PAPER

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Manajemen Energi dan Teknologi Pengajar : Prof. Dr. Ir. Febri Hirnawan

Disusun oleh : CUCUP CUPYADI NPM. 2501 2010 0028

UNIVERSITAS PADJADJARAN PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU LINGKUNGAN BANDUNG 2010

-0-

Pembangunan dilaksanakan di berbagai sektor dan bidang demi kemakmuran Rakyat Indonesia sesuai dengan amanat yang tertuang pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Ditambah dengan adanya tuntutan globalisasi. secara kata bisa diartikan dengan pembangunan yang bisa terus berlanjut sampai lintas generasi dan kurun waktu yang panjang. longsor dan kebakaran hutan). Akan tetapi. insfrastruktur. Pembangunan berkelanjutan atau sustainable development memiliki berbagai arti dan definisi. apakah pembangunan ini terus berjalan dengan baik disertai dengan peningkatan taraf hidup rakyat dan lingkungan hidup yang lebih baik? Kenapa berbagai masalah berkaitan dengan pembangunan muncul dimana-mana seperti ketidakmerataan pembangunan. sudah 65 tahun lamanya sejak bangsa Indonesia mengecap kemerdekaannya. menginjak tahun 2010. Pembangunan dilakukan tanpa memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi. sarana umum bermunculan di berbagai wilayah Indonesia disertai dengan kemajuan roda ekonomi dan peningkatan taraf hidup rakyat. kelangkaan sumber daya alam. Sekarang. kemerataan pembangunan dan perhatian terhadap lingkungan yang justru dapat menghambat pembangunan itu sendiri. Tapi tentu saja pembangunan bisa terus berlanjut jika kelangsungan dan aspek penunjangnya terus dijaga. Padahal hakikat pembangunan adalah pembangunan yang berkelanjutan yang tidak parsial. Perlahan-lahan bangsa Indonesia bangkit dari kemiskinan dan keterpurukan akibat penjajahan yang dilakukan oleh kolonial Belanda dan Jepang. pembangunan di Indonesia mengikuti perkembangan jaman tanpa melihat arah pembangunan di masa depan. di antaranya :  Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mencantumkan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah upaya -1- . Jalan. kerusakan lingkungan. Dengan adanya konsep Sustainable Development diharapkan dapat memberikan wacana baru mengenai pentingnya melestarikan lingkungan alam demi masa depan dan generasi yang akan datang. PENGERTIAN Pembangunan Berkelanjutan. Universitas Padjadjaran PENDAHULUAN Sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun 1945.PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE DEVELOPMENT) DI INDONESIA Oleh : Cucup Cupyadi 1) 1) Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan. dan bencana alam (banjir. dimulailah tonggak pembangunan bangsa dimana Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat mempunyai kebebasan dalam menetukan arah pembangunan sesuai dengan harapan dan cita-cita bangsa yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. jika dilihat dari asal katanya yaitu “lanjut”.

2010 : Pembangunan berkelanjutan adalah proses pembangunan (lahan. Sumber Daya Geologi Basis Pembangunan Berkelanjutan. Menurut Emil Salim (1992). 3) menciptakan standar kemakmuran yang layak. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Dokumen PBB hasil World Summit 2005. sosial. dengan menyerasikan sumber alam dengan manusia dalam pembangunan. 1 Hirnawan. Beberapa butir pemahaman berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan diungkapkan oleh F. dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan. Menurut Brundtland Report PBB. (Sumber : http://id.org/wiki/ Pembangunan_berkelanjutan. 2) membebaskan kemiskinan. sustainable development. yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan atau suistainable development adalah suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan manfaat dari sumber daya alam sumber daya manusia. Hirnawan (2008)1 bahwa pembangunan berkelanjutan itu : 1) merupakan himpunan metode pembangunan yang terus berlanjut. sosial. dsb) yang berprinsip "memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan". Skema sustainable development. Febri. 1987 sebagaimana dikutip oleh Wikipedia. masyarakat. kemampuan. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial. -2- . dan lingkungan) yang saling terkait dan merupakan pilar pendorong bagi pembangunan berkelanjutan.wikipedia. Hal 13. 2008. Orasi Ilmiah berkenaan dengan penerimaan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Geologi Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Bandung tanggal 17 Oktober 2008. Pembangunan berkelanjutan adalah terjemahan dari Bahasa Inggris. bisnis. menyebut ketiga hal dimensi (ekonomi. kesejahteraan.   sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup.htm) Gambar 1. kota.

-3- . dan politik (political sustainability) yang berarti bahwa ketercapaian tujuan pembangunan berkelanjutan adalah konsekuensi dari sinergisme keberhasilan keempat komponen tersebut. Perlu kapasitas multidisiplin terpadu dan saling berhubungan dengan erat atau dengan kata lain kapasitas interdisiplin. Sutamihardja (2004) dalam Askar jaya (2004)3 menyatakan sasaran pembangunan berkelanjutan mencakup pada upaya untuk mewujudkan terjadinya : 1) Pemerataan manfaat hasil-hasil pembangunan antar generasi (intergenaration equity) yang berarti bahwa pemanfaatan sumberdaya alam untuk kepentingan pertumbuhan perlu memperhatikan batas-batas yang wajar dalam kendali ekosistem atau sistem lingkungan serta diarahkan pada sumberdaya alam yang replaceable dan menekankan serendah mungkin eksploitasi sumber daya alam yang unreplaceable. Konsep Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development). Hal 3. 2) Potensi sumber daya untuk generasi mendatang tidak dihabiskan sekarang. Hal 14. 5) menetapkan kebijakan dan pelaksanaan politik yang berkelanjutan untuk mencegah kerusakan permanen modal dasar alamiah (natural capital) dalam kurun waktu yang panjang agar proyek-proyek pengembangan menyesuaikan dengan kapasitas pemulihan lingkungan alam. menciptakan standard kehidupan layak. Sejalan dengan F. sosial (social sustainability). Hirnawan (2008)2. 3) Pemanfaatan satu potensi tidak mengakibatkan kehilangan atau berdampak mematikan potensi lain. Febri Hirnawan (2008) juga menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan memiliki empat sasaran yaitu : 1) Pertumbuhan ekonomi akibat pembangunan tidak mengorbankan lingkunga. A. 2) Safeguarding atau pengamanan terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup yang ada dan pencegahan terjadi gangguan ekosistem dalam rangka menjamin kualitas kehidupan yang tetap baik bagi generasi yang akan datang. berupaya terus memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia. ruang lingkup pembangunan berkelanjutan secara konseptual meliputi empat komponen. 2008. Menurut F. F. melainkan dibina untuk digunakan pada masa depan. akan tetapi juga menekankan proses pembangunan itu sendiri dalam menempuh sasaran akhir melalui analisis dan pengetahuan yang tidak sederhana. yaitu : lingkungan (environmental sustainability). 4) Memerangi kemiskinan.4) memuaskan kebutuhan dasar manusia. ekonomi (economic sustainability). 2 3 Hirnawan. Jaya. RUANG LINGKUP DAN SASARAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Pembangunan berkelanjutan tidak hanya sebatas pembangunan yang memperhatikan aspek dan berwawasan lingkungan saja. Hirnawan (2008). 2004.

5) Mempertahankan manfaat pembangunan ataupun pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang mempunyai dampak manfaat jangka panjang ataupun lestari antar generasi. Himpunan penemuan baru tiga metode tersebut saat ini telah dipatenkan dalam rangka menunjang implementasi Undang-undang nomor 26 tahun 2007. 4 Hirnawan. misi. 6) Menjaga mutu ataupun kualitas kehidupan manusia antar generasi sesuai dengan habitatnya. Valuasi genetika wilayah ini menghasilkan „matrik valuasi holistik 7 determinan untuk pembangunan infrastruktur‟ sebagai bahan masukan lengkap dan utuh bagi penataan ruang komprehensif dan bervisi futuristik berkelanjutan yang sebelumnya belum pernah dilakukan. memenuhi standar hidup layak. METODE – KOMPREHENSIF Dalam orasi ilmiahnya. 3) Metode integrasi pencegahan longsor sekaligus peningkatan produktivitas lahan rawan gerakan tanah. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional disusun sebagai penjabaran dari tujuan dibentuknya pemerintahan Negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bentuk visi. SKENARIO ARAH PENGEMBANGAN/PEMBANGUNAN Sesuai dengan pasal 4 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. F.3) Pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam semata untuk kepentingan mengejar pertumbuhan ekonomi demi kepentingan pemerataan pemanfaatan sumberdaya alam yang berkelanjutan antar generasi. potensi dan kendala unitunit di wilayah sebagai produk dari proses kejadian pembentukannya dan genetikanya dapat diperoleh. 4) Mempertahankan kesejahteraan rakyat (masyarakat) yang berkelanjutan baik masa kini maupun masa yang mendatang (inter temporal). Hirnawan (2008)4 mengemukakan bahwa pembangunan berkelanjutan memerlukan himpunan metode yang mampu menciptakan dan memberlanjutkan pembangunan menuju upaya memberantas kemiskinan. 2) Metode kombinasi infiltrasi dan bendungan bawah tanah. dan arah pembangunan nasional. dan memberikan kesempatan pemulihan lingkungan alam. 2008. -4- . Hal 19-21. yaitu sebagai berikut : 1) Metode pendekatan genetika wilayah untuk dasar valuasi potensi dan kendala wilayah. memuaskan kebutuhan dasar manusia. F. Melalui pendekatan sistemik-holistik valuasi karakteristik. Merupakan salah satu solusi dalam penanganan banjir di Jakarta sekaligus penyelamatan kerusakan lingkungan hidup melalui implementasi Geo-Infiltran yang secara efektif-optimal dapat mengurangi banjir dan menyediakan air tanah.

Kebijakan untuk menanamkan budaya dan gaya hidup hemat. namun sampai hari ini pembangunan berkelanjutan masih belum mencapai tahapan yang signifikan. 6. Kebijakan spatial untuk menjamin penggunaan ruang wilayah sehingga berbagai kegiatan ekonomi manusia dapat berjalan secara serasi didukung oleh infrastruktur fisik yang memadai. PELAKSANAAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Hamdi Irza (2009)6 menyatakan bahwa wujud final dari konsep pembangunan berkelanjutan belum terlihat jelas. 2003. udara bersih. informasi. Untuk ini secara sadar diusahakan investasi dalam modal: ekonomi (finansial. Salim (2003)5 pembangunan berkelanjutan harus diarahkan pada pemberantasan kemiskinan (sasaran ekonomi). Irza. -5- . Makalah untuk Pertemuan Hukum oleh BPHN tanggal 15 Juli 2003 di Bali. sekaligus juga menyediakan sebagian ruang alam di darat dan di perairan untuk konservasi sumber daya alam. 5. bersih dan sehat. sumber-sumber makanan dan pencegahan bencana. antara lain: 1. Elemen-elemen kebijakan di atas telah hadir di Indonesia sejak didirikannya kelembagaan lingkungan hidup pada tahun 1978. 2009. perimbangan: ekuitisosial yang adil (sasaran sosial) dan kualitas tinggi. Kebijakan kependudukan untuk menahan laju pertumbuhan penduduk sampai ke tingkat yang dapat ditenggang oleh keberadaan sumber daya alam dan dapat terlayani baik oleh fasilitas publik di bidang kesejahteraan rakyat.Menurut E. material dan mengurangi tindakan medik kuratif. malahan 5 6 Salim. fiskal dan pendidikan dan lainnya untuk menunjang hal-hal di atas. 3. sehingga kualitas hidup manusia dapat terjamin dengan menghindarkan pemborosan energi. Kebijakan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan untuk menjamin tersedianya kebutuhan dasar manusia akan air bersih. Kebijakan di bidang hukum. kehidupan lingkungan hidup (sasaran lingkungan). Bahkan dewasa ini berbagai masalah kronis yang mengancam integritas lingkungan masih saja terjadi. Secara garis besar proses menuju pelaksanaan pembangunan berkelanjutan meliputi tindakan-tindakan di bidang kebijakan publik dan diharapkan bisa mencegah kehilangan potensi akibat pengambangan potensi lainya. Hamdi. dll). kesehatan dan keakraban sosial) dan modal lingkungan (investasi-sumber daya alam diperbaharui dan daur-ulang serta substitusi sumber daya alam yang tak terbaharui). 4. modal sosial (investasi pendidikan. pemerintahan. Pembangunan Berkelanjutan untuk Mengatasi Kemiskinan Sebagai Upaya Pengembangan Wilayah Berbasis Penataan Ruang. ke arah pengurangan penggunaan energi fosil dan makin dominannya penggunaan energi alternatif yang ramah lingkungan. modalmesin. Kebijakan konservasi dan diversifikasi energi. ekonomi. 2. kendati berbagai konvensi internasional dan pertemuanpertemuan besar telah melahirkan berbagai gagasan maupun kesepakatan termasuk yang mempunyai implikasi hukum secara internasional. E.

baik 7 Anonymous. (Anonymous. 2010). (Anonymous. sistem perencanaan dan pengawasan merupakan bagian dari sistem manajemen pembangunan dalam mencapai berbagai sasaran dan tujuan pembangunan nasional. pengawasan fungsional. sesuai dengan amanat GBHN 1993. kelangkaan air bersih dan turunnya kualitas udara di daerah-daerah urban. Bappenas -6- . Hasil pengawasan pada semua jajaran dan tingkatan aparatur pemerintah. PENGAWASAN PEMBANGUNAN Pembangunan berkelanjutan untuk mencapai berbagai sasaran dan tujuannya secara efisien dan efektif serta untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. peningkatan dan pemantapan sistem. sarana. Secara umum kendala lain yang dihadapi dalam pelaksanaan dan pengawasan pembangunan adalah masih terbatasnya jumlah tenaga profesional yang memiliki kemampuan teknis dan manajerial dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sistem Pelaksanaan dan Pengawasan Pembangunan. dan pelaksanaan pengawasan melekat. Kendala yang dihadapi dalam sistem pelaksanaan dan pengawasan pembangunan antara lain masih berlakunya beberapa peraturan perundang-undangan yang sudah tidak sesuai lagi atau tidak memadai lagi dengan kebutuhan pembangunan sehingga menghambat kelancaran pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di berbagai bidang. dan pengendalian perlu makin dikembangkan. Dalam hubungan itu. di samping diperlukan sistem perencanaan yang baik juga diperlukan sistem pelaksanaan dan pengawasan yang mantap. peranan lembaga yang melaksanakan fungsi pemeriksaan. pengawasan. 2010. 2010)7. Sistem pengawasan keuangan negara dan pembangunan. Sistem pelaksanaan.mengalami eskalasi seperti penebangan kayu ilegal. dan pengawasan masyarakat. baik pengawasan melekat maupun pengawasan fungsional. termasuk pengawasan oleh masyarakat. (Anonymous. Meningkatnya intensitas dan kompleksitas pembangunan menyebabkan makin besar dan kompleksnya tantangan yang dihadapi di bidang pengawasan. untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan pembangunan nasional. Dalam Repelita VI. diperlukan peningkatan pendayagunaan sistem pelaksanaan dan pengawasan pembangunan secara menyeluruh dan terpadu. terutama Badan Pemeriksa Keuangan. baik berupa penyempurnaan kelembagaan maupun penindakan terhadap berbagai penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang. Penyempurnaan sistem dan pelaksanaan pengawasan pembangunan mencakup pengawasan internal yang meliputi pengawasan fungsional dan pengawasan melekat serta pengawasan eksternal yang meliputi pengawasan oleh lembaga konstitusional maupun pengawasan masyarakat. 2010). wajib meningkatkan kegiatannya sesuai dengan wewenang dan fungsinya yang ditetapkan dalam UndangUndang Dasar 1945. Agar berbagai sasaran dan tujuan pembangunan nasional dalam Repelita VI dan Pembangunan Jangka Panjang (PJP) II dapat tercapai secara efisien dan efektif. dimantapkan secara terpadu dan konsisten agar tercapai peningkatan efisiensi dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan. Pendayagunaan pengawasan pembangunan meliputi upaya penyempurnaan. kebakaran hutan. ditindaklanjuti dengan kegiatan penertiban.

Kedua. Pulau Jawa-Bali. strategi pembangunan yang mendorong integrasi sosial dan ekonomi antarwilayah secara baik. Strategi pembangunan wilayah juga memperhitungkan basis daratan dan basis kepulauan atau maritim sebagai satu kesatuan ruang yang tidak terpisahkan. -7- . laut dan udara) dan jaringan komunikasi untuk memperlancar arus barang dan jasa. Selain itu. serta Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. strategi pembangunan berdimensi kewilayahan. serta pengembangan jaringan transportasi (darat. Kepulauan Maluku dan Pulau Papua. Dalam hal ini perhatian terhadap pengembangan pulau-pulau besar. 2010)8. Kawasan Perbatasan. jaringan infrastruktur. Oleh sebab itu. khususnya dalam rangka pelaksanaan program dan proyek pembangunan serta dibekali pengetahuan teknologi informasi guna memudahkan pengelolaan data pengawasan STRATEGI MENUJU KEBERHASILAN PEMBANGUNAN Sesuai dengan arahan Presiden RI. Semua pihak harus dan ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan melalui penciptaan iklim kerja untuk meningkatkan harkat hidup keluar dari kemiskinan. Ketiga. modal dan informasi antarwilayah. daerah pedalaman. Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Sulawesi. pertumbuhan ekonomi harus dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan. penduduk. penyediaan air bersih. daerah tertinggal dan daerah pulau terdepan. Bappenas. Seluruh kelompok masyarakat harus dapat merasakan dan menikmati hasil-hasil pembangunan terutama masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan. yaitu :  Pertama. ketersediaan sumber daya alam.di pusat maupun di daerah. kebijakan pembangunan diarahkan untuk mengoptimalkan potensi dan keunggulan daerah dan membangun keterkaitan antarwilayah yang solid termasuk mempercepat pembangunan pembangkit dan jaringan listrik. Strategi pembangunan wilayah mempertimbangkan kondisi geografis. Strategi Pembangunan Nasional untuk Mengurangi Kesenjangan Antarwilayah: Sinergi Antara Pusat dan Daerah dan Antardaerah (RPJMN 2010-2014). Paradigma ini bertumpu pada enam strategi dan arah kebijakan (Anonymous. Dengan strategi ini. kecil dan terdepan harus dilakukan dengan memperhatikan poteni daerah sebagai modal dasar yang dikelola secara terintegrasi dalam kerangka geoekonomi   8 Anonymous. kekuatan sosial budaya dan kapasitas sumber daya manusia menyebabkan yang tidak sama untuk setiap wilayah. Pulau Kalimantan. strategi pembangunan berdimesni kewilayahan memperhatikan tata ruang wilayah Pulau Sumatera. Kemampuan teknis dan manajerial yang harus ditingkatkan terutama mengenai kebijakan dan ketentuan perundang-undangan terkait serta kondisi lingkungan. Pulau Terdepan dan daerah pasca konflik dan pasca bencana merupakan program yang diarahkan langsung untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif. 2010. kawasan perdesaan. strategi pembangunan inklusif yang mengutamakan keadilan. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. keseimbangan dan pemerataan. strategi pembangunan juga mengacu pada paradigma Pembangunan untuk Semua (Development for All).

Sejalan dengan arah kebijakan ini. lapangan kerja dan pasar. bupati dan walikota mempunyai kewenangan yang luas dan peran dominan dalam pengembangan ekonomi lokal.  Keempat. Kebijakan untuk memperkuat integrasi sosial dan ekonomi antarwilayah diarahkan pada pengembangan pusat-pusat produksi dan pusat-pusat perdagangan di seluruh wilayah terutama di Kalimantan. kesehatan. perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar rakyat terutama pangan. secara geo-ekonomi berada pada posisi yang lebih kuat. teknologi. Kebijakan pembangunan diarahkan untuk memperkuat keterkaitan antarwilayah (domestic interconnectivity). pusat-pusat penelitian. Pengembangan ekonomi lokal menjadi penting dan mendesak sebagai upaya memperkuat daya saing perekonomian nasional. membangun dan memperkuat rantai industri hulu hilir produk unggulan berbasis sumber daya lokal. serta perbaikan pelayanan sesuai standar pelayanan minimal. maka posisi tawar Indonesia dalam globalisasi percaturan perekonomian dunia. Oleh sebab itu. termasuk pembangunan prasarana berbasis komunitas. Sulawesi. Orientasi pembangunan adalah peningkatan kualitas manusia (the quality life of the people) sebagai bagian dari penghormatan. (4) memperkuat kerjasama antardaerah. (2) meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber-sumber kemajuan ekonomi seperti modal. sanitasi dan air bersih. strategi pembangunan disertai pemerataan (growth with equity) yang bertumpu pada keserasaian pertumbuhan ekonomi (pro-growth) dalam menciptakan kesempatan kerja (pro-jobs) dan mengurangi kemiskinan (pro-poor) yang tetap berdasarkan kelestarian alam (pro-environment). dan (7) memperkuat keterkaitan produksi-pemasaran dan jaringan kerja usaha kecil-menengah dan besar yang mengutamakan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif daerah. peningkatan SDM. Nusa Tenggara. perumahan. pembangkit listrik dan penyediaan air bersih. Maluku dan Papua. Keenam. (6) mendorong kegiatan ekonomi bertumpu pada kelompok. sumber daya alam dan lingkungan. (3) mencegah terjadinya persaingan yang tidak seimbang. Para gubernur. mengembangkan pusat-pusat produksi dan perdagangan baik di Jawa-Bali maupun di luar wilayah Jawa Bali yang didukung dengan penyediaan prasarana dan sarana. Peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan daerah pada intinya mempunyai arah sebagai berikut: (1) menciptakan suasana atau iklim usaha yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. Dengan kesatuan ekonomi nasional yang kuat untuk lima tahun mendatang.nasional yang solid dan kuat. pendidikan. regional dan internasional. pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan salah satu dorong untuk menciptakan dan membangun pusat-pusat pertumbuhan dan perdagangan di seluruh wilayah. kebijakan pembangunan akan diarahkan pada peningkatan akses dan mutu layanan dasar   -8- . kesempatan kerja. dan menciptakan kebersamaan dan kemitraan antara yang sudah maju dengan yang belum berkembang. strategi pengembangan ekonomi lokal. strategi pengembangan kualitas manusia. dan lebih berdaya saing. informasi. dan jaminan keamanan. dan (5) membentuk jaring ekonomi yang berbasis pada kapasitas lokal dengan mengkaitkan peluang pasar yang ada di tingkat lokal. Kelima.

sanitasi dan air bersih. (S. Pelestarian dan pembangunan hutan kota cukup penting untuk penyeimbangan atas pembangunan gedung bertingkat di ibu kota Jakarta. dan jaminan keamanan terutama bagi masyarakat yang berada di daerah perdesaan. kawasan perbatasan. Saragih. Rp. perumahan. juga direncanakan penanaman jenis pohon langka dan pohon lindung di Hutan Kota Pondok Labu. Jakarta Selatan. Selain itu. -9- .62 Miliar untuk Tambah Enam Hektare Hutan Kota Jakarta. 2010)9 9 Saragih. kesempatan kerja. Gambar 1. kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat dan membaik secara merata di seluruh wilayah. sumber daya alam dan lingkungan. Berikut foto hutan kota yang terletak di kompleks gedung MPR/DPR Senayan Jakarta diantara gedung bertingkat disekitarnya. Selamat. 2010. Hutan kota di sekitar gedung MPR/DPR Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah hutan kota seluas enam hektare dengan alokasi anggaran untuk ini senilai 62 miliar rupiah pada tahun 2010. Hal ini dilakukan guna menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Jakarta. pulau-pula terluar dan daerah pasca konflik dan pasca bencana. kesehatan. meliputi perluasan Hutan Kota Srengseng (HKS) di Jakarta Barat seluas tiga hektare dan tiga hektare di Jakarta Utara. Dengan meningkatnya kualitas manusia. pendidikan. CONTOH PERBAIKAN LINGKUNGAN DI WILAYAH PEDATARAN JAKARTA Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejauh ini telah mengadakan upayaupaya dalam perbaikan lingkungan di wilayah pedataran Jakarta seperti di antaranya seperti pembuatan dan penambahan hutan kota Jakarta serta normalisasi sungai dan situ.termasuk pangan.

10 - . 2010. air kali meluber ke pemukiman penduduk dan membanjiri warga sepanjang bantaran kali tersebut. Dalam rangka menjaga agar kali tersebut tetap bersih setelah dilakukan pengerukan. . 2010)10 Kali Gebyuran telah mengalami pendangkalan hingga sekitar satu meter yang mengakibatkan aliran air tidak normal sehingga pada musim hujan. kedua pemerintahan kota tersebut menyepakati untuk menjaga bersama. Jakarta Barat dan Tangerang Kerjasama Normalisasi Kali Gebyuran. Aksi tersebut dilaksanakan mulai bulan Mei tahun 2010.Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Pemkot Tangerang Provinsi Banten juga menggelar aksi pengerukan lumpur kali Gebyuran sepanjang enam kilometer dalam rangka usaha normalisasi sungai Gebyuran yang terletak di dua wilayah kota yang berbatasan tersebut. Sebagai tanda kesepakatan. 10 Nuchasin. (Nuchasin. telah dipasang bersama pemancangan papan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali.

2010. Selamat. 2010. Salim. (Diakses tanggal 16 September 2010). Strategi Pembangunan Nasional untuk Mengurangi Kesenjangan Antarwilayah: Sinergi Antara Pusat dan Daerah dan Antardaerah (RPJMN 20102014). Pembangunan Berkelanjutan. Irza. Orasi Ilmiah. Bali. 2003.id/v09/index. 36 hal.go. Askar. Sistem Pelaksanaan dan Pengawasan Pembangunan. 2010.com/read/2010/03/03/132293/37/5/Rp62Miliar-untuk-Tambah-Enam-Hektare-Hutan-Kota-Jakarta. Bogor Nuchasin. Hamdi.id/get-file-server/node/6010/. [on line].org/wiki/ Pembangunan_berkelanjutan. . Seminar Pertemuan Hukum BPHN. Konsep Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development). 2009. [on line].wikipedia.bappenas. Emil. http://ham2cupu2.bappenas. [on line]. http://www. Saragih. Febri. Sumber Daya Geologi Basis Pembangunan Berkelanjutan. (Diakses tanggal 20 September 2010) Hirnawan.wordpress. (Diakses tanggal 20 September 2010).go. [on line] http://www. (Diakses tanggal 16 September 2010). 2010. 2010.htm. Program Pascasarjana IPB.php?option=com_content&view=article &id=185:jakarta-barat-dan-tangerang-kerjasama-normalisasi-kali-gebyuran&catid =17:ekonomi&Itemid=148. http://barat.go. Agenda Bangsa. [on line].id/node/116/2698/strategipembangunan-nasional-untuk-mengurangi-kesenjangan-antarwilayah-sinergiantara-pusat-dan-daerah-dan-antardaerah-rpjmn-2010-2014/. http://id. Jakarta Barat dan Tangerang Kerjasama Normalisasi Kali Gebyuran. Rp. on line].DAFTAR PUSTAKA Anonymous.htm. 2004.11 - . Anonymous.jakarta. Pembangunan Berkelanjutan untuk Mengatasi Kemiskinan Sebagai Upaya Pengembangan Wilayah Berbasis Penataan Ruang. Wikipedia. 2008. (Diakses tanggal 15 September 2010). http://www.62 Miliar untuk Tambah Enam Hektare Hutan Kota Jakarta. Jaya.com/ 2009/09/17/ pembangunan-berkelanjutan-untuk -mengatasi-kemiskinan-sebagai-upaya-pengembangan-wilayah-berbasis-penataan -ruang/ (Diakses tanggal 20 September 2010).mediaindonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.