PENGERTIAN HADIS

Oleh PROF. DR. H. NIZAR ALI Fakultas Tarbiyah UIN SUNAN KALIJAGA

`

Dalam ilmu hadis dikenal beberapa istilah yang merujuk pada pengertian segala yang bersumber dari Nabi saw Istilah tersebut adalah Sunnah, Hadis, Atsar, dan Khabar

mode atau cara tentang tindakan atau sikap hidup .SUNNAH ‡ Kata sunnah secara etimologis bermakna arah. peraturan.

di kalangan para ahli terdapat silang pendapat. Namun jika dicermati. . maka silang pendapat tersebut bertolak dari latar belakang pendekatan serta disiplin ilmu yang berbeda.‡ Adapun kata sunnah secara terminologis.

perbuatan. taqrir yang berasal dari Nabi Saw selain al-Qur¶an yang berhubungan dengan dalil hukum syara' ‡ .‡ Ulama Ushul Fiqh misalnya. Sunnah menurut mereka adalah semua perkataan.

‡ ‡ Dari term ini lahir istilah : al-sunnah al-qauliyyah (perkataan). al-sunnah al-'amaliyyah (perbuatan). perbuatan. sunnah ialah segala perkataan. sifat atau perjalanan hidup yang bersumber dari Nabi SAW baik sebelum Nabi resmi menjadi Rasul maupun sesudahnya.‡ Sedangkan menurut istilah muhadditsun (ahli hadis). taqrir. dan al-sunnah al-taqririyyah (ketetapan). .

‡ Perkataan hadis tersebut digunakan dalam al-Qur'an untuk arti: . cerita. perbincangan (religius atau sekuler. historis atau kekinian).HADIS ‡ Kata Hadis dalam bahasa Arab secara lateral bermakna : komunikasi.

Komunikasi Religius ‡ ‡ Allah telah menurunkan perkataan yang baik (yaitu) al-Qur'an. [al-Zumar (39): 23] ‡ ‡ Maka serahkan (Ya Muhammad) kepadaKu (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini.1. [al-Qalam (68) : 44] .

2.[Thaha (20) : 9] . Cerita Historis ‡ ‡ Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?.

maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan yang lain. Cerita tentang masalah sekuler atau umum ‡ ‡ Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olok ayat Kami.3. [al-¶An¶am (6) : 68] ‡ .

4. Cerita/perbincangan yang masih hangat (kekinian) ‡ ‡ Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. [al-Tahrim (66) : 3] .

‡ ´ ³ ´ . khabar yang diterima baik sedikit maupun banyak.‡ Kata Hadis secara etimologi juga bermakna sesuatu yang baru.

baik berupa perilaku. . atau deskripsi tentang sifat dan karakter mereka. perkataan. yaitu segala sesuatu yang dinisbatkan kepada Nabi saw. persetujuan beliau akan tindakan sahabat.‡ Menurut terminologi ahli hadis (muhadditsun). Sifat tersebut menunjuk kepada physical appearance (penampilan fisik). hadis semakna dengan Sunnah.

: : ‡ ‡ : ‡ ‡ ‡ .

: ( ) : ( ( ) ) : ‡ ‡ ‡ .

mauquf. ‡ Adapun 'ulama muhadditsun memandang istilah khabar sepadan dengan hadis karena keduanya sama-sama dapat mencakup hadis marfu¶. . khabar adalah warta berita yang disampaikan dari seseorang kepada orang lain.KHABAR ‡ Menurut arti bahasa. dan maqtu`.

Khabar berkaitan dengan hadis marfu¶.ATSAR ‡ Atsar menurut bahasa adalah bekas sesuatu atau sisa sesuatu. menurut Jumhur 'Ulama` sepadan dengan khabar. Sedangkan Atsar secara istilah.sedangkan as\ar berkaitan dengan hadis mauquf . Hanya saja ahli fiqih (fuqaha') di Khurasan membedakan antara khabar dan Atsar.

persetujuan. baik berupa perkataan. perbuatan dan persetujuannya. perbuatan. Istilah sunnah adalah setiap sesuatu yang disandarkan kepada Nabi saw. maupun sifat dan perangainya. Hal ini berarti term sunnah bagi mereka lebih sama dengan hadis . baik sebelum biµtsah (kenabian) maupun sesudahnya.‡ Dengan demikian dapat diketahui bahwa bagi ahli hadis (muhadditsun) istilah hadis adalah setiap sesuatu yang diriwayatkan Nabi saw. Sebelum maupun sesudah kenabian beliau berupa perkataan.

hadis adalah al-sunnah al-qauliyyah (perkataan Nabi). perbuatan maupun persetujuan beliau yang patut dijadikan sebagai dalil syar'i. baik berupa perkataan.‡ Sementara itu. . Sedang sunnah adalah setiap sesuatu yang berasal dari Nabi. selain al-Qur'an. ahli ushul (al-ushuliyyun). Sunnah menurut mereka lebih umum daripada hadis.

sunnah adalah setiap sesuatu yang ditetapkan berasal dari Nabi yang bukan fardhu dan wajib.‡ Bagi ahli fiqh. . hanya sebatas dianjurkan. sunnah adalah segala perbuatan atau praktek religius yang dibiasakan oleh Nabi yang tidak diwajibkan. Dengan kata lain.

‡ Perbedaan tersebut disebabkan setiap ahli berbeda dalam melihat kedudukan Nabi. Sedangkan ahli fiqh melihat kepada perbuatan-perbuatan Nabi dalam kaitan dengan perbuatan mukallaf yang bukan fardhu/wajib . Ahli ushul mamandangnya sebagai pembuat hukum atau sumber hukum yang telah meletakkan dasardasarnya bagi para mujtahid sesudahnya. Ahli hadis melihat Nabi sebagai uswah al-hasanah.

‡ Hadis Hami : : . ‡ Hadis Fi¶li ( ‡ Hadis Taqriri ( ) :. Hadis Ahwal ) ..BENTUK HADIS ‡ Hadis Qauli :. .

Perbedaan Hadis dengan al-Qur¶an al‡ Meski Hadis dan al-Qur¶an adalah samasama sebagai sumber ajaran Islam dan dinilai sebagai wahyu yang berasal dari Allah swt. keduanya berbeda dalam beberapa hal: .

Membaca al-Qur¶an bernilai ibadah (matluw). Hadis ada yang qath¶i ada yag dzani . sedangkan hadis ghair matluw 3.1. Hadis kadang bersumber dari Allah (Hadis Qudsi). sedangkan alQur¶an lafdzan wa ma¶nan dari Allah dan mu¶jiz 2. Al-Qur¶an bersifat mutawatir²qath¶i alwurud. atau dari Rasul sendiri (hadis Nabawi) dan lafalnya dari rasul saw serta tidak mu¶jiz.

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA .