Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

Bakteri. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . Vektor. Gbr. berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3.1. Enzim. Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus.

.......... ........................Cephalospurium ...... ..... Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda................... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.⇒ sefalospurin C.......Dilakukan dengan mutasi secara . Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1.......iradiasi ultra violet dan sinar X. ....... ... penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur..Cephalosporium ... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis..Gbr. Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3....⇒ penisilin N. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. ......... Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2................

. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > .⇒ streptomisin... Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.Streptomyces . Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen..... Proses pembentukan di dalam... Interferon Adalah antibodi terhadap virus.... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. untuk pengobatan TBC 4..... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Gbr. 5.. karena itu dilakukan rekayasa genetika...

.. Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3...⇒ penisilin N.. Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.......... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus)... Proses pembentukan di dalam...... Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. .. karena itu dilakukan rekayasa genetika....... .Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada....1...Cephalospurium ... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia...........⇒ sefalospurin C..Cephalosporium . penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur... Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.iradiasi ultra violet dan sinar X................................ Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda..... 5..... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.... .Dilakukan dengan mutasi secara ....Streptomyces ....⇒ streptomisin.. ....... ....... untuk pengobatan TBC 4....... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.......... .... Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen....

Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. Pencemaran oleh minyak. . 2.Gbr. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1.

. menyebarkan virus melalui perkawinan. Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga.tanaman yang bersifat resisten hama serangga. Virus disemprotkan ke tanaman. 1. serangga akan mati dengan sebelumnya. dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. Bila termakan.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan .. Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida. 2. Baculovirus sp.Gbr.ke tanaman.. .

C. Tanaman kebal terhadap penyakit. . Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. Penemu F. 3. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. misalnya tembakau kebal terhadap TMV. 4. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. 2.

untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. mikrobiologi. Mg dan K 3. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. tumbuhan atau hewan 2. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian . Tanaman mampu menambat N2. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. dan rekayasa genetika secara terpadu. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1.

pembuatan kompos 3. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. produksi bahan kimia: aseton. tape. Contoh: a. interferon. asam sitrat b. pengolahan air limbah c.Gbr. 2. cuka. Era bioteknologi generasi ketiga. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. antibodi monoklonal . Contoh: produksi insulin. Era bioteknologi generasi kedua. Contoh: pembuatan tempe. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. Proses dalam kondisi steril. dan lain-lain. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana.

Antibodi Monoklonal. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). protoplasma. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik. 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik. Teori Dasar Kultur Jaringan a. Vaksin . (lagi…) Komentar (21) Januari 12. b. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya.Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). Interferon. jaringan. kedokteran. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. Bioteknologi. Produksi Obat. Kultur jaringan. sel. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Terapi Gen.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali.

Interferon Adalah antibodi terhadap virus.Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. Proses pembentukan di dalam. . Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. . . Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. . Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. untuk pengobatan TBC 4.Cephalospurium ………………Þ penisilin N. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. 5.vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. karena itu dilakukan rekayasa genetika. .Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C.Streptomyces …………………Þ streptomisin. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X.Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3.

Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya .Rhizopus – tempe kedelai . bir Kedelai . dan lain-lain. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan.Sacharomyces (ragi) . 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi.Minuman berakohol(anggur.Aspergilus wenti .Komentar (3) Januari 9. bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1. Contoh: pembuatan tempe.Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana.oncom . tape. 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. Produksi Pangan. (lagi…) Komentar (6) November 4. jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ). contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . cuka. Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri.

mempermudah pertumbuhan ragi. menghilangkan bau dan menambah cita rasa.net . Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1. namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan. 4. terusan halimun 37 bandung. Pengeringan Setelah direbus. 3. Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna. karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21.Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum . Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. 6. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup.utkampus. Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2. 7. 5.Kacang tanah . kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl. Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing.Neurospora crassa .

dan Amerika Serikat. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. Kanada. Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. dan peningkatan daya simpan. Menurut ahli gizi. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen. Rusia. perubahan kandungan nutrisi. babi. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. Kedelai toleren herbisida. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. keju dan produk ternak lainnya. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. Kanada. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. dan Amerika Serikat. Jepang. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. . antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. Tetapi. yang ramah lingkungan. dan Amerika Serikat. Jepang. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. menghemat waktu tanam. Meksiko. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. Korea. Jagung toleran herbisida. ketahanan terhadap herbisida. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. Australia. Australia. Australia. Uni Eropa. Belanda. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. Brasil. Switzerland. Uruguay. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik.

Australia. dan Amerika Serikat. dan Amerika Serikat. khususnya kadar lemak rendah. Jepang. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Belanda. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Denmark. konsumen. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit.Jagung tahan hama. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. sehingga terlindung melalui . Jepang. Kentang biotek Kentang tahan hama. Kanada. Jepang. Switzerland. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Kanada. Kapas toleran herbisida. tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil. Afrika Selatan. Meksiko. bahkan ditiadakan. Australia. dan Amerika Serikat. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. Inggris. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. Cina. dan campuran penutup atas. Afrika Selatan. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. dan Amerika Serikat. Dengan demikian. Kanola asam oleat. campuran pelapis kue. dan lingkungan. pemutih kopi. Eropa. Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Kanada. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Afrika Selatan. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. Jepang. Kapas biotek Kapas tahan hama. Dengan demikian. Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Kanol laurat tinggi. Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). Kentang tahan virus. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina.

Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup. serta membantu melindungi lingkungan. dan nata de coco . Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. tape. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. ”Squash” biotek Squash tahan virus. oncom. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi.bioteknologi terhadap virus tertentu. kecap. 2003). Dalam bidang pertanian. arak. sel. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. yogurt. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. terasi. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. bagian dari organisme hidup. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara . *** PR-Kamis. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Pepaya biotek Pepaya tahan virus. mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. meningkatkan keuntungan. mengurangi biaya budi daya. Dimulai dari nenek moyang kita. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata.

dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan. juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. toleran terhadap cekaman lingkungan.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. 1996). mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. seperti antibiotika dalam buah pisang. Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik. dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis. dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones. Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain. pemanfaatan lahan marjinal. Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi. Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. pembentukan hama resisten. kualitas makanan dan gizi yang lebih baik. Gambar 1. Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1). Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. 2003). Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA .antara lain efek balik terhadap organisme non-target.

Bio P Z 2000. resistensi terhadap hama atau penyakit. Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. EM4 . 2003). SuperDec (BPBPI). Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. dan manajemen budidaya (Huttner. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Starbio . Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . (2) biofertilizer. dan lain-lain. dan lain sebagainya. namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. 1998). Rhiphosant . Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. dan (4) biocontrol. sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. yaitu peningkatan kualitas pangan. Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. (3) biodecomposer. karena membunuh organisme liar yang berguna. khususnya rekayasa genetika. dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. Namun. misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. Bagaimanapun juga. 2003). Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). dan Phytopthora sp). Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati. Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. toleransi terhadap cekaman lingkungan. Jamur Akar Putih. Degra Simba (ITB). produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga.

Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. Triko SP. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. Greemi-G. dan Marfu . Di bidang peternakan dan perikanan. bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas. Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36). Di bidang kesehatan dan pengobatan. . Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. NirAma . sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. karena bidang Pertanian. Menurut beberapa informasi. tahan hama dan penyakit).antara lain : Meteor. PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. mulai dari bidang pertanian. yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi. peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan.

BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. moral. mengatasi kelangkaan sumber daya energi. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. serta kriteria kebenarannya. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. Durian . logika. penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. Selaras dengan kemajuan peradaban. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri. II. penalaran. Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran.antara lain untuk memerangi kelaparan. Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan. Karenanya. agama. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. 1999). makin baikkah perbuatan manusia? maka.

sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan . Selain kapas. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. 2001). dan lain-lain. transgenik antara lain kapas. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul. jagung.bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. Bagaimana cara kita menyikapinya?. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ). studi kelayakan. Pihak yang pro. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. Sebaliknya. Disini. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang. sedangkan Pihak yang kontra.

dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain. babi dan kuda. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). sapi. 1993). masker asisted selection. transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987. cloning dan spliting. 1994. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. Niemann dan Kues. konservasi molekuler. embrio transfer. Jepang. mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. fertilisasi in vitro. seperti genome maps. Menteri Kelautan dan Perikanan. In Vitro Fertilisation (IVF). Penelitian terakhir membuktikan bahwa. banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. identifikasi genetik. Dalam bidang perikanan. seperti inseminasi buatan. transgenik. mencit. manusia. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. Babi transgenik. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. sapi. telah berkembang dengan pesat. Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. Kelinci. teknologi In vitro Maturation (IVM). Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. c) produksi embrio secara in vitro. seperti manipulasi mikroba rumen. . Di Indonesia. babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. memanipulasi. kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan. b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. Dengan teknik ini seekor sapi betina. bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. sexing sperma maupun embrio. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. Dengan teknologi transgenik. In Vitro Culture (IVC). kriopreservasi embrio. 2000). 2) rekayasa genetika.

tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. rekayasa kromosom. Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. hibridasi. gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. 2000). Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . pemanfaatan produksi alam. dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. yaitu: akuakultur. probiotik. Pada akuakultur. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. di utamakan pada tiga kelompok. dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. dan bioremediasi. imunostimulan. penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. Molly adalah anak tunggal. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . tetapi masalahnya. Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro.Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan.

susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. dan beberapa jam setelah lahir. Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. sejak manusia mengenal cara membuat anggur.anemia. III. ilmu dengan agama. Dari 15 embrio yang dihasilkan. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu. . Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya. serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. bir. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. yakni : minuman anggur. keju ataupun ragi roti. Kini. 1999). Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. bir. keju dan roti. barley. Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam. Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. Sebagai pelaku. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain.

penyusunan pedoman. 18 Bogor. pemberian bimbingan teknis. Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir. Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. genetika. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI. biologi molekuler dan seluler. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. Dengan demikian. tanggal 5 Juni 2001. karena beberapa pertimbangan. Djuanda No. serta evaluasi dan penyusunan laporan. mikrobiologi. yakni: biokimia. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. embriologi. Pada bulan April 1993. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday. penyusunan rencana dan program.H.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. biologi reproduksi dan ahli komputer. immunologi.

MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. kesejahteraan pegawai dan karyawan .” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan. cerdas. sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas. kreatif. program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”. peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional.a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman.

biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2. masyarakat industri.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional. obat-obatan. swasta.Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan. farmasi dan lingkungan 2.Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a. Rekrutmen. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. mengurangi kemiskinan.1. regional dan internasional 3.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel.1. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi .Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c. Penajaman program strategis dalam bidang pangan. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel. efektif. masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b. biologi molekuler dan bioproses b.TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a. biologi molekuler. bioproses dan ilmu lain yang menunjang c. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan. kesehatan dan lingkungan e.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian.Terciptanya tata kelola yang profesional. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b.1. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan. pengembangan.

1.1 1. Membangun sistem informasi manajemen d. KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun.Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW.1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini. Singaparna. pengertian bioteknologi…………………………………………………………. manfaat penelitian………………………………………………………………. dan ujian akhir sekolah. tujuan penelitian…………………………………………………………………. yaitu : dalam pembuatan tape ketan. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional.3.1. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi.dan manajemen modern 2.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini. Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan.2 . latar belakang………………………………………………………………………1 1. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang. Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1...2. Untuk itu. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi.

2. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.3 tape 3.3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup……………………………………………………………………. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional .2.3 3.5 5.1. kesimpulan……………………………………………………………………… …. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2.. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi. Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini. diantaranya : 1.2. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian………………………………………………………. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya.1. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi.Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi. cara kerja……………………………………………………………………………. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3.5 5.1.. Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape. 1. penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah. Selain itu juga. alat dan bahan…………………………………………………………………….2.2.

2. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. Selain itu juga. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme.1. adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri. Tape ini dibuat dengan cara . Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.3. sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian. dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup).Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan. sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon. terutama orang sunda.4. diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape. Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. mikrobiologi.bisa diartikan juga. tape. dan lain-lain. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru. cuka. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca. sebagai contoh produksi insulin. Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika. 2.

beras ketan ½ kg 2. toples mini 2. air alat : 1. sehingga ketan menjadi lunak.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3.difermentasikan selama 2-3 hari. setelah ditiriskan. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. bersihkan toples. cara kerja 1. ragi ½ sendok makan 3. 4. gula pasir 1 sendok 4. cempeh 3. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. dan setelah itu tiriskan 2. setelah dingin. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. sampai bersih kemudian tiriskan 3. daun katuk 10 lembar 5. cempeh. Alat dan bahan Bahan : 1. berair. dan berbau alcohol.2. bakul 3. manis.1. dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. beras ketan dinanak sampai matang. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.

1.pada penelitian ini pula kelompok kami . Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa). dan karbon dioksida.yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat). Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong). tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4. kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat. simpan selama 2 hari 8. Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis. Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol. Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional. masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7.setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan. setelah merata.dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna. memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol.6.

Selain itu juga. Bidang itu menelaah virus. Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. Selain itu juga. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar. dan laut.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. 5. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama. . bakteri. Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan. penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral.1.Tapi. muara. Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari. dan marin. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan. harus menggunakan ragi yang berkualitas. Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang. danau. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar.dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian.1988).tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk. algae. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. protozoa. sungai. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar.2. termasuk mata air. mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi.1988).1988). Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan. -4 - BAB V PENUTUP 5. dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna.

baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. Virus.1988). Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh. Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. yang terdir dari rumah tangga. danau laut dan sumber-sumber lainnya. b. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. Plankton (fitoplankton dan zooplankton). Mikroalgae atau ganggang mikro. protozoa. artinya. Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar. Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. Bakteria. Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton). Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar. pelaku fotosintesis. terutama di perairan dalam (Pelczar. dan sebagainya. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara .1988). Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. 2. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1. sebagian besar tersusun oleh air. Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. industry. Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar. Pencemaran tersebut berasal dari: 1. berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik.1985). Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme. dinamakan plankton. 3. Sel hidup. atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . Sumber domestik.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. yang terdiri dari kegiaan pabrik.1985). 2. 1. Fungi atau jamur. Sumber non-domestik.1988). kolam. dan mikroorganisme lain. akuademin. pertanian dan sebagainya. 4. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. hewan kecil (zooplankton). Protozoa atau hewan bersel tunggal. Faktor yang bersifat hidup (biotik). Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. Mikroorganisme bentik. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. 5. atau mengandung tetesan minyak.

b. Ilmuwan Belanda. antara lain oleh microalgae. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. dan sebagainya. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. Salmonella. Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya. Scenedesmus. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton). Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. d. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. khususnya ikan. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan. Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. dan banyak contoh-contoh lainnya. Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini. Tanpa adanya jasad pemakai. Staphylococcus. air dan udara. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. 1) Mendatangkan keuntungan a. sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah. Pinnularia. Banyak plankton. Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). dan sebagainya. dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit. Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. oleh bakteri atau fungi sendiri. Hydrodiction. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Di dalam air. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis. kehadiran mikroba di dalam air. b. untuk perikanan. . c. Bahkan dalam perut hewan dan manusia. 2) Mendatangkan kerugian a. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. Dalam tanah. Sinedra.2009). seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air.1988). merupakan makanan utama ikan-ikan kecil.

sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. Menyangkut lokasi. Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik). sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun. senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. Di negara-negara maju.2005). Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan).2005). Sebab. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri. probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen.2009). serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. Namun. Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. yang masuk ke perairan laut (Kompas. Dalam bidang budidaya. Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. Di luar habitatnya. yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. Akan tetapi. kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. Dengan metode biologi molekuler terbaru.2005). penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. kadar garam. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. tapi pada akhir rantai makanan. Di dalam bidang budidaya. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks. keperluan budidaya. Hasil penelitian dan anilisisnya. maupun uji toksisitas. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. Itulah sebabnya. yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Misalnya. Baru beberapa tahun terakhir ini. salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit.2005). fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan. Kini. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan. akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya.2009). Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks. Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup.2009). Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. Namun. Karena itu. temperatur. dan saling terkait satu dengan yang lainnya. bakteri biasanya langsung mati. Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas. Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut).2009). para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim. tetapi juga sebagai . Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik.

Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. maupun pestisida sintetik. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- . pelarutan fosfat. dapat hidup secara bebas. dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang. merangsang pertumbuhan. re-cycling hara tanaman. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. aktinomicetes. Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan.suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. fungi. alga dan virus. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. relatif tidak mahal. protozoa. Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat. termasuk di dalamnya bakteri laut. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman.2005). ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme. herbisida.2005). Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas. fiksasi biologis nitrogen. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. Berdasarkan uraian di atas. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas.2005). seperti bakteri. semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. Di Amerika. biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. baik berupa pupuk. Namun. petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern.

Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia. Namun. mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman. Cytopaga sp. Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer. Namun. dan 2. maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI). 0. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman. Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan.34% P2O5. EM Lestari. fosfat (P). Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). Di sinilah peranan mikroba pelarut P. Hara N tersedia melimpah di udara. sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. Degra Simba. Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza. Penicillium sp. 75 kg SP 36/ha dan 37. Stardec. antara lain: Aspergillus sp. N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp. dan 2.69 kg Urea. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. Starbio. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja.18 kg KCl. Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P.34 kg SP 36. 0. EM4. Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi.81% K. dan fungi pelapuk putih. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman. petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. misalnya: SuperDec. Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu. yaitu Nitrogen (N). Sayangnya kandungan hara kompos rendah. Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman. SuperDec dan OrgaDec. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh).produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan.5 kg KCl/ha. dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. Tiga unsur hara penting tanaman. OrgaDec.69% N. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. dan lain-lain. karena terikat pada mineral liat tanah.

Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia.com . Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia. OST dan Simbionriza. dan Metharizium anisopliae . Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman. S. Kamizae. unsur hara.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. M. Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama. di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. JAP (jamur akar putih).net. Paecilomyces fumosoroseus. isroi@ipard. Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba. Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp. Bio-Meteor. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol.Si. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp. Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik.sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar. Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G. Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. Penulis: Isroi. 0251 324048/327449 Fax. dan Phytoptora sp. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. Marfu-P dan Hamago. petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. NirAma. Rhiphosant. Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami. Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. Bauveria bassiana . umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik. dan serangan hama dan penyakit tanaman.id . 1 Bogor 16151 Telp.

Gambar 1. Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol .

Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST).Gambar 3. walaupun kandungan protein PST sangat tinggi. tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan . Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4. Selama ini. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein.

Vaksin 3. dan sebagainya termasuk . Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. dan enzimologi. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. kecap. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. biologi sel. genetika. hasilnya antara lain tempe. Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. seperti tempe. oncom. dan kecap. teknik kimia. seperti ikan.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST. tape. atau bahan makanan. misalnya dengan fermentasi. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. gula. biokimia. A. kambing. Selain dengan tanaman transgenic. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. Proses yang dibantu mikroorganisme. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. 2. tape. Antibiotik b. 4. asam asetat. dan sapi.pada hewan. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH).

yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. kemudian didinginkan sampai 30oC. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. penyakit gula. dapat mengurangi toksisitas. keju. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. mencegah anemia. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. dan mentega. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. dan kanker. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. bergantung pada bahan dasarnya. Untuk membuat tempe. memperlancar pencernaan. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. Selanjutnya. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. dapat menurunkan kadar kolesterol. meningkatkan vitalitas. jamur. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. menghambat ketuaan. yaitu klimosin. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. seperti yoghurt. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. Pengolahan Bahan Makanan a. Akan tetapi. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. Ragi . Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. b. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. mempercepat proses penyembuhan duodenitis.keju dan yoghurt. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi.

hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. b. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. tergantung media yang digunakan. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. dan CO2. Jadi. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. dan Rhyzopus oryzae. dalam hal ini kapang. aeroponik adalah pemberdayaan udara. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. Namun. antara lain jambu air. Aglonema. pertumbuhan tanaman lebih cepat. bebas dari hama. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. dan Spatyphilum. kurang air. Jadi. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. pecahan batu bata. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. dan lain-lain). Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. Rhyzopus stolonifer. . Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. selada. yaitu Rhyzopus oligosporus. 2. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. kangkung. cahaya. paprika. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. dan erosi tidak ada. dan karbohidrat. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. Dracaena. dan belimbing. tidak perlu lahan yang terlalu luas. hemat biaya perawatan. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam.merupakan kumpulan spora mikroorganisme. dan bayam. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. dan metode porus (menggunakan media kerikil. kedondong bangkok. lemak. sawi. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. risiko kerusakan tanaman karena banjir. mentimun. antara lain tomat. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. melon. Bioteknologi Bidang Pertanian a. mineral. Rhyzopus arrhizus. 3. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik.

4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. Oleh karena itu. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena . c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. dan membentuk spesies baru. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat).Dewasa ini. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. antara lain untuk pemetaan kromosom. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. misalnya melalui transplantasi inti. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). dan rekombinasi DNA. b) dapat beraplikasi diri. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. sehingga dapat direkomendasikan. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. fusi sel. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. dan sebagainya. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. penanganan polusi. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. membuat antibodi monoklonal. teknologi plasmid. Sifat-sifat plasmid. Setelah diberi inti baru. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. seperti rekayasa genetika. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. penciptaan sumber energi. a. Manfaat fusi sel.

c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain.melainkan ilmu terapan. Jadi. Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia. didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran.hewan. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. 2) DNA dapat disambungkan b. '09 11:22 PM for everyone A.alasan-alasan sebagai berikut. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme. b) mengikat racun dan menonaktifkannya. antibiotika dan hormon. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. kortison. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. hormon pertumbuhan. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi. Hormon-hormon yang telah diproduksi. misalnya insulin. vaksin. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. dan testosteron. Manfaat antibodi monoklonal. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme.tumbuhan. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut.dan manusia.

Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses. umumnya belum dapat diproduksi secara masal.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga.biologi molekuler.asam asetat. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan.gula.menghasilkan obat.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan.misalnya mengatu pH dan suhu.pengubah bahan makanan. 3.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1. jadi.peralatan yang digunakan. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2.roti. Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1.pemrosesan hasil dengan mesin.genetika. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2. pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya.ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi. dapat di klona ? sehingga sifat konstan .ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional.tuak.mengendalikan pencemaran.untuk membasmi hama tanaman. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun.Dengan memahami proses –proses yang terjadi. Dapat diproduksi secara masal. Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan.pengepakan.dan tempe. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai. B.dan pemasaran. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai. dan fisika.kecap. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2.biokimia.memisahkan logam. misalnya produk pabrik bir. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah. Sebaliknya dalam bioteknologi moderen.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap.

para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains.lingkungan. baik dampak positif maupun dampak negatif. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat. dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah.Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia . maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam.3. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam. Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan. Dengan kata lain. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui.kesehatan. Dampak Bioteknologi Bagi Sains. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat.aseton dan gliserol.misalnya etanol. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian.kemudian dikeringkan. namun dibalik itu.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi.asam cuka. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri.Jika organisme di ubah gennya. Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam. . baik di bidang pangan. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya. maupun masyarakat. Lingkungan.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman. Jika rahasia alam itu telah terungkap. a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik. proses pengubahannya disebut rekayasa genetik.asam nitrat. C.maupun pencemaran lingkungan. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi.teknologi.

Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe. Saat ini. keju. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. seperti bir. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. Pemisahan Logam dari Bijihnya. biasanya menggunakan mikroorganisme. 1. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange.Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST. cuka. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. antara lain: a. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST). 2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP . Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan. oncom. digunakan untuk membuat oncom. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. anggur. dan kecap. roti. yoghurt. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. Kelebihan PST. dan nata de coco. tuak. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi.pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. makanan. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) .

organisme dapat membelah diri dengan cepat.2. Protein ini berada di dalam sel. jamur. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. maupun bakteri. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. 3. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. seperti ganggang. a. seperti jeli. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. khususnya ganggang. 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. seperti selulosa. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa. b. Penghasil Zat-Zat Organik . atau limbah organik yang lain. Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. limbah minyak bumi. Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella. dapat menghasilkan protein.

5. Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. asam sitrat. ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat.Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. asam cuka. dan gliserol. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan. seperti etanol. Pemisahan Logam dari Bijihnya . contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain. seperti singkong dan beras. aseton. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. misalnya sebagai bahan minuman. Namun. disebut penisilin. 4. Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian).

Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak. Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran. 2) Kemudian.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. Penghasil Energi Saat ini. Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik. Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. 3) Setelah itu. 4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya. Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. kemudian diaduk. 7. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. Setelah rata. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. ditimbun. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas. Sedangkan. seperti besi dan belerang. Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. Dalam UPL biologis. persediaan bahan bakar makin menipis. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. Oleh karena itu. 6. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi.

Akibatnya. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu. cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. yaitu melalui bioteknologi tradisional. Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat. . Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik.1. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman.

menafsirkan. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. limbah. tidak berubah-ubah.2. Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. Namun. atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. tanaman maupun hewan. Memiliki sifat tetap. kalian diharapkan dapat memahami. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13. misalnya di bidang makanan. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku).Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. Saat ini. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. alga. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi . Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi. pertanian. industri. 2. 13. bakteri. Sejak tahun 6000 SM.protozoa.3. 3. 5. pengobatan. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan.1. Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial. dan lainnya. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1. cendawan. bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. Reproduksinya sangat cepat.1. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. 13. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. 4. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep. sistem. Mudah diperoleh dari lingkungan kita. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan.

13. mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. .5 sampai 3. 13.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. biokimia. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. Hal ini terjadi juga pada biologi. serta cabang kimia yaitu biokimia. dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih.5 jam. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt. Biologi telah berkembang dengan pesat. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C.konvensional/klasik. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama.2. Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan. Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C. 13. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern.2). Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13.1. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2.2. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. Misalnya. Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung.2. dan rekayasa genetika. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi. tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina.

Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). Selain mikrobiologi.3. biologi pertanian.4. Sebaliknya. insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk.13. 13. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi. keju. roti.2. biologi kedokteran. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA . seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman.2. demikian juga dengan penangkaran hewan. 13. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya. Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. teknologi pangan. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. biologi sel.3. biologi kehutanan dan ilmu komputer. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. dan biokimia. walaupun tanpa sebutan bioteknologi.

yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. kloning domba Dolly. coli. Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. tanaman kapas tahan insektisida.sekitar tahun 1950.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir.3). selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. . peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda.3. hewan dan tumbuhan (Gambar 13. 13. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang. mulai dari bidang pertanian. mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. Hal ini dapat dipahami. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA. enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E.

yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus. Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. Ada 4 macam jenis keju. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. pertanian. mentega dan yogurt. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. contoh: keju Requefort (keju biru). Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa. seperti keju. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. b.1. 3.1. 2. Akibat aktivitas bakteri. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. lalu sebagian besar lemak dibuang. keju setengah lunak. keju Permesan.42°C sehingga menghasilkan keju. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. seperti aspek pangan. Yoghurt berasal dari bahasa . C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. 2. keju keras . 'a. Yoghurt Pada yoghurt. contoh: keju Cheddar. hingga kesehatan dan pengobatan. Pembuatan roti Pada pembuatan roti.1. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus.3. Di dalam proses pembuatan keju. keju lunak. yaitu : 1. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. contoh: keju Camembert. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. keju sangat keras.13. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). Pada saat ini.1.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan.3. 4. 1. susu dipasteurisasi dahulu. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. 13. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4. proses ini disebut pedadihan. seperti keju. peternakan. yoghurt. keju Swiss. Keju Pada pembuatan keju. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. contoh: keju Romano. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae.1. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat.

Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5.Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. Mentega Pada pembuatan mentega. buah dan sebagainya. c.5). Tapai. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila.4) d. 13. Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a. susu ditambah dengan cita rasa tertentu. cieddu (Italia). merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13. c. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). 3.1.0.2. Hidroponik. e. kiselmleka (Balkan).2.1. Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. tahu putih. Setelah itu. 'b. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1. mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh.0. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. kemudian lemak mentega dipisahkan. bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. Tahu kuning. Dalam kondisi anaerob. Cara membuatnya. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. Oncom. mauzun (Armenia). .

merupakan domba berkaki pendek dan bengkok. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1.3. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13. 2.6).2.2. 13. 13. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar. hasil mutasi alami.1.7) .1. Domba ankon.4.1. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan.1.2. misalnya: 1.

1. misalnya: 1.2.1. pertanian.2. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian.2.2. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. 13.2. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice. . bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.2. Tanaman jagung. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan. 2.1. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. 13. misalnya: 1.2. Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan. misalnya pada aspek pangan. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. 13.2.8).1.

.

1. yaitu: 1.2. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan. dan kuda.3. . Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13. babi.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. sapi.2.13.

2. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: . contohnya unggul pada daging dan susunya 3.12) 13.2.4. Ternak unggul hasil manipulasi genetik.2.1. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13.

13) 2. pembasmian hama tanaman.1. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri. pertumbuhannya cepat. kelapa ataukacang tanah dengan . Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. 13. menghasilkan produk yang tidak toksik. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. 3. 5. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. dengan alasan: 1. dan pemisahan logam dari bijih logam. b. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar.3. pencemaran. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan.3. khamir (yeast). perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. 4. 13. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. sebagai makhluk hidup. dan kapang. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. coli agar lebih efisien.1. obat-obatan. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. 2. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman.

Namun. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. dan protease yang aktif selama proses fermentasi. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak. massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Pada tabel 15.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. . tanaman kacang kedelai. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. Awalnya. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. lipase. Hal ini disebabkan: a.14). Fusarium sangat bergizi. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue. dan sisa berbagai produk pertanian. dan khamir. Neuspora mengeluarkan enzim amilase. ampas buah-buahan. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. b. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). disebut sebagai mikroprotein. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn.penambahan mikroorganisme berupa Neuspora.

Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda. ikan c.Gambar 13. namun komponen utama berupa penisilin.2.daging. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin.3.3. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. Tape. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin. d.kultur sel hewan f.2.3.4. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini. Antibiotik . Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. Walau demikian.1. e. Mie.3. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens.2. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang.2. 13.2. sosis b.2. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin. 13. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu.2.3.14. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia.3. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin. Beberapa produk hasil bioteknologi: a. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984.5. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet. 13. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik. 13. seperti yang akan dibahas berikut ini. 13. 13.3.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

penembakan gen. kloning embrio.17) dihasilkan dengan berbagai teknik. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). . Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur. jamur.000 ekor hewan. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun.5. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. mikroinjeksi. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal.13. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. bukan untuk penyembuhan. atau marmot. perikanan. Bidang peternakan. Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan.1. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik.Biasanya untuk memperoleh 0. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia.5. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci. dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia. kambing. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. 13. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari.2. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen). Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. Dengan teknik rekayasa genetika. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong.

misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13. . *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya.19). b. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. Pada sapi atau domba. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13.18). Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia.Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. selain bertentangan dengan agama. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). Contohnya adalah domba Dolly. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. a. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan.

.

Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan.• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis. Misalnya transfer gen dapat • . Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati.

3. Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu.6. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya. Selain itu. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi. insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru. 3. Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah.20). Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. juga diduga . Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. 2. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. Tanaman yang tahan terhadap angin. 13.1. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

misalnya oncom. terapi gen manusia. peternakan. atau proses biologis. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. dan asinan. Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. tape. dan protein sel tunggal. yang memanfatakan mikroba. dan antibodi monoklonal. biologi sel. proses biokimia dan genetik secara alami. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. genetika. tempe. Peternakan dan pertanian. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. minuman anggur.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. kesehatan. kecap. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. kloning domba Tracey. domba Dolly. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. coli. misalnya pada pembuatan tempe. sistem. dan biokimia. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. ssss . Mikroorganisme penghasil obat. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. oncom. dan pengobatan. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. dan kapas transgenik tahan pestisida . Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. misalnya antibiotik dan vaksin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful