P. 1
Proses Terjadinya Petir

Proses Terjadinya Petir

|Views: 451|Likes:
Published by suhardi mangunsong

More info:

Published by: suhardi mangunsong on Nov 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

Proses Terjadinya Petir Secara fisika, petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah

kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti kita ketahui, kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif. Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan yaitu karena partikel-partikel penyusun awan bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan aw lainnya an sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. Sedangkan terjadinya sendiri secara lebih detail disebabkan oleh 2 teori, yaitu Ionisasi dan gesekan antar awan. a. Proses Ionisasi Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan juga kejadian Ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan padat (es) menjadi cair.Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin yang berhe mbus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial yang cukup untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir. b.Gesekan antar awan Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainya , dari proses ini terlahir electron-electron bebas yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastic yang digosokkan pada rambut maka p enggaris ini akan mampu menarik potongan kertas. Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.

televisi. Petir dalam awan (IC).000 volt per meter. 2. mencabut saluran antene di televisi. Petir CA tampak seperti jari-jari yang berasal dari petir CG y y y Menurut muatannya sendiri. yaitu : y Petir dari awan ke Tanah (CG) petir ini tergolong berbahaya dan paling merusak.Tipe-Tipe Petir Secara umum petir itu dapat terjadi di dalam awan itu sendiri. lebih baik kita menghindari di tempat terbuka. hanya menyambar sekali. Terkadang petir jenis ini mengandung muatan positif (+) terutama pada musim dingin. rumah tersebut akan rusak dan perabotan elektronik akan rusak seperti telepon. Apabila petir menyambar rumah. dan mencabut kabel telepon. ia tewas seketika dengan tubuh terbakar. Apabila sebuah bangunan yang tinggi dengan penangkal petir. antara awan dengan udara. antara awan dengan awan. Kemungkinan -kemungkinan tersebut melahirkan empat tipe petir. Seperti juga korban lainnya. Apabila terjadi hujan dan petir. maka jika ada petir akan menyambar alat penangkal kemudian disalurkan melalui kawat besar yang terbuat dari tembaga atau kuningan menuju ke tanah. Perbedaannya yaitu petir negatif cenderung menyambar berulang ulang dan bercabang cabang seperti sebuah akar pohon. atau yang lainnya. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1. Pelepasan muatan nya sendiri terjadi saat udara cerah antara awan tersebut. Bayangkan betapa mengerikannya jika lompatan bunga api ini mengenai tubuh makhluk hidup! Korban tiba -tiba terpental ketika sebuah petir menyambar. terjadi antara pusat muatan dari dua awan yang berbeda. berasal dari muatan yang lebih rendah lalu mengalirkan muatan negatif ke tanah. petir dibagi menjadi dua yaitu petir negatif (+) dan petir positif (-).000. dan awan dengan bumi (tanah). Petir awan ke udara (CA) terjadi jika udara di sekitaran awan yang bermuatan positif (+) berinteraksi dengan udara yang bermuatan negatif (-). Jika ini terjadi pada awan bagian bawah maka merupakan kombinasi dengan petir tipe CG. merupakan tipe yang paling sering terjadi antara pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama. 3. Untuk menhindari kerusakan alat listri di rumah apabila terjadi hujan dan petir adalah mematikan listri. Bagaimana menghindarinya ? 1. Dampak Negatif dan Cara Menghindari Umumnya petir-petir mengincar korban di wilayah datar yang terbuka. Petir antar awan (CC). Kebanyakan disebabkan karena kelebihan voltase yang mengalir melalui media listrik (kabel) terlalu besar sehingga mampu membakar komponen elektronis didalamnya. sedangkan petir positif. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->