Perbedaan data dan informasi

Data mencakup fakta dan angka-angka yang relative tidak berarti, yang diubah menjadi informasi oleh suatu pengolah informasi. Informasi memiliki arti bagi pemiliknya. Pengolah informasi menyediakan informasi dalam bentuk lisan maupun tertulis. Informasi berasal dari sumbersumber internal maupun lingkungan dan digunakan untuk membuat keputusan untuk memecahkan masalah. Evolusi system informasi berbasis computer Computer mula mula digunakan sebagai system informasi akutansi (SIA) tapi kemudian disadari memiliki nilai potensi sebagai suatu sitem informasi manajemen (SIM). Selanjutnya perhatian meluas pada system pendukung keputusan (decision support system)- DSS, kantor virtual ( virtual office) dan system berbasis pengetahuan (knowledge-based system ).Kelima bidang aplikasi ini membentuk system informasi berbasis computer( Computer Based Information Sistem ) -CBIS. Sejumlah perusahaan yang mula-mula menggunakan computer membentuk departemen computer dan memberi mereka tanggung jawab atas pengembangan system. Praktek ini berlanjut dengan unit-unit meliputi para specialist informasi seperti analisis system, pengelola database, specialist jaringan ,programmer dam operator. Kita menamakan jasa informasi untuk menggambarkan unit ini.

Berikut merupakan pendapat Gorry dan Morton (1971); Larker (1981); serta Gordon dan Narayanan (1984). a. informasi yang bersifat Broadscope adalah informasi yang mengandung dimensi fokus, time horison dan kuantifikasi, b. informasi yang bersifat timelines adalah informasi yang tersedia ketika dibutuhkan dan sering dilaporkan secara sistematis, c. informasi yang bersifat Aggregate adalah informasi yang memperhatikan bentuk kebijakan formal, d. informasi yang bersifat Integratet menunjukkan bahwa ada koordinasi antar segmensegmen perusahaan, informasi ini akan bermanfaat bagi manajer ketika dihadapkan pada pembuatan keputusan yang berdampak pada beberapa segmen perusahaan. http://akuntansi.usu.ac.id/jurnal-akuntansi-14.html PERAN SIA DALAM RANTAI NILAI (VALUE CHAIN)

Pada umumnya organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan. Hal tsb membutuhkan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, dan dapat dikonseptualisasikan dalam bentuk rantai nilai (value chain). Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu: 1. Inbound logistics terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya. 2. Operasi (operations) adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi. 3. Outbond logistics adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan. 4. Pemasaran dan penjualan mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi. 5. Pelayanan (service) memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan.

yaitu : 1. keuangan. SIA yang dirancang dengan baik juga dapat membantu meningkatkan laba organisasi dengan memperbaiki efisiensi dan efektivitas rantai persediaannya. seperti identitas pelanggan. SIA yang dirancang dengan baik bisa mempermudah proses berbagi pengetahuan dan keahlian. apabila akses seperti itu mengurangi biaya yang ditanggung para pelanggan dan waktu pemesanan. Selanjutnya. yang selanjutnya dapat memperbaiki proses operasi perusahaan.Organisasi juga melaksanakan berbagai aktivitas pendukung (support activities) yang memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan efektif. Jadi. SIA adalah bagian dari infrastruktur perusahaan. 3. SIA dapat memperbaiki pengambilan keputusan dengan memberikan informasi dengan tepat waktu. baik tingkat penjualan dan perolehan pelanggan akan meningkat. berdasarkan argumentasi seorang professor bisnis di Harvard. jumlah yang dijual. Infrastruktur perusahaan mengarah pada aktivitas-aktivitas akuntansi. dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA dapat menambah nilai bagi organisasi dengan cara memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Hal ini juga membutuhkan peningkatan keandalan dan keakuratan data SIA. dan bahkan memberikan keunggulan kompetitif. memperbaiki efisiensi. Terdapat 3 jenis data yang perlu dikumpulkan untuk aktivitas apa pun. dan para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut (contoh yang berkaitan dengan para pelaku yang terlibat di dalam penjualan. 4. merupakan tugas SIA untuk mengubah berbagai fakta tersebut agar dapat digunakan untuk membuat keputusan. Aktivitas-aktivitas pendukung tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kategori. informasi adalah data yang telah diatur dan diproses untuk memberikan arti. investasi dalam teknologi informasi yang baru. pelatihan. berbagi pengetahuan. Contoh: penelitian dan pengembangan. 3. pengembangan Website. BAGAIMANA SIA DAPAT MENAMBAH NILAI BAGI ORGANISASI Model rantai nilai menunjukkan bahwa SIA adalah aktivitas pendukung. suplai. Pembelian (purchasing) termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah. agar kelima aktivitas utama rantai nilai dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien. jumlah total penjualan). yaitu: faktafakta tentang kejadian itu sendiri (contoh yang berkaitan dengan kejadian penjualan. Teknologi merupakan aktivitas yang meningkatkan produk atau jasa. sumber daya yang dipengaruhi oleh kejadian tersebut (contoh yang berkaitan dengan sumber daya yang dijual. dengan membuat sistem informasi antarorganisasi seperti itu akan menimbulkan kekhawatiran baru mengenai sistem pengendalian yang harus dibicarakan. 2. 4. seperti identitas barang atau jasa. dan penjual produk). DATA DAN INFORMASI Data mengarah pada fakta-fakta yang kita kumpulkan. perusahaan akan dapat menetapkan harga premium ke para pelanggannya. Strategi diferensiasi produk memerlukan penambahan beberapa fitur atau pelayanan atas produk Anda yang tidak diberikan oleh para pesaing. biaya aktivitas penjualan dan pemasaran dapat dikurangi. Sumber daya manusia melibatkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan. SIA yang dirancang dengan baik dapat melakukan hal ini dengan cara: 1. seperti tanggal penjualan. hukum. dan pemberian kompensasi dan keuntungan bagi pegawai. Contoh: dengan mengijinkan para pelanggan secara langsung mengakses sistem persediaan dan order penjualan milik perusahaan. Dengan melakukan hal ini. Michael Porter. harga per unit). yaitu: 1. memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa. mesin. SIA yang dirancang dengan baik dapat membantu memperbaiki efisiensi jalannya suatu proses dengan memberikan informasi yang lebih tepat waktu. SIA dan STRATEGI KORPORAT ‡ Strategi dan Posisi Strategis Ada 2 strategi dasar bisnis yang dapat diikuti oleh perusahaan. Strategi biaya rendah (low-cost) memerlukan perjuangan untuk menjadi penghasil suatu . Tentu saja. simpan dan proses dengan sistem informasi. 2. dan desain produk. dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas utama. Setelah data dikumpulkan. pengontrakan. 2. memperbaiki pengambilan keputusan.

karena setiap perusahaan dapat mempergunakan internet untuk mempersingkat aktivitas-aktivitas rantai nilainya. Ini hanyalah suatu contoh tentang bagaimana cara internet dapat mempengaruhi strategi dan pilihan posisi strategis perusahaan. Akan tetapi. ‡ Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis Perkembangan teknologi informasi dapat mempengaruhi strategi. Internet juga dapat mempengaruhi keinginan relatif untuk mengikuti ketiga posisi strategis yang digambarkan sebelumnya. pengaruhnya mungkin adalah mendorong perusahaan untuk bergeser dari mengikuti strategi biaya rendah. Contoh: internet secara dramatis dapat mengurangi biaya. Kadang-kadang. begitu sebagian besar perusahaan dalam suatu industri mulai mengintegrasikan secara penuh internet ke dalam rantai nilai mereka. sebuah perusahaan dapat berhasil baik dalam menghasilkan produk yang lebih baik dari para pesaingnya dengan biaya yang lebih rendah dari biaya rata-rata untuk industri tersebut. Sebagai contoh. strategi bisnis melibatkan pemilihan. 2.produk atau jasa yang paling efisien. mereka harus melepas beberapa keistimewaan penambah nilai yang mungkin membedakan produk mereka dengan produk lainnya. sepertinya tidak mungkin perusahaan dapat menggunakan internet untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan jika dihadapkan dengan para pesaingnya. hasil dari penghematan biaya yang diberikan oleh internet akan diperoleh para pelanggan. jika setiap perusahaan dalam industri tertentu mempergunakan internet untuk mengadopsi strategi biaya rendah. mereka tampaknya tidak akan memiliki biaya yang paling rendah dalam industri mereka. Hal ini menimbulkan perbedaan kebutuhan dalam melayani para pelanggan tersebut. Termasuk didalamnya adalah mengidentifikasi target pasar. Contoh : Perusahaan Edward Jones mengadopsi posisi strategis berdasar akses. ke semacam bentuk strategi diferensiasi produk. Selain secara langsung mempengaruhi cara-cara organisasi menjalankan aktivitas-aktivitas rantai nilai mereka. Sebagai contoh : sebuah perusahaan yang memfokuskan pada para pensiunan. Contoh : untuk produk-produk yang dapat diubah menjadi data digital. maka pengaruhnya akan problematis. bukan dikuasai oleh perusahaan dalam bentuk laba tinggi. Apabila hal ini terjadi. Contoh: Jiffy Lube International adalah perusahaan yang mengadopsi posisi strategis berdasar keanekaragaman. dan karenanya membantu perusahaan mengimplementasikan strategi biaya rendah (low-cost strategy). Konsekuensinya adalah merupakan hal yang sulit untuk membuat atau mempertahankan posisi strategis berdasar akses. Apabila mereka berfokus pada diferensiasi produk. Jadi. Bahkan. 3. ‡ Peran SIA SIA suatu organisasi memainkan peranan penting dalam membantu organisasi mengadopsi dan mempertahankan posisi strategis. Perkembangan internet sangat mempengaruhi cara berbagai tahapan rantai nilai dilaksanakan. dimana kantor pialang sahamnya sebagan besar terletak di kota-kota kecil yang tidak dilayani oleh kantor pialang lainnya yang lebih besar. salah satu hasil yang mungkin terjadi adalah persaingan harga yang ketat antar-perusahaan. internet membuat produk suatu perusahaan tersedia di hampir semua tempat. Memilih sebuah posisi strategis adalah hal yang penting karena hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan usaha-usahanya atau akibatnya perusahaan berisiko mencoba menjadi segalanya untuk semua orang. biasanya perusahaan harus memilih di antara kedua strategi tersebut. Mencapai kesesuaian yang baik antar aktivitas membutuhkan . Lebih jauh lagi. dengan secara drastis mengurangi atau menghilangkan halangan geografis. Porter menggambarkan 3 posisi strategi dasar. Posisi strategis berdasar keanekaragaman (variety-based) melibatkan produksi atau penyediaan sebagian dari produk atau jasa dalam industri tertentu. tetapi mereka berfokus pada jasa ganti oli dan pelumas. Apabila mereka berkonsentrasi untuk menjadi penghasil produk yang biayanya paling rendah. dimana perusahaan tersebut tidak menyediakan jasa perbaikan mobil yang beranekaragam. Posisi strategis berdasar akses (access-based) melibatkan sebagian pelanggan yang berbeda dari pelanggan lainnya dalam hal faktor-faktor seperti lokasi geografis atau ukuran. internet juga dapat secara signifikan mempengaruhi baik strategi dan posisi strategis. Akan tetapi. Posisi strategis berdasar kebutuhan (needs-based) melibatkan usaha untuk melayani hampir seluruh kebutuhan dari kelompok pelanggan tertentu. yaitu : 1. Oleh karena itu. internet memungkinkan organisasi untuk secara signifikan mempersingkat aktivitas inbound dan outbond logistics mereka.

.pengumpulan data tiap aktivitas. Hal lain yang juga penting adalah sistem informasi harus mengumpulkan dan mengintegrasikan baik data keuangan maupun non-keuangan dari aktivitasaktivitas organisasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful