Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Enzim. Gbr. Gbr. Vektor. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . Bakteri. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2.1. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3.

Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.. Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3.... .. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum... ....... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada... ... ......................Cephalospurium .... ....⇒ sefalospurin C....Dilakukan dengan mutasi secara ................... penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur..⇒ penisilin N...Gbr...........Cephalosporium .......... Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1.iradiasi ultra violet dan sinar X..... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis.... Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.................

⇒ streptomisin.. Interferon Adalah antibodi terhadap virus..... untuk pengobatan TBC 4....Streptomyces . Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia... Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen... Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > ... Proses pembentukan di dalam. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia....... karena itu dilakukan rekayasa genetika. 5. Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Gbr..

Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.....⇒ sefalospurin C....1....iradiasi ultra violet dan sinar X....Dilakukan dengan mutasi secara ... .........Streptomyces . Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda..⇒ penisilin N...... penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur...... . ... . Proses pembentukan di dalam.......... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).. untuk pengobatan TBC 4.... karena itu dilakukan rekayasa genetika. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2........ Interferon Adalah antibodi terhadap virus..... ........ Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3........Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.....⇒ streptomisin...... 5.................. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.Cephalosporium ..... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis.... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.... Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.... .......Cephalospurium ......... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa...

Gbr. 2. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. . Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1. Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. Pencemaran oleh minyak.

..tanaman yang bersifat resisten hama serangga. Virus disemprotkan ke tanaman. dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan . Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. menyebarkan virus melalui perkawinan. . Bila termakan. Baculovirus sp.Gbr.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . 2. serangga akan mati dengan sebelumnya. 1.ke tanaman. . Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida.

2. dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Tanaman kebal terhadap penyakit.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1. . Penemu F. 3. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.C. 4. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. misalnya tembakau kebal terhadap TMV.

Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. Ciri utama bioteknologi: 1. dan rekayasa genetika secara terpadu. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan. Tanaman mampu menambat N2. Mg dan K 3. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian . jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. mikrobiologi. tumbuhan atau hewan 2. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.

produksi bahan kimia: aseton. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe. pembuatan kompos 3. interferon. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. tape. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. asam sitrat b. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. pengolahan air limbah c. Era bioteknologi generasi kedua. 2. Contoh: produksi insulin. Contoh: a. cuka.Gbr. dan lain-lain. antibodi monoklonal . Penggunaan mikroba masih secara tradisional. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril.

Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. b.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik. Antibodi Monoklonal. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). Interferon. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik. kedokteran. sel. Terapi Gen. Teori Dasar Kultur Jaringan a. Vaksin . Bioteknologi. (lagi…) Komentar (21) Januari 12. Kultur jaringan. Produksi Obat. jaringan. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel).Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. protoplasma.

Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C.Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. .vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1. . Proses pembentukan di dalam.Cephalospurium ………………Þ penisilin N. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis.Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. . karena itu dilakukan rekayasa genetika. untuk pengobatan TBC 4. 5. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. .Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Streptomyces …………………Þ streptomisin. . tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).

tape. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan.oncom . Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya .Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana. (lagi…) Komentar (6) November 4. bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1. bir Kedelai . Penggunaan mikroba masih secara tradisional.Komentar (3) Januari 9. jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ).Aspergilus wenti .Minuman berakohol(anggur.Rhizopus – tempe kedelai . Contoh: pembuatan tempe.Sacharomyces (ragi) . cuka. dan lain-lain. Produksi Pangan. Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri. contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa. 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi.

menghilangkan bau dan menambah cita rasa.Kacang tanah . Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna. 4. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl. Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21.Neurospora crassa . Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1.utkampus. 3. 7. mempermudah pertumbuhan ragi. 6. terusan halimun 37 bandung. 5. Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2. namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan.Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum . Pengeringan Setelah direbus. kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki.net . Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing.

varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen. Australia. Brasil. Switzerland. Belanda. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. Kanada. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. menghemat waktu tanam. perubahan kandungan nutrisi. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Kanada. Uruguay. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. dan peningkatan daya simpan. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. dan Amerika Serikat. Uni Eropa. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Jepang. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. Meksiko. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). Rusia. antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini. yang ramah lingkungan. Jepang. dan Amerika Serikat. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. Menurut ahli gizi. Kedelai toleren herbisida. Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. keju dan produk ternak lainnya. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit. Jagung toleran herbisida. Australia. . dan Amerika Serikat. Australia. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. ketahanan terhadap herbisida. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tetapi.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. Korea. babi. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman.

Jepang. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Denmark. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. dan campuran penutup atas. Eropa. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit. Dengan demikian. khususnya kadar lemak rendah. Cina. bahkan ditiadakan. dan Amerika Serikat. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. Kanol laurat tinggi. Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Kanola asam oleat. pemutih kopi. campuran pelapis kue. konsumen. Jepang. Kanada. Jepang. Australia. Afrika Selatan.Jagung tahan hama. dan Amerika Serikat. Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. Kapas toleran herbisida. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. Kanada. sehingga terlindung melalui . Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Belanda. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil. Switzerland. Meksiko. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. Kapas biotek Kapas tahan hama. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. Kentang tahan virus. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. Jepang. Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. Afrika Selatan. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. Australia. Dengan demikian. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Afrika Selatan. Kanada. dan Amerika Serikat. Inggris. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). dan lingkungan. Kentang biotek Kentang tahan hama. dan Amerika Serikat.

”Squash” biotek Squash tahan virus. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. Pepaya biotek Pepaya tahan virus. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. arak. serta membantu melindungi lingkungan. oncom. terasi. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida.bioteknologi terhadap virus tertentu. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. Dimulai dari nenek moyang kita. Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. yogurt. Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. 2003). mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara . Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup. tape. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. sel. *** PR-Kamis. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. kecap. meningkatkan keuntungan. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi. dan nata de coco . Dalam bidang pertanian. bagian dari organisme hidup. mengurangi biaya budi daya.

Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. toleran terhadap cekaman lingkungan. mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. pembentukan hama resisten. Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler. Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi. 2003). hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1). Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . seperti antibiotika dalam buah pisang. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain.antara lain efek balik terhadap organisme non-target. dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis. kualitas makanan dan gizi yang lebih baik. juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA . Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. Gambar 1. identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. 1996). dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones. pemanfaatan lahan marjinal. yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan. transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik.

namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. dan lain-lain. bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. Starbio . yaitu peningkatan kualitas pangan. Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. SuperDec (BPBPI). dan Phytopthora sp). Degra Simba (ITB). 2003). Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. 1998). Namun. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). Jamur Akar Putih. atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga. Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. (2) biofertilizer. Bio P Z 2000. produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. dan manajemen budidaya (Huttner.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. 2003). resistensi terhadap hama atau penyakit. Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. toleransi terhadap cekaman lingkungan. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). dan lain sebagainya. khususnya rekayasa genetika. dan (4) biocontrol. Bagaimanapun juga. karena membunuh organisme liar yang berguna. dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia. (3) biodecomposer. Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati. Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. EM4 . Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. Rhiphosant .

Triko SP. . bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36). PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi. tahan hama dan penyakit). Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia.antara lain : Meteor. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. dan Marfu . Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan. dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan. Menurut beberapa informasi. Di bidang kesehatan dan pengobatan. Di bidang peternakan dan perikanan. lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. Greemi-G. karena bidang Pertanian. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. NirAma . kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. mulai dari bidang pertanian. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

serta kriteria kebenarannya. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. logika. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya. penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. agama. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. mengatasi kelangkaan sumber daya energi. pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain. apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. penalaran.antara lain untuk memerangi kelaparan. II. makin baikkah perbuatan manusia? maka. moral. 1999). Karenanya. Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan. BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. Durian . Selaras dengan kemajuan peradaban. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri.

bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. Sebaliknya. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul. studi kelayakan. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik. sedangkan Pihak yang kontra. sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. dan lain-lain. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang. Selain kapas. transgenik antara lain kapas. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. 2001). Pihak yang pro. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ). Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. jagung. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. Disini. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan . Bagaimana cara kita menyikapinya?.

identifikasi genetik. teknologi In vitro Maturation (IVM). konservasi molekuler.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. Babi transgenik. Di Indonesia. Dalam bidang perikanan. babi dan kuda. Menteri Kelautan dan Perikanan. Dengan teknologi transgenik. kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. Jepang. masker asisted selection. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain. Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. cloning dan spliting. mencit. Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. Dengan teknik ini seekor sapi betina. kriopreservasi embrio. Kelinci. . seperti manipulasi mikroba rumen. 1994. sapi. memanipulasi. Niemann dan Kues. sapi. Penelitian terakhir membuktikan bahwa. banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. seperti inseminasi buatan. c) produksi embrio secara in vitro. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. sexing sperma maupun embrio. mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. 2) rekayasa genetika. transgenik. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). seperti genome maps. manusia. telah berkembang dengan pesat. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. 2000). babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. embrio transfer. In Vitro Fertilisation (IVF). fertilisasi in vitro. 1993). bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini. In Vitro Culture (IVC).

Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. di utamakan pada tiga kelompok. hibridasi. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. rekayasa kromosom.Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi. Molly adalah anak tunggal. dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. dan bioremediasi. probiotik. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. yaitu: akuakultur. penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. pemanfaatan produksi alam. Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. 2000). gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. tetapi masalahnya. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. imunostimulan. Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. Pada akuakultur.

manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. Dari 15 embrio yang dihasilkan. serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu.anemia. yakni : minuman anggur. III. 1999). Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. Sebagai pelaku. sejak manusia mengenal cara membuat anggur. Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi. seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya. keju ataupun ragi roti. ilmu dengan agama. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. . keju dan roti. Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. bir. PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. bir. dan beberapa jam setelah lahir. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu. Kini. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. barley.

1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas. Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. serta evaluasi dan penyusunan laporan. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. immunologi. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. embriologi. mikrobiologi. Dengan demikian. Pada bulan April 1993. tanggal 5 Juni 2001. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. penyusunan pedoman. genetika. karena beberapa pertimbangan. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir. 18 Bogor. Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI. Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. Djuanda No.H. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. biologi molekuler dan seluler. biologi reproduksi dan ahli komputer. penyusunan rencana dan program. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . yakni: biokimia. pemberian bimbingan teknis.

MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil. program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI. kreatif. peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler. cerdas.a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. kesejahteraan pegawai dan karyawan .” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan. sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas.

bioproses dan ilmu lain yang menunjang c. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional.TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi . masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan.Terciptanya tata kelola yang profesional. kesehatan dan lingkungan e. Penajaman program strategis dalam bidang pangan. farmasi dan lingkungan 2. pengembangan. mengurangi kemiskinan. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d. masyarakat industri.1. biologi molekuler. biologi molekuler dan bioproses b. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d. regional dan internasional 3. efektif.1.1.Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan. obat-obatan.Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c.Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b. swasta. Rekrutmen.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel. biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi.

Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan. KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin. manfaat penelitian………………………………………………………………. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e.1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun.Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW.1. Membangun sistem informasi manajemen d. dan ujian akhir sekolah. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1.2 . tujuan penelitian………………………………………………………………….1 1.. yaitu : dalam pembuatan tape ketan. Singaparna. Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi.. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini. pengertian bioteknologi…………………………………………………………. latar belakang………………………………………………………………………1 1.2.dan manajemen modern 2.1. Untuk itu. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional.3.

1.2.2. kesimpulan……………………………………………………………………… …. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional . untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3.3 tape 3.. Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi. Selain itu juga. cara kerja……………………………………………………………………………. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi.3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup…………………………………………………………………….. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2.1. diantaranya : 1. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional.5 5. penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah.1.5 5. Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape.2. 1. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya. alat dan bahan…………………………………………………………………….2. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian………………………………………………………. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi.3 3. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini.2.Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial.

4. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. cuka. dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca.1. 2. Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat. sebagai contoh produksi insulin. Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan.3. Tape ini dibuat dengan cara .2. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika. diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Selain itu juga. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. terutama orang sunda. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru.bisa diartikan juga. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. mikrobiologi. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup). Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri. dan lain-lain. Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan. tape. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon.

Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera. setelah ditiriskan. ragi ½ sendok makan 3. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. gula pasir 1 sendok 4. cara kerja 1. beras ketan ½ kg 2. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. Alat dan bahan Bahan : 1. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . cempeh.2. bakul 3. dan berbau alcohol. daun katuk 10 lembar 5. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. 4. dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin.1. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. beras ketan dinanak sampai matang. sehingga ketan menjadi lunak. setelah dingin. berair.difermentasikan selama 2-3 hari.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3. bersihkan toples. dan setelah itu tiriskan 2. manis. cempeh 3. sampai bersih kemudian tiriskan 3. air alat : 1. toples mini 2.

Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis. kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol.pada penelitian ini pula kelompok kami .6. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa). Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol. tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong). Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional. masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan.setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis.1.dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna. setelah merata.yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat). memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape. dan karbon dioksida. simpan selama 2 hari 8.

Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar. muara. sungai.2.tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian. Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. Bidang itu menelaah virus. .1.1988). Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan. harus menggunakan ragi yang berkualitas. bakteri. Selain itu juga. 5.1988).dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol. algae. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar. dan laut. termasuk mata air. -4 - BAB V PENUTUP 5. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar. mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi.Tapi. protozoa.1988). dan marin. danau. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan. Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar. penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral. ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari. Selain itu juga.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama.

Bakteria. 1. sebagian besar tersusun oleh air.1988).1988). danau laut dan sumber-sumber lainnya. Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar. Sel hidup. Sumber non-domestik. kolam. Mikroalgae atau ganggang mikro. Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton). 2. Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). Mikroorganisme bentik. atau mengandung tetesan minyak. industry. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara . Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme. Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1. hewan kecil (zooplankton).1985). pelaku fotosintesis. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh. Fungi atau jamur.1985). 2. Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. akuademin. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . dan sebagainya. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. Faktor yang bersifat hidup (biotik).1988). b. atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . yang terdir dari rumah tangga. Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar. Sumber domestik. 3. 4. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. 5. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. yang terdiri dari kegiaan pabrik. Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. dinamakan plankton. Plankton (fitoplankton dan zooplankton). Virus. Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. protozoa. pertanian dan sebagainya. baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. Protozoa atau hewan bersel tunggal. Pencemaran tersebut berasal dari: 1. Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. artinya. terutama di perairan dalam (Pelczar. dan mikroorganisme lain.

Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum. untuk perikanan. antara lain oleh microalgae. Scenedesmus. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim. seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. dan sebagainya. Sinedra. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. Di dalam air. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. Hydrodiction. 2) Mendatangkan kerugian a. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis. mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. b. Pinnularia. seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. Ilmuwan Belanda. Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton). Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. Dalam tanah. 1) Mendatangkan keuntungan a. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah. Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. b. kehadiran mikroba di dalam air. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. Staphylococcus. Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. dan banyak contoh-contoh lainnya. c. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella. Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. merupakan makanan utama ikan-ikan kecil. dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. dan sebagainya. Tanpa adanya jasad pemakai. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air. air dan udara. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Salmonella. . Bahkan dalam perut hewan dan manusia.1988). oleh bakteri atau fungi sendiri.2009). Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan. khususnya ikan. Banyak plankton. d.

Akan tetapi. bakteri biasanya langsung mati. serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. Misalnya. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks. penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. kadar garam.2009).2005). Itulah sebabnya. Dengan metode biologi molekuler terbaru. kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. yang masuk ke perairan laut (Kompas. Di negara-negara maju. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri. sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri.2005). Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan.2009). Menyangkut lokasi. dan saling terkait satu dengan yang lainnya. yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun. temperatur. para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim. Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik. Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut). probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen. maupun uji toksisitas. Dalam bidang budidaya. Sebab. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks. Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. keperluan budidaya. Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan). penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. tetapi juga sebagai . Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik). bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Namun. Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup. Baru beberapa tahun terakhir ini. akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya.2009).2009).2005). Di dalam bidang budidaya. Di luar habitatnya.2005). salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan. Karena itu.Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. tapi pada akhir rantai makanan. Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas. sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. Kini. Hasil penelitian dan anilisisnya. senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. Namun. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.

semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. seperti bakteri. aktinomicetes. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut. dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. protozoa. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya. maupun pestisida sintetik. biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- . Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. merangsang pertumbuhan. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. termasuk di dalamnya bakteri laut. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. fiksasi biologis nitrogen. re-cycling hara tanaman.suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. Di Amerika. alga dan virus. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas.2005). Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru. Namun. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang.2005). petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. baik berupa pupuk. relatif tidak mahal. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan.2005). dapat hidup secara bebas. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat. pelarutan fosfat. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. fungi. Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik. herbisida. Berdasarkan uraian di atas.

Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja. Penicillium sp. Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza. EM4.5 kg KCl/ha. Namun. Tiga unsur hara penting tanaman. karena terikat pada mineral liat tanah. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi.69 kg Urea. Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P. N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman. petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh). Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium. 75 kg SP 36/ha dan 37. Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. fosfat (P). dan 2. dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. Stardec. dan lain-lain. Degra Simba. Di sinilah peranan mikroba pelarut P. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. Hara N tersedia melimpah di udara. 0. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. EM Lestari. Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. dan 2. Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. misalnya: SuperDec.34% P2O5. Sayangnya kandungan hara kompos rendah. antara lain: Aspergillus sp. yaitu Nitrogen (N). Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan. Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). Cytopaga sp. 0. Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp. OrgaDec. Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha. Namun.81% K. Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer. biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI). Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman. SuperDec dan OrgaDec. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman. dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman.18 kg KCl.produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan. Starbio. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia.69% N. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. dan fungi pelapuk putih.34 kg SP 36.

Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik. Rhiphosant. unsur hara. dan Phytoptora sp. Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman. dan serangan hama dan penyakit tanaman. 1 Bogor 16151 Telp. S. Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia.net.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama.id . 0251 324048/327449 Fax.sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar.com . Marfu-P dan Hamago. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. Kamizae. Paecilomyces fumosoroseus. Penulis: Isroi. Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik. Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp.Si. Bauveria bassiana . Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. OST dan Simbionriza. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba. JAP (jamur akar putih). dan Metharizium anisopliae . isroi@ipard. umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik. Bio-Meteor. Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G. M. Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami. Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut. NirAma.

Gambar 1. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol . Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2.

walaupun kandungan protein PST sangat tinggi. Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4.Gambar 3. tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan . Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Selama ini. Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST).

dan kecap. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Selain dengan tanaman transgenic. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST. Proses yang dibantu mikroorganisme. seperti ikan. dan enzimologi. atau bahan makanan. 4.pada hewan. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. teknik kimia. A. kecap. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. asam asetat. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. 2. biologi sel. dan sebagainya termasuk . Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. gula. oncom. Antibiotik b. genetika. kambing. dan sapi. Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. hasilnya antara lain tempe. seperti tempe. biokimia. misalnya dengan fermentasi. tape. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH). tape. Vaksin 3.

Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. keju. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. kemudian didinginkan sampai 30oC. mencegah anemia. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam.keju dan yoghurt. yaitu klimosin. Akan tetapi. b. memperlancar pencernaan. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. seperti yoghurt. bergantung pada bahan dasarnya. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. meningkatkan vitalitas. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. dan mentega. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. Ragi . susu dipasteurisasi terlebih dahulu. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. jamur. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. dapat menurunkan kadar kolesterol. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. menghambat ketuaan. Selanjutnya. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. Pengolahan Bahan Makanan a. penyakit gula. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. Untuk membuat tempe. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. dapat mengurangi toksisitas. dan kanker. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa.

Rhyzopus stolonifer. kurang air. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. yaitu Rhyzopus oligosporus. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. Dracaena. hemat biaya perawatan. sawi. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. dan erosi tidak ada. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. tidak perlu lahan yang terlalu luas. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. dan belimbing. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Aglonema. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. dan karbohidrat. kangkung. paprika. dan lain-lain). dan Rhyzopus oryzae. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). dan CO2. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Jadi. cahaya. kedondong bangkok. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. 2. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. mentimun. dalam hal ini kapang. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. 3. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. antara lain tomat. bebas dari hama. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. pertumbuhan tanaman lebih cepat. risiko kerusakan tanaman karena banjir. selada. . pecahan batu bata. b. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik.merupakan kumpulan spora mikroorganisme. dan bayam. tergantung media yang digunakan. Namun. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. lemak. melon. antara lain jambu air. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). dan metode porus (menggunakan media kerikil. mineral. Rhyzopus arrhizus. dan Spatyphilum. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. Jadi. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. aeroponik adalah pemberdayaan udara. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian.

1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. Manfaat fusi sel. dan sebagainya. dan rekombinasi DNA. a. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. membuat antibodi monoklonal. b) dapat beraplikasi diri. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena . 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Setelah diberi inti baru. teknologi plasmid. dan membentuk spesies baru. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun.Dewasa ini. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. Sifat-sifat plasmid. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. penciptaan sumber energi. antara lain untuk pemetaan kromosom. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. penanganan polusi. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. fusi sel. sehingga dapat direkomendasikan. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. misalnya melalui transplantasi inti. b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. Oleh karena itu. seperti rekayasa genetika. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk.

tumbuhan. 2) DNA dapat disambungkan b. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut. kortison.hewan. misalnya insulin. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2. Hormon-hormon yang telah diproduksi. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4.alasan-alasan sebagai berikut. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. b) mengikat racun dan menonaktifkannya. dan testosteron. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. vaksin. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1.melainkan ilmu terapan. antibiotika dan hormon. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. '09 11:22 PM for everyone A. Jadi. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. hormon pertumbuhan. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran.dan manusia. Manfaat antibodi monoklonal. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia.

ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi.kecap. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3.dan tempe.genetika. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain. pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga.menghasilkan obat. jadi.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik.dan pemasaran. Sebaliknya dalam bioteknologi moderen. umumnya belum dapat diproduksi secara masal. dapat di klona ? sehingga sifat konstan .biologi molekuler. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2. B. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar.asam asetat. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1.pengepakan.mengendalikan pencemaran. dan fisika.Dengan memahami proses –proses yang terjadi. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai.roti. Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol.tuak. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses.ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Dapat diproduksi secara masal.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap.pengubah bahan makanan.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan. misalnya produk pabrik bir.pemrosesan hasil dengan mesin. Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1.untuk membasmi hama tanaman. 3.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik.misalnya mengatu pH dan suhu. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi.memisahkan logam.gula. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa.peralatan yang digunakan.biokimia. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1.

dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa.kemudian dikeringkan. .3. maupun masyarakat.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia .aseton dan gliserol.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara.lingkungan. Jika rahasia alam itu telah terungkap. Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak. maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik. Dengan kata lain. Dampak Bioteknologi Bagi Sains.Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas. Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4. para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya.asam nitrat.misalnya etanol. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. namun dibalik itu. baik di bidang pangan. Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia. C. Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam.asam cuka. proses pengubahannya disebut rekayasa genetik. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik.Jika organisme di ubah gennya. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian.teknologi. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman. Lingkungan.kesehatan. a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah.maupun pencemaran lingkungan. baik dampak positif maupun dampak negatif. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui.

pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. biasanya menggunakan mikroorganisme. makanan. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi. Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. oncom. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. digunakan untuk membuat oncom. yoghurt. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. Kelebihan PST. Pemisahan Logam dari Bijihnya. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. 1. dan nata de coco. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. antara lain: a. roti. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. cuka. tuak. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST). Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. keju. dan kecap. Saat ini.Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST.pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. anggur. 2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP . Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) . Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe. seperti bir.

Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. atau limbah organik yang lain. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella. khususnya ganggang. seperti ganggang. jamur. Protein ini berada di dalam sel. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. Penghasil Zat-Zat Organik . seperti jeli. organisme dapat membelah diri dengan cepat. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. dapat menghasilkan protein. b.2. 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. limbah minyak bumi. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme. maupun bakteri. Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. 3. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. seperti selulosa. a. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa.

seperti etanol. Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. aseton. 5. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian). Namun. Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat. ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. misalnya sebagai bahan minuman. Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan. 4. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. dan gliserol. disebut penisilin. seperti singkong dan beras. asam sitrat. Pemisahan Logam dari Bijihnya .Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. asam cuka. contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain.

Dalam UPL biologis. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. 2) Kemudian. 4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya. 3) Setelah itu. para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. persediaan bahan bakar makin menipis. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak. Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik. kemudian diaduk. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Penghasil Energi Saat ini. seperti besi dan belerang. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. Sedangkan. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi. 7. Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran. Setelah rata. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. 6. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. ditimbun.

cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13. Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat. . BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. Akibatnya. Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju. yaitu melalui bioteknologi tradisional. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman.1. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik.

pertanian. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. tanaman maupun hewan. limbah. Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial.protozoa. cendawan. pengobatan. menafsirkan. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. bakteri. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi . Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13.1. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. Saat ini. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan. kalian diharapkan dapat memahami. Namun. tidak berubah-ubah. 13. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1. 13. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. Mudah diperoleh dari lingkungan kita. 2. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. 3. Sejak tahun 6000 SM. sistem.1. atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia.Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13.3. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi. alga. 4. bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. Reproduksinya sangat cepat. Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi.2. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku). 5. Memiliki sifat tetap. misalnya di bidang makanan. industri. dan lainnya.

tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini.2.2). Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C.2.2. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13. Biologi telah berkembang dengan pesat. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2. Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C. dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih. . Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi. Hal ini terjadi juga pada biologi. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama. 13. biokimia. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi.5 jam. 13. dan rekayasa genetika. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika. serta cabang kimia yaitu biokimia. 13. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung.5 sampai 3.1. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi.konvensional/klasik. Misalnya. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern.

biologi kehutanan dan ilmu komputer.2. roti.3. Sebaliknya. 13. dan biokimia. teknologi pangan. Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. biologi pertanian. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. 13. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. keju. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi. demikian juga dengan penangkaran hewan. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional. walaupun tanpa sebutan bioteknologi. biologi kedokteran. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA . biologi sel. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman.13. Selain mikrobiologi.4.2.3.

Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase).sekitar tahun 1950. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. coli. tanaman kapas tahan insektisida.3. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang. . hewan dan tumbuhan (Gambar 13. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. mulai dari bidang pertanian. kloning domba Dolly. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E. Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Hal ini dapat dipahami.3). 13. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA.

Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus.42°C sehingga menghasilkan keju.3. peternakan. seperti keju. keju Permesan. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. 1. contoh: keju Romano. C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. pertanian. contoh: keju Requefort (keju biru). Yoghurt berasal dari bahasa . contoh: keju Camembert.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. seperti keju. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. keju setengah lunak. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi.1. Keju Pada pembuatan keju. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. keju keras . dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik.1.1.3.13. keju lunak. 2. yoghurt. 2. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. proses ini disebut pedadihan. Pada saat ini. b. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. Pembuatan roti Pada pembuatan roti. contoh: keju Cheddar. seperti aspek pangan. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. 13. susu dipasteurisasi dahulu. 4. Yoghurt Pada yoghurt. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. 3. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). yaitu : 1. Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. keju sangat keras. hingga kesehatan dan pengobatan. 'a. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. lalu sebagian besar lemak dibuang.1. mentega dan yogurt.1. Di dalam proses pembuatan keju. Akibat aktivitas bakteri. Ada 4 macam jenis keju. keju Swiss. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4.

dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. cieddu (Italia).Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a.2. Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. susu ditambah dengan cita rasa tertentu. kiselmleka (Balkan). c. e.0. 'b. . bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. Dalam kondisi anaerob. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh. Tahu kuning. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan. Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. 3. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). Cara membuatnya. c. buah dan sebagainya. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. Hidroponik.5). Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. kemudian lemak mentega dipisahkan.1. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1.4) d. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur.1. Mentega Pada pembuatan mentega.2. Setelah itu. mauzun (Armenia). 13. Tapai. Oncom. merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13. tahu putih.0.

Domba ankon.7) . 13. hasil mutasi alami. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok.4.6).1.3.2.2. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan.1.1.2. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar. 13.1. 2. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1. misalnya: 1.

13. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. pertanian. 2. misalnya: 1. 13. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian.1.1. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa. . Tanaman jagung.1.2.2. 13. misalnya: 1.2.2. misalnya pada aspek pangan.1. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13.2. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan.8). peternakan hingga kesehatan dan pengobatan.2.2.2.

.

2.2. yaitu: 1. dan kuda.13. . Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13.3. babi. sapi.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba.1.

12) 13. Ternak unggul hasil manipulasi genetik.2.4. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13.2.1.2. contohnya unggul pada daging dan susunya 3. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: .

Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi.1.3. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. kelapa ataukacang tanah dengan . obat-obatan. b. pencemaran. pembasmian hama tanaman.13) 2. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. 3. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. 2. pertumbuhannya cepat. 13. khamir (yeast). menghasilkan produk yang tidak toksik. dan pemisahan logam dari bijih logam. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. dengan alasan: 1. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. dan kapang. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. 4. coli agar lebih efisien. 5. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13.3.1. 13. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. sebagai makhluk hidup.

b. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. dan khamir. Awalnya.penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. dan sisa berbagai produk pertanian. tanaman kacang kedelai. Fusarium sangat bergizi. lipase. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). dan protease yang aktif selama proses fermentasi. . Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. ampas buah-buahan. Hal ini disebabkan: a. Neuspora mengeluarkan enzim amilase.14). disebut sebagai mikroprotein. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. Pada tabel 15. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. Namun. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue.

Gambar 13. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. 13.kultur sel hewan f.2. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda. Mie.3. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984.2. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik.3. e. namun komponen utama berupa penisilin. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa. 13. sosis b.5.3. 13. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain.2. 13.2. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin.3. Beberapa produk hasil bioteknologi: a.3. 13. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens.daging. Walau demikian. seperti yang akan dibahas berikut ini. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat. ikan c. 13. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin.3.3.2. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu.1. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia. Antibiotik . Tape. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin.2.14. d. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini.2.4. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. Bidang peternakan. Dengan teknik rekayasa genetika. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah.Biasanya untuk memperoleh 0. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen). . Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. mikroinjeksi.13. 13.5. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari. penembakan gen. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. kloning embrio. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci.000 ekor hewan. jamur.5.17) dihasilkan dengan berbagai teknik.2. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia. atau marmot. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. kambing. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. perikanan. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong. bukan untuk penyembuhan. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal.1. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur.

Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. Pada sapi atau domba. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik.Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. b. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya.18). Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia.19). *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. a. . selain bertentangan dengan agama. Contohnya adalah domba Dolly. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi.

.

Misalnya transfer gen dapat • .• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis. Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan. Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati.

insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. 13. 3. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1.20). Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida.6. juga diduga . Tanaman yang tahan terhadap angin. Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya.1. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. 3. 2.

biologi sel. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. kloning domba Tracey. terapi gen manusia. dan biokimia. dan asinan. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. peternakan. misalnya antibiotik dan vaksin. dan protein sel tunggal.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. misalnya pada pembuatan tempe. domba Dolly. sistem. Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. dan kapas transgenik tahan pestisida . dan pengobatan. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. kesehatan. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. minuman anggur. atau proses biologis. genetika. Peternakan dan pertanian. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). tempe. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. proses biokimia dan genetik secara alami. tape. oncom. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. Mikroorganisme penghasil obat. yang memanfatakan mikroba. coli. ssss . kecap. misalnya oncom. dan antibodi monoklonal.