipnya berupa Kesepakatan Versailles. antara lain hanyalah mengenai kepentingan membangun kekuasaan penjajahan guna memperluas daerah territorial dan meningkatkan .2 Analisa Perang Dunia I dengan Teori Konflik Konflik menyebabkan terjadinya interaksi pada tataran yang lebih serius dari sekedar kompetisi.

Juga adanya ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham-paham tertentu. Rusia. hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. 3. Adapun Perang Dunia I merupakan konflik yang dimulai dari ketegangan antara kedua blok yang semakin hari semakin meningkat. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menandatangani kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata dan Jerman mengadakan Perjanjian Versailes. Jerman.kesejahteraan negara. dan Prancis. Dalam kurun waktu yang amat singkat. Pertama. dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan. pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria. hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang. PD I terselesaikan dengan pemecahan Compromise (kompromi) ketika Austria-Hongaria. Lalu satu demi satu. Interaksi di antara negara-negara yang bertikai lewat jalur peperangan fisik yang menyebabkan kerugian materil dan menelan banyak korban jiwa. Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. Pangeran Franz Ferdinand. sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria. Inggris. memasuki peperangan. [Mukhlish muchad Fuadi: 3rd Semester 2007] .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful