Masalah dalam Masa Remaja

Oleh : Drs. Irsyad Das, M.Pd., Kons. Pengertian Masalah Kata “masalah” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995) berarti sesuatu yang harus diselesaikan (dipecahkan). Masalah merupakan sesuatu yang menghambat, merintangi, atau mempersulit seseorang mencapai maksud dan tujuan tertentu (Winkel, 1985). Kondisi bermasalah dengan demikian mengganggu dan dapat merugikan individu maupun lingkungannya. Prayitno (2004a:4) mengungkapkan masalah seseorang dapat dicirikan sebagai “(1) sesuatu yang tidak disukai adanya, (2) sesuatu yang ingin dihilangkan, dan/atau (3) sesuatu yang dapat menghambat atau menimbulkan kerugian, ...”. Berdasarkan pengertian dan ciri-ciri masalah tersebut dapat dirumuskan bahwa masalah pada diri individu adalah suatu kondisi sulit yang memerlukan pengentasan dan apabila dibiarkan akan merugikan. Karakteristik Masalah dalam Masa Remaja Siswa SMA berada dalam masa remaja (adolescence). Arti adolescence mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik (Hurlock, 1980:206). Masa remaja ditandai oleh perubahan-perubahan psikologis dan fisik yang pesat. Remaja telah meninggalkan masa anakanak, tapi ia belum menjadi orang dewasa. Remaja berada dalam masa peralihan atau transisi. Remaja mengalami berbagai masalah sebagai akibat perubahan-perubahan itu dalam interaksinya dengan lingkungan. Sebagian masalah-masalah itu berkaitan dengan dinamika hubungan remaja dan orang tuanya, antara lain sebagai berikut: * Otonomi dan Kedekatan. Santrock (1983:41) memandang bahwa isu utama relasi orang tua dan remaja adalah masalah otonomi dan kedekatan (attachment). Bahwa selain memasuki dunia yang terpisah dengan orang tua sebagai salah satu tanda perkembangannya, remaja juga menuntut otonomi dari orang tuanya. Remaja ingin memperlihatkan bahwa merekalah yang bertanggungjawab atas keberhasilan dan kegagalan mereka, sebagian mereka menolak bantuan orang tua dan guruguru (Santrock, 1983:41; Hurlock, 1980:208). Otonomi terutama diraih melalui reaksi orang-orang dewasa terhadap keinginan mereka untuk memperoleh kendali atas dirinya. Orang tua yang bijaksana, dengan demikian, akan melepaskan kendali di bidang-bidang di mana anak remajanya dapat mengambil keputusan yang masuk akal sambil tetap terus membimbing. Dalam meraih otonomi, menurut Santrock (1983:41), kedekatan dengan orang tua pada masa remaja dapat membantu pengembangan kompetensi sosial dan kesejahteraan sosial remaja, seperti harga diri, penyesuaian emosi, dan kesehatan fisik. Artinya, selama masa remaja keterkaitan dan kedekatan dengan orang tua sangat membantu pengembangan bidang pribadi dan sosial remaja. Dalam arti sebaliknya, kurangnya attachment akan menimbulkan masalah otonomi yang disertai akibat-akibat psikologis dan sosial negatif pada diri remaja. * Keinginan Mandiri Banyak remaja yang ingin mandiri. Mereka berkeinginan mengatasi masalahnya sendiri. Meski begitu, jiwa para remaja itu membutuhkan rasa aman yang diperoleh dari ketergantungan emosi pada orang tua (Hurlock, 1980:209). Hal ini mengisyaratkan bahwa masalah-masalah remaja yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman, wawasan dan informasi tentang tingkah laku yang seharusnya mereka ambil dapat diatasi dengan mudah, namun masalah yang bersumber dari hubungan emosional dengan orang tua memerlukan pengertian dan bantuan dari orang tua

Pengentasan masalah siswa yang berhubungan dengan kenakalan remaja tidak hanya memerlukan perubahan insidental pada sikap dan perlakuan orang tua serta berbagai elemen dalam masyarakat. Menurut Santrock (1983:35) kenakalan remaja yang disebabkan faktor orang tua antara lain adalah kegagalan memantau anak secara memadai. Kurang terpenuhinya kebutuhan rasa aman dari orang tua merupakan salah satu sumber masalah lemahnya kemandirian anak remaja. kenakalan remaja bersumber dari kondisi perkembangan remaja dalam interaksinya dengan lingkungan. diancam. « Fungsi Kognitif Masa Dewasa Lanjut Orangtua Bercerai. dan orang tua permisif meningkatkan kebingungan identitas. Kehidupan remaja tersebut sebagian besarnya terkait dengan kehidupan dalam keluarga dan kondisi orang tua mereka. 1977:52). Pubertas yang dahulu dianggap sebagai tanda .sendiri ataupun guru. diperlukan penelusuran terhadap kehidupan yang dilalui sebelumnya dengan pendekatan dan teknik bantuan profesional. memerlukan keterlibatan orang tua secara tepat dan efektif. Stevic and Warner. Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan masalah masa remaja yang ber-dimensi luas. Penyelesaian masalah-masalah remaja yang berhubungan dengan pencarian identitas diri. dan pendisiplinan yang tidak efektif. frustrasi. secara demikian. akibat-akibat kenakalan remaja dapat berhubungan dengan persoalan sosial yang luas serta penegakan hukum. Apa pun akibatnya. Penelitian mengenai hubungan gaya pengasuhan orang tua dengan perkembangan identitas menujukkan bahwa orang tua demokratis mempercepat pencapaian identitas. Masalah ini mencakup berbagai tingkah laku sejak dari tampilan tingkah laku yang tidak dapat diterima secara sosial hingga tindakan kriminal. Artinya. kehilangan rasa kasih sayang atau merasa dibenci. Zakiah Daradjat (1995:59) mengungkapkan bahwa penyimpangan sikap dan perilaku remaja ditimbulkan oleh berbagai kondisi yang terjadi jauh sebelumnya. melainkan juga dengan pengungkapan dan pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor timbulnya tingkah laku yang tidak dikehendaki itu. Karenanya. antara lain oleh kegoncangan emosi. * Identitas Diri Masa remaja adalah ketika seseorang mulai ingin mengetahui siapa dan bagaimana dirinya serta hendak ke mana ia menuju dalam kehidupannya. 2008 by admin Masa Remaja Masa remaja merupakan sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasannya usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas. dihina. 1983:58-59). memberikan tindakan memudahkan akan meningkatkan pencapaian identitas remaja (Santrock. tokoh masyarakat dan pemuka agama dengan meremehkan nilai-nilai moral dan akhlak. Masalah semacam ini dapat dientaskan dengan bantuan orang tua sehingga masalah-masalah yang lebih ringan dapat diselesaikan sendiri oleh sang anak. Teori terkemuka mengenai hal ini dikemukakan oleh Erikson. yang semua itu menimbulkan perasaan negatif dan kemudian dapat diarahkan kepada setiap orang yang berkuasa. Tampak bahwa perkembangan identitas diri pada masa remaja sangat dipengaruhi oleh perlakuan orang tua. Siapkah Mental Anak? » Beberapa Permasalahan Remaja April 16th. sedangkan orang tua yang mendorong remaja untuk mengembangkan sudut pandang sendiri. yaitu identitas diri versus kebingungan peran yang merupakan salah satu tahap dalam kehidupan individu (Hansen. orang tua otokratis menghambat pencapaian identitas. diremehkan.

Pada anak perempuan. hormon seseorang menjadi aktif dalam memproduksi dua jenis hormon (gonadotrophins atau gonadotrophic hormones) yang berhubungan dengan pertumbuhan. Pertumbuhan secara cepat dari hormon-hormon tersebut di atas merubah sistem biologis seorang anak. Pubertas menjadikan seorang anak tiba-tiba memiliki kemampuan untuk ber-reproduksi. Anak lelaki mulai memperlihatkan perubahan dalam suara. dalam pandangan Jean Piaget (seorang ahli perkembangan kognitif) merupakan periode terakhir dan tertinggi dalam tahap pertumbuhan operasi formal (period of formal operations). Bentuk fisik mereka akan berubah secara cepat sejak awal pubertas dan akan membawa mereka pada dunia remaja. Seorang anak berusia 10 tahun mungkin saja sudah (atau sedang) mengalami pubertas namun tidak berarti ia sudah bisa dikatakan sebagai remaja dan sudah siap menghadapi dunia orang dewasa. Pada periode ini. dan fisik lainnya yang berhubungan dengan tumbuhnya hormon testosterone. Ia belum siap menghadapi dunia nyata orang dewasa. di negara-negara berkembang (termasuk Indonesia) masih sangat banyak remaja (bahkan orang dewasa) yang belum mampu sepenuhnya mencapai tahap perkembangan . dan 2). remaja hampir tidak memiliki pola perkembangan yang pasti. secara biologis dia mengalami perubahan yang sangat besar. Mereka juga mampu mengintegrasikan pengalaman masa lalu dan sekarang untuk ditransformasikan menjadi konklusi. Luteinizing Hormone yang juga dinamakan Interstitial-Cell Stimulating Hormone (ICSH) merangsang pertumbuhan testosterone. prediksi.awal keremajaan ternyata tidak lagi valid sebagai patokan atau batasan untuk pengkategorian remaja sebab usia pubertas yang dahulu terjadi pada akhir usia belasan (15-18) kini terjadi pada awal belasan bahkan sebelum usia 11 tahun. sebagai pertanda bahwa sistem reproduksinya sudah aktif. konflik yang dihadapi oleh remaja semakin kompleks seiring dengan perubahan pada berbagai dimensi kehidupan dalam diri mereka. otot. Dengan kemampuan operasional formal ini. Memang banyak perubahan pada diri seseorang sebagai tanda keremajaan. kedua hormon tersebut merangsang pertumbuhan estrogen dan progesterone: dua jenis hormon kewanitaan. Luteinizing Hormone (LH). Anak perempuan akan mendapat menstruasi. Namun satu hal yang pasti. Kapasitas berpikir secara logis dan abstrak mereka berkembang sehingga mereka mampu berpikir multi-dimensi seperti ilmuwan. Dimensi Kognitif Perkembangan kognitif remaja. dan rencana untuk masa depan. Untuk dapat memhami remaja. Dalam perkembangannya seringkali mereka menjadi bingung karena kadang-kadang diperlakukan sebagai anak-anak tetapi di lain waktu mereka dituntut untuk bersikap mandiri dan dewasa. Pada kenyataan. Pada masa pubertas. Dimensi Biologis Pada saat seorang anak memasuki masa pubertas yang ditandai dengan menstruasi pertama pada remaja putri atau pun perubahan suara pada remaja putra. idealnya para remaja sudah memiliki pola pikir sendiri dalam usaha memecahkan masalah-masalah yang kompleks dan abstrak. tetapi mereka akan memproses informasi itu serta mengadaptasikannya dengan pemikiran mereka sendiri. Kemampuan berpikir para remaja berkembang sedemikian rupa sehingga mereka dengan mudah dapat membayangkan banyak alternatif pemecahan masalah beserta kemungkinan akibat atau hasilnya. Para remaja tidak lagi menerima informasi apa adanya. Berbeda dengan balita yang perkembangannya dengan jelas dapat diukur. para remaja mampu mengadaptasikan diri dengan lingkungan sekitar mereka. Selain itu terjadi juga perubahan fisik seperti payudara mulai berkembang. maka perlu dilihat berdasarkan perubahan pada dimensi-dimensi tersebut. Pada anak lelaki. namun seringkali perubahan itu hanya merupakan suatu tanda-tanda fisik dan bukan sebagai pengesahan akan keremajaan seseorang. dll. yaitu: 1) Follicle-Stimulating Hormone (FSH). meski di saat yang sama ia juga bukan anak-anak lagi.

Semestinya. jika remaja tidak menemukan jalan keluarnya. dan absolut yang diberikan pada mereka selama ini tanpa bantahan. keadaan sosial. dimana pola pikir yang digunakan masih sangat sederhana dan belum mampu melihat masalah dari berbagai dimensi. Hal ini bisa saja diakibatkan sistem pendidikan di Indonesia yang tidak banyak menggunakan metode belajarmengajar satu arah (ceramah) dan kurangnya perhatian pada pengembangan cara berpikir anak. Remaja tersebut akan mencari jawaban di luar lingkaran orangtua dan nilai yang dianutnya. sudah terbiasa berpikir kritis dan mampu untuk menganalisis masalah dan mencari solusi terbaik. Kemungkinan remaja untuk tidak lagi mempercayai nilai-nilai yang ditanamkan oleh orangtua atau pendidik sejak masa kanakkanak akan sangat besar jika orangtua atau pendidik tidak mampu memberikan penjelasan yang logis. Mereka lalu merasa perlu mempertanyakan dan merekonstruksi pola pikir dengan “kenyataan” yang baru. perang. terutama jika ia terbiasa dididik dalam suatu lingkungan tertentu saja selama masa kanak-kanak. Ia akan melihat bahwa ada banyak aspek dalam melihat hidup dan beragam jenis pemikiran yang lain. misalnya: politik. Misalnya. remaja akan lebih banyak melakukan pengamatan keluar dan membandingkannya dengan hal-hal yang selama ini diajarkan dan ditanamkan kepadanya. Orangtua yang bijak akan memberikan lebih dari satu jawaban dan alternatif supaya remaja itu bisa berpikir lebih jauh dan memilih yang terbaik. Perubahan inilah yang seringkali mendasari sikap “pemberontakan” remaja terhadap peraturan atau otoritas yang selama ini diterima bulat-bulat. seorang remaja sudah harus mampu mencapai tahap pemikiran abstrak supaya saat mereka lulus sekolah menengah. yaitu operasional konkrit. Hal ini tentu saja akan menimbulkan konflik nilai bagi sang remaja. Konflik nilai dalam diri remaja ini lambat laun akan menjadi sebuah masalah besar. Konflik dengan orangtua mungkin akan mulai menajam Dimensi Psikologis Masa remaja merupakan masa yang penuh gejolak. jika sejak kecil pada seorang anak diterapkan sebuah nilai moral yang mengatakan bahwa korupsi itu tidak baik. Remaja mulai mempertanyakan keabsahan pemikiran yang ada dan mempertimbangan lebih banyak alternatif lainnya. Pada masa ini mood (suasana hati) bisa . dsb. Secara kritis. Remaja tidak lagi menerima hasil pemikiran yang kaku. apalagi jika lingkungan sekitarnya tidak mendukung penerapan nilai-nilai tersebut. Sebagian masih tertinggal pada tahap perkembangan sebelumnya. Dimensi Moral Masa remaja adalah periode dimana seseorang mulai bertanya-tanya mengenai berbagai fenomena yang terjadi di lingkungan sekitarnya sebagai dasar bagi pembentukan nilai diri mereka. penyebab lainnya bisa juga diakibatkan oleh pola asuh orangtua yang cenderung masih memperlakukan remaja sebagai anak-anak. Kemampuan berpikir dalam dimensi moral (moral reasoning) pada remaja berkembang karena mereka mulai melihat adanya kejanggalan dan ketidakseimbangan antara yang mereka percayai dahulu dengan kenyataan yang ada di sekitarnya. Elliot Turiel (1978) menyatakan bahwa para remaja mulai membuat penilaian tersendiri dalam menghadapi masalah-masalah populer yang berkenaan dengan lingkungan mereka. sehingga anak tidak memiliki keleluasan dalam memenuhi tugas perkembangan sesuai dengan usia dan mentalnya. Peranan orangtua atau pendidik amatlah besar dalam memberikan alternatif jawaban dari hal-hal yang dipertanyakan oleh putra-putri remajanya. sederhana. Orangtua yang tidak mampu memberikan penjelasan dengan bijak dan bersikap kaku akan membuat sang remaja tambah bingung. Baginya dunia menjadi lebih luas dan seringkali membingungkan. kemanusiaan.kognitif operasional formal ini. Ini bisa menjadi berbahaya jika “lingkungan baru” memberi jawaban yang tidak diinginkan atau bertentangan dengan yang diberikan oleh orangtua. Sebagian besar para remaja mulai melihat adanya “kenyataan” lain di luar dari yang selama ini diketahui dan dipercayainya. Pada masa remaja ia akan mempertanyakan mengapa dunia sekelilingnya membiarkan korupsi itu tumbuh subur bahkan sangat mungkin korupsi itu dinilai baik dalam suatu kondisi tertentu.

Bimbingan orang yang lebih tua sangat dibutuhkan oleh remaja sebagai acuan bagaimana menghadapi masalah itu sebagai “seseorang yang baru”. keeksentrikan remaja akan berkurang dengan sendirinya jika ia sering dihadapkan dengan dunia nyata. ia akan tumbuh dengan penilaian positif pada diri sendiri dan rasa hormat pada orang lain dan lingkungan. Dalam hal kesadaran diri. Salah satu topik yang paling sering dipertanyakan oleh individu pada masa remaja adalah masalah “Siapakah Saya?” Pertanyaan itu sah dan normal adanya karena pada masa ini kesadaran diri (self-awareness) mereka sudah mulai berkembang dan mengalami banyak sekali perubahan. Anggapan itu membuat remaja sangat memperhatikan diri mereka dan citra yang direfleksikan (self-image). pekerjaan sekolah. sehingga seringkali mereka terlihat “tidak memikirkan akibat” dari perbuatan mereka. Contoh: anak seorang insinyur bisa saja ingin menjadi seorang dokter karena tidak mau melanjutkan atau mengikuti jejak ayahnya. remaja akan dengan cepat mengganti peran lain yang dirasakannya “akan lebih sesuai”. Kelak. Remaja putri akan bersolek berjam-jam di hadapan cermin karena ia percaya orang akan melirik dan tertarik pada kecantikannya. sedang remaja putra akan membayangkan dirinya dikagumi lawan jenisnya jika ia terlihat unik dan “hebat”. Proses “mencoba peran” ini merupakan proses pembentukan jati-diri yang sehat dan juga sangat normal. akan tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih berhati-hati.berubah dengan sangat cepat. Pada saat inilah. atau kegiatan sehari-hari di rumah. Remaja yang diberi kesempatan untuk mempertangung-jawabkan perbuatan mereka. Ia akan mencari idola seorang dokter yang sukses dan berusaha menyerupainya dalam tingkahlaku. Ia tidak mau hanya menurut begitu saja keingingan orangtuanya tanpa pemikiran yang lebih jauh. dan mampu bertanggung-jawab. Para remaja juga sering menganggap diri mereka serba mampu. Kekhawatiran itu memang memiliki dasar yang kuat. Pada saat itu. Rasa percaya diri dan rasa tanggung-jawab inilah yang sangat dibutuhkan sebagai dasar pembentukan jati-diri positif pada remaja. sebagian karena mereka tidak sadar dan belum biasa memperhitungkan akibat jangka pendek atau jangka panjang. Hasil penelitian di Chicago oleh Mihalyi Csikszentmihalyi dan Reed Larson (1984) menemukan bahwa remaja rata-rata memerlukan hanya 45 menit untuk berubah dari mood “senang luar biasa” ke “sedih luar biasa”. Dalam proses “percobaan peran” biasanya orangtua tidak . Tujuannya sangat sederhana. Tindakan impulsif sering dilakukan. Begitu seterusnya sampai ia menemukan peran yang ia rasakan “sangat pas” dengan dirinya. lebih percayadiri. Karenanya. Mereka sangat rentan terhadap pendapat orang lain karena mereka menganggap bahwa orang lain sangat mengagumi atau selalu mengkritik mereka seperti mereka mengagumi atau mengkritik diri mereka sendiri. sementara orang dewasa memerlukan beberapa jam untuk hal yang sama. ia ingin menemukan jati-diri atau identitasnya sendiri. Perubahan mood (swing) yang drastis pada para remaja ini seringkali dikarenakan beban pekerjaan rumah. Remaja mulai merasakan bahwa “ia bisa berbeda” dengan orangtuanya dan memang ada remaja yang ingin mencoba berbeda. Remaja akan membayangkan apa yang akan dilakukan oleh para “idola”nya untuk menyelesaikan masalah seperti itu. Pada usia 16 tahun ke atas. Meski mood remaja yang mudah berubah-ubah dengan cepat. Bila ia merasakan peran itu tidak sesuai. hal tersebut belum tentu merupakan gejala atau masalah psikologis. tidaklah mengherankan bila remaja selalu berubah dan ingin selalu mencoba – baik dalam peran sosial maupun dalam perbuatan. pada masa remaja para remaja mengalami perubahan yang dramatis dalam kesadaran diri mereka (self-awareness). Banyak orangtua khawatir jika “percobaan peran” ini menjadi berbahaya. Inipun hal yang normal karena remaja dihadapkan pada banyak pilihan. Pemilihan idola ini juga akan menjadi sangat penting bagi remaja. Anggapan remaja bahwa mereka selalu diperhatikan oleh orang lain kemudian menjadi tidak berdasar. Remaja akan mulai sadar bahwa orang lain tenyata memiliki dunia tersendiri dan tidak selalu sama dengan yang dihadapi atau pun dipikirkannya. berbagai nasihat dan berbagai cara akan dicari untuk dicobanya. remaja mulai dihadapkan dengan realita dan tantangan untuk menyesuaikan impian dan angan-angan mereka dengan kenyataan. Remaja cenderung untuk menganggap diri mereka sangat unik dan bahkan percaya keunikan mereka akan berakhir dengan kesuksesan dan ketenaran.

Akibatnya. Oleh karena itu sangatlah dianjurkan untuk mencari psikolog yang memang sudah terbiasa memberikan test psikologi dan memiliki Surat Rekomendasi Ijin Praktek (SRIP). Salah satu upaya lain para remaja untuk mengetahui diri mereka sendiri adalah melalui test-test psikologis. namun di tangan orang yang “bukan ahlinya” atau yang kurang bertanggung-jawab. kemampuan penentuan diri inilah yang semestinya dilatih. Harap diingat bahwa banyak diantara test tersebut masih sebatas ujicoba dan belum dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Alat test ini tidak semestinya dijadikan buku primbon atau acuan kaku dalam penentuan langkah untuk masa depan. Selain itu dibutuhkan kejujuran untuk mampu menerima diri apa adanya sehingga remaja tidak mengembangkan identitas “virtual” yang berbeda dengan diri yang asli. Alat test psikologi dapat diibaratkan sebuah pisau lipat yang terlihat sekilas tidak berbahaya. Alat test jika diinterpretasikan secara salah atau tidak secara menyeluruh oleh orang yang tidak berpengalaman atau tidak memiliki dasar ilmu yang cukup untuk mengartikan secara obyektif akan membuat kebingungan dan malah membawa efek negatif. Walau terlihat sederhana. menentukan apa yang terbaik bagi dirinya. Sehubungan dengan explorasi diri melalui internet atau media massa yang lain. Salah satu dari dimensi tersebut diantaranya adalah dimensi sosial. dan tes minat. Tip untuk Orangtua Dalam kebudayaan timur. Mulailah menganggap anak remaja sebagai teman dan akuilah ia sebagai orang yang akan . Orangtua dan remaja mulai berkomunikasi dengan bahasa yang berbeda sehingga salah paham sangat mungkin terjadi. misalnya tes kepribadian. Remaja seperti juga semua manusia lainnya – belajar dari kesalahan. Pada saat inilah. Test ini menyangkut tes kepribadian. atau malah menjadi sangat kuatir. alat ini akan menjadi sangat berbahaya. Ia bukan kepanjangan tangan orangtua. Psikolog umumnya dilatih untuk menggunakan alat tes itu. MBTI. konklusi yang diterima dari hasil test bisa berubah dan menjadi tidak relevan lagi. orangtua menjadi kehilangan pegangan karena mereka tiba-tiba tidak lagi memiliki kontrol terhadap anak remaja mereka. tes intelegensi. padahal seperti yang dituliskan oleh Khalil Gibran: Anak Hanya Titipan Sang Pencipta. Sebaliknya. Dalam usia remaja. Ia berhak memiliki kehidupannya sendiri. Hal ini wajar mengingat bahwa minat seorang remaja sangat labil dan mudah berubah. MMPI. kehilangan komunikasi antara remaja dan orangtuanya mulai terlihat. misalnya dalam mencari sekolah atau mencari karir yang cocok. Alat-alat tes juga beredar luas dan dapat ditemukan di toko buku atau melalui internet.dilibatkan. masih ada dimensi-dimensi yang lain dalam kehidupan remaja yang belum sempat dibahas dalam artikel ini. tidak menyenangi. Bagi para orangtua ada baiknya memperhatikan halhal sebagai berikut: 1. atau yang di kenal sebagai tes minat dan bakat. dan lain-lain. kebanyakan karena remaja takut jika orangtua mereka tidak menyetujui. Seringkali. Alat tes yang saat ini umum diberikan oleh psikolog di Indonesia adalah WISC. para remaja akan merasa lebih bingung dan lebih tidak merasa yakin akan hasil tes tersebut. masih banyak orangtua yang menganggap anak adalah milik orangtua. Tentu saja peran orangtua sangat besar sebagai pembimbing. remaja hendaknya berhati-hati dalam menginterpretasikan hasil-hasil yang di dapat dari test-test psikologi online melalui internet. Satu hal yang perlu diingat adalah hasil test psikologi untuk remaja sebaiknya tidak ditelah mentah-mentah atau dijadikan patokan yang baku mengingta bahwa masa remaja meruipakan masa yang snagat erat dengan perubahan. dampak dari hasil test tersebut akan sangat luas. TAT. StanfordBinet. seiring dengan perkembangan remaja dan perubahan lingkungan sekitarnya. sehingga dapat menjamin obyektivitas test tersebut. Selain beberapa dimensi yang telah disebutkan diatas.

Seperti Kahlil Gibran ….anak hanya titipan. Larangan yang kaku mungkin malah akan menyebabkan sikap pemberontakan dalam diri anak anda. mereka layak mencoba masuk ke dalam dunia yang berbeda dengan dunia mereka saat ini. Biarkan nilai anda menjadi jangkar yang kokoh di mana anak remaja anda bisa berpegang kembali setelah mereka lelah membedakan dan mempertanyakan alternatif nilai yang lain. Selama hal-hal itu tidak membahayakan. tidak ada anak remaja yang ingin kehilangan orangtuanya 5. Namun ada juga anak remaja yang memang tidak ingin masuk ke dalam dunia yang sama dengan orangtua mereka.berangkat dewasa. sex bebas di kalangan remaja itu benar ato ga si? Jauhi Narkoba Jauhi Narkoba Beranda Seks Bebas = Tabu? Minggu. Perubahan mood sering terjadi dalam durasi waktu yang pendek. atau tiba-tiba ber bungeejumping ria. ia milik masa depan dan kita milik masa lalu. Ada remaja yang menurut tanpa membantah keinginan orangtua mereka dalam menentukan peran mereka. Mungkin ia tidak/ kurang mempercayai anda atau ada yang disembunyikannya. meskipun mereka sudah berusaha menunjukkan bahwa keberadaan mereka sebagai calon orang dewasa. (jp) Permasalahan Remaja About Me Foto Saya lily Lihat profil lengkapku Menurut kalian. 2. Mengertilah bahwa masa remaja untuk anak anda adalah masa yang sulit. Jangan malu atau takut berbagi masa remaja anda sendiri. Biarkan mereka mendengar dan belajar apa yang mendasari perkembangan diri anda dari pengalaman anda. Tetaplah tegas pada nilai yang anda anut walaupun anak remaja anda mungkin memiliki pendapat dan nilai yang berbeda. Seringkali orangtua tetap memperlakukan anak remaja mereka seperti anak kecil. kelak iapun “diharapkan dan disiapkan” untuk menjadi dokter pula. Hargai perbedaan pendapat dan ajaklah berdiskusi secara terbuka. Pada dasarnya. Berikanlah ruang pada mereka untuk mencoba berbagai peran yang cocok bagi masa depan mereka. 16 November 2008 . ayah dokter. misalnya mencat rambutnya menjadi biru atau ungu. misalnya jika kakek sudah dokter. Bertemanlah dengan mereka jika itu memungkinkan. Namun waspadalah jika anak anda sangat tertutup dengan dunia remajanya. Nasihat yang berbentuk teguran atau yang berkesan menggurui akan tidak seefektif forum diskusi terbuka. Tidak ada yang lebih dihargai oleh para remaja selain sosok orangtua bijak yang bisa dijadikan teman. Jangan terkejut jika anak anda bereksperimen dengan banyak hal. 6. Dalam hal ini janganlah memaksakan anak mengikuti kehendak orangtua. 3. jadi anda tidak perlu panik jika anak remaja anda yang biasanya riang tiba-tiba bisa murung dan menangis lalu tak lama kemudian kembali riang tanpa sebab yang jelas. Kenali teman-teman anak remaja anda. 4. 7. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. memakai pakaian serba sobek.

Di masa dewasa lah orang biasanya mulai menyesali perilakunya di kala remaja.3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. Di antara mereka yang kemudian hamil pranikah mengaku taat beribadah. Hal ini menjadikan remaja sangat dekat dengan permasalahan seputar seksual. Palu dan Banjarmasin. Boyke Dian Nugraha di Jakarta mengungkapkan. akibat pengaruh hormonal. seseorang cenderung menginginkan perhatian yang lebih. Emosi yang tidak stabil itu menyebabkan mudah masuknya pengaruh dari luar. kenapa? Ya karna pada saat remaja. seperti Jakarta. Mungkinkah karena longgarnya control mereka pada mereka? Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr. Dari sekitar lima persen pada tahun 1980an. sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Wimpie. Barulah bila semakin bertambah usia. 50 persen wanita yang datang di suatu klinik untuk mendapatkan induksi haid berusia 15-20 tahun. Contoh dampak negatifnya adalah seks bebas. remaja putra maupun putri pernah berhubungan seksual. remaja memang cenderung berpikir masa kini saja. masa depan semakin diperhitungkan. Diusia remaja. Jika dalam keluarga seorang remaja tidak memperoleh perhatian yang diinginkan. Anak akan dibesarkan di lingkungan yang tidak sehat bagi pertumbuhan . Namun dalam beberapa kasus juga terjadi pada anak-anak yang duduk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57. dan umumnya masih bersekolah di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau mahasiswa. Sulawesi Tenggara.Cukup tidaknya kasih sayang dan perhatian yang diperoleh sang anak dari keluarganya. dikumpulkan dari berbagai penelitian di beberapa kota besar di Indonesia. Menurut Prof. induksi haid adalah nama lain untuk aborsi. Surabaya. ikut berkembang pula perkembangan remaja – remaja di Indonesia. bisa dibilang sebagai rahasia umum kali ya? Saat remaja merupakan saat yang paling rentan. Kisaran angka tersebut. kata Boyke.” kata pemilik Klinik Pasutri ini. Bali ini. Ada yang menjurus ke hal positif dan juga ke hal yang negatif.3 juta per tahun. Sebagai catatan. Namun terbatasnya bekal yang dimiliki menjadikan remaja memang masih memerlukan perhatian dan pengarahan. Beberapa penelitian menunjukkan. Kelompok remaja yang masuk ke dalam penelitian tersebut rata-rata berusia 17-21 tahun. tercatat sekitar 18 persen remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. dan lain sebagainya yang menjadi hak anak dari orangtuanya. Remaja di Indonesia cenderung berpikir sempit.9 persen. “ Dan 20 persen di antaranya remaja. perilaku seks bebas tersebut berlanjut hingga menginjak ke jenjang perkawinan. Perubahan ini ditunjukkan dari perkembangan organ seksual menuju kesempurnaan fungsi serta tumbuhnya organ genetalia sekunder. kita tidak mau kalah dengan orang lain. dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat. juga mengalami perubahan fisik yang cepat dan mendadak. Ancaman pola hidup seks bebas remaja secara umum baik di pondokan atau kos-kosan tampaknya berkembang semakin serius. menjadi duapuluh persen pada tahun 2000. Jika tidak. cukup tidaknya keteladanan yang diterima sang anak dari orangtuanya. pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29. Gambaran seks bebas dikalangan remaja Berdasarkan penelitian di berbagai kota besar di Indonesia. Dikalangan remaja seks bebas telah banyak dilakukan oleh remaja bebas. Bahkan di pulau Palu. Celakanya.” kata Guru Besar FK Universitas Udayana.Dengan pesatnya perkembangan teknologi. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan. kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2. emosi kita paling besar. maka anak akan mencari tempat pelarian di jalan-jalan serta di tempat-tempat yang tidak mendidik mereka. Kita berusaha tampil lebih baik daripada orang lain.“sementara penelitian yang saya lakukan pada tahun 1999 lalu terhadap pasien yang datang ke Klinik Pasutri. Penyebab prilaku seks bebas Remaja memiliki emosi yang luar biasa besar. mereka cenderung mencarinya di luar lingkungan keluarga.

seks pranikah akan meningkatkan kasus penyakit menular seksual. narkoba. ada istilah yang kesannya lebih mengarah kepada hal negatif ketimbang hal yang positif. Berbeda dengan wanita. Tercatat sekitar 90 dari 121 masalah seks yang masuk ke Klinik Pasutri (pasangan suami istri)pada tahun 2000 lalu. dan mempertontonkan bagian tubuhnya yang seksi. hingga HIV/AIDS. Selain itu. risiko terkena penyakit menular seksual bisa mencapai empat hingga lima kali lipat. Paling-paling hanya timbul keputihan atau anyang-anyang. Akibatnya. memahami istilah bokul. seperti sulit buang air kecil atau sakit pada ujung kemaluan. Saluran sperma atau indung telur menjadi tersumbat oleh kuman GO. Ngeri ga sih? Jadi sebelum melakukan sesuatu pikir lebih logis. Anak akan tumbuh di lingkungan pergaulan bebas. Istilah ini menjadi sebuah ikon bagi dunia remaja masa kini yang ditandai dengan nongkrong di kafe. berpakaian serba sempit dan ketat kemudian memamerkan lekuk tubuh. dialami orang-orang yang pernah melakukan hubungan pranikah (pre marital). Subklinis dan kronis. Akibat Perilaku Seks Bebas Menurut Dr Boyke Dian Nugraha. Tapi apakah kalian tahu jika aborsi bisa mengancam jiwa sang ibu dan janin yang ada dirahim ibu. Banyak dari remaja kita melakukan aborsi untuk menutupi kehamilannya. Sedangkan GO akut akan menampakan gejala. Setelah itu janin akan lebih susah diaborsi.” ujarnya. remaja anak gaul inilah yang biasanya menjadi korban dari pergaulan bebas. Jika saja para orang tua lebih memberikan perhatian pada anak – anaknya maka. kasus GO paling banyak terjadi. gaya fun. Androlog Anita Gunawan mengatakan. perilaku seks bebas ini bisa berlanjut hingga menginjak perkawinan. mondar-mandir di mal. akan dinilai sebagai remaja yang tidak gaul dan kampungan. Tapi. di antaranya terjebak dalam perilaku seks bebas.jiwanya. GO (ghonorhoe). yaitu istilah ?Anak Gaul?. kata anita. Disisi lain. untuk GO yang sudah parah dapat menyebabkan hilangnya kesuburan.lain. jangan melakukan semua hanya atas nama cinta. dugem. Penyesalan akan selalu datang belakangan. seperti sipilis. Dalam lingkungan pergaulan remaja ABG. seringkali tidak menampakan gejala yang jelas. Biasanya aborsi dilakukan ketika janin berusia 1 – 3 minggu. Boyke menambahkan. hal itu justru semakin meningkatkan penyebaran penyakit tersebut. Hamil diluar nikah merupakan masalah yang bisa juga ditimbulkan dari perilaku seks bebas. kronis dan akut. Penderita bisa saja tidak mengalami keluhan. Anita menggolongkan penyakit GO tersebut ke dalam subklinis. “Pada pria biasanya menampakan gejala. Sebaliknya mereka yang tidak mengetahui dan tidak tertarik dengan hal yang disebutkan tadi. jika hubungan seks tersebut dilakukan sebelum usia 17 tahun. anak – anak mereka tidak mungkin terjerumus dalam pergaulan bebas yang bisa merusak sang anak. baik pada pria maupun wanita. tidak menimbulkan gejala serta keluhan pada penderita. Bagaimana dengan GO yang sudah parah? Dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan. Jadi pada intinya permasalahan remaja iuni tidak lepas dari peran serta keluarga sekitar. Yang lebih parah jika aborsi yang dilakukan ketika janin telah berusia lebih dari 3 minggu dan terdapat sisa anggota tubuh janin yang tidak bisa keluar hal itu akan menyebabkan kanker bagi sang ibu. Jangan buat masa mudamu hancur karna kenikmatan sesaat. AddThis Social Bookmark Button by lily | 3 komentar . alcohol dan lain. Dari pergaulan bebas ini para remaja mengenal seks bebas.

Malaysia (49-57%). Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika. Tar (komponen pada asap rokok) bahan ini dapat berasal dari daun tembakau ataupun dari zat yang ditambahkan pada tembakau saat pemrosesan. Selain. Sejak beberapa tahun terakhir. Bagi para remaja merokok adalah hal yang gaul. saya tidak suka jika ada orang yang merokok didekat saya (maaf bagi para perokok). Menurut informasi yang ada berikut ini adalah perkembangan rokok di dunia. Philipina (64-49%). berkontribusi merusak keseimbangan alam dengan gas hasil pembakaran tidak sempurnanya yaitu karbon monoksida (CO). . karbon monoksida [CO] (terdapat pada asap rokok) CO dapat menyerobot oksigen dalam tubuh sehingga jantung terpaksa bekerja lebih keras. bungkusanbungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok. 2007). Hasilnya. fakta membuktikan cukai rokok di Indonesia tergolong rendah. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. sehingga sekian persen dari cukai seharusnya dialokasikan untuk mengendalikan bahaya rokok (earmarking tax). sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. bukan untuk mengendalikan barang yang dikenai cukai. Katanya sih gitu!!!! Bagi kalian para perokok aktif masikah anda bisa berfikir demikian setelah melihat dampak merokok? Apa itu rokok? Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. diperkirakan seorang perokok aktif dapat membunuh 200 ribu orang perokok pasif dalam satu tahun (WHO. Kalo kamu ga ngerokok berarti ga gaul. Selain rendah. Thailand (75%). Cukai rokok Indonesia mengalir ke kas APBN untuk dana pembangunan. Pada abad 16. kenapa masih banyak orang yang gemar merokok. Tiga zat utama yang ada pada rokok adalah Nikotin (terdapat pada daun tembakau). mereka juga menularkan berbagai risiko kesehatan terhadap jutaan orang yang tidak bersalah (perokok pasif). Jujur aja. China (40%). misalnya kanker paru . di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Hal ini menyimpang dari formula universal bahwa cukai adalah “pajak dosa” (sin tax). yaitu rokok. Peningkatan harga dan cukai rokok akan memberi manfaat pada ekonomi dan kesehatan (berkurangnya konsumsi rokok). Cukai rokok di Indonesia saat ini hanya 37% sedangkan Jepang (61%). Tar bersifat Karsinogen yaitu dapat menyebabkan kanker. secara konsepsional peruntukkannya pun menyimpang. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. selain asap yang menyesakan dada asap rokok juga dapat mempengaruhi kesehatan saya. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. India (72%).Link ke posting ini Email this post Rokok = perusak = gaul ? Bener ga sih kalo rokok itu bisa merusak tubuh kita? Tapi yang jadi pertanyaan. jarang sekali dipatuhi). Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual. Apalagi perokok hanya menghirup 15% asapnya sedangkan 85% dihirup perokok pasif. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa.parutau serangan jantung (walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan. Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika. dan Vietnam (45%). Tapi.

tulang dan sendi-sendi terasa ngilu . badan berkeringat tidak wajar dan pemakai terlihat menggigil seperti kedinginan.zat ini ada lah turunan ke lima .tidak dapat berkonsentrasi . 15 November 2008 Mungkin Kamu belum tahu tentang berbagai jenis Narkoba yang ada .pucat . PUTAUW Nma lainnya adalah Pe-te .terkesan tidak bisa diam. Ada dua jenis yaitu jenis Banana dan jenis Snow White yang berbentuk seperti Bedak.Banyak oramg yang masa bodo dengan kesehatannya.jadi jauh berbeda dengan nama aslinya atau nama resminya. tidak bisa tidur karena cenderung untuk terus ber . karena nama yang dipakai di masyarakat adalah nama Gaulnya . mual dan selalu terlihat mengantuk. tapi juga cenderung Paranoid (suka curiga) . sehingga sering marah dan sering pusing atau sakit kepala. SHABU . CIRI PENGGUNA PUTAUW Pada tahap awal biasanya pengguna akan terlihat tidak bersemangat . mata dan hidung berair . mereka mengganggap kalo udah waktunya mati ya mati.Gold River.pemakai akan terlihat bersemangat. Tapi anggapan itu bisakah diubah? Bukankah kita diciptakan sebagai manusia diharapkan bisa menjaga semua pemberian Tuhan kepada kita? AddThis Social Bookmark Button by lily | 0 komentar Link ke posting ini Email this post Jenis Narkoba Sabtu.SHABU Ini adalah nama GAUL dari Methamphetamine .emosi sangat labil .ke enam dari Heroin yang dibuat dari bungan yang na manya Opium.mata sayu .SHABU : Setelah menggunakannya . CIRI PENGGUNA SHABU .Coconut .! Kurus karena nafsu makan berkurang . SAKAUW Adalah terhentinya suplai PUTAUW sehingga akan menimbulkan gejala mual-mual . Ada beberapa jenis antara lain : Chystal .berbentuk kristal seperti gula pasir atau seperti VETSIN (bumbu penyedap makanan).hidung sering terasa gatal .

dan susah tidur.adalah jenis tanaman yang dikeringkan dengan efek dapat membuat pemakainya menjadi TELER atau FLY. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obatobatan untuk penyakit tertentu.pendengaran seperti berkurang .aktivitas . CANNABIS Cannabis atau yang dikenal juga dengan nama Tetrahidrocana hidrol . Semua istilah ini. . istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza yang merupakan singkatan dari 'Narkotika.gangguan lever .tapi tetap akan sulit berfikir dengan baik.macam. sulit berpikir . Efek Negatif yang dapat timbul adalah kerusakan saraf otak dehidrasi (kurang cairan) . istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza yang merupakan singkatan dari 'Narkotika. mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya. Selain "narkoba". baik "narkoba" atau napza. berkeringat dan tidak bisa diam .merah dan berair .tulang dan gigi keropos . terlihat sering bengong . CIRI PENGGUNA CANNABIS Biasanya setelah menggunakan mata akan terlihat sembah atau kantung mata terlihat bengkak . Psikotropika dan Zat Adiktif'.perasaan gembira dan selalu tertawa . mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya. Electric . ECSTASY Yang satu ini adalah zat Psikotropika . Apel . Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis. kerusakan saraf mata dan tidak nafsu makan. Selain "narkoba". baik "narkoba" atau napza.tapi juga dapat cepat menjadi marah dan tidak bergairah. Semua istilah ini.jenis yang populer beredar dimasyarakat adalah : Alladin . CIRI PENGGUNA ECSTASY Setelah memakai pengguna akan menjadi energik tapi mata sayu dan pucat. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obatobatan untuk penyakit tertentu. AddThis Social Bookmark Button by lily | 0 komentar Link ke posting ini Email this post Narkoba Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Psikotropika dan Zat Adiktif'. Butterfly dengan nama Gaul yang bermacam .

AddThis Social Bookmark Button by lily | 2 komentar Link ke posting ini Email this post .