P. 1
Budidaya Buah Naga

Budidaya Buah Naga

|Views: 408|Likes:

More info:

Published by: R Iskandar Zulkarnaen on Nov 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/30/2014

pdf

text

original

Ir. MG.Soetopo

‡Sangat prospektif

‡Masih jarang yang mengusahakannya

‡ Permintaan terus meningkat

‡Import Buah masih besar

‡ Trend masyarakat mengkonsumsi buah

yang berkhasiat untuk kesehatan

‡Buah bergengsi, utk kalangan

menengah ke atas

‡Budidayanya mudah

‡ Harga Buah Naga relatip tinggi

‡ Pemasaran realtif mudah

‡ Permintaan meningkat setiap tahun

‡ Kwalitas produksi dalam negri lebih baik

dari buah import

‡Bentuk tanaman dan buahnya unik

‡ Rasanya khas dan tidak membosankan

‡Salah satu buah dengan 3 warna (Pink/kuning,Putih dan hitam)

‡Banyak Khasiat

‡ Lebih kurang 90% masih import

‡ Tantangan Ilmu dalam membudidayakan

‡Buah naga termasuk tanaman tropis dan dapat beradaptasi dengan

berbagai lingkungan tumbuh dan perubahan cuaca

‡Ideal pada ketinggian 0-500 m dpl.

‡ Curah hujan yang ideal untuk pertumbuhan sekitar 60 mm/bln atau

720 mm/tahun. Pada curah hujan 600-1.300 mm/tahun tanaman ini

juga masih bisa tumbuh.

‡ Tanaman ini tidak tahan dengan genangan air.

‡Intensitas sinar matahari sekitar 70-80 %, sebaiknya ditanam

dilahan tanpa naungan dan sirkulasi udara juga baik.

‡Suhu udara yang ideal antara 26-36 derajat Celcius

‡ Kelembaban 70-90 %.

‡ Tanah harus ber-aerasi baik dengan keasaman (pH) 6,5 ±7.

‡ Diperkirakan berasal dari Mexico, Guatemala dan Amerika Selatan.

‡ Dibawa oleh Portugis ke Vietnam, menyebar ke Asia Tenggara dan

Indonesia

Asal Usul DF

NEGARA PRODUSEN

‡Vietnam

‡ Thailand

‡Israel

‡Negara America latin :

Mexico, Guyana,

Panama

‡ Konon mulai di tanam

dengan budidaya skala

luas sejak th. 1977

‡ Perkebunan yang luas

ada : Batam, Riau, Jawa

Barat, Jogjakarta, Jawa

Timur, Bali , Kalimantan

Timur, Sulawesi Selatan

‡Belum ada asosiasi

Buah Naga

‡ Divisi

: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)

Subdivisi

: Agiospermae (berbiji tertutup)

Kelas

: Dicotyledonae (berkeping dua)

Ordo

: Cactales

Famili

:Cactaceae

Subfamily

: Hylocereanea

Genus

: Hylocereus

Species :

‡-Hylocereus undatus

(daging putih)

-Hylocereus polyrhizus

( daging merah)

-Hylocereus costaricensis

(daging merah super)

-Selenicereus megalanthus

(kulit kuning, tanpa sisik)

‡Buah naga termasuk kelompok tanaman kaktus atau family Cactaceae dan subfamily

Hylocereanea. Termasuk genus Hylocereus yang terdiri dari dari beberapa species,

dan diantaranya adalah buah naga yang biasa dibudidayakan dan bernilai komersial.

Jenis DF yang Populair
Jenis DF yang Populair

‡DF putih

(Hylocereus undatus)

‡DF merah

(Hylocereus polyrhizus), dan

‡DF kuning

(Hylocereus megalanthus),

Batang Buah Naga

‡ Daging merah

‡ Daging putih

‡ Kulit kuning

Aneka bunga

Morfologi Buah Naga

‡ Tanaman buah naga merupakan jenis tanaman memanjat. Di habitat aslinya

tanaman ini memanjat tanaman lainnya untuk menopang dan bersifat epifit. Secara

morfologis tanaman ini termasuk tanaman tidak lengkap karena tidak memiliki daun.

‡a. Akar

Perakaran buah naga bersifat epifit, merambat dan menempel pada tanaman lain.

Perakarannya dangkal, sekitar kedalaman 50-60 cm, mengikuti perpanjangan batang

berwarna coklat yang didalam tanah.

‡

b. Batang dan Cabang

Batang buah naga berwarna hijau tua. Batang tersebut berbentuk siku atau segitiga

dan mengandung air dalam bentuk lendir dan berlapiskan lilin bila sudah dewasa.

Dari batang ini tumbuh cabang , duri-duri yang keras dan pendek. Letak duri pada

tepi siku-siku batang maupun cabang dan terdiri 4-5 buah duri disetiap titik tumbuh.

Morfologi Buah Naga

c. Bunga

Bunga berbentuk corong memanjang berukuran sekitar 30 cm dan akan

mulai mekar di sore hari dan akan mekar sempurna pada malam hari.

Setelah mekar warna mahkota bunga bagian dalam putih bersih dan

didalamnya terdapat benangsari berwarna kuning

d. Buah

Buah berbentuk bulat panjang dan biasanya terletak mendekati ujung

cabang atau batang. Pada cabang atau batang bias tumbuh lebih dari satu

dan terkadang berdekatan. Kulit buah tebal sekitar 1-2 cm dan pada

permukaan kulit buah terdapat sirip atau jumbai berukuran sekitar 2 cm.

e. Biji

Biji berbentuk bulat berukuran kecil dan tipis tetapi sangat keras. Biji dapat

digunakan perbanyakan tanaman secara generatif, Setiap buah

mengandung lebih dari 1000 biji.

Tahapan Budidaya

Persiapan Lahan

Penyangga

Pembibitan

Penanaman

Perawatan

Panen

Pemasaran

PERSIAPAN LAHAN

‡Sebelum bibit ditanam, maka perlu dipersiapkan
tempat penanaman. Media bisa berupa pot atau
langsung di lahan

‡Secara prinsip tanaman Buah Naga yang
dibudidayakan perlu rambatan atau tiang untuk
membantu menegakan batangnya.

‡Rambatan ini bisa berupa tiang beton, kayu
jaranan, besi, bambu dll.

‡Rambatan ini harus tahan lama supaya tidak
perlu diganti-ganti supaya pertumbuhan
tanaman tidak terganggu.

‡ Rambatan tiang beton, jarak tanam:

2,5 M x 2,5M atau 2,0 Mx 3,0M.

‡ Panjang tiang 1,5 M atau 2.0 M, dimana

0,5M ditanamkan dan 1,5 M cukup baik
untuk rambatan.

‡Media tanam berupa tanah yang

dicampuri dengan Pupuk kandang yang
matang dan bila perlu dicampur dengan
kapur Dolomit pada tanah2 masam,

‡ Pemasangan tiang beton ini sebaiknya

bersamaan dengan saat pembibitan,
sehingga waktu tanam tiba, tiang beton
sudah stabil.

‡ Tanaman buah naga

akan berbuah bila

batangnya menjuntai

kearah tanah (buah

gravitasi) bila cabang

dibiarkan tumbuh

mendatar, akan tumbuh

terus memanjang dan

tidak berbuah

MACAM
MACAM

‡‡ Tiang Beton
Tiang Beton

‡‡Pohon hidup
Pohon hidup

‡‡ Tiang Jemuran
Tiang Jemuran

Pembuatan Tiang beton

‡ Cetakan

BAHAN

‡ Cetakan kayu (3 cm x 10 x 200

cm)

‡Besi beton 8 mm

‡ Pasir

‡ Koral

‡Semen , Adukan 1:2:4

‡ Kelemahan dari penggunaan

tiang dari beton adalah

percabangan tanaman

dibagian dalam menjadi tidak

produktif karena batang buah

naga berbentuk segitiga dan

bagian yang

menempel/ternaungi tidak

menghasilkan bunga dan

buah.

Kelemahan Tiang Tanaman

‡ Perlu pengaturan cabang

dengan baik

‡ Kompetisi unsur hara

‡ Cabang tanaman kadang

menaungi, sulur batang naga

dan ini mengurangi

produktivitas Buah Naga

PERSIAPAN

Syarat Bibit Stek Batang :

‡Dipilh tanaman yang baik berbuahnya

‡Dipilih cabang yang pernah berbuah baik

(tandai)

‡Cabang yang kekar dan berduri besar

‡Warna cabang hijau tua dan sudah tua

‡Tidak cacat atau luka

CARA PEMBUATAN BIBIT STEK BATANG

‡Batang tanaman di potong lk. 30 cm

‡Ujung bawah dibuat lancip

‡Rendam sebentar dgn Fungisida

‡Taruh ditempat teduh lk 1 minggu, sambil

siapkan polibag dan tanah persemaian

‡Tancapkan

‡Lk 3-4 minggu keluar akar atau cabang

‡Bibit stek siap di tanam

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->