ANGGARAN DASAR LEMBAGA DAKWAH KAMPUS AT-THABRANI UNIVERSITAS TABRANI MUQADDIMAH Dakwah adalah kewajiban asasi bagi setiap

muslim yang harus senantiasa ditegakkan syiarnya, dimantapkan keberadaannya, dan ditata gerak kelembagaannya. Aktualisasi dakwah bagi setiap muslim akan menentukan identitas dan kualitas keislaman seorang muslim. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.(QS, Muhammad;7) Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma¶ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.(QS,Ali Imran;103) Dalam tatanan masyarakat kampus, dakwah menjadi semakin penting mengingat kampus adalah institusi penyiapan kader umat. Pada kondisi ini dakwah diharapkan memberikan tuntunan bagi insan kampus dalam mencapai cita-cita manusia seutuhnya. Manusia yang mempunyai keberpihakan tinggi kepada nilai-nilai Ilahiyah, kepekaan sosial terhadap permasalahan ummat, dan kemampuan profesional dalam bidang yang ditekuninya. Kader seperti inilah yang akan membawa kearah tatanan masyarakat tauhid, adil makmur, sejahtera dalam limpahan ampunan dan ridlo Allah. Beranjak dari kesadaran akan kewajiban dakwah bagi setiap individu muslim serta urgensi dakwah dalam kehidupan masyarakat kampus, dengan semata mengharap ridho Allah SWT, maka didirikanlah Lembaga Dakwah Kampus (LDK) At-Thabrani sebagai lembaga pembinaan Syakhshiyah Islamiyah (kepribadian Islam) dan menyiarkan dakwah dengan berdasarkan aqidah Islamiyah. BAB I IDENTITAS Pasal 1 Lembaga Dakwah Kampus (LDK) At-Thabrani Universitas Tabrani adalah kesatuan dari mahasiswa muslim Universitas Tabrani yang mempunyai keyakinan dan tujuan yang sama serta berhimpun secara harmonis dan fungsional dalam dakwah Islam: 1. LDK At-Thabrani Universitas Tabrani adalah bagian dari konstelasi struktural Universitas Tabrani secara keseluruhan, maka struktur vertikal LDK At-Thabrani Universitas Thabrani menyesuaikan dengan struktur kelembagaan Universitas Thabrani.

BAB II TUJUAN DAN SASARAN Pasal 3 1. Pembinaan Syakhshiyah Islamiyah.2. b. Menanamkan nilai-nilai Islam dan menegakkan syiar Islam menuju tercapainya individu muslim dan kehidupan yang Islami serta generasi yang diridhoi oleh Allah SWT. Syi¶ar Islam BAB IV KEDAULATAN Pasal 5 Kedaulatan tertingi LDK At-Thabrani Universitas Thabrani adalah Hukum Syara¶. Setiap gerak dan aktifitasnya senantiasa terikat dengan hukum syara¶. Pasal 6 Pelaksana kedaulatan adalah majelis pengurus LDK At-Thabrani Universitas Thabrani. Menggalang ukhuwah Islamiyah dikalangan umat Islam. 2. LDK At-Thabrani Universitas Thabrani bertujuan: 1. LDK At-Thabrani Unversitas Thabrani didirikan tanggal . Sasaran dakwah LDK At-Thabrani Universitas Thabrani adalah: 2. 1. BAB III AMAL USAHA Pasal 4 Amal usaha LDK At-Thabrani Universitas Thabrani: a. 2. Pasal 2 Sumber nilai tertinggi LDK At-Thabrani Universitas Thabrani adalah aqidah Islam. 1. Civitas Akademika Universitas Negeri Malang. Masyarakat diluar butir (a) ayat 2 pada pasal ini. 2. BAB V .

BAB VI STRUKTUR ORGANISASI Pasal 8 Kekuasaan tertinggi berada ditangan Muktamar dan rapat anggota. surat berharga. Bantuan/sumbangan/ donatur yang tidak mengikat. BAB VII PERBENDAHARAAN Pasal 10 1. Keuangan LDK At-Thabrani Universitas Thabrani berasal dari: a.KEANGGOTAAN Pasal 7 Anggota LDK At-Thabrani Universitas Thabrani adalah mahasiswa muslim Universitas Thabrani dan ketentuan keanggotaan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. 2. Dana Rektorat b. dan benda bergerak/tidak bergerak yang selanjutnya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. Perbendaharaan LDK At-Thabrani Universitas Thabrani terdiri dari keuangan. BAB VIII ATURAN TAMBAHAN DAN ATURAN PERALIHAN Pasal 11 Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan peraturan teknis organisasi ANGGARAN RUMAH TANGGA LDK AT-THABRANI UNIVERSITAS THABRANI Periode: 2009-2010 . Pasal 9 Kepemimpinan tertinggi dipegang oleh Ketua Umum yang dibantu oleh Majelis Pengurus seperti yang tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga. Iuran Majelis Pengurus c.

2. 2. 3. Mengeluarkan pendapat secara lisan dan atau tulisan. Setiap anggota berhenti karena: a. Pasal 4 Jama¶ah warga berhak mengikuti semua kegiatan yang ditentukan. Jama¶ah anggota adalah mahasiswa muslim yang: 1. Atas permintaan sendiri c. 2. Diberhentikan karena melanggar AD/ART dengan sengaja. b. Mentaati dan melaksanakan AD/ART yang berlaku. Mengikuti semua kegiatan yang telah ditentukan. 2. Rektor. Mengikuti secara aktif pembinaan yang berlaku. Jama¶ah Pengurus adalah jama¶ah anggota yang telah dikukuhkan dengan SK. Memilih dan atau dipilih. DAN KEWAJIBAN ANGGOTA Pasal 1 Anggota LDK At-Thabrani Universitas Thabrani: 1. Jama¶ah warga adalah jama¶ah diluar ayat 1. Menjaga nama baik organisasi. Meninggal dunia. BAB II PEMBERHENTIAN ANGGOTA Pasal 5 1. HAK. Pasal 2 Setiap jama¶ah anggota memiliki hak: 1. . Pasal 3 Setiap jama¶ah anggota memiliki kewajiban: 1. 3. Tercatat sebagai anggota.BAB I STATUS.

Dewan Pertimbangan Organisasi bersidang sedikitnya dua kali dalam satu periode. 7. Dewan Pertimbangan Organisasi dapat mengadakan rapat bersama majelis pengurus guna membahas situasi kepengurusan. Memberi nasehat. BAB IV Dewan PertimbangAN Organisasi Pasal 7 Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) adalah Dewan Independen yang anggotanya berasal dari unsur mantan Majelis Pengurus.2. Tata tertib Muktamar dipersiapkan oleh Majelis Syuro. 4. Pasal 11 . Apabila dianggap penting. 3. Ketua umum terlebih dahulu memperingatkan secara tegas sebelum memberhentikan. dan memilih Ketua Formatur. Dewan Pertimbangan Organisasi berhak memberhentikan Ketua Umum melalui Muktamar Khusus dengan mengetahui setengah lebih dari pengurus. memilih Majelis Syuro. Muktamar dilaksanakan untuk menyusun AD/ART. perlu adanya Muktamar Khusus. Muktamar bertujuan meminta pertanggungjawaban Ketua Umum. 3. Mekanisme pemberhentian diatur dalam peraturan teknis organisasi. Pasal 9 Masa keanggotaan Dewan Pertimbangan Organisasi dua periode kepengurusan. BAB III MUKTAMAR Pasal 6 1. saran maupun usulan baik diminta maupun tidak kepada majelis pengurus. Muktamar dipimpin oleh Majelis Syuro. 6. 5. termasuk menyampaikan aspirasi dari anggota dan warganya. Muktamar dilaksanakan satu tahun sekali. 4. Pasal 8 Dewan Pertimbangan Organisasi bertugas: 1. 4. 2. atas permintaan Dewan Pertimbangan Organisasi maupun majelis pengurus. Muktamar diikuti oleh jama¶ah anggota yang diundang dan mendaftarkan diri sebagai peserta Muktamar. Pasal 10 Keanggotaan dapat hilang karena mengundurkan diri atau diberhentikan oleh ketua Dewan Pertimbangan Organisasi karena tidak menjalankan tugas. 2. Pemberhentian anggota hanya dapat dilakukan oleh Ketua Umum 3.

Cara memperoleh dan mengelola administrasi dan perbendaharaan seperti ayat 1 diserahkan sepenuhnya kepada Majelis Pengurus. BAB VII STUKTUR ORGANISASI Pasal 15 Struktur Organisasi LDK At-Thabrani Universitas Thabrani (terlampir) BAB VIII PERBENDAHARAAN Pasal 16 1. . BAB V MAJELIS PENGURUS Pasal 13 1. Iuran Majelis Pengurus. Perbendaharaan LDK At-Thabrani terdiri dari keuangan. 2. c.Syarat-syarat anggota Dewan Pertimbangan Organisasi adalah mantan majelis pengurus LDK At-Thabrani Universitas Thabrani yang masih memiliki kesempatan kuliah sedikitnya satu tahun bagi ketua dan anggota. b. Dana Rektorat. 4. Bantuan/sumbangan/donatur yang tidak mengikat. Jumlah dan susunan Majelis Pengurus disesuaikan dengan kebutuhan BAB VI PEMBINA Pasal 14 Pembina LDK At-Thabrani Universitas Thabrani sesuai dengan struktur kelembagaan di Universitas Thabrani. 3. Pasal 12 Ketua Majelis Syuro adalah ketua Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO). Keuangan diperoleh dari infaq dan usaha lain yang halal serta tidak mengikat. Amanah kepengurusan dijalankan oleh Majelis Pengurus dengan masa jabatan satu tahun dan bertanggung jawab pada anggota melalui Muktamar. dan benda bergerak/tidak bergerak 2. surat berharga. Keuangan LDK At-Thabrani Universitas Thabrani berasal dari: a.

5. . Segala pengelolaan keuangan diatur tersendiri dalam kebijakan Majelis Pengurus. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat diubah melalui Muktamar. BAB IX ATURAN TAMBAHAN Pasal 17 1. 2. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan diatur dalam pelaksanaan teknis organisasi.