Window Script Script adalah inti dari dinamika Flash.

Script dalam Flash disebut Action Script, dan mirip bahasa pemrograman pada umumnya, seperti Pascal atau BASIC. Jangan kuatir. Action Script dirancang agar mudah digunakan, bahkan bagi non-programmer.

Untuk menggunakan script, pertama-tama Anda harus membuka window Action Script. Window ini bisa diakses dengan klik dua kali pada suatu keyframe, dan klik tab 'Actions'.

Juga bisa diakses dengan klik dua kali pada sebuah symbol button, dan klik tab 'Actions'. Untuk menambah sebuah script, klik pada tombol tanda plus.

Ingatlah bahwa Action Script melekat pada keyframe. Jadi bila Anda ingin meletakkan Action Script di frame tertentu, letakkan keyframe terlebih dahulu. Cobalah bereksperimen! Play dan Stop Ini adalah script yang sering digunakan. Tentunya Anda tahu kalau setiap movie Flash pada defaultnya adalah play. Jadi bila Anda tidak memberi script stop, maka movie akan terus berulang-ulang dari awal ke akhir, kembali ke awal, kemudian jalan lagi, dan seterusnya. Pengunjung akan melihat halaman index dalam beberapa detik, dan sebelum mereka berbuat apa-apa tampilan berubah masuk ke halaman about. Dan sebelum mereka berbuat apa-apa lagi, tampilan berubah masuk ke halaman isi. Dan sebelum mereka sadar apa yang terjadi, mereka akan melihat kembali halaman index. Dan seterusnya. Untuk mencegah hal ini, letakkan perintah stop pada setiap halaman Anda. Bila karena suatu hal Anda menginginkan movie Anda berjalan lagi (terutama buat animasi antara), gunakan perintah play. GoTo

Script ini biasa digunakan pada tombol. Tapi tentu saja Anda bisa meletakkannya pada keyframe karena suatu hal (dan ini sering saya gunakan). Ini adalah opsi yang disediakan untuk perintah Go To.

Di sebelah kanan Frame ada beberapa pilihan. Tapi yang sering digunakn biasanya Number dan Label. Ini menentukan Flash akan lompat ke frame mana. Bila Anda memilih Number dan memasukkan angka 15, maka Flash akan melompat ke frame ke-15. Satu lagi yang penting yaitu Control. Secara default perintah Go To adalah Go To and Stop. Artinya setelah Flash melompat ke frame tujuan, movie akan berada dalam kondisi stop/berhenti. Tapi ada kalanya Anda menginginkan movie terus berjalan. Untuk itu klik kotak Go To and Play. Bila Anda memasukkan perintah ini dalam sebuah tombol, Flash akan otomatis menambahkan On (Release). Seperti ini: On (Release) Go to and Stop(15) End On Artinya bila mouse menekan tombol tersebut dan kemudian tekanan tombol pada mouse dilepas, Flash akan melompat ke frame 15 dan berhenti. Perintah ini biasanya digunakan untuk melompat antar halaman Flash.

Buat sebuah kotak. Untuk membuat tombol e-mail. Pilih dalam window apa URL tersebut akan muncul dari menu dropdown Window. masukkan: mailto:email@saya."POST")."_blank".edu". hilangkan garis pinggirnya dan buat warnanya menjadi gradient pada toolbox "color mixer" dengan cara memilih model linier 2. Buat gambar zig-zag pada frame 1 dan masukkan hingga frame ke 90 . } Pre-loader 1. contoh script: on(Release) { geturl("http://www. Script ini juga dapat digunakan untuk membuat tombol e-mail. Gunakan awalan http://.Get URL Script ini biasa digunakan untuk memanggil halaman HTML lain. biasanya untuk link.com. Mirip seperti hyperlink. ubah kotak tersebut menjadi simbol dan beri nama "bar" dengan tipe simbol "graphic" 3. beri nama "preloader" 4.eepis-its. Flash akan menambahkan perintah On (Release) secara otomatis bila Anda meletakkan perintah ini pada tombol. buat movie-clip baru dengan cara menekan ctrl+F8. Ketikkan URL sasaran dalam kotak URL.

Modifikasi ukuran gambar zig-zag dengan bar sehingga sama tingginya 7. Masukkan keyframe pada frame 35 dan pindahkan gambar bar menjadi posisi seperti dibawah ini 9. Buat motion tween antara frame 1 hingga frame 34. Atur gambar bar dan zig-zag seperti dibawah ini 8. Masukkan keyframe pada frame ke 85. Buat layer dibawah gambar tersebut dan masukkan simbol "bar" pada bidang kerja 6.5. Masukkan keyframe pada frame ke 40. dan rubah gambar bar sehingga arahnya berlawanan dengan cara klik Modify > Transform > Flip Horizontal 11. 10. Buat "mask" pada layer yang paling atas . dan buat motion tween antara frame 40 hingga 85 12.

.Bagian Scene 1.. Buat bidang kerja supaya memiliki 3 layer 3. Masuk bagian scene1 2." pada layer 2 5. Test Movie. Masukkan "preloader" pada bidang area kerja dan masukkan frame baru pada urutan frame ke-2 4. sehingga menghasilkan seperti ini . seperti dibawah ini ifFrameLoaded ("end") { gotoAndPlay ("start"). Masukkan keyframe baru dan isikan "action script" berikut ini pada frame ke 2 gotoAndPlay (1). Ketikkan kata "Loading. 7. Masukkan "Action script" pada layer3 di frame 1. } 6.

getMinutes() var hours = time.Clock 1. } if(minutes<10) { minutes = "0" + minutes. } clock_txt. } if(seconds<10) { seconds = "0" + seconds. Pada frame1 layer action masukkan action script dibawah ini time=new Date(). } else{ ampm = "PM".getHours() if (hours<12) { ampm = "AM". ambil fungsi Text dari toolbox kemudia ubah propertynya dari static text menjadi dynamic text 3. } if(hours<10) { hours = "0" + hours. dan "action" seperti berikut frame background digunakan untuk memberikan tampilan layar untuk clock masukkan frame baru dengan menekan F5 2.text = hours + ":" + minutes + ":" + seconds +" "+ ampm. } while(hours >12){ hours = hours . Pada layer text masukkan Dynamic Text kemudian masukkan frame baru dengan menekan F5 Cara membuat Dynamic Text. // time object var seconds = time. . Beri nama dynamic text tersebut "clock_txt" 4. Buat 3 layer dengan nama "background".getSeconds() var minutes = time.12. "text".

sehingga akan tampil seperti berikut ini . Test Movie. 6.5. Kemudian buat frame baru dan masukkan action script berikut ini] gotoAndPlay(1).

Tekan Ctrl+F8 untuk membuat clip movie yang baru 2. Beri nama simbol tersebut dengan nama "CurserNew_mc" 3.Modifikasi Mouse Cursor Membuat movie-clip 1. Masukkan clip "CurserNew_mc" dari Library pada bidang kerja 2. Test Movie .hide() startDrag(cursernew. Buat tipe simbol itu dengan tipe movie-clip 4.true) 4. Buat gambar mouse sesuai dengan keinginan. masukkan action script berikut ini Mouse. Kemudian kembali lagi ke Scene1 Pada Scene1 1. atau seperti dibawah ini 5. Berinama simbol tersebut dengan nama "cursernew" 3. Pada frame1 di layer1.

Buka actions . carilah file suara bisa berupa wav. Buat file flash baru. mp3. Import file suara pada library 3. midi dll 1. dan buat 2 layer actions dan controls 2.frame .Audio Sebelum memulai tutorial ini.

Masukkan action script dibawah ini pada frame 2 stop().Masukkan action script dibawah ini pada frame 1 stop(). stopAllSounds(). Pada frame 1 rubah property sound dengan file suara yang kita import dan rubah menjadi event loop 4. Buat 2 buah button .

Pada frame 1 isikan action script seperti dibawah ini on (release) { gotoAndPlay(2).Letakkan button stop pada frame 1 dan button start pada frame 2 5. Test Movie . } 6. } Pada frame 2 isikan dengan action script seperti dibawah ini on (release) { gotoAndPlay(1).

. Anda mau lihat seperti apa waktu diedit? Garis-garis kuning itu adalah jalur yang dilalui bola salju. Salah satu benda terindah di dunia. Di sini digunakan beberapa jalur dan beberapa bola salju.Hujan Salju Saya sangat suka salju. Tiga buah tepatnya. oke. Cobalah! Selamat main bola salju! Animasi Film Tua . Download Fla (23. Cukup berantakan. Anda cukup memahami Animasi Dengan Jalur. Bagaimana cara membuatnya? Sama sekali tidak sulit...0kb) Oke. Mungkin salju saya tidak seindah yang asli. dingin lo.

tetapi apabila diabaikan. Cara meletakan action script pada Button Pemrograman Flash sangat sensitif sekali akan kesalahan. Tidak sulit. Karena itu pada kesempata ini akan diberikan dasar-dasar yang sebenarnya sangat sepele. Cara menyeleksinya yaitu dengan selection tool dan kita klik satu kali pada button yang ingin kita beri action.Saya sedikit bingung untuk menerjemahkan nama efek ini ke dalam Bahasa Indonesia. apalagi buat para orang yang baru belajar flash.5kb) Cara membuatnya mudah. akan berakibat fatal. jadi apabila terjadi kesalahan kecil saja maka program flash yang kita buat tidak akan bekerja. Anda tinggal membuat sebuah movie berisi garis-garis kecil yang digambar dengan tool pencil yang berubah-ubah setiap satu frame. Untuk memastikannya kita bisa melihat pada property inspector setelah button kita seleksi maka akan muncul keterangan seperti . Perhatikan contoh ini. Download Fla (23. Anda juga bisa menambahkan garis lurus. Tapi yang saya maksud adalah efek seperti di film-film tua. Pastikan button (tombol) baik yang kita buat sendiri ataupun yang mengambilnya dari panel library sudah terseleksi. Untuk meletkan action script pada button adalah : 1. apalagi menyangkut action script. hanya saja memakan waktu. 2.

yang kedua adalah adalah klik kanan lalu pilih action.pada gambar di bawah. kemudian cara yang ketiga adalah langsung membukanya pada panel action. 3. karena setiap action berbeda-beda antara penempatan pada button. pertama bisa degan lagsun tekan f9. . Setelah button yang ingin kita beri scipt sudah terselaksi. 5. langkah selanjutnya adalah membuka panel action. Setelah langkah-langkah tersebut barulah kita bisa menuliskan scipt yang kita ingin tulis. ataupun pada frame. 4. Disini ada beberapa cara yang bisa digunakan. Yang harus di ingat di sini untuk mecegah terjadinya kesalahan adalah pada panel action yang telah terbuka terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa action adalah milik dari button yang telah diseleksi. movie clip.

Setelah itu baru kita tekan Enter. Klik objek tombol atau movie clip yang akan di beri nama instance. 3. Caranya adalah sebagi berikut : 1.Cara Memberi nama Instance Pemberian nama instance pada tombol atau movie clip sangat perlu tunuk interkasi dengan action yang kita buat. dan selesai. . Jadi sebelum menulis script pada tombol atau movie clip. Kemudian kita buka panel properties dan isikan nama instance yang akan kita berikan pada kotak Instance Name. tombol atau movie clip harus di beri nama instance. 2.

Ingat dalam menyeleksi harus terseleksi semua. langung aja tekan Ctrl+Enter. Selesai. kita sudah membuat sebuah tombol dengan cara yang pertama. Disini akan saya paparkan 3 cara pembuatan button. Pertama kita buat sebuah kotak dengan menggunakan rectangle tool . Jika sudah terseleksi semua kemudian kita klik kanan pada objek tersebut dan pilih convert to symbol. untuk melihat hasilnya. karena dalam flash objek dibedakan antara fill dengan stoke. Kemudian kita seleksi seluruh objek dari kotak tersebut. setelah itu klik ok. 2. merupakan media interaksi antara pengguna dengan aplikasi yang akan kita buat.Dasar Pembuatan Button (tombol) pada Flash Button pada flash sangat penting sekali fungsinya. 4. 3. atau kalau anda senang dengan button yang berbentuk lingkaran anda jiga bisa membuatnya dengan menggunakan oval tool. tapi dalam tutorial ini saya membuatnya dengan menggunakan objek kotak. Tergantung gimana anda. Cara I 1. pilih button pada option behavior dan tombol pada name. .

4. 3. kemudian kita pilih insert keyframe pada frame over dan down. tahu kan panel libraby itu dimana? 5. kita drag (klik dan geser tanpa dilepaskan kliknya) aja tombolnya kedalam stage. Setelah itu kita melakukan buat objek lingkaran pada frame up. Pertama kita pilih Insert > New Symbol pada pilihan menu bar dan pilih button pada type dan nama terserah. Itu karena tomboya masih berada di dalam library. Kemudian kita kembali ke dalam stage. Jadilah sebuah button. Bagaimana cara kita memindahkannya ke dalam stage? Gampang.Cara II 1. tapi tunggu dulu. 2. Di dalam stage button yang kita buat tidak muncul. .

. kita pilih saja Buttons.Cara III 1. Classes dan Leraning Interaction. 3. Bagaaimana caranya? Pilih Windows pada menu bar kemudian pilih Other panel dan pilih common Libraries. tetapi kita mengambilnya dari Common Library. Ada tiga pilihan yaitu Buttons. 2. kita tidak membuat tombol secara manual. Di dalam cara yang ketiga ini.

4. 5. Setelah itu kita drag button yang kita pilih kedalam stage. . langsung test movie.. Selesai.

Kenapa harus pake AS? Karena bila kita memasukkan object mengunakan AS akan memudahkan untuk mengaturnya. Dalam contohnya di gambarkan ada 6 tombol untuk mencoba. Loading movie ada banyak cara karena dapat digunakan dalam berbagai keperluan.swf adalah file swf yang akan dimasukkan (disini filenya dalam 1 direktori) angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil) gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor kiri atas.swf".onRollOver = function() { loadMovie("help.LoadMovie. Script untuk menutupnya : but1.onRollOver = function() { _root.onRollOut = function() { gambar. Memasukkan file swf kecil ke stage utama. baling.unloadMovie(). AttachMovie._x=175 gambar. untuk mudah mempelajarinya semua AS ada di frame bukan di button. Memasukkan file swf mengantikan ke stage utama. Keterangan : Gambar adalah nama instan object baru yang dibuat. }. Dalam posh kali ini saya akan menguraikan tentang bermacam-macam cara menlakukan loading baik gambar. gambar. UnloadMovie di Flash Anda pernah kesulitan dalam melakukan load object ke flash mengunakan AS? Kalo jawaban anda ya sebaiknya anda baca dengan cermat tulisan ini. gambar. Disini file swf baru akan mengantikan/menimpa kedudukan stage utama Script untuk memasukkannya : but2. 0).createEmptyMovieClip("gambar".loadMovie("baling. gampang kok ada file fla contohnya lagi. 1)._y=60 }. suara atau animasi. Script untuk memasukkannya : but1. Keterangan : . Sulitkah?? gag sulit. 1).swf". }.

onRollOver = function() { _root. Hal penting yang harus dilakukan adalah melakukan linkage (klik kanan mc di librari dan pilih linkage). {_x:275. Memasukkan file gambar._x=175 gambar.jpg adalah file gambar yang akan dimasukkan (disini filenya dalam 1 direktori) angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil) gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor kiri atas.onRollOut = function() { . Keterangan : Gambar adalah nama instan object baru yang dibuat._y=60 }. Keterangan : gbular adalah indentifikasi dari linkage ular3 adalah nama baru angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil) gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor sesuai ancor movieclip. gambar.help. Script untuk memasukkannya : but3. "ular3". Script untuk memasukkannya : but4. }. singa.jpg". Script untuk menutupnya : but3. 1). Memasukkan movieclip dari library.unloadMovie(). _y:150}). gambar. ingat yang dimasukkan movie clip bukan graphic.onRollOver = function() { attachMovie("gbular". Kalo ingin memasukkan graphic ya tetep buat movieclip tapi tidak bergerak.loadMovie("singa. Script untuk menutupnya : but4. 1.swf adalah file yang akan mengantikan file utama 0 adalah depth utama untuk mengembalikan ke tempat semula kita bisa melakukan cara yang sama dengan nama file yang utama di tombol file yang baru dimasukkan. }.createEmptyMovieClip("gambar".onRollOut = function() { ular3. 1).

}. bunyi.onRollOver = function() { bunyi = new Sound(). Ini adalah salah satu cara memasukkan suara di library tanpa mamasukkanya di frame. Bunyi1 adalah nama object baru Script untuk mematikannya : but6. }.loadSound("Rock. }.onRollOut = function() { bunyi.stop().onRollOver = function() { bunyi1 = new Sound(). bunyi1. }.attachSound("Victory").onRollOut = function() { bunyi1.gambar.start().mp3").mp3 adalah nama file mp3nya. . bunyi.unloadMovie(). Keterangan : Victory adalah indentifikasi dari linkage Bunyi adalah nama object baru Script untuk mematikannya : but5. Keterangan : Rock. Memasukkan suara dari library . Memasukkan suara dari file mp3 . bunyi1. Hal penting yang harus dilakukan adalah melakukan linkage (klik kanan mc di librari dan pilih linkage) Script untuk memasukkannya : but5.start(). Script untuk memasukkannya : but6. }.stop().

3. Buka Flash dan corel draw secara bersamaan 2. bakan sering. pesawat. Dengan mengunakan coreldraw. Dengan mengunakan coreldraw... Masuk ke Flash kemudian import to stage (ctrl-r) 5. Lalu pilih file swf hasil export dari corel. Masuk ke Flash kemudian tekan paste (ctrl-v) 5. Saya pernah berpikir andai saya bisa memanfaatkan clipart dari corel. benda-benda rumah tangga dan lain-lain? Pernahkan juga anda berpikir mengunakan clipart seperti saat mengunakan corel draw? Tentu saya saya pernah. Gambar hasil object akan tampil dan merupakan kumpulan dari grub-grub pershape perwarna 7. buka clipart yang kita inginkan. Tapi hasilnya tidak pernah memuaskan. karena saya punya CD yang berisi ribuan clipart corel. Ada 3 macam cara dengan hasil yang berbeda-beda.Mengunakan Clip art Coreldraw untuk flash Pernah kesulitan mengambar bentuk yang sudah populer di flash? Misalnya gambar mobil. karena bentuk objectnya jadi kacau di flash Cara Kedua : 1. 3. ternyata bisa! Mau tahu? . Pilih semua object pada clipart kemudian tekan copy (Ctrl-c) 4. Setelah di utak-utik sana-sini dan dicoba-coba. binatang. Cara Pertama : 1. Buka Flash dan corel draw secara bersamaan 2. Export data gambar corel ke wmf . 3. Ups jangan puas dulu sebelum mencoba cara ke 3 Cara Ketiga : 1. buka clipart yang kita inginkan. Saya pernah mencarinya di internet clipart untuk flash seperti clipart-clipar yang lain. Dengan mengunakan coreldraw. Export data gambar corel ke swf 4. Tapi sayang cara mudah ini tidak mempan untuk object yang memiliki warna gradasi. Gampang sekali cara mengunakan clipart corel draw untuk flash. Buka Flash dan corel draw secara bersamaan 2. buka clipart yang kita inginkan. 6.

4. Belajar mengunakan Component scroll pane dengan Action Script Flash Scroll Pane adalah components flash yang bisa menampilkan gambar yang lebih besar dari ukuran stage tanpa resize. kan pake scrolling (silahkan tertawa wakakakakaka). tetapi tanpa menutup kemungkinan bahwa ukuran stage lebih besar. 2. Agar apa yang kita pelajari memiliki persamaan persepsi sebaiknya perhatikan contoh penerapan scroll pane dibawah ini Dalam tampilan diatas saya mengunakan ukuran stage w400xh300. Object apapun bisa ditampilkan mengunakan scroll pane karena pada dasarnya scroll pane menampilkan sebuah movie clip ke dalam tampilan ber scroll bar. Masuk ke Flash kemudian import to stage (ctrl-r) 5. Sebelum memulai perhatikan gambar berikut Cara membuat : 1. Maksud saya agar semua gambar memenuhi bungkusnya. Tampilkan library dan componen dengan cara memberi tanda centang di depan namanya di menu pulldown windows. Mari kita coba. . Lalu pilih file wmf hasil export dari corel. Kok bisa? Ya bisa saja. Selain digunakan untuk menampilkan gambar juga bisa untuk menampilkan teks. dan ukuran scrollpane yang sama. 6. Gambar hasil object akan tampil dan merupakan kumpulan dari grub-grub pershape perwarna Dari berbagai cara tersebut ternyata memiliki tiga macam kualitas yang terbaik adalah kita mengexport ke wmf atau mengunakan cara ketiga. Import gambar bitmap yang ingin anda tampilkan dengan cara ctrlr.

Isi scroll conten dengan nama dalam linkage yang anda buat di langkah 3. Tekan ctrl-enter dan lihat hasilnya. Clik scrollpane di stage dan perhatikan prarameternya di bawah (lihat gambar diatas). 7. 5. lalu klik linkage export to action script. 6.3. 8. Kemudian atur ukuran dan posisinya sesuai keingginan anda. Anda bisa memodivikasi movie clip sesuai selera anda. . Masukkan scrollpane dari docker components ke dalam stage (clik and drug saja). Hapus mc yang dibuat pada langkah ke tiga (lihat di library harusnya masih ada movieclip tersebut). 9. (ingat nama yang anda tulis) 4. Ubah gambar bitmep menjadi symbol dengan cara clik kanan gambar di stage kemudian pilih convert to symbol. kemudian pilih movieclip dan berikan nama sebelum di klik Ok clik dulu advance.

Belajar Action Script Flash Dasar Bagian 1 Saya akan menceritakan bagaimana saya mempelajari action script pada flash. Caranya : Clik movie clip pada stage lalu ubah namanya pada posisi seperti pada gambar dibawah ini : . Apabila tulisan ini mendapat repons positif dengan banyaknya dukungan postingan (he he he he kayak ajang pencari bakat aja) saya akan melanjutkan ke bagian -bagian yang lain. Jangan lupa untuk memberi nama yang sesuai agar kita dapat membedakan saat tampil di library. Sebelum kita ubah propertiesnya jangan lupa memberi instance name pada movie clip yang sudah terpasang pada state. Teory Movie clip adalah salah satu jenis simbol yang tersimpan dalam library. Cara membuatnya dengan mengambar langsung di stage lalu di klik kanan > convert to symbol > pilih type movie clip >ok atau dengan pulldown menu insert > new symbol. Silahkan menikmati. Dalam penggunaanya movie clip dapat di modivikasi propertynya mengunakan script.

//rasio y (%) mc. Bila kita menginginkan script dibaca terus (berulangulang) maka kita harus membuat script tersebut selalu dibaca hingga properties movie clip selalu berubah. Atau dengan cara kedua._x = _xmouse. bagaimana bila gerakanya kekiri? atau keatas atau kebawah atau kombinasinya atau properties properties yang lain? Nah._y = 0. //disamakan koor mouse mc. //koordinat y mc._yscale = 100.. Untuk merubah propertiesnya mengunakan scrip gunakan perintah dibawah ini (jangan dijalankan semua Action Script bersama-sama) : mc. //nampak mc. //rasio x (%) mc._width = 100. //disamakan koor mouse Praktek Langkah pertama. 2._xscale = 100. silahkan dicoba._x = 0. } Scrip diatas membuat perintah dibaca berulang-ulang sesuai pergerakan frame (meski frame hanya 1 sebenarnya flash tetap menjalankan frame sesuai dengan frame rate yang telah di set pada properties dokumennya) Latihan Pada percobaan di atas telah dicoba mengerakkan ke kanan sebuah movie clip mengunakan action scrip. //tinggi (pixel) mc._x +=1._alpha = 50._height = 100. Langkah kedua. //rotasi (derajat) mc. Buatlah Movie clip dengan instance name mc kemudian isi frame dengan salah satu AS properties seperti teks diatas._rotation = 15.Pada gambar di atas instance name dari movie clip tersebut adalah mc. Ada dua cara yang dapat dilakukan : 1.Karena scrip tersebut hanya dibaca sekali (saat loading) maka perubahannya hanya sekali saja._x +=1. yaitu merubah AS menjadi berikut: onEnterFrame = function () { mc. //tranparan (max 100) mc. Menambah 1 frame (frame 1 dan frame 2 sama) pada time line. //menambahkan 1 nilai di koordinat x Jalankan animasi buatan anda dengan menekan ctrl-enter. Kalau anda amati dengan seksaman terlihat bahwa animasi hanya bergerak sekali. Hasil Latihan ._visible = false. //koordinat x mc._y = _ymouse. //lebar (pixel) mc.. mc.

tetapi disisi lain akan sangat membingungkan karena kita harus tahu apakan AS tersebut terbaca atau tidak.Belajar Action Script Flash Dasar Bagian 2 : Posisi AS Perbedaan pemrograman Action Script (AS) Flash dengan pemrogramman yang lain adalah flash memiliki posisi yang berbeda-beda dan format pengunaan yang berbeda pula. Action Script pada Frame Pada posisi ini keberadaan AS ditandai dengan simbul huruf a pada frame yang bersangkutan. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan. Perhatikan gambar kiri dibawah ini Agar kita membuat script pada posisi yang tepat. Jadi ada kemungkinan AS benar tetapi tidak terbaca hingga jalannya program tidak sesuai dengan keinginan. . Jadi AS tersebut akan dijalankan pada saat event berlangsung. Hal ini menjadi keunggulan sekaligus kelemahan AS Flash. Bila ingin membuat AS pada frame. Posisi ini telah kita coba pada belajar action script sebelumnya Action Script pada Button Pengunaan AS pada button selalu diikuti dengan event. clik button hingga muncul tulisan Action – Button di atas docker AS seperti gambar dibawah ini. clik frame hingga muncul tulisan Action – Frame di atas docker AS seperti gambar kanan diatas. clik dahulu posisi yang dikehendaki. Dengan posisi yang berbeda kita dapat menempatkan AS pada posisi yang lebih menguntungkan. Bila ingin membuat AS pada button. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan.

Klik tombol tersebut lalu pastikan kalau Action yang akan ditulis berada pada button dengan membuktikan seperti gambar diatas._alpha = 50 adalah perintah yang dijalankan saat even terjadi. 3. jika tidak ada munculkan dengan perintah windows > commond libraries > Button. Buat movie clip kemudian dipasangkan instan name (misalkan mc2) 2. Ambil tombol yang telah tersedia pada library Button kemudian drag button tersebut ke state. } 5. Sedangkan even even yang ada pada button adalah : • • • • • • • • Press (artinya perintah dijalankan saat button ditekan/diklik) Release (artinya perintah dijalankan saat klik dilepas) Release Outside (artinya perintah dijalankan saat klik dilepas di luar button) Roll Over (artinya perintah dijalankan saat mouse berada di atas button) Roll Out (artinya perintah dijalankan saat mouse berada di luar button) Drag Over (artinya perintah dijalankan saat mouse melakukan drag di atas button) Drag Out (artinya perintah dijalankan saat mouse melakukan drag di luar button) Key Press (artinya perintah dijalankan saat tombol keybort yang tertulis ditekan) Sedangkan mc2. Disini berarti saat tombol dilepas setelah diklik maka akan menjalankan perintah membuat object transparan 50 %. Test Movie dengan menekan kontrol enter dan perhatikan perubahan yang terjadi pada movieclip mc2.Pada gambar di atas terlihat bahwa even yang digunakan adalah on release. Cara membuat AS di button 1._rotation += 15. Tuliskan scrip dibawah ini on (press) { mc2. . 4.

Bila anda tidak melakukan kesalahan anda akan membuat animasi seperti dibawah ini .

3. Saatnya sekarang untuk membahas AS di movieclip.Belajar AS Flash Dasar Bagian 3 : AS di movieclip Ada 3 macam posisi AS dalam flash AS di Frame. Tuliskan scrip dibawah ini . Bila ingin membuat AS pada movie clip. Klik movie clip tersebut lalu pastikan kalau Action yang akan ditulis berada pada movieclip dengan membuktikan seperti gambar diatas. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan. pengunaan AS pada movie clip selalu diikuti dengan event. AS di Button dan AS di movieclip. clik movie clip hingga muncul tulisan Action – Movie Clip di atas docker AS seperti gambar dibawah ini. Buat movie clip 2. Ada beberapa event yang lain misalnya : • • • • • • • • Load: Saat movie clip loading EnterFrame: Setiap movie clip menjalankan frame Unload: Saat movie clip di unload Mouse down: Setiap klik mouse di tekan Mouse up: Setiap klik mouse di lepas setelah di klik Mouse move: Setiap mouse digerakkan Key down: Setiap tombol keyboard ditekan Key up: Setiap tombol keyboard dilepas setelah ditekan Cara membuat AS di button 1. Sama seperti AS pada button. Jadi AS tersebut akan dijalankan pada saat event berlangsung. untuk yang pertama yang ke dua sudah dibahas pada post sebelumnya. Perhatikan gambar berikut. Pada gambar diatas terlihat mengunakan event enterframe yang berarti pada setiap mc menjalankan frame akan menjalankan script yang ditulis. Gambar pada lingkaran merah dibawah ini menunjukkan bahwa AS yang dibuat dipasang pada movieclip.

onClipEvent (enterFrame) { mc2._rotation += 15; } 4. Test Movie dengan menekan kontrol enter dan perhatikan perubahan yang terjadi pada movieclip. Bila anda tidak melakukan kesalahan anda akan membuat animasi seperti dibawah ini

Control suara sederhana mengunakan Action Script Flash

Bila anda biasa memasukkan suara di flash dengan cara embed di frame, maka sebaiknya anda membaca terus postingan ini. Telah kita rasakan bahwasanya memasukkan suara dengan cara tersebut memiliki banyak kelemahan dan keterbatasannya. Bagaimana bila kita akan melakukan interaksi dengan suara tersebut? Misalnya play, stop, pouse, membesarkan volume dan lain-lain. Semua keterbatasan tersebut dapat diatasi bila kita memasukkan suara mengunakan Action script. Cara memasukkannya atau melakukan loading anda dapat membaca postingan saya sebelumnya. Untuk postingan ini saya hanya akan sharing cara mengatur secara sederhana. Coba perhatikan animasi swf berikut ini : Untuk membuat animasi di atas langkah-langkahnya : • • • • • • • buat 3 button untuk play, stop dan pause posisi button play dan pause sama dengan kondisi button play berada diatas Beri nama instan "continue_btn" (tanpa petik) untuk play. Beri nama instan "pause_btn" (tanpa petik) untuk play. Beri nama instan "stop_btn" (tanpa petik) untuk play. Buat dynamic Text dengan variable "myseek" (tanpa petik). Masukkan mc fader-round yang ada di windows>commond library>button>classic button>knop & feader dan beri nama instant "volumenya" (tanpa petik). Import musik/lagu yang anda inginkan, kemudian di library lagu tersebut di klik kanan lalu pilih linkage kemudian centang export for Action Script dan isikan identifier dengan "lagunya" (tanpa petik). Pasang AS dibawah ini pada frame. posisi = 0; continue_btn._visible = true; pause_btn._visible = false; mySound = new Sound(); mySound.attachSound("lagunya"); pause_btn.onRelease = function() { posisi = Math.floor(mySound.position/1000); mySound.stop(); continue_btn._visible = true; pause_btn._visible = false; };

continue_btn.onRelease = function() { mySound.start(posisi); continue_btn._visible = false; pause_btn._visible = true; }; stop_btn.onRelease = function() { posisi = 0; mySound.stop(); continue_btn._visible = true; pause_btn._visible = false; }; volumenya.knob.onMouseMove = function() { mySound.setVolume(volumenya.knob._y); }; detik = 0; onEnterFrame = function () { posisinya = Math.floor(mySound.position/1000); menit = Math.floor(posisinya/60); detik = posisinya-(menit*60); if (menit<10) menitnya = "0" menitnya =" menit;" detiknya = "0" detiknya =" detik;" myseek =" menitnya+">

Belajar mengunakan component alert dengan actionscript Flash

Alert adalah components flash yang menampilkan respont dari suatu kondisi secara pop up. Jadi dalam kondisi tertentu yang telah dikondisikan dalam action script misalnya salah, benar, lebih besar dari, kurang dari dan lain-lain. Pesan yang muncul secara pop up tersebut dapat kita atur dengan cara memasangkan teks keterangan, tombol misalnya ya dan tidak. Jadi setelah keluar respon dari alert kita dapat memberikan respon ke dalam program. Contoh alert ini bisa digunakan untuk respon benar salah dalam menjawab soal, respon bila sebuah variabel melebihi atau kurang dari nilai yang sudah di tentukan. Selain itu masih banyak lagi fungsi-fungsi yang lain

Cara membuat : 1. Tampilkan library dan componen dengan cara memberi tanda centang di depan namanya di menu pulldown windows. 2. Masukkan alert dari docker components ke dalam library (clik and drug saja). 3. Isi dengan frame pertama dengan script berikut : import mx.controls.Alert; _global.styles.Alert.setStyle("color", 0x000099); Alert.buttonWidth = 100; Alert.cancelLabel = "Gagal Maning"; Alert.okLabel = "Berhasil"; var myClickHandler:Function = function (evt_obj:Object) { switch (evt_obj.detail) { case Alert.OK : trace("You clicked: "+Alert.okLabel); break; case Alert.CANCEL : trace("You clicked: "+Alert.cancelLabel); break; } } Alert.show("Nyoba alert aja kok bingung ................!!!!!!\nCoba

terusssssss\nJangan menyerah", "Latihan terus donK", Alert.OK | Alert.CANCEL, this, myClickHandler); Kalau membandingkan script dengan hasil yang ditampilkan maka jelas sudah apa arti script yang memunculkan teks. Namun mau diapakan setelah kita memberi respon dengan mengklik salah satu tombol dapat dituliskan mengantikan perintah trace("You clicked: "+Alert.okLabel); untuk tombol berhasil dan perintah trace("You clicked: "+Alert.cancelLabel);

Seleksi lingkaran tersebut dan tekan F8. 2. Pada panel yang muncul masukkan lingkaran sebagai name dan movie clip sebagai type dan pastikan titik registrationnya berada ditengahtengah lalu tekan ok. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut : 1. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 //ubah letak lingkaran. atau kepala._x //ubah letak lingkaran. 3. Buatlah sebuah lingkaran berwarna merah dengan hitam sebagai warna garisnya. . Pada panel properties yang muncul masukkan lingkaran sebagai instance name. Buatlah sebuah flash document berukuran 400×400 pixel. 4._y koordinat x movie clip lingkaran pada posisi 200 = 200. Jika _x/_y tersebut ditujukan untuk movie clip/button maka tambahkan instance name di depannya._y = 10.Posisi X dan posisi_Y _x digunakan untuk menentukan koordinat x suatu objek sedangkan _y digunakan untuk menentukan koordinat _y suatu objek. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. namun di flash terdapat sedikit perbedaan. 6._x = 10. 5. Anda dapat melihat perbedaannya di Posisi X Dan Y di Flash. Contoh kepala. Letakkan movie clip lingkaran di stage bagian kiri atas. Biasanya semakin ke atas nilai koordinat y semakin besar dan semakin ke bawah nilai koordinat y semakin kecil. Seleksi movie clip lingkaran di stage dan tekan Ctrl+F3. Penulisannya : 1 2 _x = nilai _y = nilai nilai = angka koordinat yang anda inginkan. Klik frame 1 dan tekan F9. koordinat y movie clip lingkaran pada posisi 200 = 200.

Begitu juga nilai true visible kurang lebih fungsinya sama dengan alpha yang bernilai 100. . Penulisannya : 1 2 3 4 //untuk membuat movie clip menjadi terlihat objek. Klik frame 1 dan tekan F9.VISIBLE Visible digunakan untuk membuat suatu movie clip menjadi tidak terlihat apabila bernilai false dan menjadi terlihat kembali apabila nilainya diubah true. Dan hasilnya… jeng…jeng…movie clip lingkaran menjadi tidak terlihat. Pada panel yang muncul masukkan lingkaran sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok. Pada panel properties yang muncul masukkan lingkaran sebagai instance name._visible=true //untuk membuat movie clip menjadi tidak terlihat objek. Visible yang bernilai false kurang lebih fungsinya hampir sama dengan alpha yang bernilai 0. Buatlah sebuah lingkaran berwarna hijau dengan garis berwarna hitam. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya._visible = false. 5. Buatlah sebuah flash document. 3. Seleksi movie clip lingkaran di stage dan tekan Ctrl+F3. Hal ini disebabkan karena visible movie clip lingkaran bernilai false. Seleksi lingkaran tersebut dan tekan F8._visible=false objek = instance name dari suatu movie clip Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut : 1. 6. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 //ubah nilai visible movie clip menjadi false 2 lingkaran. 4. 2.

If sangat sering digunakan dalam flash. Buatlah 1 buah dynamic text. Buatlah sebuah flash document. .Fungsi IF If atau dalam bahasa Indonesianya diartikan jika adalah salah satu script kondisi. Klik frame 1 dan tekan F9. 4. } condition = kondisi yang anda berikan statement = perintah yang dijalankan apabila kondisi terpenuhi Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut : 1. Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3. 3. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Pada panel properties yang muncul masukkan waktu sebagai var. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 //membuat variable bernama waktu dengan nilai 0 waktu = 0. Hal ini dikarenakan adanya script if (waktu<100) {waktu++.} didalam onEnterFrame = function () {}. } }. 2. //event yang dijalankan ketika frame ini dimainkan onEnterFrame = function(){ //jika nilai variable waktu kurang dari 100 if(waktu<100){ //nilai variable waktu ditambah 1 waktu++. Terlihat nilai variable waktu ditambah 1 secara terus menerus ketika nilainya kurang dari 100. Penulisannya : 1 2 3 if(condition){ statement. 5. Apabila nilai variable waktu kurang dari 100 (kondisi terpenuhi) maka variable waktu ditambah 1 secara terus menerus dan penambahan nilai pada variable waktu akan berhenti jika nilainya lebih dari 100 (kondisi tidak terpenuhi).

Contoh yang salah : 7 = 10 Contoh yang benar : kotak7 = 10 2. Jangan menggunakan script yang terdapat pada actionscript dalam penulisan nama variable. sebagai gantinya anda boleh menggunakan tanda _ untuk menghubungkan kata dari suatu nama variable jika membutuhkan spasi. Contoh : bulan = ["Januari".Anda boleh menggunakan huruf besar maupun kecil dalam penulisan nama variable. Jika anda tetap ingin menggunakannya anda dapat mengakalinya dengan merubah huruf depan pada namanya menjadi kapital ataupun anda dapat menambahkan angka dibelakang nama variable yang anda tulis. Contoh yang salah : di stage terdapat movie clip berinstance name kotak. Contoh : jawaban = “Benar” Dalam penulisan nama suatu variable terdapat beberapa aturan yang harus anda lakukan yaitu : 1. Nama variable tidak boleh hanya menggunakan angka saja tetapi nama variable boleh diikuti oleh angka. Contoh : jumlah = 100 String adalah data type yang nilainya berisi kata atau kalimat. Contoh yang benar : di stage terdapat movie clip berinstance name kotak. Contoh yang salah : continue = false Contoh yang benar : continue1 = false . Anda menulis nama suatu variable dengan nama kotak = true. Berikut beberapa data type yang sering digunakan.VARIABLE Variable adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai yang dapat diubah-ubah sesuai data typenya. Contoh yang benar : tanganKanan = true 4. 5."Februari"] Booelan adalah data type yang nilainya berisi true atau false. Array adalah data type yang didalamnya terdapat nilai yang dapat diatur letaknya sesuai angka. Contoh : hitung = true Number adalah data type yang nilainya berisi angka. Jangan menggunakan nama yang sama pada instance name suatu movie clip. Sama seperi nomor 4 diatas apabila anda tetap ingin memakainya anda dapat mengakalinya misalnya dengan merubah huruf depan yang akan digunakan menjadi kapital ataupun menambahkan angka dibalakang nama yang anda gunakan. Nama variable tidak boleh menggunakan spasi. Contoh yang salah : nama anda = “Budi” Contoh yang benar : nama_anda = “Budi” 3. Anda menulis nama suatu variable dengan nama Kotak = true. Asalkan namanya sudah tidak sama persis anda boleh menulis nama variable dari suatu instance name. Penulisannya harus di dalam tanda petik “”.

Pada panel yang muncul masukkan tombol sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok. Pada panel properties yang nonaktifkan tombol selectable dan aktifkan tombol show border around text. lalu tekan F8. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya : 9. 5. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1.enabled = false instance_name = instance name yang anda berikan pada button Untuk lebih jelasnya silahkan buat tombol sesuai langkah-langkah di bawah ini : 1. Secara default. Klik kanan frame Down dan pilih Insert Keyframe. Klik kanan button tombol dan pilih Edit untuk masuk ke dalam stagenya. 6. Penulisannya : 1 2 3 4 5 //membuat button dapat ditekan instancae_name. 2. 3. Ketika kursor mouse berada di atas button seharusnya button tersebut berwarna merah dan apabila ditekan button tersebut berwarna biru. silahkan cari perbedaan antara kedua tombol di bawah ini : . hal ini disebabkan karena button tersebut tidak dapat ditekan (enabled bernilai false). Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 //button berinstance name tombol tidak dapat ditekan 2 tombol. Ubah warna huruf dynamic text pada frame Down menjadi berwarna biru. Jadi anda tidak perlu memberikan script ini apabila anda ingin membuat suatu button dapat ditekan kecuali jika sebelumnya enabled button tersebut bernilai false. 7. Ubah warna huruf dynamic text pada frame Over menjadi berwarna merah. Klik kanan frame Over dan pilih Insert Keyframe. Pastikan anda masih menyeleksi dynamic text bertuliskan Tombol. Contoh yang lainnya. Buatlah sebuah dynamic text bertuliskan Tombol.Fungsi ENABLE Enabled digunakan untuk mengatur suatu button agar dapat di tekan (apabila bernilai true) atau tidak dapat ditekan (apabila bernilai false). Seleksi button tombol di stage dan masukkan tombol sebagai instance name pada panel properties. 10.enabled = false. Buatlah sebuah flash document. Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Tetapi yang terjadi tidak demikian.enabled = true //membuat button tidak dapat ditekan instancae_name. enabled sebuah button bernilai true. 8. 4. Klik frame 1 dan tekan F9.

AS YANG SERING DI PAKAI + * / = -= += %= *= /= != < <= == >= – ++ and or not stop play gotoAndStop gotoAndPlay nextFrame prevFrame nextScene prevScene onClipEvent(){} on(){} trace _x _y _xscale _yscale .

_visible _height _width _alpha _rotation _currentframe _xmouse _ymouse _totalframes _quality for if enabled useHandCursor getBytesLoaded getBytesTotal getURL fscommand loadMovie unloadMovie loadMovieNum unloadMovieNum setInterval clearInterval stopAllSounds startDrag stopDrag hitTest random attachMovie dupilateMovieClip swapDepths getNextHighestDepth setMask SharedObject Sound constructor attachSound setVolume .

start sound stop sound Variable Array Math .

Pada panel yang muncul masukkan preloader sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok. 1. panjangkanlah movie clip tween_persegi sehingga bentuknya seperti gambar di bawah ini : . 12. Seleksi garis persegi panjang tersebut dan tekan F8. Klik kanan frame 100 Layer 3 dan pilih Insert Keyframe. Pada panel properties yang muncul masukkan preloader sebagai instance name. Pada Layer 2 ini buatlah sebuah garis berjajar yang memenuhi garis persegi panjang seperti gambar di bawah ini : 8. Klik sekali lagi Insert Layer sehingga muncul layer baru bernama Layer 3. 9. Pada Layer 3 ini buatlah sebuah persegi dengan lebar sama dengan lebar garis persegi panjang pada layer 1. 3. Buatlah sebuah flash document. Pada frame 100 Layer 3. 10. Seleksi movie clip preloader di stage lalu tekan Ctrl+F3. Seleksi persegi di layer 3 dan tekan F8. D. Letakkan movie clip tween_persegi tadi di sebalah kiri garis persegi panjang seperti gambar di bawah ini : 11. Setelah berada di dalam stage movie clip preloader.MEMBUAT PRELOADE Sebenarnya ini masih lanjutan dalam tutorial Membuat Preloader. 6. 2. Klik kanan frame 100 Layer 2 dan tekan Insert Frame. Buatlah sebuah garis berbentuk persegi panjang berwarna hitam. Klik kanan movie clip preloader di stage dan pilih Edit. Klik kanan frame 100 Layer 1 dan pilih Insert Frame. 4. 7. Tapi berhubung tulisan pada tutorial membuat preloader sudah terlalu panjang maka kami membuat bagian 2-nya. Preloader Masking Preloader ini berbentuk animasi masking yang berjalan sesuai jumlah data yang diload. pada panel yang muncul masukkan tween_persegi sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok. 5. tekan tombol Insert Layer sehingga muncul layer baru bernama Layer 2.

Setelah berada di stage scene 1. Klik kanan frame 2 dan pilih Insert Blank Keyframe. Klik kanan frame 1 Layer 3 dan pilih Create Motion Tween. Kurang lebih hasilnya akan seperti gambar dibawah ini: .13. Ketika preloader ini sedang dijalankan pilih menu View dan aktifkan Simulate Download. 19.gotoAndStop(persen). Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 stop(). Letakkan dynamic text ini di bawah movie clip preloader. buatlah sebuah dynamic text dengan persen tampil sebagai var pada panel propertiesnya. Singgungkan Layer 2 dengan Layer 3 sehingga membentu animasi mask. 18.round(_root. persen_tampil = 0+"%". Klik kanan Layer 3 dan pilih Mask.getBytesLoaded())/Math. 1 _root.round(_root. 10 if(persen%1 == 0){ 11 preloader.getBytesTotal())<=Math. 17. Test movie dengan menekan CTRL+Enter. 14. 15.onEnterFrame = function(){ 2 3 if(Math. 16.getBytesLoaded()) 4 ){ 5 gotoAndStop(2). Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1. 12 persen_tampil = persen+"%". Masukkan konten yang anda buat pada frame 2 ini.round(_root. 6 }else{ 7 persen = 8 Math.getBytesT 9 otal())*100). Klik frame 1 Layer 1 dan tekan F9.round(Math.round(_root. Klik frame 1 dan pada panel action masukkan script berikut : stop(). 20. 13 } } }.

Objek tersebut berupa text. . anda terlebih dahulu harus menyeleksi filter yang ingin dihapus lalu itu tekan tombol remove filter ini untuk menghapusnya. A. Untuk menggunakan panel filter ini anda dapat membukanya melalui menubar Window>Properties>Filters. Untuk menghapus filter yang anda gunakan. Save As : digunakan untuk menyimpan filter dengan parameter yang sudah anda atur. Add Filter : ketika tombol ini ditekan akan muncul menu lagi Preset : akan muncul 3 menu apabila anda menyeleksi menu preset ini. dan hue pada objek 2. Untuk menggunakannya.EFEK FILTER Panel Filter adalah panel yang digunakan untuk memberikan efek pada suatu objek. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. 1. Lalu pilih Save As ini untuk menyimpan filter hasil modifikasi anda. Kemudian atur parameternya sesuai keinginan anda. saturation. contrast. Fasilitas filter ini mulai diperkenalkan pada Flash 8. Disable All : digunakan untuk mengnonaktifkan filter yang sebelumnya diaktifkan pada objek yang terseleksi. Misalnya pada frame 1 anda membuat sebuah movie clip lingkaran dan pada frame 10 anda memberikan efek glow pada movie clip lingkaran tersebut apabila kemudian anda memberikan motion tween pada frame lingkaran itu berada maka akan terlihat sebuah animasi dimana sebuah lingkaran yang tadinya biasa saja kemudian berubah menjadi bersinar. 2. Filter hasil Save As akan muncul di bawah Delete Rename : digunakan untuk mengulangi pemberian nama filter hasil Save As Delete : digunakan untuk menghapus filter hasil Save As Remove All : digunakan untuk menghapus seluruh filter yang anda gunakan pada objek yang terseleksi. Enable All : digunakan untuk mengaktifkan filter yang sebelumnya dinonaktifkan pada objek yang terseleksi. 3. Buatlah sebuah flash document. terlebih dahulu anda harus memilih filter yang sudah disediakan. Filter Box : Kotak yang digunakan untuk menampilkan filter yang digunakan pada objek. Drop Shadow : digunakan untuk memberikan efek drop shadow pada objek Blur : digunakan untuk memberikan efek blur pada objek Glow : digunakan untuk memberikan efek glow pada objek Bevel : digunakan untuk memberikan efek bevel pada objek Gradient Glow : digunakan untuk memberikan efek gradient glow pada objek Gradient Bevel : digunakan untuk memberikan efek gradient bevel pada objek Adjust Color : digunakan untuk mengatur brightness. 3. movie clip dan button. Menggunakan drop shadow 1. Objek yang menggunakan efek dari fasilitas filter ini tidak hanya berubah tampilannya saja tetapi dapa juga dianimasikan dengan menggunakan motion tween. Remove Filter : digunakan untuk menghapus filter yang digunakan pada objek yang terseleksi.

Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. Menggunakan glow 1. 4. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 1. Quality : digunakan untuk mengatur kualitas blur 6. Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. 3. Distance : digunakan untuk mengatur jarak drop shadow dengan objek 8. 2. Knockout : digunakan untuk membuat warna objek menjadi transparan 9. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Pada menu yang muncul pilih drop shadow. Angle : digunakan untuk mengatur sudut drop shadow dengan objek 7. Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan blur berdasarkan koordinat y 3. 5. 2. Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan blur berdasarkan koordinat x 2. 5. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh hasil berkreasi dengan drop shadow B. Buatlah sebuah flash document. Hide Object : digunakan untuk membuat objek menghilang 6. Inner Shadow : digunakan untuk membuat drop shadow berada di dalam objek 10. 4. Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan drop shadow berdasarkan koordinat y 3. 7. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. 7. 5. 3. Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan glow berdasarkan koordinat x .4. Color : digunakan untuk mengganti warna drop shadow 6. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk blur. Buatlah sebuah flash document. Strength : digunakan untuk mengatur ketebalan drop shadow 4. Pada menu yang muncul pilih glow. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk drop shadow. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan blur C. Quality : digunakan untuk mengatur kualitas drop shadow 5. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 1. Pada menu yang muncul pilih blur. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 1. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Menggunakan blur 1. Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan drop shadow berdasarkan koordinat x 2.

Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. Type : digunakan untuk mengatur tampilan bevel. Terdapat 3 pilihan yaitu : Inner (efek bevel hanya berada di dalam objek). Full (efek bevel berada di dalam dan di luar objek) 6. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 1. 5. 3. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan bevel E. 4. Knockout : digunakan untuk membuat warna objek menjadi transparan 10. Angle : digunakan untuk mengatur sudut bevel dengan objek 8. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk glow. Distance : digunakan untuk mengatur jarak bevel dengan objek 9.2. 2. Menggunakan bevel 1. Shadow : digunakan untuk mengatur warna bayangan bevel 6. Quality : digunakan untuk mengatur kualitas glow 5. Buatlah sebuah flash document. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : . Pada menu yang muncul pilih gradient glow. Knockout : digunakan untuk membuat warna objek menjadi transparan 7. 7. 3. 2. Inner Shadow :digunakan untuk membuat glow berada di dalam objek 6. Strength : digunakan untuk mengatur ketebalan glow 4. Menggunakan gradient glow 1. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan glow D. 4. Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan bevel berdasarkan koordinat y 3. Strength : digunakan untuk mengatur ketebalan bevel 4. 7. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. Buatlah sebuah flash document. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Quality : digunakan untuk mengatur kualitas bevel 5. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk bevel. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). 5. Outer (efek bevel hanya berada di luar objek). Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan bevel berdasarkan koordinat x 2. Pada menu yang muncul pilih bevel. Color : digunakan untuk mengganti warna glow 6. Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan glow berdasarkan koordinat y 3. Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. Highlight : digunakan untuk mengatur warna cahaya bevel 7. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar.

Pada menu yang muncul pilih gradient bevel. 4. Buatlah sebuah flash document. Distance : digunakan untuk mengatur jarak gradient glow dengan objek 7. Outer (efek gradient bevel hanya berada di luar objek). Knockout : digunakan untuk membuat warna objek menjadi transparan 8. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 1. Type : digunakan untuk mengatur tampilan gradient bevel. Type : digunakan untuk mengatur tampilan gradient glow.1. Distance : digunakan untuk mengatur jarak gradient bevel dengan objek 7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan gradient bevel . Angle : digunakan untuk mengatur sudut gradient glow dengan objek 6. Outer (efek gradient bevel hanya berada di luar objek). Knockout : digunakan untuk membuat warna objek menjadi transparan 8. Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan gradient glow berdasarkan koordinat x 2. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk gradient bevel. Angle : digunakan untuk mengatur sudut gradient bevel dengan objek 6. Quality : digunakan untuk mengatur kualitas gradient bevel 5. Gradient Color : digunakan untuk mengatur warna pada gradient bevel 6. Full (efek gradient bevel berada di dalam dan di luar objek) 9. Strength : digunakan untuk mengatur ketebalan gradient glow 4. 7. 5. 2. Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Gradient Color : digunakan untuk mengatur warna pada gradient glow 6. Terdapat 3 pilihan yaitu : Inner (efek gradient bevel hanya berada di dalam objek). Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan gradient bevel berdasarkan koordinat y 3. Full (efek gradient bevel berada di dalam dan di luar objek) 9. 7. Blur Y : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan gradient glow berdasarkan koordinat y 3. Terdapat 3 pilihan yaitu : Inner (efek gradient bevel hanya berada di dalam objek). Blur X : digunakan untuk mengatur tingkat kekaburan gradient bevel berdasarkan koordinat x 2. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk gradient glow. Quality : digunakan untuk mengatur kualitas gradient glow 5. Strength : digunakan untuk mengatur ketebalan gradient glow 4. 3. Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan gradient glow F. Menggunakan gradient bevel 1.

Seleksi static text tersebut kemudian tekan Window>Properties>Filters pada menubar. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Contoh berkreasi dengan adjust color Seluruh source contoh penggunaan filter di atas dapat di download di sini . contrast. Buatlah sebuah flash document.G. Saturation : Digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan saturation 4. Buatlah sebuah static text bertuliskan EXAMPLE. Pada panel filter yang muncul tekan tombol Add Filter (+). Pada menu yang muncul pilih adjust color. suturation. Atur parameter-parameter yang ada untuk menghasilkan berbagai macam bentuk adjust color. dan hue menjadi 0 7. 4. Hue : Digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan hue 5. 5. Contrast : Digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan contrast 3. 2. Brightness : Digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan brightness 2. Kemudian anda akan melihat tampilan panel filter seperti gambar di bawah ini : 6. 1. Reset : digunakan untuk membuat nilai brightness. Menggunakan adjust color 1. 3.

7. Pada panel properties yang muncul masukkan unload_btn sebagai instance name 6. //ketika tombol unload_btn ditekan unload_btn. }. Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter sekaligus akan memunculkan objek. dan png ke dalam sebuah swf dengan level kedalaman (depth) yang dapat diatur. Buatlah sebuah flash document. url : tempat anda menyimpan file yang akan diload. Penulisannya : loadMovieNum(url.onRelease = function(){ .swf”. 2. Buatlah sebuah flash document. 5. 1).swf". Pada panel properties yang muncul masukkan load_btn sebagai instance name 4. Pilih menu File>Save atau bisa juga menekan Ctrl+S pada keyboard. contohnya “namafile. Klik frame 1 dan tekan F9. jpeg.LOADMOVIENUM loadMovieNum adalah script yang digunakan untuk menampilkan file berformat swf. Jika masih dalam satu folder dengan swf yang meload maka anda cukup menuliskan nama beserta ekstensinya. Pada panel yang muncul masukkan load_btn sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 //ketika tombol load_btn ditekan load_btn. Buatlah sebuah static text dengan tulisan LOAD dan buatlah sebuah persegi dengan panjang dan lebar yang sama dengan static text bertuliskan LOAD. Letakkan persegi panjang tersebut di tengah-tengah static text bertuliskan UNLOAD. Buatlah sebuah static text dengan tulisan UNLOAD dan buatlah sebuah persegi dengan panjang dan lebar yang sama dengan static text bertuliskan UNLOAD. 6. Jika tidak dalam satu folder anda harus menuliskan alamat lengkapnya. Pada panel yang muncul masukkan unload_btn sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok. Seleksi button load_btn di stage kemudian tekan Ctrl+F3. 2. Seleksi static text dan persegi panjang tersebut kemudian tekan F8.swf” Depth : level kedalaman tempat objek ditampilkan di stage Contoh penggunaannya : A. Berikan objek sebagai File Name lalu tekan Save.swf pada folder tempat anda menyimpan.onRelease = function(){ //tampilkan objek. Membuat yang akan diload 1. 3. Membuat yang akan meload 1. 5. depth). gif. Seleksi static text dan persegi panjang tersebut kemudian tekan F8. B. Klik kanan frame 2 dan pilih Insert Keyframe 4.swf di stage dengan kedalaman 1 loadMovieNum("objek. Letakkan persegi panjang tersebut di tengah-tengah static text bertuliskan LOAD. Tempatkan kedua tombol tersebut di bagian atas stage. Seleksi button unload_btn di stage kemudian tekan Ctrl+F3. contohnya “C:/Folder/namafile. Ubah warna lingkaran pada frame 2 menjadi berwarna merah. 3. Buatlah sebuah lingkaran dan beri warna biru dengan garis hitam.

8.8 9 10 }. //hapus objek hasil loadMovie unloadMovieNum(1). . Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

url = alamat yang ingin anda masukkan sebagai links window = bagaimana links tersebut dibuka. Pada panel properties yang muncul masukkan wfteks sebagai instance name.MEMBUAL LINK Sesuai judulnya. _parent. . Down. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1. 6. pada panel yang muncul cari gambar yang diinginkan kemudian tekan open. _top _self = membuka links pada window tempat links berada _blank = membuka links pada window baru (kalau pada browser istilahnya new tab) _parent = membuka links pada parent tempat links berada.warungflash. 5 }. 5. 10. 3. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 //ketika button wfteks ditekan 2 wfteks. Pada tutorial berikut ini kita akan menggunakan _blank sebagai windownya. _blank.warungflash. terdapat 4 pilihan : _self. kali ini kita akan belajar memasukkan links ke dalam teks atau gambar. Buatlah sebuah flash document. Tekan Ctrl+R. Buatlah sebuah flash document. Hampir sama dengan _self Url dan window tersebut ditulis dalam tanda kutip. Seleksi frame Over. 8.com". Klik kanan button wfteks di stage kemudian pilih Edit. Kemudian pada frame Hit buatlah sebuah persegi panjang dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar sama dengan panjang dan lebar static text bertuliskan WARUNG FLASH.com pada window/tab baru 4 getURL("http://www. "_blank"). Klik frame 1 dan tekan F9. 2. dan Hit lalu tekan F6. Untuk membuat links tersebut kita akan menggunakan script getURL. 2. 9. Seleksi button wfteks_btn di stage dan tekan Ctrl+F3. Membuat links pada gambar 1. window). Membuat links pada teks 1. Ubah warna tulisan WARUNG FLASH pada frame over menjadi biru muda. Buatlah sebuah static text dengan tulisan WARUNG FLASH berwarna biru. Penulisannya : getURL(url. 7.onRelease = function(){ 3 //buka www. Ubah warna tulisan WARUNG FLASH pada frame Down menjadi biru tua. Seleksi tulisan tersebut dan tekan F8. Letakkan persegi panjang tersebut tepat di tengah tengah tulisan WARUNG FLASH sehingga tulisannya tertutup oleh persegi panjang. Hampir sama dengan _self _top = membuka links pada top level frame tempat links berada. Pada panel yang muncul masukkan wfteks sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok. 4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. "_blank"). Seleksi gambar tersebut dan tekan F8..com pada window/tab baru 4 getURL("http://www. 6. 4.onRelease = function(){ 3 //buka www. 5. Seleksi button wfpic di stage kemudian tekan Ctrl+F3.com".warungflash. .warungflash. Klik kanan button wfpic di stage kemudian pilih Edit. 7.Contoh gambar yang digunakan 3. Ubah ukuran gambar pada frame Over menjadi sedikit lebih besar. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 button wfpic ditekan 2 wfpic. Seleksi frame Over dan Down lalu tekan F6. Pada panel poperties yang muncul masukkan wfpic sebagai instance name. Klik frame 1 dan tekan F9. 8. Kemudian tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1. 5 }. Pada panel yang muncul masukkan wfpic sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok.

_rotation = sudut. Pada panel properties yang muncul masukkan segitiga dalam kotak instance name.pow(_root. 2 2)+Math._ymouse-segitiga.onEnterFrame = function(){ 1 jarak = Math. Kontrol yang digunakan adalah mouse._xmouse-segitiga. Pada panel yang muncul masukkan segitiga sebagai name dan movie clip sebagai type serta pastikan titik registrationnya berada di tengah-tengah lalu tekan ok. 5 if(_root. 6._ymouse>segitiga. Klik frame 1 dan ekan F9._y.asin((_root. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : segitiga. 9 } 10 } 11 segitiga. 4._x)|| 7 (_root.PI).pow(_root._x)){ 8 sudut = 180-sudut._xmouse>segitiga._x)/jarak). Seleksi movie clip segitiga di stage lalu tekan Ctrl+F3. 5. Jadi jika mouse digerakan.ROTASI OBJEK Pada tutorial di bawah ini kita akan membuat sebuah objek yang dapat dikontrol arah rotasinya. 4 sudut = sudut*(180/Math. arah putaran rotasi objek juga ikut berubah sesuai letak kursor mouse. Buatlah sebuah objek seperti gambar di bawah ini : 3. Buatlah sebuah flash document. 3 sudut = Math.sqrt(Math._xmouse-segitiga. ._xmouse<segitiga._y){ 6 if((_root. Seleksi objek tersebut dan tekan F8. }. 2))._x. 2. 1. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

Buatlah 2 buah dynamic text dengan masing-masing var pada panel propertiesnya adalah tampil1 dan tampil2. 5. Seleksi static text dan kotak tersebut lalu tekan F8. 12. Buatlah sebuah static text bertuliskan Kembali. 3.MEMASUKAN SKOR DENGAN SHARED OBJECT Tutorial berikut ini akan membahas bagaimana cara mengirimkan score untuk disimpan dengan menggunakan shared object. Buatlah sebuah input text. 1. . Seleksi input text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Klik kanan frame 2 dan pilih Insert Blank Keyframe. 11. 2. Buatlah sebuah dynamic text. 6. 7. Letakkan seluruh objek di frame 1 tadi seperti gambar di bawah ini : 8. 9. Seleksi movie clip kirim di stage dan pada panel properties masukkan kirim sebagai instance name. Pada panel yang muncul masukkan kembali sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok. Seleksi dynamic text tersebut dan pada panel properties masukkan skor sebagai var dan aktifkan tombol show border around text. Buatlah 2 buah static text masing-masing bertuliskan Name dan Score. Pada panel yang muncul masukkan nama sebagai var dan 10 sebagai maximum characters. Buatlah sebuah kotak dengan panjang dan lebar sama static text bertuliskan Kirim. Pada panel yang muncul masukkan kirim sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok. 4. buatlah 2 buah static text masing-masing bertuliskan Name dan Score. Seleksi movie clip kembali di stage dan pada panel properties masukkan kembali sebagai instance name. 10. Buatlah sebuah flash document. Di frame 2. Buatlah sebuah static text bertuliskan Kirim. Seleksi static text dan kotak tersebut lalu tekan F8. Buatlah sebuah kotak dengan panjang dan lebar sama static text bertuliskan Kembali.

DataSkor.data. DataSkor.pemain){ DataSkor. namanya:"None"}).pemain.data.data. DataSkor.data.data.pemain){ DataSkor.push({skornya:0. namanya:"None"}).pemain.push({skornya:0.pemain = newArray(). skor = random(10000).push({skornya:0.pemain. namanya:"None"}). DataSkor. namanya:"None"}).NUMERIC). } kirim. tampil1 = "". namanya:player}).flush().data. DataSkor. namanya:"None"}).pemain. player){ DataSkor = SharedObject. tampil2 = "". DataSkor. Klik frame 1 dan tekan F9. DataSkor.pemain.push({skornya:0. namanya:"None"}). gotoAndStop(2).pemain. 15.data.pemain. namanya:"None"}).data. DataSkor. Array. nama). DataSkor.data.onRelease = function(){ simpanScore(skor.data.pemain = newArray(). DataSkor. Pada panel yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 stop().push({skornya:0. namanya:"None"}).pemain.push({skornya:score.NUMERIC).push({skornya:0. namanya:"None"}).data. DataSkor.DESCENDING|Array.pemain. Letakkan seluruh objek di frame 2 tadi seperti gambar di bawah ini : 14.pemain. } DataSkor.getLocal("masukkanSkor"). nama = "Nama Anda".data. stop(). DataSkor.data. if(!DataSkor.sortOn("skornya".pemain. namanya:"None"}).data.pemain. Klik frame 2 dan pada panel actions masukkan script berikut : .sortOn("skornya".data.push({skornya:0. function simpanScore(score. DataSkor = SharedObject.pemain.data.DESCENDING| Array. DataSkor.push({skornya:0.push({skornya:0. if(!DataSkor. Array.data. }.push({skornya:0.getLocal("masukkanSkor").13.

} kembali.namanya+newline.skornya+newline.pemain[i]. }.15 16 17 18 19 20 21 22 23 } for(i=0. . } for(i=0. i<5.data. i++){ tampil2 += DataSkor. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 16.onRelease = function(){ gotoAndStop(1). i++){ tampil1 += DataSkor.data. i<5.pemain[i].

ROTATION Rotation digunakan untuk mengatur rotasi atau arah berputar objek. 4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 3. 2._rotation = 10 Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut : 1. Penulisannya : 1 _rotation = nilai nilai = angka yang diinginkan Jika _rotation tersebut ditujukan untuk movie clip/button maka tambahkan instance name di depannya._rotation += 10. 6. Buatlah sebuah flash document. Seleksi persegi panjang tersebut dan tekan F8. Contoh kepala. . 5. Buatlah sebuah persegi panjang berwarna merah dengan hitam sebagai warna garisnya. Pada panel properties yang muncul masukkan persegipanjang sebagai instance name. 5 }. Klik frame 1 dan tekan F9. Terlihat movie clip persegi panjang yang tadinya diam sekarang bergerak secara berputar karena nilai rotasinya yang bertambah secara terus menerus. 7. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : //perintah yang dijalankan ketika movie clip persegi berada pada frame 1 ini 2 persegipanjang.onEnterFrame = function(){ 3 //rotasi movie clip ini ditambah 10 4 this. Pada panel yang muncul masukkan persegipanjang sebagai name dan movie clip sebagai type dan pastikan titik registrationnya berada ditengah-tengah lalu tekan ok. Seleksi movie clip persegipanjang di stage dan tekan Ctrl+F3. Letakkan movie clip persegipanjang di stage bagian kiri atas.

6. Seleksi persegi tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan persegi sebagai name dan movie clip sebagai type dan pastikan titik registrationnya berada ditengah-tengah lalu tekan ok._width = 300. atau kepala. Seleksi movie clip persegi dan tekan Ctrl+F3.MERUBAH PANJANG DAN TINGGI Width digunakan untuk mengatur panjang suatu objek sedangkan height digunakan untuk mengatur lebar suatu objek. //merubah lebar movie clip persegi menjadi 200 persegi. Terlihat objek yang tadinya berbentuk persegi kini berubah menjadi persegi panjang karena panjang dan lebar yang diubah dengan menggunakan _width dan _height. . Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut : 1. Buatlah sebuah flash document. Pada panel properties yang muncul masukkan persegi sebagai instance name. 2. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 //merubah panjang movie clip persegi menjadi 300 persegi. Klik frame 1 dan tekan F9. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 3. 5. Penulisannya : 1 2 _width = nilai _height = nilai nilai = angka yang diinginkan Jika width/height tersebut ditujukan untuk movie clip/button maka tambahkan instance name di depannya. 7. Contoh kepala._height = 10. Buatlah sebuah persegi berwarna merah dengan hitam sebagai warna garisnya. Letakkan movie clip persegi ditengah-tengah stage. 4._height = 10._height = 200.

Seleksi dyanimc text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Cari yang bernama ComboBox kemudian drag ke stage bagian bawah. Kata/kalimat/angka yang anda masukkan dalam combo box ini adalah variable bertype string. Letakkan static text ini pada stage bagian atas. Tekan Ctrl+F7. 6. 7. 9. Letakkan dyanimc text di bawah static text bertuliskanAnda Memilih Bulan. Buatlah sebuah flash document. Pada panel properties yang muncul masukkan hasil sebagai var dan nonaktifkan tombol selectable. Seleksi ComboBox di stage dan pada panel properties masukkan bulan sebagai instance name. Buatlah sebuah static text bertuliskan Anda Memilih Bulan. 8. 5. Jika sudah tekan tab parameters anda akan melihat seperti gambar di bawah ini : • • • • data : nilai yang anda berikan pada setiap baris label editable : jika bernilai true maka kata/kalimat/angka di dalam combo box dapat di ubah labels : berisi daftar kata/kalimat/angka yang anda ingin masukkan rowCount : baris daftar kata/kalimat/angka yang akan tampil jika combo box ditekan.COMBO BOX Combo Box adalah salah satu user interface dari panel component berbentuk sebuah kotak yang digunakan untuk memilih salah satu kata/kalimat/angka dari daftar yang anda buat. Berikut contoh penggunaan sederhananya : 1. pada panel components yang muncul tekan tombol + disamping kiri user interface. Dalam contoh yang kita buat ini ubah parameternya sebagai berikut : . Buatlah sebuah dyanimc text. 3. 2.

Masukkan nama bulan berikutnya pada setiap baris sehingga panel tersebut akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Jika sudah tekan ok. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Pada panel yang muncul klik tombol + beberapa kali sampai jumlah barisnya mencapai 11. Klik baris 1 dan masukkan Februari ke dalamnya. • ubah rowCount menjadi 4 Tampilan panel Parameters yang telah diubah 10. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : //perintah yang dijalankan jika frame ini dimainkan 1 onEnterFrame = function(){ 2 //tampilkan text yang terdapat pada bulan pada dynamic text 3 bervar hasil 4 hasil = bulan. Klik frame 1 dan tekan F9. 11. 5 }.text. FUNGSI UNTUK MOUSE On adalah salah satu script yang digunakan untuk menjalankan perintah jika mouse melakukan sesuatu terhadap movie clip/button.• • • Data tidak perlu diisi Ubah editable menjadi false Klik 2 kali kotak yang berisi tanda [] di sebelah tulisan labels. Klik baris 0 dan masukkan Januari ke dalamnya. Parameter yang digunakan dalam script on ini adalah : press : jika mouse menekan movie clip/button maka perintah akan dijalankan release : jika mouse menekan pada movie clip/button kemudian tekanan tersebut dilepaskan maka perintah akan dijalankan release outside : jika tekanan pada movie clip/button dilepaskan dan mouse berada diluar area hit maka perintah akan dijalankan .

Buatlah sebuah flash document. Penulisannya sebagai berikut : A. Seleksi button lingkaran di stage kemudian tekan Ctrl+F3.roll over : jika mouse berada area hit movie clip/button maka perintah akan dijalankan roll out : jika mouse berada di luar area hit movie clip/button maka perintah akan dijalankan drag out : jika mouse menekan movie clip/button kemudian bergerak keluar area hit maka perintah akan dijalankan drag over : jika mouse menekan movie clip/button kemudian bergerak keluar area hit lalu kembali lagi ke area hit maka perintah akan dijalankan Untuk area hit pada button anda dapat mengaturnya melalui frame hit. Garis pada kotak itulah tempat dimulainya hit are pada suatu movie clip. Untuk mengetahui luas area hit pada movie clip silahkan seleksi suatu movie clip. Letkkan button lingkaran ini di stage bagian atas. Jadi apabila kursor mouse menyentuh kotak dengan garis berwarna biru tersebut maka kursor mouse dikatakan menyentuh area hit . Penulisan script on pada movie clip/button Untuk contoh penggunaannya buatlah sebuah aplikasi sederhana berikut ini : 1. Anda akan melihat movie clip yang anda seleksi akan dikelilingi kotak dengan garis berwarna biru. 2. 3. Pada panel yang muncul masukkan lingkaran sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok. . Untuk lebih jelasnya mengenai frame hit silahkan buka tutorial Membuat Tombol Sedangkan untuk area hit pada movie clip anda tidak bisa mengaturnya karena areanya tergantung dari objek yang anda buat. 4. Penulisan script on pada frame 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 onPress=function(){} onRelease=function(){} onReleaseOutside=function(){} onRollOver=function(){} onRollOut=function(){} onDragOver=function(){} onDragOut=function(){} on(press){} on(release){} on(releaseoutside){} on(rollOver){} on(rollOut){} on(dragOver){} on(dragOut){} B. Pada panel properties yang muncul masukkan lingkaran sebagai instance name. Seleksi lingkaran tersebut dan tekan F8. Buatlah sebuah lingkaran di stage.

onRelease = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK". 7. Arahkan kursor mouse ke atas lingkaran 15. Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : 1 //ketika kursor mouse berada di area hit kemudian kursor mouse keluar 2 dari area hit button lingkaran 3 lingkaran. klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : //ketika kursor mouse menekan button lingkaran kemudian tekanan tersebut 1 dilepaskan dan kursor mouse tidak berada di area hit button lingkaran 2 lingkaran. Letkkan dyanimc text ini di stage bagian bawah.onRollOver = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK". Seleksi dyanimc text tersebut dan pada panel properties masukkan note sebagai var dan non aktifkan tombol selectable. Untuk contoh penggunaan release.onPress = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK". Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : //ketika kursor mouse menekan button lingkaran kemudian tekanan tersebut 1 dilepaskan 2 lingkaran.onReleaseOutside = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK". Buatlah sebuah dyanimc text. Untuk contoh penggunaan roll out. Tekan lingkarannya 9. Untuk contoh penggunaan roll over. 5 }. 12. Tekan lingkarannya lalu lepaskan tekanan tersebut 11. 5 }. klik frame 1 dan tekan F9. Untuk contoh penggunaan release outside. 5 }. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 6. klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 //ketika kursor mouse menekan button lingkaran 2 lingkaran. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 5 }. Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : 1 //ketika kursor mouse berada di area hit button lingkaran 2 lingkaran. klik frame 1 dan tekan F9. 10.onRollOut = function(){ 4 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note . 14. klik frame 1 dan tekan F9.5. Tekan lingkarannya lalu lepaskan tekanan tersebut dan juga gerakkan kursor mouse keluar dari lingkaran 13. 8. Untuk contoh penggunaan press. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

16. Tekan lingkarannya lalu arahkan kursor mouse keluar dari lingkaran 19. 5 }.onDragOut = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK". 20. Untuk contoh penggunaan drag over. klik frame 1 dan tekan F9. . Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.onDragOver = function(){ 3 //tampilkan tulisan OK pada dynamic text dengan var note 4 note = "OK".5 note = "OK". Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Arahkan kursor mouse ke atas lingkaran lalu arahkan kursor mouse keluar dari lingkaran 17. 5 }. Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : //ketika kursor mouse menekan button lingkaran kemudian kursor mouse 1 bergerak keluar arena hit lalu kembali lagi ke area hit 2 lingkaran. klik frame 1 dan tekan F9. Untuk contoh penggunaan drag out. }. 18. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Pada panel actions yang muncul masukkan ubah seluruh script menjadi seperti berikut : //ketika kursor mouse menekan button lingkaran kemudian kursor mouse 1 bergerak keluar arena hit 2 lingkaran.

gotoAndPlay(2)._xscale = 50. Penulisannya : 1 with(nama variable/instance name){ 2 //script yang ingin anda singkat 3 } Contoh Kasus Misalnya anda memiliki script seperti di bawah ini : 1 2 3 1 2 3 4 5 bola. bola. with(bola){ _xscale = 50.WITH with digunakan untuk menyingkat suatu penulisan script yang membutuhkan nama variable ataupun instance name suatu movie clip. gotoAndPlay(2). Sehingga anda tidak perlu menuliskan nama variable ataupun instance name berkali-kali. _yscale = 50._yscale = 50. } Dengan with anda cukup menuliskan seperti ini : . bola.

Pastikan anda aktif frame 1 di layer 2 kemudian buatlah sebuah static text di stage yang bertuliskan Frame 1.change = function(event_obj:Object){ gotoAndStop(event_obj. my_cb. my_cb. Klik frame 4 layer 2 dan ubah tulisan pada static text menjadi Frame 4. var cb_list:Object = newObject(). Tekan Ctrl+F7. Pindah Frame 1. 6.addItem(5). Klik frame 5 layer 2 dan ubah tulisan pada static text menjadi Frame 5. Klik frame 3 layer 2 dan ubah tulisan pada static text menjadi Frame 3. cb_list).addItem(1). A.addItem(3). Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Pada panel properties yang muncul masukkan my_cb sebagai instance name. Biasanya anda dapat menggunakan tombol yang di beri script gotoAndStop/gotoAndPlay untuk berpindah ke frame atau frame label yang diinginkan. Letakkan ComboBox my_cb di stage bagian bawah.selectedItem. my_cb.target.addItem(4). . Klik sekali tombol Insert Layer pada timeline sehingga di timeline muncul layer baru bernama Layer 2. Seleksi ComboBox di stage kemudian tekan Ctrl+F3. 2. Letakkan static text ini pada stage bagian atas. Buatlah sebuah flash document. cb_list. Klik frame 1 layer 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 //menghentikan agar frame berikutnya tidak dimainkan stop(). // Membuat listener object.PINDAH FRAME DENGAN COMBO BOX Kali ini kita akan membuat cara berpindah ke frame atau ke frame label. Pada panel components yang muncul klik tanda + disebelah User Interface. 5. 7. Namun kali ini kita akan menggunakan ComboBox sebagai pengganti tombol tersebut. my_cb. 3. 4.label). 8. 10. Klik kanan frame 5 layer 1 dan pilih Insert Layer. Cari tulisan ComboBox kemudian drag ke dalam stage.addItem(2). // Mengatur fungsi pada listener object. my_cb. // Memasukkan label ke dalam ComboBox my_cb my_cb. }. Seleksi frame 2 sampai 5 pada layer 2 kemudian tekan F6. 9. Klik frame 2 layer 2 dan ubah tulisan pada static text menjadi Frame 2.addEventListener("change". // Memasukkan listener.

// Memasukkan listener.label). Ubah tulisan static text pada frame 5 layer 2 menjadi BAB 5 11. Pada panel properties yang muncul masukkan my_cb sebagai instance name. // Membuat listener object. Pada panel properties masukkan bab5 sebagai Frame label. Pada panel properties masukkan bab4 sebagai Frame label. Klik kanan frame 11 layer 3 dan pilih Insert KeyFrame. Klik kanan frame 11 layer 5 dan pilih Insert KeyFrame. Tekan Ctrl+F7.addItem(4). var cb_list:Object = newObject(). Ubah tulisan static text pada frame 4 layer 2 menjadi BAB 4 10. Klik frame 1 layer 1 dan tekan F9. Pada panel components yang muncul klik tanda + disebelah User Interface. 2. my_cb. Letakkan ComboBox my_cb di stage bagian bawah. my_cb. Klik sekali tombol Insert Layer pada timeline sehingga di timeline muncul layer baru bernama Layer 2. cb_list. Pastikan anda aktif di frame 1 layer 2 kemudian buatlah sebuah static text di stage yang bertuliskan BAB 1. Seleksi ComboBox di stage kemudian tekan Ctrl+F3. // Memasukkan label ke dalam ComboBox my_cb my_cb. 4. my_cb. Ubah tulisan static text pada frame 3 layer 2 menjadi BAB 3 9.target. Cari tulisan ComboBox kemudian drag ke dalam stage. .addItem(3).addEventListener("change". Ubah tulisan static text pada frame 2 layer 2 menjadi BAB 2 8.addItem(1). Klik kanan frame 11 layer 4 dan pilih Insert KeyFrame. Klik kanan frame 11 layer 2 dan pilih Insert KeyFrame. Klik frame 1 layer 2 dan pada panel properties masukkan bab1 sebagai Frame Label 7. // Mengatur fungsi pada listener object. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 //menghentikan agar frame berikutnya tidak dimainkan stop(). my_cb.change = function(event_obj:Object){ gotoAndStop("bab"+event_obj.selectedItem. cb_list). 6. 5. Pada panel properties masukkan bab3 sebagai Frame label.addItem(2). Buatlah sebuah flash document.B. Pindah Frame Label 1. Pada panel properties masukkan bab2 sebagai Frame label. }. Letakkan static text ini pada stage bagian atas. Klik kanan frame 50 layer 1 dan Insert Layer. my_cb.addItem(5). 3.

Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. .10.

Penulisannya : 1 if(kondisi){ 2 }else{ 3 //perintah yang ingin dijalankan 4 } Sedangakan else if fungsinya hampir sama dengan else hanya saja masih ditambahkan kondisi untuk menjalankan perintah di dalamnya. 3. Buatlah sebuah flash document. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 //membuat variable lempar dengan nilai false lempar = false. Fungsinya untuk menjalankan perintah jika kondisi tidak sesuai pada script if. Penulisannya : 1 if(kondisi){ 2 }elseif(kondisi){ 3 //perintah yang ingin dijalankan 4 } Contoh penggunaan else : 1. Buatlah sebuah flash document. } //tampilkan nilai variable bagus pada panel output trace(bagus). //jika tidak dan jika variable angka bernilai 7 }elseif(angka == 7){ //ubah nilai variable bagus menjadi true bagus = true. 3. 4. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 //membuat variable angka dengan nilai 7 angka = 7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. Akan muncul panel output bertuliskan false. //jika variable lempar bernilai true if(lempar == true){ //ubah nilai variable kena menjadi true kena = true.Fungsi ELSE DAN ELSE IF Else digunakan bersamaa pada script if. 2. Hal ini terjadi karena kondisi pada if tidak sesuai sehingga perintah yang terdapat pada else dijalankan. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. //jika tidak }else{ //ubah nilai variable kena menjadi false kena = false. } //tampilkan nilai variable kena pada panel output trace(kena). . 2. Klik frame 1 dan tekan f9. //jika variable angka bernilai 4 if(angka == 4){ //ubah nilai variable bagus menjadi false bagus = false. Klik frame 1 dan tekan f9. Contoh penggunaan else if : 1.

.4. Akan muncul panel output bertuliskan true. Hal ini terjadi karena kondisi pada if tidak sesuai dan kondisi pada else if sesuai sehingga perintah yang terdapat pada else if dijalankan.

Untuk movie clip : tuliskan langsung linkage movie clip tersebut. anda dapat langsung menuliskan alamatnya beserta type file tersebut. Misalnya : lingkaran Untuk file dari hardisk Bila dalam satu folder dengan fla yang anda buat. atau auto (muncul dan hilang secara otomatis tergantung besarnya konten) scrollDrag : digunakan untuk membuat konten dapat di drag atau tidak. Misalnya : http://warungflash. Kemudian cari component Scroll Pane. 2. 3. file jgp. Buatlah sebuah flash document. Anda dapat memilih on (memunculkan). Silahkan masukkan angka yang diinginkan hPageScrollSize : digunakan untuk mengatur kecepatan konten bergerak ketika kursor mouse menekan ruang kosong pada scroll bar yang mendatar. file swf ke dalam sebuah area yang dapat di scroll. Tekan Ctrl+F7. Seleksi component Scroll Pane di stage lalu tekan Ctrl+F3. Konten yang ditampilkan dapat berasal dari hardisk atau dari internet.jpg Untuk file dari internet : silahkan langsung tuliskan url file secara lengkap tersebut. Misalnya : gambar. off (menghilangkan).com/gambar/maskot. Silahkan masukkan angka yang diinginkan .jpg hLineScrollSize : digunakan untuk mengatur kecepatan konten bergerak ketika tombol panah pada scroll bar yang mendatar ditekan.jpg Bila filenya berada di dalam folder tapi folder tersebut masih berada di folder tempat fla berada. vLineScrollSize : digunakan untuk mengatur kecepatan konten bergerak ketika tombol panah pada scroll bar yang menurun ditekan. Konten yang di drag hanya bergerak sebatas di dalam scroll pane saja. maka anda harus menuliskan alamatnya secara lengkap.jpg Bila filenya tidak berada di dalam folder tenpat fla berada. Misalnya : gallery/gambar. drag component tersebut ke stage.SCROLL PANE Scroll Pane adalah salah satu component yang digunakan untuk menampilkan movie clip. ada dapat menuliskan nama folder + / + nama file dan type file. pada panel Components yang muncul. Di tab parameters anda akan melihat seperti di bawah ini : contentPath : Digunakan untuk menuliskan alamat tempat konten anda berada. klik tanda + di samping kiri tulisan User Interface. 4. Silahkan masukkan angka yang diinginkan hScrollPolicy : digunakan untuk memunculkan atau menghilangkan scroll bar mendatar. Pada panel properties yang muncul klik tab Parameters. Misalnya : D:/Flash/Gallery/gambar. Bila sudah ketemu. Berikut cara penggunaan sederhananya : 1. Anda dapat memilih true (dapat di drag) atau false (tidak dapat di drag).

Anda dapat memilih on (memunculkan).jpg 7. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya. 6. atau auto (muncul dan hilang secara otomatis tergantung besarnya konten) 5. Silahkan download gambar berikut : pic. Silahkan masukkan angka yang diinginkan vScrollPolicy : digunakan untuk memunculkan atau menghilangkan scroll bar menurun. kita tidak perlu merubah parameter-parameter yang ada. Klik tulisan contentPath kemudian isikan pic. 10. off (menghilangkan).jpg 8. Apabila anda merasa scroll pane tampil terlalu kecil.vPageScrollSize : digunakan untuk mengatur kecepatan konten bergerak ketika kursor mouse menekan ruang kosong pada scroll bar yang menurun. silahkan letakkan gambar tersebut di dalam satu folder dengan folder tempat fla anda buat. 9. . Anda dapat menggunakan Free Transform Tool untuk mengatur besar kecil scroll pane. biarkan nilainya masih tetap default saja. Tetapi kita akan merubah parameter contentPathnya. Setelah anda download. Untuk keperluan tutorial kali ini.

4. apabila tulisan kurang panjang maka text tidak bisa di scroll. Buatlah sebuah dynamic text di stage dengan menggunakan Text Tool. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya : . Render text as HTML. ubah Line type menjadi Multiline. Masukkan tulisan ke dalam dynamic text. Tekan tanda + di samping User Interface untuk menampilkan component di dalamnya. Tampilan pada panel Component 3. Pada panel properties yang muncul. dan juga Show border around text (memunculkan garis di dynamic text) sehingga pada panel properties akan tampak seperti di bawah ini: Tampilan pada panel properties 2. Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3.UISCROLLBAR uiscrollbar adalah salah satu dari component user interface di flash yang digunakan untuk membuat scrolling text/teks yang dapat di scroll. Sedangkan kekurangannya adalah bentuk scrollingnya yang tidak dapat dimodifikasi/diubah. Kelebihan dari component ini terdapat dalam kemudahan pemasangannya. Drag uiscrollbar ke dalam dynamic text sebelah kanan. Berikut cara sederhana menggunakan uiscrollbar untuk scrolling text dengan scrolling yang terdapat pada sebelah kanan text: 1. Buka panel component dengan menekan Ctrl+F7. serta aktifkan tombol Selectable (agar teks dapat di scroll menggunakan roll mouse). Masukkan tulisan yang cukup panjang.

//apabila txt berada dalam 1 folder dgn fla.onLoad = function(){ //tampilkan kata-kata di dynamic text teks_tampil sesuai variable tanya di kalimat. contoh:"D:/Folder Anda/data_anda. Tuliskan kalimat berikut : 1 tanya=Bagaimana kabar anda? 3. Pada panel yang muncul cari tempat dimana anda ingin menyimpannya dan berikan kalimat. Tuliskan kalimat berikut : .txt" //apabila txt berada di tempat lain maka tuliskan letak alamat txt. 5. 6.txt teks_tampil = data_saya. }. 7.exe 2.load("kalimat. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya Ambil 2 data 1. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 data_saya = newLoadVars(). data_saya. maka cukup tulis nama txtnya.MENGAMBIL DATA TXT Ambil 1 data 1.txt" data_saya. Buka software flash anda kemudian buatlah sebuah flash document. Bukalah notepad. 4. Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Buatlah sebuah dynamic text di stage.txt").tanya.exe 2. Jika sudah pilih menu File>Save. Klik frame 1 dan tekan F9. contoh:"data_anda. Pada panel properties yang muncul masukkan teks_tampil dalam kotak Var.txt sebagai File name lalu tekan ok. Bukalah notepad.

tanya. Seleksi dynamic text tersebut dan tekan Ctrl+F3. contoh:"D:/Folder Anda/data_anda.txt" data_saya. Jika sudah pilih menu File>Save. maka cukup tulis nama txtnya. Untuk menghubungkan variable yang dibuat gunakan tanda & 4. Seleksi dynamic text tersebut dan pada panel properties masukkan teks_tampil2 dalam kotak Var 8. Klik frame 1 dan tekan F9. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya . Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 data_saya = newLoadVars(). 7. Pada panel yang muncul cari tempat dimana anda ingin menyimpannya dan berikan kalimat2. 8. Pada panel propertiesyang muncul masukkan teks_tampil dalam kotak Var. //apabila txt berada dalam 1 folder dgn fla.txt"). //tampilkan kata-kata di dynamic text teks_tampil2 sesuai variable jawab di kalimat.txt sebagai File name lalu tekan ok. }. Buka software flash anda kemudian buatlah sebuah flash document.txt teks_tampil = data_saya.txt" //apabila txt berada di tempat lain maka tuliskan letak alamat txt.jawab.1 tanya=Bagaimana kabar anda?&jawab=Baik-baik saja 3.load("kalimat2. Buatlah sebuah dynamic text di stage. Buatlah sebuah dynamic text lagi. data_saya.txt teks_tampil2 = data_saya.onLoad = function(){ //tampilkan kata-kata di dynamic text teks_tampil sesuai variable tanya di kalimat. 6. contoh:"data_anda. 5.

Pada kotak actions yang muncul masukkan script berikut : 1 2 3 4 5 6 7 //membuat variable dengan nama penyimpan var penyimpan = SharedObject. 2.sol Anda dapat mengatur berapa banyak file yang tersimpan di local storage.Sharedobject SharedObject digunakan untuk menyimpan flash cookies ke dalam local storage. //jika penghitung dalam variable penyimpan tidak/belum ada nilainya if(penyimpan. Klik frame 1 dan tekan F9.swf) anda dapat menggunakan lebih dari 1 sharedObject. Untuk contoh penggunaan dasarnya kita akan membuat sebuah variable di sharedObject yang akan digunakan untuk menghitung berapa banyak anda mengunjungi halaman situs ini.getLocal("jumlah_kunjungan").data. 1. Pada panel properties yang muncul masukkan tampil sebagai Var.penghitung == undefined){ //penghitung dalam variable penyimpan bernilai 1 penyimpan. //jika tidak . Buatlah sebuah dynamic text di stage dengan menggunakan text tool.data. Oleh karena itu ada baiknya anda mengatur ukuran maksimalnya menjadi 10 MB atau Unlimited. 3. Tekan tab yang dilingkari di atas Maka akan terlihat seperti di bawah ini Geser Slider yang ada untuk mengatur berapa banyak file disimpan Dalam satu flash movie (. Pada pembuatan game sharedObject sering digunakan untuk membuat save game dan menyimpan highscore. Klik kanan flash movie tersebut dan pilih Settings… Pada kotak dialog yang muncul tekan tab Local Storage. File hasil sharedObject berekstensi . Caranya. Untuk windows xp letak penyimpanan berada di C:/Documents and Settings/Username/Application Data (hidden)/Macromedia/Flash Player/#SharedObjects sedangkan windows vista berada di C:/Users/userName/AppData (hidden)/Roaming/Macromedia/Flash Player/#SharedObjects. Hati-hati apabila kapasitas penyimpanan (sesuai settingan diatas) sudah melebihi dari yang ditentukan maka file-file yang lama akan dihapus.penghitung = 1. buka sembarang flash movie. Seleksi dynaminc text tersebut dan tekan Ctrl+F3.

4. } //Tampilkan tulisan Anda mengunjungi halaman situs ini sebanyak ditambah penghitung dalam variable penyimpan ditamabah kali di dynamic text berVar tampil tampil = "Anda mengunjungi halaman situs ini sebanyak "+penyimpan. . Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.}else{ 8 9 10 11 12 13 //penghitung dalam variable penyimpan ditambah 1 penyimpan.penghitung+" kali".penghitung++.data.data.

Mengurutkan skor .

Buat file barudi flash. Perintah-2 dasar tentang fungsi array dalam flash dapat anda baca pada tutorial saya terdahulu. File > New 2. Edit Components paramater (ALT+F7) utk ketiga button berturut-2 : . Drag PushButton 3X dari Components 3. Cick Handler : kurangi .Untuk mengerti tutorial ini anda harus mengerti dasar-2 array pada flash termasuk penggunaan fungsi for(statement).Label : Kurangi.Label : Tambah. Untuk memudahkan saya memanfaatkan 3 buah sample flash components yaitu : PushButton.Label : Bersihkan. ScrollBar dan ListBox. Cick Handler : bersihkan . Cick Handler : tambah . Bagi yang belum pernah menggunakannya dapat ditemukan dengan CRTL+F7 atau menu : Window > Components. LAYOUT: Buat Layout seperti gambar di atas dengan mengikuti langkah-2 berikut ini: 1. A.

getSelectedItem().'Jeruk'.length .'Semangka'. i<items.'Mangga'.length . i++){ listBuah.addItem(items[i]). ada = true.getSelectedItem(). // global array var items = ['Apel'.Pada layer tadi copy script berikut ini : // initial var arr = []. Buat 2 buah Dinamic text dan namai masing : display dan total_txt 7. // list buah var harga = [1000. 10000]. 1300. Drag 1x ListBox dan namai dengan listBuah 5. 6. arr[num] = []. SCRIPTING: . arr[num]. // number array // input ke dalam listBox for (var i=0 .text). // indikator // cek apakah udah ada nama buah dalam array terdahulu for (var i=0 .text). break.pop(). . // tambahkan dengan nilai jumlah yg telah di update arr[i]. Buat 1 buah input text dan namai dengan nama jml.Buat layer baru namai dengan actionscript .'Durian']. } } if(!ada){ num++. 600. Drag scrollBar dari component dan edit component parameter Target textField : display 8.push(jmlTemp).jml. // hapus jumlah yg lama yg terletak pada index array terakhir arr[i]. 4000. } // fungsi penambahan belanja tambah = function(){ if(arr.4.label. Atur sedemikian rupa sehingga tampak seperti layout di atas B.push(listBuah.label){ // lakukan penambahan var jmlTemp = Number(arr[i][1]). jmlTemp += Number(jml. i++){ if(arr[i][0] == listBuah. i<arr.length > 0){ var ada = false. // list harga var num = 0.

// init / clear display text display.getSelectedItem(). i<arr. } // fungsi pengurangan belanja kurangi = function(){ if(arr. n<arr.text).push(listBuah.label){ // lakukan pengurangan var jmlTemp = Number(arr[i][1]). } // panggil fungsi total utk display hasil total(). . for(var n=0 . // cek total jumlah input pada array ini : array[1] jmlTemp = Number(arr[i][1]). } } // fungsi total belanja untuk display total = function(){ // cek panjang global array if (arr. arr[num]. // ingat lakukan jg pengurangan pada number array num--.length > 0){ // cek apakah udah ada nama buah dalam array terdahulu for (var i=0 .jml.push(jmlTemp). total_txt. array[1] = jumlah arr[num] = [].htmlText = ''.length > 0){ // init totalbayar var totalBayar = 0.length . // tambahkan dengan nilai jumlah yg telah di update arr[i].text).length . // hapus jumlah yg lama yg terletak pada index array terakhir arr[i].pop(). var hg = 0. n++){ var buah = arr[n][0]. jmlTemp -= Number(jml.label. } } } // panggil fungsi total utk display hasil total().splice(i. i++){ if(arr[i][0] == listBuah.getSelectedItem().} } else { // format array : [namabuah. // bila jumlahnya = 0 atau kurang hapus dari global array if(jmlTemp <= 0){ arr.1).htmlText = ''.jumlah] // : array[0] = nama buah. var jml = 0.

htmlText = ''. } } // fungsi bersihkan array dan layar bersihkan = function(){ arr = []. // cari harga menurut nama buah for (var j=0 . '+totalBayar+'</b>'. backgroundColor = 0xEEEEEE. } with(total_txt){ border = true.htmlText = ''. multiline = true. } // format text with(display){ border = true. } else { // reset global array jika panjang array = 0 .length .var subTotal = 0. backgroundColor = 0xEEEEEE. html = true. // sub total harga menurut masing-2 buah subTotal = jml*hg. display. @ : <i>Rp. display.htmlText = '<b>TOTAL BELANJA : Rp. . '+buah+' ('+jml+') . j<items. num = 0. } stop(). borderColor = 0xCCCCCC. total_txt.htmlText += n+1+'. j++){ if(items[j] == buah){ hg = harga[j]. break. background = true. } total_txt. '+subTotal+'</b>'. '+hg+'</i> : <b>Rp. //penambahan pada total seluruh buah totalBayar += subTotal. borderColor = 0xCCCCCC. background = true. multiline = false. } } // total jumlah masing-2 buah jml = Number(arr[n][1]). bersihkan(). html = true.

Save Project dan namai dengan shoppingCart..fla .

$open=fopen('emails. "POST").text = "Failed Save". FILE PHPNYA: <?php//tells the sever this is PHP language $userName =$_POST['userName'].//get the userName from Flash and store it in a PHP variable $userEmail=$_POST['userEmail']."+serverLang.userEmail = email_txt. // if the script has gotten here. $add=$userName. /* For this tutorial the serverLang variable will hold which server-side file you wish to use. */ var myVars:LoadVars = newLoadVars(). submit_btn.text = "data Saved".text. //This line outputs: First Last<email@yahoo.onLoad = function():Void { if(myVars.". //This validates the subject line contains text elseif(!name_txt.length) status_txt. much like Flash uses a plus sign "+". If not.">. myVars.". //sends a response back to flash stating success or failure //since fwrite returns a value of true or false. var serverLang:String = "php".".$userEmail."<". then the input is valid // submit the input to the server side script. myVars.indexOf(".onRelease = function():Void { //Here we are validating the data. }. for PHP.verify == "success") status_txt.text. For ASP. it stops the script and alerts the user. if(!email_txt.com>.'a').sendAndLoad("writeToFile. //To concatinate vars in PHP use a period or dot ".".txt'.userName = name_txt.//get the userEmail from Flash and store it in a PHP variable //This lines combines the two variables into one string. $write will be either true or false if($write) { . myVars. //opens or creates (if it doesn't already exist) our text file (emails. else { myVars.txt) //for writing (not reading) and places the pointer at the end.length|| email_txt. set serverLang = "php" This feature is only for convience.indexOf("@") == -1|| email_txt. //writes to our specified file our string $write=fwrite($open.stop(). } }.text = "Missing Name". set serverLang = "asp".") == -1) status_txt. myVars.text = "Invalid Email. This insures the email address contains //both the "@" and ".$add). else status_txt.

close On Error Resume Next endif .//prints to screen &verify=fail which flash will read and store as myVars. Number indicates number of blank lines to add.close On Error Resume Next else 'iffile does NOT exist.writeline name On Error Resume Next 'add variable email to the next line of the text file file.verify } else { echo"&verify=fail&".CreateObject("Scripting.FileSystemObject") On Error Resume Next 'Check to see if the text file already exists if fs.writeline name On Error Resume Next 'add variable email to the next line of the text file file.OpenTextFile(Server. file.writeline email On Error Resume Next 'add a blank line to text file. ?> FILE ASP-NYA <% 'decalare needed variables Dim fso. create it Set file= fso. file.txt.//prints to screen &verify=success which flash will read and store as myVars.writeblanklines(1) On Error Resume Next 'close object file.verify } //closes the PHP file.txt").MapPath("emails.txt")=true then On Error Resume Next 'If file already exists then open the text file for editing Set File = fso. Number indicates number of blank lines to add. email.writeblanklines(1) On Error Resume Next 'close object file.CreateTextFile(FlastText. 8. i 'Get data from variables coming from flash name = Request("userName") email = Request("userEmail") 'sets variable fso equal to a file system object set fso = Server.true) On Error Resume Next 'add the variable name to the text file file. name. file. 0) On Error Resume Next 'add the variable name to the text file file.echo"&verify=success&".writeline email On Error Resume Next 'add a blank line to text file.FileExists("emails.

Write "&server_mes=fail" Response.Number <> 0 then 'tells flash ASP failed and terminates the ASP file.End else 'Send message back to flash saying everything was ok. Response. Response.'If any errors were encounter then run this code If Err.Write "&server_mes=success" End if 'set fso object equal to nothing set fso = nothing %> .

text = myMessage.substr(0.". i)+"?"..Autotyping vari:Number= 0. } 11 varwritingInterval:Number= setInterval(autoWrite. varmyMessage:String= "ketikkan kata apa saja yang anda sukai 02 disini..20). .=myMessage. i = i+1. } else{ clearInterval(writingInterval).length) { 05 06 07 08 09 10 } monitor_txt.. 03 functionautoWrite():Void { 04 if(i&lt.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful