Nama NIM Prodi

: Fatmawati Nurcahyani : 011000269 : Teknokimia Nuklir 2010

SIMBOL BAHAN KIMIA
Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances). Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama terdiri dari bidang keselamatan kerja. Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan konsumer dan kesehatan manusia. Simbol bahaya adalah piktogram dengan tanda hitam pada latar belakang oranye, kategori bahaya untuk bahan dan formulasi ditandai dengan simbol bahaya, yang terbagi dalam : • Resiko kebakaran dan ledakan (sifat fisika-kimia) • Resiko kesehatan (sifat toksikologi) atau • Kombinasi dari keduanya. Berikut ini adalah penjelasan simbol-simbol bahaya . 1. Explosive (bersifat mudah meledak) Frase-R untuk bahan mudah meledak : R1, R2 dan R3. Kode huruf untuk simbol bahaya eksplosif adalah : E

• • •

Bahaya Contoh Keamanan

: eksplosif pada kondisi tertentu : ammonium nitrat, nitroselulosa, TNT : hindari benturan, gesekan, loncatan api, dan panas

2. Oxidizing (pengoksidasi) Frase-R untuk bahan pengoksidasi : R7, R8 dan R9. Kode huruf untuk simbol bahaya pengoksidasi adalah : O .

nitroselulosa 3. 3. contohnya aluminium alkil fosfor. keamanan : hindari campuran dengan udara. penyebab timbulnya api atau penyebab sulitnya pemadaman api • Contoh : hidrogen peroksida. • Contoh : alcohol. Cairan mudah terbakar.25 – 1 mg/L • LC50 pulmonary (tikus) untuk gas/uap 0. Keamanan : hindari campuran dengan udara dan hindari sumber api. R24 dan R25 Kode huruf untuk simbol bahaya beracun adalah :T Suatu bahan dikategorikan beracun jika memenuhi kriteria berikut: • LD50 oral (tikus) 25 – 200 mg/kg berat badan • LD50 dermal (tikus atau kelinci) 50 – 400 mg/kg berat badan • LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu 0. Kode huruf untuk simbol bahaya mudah terbakar adalah : • F+ : amat sangat mudah terbakar • F : sangat mudah terbakar • : mudah terbakar. Zat sensitive terhadap air. Keamanan : jauhkan dari sumber api dan loncatan bunga api. 2. 4. cairan dengan titik bakar di bawah 21 0C. karet.Bahaya : oksidator dapat membakar bahan lain.50 – 2 mg/L • Bahaya 1. Flammable (mudah terbakar) Frase-R untuk bahan sangat mudah terbakar yaitu R11. kalium perklorat • Keamanan : hindari panas serta bahan mudah terbakar dan reduktor 2. gas amat mudah terbakar. Toxic (beracun) Frase-R untuk bahan beracun yaitu R23. yakni zat yang membentuk gas mudah terbakar bila kena air atau api. contoh : aseton dan benzene. aseton. . propane. Meliputi : zat terbakar langsung. Contoh : butane.

Suatu bahan dikategorikan berbahaya jika memenuhi kriteria berikut: • LD50 oral (tikus) 200-2000 mg/kg berat badan • LD50 dermal (tikus atau kelinci) 400-2000 mg/kg berat badan • LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu 1 – 5 mg/L • LC50 pulmonary (tikus) untuk gas/uap 2 – 20 mg/L • Frase-R untuk bahan berbahaya Xn yaitu R20. atau kontak dengan kulit.Bahaya : toksik. merkuri klorida • Kemananan : hindari kontak atau masuk dalam tubuh. • Contoh : arsen triklorida. Untuk Bahan dan formulasi yang ditandai dengan kode Xn memiliki resiko merusak kesehatan sedangkan jika masuk ke tubuh melalui inhalasi. segera berobat ke dokter bila kemungkinan keracunan. segera berobat ke dokter bila kemungkinan keracunan. R38 dan R41 Kode Xn (Harmful) • • • Bahaya : menimbulkan kerusakan kecil pada tubuh. 4. berbahaya bagi kesehatan bila terhisap. R21 dan R22 . Contoh : peridin Kemanan : hindari kontak dengan tubuh atau hindari menghirup. terteln atau kontak dengan kulit. Kode Xi (irritant) . R37. Harmful irritant (bahaya. dan dapat mematikan. melalui mulut (ingestion). Frase-R untuk bahan irritant Xi yaitu R36. iritasi) Kode huruf untuk simbol bahaya iritasi adalah : Xn dan Xi.

Kode huruf untuk simbol bahaya korosif adalah : C • • • Bahaya Contoh Keamanan : korosif atau merusak jaringan tubuh manusia : klor. 6. Kode huruf untuk simbol bahaya bagi lingkugan adalah : N • • • Bahaya Contoh Keamanan : bagi lingkungan. belerang dioksida : hindari terhirup pernapasan.• • • Bahaya Contoh Keamanan : iritasi terhadap kulit. petroleum bensin : hindari pembuangan langsung ke lingkungan . Dangerous for Enviromental (Bahan berbahaya bagi lingkungan) Frase-R untuk bahan berbahaya bagi lingkungan yaitu R50. dan alat pernapasan : ammonia dan benzyl klorida : hindari terhirup pernapasan. Corrosive (korosif) Frase-R untuk bahan korosif yaitu R34 dan R35. tetraklorometan. kontak dengan kulit dan mata. gangguan ekologi : tributil timah klorida. mata. kontak dengan kulit dan mata 7. R52 dan R53. R51.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful