P. 1
laporan kimia

laporan kimia

|Views: 356|Likes:
Published by Wahyu Putra

More info:

Published by: Wahyu Putra on Nov 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2011

pdf

text

original

REAKSI EKSOTERM DAN

REAKSI ENDOTERM















Nama kelompok :
Kade Krisna { ·
Wahyu 8emadi Putra {22·
Ni Komang Desi Natalia { ·
¡ Wyn Mahapapma Jelantik {12·
¡ Gusti Lanang Ngurah Dwi C { ·


0lNâî FlN0l0lkâN FlhI0â 0âN 0lâ08âbâ
îhâ Nlbl8l 2 âhlâFI8â
20I0/20II

REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM

A. Tujuan
Menentukan perubahan reaksi eksoterm dan endoterm

. andasan Teori
$eperti yang kita ketahui termokimia merupakan bagian dari ilmu kimia yang mempelaiari
tentang perubahan kalor atau perubahan panas suatu zat yang menyertai reaksi kimia
1. okum Kekekalan Energi
ukum kekekalan energy menyatakan 'energy tidak dapat dimusnakan atau di ciptakan
melainkan dapat diubah bentuknya melalui proses kimia dan Iisika¨. Dalam hal ini kita
akan mengkaii bagaimana kekekalan energy ditiniau dari ilmu kimia? Misalnya ketika
kayu atau minyak tanah dibakar, akan dihasilkan seiumlah kalor yang mengakibatkan
keadaan disekitarnya meniadi panas. Namun, ketika api sudah padam keadaan
disekitarnya meniadi norma kembali. $umber kalor ketika kayu atau minyak tanah
dibakar bukanlah sesuatu yang tercipta, melainkan hanya perubahan bentuk energy.
Dimana, kayu dan minyak tanah menyimpan seiumlah energy yang disebut energy
kimia. Ketika bahan-bahan itu terbakar, sebagian energy kimia yang tersimpan
didalamnya berubah meniadi kalor.

. System dan ingkungan
Dalam berhadapan dengan reaksi kimia, khususnya khususnya tentang energy yang
menyertai reaksi tersebut. Reaksi atau proses yang sedang meniadi pusat perhatian kita
sebut system. $egala sesuatu yang berada disekitar system, yaitu dengan apa system
tersebut berinteraksi disebut ingkungan. Interaksi antara system dan lingkungan
dapat berupa pertukaran materi atau pertukaran energy. Berkaitan dengan itu, system
dapat dibedakan atas system terbuka yang dapat mengalami pertukaran materi dan
energy dengan lingkungan. Sistem tertutup dapat mengalami pertukaran energy tetapi
tidak mengalami pertukaran materi dengan lingkungan. Sistem terisolasi tidak dapat
mengalami pertukaran materi dan energy dengan lingkungan.




. Kalor Reaksi : AE dan AH
Kalor reaksi berkaitan dengan energy dalam pereaksi dan energy dalam produknya.
Perubahan energy dalam yang menyertai reaksi adalah AE ÷ E
1
E
2.
Perubahan energy
dalam tersebut akan muncul sebagai kalor.


Dalam hal ini q merupakan kalor rekasi. Tetapi iika reaksi berlangsung pada
system tertutup dengan volume tetap. Maka (A' ÷ 0) , berarti system melakukan keria
(w ÷ 0). al itu berarti semua perubahan energy dalam yang menyertai reaksi akan
muncul sebagai kalor. Yang dinyatakan dengan AE ÷ q
v.

Contonya suatu reaksi berlangsung pada volume tetap dengan perubahan energy dalam
(AE) sebesar -100 kJ, maka iumlah kalor yang menyertai reaksi itu (q) adalah -100 kJ.
Jika reaksi berlangsung dalam system terbuka dengan tekanan tetap. Maka, system
mungkin malakukan atau menerima keria tekanan-volum. Oleh karena itu, kalor reaksi
dapat berbeda dari AE. yang dinyatakan dengan AE ÷ q
p
+ w. Misalnya suatu reaksi
eksoterm mempunyai AE ÷ -100 kJ. $ystem melakukan keria -5 kJ, maka iumlah kalor
yang dibebaskan adalah
q
p
÷ AE w
÷ -100 kJ (-5 kJ)
÷ -95 kJ
Jadi hal itu menuniukkan bahwa kalor reaksi yang berlangsung pada tekanan tetap
dapat berbeda dari kalor reaksi yang berlangsung pada volum tetap. Kalor reaksi yang
berlangsung pada tekanan tetap dapat dikaitkan dengan siIat lain dari system, yaitu
entalpi yang dinyatakan dengan lambang '¨ yang berarti iumlah energy yang dimiliki
suatu zat dalam segala bentuk. Entalpi suatu zat tidak dapat diukur besarnya, tetapii
perubahan entalpinya dapat diukur. Perubahan Entalpi diperoleh dari selisih entalpi
produk dengan entalpi reaktan.



Perubahan Entalpi zat sama dengan harga kalor reaksinya yang dilambangkan 'q¨, baik
dalam reaksi wadah tertutup maupun wadah terbuka.
A£ ƹ o (kolot) - w (ketjo)
AEƹ½Ŵ


Akan tetapi, dalam hal tanda negative dan positiI harus diperhatikan. Jika suatu reaksi
kimia zat melepaskan kalor sebesar q, maka entalpi zat pada akhir reaksi berkurang
sebesar kalor yang dilepaskan. al tersebut dituliskan A ÷ -q. sebaliknya, iika system
menyerap kalor sebesar q pada akhir reaksi, maka entalpi system pada akhir reaksi
bertambah sebesar kalor yang diserap. al tersebut dituliskan A ÷ q.

. Alat dan ahan
1. Tabung reaksi
2. Tabung ukur 50 ml
3. Thermometer
4. Gelas Kimia 100 ml
5. $patula
6. Corong
7. Logam Mg
8. Larutan Cl 1 M
9. Kristal Ba(O)
2

10.Kristal N
4
Cl
11.Kristal NaO


D. ara Kerja
1. 5 ml larutan Cl 1 M dimasukkan kedalam tabung reaksi. Diukur suhunya sebagai t
awal. Kemudian ditambahkan 5 ml larutan NaO, diaduk dan diamati perubahan
suhunya. $uhu maksimum sebagai t akhir 2 menit
2. 5 ml larutan Cl dimasukkan kedalam sebuah tabung reaksi. Diukur suhunya sebagai t
awal. Kemudian ditambahkan potongan pipa magnesium (Mg) dengan paniang 3 cm.
diamati perubahan yang teriadi, dipegang dan diukur perubahan suhu tabung reaksi
sebagai t akhir 2 menit
3. Kristal Ba(O)
2
sebanyak 2 spatula dimasukkan kedalam tabung reaksi. Diukur
suhunya sebagai t awal, ditambahkan Kristal N
4
Cl sebanyak dua spatula kemudian
AE = o
diaduk. Tabung reaksinya dipegang untuk merasakan perubahan suhu yang teriadi
sebagai t akhir 2 menit

E. asil Pengamatan
No ahan Percobaan
Pengamatan
Ket (ekso/endo)
T-awal T-akhir iri Reaksi Kimia
1. Cl
(l)
dengan NaO
(l)
31° C 36° C
- $uhu system naik
- Terdapat gelembung
seperti mendidih
- Tabung reaksi terasa
panas

Eksoterm
2. Cl
(l)
dengan Mg
(s)
31° C 36° C
- $uhu system naik
- Mengeluarkan banyak
gelembung seperti
mendidih
- Tabung reaksi terasa
panas
- Logam Mg melebur
dan mulai habis
- Reaksi menimbulkan
uap

Eksoterm
3.
Ba(O)
2 (s)
dengan

N
4
Cl
($)
30° C 16° C
- $uhu system turun
- Terdapat embun di
dinding tabung reaksi
- Tabung reaksi terasa
dingin

Endoterm


. Pembahasan
1. Geiala yang menuniukkan teriadinya reaksi kimia pada percobaan diatas adalah
a. Pada percobaan 1 yaitu
- Menghasilkan kalor
- Teriadi perubahan suhu yaitu suhu naik
b. Pada percobaan 2 yaitu
- Menghasilkan kalor
- Teriadi perubahan suhu yaitu suhu naik
- Logam magnesium melebur
- Adanya gelembung dan menimbulkan uap
c. Pada percobaan 3 yaitu
- Teriadi perubahan suhu yaitu suhu turun
- Menghasilkan embun
- Terasa dingin
2. Berdasarkan percobaan diatas yang termasuk reaksi endoterm dan eksoterm adalah
Percobaan yang ke 1 dan yang ke 2 yaitu antara Cl
(l)
dengan NaO
(l)
dan
Cl
(l)
dengan Mg
(s)
merupakan reaksi eksoterm. Reaksi eksoterm adalah reaksi kimia
dengan system melepaskan kalor ke lingkungan. Pada reaksi ini suhu campuran reaksi
akan naik dan energy potensial dari zat-zat kimia yang bersangkutan akan turun. al
tersebut akan menimbulkan panas dan munculnya gelembung-gelembung seperti
mendidih. $elaniutnya system akan melepaskan kalor ke lingkungan. al ini akan
berakibat adanya uap yang keluar dari system.
Pada percobaan yang ke 3 yaitu antara Ba(O)
2 (s)
dengan

N
4
Cl
($)
merupakan
reaksi endoterm. Reaksi endoterm merupkan reaksi kimia dengan system menyerap
kalor dari lingkungannya. Pada reaksi ini, teriadi kenaikan energy potensial pada zat-
zat yang bereaksiatau penurunan energy kinetic sehingga suhu yang meniadi pusat
perhatian dalam percobaan (system) turun. al itu menyebabkan system meniadi
dingin, kemudian akan teriadi perpindahan suhu dimana suhu panas yang ada
dilingkungan akan mengalir menuiu system.
3. Entalpi system iika suatu reaksi mengalami proses endoterm dan eksoterm adalah
a. Reaksi antara larutan Cl dengan larutan NaO merupakan reaksi yang
menghasilkan panas di system sehingga disebut reaksi eksoterm. Pada reaksi
tersebut tentunya akan menghasilkan produk dari zat-zat pereaktan. Baik zat
pereaktan maupun produk tentunya memiliki seiumlah energy yang terkandung
didalamnya yang disebut entalpi (). Entalpi suatu zat tidak dapat diukur besarnya,
tetapi perubahan entalpinya dapat diukur. Yang diperoleh dari selisih entalpi produk
dengan entalpi reaktan AE = Ep -Er. Persamaan reaksi antara larutan Cl
dengan larutan aO yang berhubungan dengan Entalpi system dapat digambarkan
sebagai berikut :
Cl
(l)
¹ NaO
(l)
NaCl
(l)
¹
2
O
(g)

Entalpi reaktan Entalpi produk
Pada reaksi eksoterm, system membebaskan energy. Oleh karena itu, entalpi system
berkurang. Artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan. Maka
perubahan entalpinya :
AE = Ep - Er
= Ep < Er NaCl
(l)
¹
2
O
(g)
<

NaCl
(l)
¹
2
O
(g)
AE = Ep - Er < Ŵ (b˥rˮonˤo n˥˧oˮ˩˦)
b. Reaksi antara larutan Cl dengan pita magnesium (Mg) merupakan reaksi yang
melepaskan kalor yaitu eksoterm. Persamaan reaksi antara larutan CL dengan
Logam Mg adalah sebagai berikut :
Cl
(l)
¹ Mg
(s)
MgCl
2(aq)
¹
2(g)

r p
Pada reaksi eksoterm, system membebaskan energy. Oleh karena itu, entalpi system
berkurang. Artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan. Maka
perubahan entalpinya :
AE = Ep - Er
= Ep < Er MgCl
2(aq)
¹
2(g)
<

Cl
(l)
¹ Mg
(s)
AE = Ep - Er < Ŵ (b˥rˮonˤo n˥˧oˮ˩˦)
c. Reaksi antara Ba(O)
2 (s)
dengan

N
4
Cl
($)
merupakan reaksi yang menyerap kalor
yaitu reaksi endoterm. Persamaan reaksi antara Kristal Ba(O)
2
dengan Kristal
N
4
Cl adalah sebagai berikut :
Ba(O)
2 (s)
¹

N
4
Cl
($)
BaCl
2 (aq)
¹ 2N
4
O
(aq)

r p
Pada reaksi endoterm, system menyerap energy. Oleh karena itu entalpi system
akan bertambah. Artinya entalpi produk (p) lebih besar dari pada entalpi pereaksi
(r). maka perubahan entalpinya adalah
AE = Ep - Er
= Ep > Er BaCl
2 (aq)
¹ 2N
4
O
(aq)
>

Ba(O)
2 (s)
¹

N
4
Cl
($)
AE = Ep - Er > Ŵ (b˥rˮonˤo pos˩ˮ˩˦)

4. Diagram tingkat energy untuk reaksi eksoterm dan endoterm adalah
a. Reaksi antara larutan Cl dengan larutan aO (reaksi Eksoterm) maka gambar
diagram tingkat energinya adalah
Entalpi

7 HCl
l)
+ AaOH
l)
)


AE < Ŵ


5 Nal
(l)
+

O
(g)
)
Reaksi

b. Reaksi antara larutan Cl dengan potongan logam magnesium (reaksi eksoterm)
maka gambar diagram tingkat energinya adalah
Entalpi

7 l
(l)
+ Mg
(s)
)


AE < Ŵ


5 Mgl
(aq)
+
(g)
)
Reaksi
c. Reaksi antara Kristal Ba(O)
2
dengan kristal N
4
Cl (reaksi endoterm). Maka
gambar diagram tingkat energinya adalah
Entalpi

5 aCl
2 aq)
+ 2AH
4
OH
aq)
)


AE > Ŵ


7 aOH)
2 8)
+

AH
4
Cl
$)
)
Reaksi


. Kesimpulan
Berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan maka dapat kami simpulkan yaitu
sebagai berikut :
1. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang disertai dengan pelepasan kalor dari system
menuiu lingkungan dan mempunyai harga perubahan entalpi negative
2. Reaksi endoterm adalah reaksi yang disertai dengan penyerapan kalor dari
lingkungan menuiu system dan mempunyai harga perubahan entalpi positiI.
3. Reaksi antara Cl
(l)
dengan NaO
(l)
dan reaksi antara Cl
(l)
dengan Mg
(s)

merupakan reaksi eksoterm.
4. Reaksi antara Ba(O)
2 (s)
dengan

N
4
Cl
($)
merupakan reaksi endoterm.





   #$$ %# %# .

2 -07.7 -:..7 9039.3 0.72:2.9: .:/.. 9.3 23. 88902 90780-:9 -073907.3.39..303/49072    .9.3 9:  88902 /.59.. ..  :8:83.3 0307 2./. 5.7.5.3.3  3907.3 .9.7. 203..8 88902 907-:.5. .3 907. .3 /..3.:907242.3 //. . .9.3 907825.3 -07.59.3-.  20.: /..3 2.3      ./.5 8:/.9..25079:.3507:-.907/.9.  09.3 $89029079:9:5/.3 2.3.3/.890780-:9 #0.. 80-:9 88902  $0.3.3..2 0..3 3:3.9/2:83.7 88902  .  .3 203.3 -039: 0307  2. 203.8 2.9203. 5079:.3 80:2./5:8.5.207:5.32.9: .9:.30307/93..5.7 . 20325. 9039.3 03039:.3 0307/03.:507:-.30307909. /. -. .320250.88:.33:3.-07:-..9: /03.9 /-0/.2 5079:.318.3. 203. 88902 /.3 3:3.39.-039:3.3.5.9.5. . 0307 .8 9/..907 .9.3 0307  07....70.: 23.3 .3.9 -07:5./. 9. 02-.9507./ 3472..8.39. 808:.3/.3 2.3 9: 907-. :8:83.7.3 03079/.72:2. 507:-.33:3.09...3 203.7.3 20.20.2 5079:.8  .380/.: .7..9. -.3 /809..23.3 70..: 23./.3 -.25079:.3 203079.9.  $:2-07 .3 .8. /809.3/.30307203.9.203.3%047 $05079. /-. .907 /..370.3. 808:.80849072/..5 9/.8.:/.3 /80-:9 0307 2..09..5.8 .3 /.3  $8902 90784.30307/03.3307 ::200.3..3203.8.33:3.3 /809.3203079.9 203./ 5.3.5.70..:574808.7.2:3  09.8 /80-:9 3:3.: .9.3 0307 .: 5079:.3.9/:-.3 /03.3 .00.47.:5748082..7  80-..47 09.7. 9.5.3 /.35.3 /03./.-..47     $8902/./.   %::. /-.3 80:2.39.2.907 /03./.3507:-.82.2.   4:200.9.9 203.73./.47 ..73.3.

3     !07:-.3.38:35.3 0307 /.3.8..3-07.83.4:20909.38:3 /...90.:203072.5. '  -07. 90.5.3  .798890220..  88902 2:332.. 3 6 207:5.:.3/3.8 .9:70.9.570.  !07:-.../ ././.3/03. /03..3 .2  80-08. 889029079:9:5/03.5.47#0.3.7.5 ..3.38:35.3. /.5 .8.30307 /.. /..2 .36...:2.:2.2 5070.3-07.4770.47.5.2 .8 -07.30307/..5 /.5 /50740 /..3 203079...3.8..47 70.73./.7   ..3./03.8/.7 88902  .79:2.9 /::7  !07:-.9-07-0/.79 802:.4770.:.8-07.7 808 039.3.4770. 507:-.98.47 70./.3/.32:3.9.70.290780-:9..  .5 507:-.8.3 /03.3 909. 65          .703.:80-..9. 8:.9 -07-0/.    ./. 70.8 08490722025:3..9: .9: 039.8 -07.8 /.3 /03.9079:9:52...2 574/:3.3 909.07. ./.70.3 0307 /. 70.7.3 81..3 6 -.   $890220..3   65    8.47 .3/03.:5:3..9 /.8.2 88902 907-:.53.9: 70.../..  H ½  ..3.3507:-.3 0307 /. 90.3203079.5..38:3 5.8  %09.9.4770.7   2../.3039.9: .3 /3.2 80.  2.5 8:.3 .89: 6 . /..9 9/.5.3 909.47 70..8 .  909.    ./.:.47      %f%+% ©f% ..5.4:2  0..2.2.3./.9.3 -.9 /.5 .5/03.2-.307.3 -07.47 .3/-0-.3/2 8:.5 574/:/03.8:.907-:.3203079.9.5  .9 ./.2-..0307.3 -07..3 2:3.  43943.  !07:-.9 /::7 -08. /.307.38:3 5..4:20909.270.8 -07. -039:  39.:80-.9.3 90.30307/..3/3.3 39.3 ..3 /.38:3 5.3 /03.5 /. 9: -07. 9: 203:3:.3.9: .3 039.339..8 /.4:2909. 70.

/  /50.    2 ..2  /.3 /. 80-. .3 0/.8:.-:3 70.0/.. 039. .8:.280-:. /2. /9..9..8:.9:.3.3789.   4743   4.7:9./.   80-.47 80-08.2. 02:/.3 .90780-:9/9:8.9:.30./:.3/05.7]2039   789.80-..8 2.7.2   ..8 80-.88902 20307.9..2 9.-:3::7 2   %072420907   0.9 507:-.2.47.80-08.. .8:. 2   $5.2-.8 -079.3 . $::2.7:9..3 .7]2039   2.8  ::7 8::3.3   789..       789. 9 .3 .   /.07. .8 -07:7.3.3/9.80-.8  ::7 8::3.3].7..3.5 .2-.2...47 80-08..3 6 80-. 039.2 9..7.3/..7 70.90780-:9/9:8.85.-:3 70.3 80-08.3 .7:9.8   %.8.9.3 /.9 5.36     .354891.30/.9 .5 /.2-..9..5 88902 5.3 /9.  02:/.9:70.3/2.308:2  /03.47. .9..      ./.-:370. .-:370.9.8  2.3..9 2005.5 .3    /2.7:9.3  2 .3/807./.3 0/.7 6  2..35.82.3   %.  789.3 8::3.5 .354943..82:280-.3.3 ..  85.  H J .7 6 5.02:/.8.9/.2.3909.355.7:8/507.8 ::78::3.3 8:: 9.2-.9.-:3 70.7 70.7 70.3 907.9:.9 507:-.80-.3 /::7 507:-./: /.

3!07..3 % .9. /50.9.7]2039    .82.3 4 .-:3 70.8./.3 8:: ./ 80-.4-. 09 084..3 :39: 207./:  %.3 !03. % .7 7#0.83..9.8!03...3 907.3 507:-..2.2.

70.3.5   $::889029:7:3  %07/..8. 5.8.3203:3:.-:370.3 8  S S 5..507.-:370..3./3.3/. 849072     /03.  030:. .82.2200-:7 /.5.5.3 :.9.    805079203// S S  %.8./.-:370.4-.8   $::889023.8907.3  S S /3/39.8907./.3907.8  4.  %07/.9002-:3     /03.3-. /33   $  3/49072     !02-...8.3   0.3.5.-:370.7.     8  /03.902-:3/ 849072 .8907.32:.8  %. 002-:3805079 203//  %..82032-:.8.3.-8  #0.03/4   $::889023.

/ 50753/. /. 88902 .47 0 3:3.3 .3.3...9.  !..9:./. 8:: .39.32032-:.3 5.9...257480803/49072/.25:7.9.3 8  207:5.-.3 70. .: 503:7:3.8203.33.3/:3 //.3  .80849072.3 .8.99/.  207:5.4-.8 .5 .47 /..002-:3/./.. 8:: 5. 90780-:9 .5.3 0307 549038. .3 907.3 574/: /...838::..3.3 0307 309.   8  /03.3 88902  9:7:3  .8 0849072  !.4-.5. .3 203.5  39.8 /.9 5070.58:.3 .507.3.5 .803/49072/.8:70.4-./.8.3.3 907.8 3  907.3:93.3 9:7:3  . 3 .9 .3:9.9 .507.39072.7203::88902    39.9..3 88902 203. 5.3889022005. .588902...3203..4703:3.    /.8 .3.3. .3.9:8::9:7:3  03.3.8 03/49072  #0.3 70.3 /.3 2./ 5:8.9:  03.3/.3 ..8 2.8.     /03.30849072..9 5070.:. /.-.302-:3  %07.9.3 !../507:-.8.  4.3 8:: /2./.7/.. 70.70.9 2././.7./.9:  03.3   /03..9 .3 .3 ./.3 .30:.  #0.9 .3 2005.38::.3 -07.9:70.70..3 203./.7..8.:5:3 574/: 9039:3.7 3:3. /03.8.8.30..7 .3.370.4-.7.2 507.3 70.3 3..3507.7:9..3 -078./.308:2200-:7  /. 202 80:2./507:-.47  %07.39.3 0  /.82.3 .8.8:./.7 .  ././.9 507.9: .  !.8.73.38::.3/80-:9039... 9: 2030-.3  /03./ 03.507.9:8::3. .38::. /3:3.3 5.8 / 88902 803./ /33  02:/.:3.3 -070.8 .3.3.9.  !.3   $  207:5. 803.3.. !07.4-. -  !. 70.3  .47  %07.3 203.30849072.3 88902 20307.80849072 #0./.8.39.507.3 0307 549038.9/::7-08...7:9..788902   !.370.9:..3 .4-.3.22.3 2:3.9:8::3.8 ..7.8. /03./507:-. /80-:9 70.8 90780-:9 9039:3.3:.4-.23. 0307 . 002-:3 002-:3 805079 203//  $0.9:  %07.8 03/49072 207:5.3 0  .3 2032-:../33   07/.

3 59.9: 0849072  !078.2.3 70.80849072 88902202-0-.9.47 .7:9.39.5 574/: 0- 0.7:9.9/::7 . 039.9/.. 039.7.8 ./.30307  0.5 70.3   $  207:5.5574/:    !.9: 039..5 574/: 0- 0./. .3 4.8.3039.3/50740/.9: 039. .    HJ {I J IJ IJ I     .39. 039. .3  ./. ...3 ../..3  /03./.3 70.5.588902 -07:7. 8  /03.588902 -07:7.3  /03.39.   . . #0.80-. .370. 2. H  H HJ HJ HJ HJ HJ.8 .6     HJ {I J IJ IJ   I {     8  ..703.8. /.6    .75.5.703.570.3.7.7.-07:9    .  7    5   8   $ ..3 70.2..3039.7:9.3-07:-:3.308:2   207:5.. .3 2005.7:9. H  H HJ HJ HJ HJ HJ ./.8.8 . 507:-.53.3 20307.5..8 .80849072 88902202-0-.8 03/49072  !078.3  793.-07:9 .7808039.3 70.6    /03.70.6         5 7 !.9.2.9.3 789.339.3 H HJ HJ   !078.5 70.2-.3 039..70.9: 70./.8. /.3  ..3  793.5 70.30307  0.3 80-.588902/.53..53.     39.75.     { -  #0.5507:-.-07:9     8  .47 . 507:-.9.3  /03.7..3  39.39.7.8.2.8 .39. . 789.3.909..3/03. 039.3039.7.5574/: /03.80-.

 70.507:-. H  H    .293.8 .2-.55070. .903073.7:9.3 4.5574/: 5 0--08.3039.2 2.3  /03.2-. 9: 039.8 0849072  2.5 0307  0 .7:9./.7.7. .2-.80849072/.   7    ./.3 54943.3-079.39.53.703.7/.903073.      H   5 ..039.293. 793..303/49072.039.. . 70.308:2 70.!..7.8 ..7..8 849072  2..6    ..8 .     -  #0. . ...7:9.90307:39:70.5   #0./. 39.8 7 2.8   HJ HJ HJ HJ HJ.7 /.3 .6     #0.5 88902 .   8   $  39.5  7     8    H   5  .8 03/49072  88902 20307..3  /03./.3 .75.7./.6  HJ  {I J IJ IJJJ {  .293..39./..7/.  #0.

7.507:-..   8    $  #0. /.. /03.370.3 ...3 507.3/.   /03.3 90..3 .7 3:3.  #0. .370.39.6    H   7 ./. 70.8 .7.3   8  207:5.32025:3.3 .803/49072  .8 .3 07/./.-07:9   #0./. /03.5.3 2.8 03/49072  .8 .7.554891    #0.2 .  70.8.3 5005.903073.5  5 ..7.3 $ 207:5..8 . 70.47 /.3 .530.9: 80-.2-..507:-.3 50307.7/...8.3039.8 0849072 .8     0825:.3 .6    .0   #0.39..9 .. .47 /.     /03.     /03.    /.2 825:. 789.39.:.7 88902 203::3:3.3 789.8.3 /8079.3 /8079.3 70.         8  /03.4-..5.3203::88902/.293. .3039..39.32025:3.8 03/49072 ..7.80849072    #0. .7.9. 39.7.8 ..7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->