P. 1
Bioteknologi

Bioteknologi

|Views: 3,029|Likes:

More info:

Published by: Iwekz NverDie ATlast on Nov 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

Gbr. Bakteri. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2. berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Enzim. Gbr. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3. Vektor.1.

Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis..⇒ penisilin N..Cephalosporium ...Gbr...... Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1... penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur.iradiasi ultra violet dan sinar X.....⇒ sefalospurin C............. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2............. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.. ....... Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda........ ....... ........Cephalospurium ... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3...... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa...............Dilakukan dengan mutasi secara ....... ..Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.... ..............

Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia..... 5. Proses pembentukan di dalam.Streptomyces .. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). untuk pengobatan TBC 4.....⇒ streptomisin... Interferon Adalah antibodi terhadap virus..... Gbr. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > . Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia...... karena itu dilakukan rekayasa genetika.

... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.............. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda........ Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. .. . Interferon Adalah antibodi terhadap virus.. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur....Cephalospurium ... Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.. .Dilakukan dengan mutasi secara .........Streptomyces ........ Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa..Cephalosporium ........ ....... 5............ .... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis....1..Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada............. untuk pengobatan TBC 4......... Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.....⇒ penisilin N..... Proses pembentukan di dalam. karena itu dilakukan rekayasa genetika. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).........⇒ sefalospurin C.... ...⇒ streptomisin...iradiasi ultra violet dan sinar X........ Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3..

. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1.Gbr. Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Pencemaran oleh minyak. 2.

Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . 1. menyebarkan virus melalui perkawinan. dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. Baculovirus sp. Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. Bila termakan.ke tanaman. .Gbr. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan . serangga akan mati dengan sebelumnya.tanaman yang bersifat resisten hama serangga. 2. . Virus disemprotkan ke tanaman... Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga.

2. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. misalnya tembakau kebal terhadap TMV. 3. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. Penemu F. . Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1.C. 4. Tanaman kebal terhadap penyakit. dapat diterapkan untuk kultur jaringan.

Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. Ciri utama bioteknologi: 1. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan. Tanaman mampu menambat N2. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. mikrobiologi. Mg dan K 3. dan rekayasa genetika secara terpadu. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian . Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. tumbuhan atau hewan 2. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme.

Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. produksi bahan kimia: aseton. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. asam sitrat b. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Era bioteknologi generasi ketiga. cuka. Contoh: pembuatan tempe. interferon.Gbr. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Proses dalam kondisi steril. dan lain-lain. tape. Contoh: produksi insulin. antibodi monoklonal . Contoh: a. 2. Era bioteknologi generasi kedua. pengolahan air limbah c. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. pembuatan kompos 3.

sel. Kultur jaringan. kedokteran. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. Vaksin . Teori Dasar Kultur Jaringan a. Interferon. Produksi Obat. Antibodi Monoklonal. Terapi Gen. (lagi…) Komentar (21) Januari 12.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. jaringan. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. protoplasma. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). b. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik.Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). Bioteknologi.

vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur.Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C. karena itu dilakukan rekayasa genetika. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. 5. Proses pembentukan di dalam. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis.Cephalospurium ………………Þ penisilin N.Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Streptomyces …………………Þ streptomisin. . Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. .Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. . untuk pengobatan TBC 4.Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3.Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. .Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). .

Produksi Pangan. Contoh: pembuatan tempe. Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya . Penggunaan mikroba masih secara tradisional. bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1. contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . (lagi…) Komentar (6) November 4. cuka.Minuman berakohol(anggur. jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ).Aspergilus wenti .oncom .Rhizopus – tempe kedelai . dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. tape. bir Kedelai .Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana. 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi.Sacharomyces (ragi) . 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa. dan lain-lain. Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri.Komentar (3) Januari 9.

utkampus. Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1. Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing. 6. Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl. menghilangkan bau dan menambah cita rasa. Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2. Pengeringan Setelah direbus. 5. namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan. terusan halimun 37 bandung. 7.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum .Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus. mempermudah pertumbuhan ragi. kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki.Neurospora crassa . 4. Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna. Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. 3.net .Kacang tanah . karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup.

dan Amerika Serikat. Rusia. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Australia. yang ramah lingkungan. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. Jepang. menghemat waktu tanam. Korea. dan peningkatan daya simpan. Australia. antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. Tetapi. Meksiko. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). . perubahan kandungan nutrisi. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. Australia. Jagung toleran herbisida. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. Uruguay. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Menurut ahli gizi. Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. babi. dan Amerika Serikat. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. dan Amerika Serikat. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. Belanda. ketahanan terhadap herbisida. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. Kanada. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. Brasil. keju dan produk ternak lainnya. Kedelai toleren herbisida. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. Kanada. Jepang. Switzerland. Uni Eropa. sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman.

Cina. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. Eropa. Belanda. Kanol laurat tinggi. dan campuran penutup atas. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. Afrika Selatan. konsumen. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil.Jagung tahan hama. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. Afrika Selatan. Kanola asam oleat. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Switzerland. Jepang. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Australia. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Jepang. bahkan ditiadakan. Kentang tahan virus. Meksiko. Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Dengan demikian. Kapas toleran herbisida. Kanada. Kanada. Inggris. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Kapas biotek Kapas tahan hama. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. Jepang. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. sehingga terlindung melalui . Australia. Kentang biotek Kentang tahan hama. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. Afrika Selatan. dan Amerika Serikat. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. khususnya kadar lemak rendah. pemutih kopi. Denmark. dan Amerika Serikat. dan Amerika Serikat. dan lingkungan. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. Jepang. Kanada. Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Dengan demikian. dan Amerika Serikat. Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit. kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. campuran pelapis kue. tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut.

oncom. Pepaya biotek Pepaya tahan virus. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara . dan nata de coco . Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. serta membantu melindungi lingkungan. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. *** PR-Kamis. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata. Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. ”Squash” biotek Squash tahan virus. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Dalam bidang pertanian. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. sel.bioteknologi terhadap virus tertentu. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. mengurangi biaya budi daya. Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup. mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. arak. tape. kecap. yogurt. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. bagian dari organisme hidup. 2003). Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata. Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. meningkatkan keuntungan. terasi. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. Dimulai dari nenek moyang kita.

Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain. Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi. Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1). mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. pemanfaatan lahan marjinal. Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA . dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis.antara lain efek balik terhadap organisme non-target. Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi. Gambar 1. dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler. identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik. seperti antibiotika dalam buah pisang. Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. 1996). yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan. Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. pembentukan hama resisten. dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones. juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. kualitas makanan dan gizi yang lebih baik.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. 2003). toleran terhadap cekaman lingkungan.

dan lain-lain. SuperDec (BPBPI). resistensi terhadap hama atau penyakit. Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Bio P Z 2000. Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga. Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . Rhiphosant . khususnya rekayasa genetika. dan manajemen budidaya (Huttner. toleransi terhadap cekaman lingkungan. dan lain sebagainya. Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. Bagaimanapun juga. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. (3) biodecomposer.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). dan (4) biocontrol. 1998). Namun. Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. dan Phytopthora sp). 2003). yaitu peningkatan kualitas pangan. bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. 2003). Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. Starbio . Jamur Akar Putih. Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati. Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. Degra Simba (ITB). Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. (2) biofertilizer. karena membunuh organisme liar yang berguna. PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. EM4 .

Di bidang peternakan dan perikanan. Di bidang kesehatan dan pengobatan. kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. dan Marfu . tahan hama dan penyakit). lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita. Menurut beberapa informasi. dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan. karena bidang Pertanian. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi. . Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. Greemi-G. PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. mulai dari bidang pertanian. Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36). NirAma .antara lain : Meteor. sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. Triko SP. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas.

Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan. Durian . Karenanya. penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. II. Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri. pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. makin baikkah perbuatan manusia? maka. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. logika. 1999). moral. agama. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. mengatasi kelangkaan sumber daya energi. BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. penalaran. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya.antara lain untuk memerangi kelaparan. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. Selaras dengan kemajuan peradaban. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. serta kriteria kebenarannya.

2001). Sebaliknya. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya. Selain kapas. jagung. dan lain-lain. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. Disini. Pihak yang pro. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. transgenik antara lain kapas. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. Bagaimana cara kita menyikapinya?. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan . sedangkan Pihak yang kontra.bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. studi kelayakan. manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ). Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang.

Dengan teknologi transgenik. babi dan kuda. fertilisasi in vitro. 2000). Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. 1994. mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). c) produksi embrio secara in vitro. banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. sapi. In Vitro Fertilisation (IVF). Niemann dan Kues. Menteri Kelautan dan Perikanan. In Vitro Culture (IVC). Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). . konservasi molekuler. Babi transgenik. telah berkembang dengan pesat. sapi. transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987. Dengan teknik ini seekor sapi betina. bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini. identifikasi genetik. Di Indonesia. transgenik. dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain. Kelinci. sexing sperma maupun embrio. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. mencit. kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan. yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. Jepang. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. masker asisted selection. seperti inseminasi buatan. seperti manipulasi mikroba rumen. Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. 2) rekayasa genetika. 1993). cloning dan spliting. kriopreservasi embrio. tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. Dalam bidang perikanan. babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. teknologi In vitro Maturation (IVM). seperti genome maps. Penelitian terakhir membuktikan bahwa. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. memanipulasi. embrio transfer. manusia.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. di utamakan pada tiga kelompok. dan bioremediasi. 2000). dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. tetapi masalahnya. dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . Molly adalah anak tunggal. misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. probiotik. imunostimulan. Pada akuakultur. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi. rekayasa kromosom. Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah.Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. yaitu: akuakultur. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. hibridasi. pemanfaatan produksi alam.

Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya. Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu. Dari 15 embrio yang dihasilkan. serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. ilmu dengan agama.anemia. yakni : minuman anggur. Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. bir. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). barley. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. Sebagai pelaku. bir. 1999). dan beberapa jam setelah lahir. Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam. Kini. . keju ataupun ragi roti. keju dan roti. sejak manusia mengenal cara membuat anggur. III. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu.

Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. Djuanda No. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. mikrobiologi. pemberian bimbingan teknis. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas. Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. biologi molekuler dan seluler. biologi reproduksi dan ahli komputer. Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor.H. immunologi. yakni: biokimia. genetika. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. Dengan demikian. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. embriologi. Pada bulan April 1993. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. karena beberapa pertimbangan. penyusunan rencana dan program. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday. penyusunan pedoman. 18 Bogor. tanggal 5 Juni 2001.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. serta evaluasi dan penyusunan laporan.

peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler. kreatif. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”. cerdas. sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas. kesejahteraan pegawai dan karyawan .a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman. program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional.” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan.

mengurangi kemiskinan.TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a. biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2.1. bioproses dan ilmu lain yang menunjang c. biologi molekuler. efektif.Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional. swasta. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan.1.Terciptanya tata kelola yang profesional. Penajaman program strategis dalam bidang pangan. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. Rekrutmen. masyarakat industri.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a. masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan. farmasi dan lingkungan 2.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel.Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan. regional dan internasional 3. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi .Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e.1. obat-obatan. kesehatan dan lingkungan e. pengembangan. biologi molekuler dan bioproses b. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi.

latar belakang………………………………………………………………………1 1.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini.1.Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun. manfaat penelitian………………………………………………………………. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1. yaitu : dalam pembuatan tape ketan. Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan. Membangun sistem informasi manajemen d. tujuan penelitian…………………………………………………………………. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi.2 . Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi.3.dan manajemen modern 2. KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin.. Singaparna.2. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang..1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional. dan ujian akhir sekolah.1 1. Untuk itu. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi.1. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini. pengertian bioteknologi………………………………………………………….

Selain itu juga.5 5.1. diantaranya : 1. penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah. Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi.2. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi.. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3..1.2. cara kerja……………………………………………………………………………. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional . kesimpulan……………………………………………………………………… …. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya. alat dan bahan…………………………………………………………………….2. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi.1.2. 1. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian……………………………………………………….Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial.2.5 5. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional.3 tape 3.3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup……………………………………………………………………. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi.3 3. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini. Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape.

Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan.4. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril.1. diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape. terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara . cuka. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. sebagai contoh produksi insulin. tape. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.bisa diartikan juga. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern. Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat. sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon. 2. dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri.3. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca. Selain itu juga. Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika. sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. dan lain-lain. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup). Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru. untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan. mikrobiologi.Bioteknologi adalah penggunaan biokimia.2. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu).

cempeh. air alat : 1.difermentasikan selama 2-3 hari. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera. cempeh 3. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin. beras ketan dinanak sampai matang. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. sampai bersih kemudian tiriskan 3. setelah ditiriskan.2.1. setelah dingin. 4. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. beras ketan ½ kg 2. Alat dan bahan Bahan : 1. cara kerja 1. ragi ½ sendok makan 3. toples mini 2. berair. bersihkan toples. dan berbau alcohol. dan setelah itu tiriskan 2.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3. Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. bakul 3. manis. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. daun katuk 10 lembar 5. gula pasir 1 sendok 4. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. sehingga ketan menjadi lunak.

Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis. dan karbon dioksida. tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4.setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis. kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat.pada penelitian ini pula kelompok kami .dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol. memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa). masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7. setelah merata.yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat). Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong). Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional.1.6. simpan selama 2 hari 8.

dan marin.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan. 5. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan. Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar. protozoa. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar. -4 - BAB V PENUTUP 5. penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. Selain itu juga.dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol.Tapi. Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. dan laut.2. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari.1988). Kesimpulan Setelah melakukan penelitian. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar. muara. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama. .1988). mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi. sungai. danau. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar. termasuk mata air.1988). Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna.tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk. Selain itu juga.1. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar. bakteri. Bidang itu menelaah virus. harus menggunakan ragi yang berkualitas. algae. Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari.

Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. Sumber domestik.1985). 4. Sumber non-domestik. Virus.1988). ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. Bakteria. dinamakan plankton. Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar. Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. Protozoa atau hewan bersel tunggal.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Pencemaran tersebut berasal dari: 1. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1. 5. danau laut dan sumber-sumber lainnya.1985). Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar. Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. atau mengandung tetesan minyak.1988). baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. sebagian besar tersusun oleh air. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. kolam. 2. terutama di perairan dalam (Pelczar. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme. yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh. Plankton (fitoplankton dan zooplankton). yang terdir dari rumah tangga. Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. Mikroorganisme bentik. Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar. 1. Sel hidup. Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. pertanian dan sebagainya. dan sebagainya. b. Fungi atau jamur. industry. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik. akuademin. 2. Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton). Faktor yang bersifat hidup (biotik). Mikroalgae atau ganggang mikro. Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara . 3. atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . hewan kecil (zooplankton). artinya. protozoa. pelaku fotosintesis. yang terdiri dari kegiaan pabrik. dan mikroorganisme lain.1988).

antara lain oleh microalgae. 2) Mendatangkan kerugian a. Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini. merupakan makanan utama ikan-ikan kecil. Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. b. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton). c. Dalam tanah. 1) Mendatangkan keuntungan a. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella. b. Staphylococcus. Salmonella. Banyak plankton. Scenedesmus. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan. Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim.1988). seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. dan banyak contoh-contoh lainnya. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. Hydrodiction. Sinedra. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. Di dalam air. Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. dan sebagainya. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. untuk perikanan. Bahkan dalam perut hewan dan manusia. dan sebagainya. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air. kehadiran mikroba di dalam air. khususnya ikan. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. . sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah.2009). seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. d. Tanpa adanya jasad pemakai. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. air dan udara. oleh bakteri atau fungi sendiri. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. Ilmuwan Belanda. Pinnularia. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum.

yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. kadar garam. Karena itu. Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. Di dalam bidang budidaya.2009). Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas. Menyangkut lokasi. salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks.Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks. sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. Baru beberapa tahun terakhir ini. para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim. Dengan metode biologi molekuler terbaru. Namun. akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri.2009). saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. Hasil penelitian dan anilisisnya.2005). yang masuk ke perairan laut (Kompas. Itulah sebabnya. bakteri biasanya langsung mati.2005). Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik). Misalnya. sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. Dalam bidang budidaya. Akan tetapi. tetapi juga sebagai . Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun. Di negara-negara maju. fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan. probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen.2005). Kini. kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut).2009). Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup.2005). dan saling terkait satu dengan yang lainnya. Sebab. keperluan budidaya. temperatur.2009). tapi pada akhir rantai makanan. Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan. Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik. Namun. maupun uji toksisitas. Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan). bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Di luar habitatnya.

suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik.2005). fungi. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru. dapat hidup secara bebas. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas.2005). relatif tidak mahal. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya. dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. Namun. ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. termasuk di dalamnya bakteri laut. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- . Di Amerika.2005). Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. herbisida. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. baik berupa pupuk. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. merangsang pertumbuhan. aktinomicetes. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas. petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Berdasarkan uraian di atas. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. protozoa. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. re-cycling hara tanaman. maupun pestisida sintetik. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang. Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. pelarutan fosfat. fiksasi biologis nitrogen. alga dan virus. seperti bakteri.

Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan. Sayangnya kandungan hara kompos rendah. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi.34% P2O5. Penicillium sp. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N.5 kg KCl/ha. Namun. EM Lestari.69 kg Urea. OrgaDec. Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). 75 kg SP 36/ha dan 37. mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman. Stardec. Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu.34 kg SP 36. Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. Hara N tersedia melimpah di udara. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh). dan 2. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. fosfat (P). dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI). Cytopaga sp. Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman.81% K.18 kg KCl. Degra Simba. 0. Tiga unsur hara penting tanaman. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja. Namun. N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer. Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. dan 2. Starbio. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman. Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman. dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. SuperDec dan OrgaDec. sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. dan fungi pelapuk putih.produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan. Di sinilah peranan mikroba pelarut P. 0. yaitu Nitrogen (N). EM4. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia. maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha. dan lain-lain.69% N. Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp. karena terikat pada mineral liat tanah. misalnya: SuperDec. antara lain: Aspergillus sp. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman.

sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar. Bio-Meteor. JAP (jamur akar putih). Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba. petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. 0251 324048/327449 Fax. Kamizae. Paecilomyces fumosoroseus. OST dan Simbionriza. dan serangan hama dan penyakit tanaman. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp. Rhiphosant. Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol. Marfu-P dan Hamago. Bauveria bassiana . Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik. Penulis: Isroi.com . NirAma. unsur hara. Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp. Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia. Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. M. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. isroi@ipard. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. dan Phytoptora sp. Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia.id . Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman.Si. umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik. Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami. Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman. dan Metharizium anisopliae . Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. S. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). 1 Bogor 16151 Telp. Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik.net.

Gambar 1. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol . Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2.

Selama ini. Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein. walaupun kandungan protein PST sangat tinggi. tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan . Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST).Gambar 3. Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4.

BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. kecap. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. 2. Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. biologi sel. kambing. Antibiotik b.pada hewan. asam asetat. oncom. seperti tempe.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST. Selain dengan tanaman transgenic. tape. gula. misalnya dengan fermentasi. dan sapi. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH). seperti ikan. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. hasilnya antara lain tempe. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. A. dan enzimologi. Proses yang dibantu mikroorganisme. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. biokimia. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. genetika. dan kecap. 4. dan sebagainya termasuk . tape. teknik kimia. Vaksin 3. atau bahan makanan. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B.

jamur. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. mencegah anemia. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. dan mentega. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus.keju dan yoghurt. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. keju. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. seperti yoghurt. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. bergantung pada bahan dasarnya. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. memperlancar pencernaan. penyakit gula. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. kemudian didinginkan sampai 30oC. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. meningkatkan vitalitas. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. dan kanker. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. Akan tetapi. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. Ragi . Pengolahan Bahan Makanan a. dapat menurunkan kadar kolesterol. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. Untuk membuat tempe. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. b. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. menghambat ketuaan. Selanjutnya. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. dapat mengurangi toksisitas. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. yaitu klimosin.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat.

Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. pertumbuhan tanaman lebih cepat. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Dracaena. aeroponik adalah pemberdayaan udara. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. dan metode porus (menggunakan media kerikil. dan lain-lain). paprika. Rhyzopus arrhizus. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. . Namun. dalam hal ini kapang. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. kurang air. melon. sawi. antara lain tomat. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. dan erosi tidak ada. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. 2. antara lain jambu air. 3. dan belimbing. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. dan Spatyphilum. tergantung media yang digunakan. b. hemat biaya perawatan. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. dan Rhyzopus oryzae. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. bebas dari hama. risiko kerusakan tanaman karena banjir. mentimun. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. Jadi. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron.merupakan kumpulan spora mikroorganisme. dan bayam. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). dan CO2. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. tidak perlu lahan yang terlalu luas. dan karbohidrat. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. selada. Rhyzopus stolonifer. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. yaitu Rhyzopus oligosporus. mineral. Jadi. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Aglonema. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. pecahan batu bata. lemak. kedondong bangkok. kangkung. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). cahaya.

Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. penanganan polusi. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. antara lain untuk pemetaan kromosom. penciptaan sumber energi. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manfaat fusi sel.Dewasa ini. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). dan sebagainya. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. membuat antibodi monoklonal. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. dan rekombinasi DNA. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena . Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. Setelah diberi inti baru. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). sehingga dapat direkomendasikan. dan membentuk spesies baru. b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). misalnya melalui transplantasi inti. seperti rekayasa genetika. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Oleh karena itu. Sifat-sifat plasmid. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. fusi sel. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). a. teknologi plasmid. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. b) dapat beraplikasi diri. 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya.

dan manusia. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. Hormon-hormon yang telah diproduksi. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut. Jadi.hewan. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. '09 11:22 PM for everyone A. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . b) mengikat racun dan menonaktifkannya. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi.tumbuhan. Manfaat antibodi monoklonal. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. dan testosteron. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. hormon pertumbuhan. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi. vaksin. didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. 2) DNA dapat disambungkan b. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain. misalnya insulin. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. antibiotika dan hormon. kortison. Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia.alasan-alasan sebagai berikut. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal.melainkan ilmu terapan. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama.

Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi. Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3. Dapat diproduksi secara masal. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1.pengepakan.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi.kecap. misalnya produk pabrik bir. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol.dan pemasaran.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga. 3.biologi molekuler.Dengan memahami proses –proses yang terjadi.genetika. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah.peralatan yang digunakan.asam asetat.roti. jadi. dapat di klona ? sehingga sifat konstan .ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman.dan tempe.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar.biokimia. dan fisika. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai.memisahkan logam. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses.tuak.misalnya mengatu pH dan suhu. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional. B.pengubah bahan makanan.mengendalikan pencemaran.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik. umumnya belum dapat diproduksi secara masal.untuk membasmi hama tanaman. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1.menghasilkan obat. Sebaliknya dalam bioteknologi moderen.pemrosesan hasil dengan mesin. pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya.ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi.gula.

Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan.Jika organisme di ubah gennya. Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat. a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka. maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi. namun dibalik itu. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang.kesehatan. proses pengubahannya disebut rekayasa genetik.maupun pencemaran lingkungan. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara. dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa.Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas.teknologi.kemudian dikeringkan. Dampak Bioteknologi Bagi Sains. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman. Lingkungan.misalnya etanol. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains.3. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia.asam nitrat. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam. C. Jika rahasia alam itu telah terungkap. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4. baik di bidang pangan. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi.aseton dan gliserol. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah. Dengan kata lain. . Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. baik dampak positif maupun dampak negatif. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam.asam cuka. maupun masyarakat.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia .lingkungan. Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak. para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya.

oncom. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. Pemisahan Logam dari Bijihnya. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan.Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST. seperti bir. Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. biasanya menggunakan mikroorganisme. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. yoghurt. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. tuak. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. Saat ini.pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. keju. Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) . Penghasil Protein Sel Tunggal (PST). cuka. Kelebihan PST. dan nata de coco. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi. roti. 2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP . Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. anggur. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. makanan. antara lain: a. Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe. 1. digunakan untuk membuat oncom. Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. dan kecap. pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas.

Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. khususnya ganggang.2. maupun bakteri. atau limbah organik yang lain. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. limbah minyak bumi. Penghasil Zat-Zat Organik . seperti ganggang. seperti selulosa. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella. 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. 3. organisme dapat membelah diri dengan cepat. seperti jeli. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. b. dapat menghasilkan protein. Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. Protein ini berada di dalam sel. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. jamur. a.

Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Namun. disebut penisilin. Pemisahan Logam dari Bijihnya . 4. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan.Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. seperti etanol. misalnya sebagai bahan minuman. asam cuka. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian). Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. asam sitrat. seperti singkong dan beras. dan gliserol. 5. aseton. ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat.

6. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas. 3) Setelah itu. Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. seperti besi dan belerang. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . 7. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran. Oleh karena itu. Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik. Penghasil Energi Saat ini. para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. 4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. Dalam UPL biologis. Sedangkan. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. ditimbun. persediaan bahan bakar makin menipis. kemudian diaduk. logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. 2) Kemudian. Setelah rata.

yaitu melalui bioteknologi tradisional. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman. . Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya. Akibatnya. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik. Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman.1. cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13.

2.3. Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial. Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi .protozoa. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku). bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). limbah. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan. kalian diharapkan dapat memahami. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. 4. 3. bakteri. Memiliki sifat tetap. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1. Sejak tahun 6000 SM. tidak berubah-ubah. atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi. Namun. pertanian. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. sistem.Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13. Mudah diperoleh dari lingkungan kita. Reproduksinya sangat cepat. alga. pengobatan. 13. dan lainnya.1. 2. misalnya di bidang makanan. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13. 13. Saat ini. Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. 5. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan. menafsirkan. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. tanaman maupun hewan.1. industri. cendawan. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir.

setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan. Biologi telah berkembang dengan pesat.1. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika.5 sampai 3. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi. mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi. Hal ini terjadi juga pada biologi.2. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi. dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih.2). Misalnya. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. biokimia.konvensional/klasik. Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama. Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt. tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2. 13.2. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung. 13.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. .2. mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C. dan rekayasa genetika. serta cabang kimia yaitu biokimia. Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. 13.5 jam. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi.

biologi kehutanan dan ilmu komputer. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. dan biokimia. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia.4. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. biologi kedokteran. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. biologi sel. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA . Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. roti. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya.3. 13. biologi pertanian. insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. Sebaliknya. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi.2. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi.13. 13.3. keju. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman.2. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). walaupun tanpa sebutan bioteknologi. demikian juga dengan penangkaran hewan. Selain mikrobiologi. teknologi pangan.

mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. . Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA.3. Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda.3). Hal ini dapat dipahami. hewan dan tumbuhan (Gambar 13. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. kloning domba Dolly. selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. coli. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). tanaman kapas tahan insektisida.sekitar tahun 1950. mulai dari bidang pertanian. 13.

Di dalam proses pembuatan keju. Pembuatan roti Pada pembuatan roti. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. seperti keju. pertanian. lalu sebagian besar lemak dibuang. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. Akibat aktivitas bakteri. 4. contoh: keju Cheddar. seperti keju. b. C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. seperti aspek pangan. keju setengah lunak. Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4. peternakan. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. 3. 2. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain.3. Yoghurt berasal dari bahasa . susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). mentega dan yogurt. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. proses ini disebut pedadihan. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. 2. keju lunak.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. keju Swiss. contoh: keju Romano.1. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. contoh: keju Camembert. susu dipasteurisasi dahulu.13. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus.1. hingga kesehatan dan pengobatan. Pada saat ini. Yoghurt Pada yoghurt.42°C sehingga menghasilkan keju. yoghurt. keju Permesan. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal.1. keju keras . 1.3. Ada 4 macam jenis keju. contoh: keju Requefort (keju biru). Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. keju sangat keras. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. 'a. 13. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi.1. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. Keju Pada pembuatan keju. yaitu : 1.1.

selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). buah dan sebagainya. mauzun (Armenia). dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. c. Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. Cara membuatnya.2. 'b.0. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. cieddu (Italia). Setelah itu.4) d. c.Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13. Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. Tahu kuning.1. Hidroponik. .5). pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh. 13. kiselmleka (Balkan). tahu putih.0. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. kemudian lemak mentega dipisahkan. e. susu ditambah dengan cita rasa tertentu. Dalam kondisi anaerob. Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. Tapai. bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4. Oncom. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. Mentega Pada pembuatan mentega. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5.1.2. 3. mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a.

13. misalnya: 1.3. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1.2.1. 13. hasil mutasi alami.1. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar.7) .2. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13.6).2. Domba ankon. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13. 2.1.1.4.

13.2.2.1. misalnya: 1. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.2. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. 13. .2. pertanian. misalnya pada aspek pangan. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa. Tanaman jagung.1.1. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian.1.2. Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan. 2.8). Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice.2. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan. misalnya: 1. 13.2.2.

.

13.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba.2. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan. dan kuda. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13.3. . babi. yaitu: 1. sapi.2.1.

12) 13. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: .2.2. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13.4.1. contohnya unggul pada daging dan susunya 3. Ternak unggul hasil manipulasi genetik.2.

kelapa ataukacang tanah dengan .1. dan kapang. obat-obatan.3. menghasilkan produk yang tidak toksik. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. pencemaran. 5. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan.13) 2. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. b. 13. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. dan pemisahan logam dari bijih logam. pertumbuhannya cepat. dengan alasan: 1. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi. sebagai makhluk hidup. 4. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. 2. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. pembasmian hama tanaman. coli agar lebih efisien. khamir (yeast).3. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13. 13.1. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri. 3.

sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. Hal ini disebabkan: a. b. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). .penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. Namun. tanaman kacang kedelai. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. Awalnya. Fusarium sangat bergizi. lipase. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. ampas buah-buahan. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%.14). dan khamir. massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. dan protease yang aktif selama proses fermentasi. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. disebut sebagai mikroprotein. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam. dan sisa berbagai produk pertanian. Neuspora mengeluarkan enzim amilase. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. Pada tabel 15. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak.

d. Walau demikian. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu.Gambar 13. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. namun komponen utama berupa penisilin. 13. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan.daging. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik.3. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini.3. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin.2. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. e.2.2.3. Mie. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan.3.2.4. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. Antibiotik . 13.2.3. Beberapa produk hasil bioteknologi: a. sosis b. Tape. seperti yang akan dibahas berikut ini.14.3. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda. ikan c. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens.2.kultur sel hewan f. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin. 13. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia. 13. 13. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat.5. 13.1.2. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin.3.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. penembakan gen. atau marmot.000 ekor hewan. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda.17) dihasilkan dengan berbagai teknik. Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. bukan untuk penyembuhan. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. kambing. jamur. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). kloning embrio. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun.5. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia.Biasanya untuk memperoleh 0.13. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari. . perikanan. Bidang peternakan. mikroinjeksi. 13.5. Dengan teknik rekayasa genetika.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika.1.2. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen). Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi.

juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13.18). Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. Contohnya adalah domba Dolly. . misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. a.Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia. Pada sapi atau domba. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. selain bertentangan dengan agama. *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). b. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia.19).

.

Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati. Misalnya transfer gen dapat • .• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis. Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan.

1. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. 3. Selain itu. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi.6. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu.20). Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. Tanaman yang tahan terhadap angin. 13. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya. juga diduga . Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1. 2. 3. insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru.

Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). yang memanfatakan mikroba. Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. tempe. sistem. proses biokimia dan genetik secara alami. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. misalnya antibiotik dan vaksin. dan pengobatan. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. kloning domba Tracey. dan protein sel tunggal. tape. dan asinan. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. domba Dolly. terapi gen manusia. peternakan. Mikroorganisme penghasil obat. kecap. biologi sel. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. dan kapas transgenik tahan pestisida . oncom. minuman anggur. coli. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. ssss . atau proses biologis. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. dan biokimia. kesehatan. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. genetika.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. misalnya oncom. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. Peternakan dan pertanian. dan antibodi monoklonal. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. misalnya pada pembuatan tempe.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->