BAB I PENDAHULUAN

A. Abstrak

Berbicara yang akan dapat meningkatkan kualitas eksistensi (keberadaan) di tengah-tengah orang lain, bukanlah sekadar berbicara, tetapi berbicara yang menarik (atraktif), bernilai informasi (informatif), menghibur (rekreatif), dan berpengaruh (persuasif). Dengan kata lain, manusia mesti berbicara berdasarkan seni berbicara yang dikenal dengan istilahretorika. Retorika adalah seni berkomunikasi secara lisan yang dilakukan oleh seseorang kepada sejumlah orang secara langsung bertatap muka. Oleh karena itu, istilah retorika seringkali disamakan dengan istilahpidato.

Pada saat berpidato sudah dapat dipastikan bahwa akan terjadi hubungan antara yang berpidato dengan yang diberi pidato. Oleh sebab itu maka yang berpidato (pembicara) hendaknya mempersiapkan dirinya dengan sebaik- baiknya, agar tercapai apa yang diharapkannya. Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik / umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik.

Untuk berpidato sangat diperlukan pengetahuan yang cukup, keberanian dan ketabahan mental yang kuat, disamping telah memahami tehnik dan pedoman berpidato. Untuk itu agar mahir dalam menyampaikan pidato yang baik maka yang bersangkutan seharusnya menambah pengetahuan dan melatih diri dengan serius. Dan dalam Makalah ini akan disuguhkan semua yang berkaitan dengan pidato yakni pengertian pidato, tujuan pidato, jenis-jenis pidato, kerangka susunan pidato, langkah-langkah penyusunan pidato, persiapan sebelum melakukan pidato, dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam berpidato.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian Pidato

Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Pidato juga berarti kegiatan seseorang yang dilakukan di hadapan orang banyak dengan mengandalkan kemampuan bahasa sebagai alatnya.

dan lain sebagainya. 2. saluran televisi. Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan yang disarankan dengan suka rela. Mendidik. C. Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang disampaikan.Pidato Pembukaan.Pidato Pengarahan adalah pidato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan. pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang sesuatu hal (masalah) dengan mengutarakan keterangan sejelas-jelasnya di hadapan massa atau orang yang banyak pada suatu waktu tertentu. Menyampaikan informasi dan atau suatu pemahaman kepada pendengarnya. Namun. jenis-jenis Pidato dibedakan atas: 1. 6. bahkan dengan mengetahui manfaat tersebut seseorang yang berpidato dapat mengukur sendiri. 4. Menurut Emha Abdurrahman dalam bukunya tehnik dan pedoman berpidato. Jenis-Jenis Pidato ‡ Berdasarkan sifat dan Isi Pidato. apakah pidato yang dibawakannya itu berhasil ataukah gagal. pidato menyambut hari besar. adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau mc (master of ceremony). 3. B. pidato sambutan acara atau event.Fungsi Pidato Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini : 1. atau rekaman pada kaset. 2.Pidato Sambutan adalah pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.Berpidato pada dasarnya merupakan kegiatan mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata (lisan) yang ditujukan kepada orang banyak dalam sebuah forum. Dengan melihat beberapa fungsi pidato diatas maka seseorang dapat dengan lebih jelas menentukan sikap pada saat akan atau ketika sedang berpidato. Penyambung lidah seseorang. dalam abad modern ini saluran-saluran berpidato tidak terbatas kepada pidato secara langsung di depan massa melainkan bisa menggunakan saluran-saluran lain.Pidato Peresmian adalah pidato yang dilakukan oleh seseorang yang . 5. Seperti pidato kenegaraan. 3. Propaganda. misalnya pidato di saluran radio. 4. pidato pembangkit semangat.

Pidato Laporan adalah pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan. berapa pemasukan. tanpa persiapan sebelumnya. Memungkinkan Pembicara terus berpikir. jenis-jenis pidato dibedakan atas: 1. Kerugian : Dapat menimbulkan kesimpulan yang mentah.berpengaruh ketika akan meresmikan sesuatu. ketika seseorang diminta untuk melaporkan keadaan keuangan. Jenis pidato ini sangat perlu dilakukan. sebab kesalahan sedikit saja dapat menimbulkan kekacauan nasional. Manuskrip juga sangat dibutuhkan oleh tokoh nasional. sehingga tampak segar dan hidup. dan berapa pengeluaran serta untuk apa uang dikeluarkan. karena pembicara tidak sempat lebih dalam memikirkan apa yang akan ia sampaikan. Pembicara kemungkinan besar biasanya demam panggung. Pidato Manuskrip yaitu pidato dengan naskah. 5. Misalkan apabila seseorang menghadiri pesta dan tiba-tiba dipanggil untuk menyampaikan pidato maka pidato yang disampaikan itu adalah pidato jenis impromptu. Keuntungan : Lebih mengungkapkan perasaan pembicara yang sebenarnya. Mengakibatkan penyampaian yang tidak lancar dan tersendatsendat. karena dasar pengetahuan yang tidak memadai. Di sini tidak berlaku istilah µmenyampaikan pidato¶ tapi µmembacakan pidato¶. dari mana saja sumbernya.Pidato Pertanggungjawaban adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban terhadapa suat kegitan tertentu. jika isi pidato yang akan disampaikan tidak boleh terdapat kesalahan. ‡ Berdasarkan ada tidaknya persiapan yang dilakukan sebelum melakukan pidato. Keuntungan : Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya sehingga dapat . 6. Pidato Impromptu (serta merta) yaitu pidato yang dilakukan secara tiba-tiba. 2. Biasanya gagasan yang disampaikan bisa acak-acakan dan ngawur. Misalnya. Karena pembicara akan membacakan pidato dari awal sampai akhir. spontan. orang tersebut perlu menuliskannya dalam bentuk naskah dan baru kemudian membacakannya. Gagasan datang secara spontan.

Pernyataan dapat dihemat. 4. Kerugian : Komunikasi pendengar akan berkurang karena pembicara tidak berbicara langsung kepada mereka. Memerlukan banyak waktu persiapan. Umpan balik dari pendengar tidak dapat mengubah. sehingga pembicara tidak akan mampu menarik perhatian hadirin. tetapi pembicara tidak berusaha mengingatnya kata demi kata. Kefasihan bias terhambat karena kesukaran memilih kata-kata ‡ Berdasarkan tujuan pokok pidato yang disampaikan. Komunikasi pendengar akan berkurang karena pembicara beralih pada usaha untuk mengingat kata-kata. sehingga akan kehilangan gerak dan bersifat kaku. Hal-hal yang ngawur atau menyimpang dapat dihindari.menyampaikan arti yang tepat dan pernyataan yang gamblang. Kerugian : Memerlukan latihan yang intensif bagi pembicaranya Kemungkinan menyimpang dari garis besar besar sangat besar. Gerak dan isyarat yang diintegrasikan dengan uraian. Pidato Ekstemporan yaitu pidato yang telah dipersiapkan sebelumnya berupa garis-garis besar (outline) dan pokok penunjang pembahasan (supporting points).line hanya merupakan pedoman untuk mengatur gagasan yang ada dalam pikiran pembicara. Keuntungan : Komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya. 3. Kerugian : Pidato tampak datar dan monoton.Out. Pembicara tidak dapat melihat pendengar dengan baik karena ia lebih berkonsentrasi pada teks pidato. jenis- . Keuntungan : Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya karena memiliki persiapan yang baik. memperpendek atau memperpanjang pesan. Pidato Memoriter yaitu pesan pidato yang ditulis dalam bentuk naskah kemudian dihapalkan kata demi kata. Manuskrip dapat diterbitkan atau diperbanyak. Kefasihan bicara dapat dicapai karena kata-kata sudah disiapkan. Pembuatannya lebih lama. Jika mampu menghapalnya pidato akan lancar. Pesan dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan penyajiannya lebih spontan. karena manuskrip dapat disusun kembali. Pidato jenis ini adalah pidato yang paling baik dan paling sering digunakan oleh pembicara yang telah mahir dan berpengalaman.

rencana. Reaksi yang diinginkan adalah membangkitkan emosi agar pendengar dapat menyutujui atau meyakini dan mungkin membangkitkan timbulnya tindakan tertentu pada pendengar. salam penutup. dll. Pidato Persuasif (mendorong/mengajak) adalah pidato yang tujuan utamanya membujuk atau mempengaruhi orang lain agar mau menerima ajakan yang disarankan secara sukarela bukan dengan sukar rela. Pidato Informatif(memberitahu /meng abarkan)ad alah pidato yang tujuan utamanya untuk menyampaikan informasi agar orang menjadi tahu tentang sesuatu. Penutup (kesimpulan. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud. pesan. 3. perlu disadari bahwa dalam kenyataannya ketiga jenis pidato ini tidak dapat berdiri sendiri. melainkan saling melengkapi satu sama lain.jenis pidato dibedakan atas: 1. Kerangka Susunan Pidato Skema susunan suatu pidato yang baik : 1. dll) E. langkah. Namun demikian. Irma. harapan. 4. Perbedaan di antara ketiganya semata-mata hanya terletak pada titik berat (emphasis) tujuan pokok pidato. Mila. sasaran. Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi 3. Reaksi yang diinginkan adalah adanya pengertian dan pemahaman pendengar atas informasi yang disampaikan. Pidato Rekreatif (menghibur) adalah pidato yang tujuan utamanya adalah menyenangkan atau menghibur orang lain. D. Pembukaan dengan salam pembuka. 2. Ummi ICP Of Physics¶09 8 . Reaksi yang diinginkan adalah terhiburnya pendengar sehingga muncul suatu kegembiraan. tujuan. 2. Langkah-Langkah Penyusunan Pidato Efendi.

Memilih Topik dan Tujuan Pidato Seringkali seseorang menjadi bingung ketika harus mencari topik yang baik. seakan-akan dunia ini kekeringan bahan pembicaraan. 1. karena sebenarnya setiap orang memiliki keahlian masing-masing. Ummi ICP Of Physics¶09 9 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ . Irma. Dengan demikian. atau berceramah. ada dua hal yang harus dilakukan. Hal yang akan menjadi masalah bagi seseorang ketika harus berpidato adalah jika orang itu memaksakan diri berbicara tentang persoalan yang tidak dikuasainya. seseorang harus mengetahui lebih dulu apa yang akan disampaikan dan tingkah laku apa yang diharapkan dari khalayak. bagaimana akan mengembangkan topik bahasan. Jangan bingung. Pak Haji Holis mungkin akan sangat lancar berbicara tentang hukum waris. yaitu: (1) Memilih Topik dan Tujuan Pidato dan (2) Mengembangkan Topik Bahasan. Inilah yang disebut keahlian spesifik. Mang Endang mungkin tidak dapat berbicara tentang hukum waris dengan baik. dalam tahap persiapan pidato. Setiap orang punya potensi untuk ahli di bidangnya masing-masing. seseorang dapat menggunakan ukuranukuran sebagai berikut: Topik Harus Sesuai dengan Latar Belakang Pengetahuan Pembicara Efendi. Mila. berdakwah. hanya diri seringkali tidak menyadarinya. ulah maksakeun anjeun nyarios anu urang nyalira henteu ngartos kana naon anu dicarioskeun!).akan dirinya tidak memiliki keahlian apa-apa. seakan.Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ Sebelum berpidato.1 Kriteria Topik yang Baik Untuk menentukan topik yang baik. tetapi Mang Endang dapat dengan lancar berbicara tentang cara memperbaiki mobil yang rusak. tetapi hampir pasti beliau akan gagap jika diminta menjelaskan bagaimana caranya memperbaiki mobil yang mogok. hal yang tidak dipahaminya (Numawi kitu. 1.

bukan untuk dirinya sendiri. Anda akan dapat berbicara lancar tentang kaitan berpuasa dengan ketentraman hati. Anda harus berbicara tentang sesuatu yang diminati mereka. hal yang berkaitan dengan keluarga. Mila. sebab Anda pernah merasa tidak tenang ketika pernah tidak berpuasa secara sengaja di bulan ramadhan. Topik Harus Menarik Minat Pendengar Dalam berdakwah atau berpidato. Topik Harus Sesuai dengan Pengetahuan Pendengar Betapapun baiknya topik. jangan pernah Anda memaksakan diri untuk berbicara tentang masalah itu. Ummi ICP Of Physics¶09 10 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ . namun hal-hal yang bersifat baru dan indah. sebaliknya jika Anda tidak begitu paham tentang tata cara sholat yang baik.topik yang akan menarik perhatian. ketegangan. seseorang berbicara untuk orang lain. atau hal-hal yang memiliki manfaat nyata bagi hadirin adalah topik. rahasia. ketidakpastian. Jika Anda merupakan orang yang paling tahu tentang tata cara sholat yang baik dibandingkan dengan orang lain. Jika tidak ingin ditinggalkan pendengar atau diacuhkan oleh hadirin. jika tidak dapat dicerna oleh khalayak. topik itu bukan saja tidak menarik tetapi bahkan akan membingungkan mereka. konflik. Oleh karena itu. hal-hal yang menyentuh rasa kemanusiaan. Topik Harus Menarik Minat Pembicara Topik yang enak dibicarakan tentu saja adalah topik yang paling Anda senangi atau topik yang paling menyentuh emosi Anda. Anda lebih ahli dibandingkan dengan kebanyakan pendengar. maka berpidatolah dengan tema atau topik itu.Topik yang paling baik adalah topik yang memberikan kemungkinan Anda lebih tahu daripada khalayak. sebelum Anda menentukan topik dakwah. Walaupun hal-hal yang menarik perhatian itu sangat tergantung pada situasi dan latar belakang khalayak/hadirin. petualangan. ketahuilah terlebih dahulu bagaimana rata-rata tingkat pengetahuan pendengar yang menjadi Efendi. Irma. humor.

seseorang harus memilih topik pidato atau topik dakwah yang sesuai dengan waktu yang tersedia dan situasi yang terjadi. pendek kalimatnya. lebih jelas lagi ambilah topik tentang sholat yang khusu¶. Agar topik yang diambil jelas. sehingga setiap bagian hanya memperoleh ulasan sekilas saja. janganlah Anda memilih topik yang terlalu luas yang tidak mungkin dijelaskan dalam waktu 10 menit. Jika Anda harus berbicara di hadapan para santri yang rata-rata usianya belum akil baligh. misalnya. dan singkat. danmenghibur (rekreatif).Singkat berarti mudah ditangkap maksudnya. Topik Harus Jelas Ruang Lingkup dan Pembatasannya Topik yang baik tidak boleh terlalu luas. gaya bahasa. Topik harus dapat ditunjang dengan bahan yang lain Jika Anda memilih topik tentang Hadits Shahih danDhoif.Relevan artinya ada hubungannya dengan pokok-pokok bahasan. bukan istilah-istilah yang hanya dipahami oleh Anda (meskipun istilah ituker en sekali). Anda memilih topik Agama. dan seterusnya. Bila topik adalah pokok bahasan yang akan diulas. Jika Anda diberikan waktu untuk berbicara selama 10 menit. atau ³ngawur´. maka judul adalah nama yang diberikan untuk pokok bahasan itu. Propokatif artinya dapat menimbulkan hasrat ingin tahu dan antusiasme pendengar. Topik harus sesuai dengan waktu dan situasi Maksudnya. janganlah Anda memilih topik dakwah tentang tata cara hubungan suami-istri. Agama bisa menyangkut moralitas. yaitu:relevan. sistem kepercayaan. dan istilah. Menentukan Tujuan Pidato Ada dua macam tujuan pidato. Merumuskan Judul Pidato Hal yang erat kaitannya dengan topik adalah judul. 1. buku.istilah yang dimengerti oleh hadirin. 1.mempengaruhi (persuasif). atau perkataan ulama) yang sesuai. dan mudah diingat.khalayak sasaran pidato Anda. yakni: tujuan umum dan tujuan khusus. bicaralah tentang kebersihan sekolah. Gunakanlah bahasa. Seringkali judul telah dikemukakan lebih dahulu kepada khalayak. tetapi orang tahu agama itu luas sekali. Judul yang baik harus memenuhi tiga syarat.2. lengkapi bahan pembicaraan Anda dengan sumbersumber rujukan (bisa berupa: kitab. maka ambilah misalnya tentang cara beribadat.propokatif. Tujuan umum pidato biasanya dirumuskan dalam tiga hal:memberitahukan (informatif).3. . dan lain-lain. Misalnya. cara beribadat. karena itu judul perlu dirumuskan terlebih dahulu.

istilah Iman kepada Allah Anda jelaskan dengan kalimat: ³Iman adalah rasa percaya dan yakin akan kebenaran adanya Allah di dalam hati dan dibuktikan dengan perbuatan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Teknik Mengembangkan Pokok Bahasan Bila topik yang baik sudah ditemukan. memperkuat Efendi. Ummi ICP Of Physics¶09 12 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ kesan. Ada enam macam teknik pengembangan bahasan dalam berpidato antara lain : Penjelasan.´ . Irma.Tujuan khusus ialah tujuan yang dapat dijabarkan dari tujuan umum. dan tujuan khusus dapat dilihat pada contoh-contoh di bawah ini: Topik : Faedah memiliki sifat pemaaf Judul : Pemaaf Sumber Kebahagiaan Tujuan Umum : Informatif (memberi tahu) Tujuan Khusus : Pendengar mengetahui bahwa: Sifat dendam menimbulkan gangguan jasmani dan rohani Sifat pemaaf menimbulkan ketentraman jiwa dan kesehatan 2. dan mempermudah pengertian. Memberikan penjelasan dapat dilakukan dengan cara memberikan pengertian atau definisi. Keterangan penunjang (supporting points) dipergunakan untuk memperjelas uraian. Misalnya. Mila. Penjelasan adalah memberikan keterangan terhadap istilah atau kata-kata yang disampaikan. tujuan umum. Hubungan antara topik judul. Tujuan khusus bersifat kongkret dan sebaiknya dapat diukur tingkat pencapaiannya atau dapat dibuktikan segera. menambah daya tarik. maka yang diperlukan adalah keterangan untuk menunjang topik tersebut.

Mila. Statistik. Overstreet. saat ini lebih dari 65 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks sebelum nikah«´ Perulangan. untuk melukiskan betapa bobroknya akhlak generasi muda di Indonesia. menurut hasil penelitian. hadits. karena adanya persamaan dalam beberapa aspek tertentu. ³let your speech march´. acara televisi. membandingkan manusia dengan monyet secara biologis. seorang ahli ilmu jiwa untuk mempengaruhi manusia. Statistik adalah angka-angka yang dipergunakan untuk menunjukkan perbandingan kasus dalam jenis tertentu. ³Wahai saudara-saudara. Analogi adalah perbandingan antara dua hal atau lebih untuk menunjukkan persamaan atau perbedaannya. Analogi. Testimoni ialah pernyataan ahli yang dikutip untuk menunjang pembicaraan pembicara.Contoh. memperjelas. dan sejenisnya. Perulangan adalah menyebutkan kembali gagasan yang sama dengan kata-kata yang berbeda. Testimoni. Untuk memberikan contoh tetantang kesabaran. . Efendi. seseorang menggunakan kalimat. dan meyakinkan. Misalnya. Contoh dalam pidato dapat berupa cerita yang rinci yang disebutilustrasi. Ada dua macam analogi: analogi harfiyahdan analogi kiasan. Pidato yang tersusun tertib (wellorganized) akan menciptakan suasana yang favorable. membangkitkan minat. dan lain-lain. Perulangan berfungsi untuk menegaskan dan mengingatkan kembali. tulisan di surat kabar. sehingga lebih mudah untuk dipahami. Analogi harfiyah (literal analogy) adalah perbandingan di antara objek-objek dari kelompok yang sama. Ummi ICP Of Physics¶09 13 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ Misalnya. berkata. Contoh adalah upaya untuk mengkongkretkan gagasan. misalnya Anda menggunakan cerita tentang kesabaran Nabi Ayub dalam menghadapi cobaan Allah melalui penyakit kulit yang dideritanya.A. Irma. 2. Statistik diambil untuk menimbulkan kesan yang kuat.1. Teknik Menyusun Pesan Pidato H. Suruh pidato Anda berbaris tertib seperti barisan tentara dalam suatu pawai. Analogi kiasan adalah perbandingan di antara objek-objek di antara kelompok yang tidak sama. termasuk kutipan dari kitab suci. Pendapat ahli itu dapat diambil dari pidato seorang ahli.

kemudian perlu menyesuaikan organisasi pesan ini dengan cara berpikir khalayak pendengar. Yang pertama disebut organisasi pesan (messages organization) dan yang kedua disebut pengaturan pesan (message arrangement).2.induktif.s pas ial. pesan disusun berdasarkan tempat. ada lima tahap urutan bermotif: perhatian (attention). Pengorganisasian pesan dapat dilihat menurut isi pesan itu sendiri atau dengan mengikuti proses berpikir manusia. dan bukti. Mila. Urutan kronologis.memperlihatkan pembagian pesan yang jelas. lalu menguraikan alasan-alasannya. pesan disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya peristiwa. sehingga memudahkan pengertian. pesan disusun berdasarkan sebab ke akibat atau dari akibat ke sebab. Bila Anda menjelaskan proses kekufuran dari sebab-sebabnya lalu ke gejala-gekalnya. Urutan logis. Ummi ICP Of Physics¶09 14 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ menggunakan urutan deduktif. maka orang tersebt menggunakan urutan induktif. Urutan topikal. dan menunjukkan perkembangan pokok-pokok pikiran secara logis. Monroe sebagai motivated sequence (urutan bermotif).3. mempertegas gagasan pokok. Cara ini dipergunakan jika pesan berhubungan dengan subjek geografis atau keadaan fisik lokasi. penyimpulan. dantopikal.. Organisasi Pesan Organisasi pesan dapat mengikuti enam macam urutan (sequence). yaitu:d edu k tif.k ron ologis. Pengaturan Pesan Bila pesan sudah terorganisasi dengan baik.logis. kemudian memperjelasnya dengan keterangan penunjang. maka Anda mengikuti urutan logis dari sebab ke akibat. 2. 2. Urutan pesan yang sejalan dengan proses berpikir manusia disebut oleh Alan H. dari yang penting ke yang kurang penting. .. Jika seseorang menyatakan dulu mengapa perlu menghentikan kebiasaan merokok. kebutuhan (needs). Tetapi bila seseorang menceritakan sekian banyak contoh dan pernyataan dokter tentang akibat buruk merokok dan kemudian menyimpulkan bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan. pemuasan (satisfaction). berati orang tersebut Efendi. dan tindakan (action). Urutan deduktif dimulai dengan menyatakan dulu gagasan utama. Urutan induktif dikemukakan perincian-perincian dan kemudian menarik kesimpulan. Irma. Urutan spasial. pesan disusun berdasarkan topik pembicaraan: klasifikasinya. Menurut Monroe. dari yang dikenal ke yang asing. dari yang mudah ke yang sukar. visualisasi (visualization).

Garis besar yang salah akan mengacaukan ³perjalanan´ pembicaraan. kamu tampak seperti orang kurang waras dan mustahil gadis-gadis di desa ini akan tertarik kepadamu«. Misalnya. Mila. cukurlah rambutmu sekarang«!!!´ Anda melakukan tahap tindakan. ³Kutu-kutu itu tentu membuat kepalamu gatal dan kamu pasti tidak bisa tidur nyenyak«´ Anda tengah berada pada tahap membangkitkan kebutuhan. Ummi ICP Of Physics¶09 16 . Peta ini memberikan petunjuk dan arah yang akan dituju. memberikan petunjuk bagaimana cara memuaskan kebutuhan tersebut. Efendi. kutukutu itu akan segera mengucapkan selamat tinggal pada kepalamu dan gadis-gadis cantik akan mengucapkan selamat datang arjunaku«´ Anda sudah masuk pada tahap visualisai. pidato yang baik dan efektif adalah pidato yang sejak awal mampu membangkitkan perhatian khalayak pendengar.000 atau bahkan gratis«´ Anda masuk pada tahap pemuasan. Irma. Pembicara memulai pembicaraan dengan melontarkan perkataan: ³Lihat rambutmu!!! Kutu-kutu bergelantungan dengan bebasnya«´ Anda sedang memasuki tahap perhatian. ³Memotong rambut itu mudah dan murah. dan garis besar yang teratur akan menertibkan ³jalannya´ pidato. Garis besar pidato ibarat peta bumi bagi komunikator yang akan memasuki daerah kegiatan retorika. cukup dengan uang Rp 3. Lalu Anda berkata lagi.Dengan demikian.4. Irma. Ummi ICP Of Physics¶09 15 mampu menggerakkan khalayak untuk bertindak sesuai anjuran yang disarankan. ³Jika kamu tetap membiarkan rambutmu jabrig begitu dan membebaskan kutu-kutu menyedot darahmu. ³Ayo. Mila. dapat menggambarkan dalam pikirannya penerapan usul yang dianjurkan kepadanya. seseorang akan mengajak yang lainnya untuk memotong rambutnya yang gondrong. mampu membuat pendengar merasakan adanya kebutuhan tertentu. 2. Membuat Garis-garis Besar Pidato Garis-garia besar (out-line) pidato merupakan pelengkap yang amat berharga bagi pembicara yang berpengalaman dan merupakan keharusan bagi pembicara yang belum berpengalaman. tapi jika kamu cepat memotong dan merapihkan rambutmu. dan akhirnya Efendi.

pemuasan. Mengetahui wawasan pendengar pidato secara umum 2. adat. Perhatian ditempatkan pada pengantar. pemuasan. Jangan menggunakan materi yang justru bertentangan dengan kemauan. Irma. 3. diantaranya : 1. ada baiknya untuk melakukan persiapan berikut ini : 1. Dengan menggunakan urutan bermotif dari Alan H. Monroe. Efendi. Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato. F. Mengetahui jenis pidato dan tema acara. acara yang akan disuguhkan panitia. rapat. Ummi ICP Of Physics¶09 17 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ . Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti. G. Berbusana yang sopan dengan melihat situasi. Mila. Persiapan Pidato Sebelum memberikan pidato di depan umum.Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ Garis-garis besar pidato yang baik terdiri dari tiga bagian:pengantar. dsb. visualisasi.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Berpidato Berpidato yang baik harus memperhatikan beberapa syarat. sidang dsb. Pergunakan bahasa yang sopan dan komunikatif sesuai dengan tingkat bahasa pendengarnya. kebutuhan. dan tindakan ditempatkan pada penutup pidato. misalnya : seminar. dapat dibagi menjadi lima bagian: perhatian. macam latar belakang pendengarnya. dan tindakan. 5. dan penutup. Pergunakan bahasa baku jika berpidato dalam forum resmi. isi. agama atau tatanan yang dianut oleh masyarakat pendengar. kebutuhan. norma. 4. Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan 3. Materi pidato harus sesuai dengan yang diinginkan pendengar. dan visualisasi ditempatkan pada isi. 2.

tujuan. sesuai dengan waktu dan situasi. 3. 2. Pidato Laporan. langkah. Ummi ICP Of Physics¶09 18 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ BAB III PENUTUP A. dan Pidato Rekreatif. propaganda. Mila. pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi. jenis-jenis pidato dibedakan atas: Pidato Impromptu (serta merta). Kesimpulan 1. Irma. harapan. bingung atau grogi. Jenis-Jenis Pidato ‡ Berdasarkan sifat dan isi Pidato. penyambung lidah seseorang. Jangan memfonis pendengar dengan memaksakan pendapat atau kehendak. jenis-jenis pidato dibedakan atas: Pidato Informatif. dll. dll) 5. menyampaikan informasi dan atau suatu pemahaman. menarik minat pendengar. dan Pidato Ekstemporan. Pidato Pengarahan. tidak minder rendah diri. 4. Pidato Persuasif. salam penutup. Efendi. Pidato Memoriter. Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak dengan mengandalkan kemampuan bahasa sebagai alatnya. Penampilan harus dengan rasa percaya diri. pesan. rencana. menarik minat pembicara. ‡ Berdasarkan tujuan pokok pidato yang disampaikan. sesuai dengan pengetahuan pendengar. penutup (kesimpulan. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud. Mila. Irma. jelas ruang lingkup dan pembatasannya. sasaran. Kerangka Susunan Pidato adalah pembukaan dengan salam pembuka. jenis-jenis Pidato dibedakan atas: Pidato Pembukaan. ditunjang dengan bahan yang lain. mendidik. takut. Pidato Peresmian. ‡ Berdasarkan ada tidaknya persiapan yang dilakukan sebelum melakukan pidato.4. Pidato Sambutan. Efendi. Fungsi Pidato antara lain: mempengaruhi orang lain. menghibur. Ummi ICP Of Physics¶09 . Pidato Manuskrip. Kriteria topik yang baik sebagai berikut: topik harus sesuai dengan latar belakang pengetahuan pembicara. dan Pidato Pertanggungjawaban.

9. 2010. logis. Efendi. yaitu: deduktif. pergunakan bahasa yang sopan dan komunikatif sesuai dengan tingkat bahasa pendengarnya. dan tindakan (action). Dalam penyampaian pesan pidato. Dalam melakukan pidato sebaiknya mengadakan persiapan antara lain seperti: Mengetahui wawasan pendengar pidato secara umum. takut. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Berpidato diantaranya : berbusana yang sopan dengan melihat situasi. Irma. Ummi ICP Of Physics¶09 20 DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman. kronologis. 11. Sofyan. mengetahui jenis pidato dan tema acara. Tehnik dan Pedoman Berpidato. 7. penampilan harus dengan rasa percaya diri. Perulangan. tidak minder rendah diri. visualisasi (visualization). spasial. macam latar belakang pendengarnya. Jenis-Jenis . menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti. pesan harus sejalan dengan urutan proses berfikir manusia yakni disebut sebagai motivated sequence (urutan bermotif) yang terdiri atas lima urutan yakni : perhatian (attention). Amin Al Ansori. Surabaya: CV. Contoh. acara yang akan disuguhkan panitia. pemuasan (satisfaction). dan singkat. kebutuhan(needs).19 Makalah Bahasa Indonesia ³PIDATO´ 6.______. Mila. Emha. Statistik. propokatif. 10. bingung atau grogi. mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan. induktif. 8. dan topikal. menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato. dsb. yaitu: relevan. Testimoni. Teknik Mengembangkan Pokok Bahasan dalam Berpidato ada enam macam yakni: Penjelasan. Dalam merumuskan judul pidato sebaiknya harus memenuhi tiga syarat. Analogi. Dalam menyusun sebuah pidato dan mengurutkan gagasan utama dan penjelas yang disebut Organisasi pesan dapat mengikuti enam macam urutan (sequence). materi pidato harus sesuai dengan yang diinginkan pendengar.

hos t22. http://copiyan. Metode. Langkah-langkah Menyusun Pidato.isdaryanto.http:// archevn. Mila. http://www. Ummi ICP Of Physics¶09 21 . 2010. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Efendi. Pengertian Pidato dan Kata Sambutan.com/2010/01/langkah-menyusun-pidato. Jalaluddin.com/2010/02/28/jenis-jenis-pidato/ (diakses tanggal 4 Mei 2010) Anonim.html (Diakses tanggal 14 Mei 2010) Isdaryanto. Tujuan. Jenis Pidato.co m/pag e4. 2004. 2008.Pidato. http://organisasi. Pengertian Pidato.com/kumpulan-contoh-pidato-lengkap (diakses tanggal 4 Mei 2010) Rakhmat. Susunan dan Persiapan Pidato Sambutan.org/pengertian-pidato-tujuan-sifatmetode-susunan-dan-persiapan-pidato-sambutan (diakses tanggal 4 Mei 2010) Anonim. Irma. 2010. Sifat. Retorika Modern Pendekatan Praktis. 2010. http://palakacomputer.wordpress.htm l (Diakses tanggal 4 Mei 2010) Anonim.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful