Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

Gbr. Bakteri.1. Enzim. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Vektor. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3. Gbr.

.Dilakukan dengan mutasi secara .........⇒ sefalospurin C.......Cephalosporium .Cephalospurium .............Gbr. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2... . penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur..⇒ penisilin N...............iradiasi ultra violet dan sinar X........ ....Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada........ ................. ..... Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1...... ...... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda............ Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis......

. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.. Interferon Adalah antibodi terhadap virus..Streptomyces ... Proses pembentukan di dalam...... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen... untuk pengobatan TBC 4. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.⇒ streptomisin. 5. Gbr... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > .. karena itu dilakukan rekayasa genetika......

.. ............. ........ penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. Interferon Adalah antibodi terhadap virus... 5.........Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.iradiasi ultra violet dan sinar X... Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.....⇒ streptomisin..Dilakukan dengan mutasi secara ...... . karena itu dilakukan rekayasa genetika.. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. .. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.⇒ sefalospurin C......1....... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia...........Streptomyces ..Cephalosporium ....... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).......... Proses pembentukan di dalam. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.............. untuk pengobatan TBC 4...... Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen..... ........Cephalospurium ........... .. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.⇒ penisilin N.... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3...

Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon.Gbr. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. 2. Pencemaran oleh minyak. .

. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan .ke tanaman. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. . 2. Virus disemprotkan ke tanaman. Baculovirus sp.. 1. . dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. menyebarkan virus melalui perkawinan.Gbr.tanaman yang bersifat resisten hama serangga. serangga akan mati dengan sebelumnya.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida. Bila termakan. Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga.

Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. misalnya tembakau kebal terhadap TMV. dapat diterapkan untuk kultur jaringan. 3. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1. Tanaman kebal terhadap penyakit. 4. . Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. 2.C.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. Penemu F.

Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan. mikrobiologi. Mg dan K 3. Tanaman mampu menambat N2. tumbuhan atau hewan 2. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. dan rekayasa genetika secara terpadu. Ciri utama bioteknologi: 1. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian .

Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Penggunaan mikroba masih secara tradisional.Gbr. cuka. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi kedua. 2. antibodi monoklonal . Contoh: pembuatan tempe. pembuatan kompos 3. Contoh: produksi insulin. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. pengolahan air limbah c. Era bioteknologi generasi ketiga. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. tape. asam sitrat b. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton. interferon. dan lain-lain. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Proses dalam kondisi steril.

Interferon. sel. (lagi…) Komentar (21) Januari 12. jaringan. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). kedokteran.Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. Antibodi Monoklonal. 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik. protoplasma. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). Vaksin . Kultur jaringan. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Terapi Gen.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. Bioteknologi. Produksi Obat. Teori Dasar Kultur Jaringan a. b. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik.

. 5. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X. untuk pengobatan TBC 4.Interferon Adalah antibodi terhadap virus. tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).Streptomyces …………………Þ streptomisin. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. .Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda. . Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1.Cephalospurium ………………Þ penisilin N.Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. . . karena itu dilakukan rekayasa genetika.Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses pembentukan di dalam.

contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . cuka. jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ). Produksi Pangan. 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi. tape. Penggunaan mikroba masih secara tradisional.Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana.Aspergilus wenti . Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa.oncom . Contoh: pembuatan tempe.Rhizopus – tempe kedelai .Sacharomyces (ragi) . dan lain-lain. Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya .Komentar (3) Januari 9. bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1. (lagi…) Komentar (6) November 4. bir Kedelai .Minuman berakohol(anggur.

Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1. 4.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum . mempermudah pertumbuhan ragi. 3.Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus. Pengeringan Setelah direbus.Kacang tanah . Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna. Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan.net . karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21. namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan.utkampus. menghilangkan bau dan menambah cita rasa. terusan halimun 37 bandung. 7.Neurospora crassa . Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2. 6. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl. Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. 5. kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki. Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing.

Jepang. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. dan Amerika Serikat. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. babi. . Korea. sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. yang ramah lingkungan. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. Australia. Jepang. Uruguay. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. Australia. Rusia. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini. Tetapi. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. menghemat waktu tanam. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. Meksiko.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. dan Amerika Serikat. dan Amerika Serikat. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen. Uni Eropa. Menurut ahli gizi. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. Brasil. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Australia. Switzerland. Belanda. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik. Jagung toleran herbisida. Kanada. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit. perubahan kandungan nutrisi. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Kanada. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. ketahanan terhadap herbisida. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. keju dan produk ternak lainnya. dan peningkatan daya simpan. Kedelai toleren herbisida.

Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Kanada. bahkan ditiadakan. Belanda. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Kanada. Kanola asam oleat. Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. Jepang. campuran pelapis kue. Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. Jepang. Jepang. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Kanada. dan Amerika Serikat. Afrika Selatan. Eropa. dan Amerika Serikat. Cina. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Jepang. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit. khususnya kadar lemak rendah. dan Amerika Serikat. dan Amerika Serikat. Denmark. Inggris. Kapas toleran herbisida. Meksiko. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. Afrika Selatan. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. Dengan demikian. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. Afrika Selatan. tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. Kentang tahan virus. Switzerland. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. Australia.Jagung tahan hama. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. dan lingkungan. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). Australia. sehingga terlindung melalui . Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Kanol laurat tinggi. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Kapas biotek Kapas tahan hama. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil. dan campuran penutup atas. Dengan demikian. Kentang biotek Kentang tahan hama. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. pemutih kopi. konsumen.

Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. yogurt. Dimulai dari nenek moyang kita. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. meningkatkan keuntungan. bagian dari organisme hidup. dan nata de coco . Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara .bioteknologi terhadap virus tertentu. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi. arak. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Dalam bidang pertanian. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida. 2003). Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. sel. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. mengurangi biaya budi daya. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. *** PR-Kamis. ”Squash” biotek Squash tahan virus. serta membantu melindungi lingkungan. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. kecap. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. oncom. tape. Pepaya biotek Pepaya tahan virus. terasi. Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup.

Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi. dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA . dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones. Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler.antara lain efek balik terhadap organisme non-target. Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. seperti antibiotika dalam buah pisang. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik. yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan. kualitas makanan dan gizi yang lebih baik. toleran terhadap cekaman lingkungan. identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain. 2003). pembentukan hama resisten. juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. Gambar 1. 1996). Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. pemanfaatan lahan marjinal.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi. hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1).

2003). Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. resistensi terhadap hama atau penyakit. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. karena membunuh organisme liar yang berguna.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. (2) biofertilizer. toleransi terhadap cekaman lingkungan. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Bio P Z 2000. Degra Simba (ITB). Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. dan Phytopthora sp). dan lain sebagainya. Bagaimanapun juga. khususnya rekayasa genetika. dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. dan (4) biocontrol. 2003). sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. 1998). Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. EM4 . Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia. Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati. Namun. Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. Rhiphosant . Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. SuperDec (BPBPI). yaitu peningkatan kualitas pangan. Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. dan lain-lain. produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. Starbio . Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. dan manajemen budidaya (Huttner. dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga. Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. Jamur Akar Putih. (3) biodecomposer.

dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan. PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. dan Marfu . Menurut beberapa informasi. Di bidang kesehatan dan pengobatan. Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. . kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas. sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. karena bidang Pertanian. Triko SP. Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. Di bidang peternakan dan perikanan. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. tahan hama dan penyakit). peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. mulai dari bidang pertanian. lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita. bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. NirAma . Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36).antara lain : Meteor. Greemi-G. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi.

BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. logika. moral. Selaras dengan kemajuan peradaban. Karenanya. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain. penalaran. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. makin baikkah perbuatan manusia? maka. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. mengatasi kelangkaan sumber daya energi. agama. Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. 1999). II. penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya. serta kriteria kebenarannya. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. Durian . apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran. Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan.antara lain untuk memerangi kelaparan.

Selain kapas. Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul. dan lain-lain. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan . Pihak yang pro. sedangkan Pihak yang kontra. Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. Disini. jagung. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. 2001). studi kelayakan. sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. Bagaimana cara kita menyikapinya?. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang. transgenik antara lain kapas. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya.bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. Sebaliknya. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ).

Kelinci. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. seperti manipulasi mikroba rumen. 2) rekayasa genetika. teknologi In vitro Maturation (IVM). In Vitro Fertilisation (IVF). fertilisasi in vitro. Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. sapi. c) produksi embrio secara in vitro. identifikasi genetik. seperti genome maps. Dalam bidang perikanan. masker asisted selection. embrio transfer. Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. 2000). Di Indonesia. konservasi molekuler. mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). Dengan teknologi transgenik. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. 1994. mencit. manusia. transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. Jepang. transgenik. sexing sperma maupun embrio. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. . Penelitian terakhir membuktikan bahwa. Babi transgenik. kriopreservasi embrio. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. seperti inseminasi buatan. Dengan teknik ini seekor sapi betina. kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan. cloning dan spliting. memanipulasi. tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. babi dan kuda. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. telah berkembang dengan pesat. bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. Niemann dan Kues. dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain. yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. sapi. Menteri Kelautan dan Perikanan. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. 1993). In Vitro Culture (IVC).

dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. imunostimulan. 2000). Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. yaitu: akuakultur. dan bioremediasi. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. rekayasa kromosom. penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. Pada akuakultur.Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. pemanfaatan produksi alam. tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. probiotik. dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. hibridasi. tetapi masalahnya. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . di utamakan pada tiga kelompok. Molly adalah anak tunggal. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi.

PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. Sebagai pelaku. yakni : minuman anggur. dan beberapa jam setelah lahir. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. bir. keju dan roti. Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu. Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi. 1999). Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. barley. manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. ilmu dengan agama. keju ataupun ragi roti. ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu. Dari 15 embrio yang dihasilkan. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. . Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. sejak manusia mengenal cara membuat anggur. susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. Kini. serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. III. bir. seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya.anemia. Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam.

Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. pemberian bimbingan teknis. Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor. embriologi. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. 18 Bogor. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. tanggal 5 Juni 2001. Dengan demikian. mikrobiologi. Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. Djuanda No. Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. biologi reproduksi dan ahli komputer. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. serta evaluasi dan penyusunan laporan.H. penyusunan rencana dan program. Pada bulan April 1993. genetika. penyusunan pedoman. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas. yakni: biokimia. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian. immunologi. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI. biologi molekuler dan seluler.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. karena beberapa pertimbangan.

cerdas. kreatif. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”. MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI. peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler.a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional. sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas.” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan. kesejahteraan pegawai dan karyawan .

Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan. pengembangan. masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan.TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b. masyarakat industri.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d. biologi molekuler dan bioproses b. farmasi dan lingkungan 2. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel.Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c. obat-obatan. biologi molekuler.Terciptanya tata kelola yang profesional. swasta.1. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a.1.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional. kesehatan dan lingkungan e.1. regional dan internasional 3. biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2. mengurangi kemiskinan. Penajaman program strategis dalam bidang pangan.Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian. bioproses dan ilmu lain yang menunjang c. Rekrutmen. efektif. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi .

yaitu : dalam pembuatan tape ketan.. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. Membangun sistem informasi manajemen d.2 . KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1.dan manajemen modern 2. Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi..1 1. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi.1. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang. Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan.1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2.2.3. tujuan penelitian…………………………………………………………………. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini.Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini. Singaparna. manfaat penelitian………………………………………………………………. dan ujian akhir sekolah.1. Untuk itu. latar belakang………………………………………………………………………1 1. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun. pengertian bioteknologi………………………………………………………….

.. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi.3 tape 3. Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional . penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah. alat dan bahan…………………………………………………………………….1.5 5. 1.1. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.2.1. cara kerja…………………………………………………………………………….2. Selain itu juga. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian………………………………………………………. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional.Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial.2. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya. diantaranya : 1. kesimpulan……………………………………………………………………… ….3 3.2. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2.3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup……………………………………………………………………. Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi.5 5.2.

Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern. Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan.bisa diartikan juga. adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Tape ini dibuat dengan cara . sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon. sebagai contoh produksi insulin. untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca. Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan. terutama orang sunda. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup).2. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme. dan lain-lain. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika.3. diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape.4. Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. 2. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian.1. sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. tape. cuka. Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. mikrobiologi. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Selain itu juga.

setelah ditiriskan.difermentasikan selama 2-3 hari. toples mini 2. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3. daun katuk 10 lembar 5. dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. beras ketan ½ kg 2. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . sehingga ketan menjadi lunak. setelah dingin. gula pasir 1 sendok 4. cempeh. Alat dan bahan Bahan : 1. dan setelah itu tiriskan 2.2. cara kerja 1.1. 4. berair. beras ketan dinanak sampai matang. sampai bersih kemudian tiriskan 3. dan berbau alcohol. bersihkan toples. ragi ½ sendok makan 3. bakul 3. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. cempeh 3. air alat : 1. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. manis.

simpan selama 2 hari 8.pada penelitian ini pula kelompok kami . tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4. Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis. masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7. memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan. setelah merata. Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa). kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol.1.dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna. Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol. dan karbon dioksida. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong).6.yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat).setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis.

-4 - BAB V PENUTUP 5. Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. bakteri.dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian. harus menggunakan ragi yang berkualitas. termasuk mata air. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama. . penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan. Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. 5.2. protozoa. ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari.1988). dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan.Tapi. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar. dan laut. Selain itu juga.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang.1988). algae. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. muara. sungai. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. Selain itu juga. Bidang itu menelaah virus. dan marin.1.tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk.1988). danau. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan. Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari. mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi. Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar.

Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1.1988). danau laut dan sumber-sumber lainnya. baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. Sumber non-domestik. terutama di perairan dalam (Pelczar.1988). pertanian dan sebagainya. yang terdir dari rumah tangga. Virus. Mikroorganisme bentik. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. 5.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. 3. Fungi atau jamur. 1. Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . Sumber domestik. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara . Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . Plankton (fitoplankton dan zooplankton). atau mengandung tetesan minyak. Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar.1985). sebagian besar tersusun oleh air. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. protozoa. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. kolam. b. Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. artinya. Bakteria. dan sebagainya. ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. 2. Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton).1988). Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). Mikroalgae atau ganggang mikro. industry. Faktor yang bersifat hidup (biotik).1985). 2. Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar. hewan kecil (zooplankton). dinamakan plankton. akuademin. Pencemaran tersebut berasal dari: 1. Protozoa atau hewan bersel tunggal. Sel hidup. dan mikroorganisme lain. yang terdiri dari kegiaan pabrik. yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh. pelaku fotosintesis. 4. Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme.

seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. Bahkan dalam perut hewan dan manusia. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. c. Scenedesmus. seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. Tanpa adanya jasad pemakai. Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. . b.1988). Banyak plankton. dan banyak contoh-contoh lainnya. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton). Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. kehadiran mikroba di dalam air. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim. air dan udara. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis. Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella. b. 1) Mendatangkan keuntungan a. khususnya ikan. sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah. dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. dan sebagainya. Ilmuwan Belanda.2009). Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit. 2) Mendatangkan kerugian a. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. merupakan makanan utama ikan-ikan kecil. mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. antara lain oleh microalgae. d. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. untuk perikanan. Salmonella. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Dalam tanah. Di dalam air. Staphylococcus. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya. Hydrodiction. oleh bakteri atau fungi sendiri. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. dan sebagainya. Pinnularia. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. Sinedra.

2009). tetapi juga sebagai . kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.2009). para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim.2005). Dengan metode biologi molekuler terbaru. keperluan budidaya. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks.2009). sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. Misalnya. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit. Sebab.2009). serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan. Kini. Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik. bakteri biasanya langsung mati. Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Di luar habitatnya. maupun uji toksisitas.2005). Karena itu. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. dan saling terkait satu dengan yang lainnya. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks. temperatur. probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen. kadar garam. Namun. tapi pada akhir rantai makanan.2005). Namun. senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. yang masuk ke perairan laut (Kompas. Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. Hasil penelitian dan anilisisnya. penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut). Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan). Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. Itulah sebabnya. Di dalam bidang budidaya. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri. Baru beberapa tahun terakhir ini. Di negara-negara maju.2005). Menyangkut lokasi. akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri. Akan tetapi. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. Dalam bidang budidaya. Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup. yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan.Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas. Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik).

Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. baik berupa pupuk. ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya.2005). yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik. herbisida. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut. Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. fungi. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. merangsang pertumbuhan.2005).2005). biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. protozoa. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang. Namun. pelarutan fosfat. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme. Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. termasuk di dalamnya bakteri laut. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan. maupun pestisida sintetik. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- .suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. Di Amerika. Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas. re-cycling hara tanaman. aktinomicetes. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. fiksasi biologis nitrogen. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. seperti bakteri. Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat. dapat hidup secara bebas. alga dan virus. dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. relatif tidak mahal. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. Berdasarkan uraian di atas.

mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman.34% P2O5. Namun. 0. petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P.5 kg KCl/ha. Starbio. Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium.81% K. karena terikat pada mineral liat tanah. dan 2.69% N. biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI).34 kg SP 36.69 kg Urea. EM Lestari. Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman.18 kg KCl. N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza. SuperDec dan OrgaDec. Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp. dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha. Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman. dan lain-lain. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia. OrgaDec. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja. misalnya: SuperDec. Namun. Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. Di sinilah peranan mikroba pelarut P. Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . yaitu Nitrogen (N). Cytopaga sp. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman. 75 kg SP 36/ha dan 37. Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu. Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. Degra Simba.produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman. maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha. Stardec. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. Penicillium sp. Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. Hara N tersedia melimpah di udara. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer. Tiga unsur hara penting tanaman. dan 2. 0. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh). Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. Sayangnya kandungan hara kompos rendah. antara lain: Aspergillus sp. dan fungi pelapuk putih. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N. dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. EM4. fosfat (P).

Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba.sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar. Marfu-P dan Hamago. Bio-Meteor. Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut. S. Penulis: Isroi. Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). M. 1 Bogor 16151 Telp. Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G. 0251 324048/327449 Fax.id . Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp.com . Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. dan Phytoptora sp. Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik.Si. Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman. umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik. Rhiphosant. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol. unsur hara. dan Metharizium anisopliae . Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami. Paecilomyces fumosoroseus. di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. dan serangan hama dan penyakit tanaman. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. Kamizae. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia. Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman.net. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. JAP (jamur akar putih). OST dan Simbionriza.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. isroi@ipard. Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama. Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia. Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. NirAma. Bauveria bassiana . Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik.

Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol . Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2.Gambar 1.

Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein. tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan .Gambar 3. walaupun kandungan protein PST sangat tinggi. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Selama ini. Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST). Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4.

asam asetat.pada hewan. dan sapi. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. hasilnya antara lain tempe. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. kambing. genetika. dan sebagainya termasuk . Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. seperti ikan. dan enzimologi. A. tape. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. 2. Proses yang dibantu mikroorganisme. gula.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. Antibiotik b. atau bahan makanan. kecap. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. misalnya dengan fermentasi. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. biologi sel. Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. Selain dengan tanaman transgenic. tape. biokimia. Vaksin 3. dan kecap. oncom. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. 4. teknik kimia. seperti tempe. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH).

Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. penyakit gula. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. b. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. menghambat ketuaan. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. mencegah anemia. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. dapat mengurangi toksisitas. meningkatkan vitalitas. Akan tetapi. seperti yoghurt. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. dapat menurunkan kadar kolesterol. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. keju. jamur. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. dan kanker. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Untuk membuat tempe. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. bergantung pada bahan dasarnya. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. Pengolahan Bahan Makanan a. Selanjutnya. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. Ragi . yaitu klimosin. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. memperlancar pencernaan. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi.keju dan yoghurt. kemudian didinginkan sampai 30oC. dan mentega. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang.

merupakan kumpulan spora mikroorganisme. Jadi. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. cahaya. kangkung. Aglonema. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. b. hemat biaya perawatan. yaitu Rhyzopus oligosporus. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Dracaena. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. risiko kerusakan tanaman karena banjir. Namun. dan CO2. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. mineral. paprika. antara lain jambu air. lemak. selada. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. mentimun. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). pertumbuhan tanaman lebih cepat. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. dalam hal ini kapang. dan belimbing. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. Rhyzopus stolonifer. kedondong bangkok. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. dan Spatyphilum. sawi. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. tidak perlu lahan yang terlalu luas. kurang air. pecahan batu bata. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. dan lain-lain). Rhyzopus arrhizus. bebas dari hama. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. dan bayam. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. dan erosi tidak ada. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. . antara lain tomat. aeroponik adalah pemberdayaan udara. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). tergantung media yang digunakan. dan karbohidrat. melon. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. 2. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. Jadi. dan Rhyzopus oryzae. 3. dan metode porus (menggunakan media kerikil.

4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. penciptaan sumber energi. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. b) dapat beraplikasi diri. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal).Dewasa ini. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena . Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. membuat antibodi monoklonal. a. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. penanganan polusi. misalnya melalui transplantasi inti. sehingga dapat direkomendasikan. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. teknologi plasmid. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. dan rekombinasi DNA. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. antara lain untuk pemetaan kromosom. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. Setelah diberi inti baru. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. fusi sel. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. seperti rekayasa genetika. Sifat-sifat plasmid. Oleh karena itu. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. Manfaat fusi sel. dan membentuk spesies baru. b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya.

b) mengikat racun dan menonaktifkannya. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. vaksin. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3.alasan-alasan sebagai berikut. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. kortison. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme.hewan. Jadi.melainkan ilmu terapan. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu. '09 11:22 PM for everyone A. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2.tumbuhan. didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. misalnya insulin. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. dan testosteron. antibiotika dan hormon. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme.dan manusia. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. 2) DNA dapat disambungkan b. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut. Hormon-hormon yang telah diproduksi. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia. hormon pertumbuhan. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . Manfaat antibodi monoklonal.

Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol.kecap.Dengan memahami proses –proses yang terjadi.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik.ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi.misalnya mengatu pH dan suhu. B. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun.pengubah bahan makanan. dan fisika.memisahkan logam. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2.pemrosesan hasil dengan mesin. Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses.dan tempe. pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain.roti. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1. misalnya produk pabrik bir.menghasilkan obat.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik.biologi molekuler. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah.ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman.tuak.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa. 3. Dapat diproduksi secara masal.untuk membasmi hama tanaman.biokimia.pengepakan.mengendalikan pencemaran. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar.dan pemasaran. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai.gula. jadi. dapat di klona ? sehingga sifat konstan . Sebaliknya dalam bioteknologi moderen. umumnya belum dapat diproduksi secara masal. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga.asam asetat.peralatan yang digunakan.genetika.

Dampak Bioteknologi Bagi Sains. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan.aseton dan gliserol. maupun masyarakat. Dengan kata lain. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik.asam cuka. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya.asam nitrat. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik.3.Jika organisme di ubah gennya. maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya. baik di bidang pangan.kesehatan. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang. .Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian.kemudian dikeringkan. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman. Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi. C. baik dampak positif maupun dampak negatif. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia . proses pengubahannya disebut rekayasa genetik. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains. Lingkungan.teknologi. Jika rahasia alam itu telah terungkap. dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara.misalnya etanol. namun dibalik itu. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui. Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi. a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka.maupun pencemaran lingkungan. Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri.lingkungan. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam. Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri.

Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange. Saat ini. antara lain: a. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. keju. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. 1. dan kecap. tuak. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi. dan nata de coco. Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST).pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. 2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP .Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST. Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) . pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan. Pemisahan Logam dari Bijihnya. yoghurt. Kelebihan PST. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. anggur. digunakan untuk membuat oncom. Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. cuka. makanan. Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. roti. seperti bir. biasanya menggunakan mikroorganisme. oncom.

seperti ganggang. limbah minyak bumi. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas.2. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. seperti selulosa. maupun bakteri. 3. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa. b. 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme. Protein ini berada di dalam sel. a. atau limbah organik yang lain. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. seperti jeli. Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella. Penghasil Zat-Zat Organik . dapat menghasilkan protein. jamur. Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. organisme dapat membelah diri dengan cepat. khususnya ganggang.

seperti singkong dan beras. seperti etanol. 5. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian). Namun. dan gliserol. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. 4. Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. misalnya sebagai bahan minuman. Pemisahan Logam dari Bijihnya . contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain. Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat.Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. asam cuka. asam sitrat. aseton. disebut penisilin. ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan.

2) Kemudian. logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. 4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya. Setelah rata. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . ditimbun. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Oleh karena itu. 3) Setelah itu. 6. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak. Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas. Dalam UPL biologis.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. 7. Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran. para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. persediaan bahan bakar makin menipis. Penghasil Energi Saat ini. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. Sedangkan. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. seperti besi dan belerang. kemudian diaduk.

. Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman. Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik. Akibatnya.1. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman. yaitu melalui bioteknologi tradisional. Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju. cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu.

bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). dan lainnya. Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13. Mudah diperoleh dari lingkungan kita. Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi.1. atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan. limbah. Namun. industri. tanaman maupun hewan.3.protozoa. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. 13. 4. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1. bakteri. kalian diharapkan dapat memahami. menafsirkan. 3.2. Sejak tahun 6000 SM. cendawan. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial. 5. 2. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. Saat ini. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku). Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. pertanian. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi. sistem. Reproduksinya sangat cepat. misalnya di bidang makanan. Memiliki sifat tetap. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. pengobatan. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi . tidak berubah-ubah. alga.Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13.1. 13. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep.

biokimia. 13. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi. 13. Biologi telah berkembang dengan pesat. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt. Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C.2.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. Misalnya. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13. mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. dan rekayasa genetika.2. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern.5 sampai 3. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi.5 jam.konvensional/klasik. tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina. serta cabang kimia yaitu biokimia. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika. 13. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. Hal ini terjadi juga pada biologi. Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung. Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini.2. .1.2). mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C.

keju. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi. teknologi pangan.2. insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia. biologi kedokteran. 13.13. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya. biologi sel. biologi pertanian. 13. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. roti. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. dan biokimia. Selain mikrobiologi. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). demikian juga dengan penangkaran hewan. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA .2. Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. Sebaliknya. walaupun tanpa sebutan bioteknologi. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi.3. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional.3. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi.4. biologi kehutanan dan ilmu komputer. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk.

enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). . mulai dari bidang pertanian. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA. kloning domba Dolly. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E. 13. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM).3. coli. Hal ini dapat dipahami. Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda. selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya.sekitar tahun 1950. tanaman kapas tahan insektisida.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia.3). Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi. hewan dan tumbuhan (Gambar 13. kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang.

yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti.1. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. proses ini disebut pedadihan. contoh: keju Cheddar.1. Yoghurt Pada yoghurt. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang.1. keju Permesan. 2. contoh: keju Camembert. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. susu dipasteurisasi dahulu. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin.42°C sehingga menghasilkan keju. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. 13. Di dalam proses pembuatan keju. hingga kesehatan dan pengobatan. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. yoghurt.13. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. mentega dan yogurt.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain.1. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. peternakan. 3. Keju Pada pembuatan keju. Yoghurt berasal dari bahasa . contoh: keju Requefort (keju biru). keju setengah lunak. keju sangat keras. Ada 4 macam jenis keju. contoh: keju Romano. Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. Akibat aktivitas bakteri. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. seperti keju. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. keju keras . keju lunak. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus. lalu sebagian besar lemak dibuang. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa.3. C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. keju Swiss. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). 'a.1. seperti aspek pangan. 1. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. 2. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. yaitu : 1. Pada saat ini.3. 4. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi. pertanian. Pembuatan roti Pada pembuatan roti. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. seperti keju. b. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat.

pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh. mauzun (Armenia). buah dan sebagainya. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5. Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. 3. c. Setelah itu. c. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. kiselmleka (Balkan). mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. Dalam kondisi anaerob. Mentega Pada pembuatan mentega.0.2. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan. . Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13. Oncom. kemudian lemak mentega dipisahkan. Hidroponik. Tapai.5).0. bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4.2. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a. Tahu kuning. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. susu ditambah dengan cita rasa tertentu.4) d. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). tahu putih. cieddu (Italia). Cara membuatnya.1.Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). 13.1. 'b. Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. e. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1.

6). Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1.7) .2.2. Domba ankon.1. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13. 2.3. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar.1.2.1. hasil mutasi alami.4.1. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan. 13. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok. 13. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13. misalnya: 1.

8). Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan. misalnya: 1.1.1.2. 13.2. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. misalnya pada aspek pangan. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. misalnya: 1. 13.2.2.2. 2. 13. pertanian. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan.2. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice.2. Tanaman jagung.1.2. . Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian.1. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia.

.

2. yaitu: 1. dan kuda.2.1.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. . babi. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan. sapi. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13.13.3.

Ternak unggul hasil manipulasi genetik.1. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: .2.2. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13.12) 13.4.2. contohnya unggul pada daging dan susunya 3.

3. pertumbuhannya cepat. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. menghasilkan produk yang tidak toksik. dengan alasan: 1. 13. khamir (yeast). obat-obatan. b. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. pembasmian hama tanaman. sebagai makhluk hidup. dan pemisahan logam dari bijih logam. coli agar lebih efisien.1. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. 3. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. 13.1. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. dan kapang. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. kelapa ataukacang tanah dengan . Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13. 2. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana.3. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. 5.13) 2. 4. pencemaran. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian.

juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. Awalnya. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. Namun. disebut sebagai mikroprotein. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue. b. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. . Pada tabel 15. Hal ini disebabkan: a. lipase. dan khamir. ampas buah-buahan. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn. tanaman kacang kedelai. Neuspora mengeluarkan enzim amilase. Fusarium sangat bergizi. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. dan protease yang aktif selama proses fermentasi. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13.penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. dan sisa berbagai produk pertanian.14). massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak.

3.2.2.3.3. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia.14.daging.kultur sel hewan f.3. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda. namun komponen utama berupa penisilin.3.2. 13. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin.2. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu. 13.3. 13. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984.2. Walau demikian. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik. ikan c.4. e. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. 13. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. Mie. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan. sosis b.2. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa.2.3. d. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini. 13.5.1. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet. Tape. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat.Gambar 13. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan. Beberapa produk hasil bioteknologi: a. Antibiotik . 13. seperti yang akan dibahas berikut ini. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

000 ekor hewan. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik.13. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. penembakan gen. Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal.5.5. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen). jamur. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga.2.Biasanya untuk memperoleh 0. atau marmot. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong. Bidang peternakan. 13. perikanan. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. mikroinjeksi.17) dihasilkan dengan berbagai teknik. bukan untuk penyembuhan. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. . kambing. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun.1. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. Dengan teknik rekayasa genetika. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. kloning embrio.

b. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat.19). Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Pada sapi atau domba. *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13. a. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. .Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia.18). misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. selain bertentangan dengan agama. Contohnya adalah domba Dolly. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis).

.

Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan. Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati. Misalnya transfer gen dapat • .• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis.

Selain itu. insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. juga diduga .1. 3. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. Tanaman yang tahan terhadap angin. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi.20). 3. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1. 2.6. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 13. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya.

misalnya oncom. misalnya antibiotik dan vaksin. misalnya pada pembuatan tempe. proses biokimia dan genetik secara alami. sistem. genetika.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. peternakan. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. atau proses biologis. dan asinan. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. domba Dolly. dan biokimia. kesehatan. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. oncom. kloning domba Tracey. Peternakan dan pertanian. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. dan kapas transgenik tahan pestisida . tape. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. dan antibodi monoklonal. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. minuman anggur. ssss . dan protein sel tunggal. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. biologi sel. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. tempe. coli. Mikroorganisme penghasil obat. Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. yang memanfatakan mikroba. Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. dan pengobatan. kecap. terapi gen manusia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful