P. 1
tugas aqidah

tugas aqidah

|Views: 166|Likes:

More info:

Published by: AdienarThurwayy McrMy OutsideRsapwg on Nov 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

Pengertian aqidah islamiyah

A. Pengeritan Aqidah a. Pengertian Aqidah secara bahasa (etimology) Kata aqidah diambil dari kata dasar al-aqd yaitu al-Rabith (ikatan), al-Ibram (pengesahan), alAhkam (penguatan), al-Tawuts (menjadi kokoh, kuat), al-syadd bi quwwah (pengikatan dengan kuat), dan al-Itsbat (penetapan). Aqidah artinya ketetapan yang tidak ada keraguan pada orang yang mengambil keputusan. Sedang pengertian aqidah dalam agama maksudnya adalah berkaitan dengan keyakinan bukan perbuatan. Seperti aqidah dengan adanya Allah dan diutusnya pada Rasul. Bentuk jamak dari aqidah adalah aqa-id. [1] Jadi kesimpulannya, apa yang telah menjadi ketetapan hati seorang secara pasti adalah aqidah; baik itu benar atau pun salah. b. Pengertian Aqidah Secara Istilah (Terminologi) Aqidah menurut istilah adalah perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya, sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh, yang tidak tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan. Pengertian aqidah menurut hasan al-Banna "Aqa'id bentuk jamak rai aqidah) adalah beberapa perkara yang wajib diyakini kebenarannya oleh hati, mendatangkan kekntentraman jiwa yang tidak bercampur sedikit dengan keraguan-raguan". [2] Menurut Abu Bakar Jabir al-Jazairy: "Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah. Kebenaran itu dipatrikan oleh manusia di dalam hati serta diyakini keshahihan dan keberadaannya secara pasti dan ditolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu. [3]

Untuk lebih memahami definisi diatas kita perlu mengemukakan beberapa catatan tambahan sebagai berikut: 1. Ilmu terbagi dua: Pertama ilmu dharuri yaitu Ilmu yang dihasilkan oleh indera, dan tidak memerlukan dalil. Misalnya apabila kita melihat tali di hadapan mata, kita tidak memerlukan lagi dalil atau bukti bahwa benda itu ada. Kedua adalah ilmu nazhari yaitu. Ilmu yang memerlukan dalil atau pembuktian. Misalnya ketiga sisi segitiga sama sisi mempunyai panjang yang sama, memerlukan dalil bagi orang-orang yang belum mengetahui teori itu. Di antara ilmu nazhari itu, ada hal-hal yang karena sudah sangat umum dan terkenal tidak memerlukan lagi dalil. Misalnya kalau sebuah roti

hal itu tentu sudah diketahui oleh umum bahkan anak kecil sekalipun. dia harus menolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu. 4. sehingga kemungkinan untuk ragu semakin kecil. 2. . . tetapi karena sudah sangat umum dan mendarah daging maka kebenaran itu tidak lagi perlu pembuktian. Misalnya: .Seseorang akan meyakini adanya negara Sudan bila dia mendapat informasi tentang Negara tersebut dari seseorang yang dikenal tidak pernah bohong. 3. Ketiga: Ghalabatu al-Zhan: cenderung labih menguatkan salah satu karena sudah meyakini dalil kebenarannya. Keyakinan tidak boleh bercampur sedikitpun dengan keraguan. Bila seseorang sudah meyakini suatu kebenaran. . Sebelum seseorang sampai ke tingkat yakin dia akan mengalami beberapa tahap. Aqidah harus mendatangkan ketentraman jiwa. 6. Salah satu lebih kuat sedikit dari yang lainnya karena ada dalil yang menguatkannya. karena dia harus melaksanakan sesuatu yang berlawanan dengan keyakinannya. Artinya seseorang tidak akan bisa meyakini sekaligus dua hal yang bertentangan. Kedua: Zhan. namun tidak tertutup kemungkinan dia akan meragukan kebenaran informasi itu apabila ada syubhat (dalil-dalil yang menolak informasi tersebut).Keyakinan itu akan bertambah apabila dia mendapatkan informasi yang sama dari beberapa orang lain. tetapi hanya wahyulah yang menunjukkan kepadanya siapa Tuhan yang sebenarnya.Bila dia menyaksikan foto Sudan. Tingkat keyakinan (aqidah) seseorang tergantung kepada tingkat pemahaman terhadap dalil. Keyakinan yang sudah sampai ke tingkat ilmu inilah yang disebut dengan aqidah. musalnya. [4] .Pengertian aqidah islamiyah dipotong sepertiganya maka yang du pertiganya tentu lebih banyak dari sepertiga. Yaitu sama kuat antara membenarkan sesuatu atau menolaknya. Pertama: Syak.Apabila dia jalan-jalan di negeri Sudan tersebut dan memperhatikan situasi kondisinya bertambahlah pengalaman dan pengetahuanya tentang negeri yang diyakininya itu. Hal seperti ini disebut badihiyah. indera untuk mencari kebenaran. setiap manusia memiliki fitrah bertuhan. Setiap manusia memiliki fitrah mengakui kebenaran (bertuhan). Tentang Tuhan. serta tidak akan mengubah pendiriannya sekalipun semua orang menolaknya. . dan segala keraguannya akan hilang. bahkan dia tidak mungkin ragu lagi. Jadi badihiyah adalah segala sesuatu yang kebenarannya perlu dalil pemuktian. dengan indera dan akal dia bisa membuktikan adanya Tuhan. bertambahlah keyakinannya. 5. Artinya lahirnya seseorang bisa saja pura-pura meyakini sesuatu. akan tetapi hal itu tidak akan mendatangkan ketenangan jiwa. akal untuk menguji kebenaran dan memerlukan wahyu untuk menjadi pedoman menentukan mana yang benar dan mana yang tidak.Apabila dia pergi menyaksikan sendiri negeri tersebut keyakinanya semakin bertambah.

Iblis. malaikat-malaikat-Nya. dan lain sebagainya. dan tentang apa-apa yang ada sebelum dan sesudah kehidupan dunia. Ruhaniyat Yaitu pembahsasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik seperti malaikat. dan kehidupan adalah ciptaan (makhluk) bagi pencipta (al-Kahliq) yaitu Allah swt. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya". 3. Syaitan.Pengertian aqidah islamiyah Dalam pengertian lain aqidah berarti pemikiran menyeluruh tentang alam. "Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Aqidah Islam juga memberikan jawaban aras pertanyaan-pertanyaan manusia. manusia. Ruang Lingkup Pembahasan Aqidah Menurut Hasan al-Banna sistematika ruang lingkup pembahasan aqidah adalah: 1. Pemikiran menyeluruh inilah yang dapat menguraikan µuqdah al-kubra¶ (permasalahan besar) pada diri manusia. sebab Islam telah menjelaskan bahwa alam semesta. C. Nubuwat Yaitu pembahasan tentang segala seuatu yang berhubungan dengan Nabi dan Rasul. siapa yang menciptakan alam semesta dari ketiadaannya? Untuk apa semua itu diciptakan? Dan ke mana semua itu akan kembali (berakhir)? [5] B. 4. ad'al Alah dan lain-lain 2. dan kehidupan. mu'jizat. Hubungan antara kahidupan dunia dengan apa yang ada sebelum kehidupan dunia adalah ketundukan manusia terhadap printah-perintah Allah dan laranga-laranganNya sedangkan hubungan antara kehidupan dunia dengan apa yang ada sesudah kehidupan dunia adalah adanya Hari Kiamat. yang di dalamnya terdapat pahala dan siksa. termasuk pembahasan tentang Kitab-Kitab Alah. dan bahwasannya setelah kehidupan ini akan ada hari kiamat. manusia. yang muncul dari pertanyaan-pertanyaan. Sam'iyyat Yaitu pembahahasan tentang segaa sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sam'I (dalil naqli berupa Al-Quran dan Sunnah) seperti alam barzakh. akhirat. Aqidah Islamiyah Aqidah Islamiyah telah memcahkan µuqdah al-kubra¶ (perkara besar) pada manusia. demikian pula orang-orang yang beriman. kitab-kitabNya dan rasul-rasul-Nya. 285) . surga neraka dan lainnya. Ilahiyat Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Ilahi seperti wujud Allah dan sifat-sifat Allah. tanda-tanda kiamat. Roh dan lain sebagainya. serta surga dan neraka. Al-Quran telah menetapkan rukun-rukun aqidah ini. semuanya beriman kepada Allah. azab kubur. (al-Baqarah. serta hubungan kehidupan dengan apa yang ada sebelum dan sesudah kehidupan dunia. Jin.

dan perkara-perkara ghaib lainnya. Aqidah Islam komprehensif (menyeluruh). Aqidah Islam sesuai dengan fitrah manusia. Aqidah Islam juga menetapkan bahwa sebelum kehidupan dunia ada Allah swt. Abu Dawud dan al-Nasa¶i). kehidupan. Beragama (al-tadayun) merupakan hal yang fitri pada diri manusia. dan serva membutuhkan terhadap sesuatu yang lain.Pengertian aqidah islamiyah Didalam hadits yang panjang. atau berupa perkara-perkara ghaib yang sama sekali tidak dapat dijangkau oleh [anca indera manusia seperti hari akhir. Kemudian aqidah Islan hadir untuk memberikan pemenuhan terjadap naluri beragama yang ada pada diri manusia. surga dan neraka. hari kiamat. 2. Dimana. ³Iman itu adlah percaya kepada (adanya) Allah. dan kepada kenabian Mihammad saw dengan jalan akal. Aqidah Islam telah menciptakan keteguhan dan keberanian pada diri seorang muslim. Aqidah Islam mempunyai kekhususan-kekhususan diantaranya adalah: 1. Sama saja apakah yang diberitakan itu dapat dijabgkau oleh akal dan panca indera manusia. Aqidah Islam juga menetapkan bahwa hubungan antara kehidupan dunia dengan apa yang ada sebelum kehidupan dunia adalah keterikatan manusia dengan perintah-perintah dan larangan-larangan Allah swt. manusia. Jibril as pernah bertanya kepada rasulullah saw. semua makhluk yang ada. Selama kita beriman kepada Allah. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw yang berbunyi: Tidaklah mati seseorang sampai ditetapkan ajalnya. 3. Tirmidzi. Aqidah Islam telah menjawab seluruh pertanyaan manusia tentang alam semesta. dan bahwa Allah swt akan menghisab semua pernuatannya pada hari kiamat. malaikat. al-quran. Aqidah Islam telah memuaskan akal dan memberikan ketenangan pada jiwa manusia. Aqidah Islam akan membentuk ketakwaan pada diri seorang muslim. 1. keberadaanNya sendiri tidak berhantung pada siapapun. 2. malaikat-malaikat-Nya. rasul-rasul-Nya. kekurangan. dan menetapkan bahwa semuanya itu adalah makhluk. ³Engkau benar´ (HR.. baik dan buruknya berasal dari Allah swt´. Setelah seorang muslim menyadari hubungannya dengan Allah. Aqidah Islam dibangun berlandaskan akal. Perwujudan dari naluri beragama ini adalah kenyatan bahwa dirinya penuh kelemahan. Jibril berkata. dan percaya kepadaal-qadr (takdir). Diantaranya. aqidah Islam telah menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban yang memuaskan dan shahih. Aqidah mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. rezekinya dan apa-apa yang menjadi takdirnya. Muslim. maka ia akan menghindarkan diri dari perbuatan yang . sedangakn setelah kehidupan dunia adakan ada hari kiamat. Sebab. Sedangakn hubungan antara kehidupan dunia ini dengan kehidupan sesudahnya adalah perhitungan. maka wajib bagi kita mengimani segala hal yang diberitakan al-Quran kepada kita.´ Beritahukanlah kepadaku tentang iman!´ Lalu Rasul saw menjawab. dan membimbing mausia untuk mendapatkan kebenaran akan adanya Pencipta Yang Maha Kuasa. 3.

3. para malaikat-Nya. b. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan serta kejanggalan. Bila salah satu anggota tubuh terserang sakit. 2. Masyarakat akan beriman kepada Rabb Yang Esa. Salah satu diantaranya adalah al-Jazairy yang mengatakan bahwa aqidah merupakan sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan akal. Sedangkan pengertian aqidah secara istilah ada beberapa pendapat yang mendefinisikannya. kitab-kitab dan rasul-rasul-Nya beriman kepada hari akhir dan taqdir (ketentuan) Allah yang baik maupun buruk. Dengan demikian kata aqidah secara terminologi bermakna : sesuatu yang diyakini sesorang. Kita sebagai umat Islam hendaknya bersyukur karena pertanyaan-pertanyaan yang sering mengusik hati manusia yang berakal dapat telah dijawab oleh Aqidah kita yaitu Aqidah Islamiyah yang sekaligus menjadi pegangan kita untuk menjalani hidup serta mengabdi kepada Allah saw. Sedangkan makna aqidah ditinjau dari pengertian syariat Islam adalah beriman kepada Allah. Rasulullah saw bersabda: Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal persahabatan dan kasih saying adalah ibarat satu utbuh. penguatan dan penetapan. ia telah meyakini bahwa hari perhitungan pasti akan datang. akan tercipta ikatan ideologis yang kaut serta diantara individu-individu anggota masyarakat. maka seluruh anggota tubuh yang lain akan ikut terserang demam dan susah tidur. pengesahan. oleh karena itu kritik serta saran yang membangun sangat kami harapkan guna menambah kesempurnaan kita dalam menambah wawasan serta dalam rangka menimba ilmu. agama yang satu serta tunduk pada aturan yang satu. MAKNA dan PERAN AQIDAH dalam ISLAM Aqidah secara etimologi dari asal kata ¶aqada ± ya¶qidu yang bermakna mengikat sesuatu. yakni ikatan ukhwah Islamiyah. diimaninya dan dibenarkan dengan hatinya baik hak ataupun batil. Kebenaran itu dipatrikan oleh manusia di dalam hati serta diyakini keshahihan dan keberadaannya secara pasti dan ditolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu.Pengertian aqidah islamiyah diharamkan serta melakukan perbuatan baik dan yang dihalalkan. yaitu: 1. jika seseorang mengatakan (aku ber¶itiqad begini) artinya saya mengikat hati dan dhamir terhadap hal tersebut. Akan mewujudkan masyarakat yang saling melengkapi. Sebab. saling menjamin seperti halnya satu tubuh. Kesimpulan Dari pemsbahasan di atas dapat kitarik kesimpulan bahwa aqidah secara bahasa diambil dari kata yang mempunyai arti ikatan. Maksudnya adalah apa yang menjadi ketetapan hati seseorang secara yakin. Penutup Demikianlah pembahasan yang dapat kami susun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Hadits Aqidah yang berjudul : "Pengertian Aqidah". Aqidah juga mempunyai peranan penting bagi kelangsungan hidup bermasyarakat. PENUTUP a. . wahyu dan fitrah. satu-kesatuan pemikiran dan perasaan.

dan jauhilah Thaghut itu´ (QS. kitab-kitab-Nya.´ (QS. Az-Zumar: 65) Dan Rasulullah Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya: ´Barangsiapa mengada-ngada dalam urusan agama ini sesuatu yang baru yang bukan darinya maka hal itu tertolak. dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya).Pengertian aqidah islamiyah Allah berfirman yang artinya: ´Wahai orang-orang yang beriman. Adz-Dzariyat: 56) Dan bahwasanya amal ibadah seseorang tidak diterima kecuali jika bersumber dari aqidah yang benar. Allah berfirman yang artinya: ´Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ketentuan´ (QS. An-Nahl: 36) Manusia diciptakan dengan tujuan beribadah kepada Allah. dan malaikat-Nya. rasul-rasul-Nya.´ (QS. dan Dia tidak mempunyai anak.´(QS.´ (QS. dan hari akhir benar-benar ia telah sesat dengan kesetan yang jauh. Allah berfirman yang artinya: ´Dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku´. Bukhari) Aqidah yang benar dibebankan kepada setiap mukallaf. Allah berfirman yang artinya: ³Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir lalu mengerjakan amal kebajikan maka bagi mereka pahala di sisi Tuhan mereka. (QS. Rasul-Nya dan kitab yang diturunkan kepda Rasul-Nya dan kitab yang diturunkan sebelum itu. dan Dia telah menciptakan segala sesuatu. Dari keenam pokok keimanan inilah akan bercabang semua masalah aqidah lainnya yang wajib diimani oleh setiap muslim baik berkaitan dengan hak-hak Allah. urusan akhirat maupun masalah-masalah ghaib lainnya. Al-Furqon: 2) Apa yang disebutkan diatas dari pengertian aqidah secara syar¶i merupakan pokok-pokok aqidah Islam yang dinamakan dengan Arkanul Iman (rukun-rukun iman) atau Al-Ushulusittah (dasar-dasar keimanan yang enam). dan barangsiapa yang kufur kepada Allah. Kedudukan dan Peran Aqidah dalam Islam Aqidah merupakan misi pertama yang dibawa para rasul Allah.´ (HR. berimanlah kamu kepada Allah. Nabi Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya : ´Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang sebenarnya selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah rasul utusan Allah. Fushilat: 30) .´ (Muttafaq µalaih) Berpengang kepada aqidah yang benar merupakan kewajiban manusia seumur hidup. An-Nisa¶ 136) Adapun mengenai takdir. Al-Baqarah: 62) ´Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan (pada nabi) sebelum kamu jika kamu berbuat ke syirikan niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi´ (QS. Al-Qamar: 49) ³Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Allah berfirman yang artinya: ´Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah kemudian merkea beristiqomah (teguh dalam pendirian mereka) maka para malaikat akan turun kepada mereka (seraya berkata) : ³Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang dijanjikan Allah kepadamu. Allah berfirman yang artinya: ³Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): ³Sembahlah Allah (saja). dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.

Allah berfirman yang artinya: ´Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Muslim dan lainnya) Aqidah merupakan akhir kewajiban seseorang sebelum meninggalkan dunia yang fana ini. Perkataannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya. ibadah dan akhlaq/muamalah mereka serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dalam banyak ayat-ayat Al-Qur¶an. (HSR.´ (HR.´ (QS. Allah berfirman yang artinya: ³Adapun jika datang kepada kamu sekalian petunjuk dari-Ku. Bukhari) Sumber Aqidah Islam Aqidah adalah sesuatu yang harus berdasarkan wahyu. Ali-Imran: 110) Dan Rasulullah Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya: ´Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku (yaitu para sahabat) kemudian yang berikutnya (yaitu generasi tabi¶in) kemudian berikutnya (yaitu generasi tabi¶ut-tabi¶in). Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang . Bukhari.´ (QS.´ (HR. ketenangan dan kenikmatan hati seseorang.´ (QS. Kebutuhan manusia akan aqidah yang benar melebihi segala kebutuhan lainnya karena ia merupakan sumber kehidupan.Pengertian aqidah islamiyah Dan Nabi Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya: ´katakanlah: Aku beriman kepada Allah kemudian beristiqomah-lah (berlaku lurus-lah) kamu. Thaha: 132) Dalam menafsirkan ayat tersebut diatas Abdullah bin Abbas ra berkata yang artinya: ´Allah menjamin siapa saja yang membaca Al-Qur¶an dan mengamalkan kandungannya bahwa dia tidak akan sesat di dunia dan tidak akan celaka di akhirat kelak´ (Dikeluarkan oleh ibnu Abi Syaihah. Nabi Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya: ´Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah dan paling mengetahui-Nya diantara kamu sekalian adalah aku. kamu menyuruh kepada yang ma¶ruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah. Dan semakin sempurna pengenalan serta pengetahuan seorang hamba terhadap Allah semakin sempurna pula dalam mengagungkan Allah dan mengikuti syari¶at-Nya. mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka kita (Al-Qur¶an) dan hikmah (As-Sunnah) dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata. Al-Jumu¶ah: 2) Adapun pengukuhan Allah akan kebenaran para sahabat nabi saw di dalam aqidah. An-Najm: 3-4) Allah berfirman yang artinya: ´Dialah yang mengutus kepada kaum yang ummi seorang rasul yang diantara mereka. ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. diantaranya artinya: ´Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam diantara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.´ (QS. Nabi Shollallohu µalaihi wasallam bersabda yang artinya: ³Barangsiapa yang akhir ucapannya ³Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah niscaya dia akan masuk surga´. yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. yaitu generasi sahabat dan dua generasi sesusah mereka. maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku. karena mereka telah diridhai oleh Allah ta¶ala. Al-Hakim dan dishahihkannya) Allah berfirman tentang ucapan-ucapan Rasulullah Shollallohu µalaihi wasallam yang artinya : ´Dan tidaklah dia (Muhammad) berkata menurut kemauan hawa nafsunya. oleh sebab itu sumber aqidah Islam adalah AlQur¶an Al-karim dan sunnah Nabi saw yang shahih sesuai dengan apa yang difahami oleh para sahabat Nabi saw. Al-Hakim dan lainnya) Aqidah yang benar telah mampu menciptakan generasi terbaik dalam sejarah umat manusia.´ (HR. Muslim dan lainnya).

(HR.´ (QS. Nama: saifuddinillah . Mereke kekal didalamnya selama-lamanya itulah kemenangan yang besar. Wallahu ta¶ala a¶alam Sekian . kita mengetahui betapa pentingnya Aqidah yang benar dalam membentuk manusia baik secara individu maupun sebagai komunitas. At-Taubah: 100) Dan ketika Rasulullah Shollallohu µalaihi wasallam ditanya tentang kelompok yang selamat beliau menjawab: ´Mereka adalah orang-orang yang berada di atas sesuatu seperti yang aku dan para sahabatku berada di atasnya pada hari ini´.Pengertian aqidah islamiyah mengalir sungai-sungai di bawahnya. Ahmad) Kesimpulan: Dari uraian diatas berserta dalil-dalilnya yang bersumber dari Al-Qur¶an dan sunnah Rasulullah Shollallohu µalaihi wasallam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->