Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

Gbr. Enzim. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. Bakteri. Vektor.1. berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2.

Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda....Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.Dilakukan dengan mutasi secara .... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis.....Cephalospurium ............ ......... Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2..... .. ..Cephalosporium ................ Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1.......... penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur........................⇒ penisilin N....... Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum......... . Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3....iradiasi ultra violet dan sinar X...Gbr...⇒ sefalospurin C... .....

untuk pengobatan TBC 4. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > ... Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.....⇒ streptomisin.. Gbr.... karena itu dilakukan rekayasa genetika. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Interferon Adalah antibodi terhadap virus.....Streptomyces .... Proses pembentukan di dalam.. Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. 5.. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus)..

Interferon Adalah antibodi terhadap virus. . karena itu dilakukan rekayasa genetika... ... Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3................. Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda..... untuk pengobatan TBC 4..... .1.......... 5.........Cephalosporium ...... Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum....... ...... .. penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur......Cephalospurium .iradiasi ultra violet dan sinar X. .⇒ sefalospurin C........Streptomyces ..Dilakukan dengan mutasi secara .. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen...⇒ penisilin N. Proses pembentukan di dalam......... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia................................⇒ streptomisin...Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada..... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa..... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis.

Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1. . Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. 2. Pencemaran oleh minyak.Gbr.

Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. Bila termakan.. 2. dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. .Gbr.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . Racun akan merusak saluran pencernaan serangga.ke tanaman. Virus disemprotkan ke tanaman. Baculovirus sp. menyebarkan virus melalui perkawinan. Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida.. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan . serangga akan mati dengan sebelumnya. . 1.tanaman yang bersifat resisten hama serangga.

Penemu F. 2. 4.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. 3. Tanaman kebal terhadap penyakit. misalnya tembakau kebal terhadap TMV. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. . dapat diterapkan untuk kultur jaringan.C. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1.

Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1. Ciri utama bioteknologi: 1. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. mikrobiologi. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. Mg dan K 3. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan. Tanaman mampu menambat N2. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. dan rekayasa genetika secara terpadu. tumbuhan atau hewan 2. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian . jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2.

Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Contoh: pembuatan tempe. Era bioteknologi generasi ketiga. pengolahan air limbah c. Era bioteknologi generasi kedua. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. tape. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Proses dalam kondisi steril. pembuatan kompos 3. produksi bahan kimia: aseton.Gbr. cuka. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. Contoh: a. 2. antibodi monoklonal . Contoh: produksi insulin. asam sitrat b. dan lain-lain. interferon.

Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). kedokteran.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. protoplasma. jaringan. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Produksi Obat. Vaksin . Bioteknologi. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik. sel. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik.Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. (lagi…) Komentar (21) Januari 12. Antibodi Monoklonal. Interferon. Teori Dasar Kultur Jaringan a. Kultur jaringan. Terapi Gen. b.

Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. . untuk pengobatan TBC 4. karena itu dilakukan rekayasa genetika. . . .Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.Interferon Adalah antibodi terhadap virus.vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1. Proses pembentukan di dalam. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X. 5.Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada.Streptomyces …………………Þ streptomisin.Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3.Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.Cephalospurium ………………Þ penisilin N. .

Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri. 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi. Contoh: pembuatan tempe. contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . Penggunaan mikroba masih secara tradisional.Aspergilus wenti .oncom . Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya . jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ). dan lain-lain.Minuman berakohol(anggur.Komentar (3) Januari 9.Rhizopus – tempe kedelai . bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1.Sacharomyces (ragi) . dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Produksi Pangan. tape. bir Kedelai .Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana. cuka. (lagi…) Komentar (6) November 4. 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa.

Pengeringan Setelah direbus. mempermudah pertumbuhan ragi.Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus.Neurospora crassa . Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl. Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. 6.net . kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki. namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan. karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup.Kacang tanah . Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing. 7.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum .utkampus. menghilangkan bau dan menambah cita rasa. Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. terusan halimun 37 bandung. Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2. 4. Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna. 3. 5.

dan Amerika Serikat. keju dan produk ternak lainnya. Kanada. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Jagung toleran herbisida. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. Australia. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). Australia. Kanada. Kedelai toleren herbisida. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. . varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. Tetapi. Australia. Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. Menurut ahli gizi. Rusia. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. Jepang. menghemat waktu tanam. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman. Meksiko. babi. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. Switzerland. yang ramah lingkungan. Uni Eropa. Brasil. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. dan peningkatan daya simpan. ketahanan terhadap herbisida. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman. Jepang. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit. Korea. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. dan Amerika Serikat. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. dan Amerika Serikat. perubahan kandungan nutrisi.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. Belanda. Uruguay.

Jagung tahan hama. Kentang tahan virus. Afrika Selatan. Kapas biotek Kapas tahan hama. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. pemutih kopi. kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Australia. Afrika Selatan. Cina. Kanol laurat tinggi. Inggris. dan Amerika Serikat. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. khususnya kadar lemak rendah. Afrika Selatan. Kanada. Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. Eropa. tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut. sehingga terlindung melalui . konsumen. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Kanola asam oleat. dan Amerika Serikat. bahkan ditiadakan. Meksiko. Jepang. Jepang. dan lingkungan. Denmark. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit. Jepang. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. dan Amerika Serikat. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. campuran pelapis kue. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. Kentang biotek Kentang tahan hama. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. Dengan demikian. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. Kanada. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. Belanda. Jepang. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. Kanada. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). Kapas toleran herbisida. Australia. Switzerland. Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. dan campuran penutup atas. dan Amerika Serikat. Dengan demikian.

Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi. Dimulai dari nenek moyang kita. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. tape. Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara . Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. oncom. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. bagian dari organisme hidup. kecap. serta membantu melindungi lingkungan. 2003). Pepaya biotek Pepaya tahan virus. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida. ”Squash” biotek Squash tahan virus. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata.bioteknologi terhadap virus tertentu. dan nata de coco . Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. sel. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata. Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup. Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. mengurangi biaya budi daya. meningkatkan keuntungan. terasi. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. arak. Dalam bidang pertanian. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. yogurt. mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. *** PR-Kamis.

kualitas makanan dan gizi yang lebih baik. Gambar 1. 2003). Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain. Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. 1996). dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. toleran terhadap cekaman lingkungan. Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi. seperti antibiotika dalam buah pisang. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler. Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. pemanfaatan lahan marjinal. dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis. pembentukan hama resisten. transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik.antara lain efek balik terhadap organisme non-target. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA . identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan. Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1). juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi.

PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . yaitu peningkatan kualitas pangan. 2003). misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. dan lain-lain. Rhiphosant . toleransi terhadap cekaman lingkungan. karena membunuh organisme liar yang berguna. Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). khususnya rekayasa genetika. Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia. dan manajemen budidaya (Huttner. Degra Simba (ITB). namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. 1998). dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. Bagaimanapun juga. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Jamur Akar Putih. Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. dan (4) biocontrol. Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). dan lain sebagainya. Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. Starbio . atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. dan Phytopthora sp). resistensi terhadap hama atau penyakit. Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). Namun. produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). (3) biodecomposer. Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). Bio P Z 2000. Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga. Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . 2003). SuperDec (BPBPI). prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. (2) biofertilizer. dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. EM4 .

. Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas. dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan.antara lain : Meteor. bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. NirAma . Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi. lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. Di bidang kesehatan dan pengobatan. Menurut beberapa informasi. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. Greemi-G. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. Triko SP. karena bidang Pertanian. Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36). mulai dari bidang pertanian. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita. PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. Di bidang peternakan dan perikanan. Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. dan Marfu . tahan hama dan penyakit).

penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. makin baikkah perbuatan manusia? maka. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. Durian . Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan. agama. moral. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. mengatasi kelangkaan sumber daya energi. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran. Selaras dengan kemajuan peradaban. Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan. penalaran. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya. Karenanya. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. II. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri. BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. 1999). pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain.antara lain untuk memerangi kelaparan. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. serta kriteria kebenarannya. logika.

sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. dan lain-lain. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ). Sebaliknya. studi kelayakan. jagung. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. Disini. manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. Bagaimana cara kita menyikapinya?. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang. 2001). Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. sedangkan Pihak yang kontra. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan . transgenik antara lain kapas. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik.bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. Selain kapas. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. Pihak yang pro. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul.

identifikasi genetik. Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. manusia. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. Penelitian terakhir membuktikan bahwa. transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987. Di Indonesia. b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. Dengan teknik ini seekor sapi betina. . memanipulasi. kriopreservasi embrio. Jepang. seperti inseminasi buatan. kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan. bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. telah berkembang dengan pesat. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. Dengan teknologi transgenik. 1993). babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. 1994. In Vitro Culture (IVC). mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). teknologi In vitro Maturation (IVM). Menteri Kelautan dan Perikanan. 2000). Babi transgenik. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. embrio transfer. yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. seperti manipulasi mikroba rumen. seperti genome maps. fertilisasi in vitro. masker asisted selection. Niemann dan Kues. sapi. Kelinci. In Vitro Fertilisation (IVF). sapi. tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. Dalam bidang perikanan. konservasi molekuler. transgenik. banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. mencit. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. sexing sperma maupun embrio. babi dan kuda. c) produksi embrio secara in vitro. cloning dan spliting. 2) rekayasa genetika.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain.

dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. dan bioremediasi. 2000). penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. pemanfaatan produksi alam.Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan. di utamakan pada tiga kelompok. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. probiotik. Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro. dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. tetapi masalahnya. Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. hibridasi. imunostimulan. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. rekayasa kromosom. Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. Pada akuakultur. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi. yaitu: akuakultur. gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . Molly adalah anak tunggal.

bir. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain. yakni : minuman anggur. Dari 15 embrio yang dihasilkan. Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam. keju dan roti. bir. Sebagai pelaku. 1999). seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya.anemia. keju ataupun ragi roti. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu. III. Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. dan beberapa jam setelah lahir. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu. ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi. sejak manusia mengenal cara membuat anggur. Kini. ilmu dengan agama. barley. .

Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor. genetika. biologi molekuler dan seluler. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. Dengan demikian. biologi reproduksi dan ahli komputer. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir.H. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. serta evaluasi dan penyusunan laporan. tanggal 5 Juni 2001. Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday. mikrobiologi. immunologi. yakni: biokimia. Djuanda No. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. pemberian bimbingan teknis. penyusunan pedoman. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. karena beberapa pertimbangan. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. 18 Bogor. Pada bulan April 1993. Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. penyusunan rencana dan program. embriologi.

a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI. peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler. cerdas. kesejahteraan pegawai dan karyawan . sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”.” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan. kreatif. MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil.

Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan.1. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d. Rekrutmen. efektif. obat-obatan. biologi molekuler dan bioproses b. masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan. masyarakat industri.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan. Penajaman program strategis dalam bidang pangan.1.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi .Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c.Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e.1. pengembangan. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional. regional dan internasional 3. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel. kesehatan dan lingkungan e. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b.TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a. biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a. bioproses dan ilmu lain yang menunjang c.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan.Terciptanya tata kelola yang profesional. mengurangi kemiskinan.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a. swasta. biologi molekuler. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c. farmasi dan lingkungan 2.

tujuan penelitian…………………………………………………………………. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang.1 1. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini.1.1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1. Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan. dan ujian akhir sekolah. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun. manfaat penelitian……………………………………………………………….Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW. yaitu : dalam pembuatan tape ketan. pengertian bioteknologi………………………………………………………….3.1. Membangun sistem informasi manajemen d.2 . latar belakang………………………………………………………………………1 1.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini.. Untuk itu.2. KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin.dan manajemen modern 2.. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. Singaparna. Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi.

diantaranya : 1.1.1. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian………………………………………………………. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3..2. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional . Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape. cara kerja…………………………………………………………………………….3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup……………………………………………………………………. kesimpulan……………………………………………………………………… …. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2.5 5.2.2. Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi. alat dan bahan……………………………………………………………………. 1..2.1. Selain itu juga.5 5.Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial.3 3.2. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya.3 tape 3. penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.

adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri. Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat. Selain itu juga.2. mikrobiologi. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril. tape. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. dan lain-lain. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern.1. Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. terutama orang sunda. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika. Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan.Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. cuka. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru.3. 2.4. Tape ini dibuat dengan cara . dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian. sebagai contoh produksi insulin. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup). Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca. sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia.bisa diartikan juga. sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon.

bakul 3. ragi ½ sendok makan 3. beras ketan dinanak sampai matang. bersihkan toples. berair. 4. Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. sehingga ketan menjadi lunak.difermentasikan selama 2-3 hari. air alat : 1. Alat dan bahan Bahan : 1. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. gula pasir 1 sendok 4. dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin. cempeh 3.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol.2. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. cempeh. dan setelah itu tiriskan 2. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . dan berbau alcohol. setelah dingin. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. manis. toples mini 2. beras ketan ½ kg 2. cara kerja 1. setelah ditiriskan.1. daun katuk 10 lembar 5. sampai bersih kemudian tiriskan 3.

kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol.1. tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan. setelah merata. simpan selama 2 hari 8. Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional. Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol.pada penelitian ini pula kelompok kami . Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong). Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis.setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa).yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat). memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape.dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna. dan karbon dioksida. masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7.6.

ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari. Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. bakteri.tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk. .Tapi. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan. penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang. Selain itu juga. algae.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar. Bidang itu menelaah virus. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar.2. 5. dan marin. protozoa.1988). Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari. danau. dan laut. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar. muara. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. -4 - BAB V PENUTUP 5. dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. termasuk mata air.dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol. Selain itu juga. mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi. harus menggunakan ragi yang berkualitas. sungai. Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan.1988). Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan.1. Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar.1988).

atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. industry. Fungi atau jamur. yang terdir dari rumah tangga. Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. Sel hidup. Sumber domestik. 3. Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. 4. Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton). Mikroalgae atau ganggang mikro. Plankton (fitoplankton dan zooplankton). Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1. Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. sebagian besar tersusun oleh air.1985). dan sebagainya. Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar. pertanian dan sebagainya.1988). yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. dan mikroorganisme lain. hewan kecil (zooplankton). terutama di perairan dalam (Pelczar. Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. Faktor yang bersifat hidup (biotik).1985). 5. artinya. ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara . 2. dinamakan plankton. kolam. Protozoa atau hewan bersel tunggal. Mikroorganisme bentik. yang terdiri dari kegiaan pabrik.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. 2. b. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik. Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme. berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. akuademin. pelaku fotosintesis. protozoa. Virus. Pencemaran tersebut berasal dari: 1.1988). Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). Sumber non-domestik. baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar.1988). danau laut dan sumber-sumber lainnya. atau mengandung tetesan minyak. Bakteria. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . 1.

Pinnularia. oleh bakteri atau fungi sendiri. air dan udara. dan sebagainya. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. 2) Mendatangkan kerugian a. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit. 1) Mendatangkan keuntungan a.2009). Bahkan dalam perut hewan dan manusia. Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. merupakan makanan utama ikan-ikan kecil. . mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum. seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Tanpa adanya jasad pemakai. Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. Staphylococcus. b. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. untuk perikanan. Dalam tanah. Hydrodiction. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton). kehadiran mikroba di dalam air.1988). Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim. Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah. Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). Di dalam air. Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. Ilmuwan Belanda. dan sebagainya. b. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. khususnya ikan. c. Salmonella. Sinedra. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. dan banyak contoh-contoh lainnya. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. d. Banyak plankton. dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. Scenedesmus. antara lain oleh microalgae. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis.

penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. Di negara-negara maju. Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas.2005). Akan tetapi. salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit. Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik. Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen. Karena itu.2009). bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Sebab. Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik). bakteri biasanya langsung mati. Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. Di dalam bidang budidaya. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan). Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut). kadar garam. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. tapi pada akhir rantai makanan. Itulah sebabnya. serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. yang masuk ke perairan laut (Kompas. yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan. temperatur. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks.2005). Namun. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks.2009). keperluan budidaya. maupun uji toksisitas. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim. Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. Misalnya.Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. Baru beberapa tahun terakhir ini. Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup. Namun. Menyangkut lokasi. Di luar habitatnya. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun.2009). yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri.2005).2009). tetapi juga sebagai . Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. Hasil penelitian dan anilisisnya. sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. Kini. Dalam bidang budidaya. dan saling terkait satu dengan yang lainnya.2005). akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya. Dengan metode biologi molekuler terbaru. kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan.

Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan. maupun pestisida sintetik. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat.2005). aktinomicetes. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- . seperti bakteri. yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik. Di Amerika.2005). Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut.2005). dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. dapat hidup secara bebas. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. baik berupa pupuk. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. herbisida. Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas. protozoa. Berdasarkan uraian di atas. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Namun. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya. relatif tidak mahal. merangsang pertumbuhan. Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. fiksasi biologis nitrogen. biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. pelarutan fosfat. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. fungi. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru.suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. termasuk di dalamnya bakteri laut. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas. ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. re-cycling hara tanaman. alga dan virus.

69 kg Urea.69% N. dan 2. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja. Stardec. yaitu Nitrogen (N).34 kg SP 36. EM Lestari. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . 0. dan 2. biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI). N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Starbio. Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). 0. Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu. petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. fosfat (P). Degra Simba. Penicillium sp. dan fungi pelapuk putih. Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P. misalnya: SuperDec. Namun. Cytopaga sp. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza. Hara N tersedia melimpah di udara. Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. Namun. Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan. N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. OrgaDec. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman.81% K. dan lain-lain. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. Tiga unsur hara penting tanaman. EM4. Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. 75 kg SP 36/ha dan 37.34% P2O5. SuperDec dan OrgaDec. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh).produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium. Di sinilah peranan mikroba pelarut P. Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha.5 kg KCl/ha. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer. Sayangnya kandungan hara kompos rendah.18 kg KCl. Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia. Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha. karena terikat pada mineral liat tanah. Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N. antara lain: Aspergillus sp. Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman. Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman.

Rhiphosant. Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. Paecilomyces fumosoroseus. dan serangan hama dan penyakit tanaman. Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia. Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp.Si.com . Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. Kamizae. Bauveria bassiana . M. NirAma. Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik. di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. dan Phytoptora sp.sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar. Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. isroi@ipard. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. Bio-Meteor. umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik. Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama.id . Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut. JAP (jamur akar putih). S. 1 Bogor 16151 Telp. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. unsur hara. Penulis: Isroi. dan Metharizium anisopliae . Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik. Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia. petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. Marfu-P dan Hamago. 0251 324048/327449 Fax. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. OST dan Simbionriza. Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman. Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp. Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G.net.

Gambar 1. Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol .

Selama ini. tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan . walaupun kandungan protein PST sangat tinggi.Gambar 3. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein. Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4. Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST).

teknik kimia. gula. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. biologi sel. atau bahan makanan. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. A. Vaksin 3. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. Selain dengan tanaman transgenic. Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. Proses yang dibantu mikroorganisme. biokimia. hasilnya antara lain tempe. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. dan sebagainya termasuk . Antibiotik b. seperti ikan. kambing. 2. asam asetat. oncom. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. tape. kecap. 4. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. tape. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. dan sapi. misalnya dengan fermentasi. genetika. dan enzimologi. dan kecap.pada hewan. seperti tempe.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH).

yaitu klimosin. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Pengolahan Bahan Makanan a. Ragi . namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. b. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. penyakit gula. mencegah anemia. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. Akan tetapi. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. seperti yoghurt. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. jamur. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. dapat menurunkan kadar kolesterol. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. keju. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. Selanjutnya. memperlancar pencernaan.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. dapat mengurangi toksisitas. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. kemudian didinginkan sampai 30oC. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat.keju dan yoghurt. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. dan kanker. meningkatkan vitalitas. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. dan mentega. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. bergantung pada bahan dasarnya. menghambat ketuaan. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. Untuk membuat tempe.

sawi. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama.merupakan kumpulan spora mikroorganisme. dan CO2. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. b. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). yaitu Rhyzopus oligosporus. dan erosi tidak ada. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. aeroponik adalah pemberdayaan udara. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. dalam hal ini kapang. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. pecahan batu bata. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Aglonema. melon. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. Dracaena. tergantung media yang digunakan. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. pertumbuhan tanaman lebih cepat. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. antara lain jambu air. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. hemat biaya perawatan. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. cahaya. Jadi. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. risiko kerusakan tanaman karena banjir. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. dan karbohidrat. bebas dari hama. dan metode porus (menggunakan media kerikil. mentimun. dan Spatyphilum. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. selada. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. Rhyzopus stolonifer. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). dan lain-lain). dan bayam. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. 2. tidak perlu lahan yang terlalu luas. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Jadi. kedondong bangkok. . dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. kangkung. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. dan belimbing. antara lain tomat. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Namun. dan Rhyzopus oryzae. mineral. lemak. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. 3. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. Rhyzopus arrhizus. kurang air. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. paprika.

bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. dan membentuk spesies baru. sehingga dapat direkomendasikan. seperti rekayasa genetika. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. Sifat-sifat plasmid. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Manfaat fusi sel. teknologi plasmid. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. b) dapat beraplikasi diri. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). penanganan polusi. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. dan sebagainya. Oleh karena itu. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. misalnya melalui transplantasi inti. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. Setelah diberi inti baru. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena .Dewasa ini. membuat antibodi monoklonal. antara lain untuk pemetaan kromosom. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. penciptaan sumber energi. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. a. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. fusi sel. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. dan rekombinasi DNA.

dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia. dan testosteron. 2) DNA dapat disambungkan b. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. Manfaat antibodi monoklonal. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3.dan manusia. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. misalnya insulin. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. vaksin. '09 11:22 PM for everyone A. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain.tumbuhan. Hormon-hormon yang telah diproduksi.hewan. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi.melainkan ilmu terapan.alasan-alasan sebagai berikut. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2. antibiotika dan hormon. kortison. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. hormon pertumbuhan. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi. b) mengikat racun dan menonaktifkannya. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. Jadi. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu.

Dengan memahami proses –proses yang terjadi. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol. Sebaliknya dalam bioteknologi moderen.asam asetat. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2.misalnya mengatu pH dan suhu.dan tempe.ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi. dan fisika. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. umumnya belum dapat diproduksi secara masal. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar.gula. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah. jadi. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1.roti.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap.tuak. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa. Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1. 3.mengendalikan pencemaran. misalnya produk pabrik bir.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai.dan pemasaran. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1.pemrosesan hasil dengan mesin. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan. dapat di klona ? sehingga sifat konstan . pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan.ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik.peralatan yang digunakan.kecap. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi.biologi molekuler.untuk membasmi hama tanaman.biokimia.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik.pengepakan.genetika. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun. Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol.menghasilkan obat. B. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2.memisahkan logam. Dapat diproduksi secara masal.pengubah bahan makanan. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional.

a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik.aseton dan gliserol. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman.asam cuka. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui. . Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak.teknologi. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam.kesehatan. namun dibalik itu. baik dampak positif maupun dampak negatif. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya. proses pengubahannya disebut rekayasa genetik. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. Dengan kata lain. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri. Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi.Jika organisme di ubah gennya.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian.lingkungan.3. Lingkungan. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4.misalnya etanol.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik. maupun masyarakat.maupun pencemaran lingkungan. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi.asam nitrat. Dampak Bioteknologi Bagi Sains. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia . dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa. Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam. C.Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas. Jika rahasia alam itu telah terungkap. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang. Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat. para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya.kemudian dikeringkan. maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya. baik di bidang pangan.

Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. dan kecap. roti.pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. makanan. Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) . Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. anggur. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. 2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP .Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST. seperti bir. yoghurt. pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. cuka. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. Saat ini. keju. Kelebihan PST. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange. biasanya menggunakan mikroorganisme. Pemisahan Logam dari Bijihnya. tuak. 1. Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe. antara lain: a. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST). dan nata de coco. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. oncom. digunakan untuk membuat oncom. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan.

khususnya ganggang. Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. dapat menghasilkan protein. 3. Penghasil Zat-Zat Organik . limbah minyak bumi. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. Protein ini berada di dalam sel. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. jamur. seperti selulosa. b. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. organisme dapat membelah diri dengan cepat. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella. seperti jeli. 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. seperti ganggang. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa. maupun bakteri. a. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. atau limbah organik yang lain.2.

ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. 5. contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain. Pemisahan Logam dari Bijihnya . Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan.Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. Namun. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian). asam sitrat. disebut penisilin. seperti etanol. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. 4. asam cuka. aseton. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan. seperti singkong dan beras. dan gliserol. Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat. misalnya sebagai bahan minuman.

Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran. Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. 7. persediaan bahan bakar makin menipis. 4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. 2) Kemudian. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. kemudian diaduk. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. seperti besi dan belerang. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak. ditimbun. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . Dalam UPL biologis. Setelah rata. 3) Setelah itu. Penghasil Energi Saat ini.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. 6. Oleh karena itu. Sedangkan. Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik.

yaitu melalui bioteknologi tradisional. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman. Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya. Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju. cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13. .1. Akibatnya. Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur.

Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial. dan lainnya. cendawan. Sejak tahun 6000 SM. Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi.protozoa. bakteri. 13. atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. 4. 3. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. sistem. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi . Reproduksinya sangat cepat. alga. Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. industri. menafsirkan.3. misalnya di bidang makanan. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep. 2.1. Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi. kalian diharapkan dapat memahami. pengobatan. pertanian. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku). limbah. Namun. tanaman maupun hewan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. Saat ini.1. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1. Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. Memiliki sifat tetap. Mudah diperoleh dari lingkungan kita.2. 5. 13.Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13. tidak berubah-ubah.

Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi.5 jam. Hal ini terjadi juga pada biologi. tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika. dan rekayasa genetika. Misalnya.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi.konvensional/klasik. . dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern.5 sampai 3. Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13. 13. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2.2.2. mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama.2.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung. 13. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. Biologi telah berkembang dengan pesat. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi.1. biokimia. Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. 13. serta cabang kimia yaitu biokimia. setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan.2). mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu.

3.13. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). Sebaliknya.3. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. roti. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. 13. biologi kehutanan dan ilmu komputer. Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman. biologi sel. teknologi pangan. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya.4.2. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk. dan biokimia. keju. insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. demikian juga dengan penangkaran hewan. biologi pertanian. biologi kedokteran. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA . Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. 13. walaupun tanpa sebutan bioteknologi.2. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. Selain mikrobiologi. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional.

Hal ini dapat dipahami. 13. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E. tanaman kapas tahan insektisida. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). kloning domba Dolly. Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda. selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. mulai dari bidang pertanian.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi. coli.sekitar tahun 1950. kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang. mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia.3). hewan dan tumbuhan (Gambar 13. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). .3.

keju keras . Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. proses ini disebut pedadihan. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. Yoghurt Pada yoghurt. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. Di dalam proses pembuatan keju. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. seperti aspek pangan. Pada saat ini. 4. keju sangat keras. contoh: keju Requefort (keju biru). keju lunak. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. hingga kesehatan dan pengobatan. lalu sebagian besar lemak dibuang. 3. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe.1. yaitu : 1. mentega dan yogurt. contoh: keju Cheddar.1. susu dipasteurisasi dahulu. 'a. keju setengah lunak. peternakan. seperti keju.13. pertanian. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4.1. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. keju Permesan. Yoghurt berasal dari bahasa . Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain.1.42°C sehingga menghasilkan keju. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti.1. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. 13. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa. contoh: keju Camembert. C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). Ada 4 macam jenis keju. Akibat aktivitas bakteri.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. 1. Keju Pada pembuatan keju. yoghurt. b.3. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. seperti keju. keju Swiss. 2. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan.3. Pembuatan roti Pada pembuatan roti. contoh: keju Romano. 2.

bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4. mauzun (Armenia). pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh.0. Mentega Pada pembuatan mentega.Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran).4) d. tahu putih. kemudian lemak mentega dipisahkan. 'b.2. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a. susu ditambah dengan cita rasa tertentu. Dalam kondisi anaerob. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. cieddu (Italia). 13. Tapai. buah dan sebagainya. merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13.1. kiselmleka (Balkan). Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. c. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae.1. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. e. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. Setelah itu. . Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat.5). Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. c. mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman.0. Oncom. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5. Tahu kuning.2. Cara membuatnya. 3. Hidroponik. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja).

Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1. 2.6). Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13. 13. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok. misalnya: 1. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13.2.2.1.1.1.3.7) . 13. Domba ankon.1.2.4. hasil mutasi alami.

13. Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan.2. Tanaman jagung.2. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. .1.2. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. misalnya pada aspek pangan. pertanian. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian. 2.8). Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa.2.2. 13. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice. misalnya: 1. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan.1.2.1. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. misalnya: 1.2. 13.1.2.

.

11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan.2. sapi. dan kuda.1. .2. babi. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13.13.3. yaitu: 1.

12) 13.1.2.2. Ternak unggul hasil manipulasi genetik. contohnya unggul pada daging dan susunya 3.4. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13.2. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: .

kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. pertumbuhannya cepat. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. 2. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13.1. sebagai makhluk hidup. khamir (yeast).1. dan pemisahan logam dari bijih logam. kelapa ataukacang tanah dengan . 13. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. menghasilkan produk yang tidak toksik. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. 4. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E.3. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. b. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. 5. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. obat-obatan. coli agar lebih efisien. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa.3. 13. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. pencemaran. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi. 3. dengan alasan: 1. dan kapang.13) 2. pembasmian hama tanaman.

dan protease yang aktif selama proses fermentasi. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue. Namun. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak. ampas buah-buahan. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. lipase. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. disebut sebagai mikroprotein. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn. b.14). juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. Fusarium sangat bergizi. Hal ini disebabkan: a. . massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. dan sisa berbagai produk pertanian. Awalnya. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). dan khamir.penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. Pada tabel 15.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. Neuspora mengeluarkan enzim amilase. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. tanaman kacang kedelai. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap.

Walau demikian. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa.3.daging. 13. namun komponen utama berupa penisilin. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat.5. Antibiotik . seperti yang akan dibahas berikut ini. 13. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet.4.2. ikan c. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin.3. 13. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang. Mie. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu.2.2.2.2.Gambar 13. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini. 13.1. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin.kultur sel hewan f. Beberapa produk hasil bioteknologi: a. e. sosis b.3. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan. d.14. 13.3. Tape.2. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin. 13.3. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda.2.3. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan.3. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah.17) dihasilkan dengan berbagai teknik. jamur. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen).45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia. penembakan gen. Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. kloning embrio. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong.000 ekor hewan. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari.Biasanya untuk memperoleh 0. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). perikanan. Bidang peternakan. atau marmot. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. kambing.2.5.1. mikroinjeksi. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia.5. . *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda. bukan untuk penyembuhan. 13.13. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. Dengan teknik rekayasa genetika.

misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia. Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. selain bertentangan dengan agama. a. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya.18). b. . Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat.19). misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia.Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. Pada sapi atau domba. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Contohnya adalah domba Dolly.

.

Misalnya transfer gen dapat • . Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati. Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan.• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis.

Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. Tanaman yang tahan terhadap angin.20). insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru. 2. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. Selain itu. 3. juga diduga . Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. 13. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi. 3.1. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang.6. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu.

Mikroorganisme penghasil obat. dan pengobatan. Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. atau proses biologis. oncom. coli. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. Peternakan dan pertanian. yang memanfatakan mikroba. dan antibodi monoklonal. kecap. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. domba Dolly. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. genetika. dan protein sel tunggal. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. dan asinan. terapi gen manusia. misalnya pada pembuatan tempe. tempe. sistem. dan kapas transgenik tahan pestisida . tape. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). kloning domba Tracey. ssss . Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. dan biokimia. peternakan. misalnya antibiotik dan vaksin. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. minuman anggur. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. misalnya oncom. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. biologi sel. proses biokimia dan genetik secara alami. kesehatan. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful