Unsur-Unsur Radioaktif

Apakah kamu pernah mendengar tentang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)? Energi nuklir telah banyak digunakan untuk diubah menjadi listrik. PLTN merupakan pembangkit listrik yang ekonomis dan efesien. Apakah kamu mengetahui asal dari energy nuklir? Energi nuklir dihasilkan dari reaksi inti suatu zat radioaktif. Radioaktif adalah gejala yang meyertai perubahan inti atom, seperti pelepasan gelombang elektromagnetik dan partikel subatom. Unsur yang dapat menghasilkan radioaktif secara spontan memiliki nomor atom lebih dari 83. Apakah kamu dapat menemukan hubungan antara radioaktivitas dan nomor atom? Mengapa unsur-unsur yang memiliki nomor atom dibawah 83 juga dapat menghasilkan radioaktif? Apakah kamu dapat menyebut kegunaan dan dampak dari radioaktif? Simak uraian berikut untuk memahami unsur-unsur yang bersifat tentang radioaktif. a. Gejala Radioaktif Gejala radioaktif pertama kali ditemukan pada tahun 1895, ketika Wilhelm Conrad Rontgen mengamati bahwa penyinaran tabung katoda dapat menghitamkan pelat fotografi yang diletakan dibelakang tabung. Gejala tersebut dinamakan sinar-X atau sinar Rontgen. Sinar-X adalah gelombang elektromagnetik yang termasuk salah satu gejala radioaktif. Kemudian, Antoine Hendri Becquerel menemukan bahwa batuan uranium yang mengandung senyawa K2UO2(SO4)2 dapat menghitamkan pelat fotografi tanpa membutuhkan penyinaran. Radiasi dari batuan uranium merupakan radioaktivitas alami yang pertama ditemukan. Pada tahun 1898, Marie Becquerel, Marie Curie, dan Pierre Curie mendapatkan hadiah nobel atas hasil penelitian mereka mengenai radioaktivitas.

Unsur-unsur dengan inti atom yang tidak stabil dapat memancarkan radiasi pegion secara spontan, contohnya unsur uranium. Radiasi pengion adalah partikel atau gelombang elektromagnetik yang memiliki energi sehingga mampu mengionisasi benda-benda yang dilewatinya. Peristiwa penghitaman pelat fotografi seperti pada percobaan Rontgen merupakan salah satu gejala radioaktif. Ini terjadi karena pelat fotografi terionisasi sehingga menghitam. Pelat fotografi merupakan lempengan logam yang dilapisi bahan kimia peka cahaya (gelombang elektromagnetik).

daya pengionan radiasi alfa paling besar karena muatannya paling besar. Radiasi gamma tidak dibelokan karena tidak memiliki muatan. digunakan medan listrik atau medan magnet. (gamma). dan sinar-X. tetapi energi lebih rendah dibandingkan radiasi gamma. positron. Radiasi proton ( ) tidak bermuatan. Sinar-X dihasilkan bersama dengan pelepasan positron ketika elektron diserap oleh inti. Sedangkan. dan radiasi. Selain ketiga radiasi yang telah disebutkan. Positron disebut juga elektron positif ( ). Sinar-X tidak bermuatan dan tidak bermassa. ) adalah partikel bermuatan positif yang ) adalah partikel bermuatan negatif yang ) adalah energi berupa gelombang identik dengan inti atom helium ( ‡). Elektron yang diserap akan meninggalkan orbitnya dan digantikan oleh elektron dari kulit yang lebih tinggi bersamaan dengan pelepasan energy berupa sinar-X. Daya tembus radiasi alfa paling kecil karena massanya paling besar. Radiasi alfa dan beta dibelokan oleh medan listrik. Radiasi positron ( bermassa. Unsur radioaktif dapat memancarkan tiga jenis radiasi utama. yaitu neutron. Radioaktif buatan dihasilkan dari pemicu inti atom stabil sehingga dapat memancarkan radiasi pengion. Radiasi alfa ( (alfa).Unsur uranium merupakan unsur radioaktif alami karena dapat memancarkan radiasi pengion secara spontan. terdapat beberapa radiasi pengion lain. radiasi gamma ( elektromagnetik yang menyertai radioaktivitas. sedangkan radiasi beta tertarik ke kutub positif. yaitu radiasi radiasi (beta). Tetapi. proton. Radiasi ( identik dengan elektron ( ). Radiasi gamma tidak bermassa dan tidak bermuatan. Untuk membedakan ketiga radiasi tersebut. . Radiasi neutron ( massa. tetapi memiliki ) tidak ) identik dengan inti atom hydrogen ( ). tetapi bermuatan positif. Radiasi alfa tertarik kekutub negatif.

Persamaan reaksi inti ditulis dengan bentuk seperti persamaan reaksi kimia. tetapi diperlukan penyetaraan jumlah nomor atom dan nomor massa dikedua sisinya. Contohnya sebagai berikut : + + . yaitu inti atom yang terdiri dari proton dan neutron dengan jumlah tertentu.Beberapa Radiasi Pengionan Bentuk Nama Simbol Muatan Daya tembus Contoh isotop yang menghasilkan 241 Alfa atau ‡ Partikel +2 Tidak dapat menembus selembar kertas Am Beta atau Partikel -1 Hanya dapat menembus 0. Reaksi Inti Reaksi inti adalah reaksi yang berhubungan dengan perubahan inti atom disertai pelepasan radiasi pengion. disebut juga reaksi nuklir. Reaksi inti melibatkan nuklida.5 mm alumunium 27 Mg Gamma Radiasi elekromagn etik 0 Tidak dapat menembus beberapa sentimeter lapisan timbale 67 Ga Neuron Partikel 0 Proton atau Partikel +1 17 Positron Partikel +1 Hanya dapat menembus lapisan tipis alumunium F Sinar-X  Radiasi elektromag netik 0 Hanya dapat menembus lapisan tipis timbal 202 TI b.

Perhatikan contoh berikut ini. Unsur yang memiliki isotop dengan perbandingan jumlah neuron dan proton ( harga ) sekitar 1 merupakan unsur yang memiliki inti atom stabil.5. Unsur-unsur radioaktif alami memiliki inti atom yang kurang stabil sehingga mudah membelah seperti partikel subatom dan energi. Hal ini dikarenakan gaya tolak menolak antar proton dalam inti atom semakin besar dengan . Jika unsur terbentuk ? Jawab ditembaki dengan radiasi dan menghasilkan neutron. Proses ini tersebut peluruhan. Unsur seperti ini memiliki nomor atom kurang dari 20. Unsur radioaktif alami memilki nomor atom lebih dari 83 harga sekitar 1.Penulisan persamaan reaksi inti diatas dapat disederhanakan menjadi (  Simak contoh soal berikut untuk memahami persamaan reaksi inti. apakah unsur yang Misalkan unsur yang terbentuk ialah Reaksi sebagai berikut +  + Nomor massa 10 + 4 = 1 + x x = 14 ± 1 = 13 Nomor atom 5+2=0+y y=7±0 =7 Unsur dengan nomor atom 7 ialah nitrogen maka unsur yang berbentuk 1). Peluruhan Inti .

Reaksi peluruhan dengan radiasi Jika unsur radioaktif meluruh dengan memancarkan radiasi . Contohnya sebagai berikut. jumlah nomor atom bertambah satu dan nomor massa tidak berubah. Unsur baru yang dihasilkan mempunyai nomor massa yang sama dan kedua unsur tersebut disebut isobar. dapat digunakan untuk menentukan identitas unsur Persamaan peluruhan unsur . beta. Kelebihan energi ini dipancarkan sebagai peluruhan radiasi  dari suatu unsur radioaktif mempunyai energi sebesar selisih antara keadaan awal dan akhir dari energi inti. disimbolkan dengan t radioaktif dinyatakan sebagai berikut. Waktu paruh adalah waktu yang diperlikan bagi unsur radioaktif untuk meluruh hingga setegah jumlah atom semula. gamma. Reaksi peluruhan dengan radiasi Peluruhan dari radiasi atau menghasilkan energi yang lebih besar dari keadaan . Setiap inti atom dari unsur radioaktif alami akan meluruh dengan laju yang berbanding lurus dengan jumlah atom. a.bertambahnya jumlah proton (nomor atom). jumlah nomor atom berkurang dua dan nomor massa berkurang empat. Contohnya sebagai berikut. . + Pa c. Isotop radioaktif meluruh dengan memancarkan radiasi alfa. + b. Untuk memudahkan penghitungan. Pancarkan radiasi normalnya. Radiasi radioaktif. digunakan waktu paruh unsur radioaktif. Reaksi peluruhan dengan radiasi Jika unsur radioaktif meluruh dengan memancarkan radiasi .

Satuan lain yaitu curie (Ci) yang sama dengan laju peluruhan 1 g radium atau 3. ± t = N0. Pengukuran aktifitas radioaktif suatu isotop dituliskan sebagai berikut. Nt = N 0. Tentukan waktu paruh unsur tersebut.Keterangan : Nt : jumlah atom radioaktif pada waktu t (g) . Satuan untuk aktifitas radioaktif dinyatakan sesuai SI dalam Becquerel (Bq). Unsur radioaktif meluruh sebanyak 87.5% tersisa Nt = N0 ( ) .5% = 12.( ) t . N 0 : jumlah atom radioaktif awal (g) = t : waktu peluruhan atom radioaktif (s) : tetapan peluruhan (s-1) t : waktu paruh (s) Aktivitas radioaktif yaitu jumlah peluruhan atom persatuan waktu.7.87. Keterangan : A = keaktifan radioaktifitas (Bq) A= .5% selama 27 jam. 1. Jawab : Jika banyaknya inti radioaktif mula-mula ialah 100% maka Nt = 100% .N = tetapan peluruhan ( S-1) N = jumlah atom radioaktif (g) Perhatikan contoh berikut ini.1010 Bq.

Massa uranium yang dibutuhkan untuk melangsungkan reaksi berantai . 1 MeV = 10 6 eV = 1.5 = 100 x ( ) =( ) ) ) =( ( )3 3 t =( = =9 jadi. Berikut ini reaksi fisi inti uranium untuk menghasilkan strontium.12. dapat terjadi reaksi pembelahan inti berantai. Energi yang dihasilkan dari peluruhan radioaktif berkisar antara 0 ± 5 MeV. Contoh peristiwa pembelahan inti yaitu penembakan neutron pada inti uranium Sr yang menghasilkan lebih dari 35 macam unsur. MeV adalah mega elektron Volt per atom yang meluruh. Akibatnya.10-3 J 2) Pembelahan inti Pembelahan inti adalah proses membelanya inti atom menjadi dua atom yang memiliki inti atom lebi kecil. U+ n Sr + Xe + 3 Sr Setiap pembelahan inti oleh satu neuron menghasilkan 2-4 neuron sehingga neuron hasil reaksi ini dapat digunakan kembali untuk pembelahan atom uranium.602. waktu paruhnya ialah 9 jam.

Penggabungan inti Penggabungan inti adalah proses penggabungan dua atom beberapa inti yang memiliki massa ringan menjadi atom yang lebih berat. Reaksi ini disebut juga reaksi fusi. Penggunaan reaksi fusi contohnya pada bom hidrogen. Contonya. + ‡ +  Satu kg hidrogen yang mengalami reaksi fusi dapat menghasilkan energi setara dengan pembakaran 200. 3. Unsur-Unsur Buatan sebelum tahun 1940.  ’ + Unsur-unsur transuranium awalnya dibuat dengan menggunakan alat pemacu inti yang dinamakan siklotron. Energi yang dihasilkan reaksi fusi lebih besar dari pada reaksi fisi. sebagai pembangkit tenaga nuklir (PLTN). digunakan suatu alat pemercepat inti bersama super heavy ion accelerators.000 ton batubara.minimal 40 kg. Contoh reaksi fusi sebagai berikut. reaksi fusi belum bisa digunakan oleh manusia karena untuk melakukan reaksi fusi dibutuhkan suhu sebesar 40 juta derajat Kelvin. Enrico Fermi merupakan orang pertama yang berusaha membuat unsur-unsur transuranium. yaitu unsur dengan nomor atom lebih dari 92. c. Tetapi. penemuan reaksi inti pada tahun 1919 memacu para ahli untuk berusaha mendapatkan unsur-unsur transuranium. . Berbeda dengan bom atom. Contohnya dapat dilihat pada reaksi pembuatan unsur neptunium berikut. Matahari menggunakan reaksi fusi untuk menghasilkan energi. bom atom diledakan terlebih dahulu hingga mencapai suhu yang tetap. Tetapi. Pembelahan inti menghasilkan energi sekitar 235 g uranium-235 sama dengan energi pembakaran 500 ton batubara.hanya terdapat 92 unsur dalam sistem periodik. energi yang dihasilkan dan reaktor nuklir dapat dikendalikan agar bermanfaat bagi manusia. Perkembangan selanjutnya. Bom atom yang digunakan pada perang dunia II memakai reaksi fisi uranium-235 dan plutonium-239.

. kaliforium (Cf). Penanaman unsur-unsur baru dilakukan oleh IUPAC. hassium (Hs). ununquadium (Uuq). belkium (Bk). darmstadtium (Ds). nomor atom unsur transuranium lebih besar dari pada uranium (92U). ununpentium (Uup). unsur 112: un + un + bi + ium = ununbium. amerisium (Am). fermium (Fm). ununtrium (Uut). Nama sementara unsur-unsur baru ditetapkan sesuai nomor atomnya. meitnerium (Mt). bohrium (Bh).lambangnya UUb. roentgenium (Rg). Unsur transuranium sampai saat ini mencapai 23 unsur yang memiliki sifat radioaktif. Berarti.Unsur Transuranium Table Periodik Unsur Unsur trasuranium adalah deretan unsur yang memiliki nomor atom lebih dari 92. unsur yang memiliki nomor atom lebih besar dari pada plutonium sukar dibuat dalam jumlah besar. kurium (Cm). Unsure ununquadium dibuat tahun 1999 dari penembakan atom kalsium pada plutonium. yaitu neptunium. seaborgium (Sg). mendelevium (Md). Unsur dengan nomor atom 112 dan seterusnya dinamai sesuai angka pada nomor atom. Contohnya. plutonium (Pu). einsteinium(Es). Unsur tersebut habis meluruh dalam waktu 30 detik. (Np). dan ununheksium (Uuh). Akibatnya. Nomor atom unsur yang semakin besar akan meningkat laju peluruhan. ununbium (Uub).

Peredaran iodium dapat diketahui melalui radiasi yang dipancarkan hingga terdeteksi letak kelaianan kelenjar. Apabila mahluk hidup ini mati. umur bahan yang mengandung kardon dapat perkirakan dari pengukuran peluruhannya. Dengan menggunakan dasar pemikiran ini. radioisotop dapat digunakan untuk mengetahui struktur dan mekanisme reaksi kimia serta penentuan unsur kimia dalam bahan. Radiasi ini diarahkan secara selektif pada sel kanker dengan dosis yang sangat diperhitungkan. yaitu pembentukan bibit tanaman dengan sifat-sifat baru yang  yang berasal dari  . tetapi perbedaan jumlah proton dapat berpengaruh pada kestabilan inti. Umur bantuan diselidiki pengunaan radioisotop . Kegunaan dan Dampak dari Radioaktif 1) Kegunaan Radioaktif a) Perunut Radioaktif Isotop suatu unsure memiliki sifat fisik dan kimia yang sama. misalnya dengan fosfor-32. Contohnya radioisotop iodin-131 digunakan untuk mendeteksi kelainan pada kelenjar gondok. batang pada tumbuhan dapat berbentuk panjang atau pendek tergantung gen yang dimiliki. Teknologi nuklir memungkinkan perubahan dalam struktur gen sehingga metode ini dimanfaatkan dalam pemuliaan tanaman. radioisotop karbon-14 tidak diserap lagi. b) Pengobatan kanker Sel manusia dapat dirusak oleh radioaktif dengan dosis tertentu. Jadi. Hal ini merupakan prinsip penggunaan radioisotope sebagai perunut. Metode terbaru pengobatan kanker menggunakan radiasi neutron. d) Pemuliaan tanaman Mahluk hidup memiliki gen yang berkaitan dengan sifat khas. c) Penentuan umur benda Isotop karbon-14 terbesar dipermukaan bumi sebagai hasil penembakan atom nitrogen oleh neutron yang terbentuk dari radiasi kosmikdi atmosfer. Tetapi. isotop radioaktif dan nonradioaktif memiliki sifat fisik dan kimia sama. Selain itu. Radiasi digunakan biasanya berupa sinar-X atau radiasi dari kobalt-61. Radioisotop karbon ini akan diserap oleh tumbuhan dan hewan serta aktif selama beberapa ribu tahun.d. Misalnya. ternyata sel kanker lebih mudah rusak dibandingkan sel normal. Isotop suatu unsur yang bersifat radioaktif disebut radioisotop. Kegunaan lainnya untuk mengetahui peredaran zat pada tanaman.

dapat terjadi kecacatan dan kanker. dan . contohnya untuk mengetahui ketebalan lepengan logam. padi yang tahan hama wereng. mengetahui ketinggian cairan dalam kontainer.diharapkan. 2. Jika terkena radiasi pengion dalam dosis rendah. dan medeteksi kebocoran pipa. 2) Dampak Radioaktif Radiasi pengion memiliki kemampuan untuk mengionisasi segala benda disekitarnya. Interaksi radiasi dengan zat tidak selalu menghasilkan ion. Sedangkan. dan 4. Satuan digunakan untuk mengukur kerusakan terhadap bahan biologis dikarenakan penyerapan dosis radiasi tertentu adalah rem (Röntgen Equivalent for Man). Radiasi pengion dalam dosis tinggi dapat merusak dan mematikan sel-sel mahluk hidup. Akibatnya. e) Radioaktif dibidang industri Penggunaan radioaktif dibidang industri. 3. Jumlah radiasi yang diterima manusia secara alami rata-rata 0. Indonesia telah membuat padi unggulan bernama Atomita 1. Seluruh mahluk hidup terkena radiasi pengion alami setiap harinya. tetapi dapat berupa panas atau pijar dari benda.02 rem.005 rem pertahun. Pemeriksaan dengan sinar X pada dada memberikan 0. Biasanya digunakan radiasi tidak merusak benda yang diukur. dosis 500 rem radiasi mengakibatkan kematian pada manusia setelah satu bulan. Tingkat radiasi berbeda-beda tergantung lingkungan. dapat menyebabkan perubahan gen tanpa terkendali. Contohnya.13 rem per tahun. Radiasi ini berupa sinar kosmik luar angkasa. sinar ultraviolet dari matahari. atau radiasi dari radioaktif dalam buatan bumi. Pengaruh 100-200 rem pada manusia mengakibatkan pengurangan jumlah darah putih. Produksi pembangkit listrik tenaga nuklir memberikan radiasi rata-rata 0. Pengubahan gen dari struktur induknya disebut mutasi. Hasil pengukuran dengan radiasi lebih akurat dan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful