P. 1
Bab 7 Lingkungan Pengendapan2

Bab 7 Lingkungan Pengendapan2

|Views: 471|Likes:
Published by Rifai Geologiest

More info:

Published by: Rifai Geologiest on Nov 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2013

pdf

text

original

Pengertian tentang sistem pengendapan glasial dan macam - macam
bentuknya penting dalam aplikasi. Pertama, data kandungan endapan
glasial dapat digunakan menyelesaikan masalah tentang proses -
proses geologi yang terjadi. Kedua, endapan glasial merupakan dasar
untuk mempelajari lingkungan geologi. Dengan adanya investigasi
karakteristik teknik geologi, pedoman hydrogeological, dan arus
transportasi dalam sistem pengendapan glasial. Sistem pengendapan
glasial merupakan suatu pendorong dalam penyelidikan tentang sistem
pengendapan glasial ini juga merupakan pendorong untuk
mempelajari / mengetahui tentang letak dari pengendapan klastik dan
karbonat dari suatu reservoar hidrokarbon pada tahun 1950 - an

Setelah mempelajari aspek - aspek dari glasial dan hubungannya satu
sama lain, kemudian diaplikasikan kedalam ilmu geologi ekonomi atau
hasil penyelidikan geologi yang bernilai ekonomi. Selain itu diketahui
pula bahwa dalam sistem pengendapan glasial juga membawa serta
endapan -endapan mineral dan bermacam - macam batuan yang
dibungkus oleh es. (Placer ; Eyles, 1990), dan sistem pengendapan
glasial digunakan juga dalam penyelidikan untuk endapan mineral yang
terdapat pada pelindung / pembungkusnya sendiri. (drift prospecting ;
Dilabio and Coker, 1989). Dimana diketahui pula bahwa lapisan batu
dari glasial mempunyai kebiasaan digunakan dalam geologi minyak,
tetapi kandungan dari Paleozoic glasial lebih penting / berarti digunakan
dalam penyelidikan minyak dan gas, seperti : Australia, Argentina,
Brasil, Bolivia, Saudi Arabia, Yordan dan Oman. (Levll et al, 1988;
Franca and Potter, 1991). Banyak orang berpikiran bahwa fasies dari
pengendapan glasial masih karakteristik yang unik. Ini disebabkan oleh
campuran yang tidak tersotir dengan baik, semua ukuran ada, mulai
dari bongkah - bongkah / batu - batu besar sampai kelempung, Kadang
- kadang endapannya tepat pada glasier dan lapisan - lapisan esnya.
Bagaimana sedimen yang mempunyai penampilan singkapan sama
dapat memberikan sebuah endapan luas baik itu lingkungan glasial dan
nonglasial “Term diamitct” akan digunakan untuk sebuah deskripsi,
masa nongenetic betul - betul dari fasies yang sortirannya kurang baik
tanpa memperhatikan asal mulanya. Hanya dengan diamict dapat
diketahui endapan yang langsung pada “ice glasier” dapat diidentifikasi
dengan baik. Suatu permasalahan pokok dalam mempelajari
stratigrafinya adalah untuk menentukan apakah fasies diamict spesifik
sumbernya dari glasial atau nonglasial. Banyak contoh dalam literatur
dimana sedimen itu mula - mula terjadi dan dapat ditunjukkan berasal
dari sumber nonglasial. Diamict hanya tipe fasies dalam keadaan biasa
dan produksinya dari lingkungan pengendapan dalam sebuah luas
daerah tertentu dan juga pengaruh iklim. Dalam keadaan biasa tidak
mungkin kita berkesimpulan bahwa sumber sebuah diamict berasal dari
sebuah singkapan tunggal dan kecil. Yang penting selalu diperhatikan
adalah hubungan antara facies dalam stratigrafi.

84

Agar dapat memperkirakan tanda - tanda untuk lingkungan
pengendapan digunakan refensi asosiasi fasies. Dengan pendekatan
yang dasar dapat ditarik kesimpulan bahwa itu adalah produksi facies
diamict, sebagai contoh, aliran sedimen oleh gaya berat, yang
cenderung faciesnya dipengaruhi oleh arus turbidit. Dimana asosiasi
fasies ini berubah - rubah pada lingkungan pengendapan yang berbeda,
dalam model 3 dimensi dapat memperlihatkan endapan dengan jelas.
Untuk interprestasi yang baik memerlukan profil defosit vertikal secara
terinci, bersama - sama dengan informasi variasi lateral dan geometri
deposit diluar singkapan lokal. Umumnya. Asosiasi glasial fasies beserta
lingkungan pengendapannya terjadi khususnya pada sungai, danau,
darat yang berbatu dan pada kemiringan. Dalam kebanyakan kasus
glasier yang mempunyai volume besar diberikan oleh lingkungan
pengendapan dilaut atau lacustrine basin, dimana sedimen glasial
primer lebih banyak bekerja dibandingkan proses sedimen nonglasial
yang berbeda dan pengaruh lingkungan glasial dapat diidentifikasi dan
juga asosiasi - asosiasi fasiesnya. Sistem pengendapan glasial dapat
terlihat dengan jelas pada geometri 3 dimensi, dimana proses
hubungan fasiesnya mencatat bahwa elemen paleogemorphic basin
yang terbesar. Berdasarkan pemisahan dan krnologis lingkage, sistem
pengendapan ini diidentifikasi menjadi dua bagian yaitu glacioterrestrial
dan glaciomarine

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->