Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain[2]:

Jagung resisten hama serangga


Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

• • •
• • •


Perkembangan bioteknologi :

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia

1. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah

c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU

....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah

2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

Rekayasa Genetika / ADN Rekombian
Biologi Kelas 3 > Bioteknologi < Sebelum Sesudah >

153

Bakteri. Gbr.1. berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3. Gbr. berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) . Enzim. Vektor. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2.

.. Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > 1..iradiasi ultra violet dan sinar X.......Cephalosporium ....... .... Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2.............. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum..... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.... ....Gbr. penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur.................. .... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3.Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada..⇒ sefalospurin C........ Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis............ Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda..Cephalospurium . ..........Dilakukan dengan mutasi secara ..........⇒ penisilin N..... ........

karena itu dilakukan rekayasa genetika.. Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 154 < Sebelum Sesudah > . Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). untuk pengobatan TBC 4.. Proses pembentukan di dalam.⇒ streptomisin. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.Streptomyces ..... Gbr.. 5........ Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia..... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.

⇒ sefalospurin C.. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen... . Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia.. karena itu dilakukan rekayasa genetika.................. ..... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia........Cephalospurium .⇒ streptomisin.. 5. ....... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus)..... .. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2...iradiasi ultra violet dan sinar X............. .......... Proses pembentukan di dalam...1.⇒ penisilin N. Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis........................Dilakukan dengan mutasi secara .. untuk pengobatan TBC 4... . penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur.....Cephalosporium .....Streptomyces .. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum....... Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.......... Interferon Adalah antibodi terhadap virus....... Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa.....

Gbr. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 156 < Sebelum Sesudah > 1. Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. . Pencemaran oleh minyak. 2.

2. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. .ke tanaman.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan .tanaman yang bersifat resisten hama serangga.. Bila termakan. dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. Skema pengolahan air limbah Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 157 < Sebelum Sesudah > Dalam membatasi pemakaian pestisida. . serangga akan mati dengan sebelumnya. 1. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan . Baculovirus sp. menyebarkan virus melalui perkawinan.Gbr.. Virus disemprotkan ke tanaman.

dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. 3. 4. Penemu F. Tanaman kebal terhadap penyakit. 2. misalnya tembakau kebal terhadap TMV. . Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 159 < Sebelum Sesudah > 1. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.C. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 158 < Sebelum Sesudah > Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman.

dan rekayasa genetika secara terpadu. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian . Tanaman mampu menambat N2. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Pendahuluan Biologi Kelas 3 > Bioteknologi 149 < Sebelum Sesudah > Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1. Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. Mg dan K 3. tumbuhan atau hewan 2. mikrobiologi. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan. Ciri utama bioteknologi: 1.Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2.

asam sitrat b. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: pembuatan tempe. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Proses dalam kondisi steril. produksi bahan kimia: aseton. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. dan lain-lain. 2. cuka. Contoh: a. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. tape. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. interferon. Era bioteknologi generasi kedua.Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Contoh: produksi insulin. antibodi monoklonal . Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. Era bioteknologi generasi ketiga. pengolahan air limbah c. pembuatan kompos 3.

artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. sel. protoplasma. b. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik. (lagi…) Komentar (21) Januari 12. Terapi Gen. Perbanyakan Tanaman Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Bioteknologi. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). Interferon. Teori Dasar Kultur Jaringan a. jaringan. Kultur jaringan.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. kedokteran.Kultur jaringan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:00 am Tags: Bioteknologi. Produksi Obat. Vaksin . sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). 2009 Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 8:25 am Tags: Antibiotik. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. Antibodi Monoklonal.

Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda. . tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus).Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. . Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis.Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses pembentukan di dalam.vaksin Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat 1. karena itu dilakukan rekayasa genetika. 5.Cephalosporium ………………Þ sefalospurin C. . .Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.Cephalospurium ………………Þ penisilin N. . Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur.Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. …………………………………Dilakukan dengan mutasi secara …………………………………iradiasi ultra violet dan sinar X. untuk pengobatan TBC 4.Streptomyces …………………Þ streptomisin.

contoh : Bahan Makanan—->Hasil—>Mikroorganisme yang dipakai Beras . Penerapan Bioteknologi Beberapa jenis mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya . Produksi Pangan.Komentar (3) Januari 9. dan lain-lain. tape. bioteknologi dalam industri tempe Perkembangan bioteknologi : 1. Penggunaan mikroba masih secara tradisional. Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri.Rhizopus – tempe kedelai . Contoh: pembuatan tempe. 2009 Perkembangan bioteknologi dan Penggunaannya di industri serta pangan Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 4:26 am Tags: Perkembangan bioteknologi. cuka.Sacharomyces (ragi) . bir Kedelai .Aspergilus wenti .Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan.oncom . jamur serta kultur-kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk tekhnik hidroponik dan kultur jaringan ). 2008 Mengenal Bioteknologi Diarsipkan di bawah: Bioteknologi — gurungeblog @ 7:02 am Pengertian Bioteknologi Adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan barang dan jasa. (lagi…) Komentar (6) November 4.Minuman berakohol(anggur.

Pemberian Ragi kedelai ditaburi dengan ragi kemudian diaduk-aduk sampai benar-benar rata. 2007 oleh plantus tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN utkampus : jl.Nata de coco Bioteknologi Tradisional Salah satu penerapan bioteknologi secara tradisional adalah dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai dengan bantuan jamur Rhizopus. 5.Kacang tanah . namun dalam proses maupun hasil bioteknologi membawa dampak negative antara lain : ● Limbah dari kulit kedelai dan air buangan rendaman kedelai dapat mengakibatkan pencemaran air ● mabuk-mabukan.oncom Air kelapa – Acetobacter xylinum . 4. 3.Neurospora crassa . Pemeraman bungkusan-bungkusan tersebut kemudian disimpan pada suhu 30oC selama 24 jam Dampak Hasil Bioteknologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan sebagai berikut : 1. 7. Perebusan Tujuannya agar kedelai lebih mudah dicerna.utkampus. menghilangkan bau dan menambah cita rasa. terusan halimun 37 bandung. Pengeringan Setelah direbus. 6. mempermudah pertumbuhan ragi. Pembungkusan Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan daun pisang atau plastic yang berlobang-lobang dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai selera masing-masing. Pelepasan Kulit Tujuannya agar ragi dapat tumbuh dengan baik karena mendapat makanan yang cukup. Perendaman Kacang kedelai direndam dalam air mengalir ± 8 jam agar kulitnya mudah lepas 2.net . kedelai didinginkan dan ditiriskan sampai permukaan menjadi kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki. karena minum bir yang berlebihan Komentar (1) Tanaman Produk Bioteknologi Desember 21.

sedangkan konsumen memperoleh hasil yang lebih menyehatkan. Penggunaan tanaman kedelai ini juga mendorong adopsi sistem tanam tanpa oleh tanah (TOT). Kandungan asam oleat pada kedelai umumnya 24 persen. . ketahanan terhadap herbisida. Australia. Tanaman hasil modifikasi genetika mengandung asam oleat yang tinggi. Meksiko. Kedelai toleren herbisida. Menurut ahli gizi. Australia. dan peningkatan daya simpan. Jagung toleran herbisida. Tetapi. Tanaman hasil rekayasa genetika tersebut menyerupai tanaman asalnya. Belanda. yang ramah lingkungan. Uruguay. Switzerland. tetapi memiliki sifat-sifat tertentu yang menyebabkan tanaman tersebut lebih baik. Kedelai yang ditingkatkan kandungan asam oleatnya telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. varietas kedelai toleran herbisida mengandung gen yang memberikan ketahanan terhadap satu atau dua herbisida berspektrum luas. Tanaman kedelai hasil modifikasi genetika ini memberikan pengendalian gulma lebih baik dan mengurangi kerusakan tanaman. Jepang. Jagung biotek Jagung merupakan salah satu dari tiga tanaman pangan utama. babi. yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. dan Amerika Serikat. antara lain tanaman yang ditanam dengan penggunaan pestisida lebih sedikit dan atau kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan. Kanada. Petani memperoleh hasil yang lebih tinggi dan peningkatan keleluasaan dalam pengelolaan tanaman. dan Amerika Serikat. dan Amerika Serikat. Varietas kedelai hasil modifikasi genetika tersebut sama seperti varietas kedelai lainnya dalam hal kandungan nutrisi dan komposisinya maupun cara pemrosesannya menjadi pangan dan pakan. varietas jagung ini sama seperti tanaman kedelai toleran herbisida. yang merupakan bagian penting dari konservasi lahan. Memungkinkan petani mendapatkan keleluasaan dalam menggunakan herbisida tertentu untuk mengendalikan gulma yang merusak tanaman. Jepang. Rusia. kandungan asam oleat pada kedelai hasil modifikasi genetika ini melebihi 80 persen.Siap Menanam atau Mengimpor? TANAMAN produk bioteknologi telah beberapa diperdagangkan di berbagai negara. Tanaman produk bioteknologi yang telah disetujui untuk pangan merupakan tanaman yang dimodifikasi untuk memiliki sifat-sifat seperti ketahanan terhadap penyakit. Korea. Minyak yang diproses dari tanaman kedelai ini sama seperti minyak kacang tanah dan minyak zaitun. Bijinya mengandung asam amino esensial lebih tinggi dibanding dengan daging. Kedelai biotek Kedelai merupakan tanaman penghasil minyak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Brasil. perubahan kandungan nutrisi. Kanada. Tanaman tersebut memberikan keuntungan bagi petani dan konsumen. Kedelai biotek telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Australia. Uni Eropa. sehingga merupakan tanaman pangan yang sangat penting saat ini. Selain itu juga meningkatkan efisiensi budi daya dengan optimalisasi hasil melalui pemanfaatan lahan yang efisien. lemak tak jenuh tunggal merupakan lemak yang lebih baik dibanding lemak jenuh yang terdapat pada sapi. menghemat waktu tanam. Jagung yang toleran terhadap herbisida ini telah telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. keju dan produk ternak lainnya. dan peningkatan keleluasaan pergiliran tanaman.

tanaman kentang ini tidak memerlukan tambahan perlindungan terhadap hama tersebut. konsumen. Seperti halnya vaksinasi pada manusia. Kapas biotek Kapas tahan hama. Afrika Selatan. bahkan ditiadakan. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada. Minyak yang diproses dari tanaman ini sama dengan minyak kelapa dan kelapa sawit. Kapas toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan di negara Australia. Jepang. tanaman kentang mendapat inokulasi mencegah penyakit virus tersebut. tanaman kapas ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Kanola asam oleat. Kanada. pemutih kopi. Kanada. kanola ini memiliki kadar laurat tinggi. Cina. Eropa. Jepang. Kentang biotek Kentang tahan hama. Dengan demikian. Kanola toleran herbisida telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. Australia. Sifat ketahanan tersebut memberikan perlindungan tanaman terhadap kumbang kentang Colorado. Dengan demikian. khususnya kadar lemak rendah. Australia.Jagung tahan hama. dan lingkungan. Meksiko. Afrika Selatan. Jagung Bt juga mengurangi kontaminasi toksin yang dihasilkan oleh serangan jamur pada biji yang rusak. Jepang. Protein Bt telah lama digunakan secara aman sebagai agensia pengendali hama lebih dari 40 tahun. dan campuran penutup atas. jagung yang dimodifikasi untuk tahan hama mampu menghasilkan protein insektisida yang biasa dihasilkan oleh mikroba tanah yang terdapat di alam (Bt). kebutuhan pemberian insektisida tambahan untuk pemberantasan hama tersebut dapat dikurangi. Untuk keuntungannya sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. campuran pelapis kue. dan Amerika Serikat. Kanola biotek Kanola merupakan variasi genetik dari rapeseed yang dikembangkan oleh pemulia Kanada untuk kualitas nutrisinya. yang memberikan perlindungan tanaman jagung sepanjang musim dari hama penggerek jagung. Jagung Bt telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Argentina. Kanada. Kanol laurat tinggi. beberapa varietas kentang telah dimodifikasi untuk ketahanan terhadap virus daun menggulung dan virus Y kentang. Kapas ini menghasilkan suatu protein yang dapat memberikan perlindungan sepanjang musim tanam terhadap ulat penggerek buah kapas. dan Amerika Serikat. Kapas toleran herbisida. Bahan ini digunakan juga dalam industri kosmetik. yang tentu saja akan menguntungkan petani. Minyak kanola baru ini dijual pada industri pangan untuk digunakan sebagai pelapis kembang gula cokelat. Denmark. Untuk keuntungan sama seperti halnya kedelai toleran herbisida. Afrika Selatan. Kentang tahan virus. Ini berarti petani tidak perlu lagi menyemprotkan insektisida untuk melindungi tanaman jagung dari hama yang dapat merusak tanaman dan menyebabkan kehilangan hasil. Jepang. Belanda. kapas ini bersifat seperti tanaman lain yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. jenis kentang ini bersifat seperti tanaman jagung tahan hama. Kapas Bt telah disetujui untuk digunakan di negara Argentina. Inggris. tipe baru kanola ini mengandung asam oleat tinggi dan sampai saat ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Kanada. Switzerland. dan Amerika Serikat. sehingga terlindung melalui . Kanola toleran herbisida berperilaku seperti tanaman lainnya yang dimodifikasi untuk toleran terhadap herbisida. dan Amerika Serikat.

bioteknologi terhadap virus tertentu. Tanaman generasi pertama (peningkatan ketahanan terhadap hama) telah membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan hasil. Varietas baru ini memiliki protein selubung dari kedua virus tersebut. Protein tersebut memberikan perlindungan tanaman pepaya terhadap virus tersebut. dan nata de coco . Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup. pemanfaatkan mikroba telah dilakukan untuk membuat produk-produk berguna seperti tempe. Mikroba pelarut fosfat telah dimanfaatkan untuk pertanian di negara-negara Eropa Timur sejak tahun 1950-an. demikian pula enzim-enzim yang dipakai untuk membuat sirop fruktosa hingga pencuci pakaian. Keuntungan ekonomi Petani telah mendapatkan bagian besar keuntungan finansial dari tanaman produk bioteknologi. Sekarang penelitian dipusatkan pada generasi kedua (peningkatan kandungan nutrisi atau sifat lain) untuk mendukung standar industri. sel. serta membantu melindungi lingkungan. 2003). Selanjutnya ketahanan terhadap virus akan mengurangi pemakaian insektisida yang diperlukan untuk pemberantasan vektor yang menularkan virus. Pepaya biotek Pepaya tahan virus. Hampir semua antibiotik berasal dari mikroba. Dimulai dari nenek moyang kita. dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi. oncom. pepaya yang dikembangkan di Hawaii ini memiliki gen virus yang mengode protein selubung dari virus bercak cincin pepaya. arak. yogurt. Dalam bidang pertanian. terasi. Varietas baru ini harus terbukti bermanfaat bagi berjuta-juta rakyat di negara yang mengalami kekurangan gizi. *** PR-Kamis. Pendekatan biotek ini dilakukan tanpa pemberantasan kutu aphis sehingga dapat mengurangi atau meniadakan pemakaian insektisida. Dengan definisi tersebut bioteknologi bukan merupakan sesuatu yang baru. Squash ini disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. tape. Pepaya ini bersifat seperti tanaman kentang tahan virus hasil modifikasi genetika. 20 Ap BIOTEKNOLOGI Bioteknologi berasal dari dua kata. Kentang ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di negara Kanada dan Amerika Serikat. squash kuning berleher panjang hasil modifikasi genetika memiliki ketahanan terhadap virus mosaik semangka dan virus mosaik kuning zucchini. Di negara maju telah terbukti bahwa penggunaan tanaman produk bioteknologi memberikan keuntungan yang nyata. Tanaman generasi pertama tersebut telah memberikan keuntungan yang nyata. Mikroba juga telah dimanfaatkan secara . mengurangi biaya budi daya. Keuntungan utama yang telah tercatat di Amerika Serikat untuk musim tanaman 1999-2001 mencakup penggunaan insektisida kimia yang lebih sedikit dan peningkatan hasil. Pepaya ini telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan pangan di Amerika Serikat. bagian dari organisme hidup. kecap. mikroba penambat nitrogen telah dimanfaatkan sejak abad ke 19. ”Squash” biotek Squash tahan virus. meningkatkan keuntungan. yaitu 'bio' yang berarti makhuk hidup dan 'teknologi' yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa.

yang dimulai dari penerapan bioteknologi tradisional yang telah lama dan secara luas dimanfaatkan.antara lain efek balik terhadap organisme non-target. Beberapa kritikan menyebutkan bahwa modifikasi DNA . Potensi risiko bioteknologi terhadap pertanian dan lingkungan – walaupun masih dalam perdebatan . Bioteknologi memiliki gradien perkembangan teknologi. 1996). kualitas makanan dan gizi yang lebih baik. dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones. transfer gen penyandi untuk produksi gen toksik. Gradien Bioteknologi (dimodifikasi dari Doyle & Presley. Ilmu pengetahuan telah sampai pada suatu titik yang memungkinkan orang untuk memanipulasi suatu organisme di taraf seluler dan molekuler. Bioteknologi mampu melakukan perbaikan galur dengan cepat dan dapat diprediksi. pemanfaatan lahan marjinal. Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi. pembentukan hama resisten. hingga teknik-teknik bioteknologi baru dan secara terus menerus berevolusi (Gambar 1). Gambar 1. Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming . identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak. dan transfer gen resisten antibiotik melalui gen penanda ( marker ) antibiotik. dan transfer gen yang tidak diinginkan yang meliputi transfer gen ke tanaman liar sejenis.intensif untuk mendekomposisi limbah dan kotoran. Bioteknologi molekuler menawarkan cara baru untuk memanipulasi organisme hidup. Memanipulasi organisme hidup untuk kepentingan manusia bukan merupakan hal yang baru. 2003). mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida. Perkembangan bioteknologi secara drastis terjadi sejak ditemukannya struktur helik ganda DNA dan teknologi DNA rekombinan di awal tahun 1950-an. seperti antibiotika dalam buah pisang. Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain. aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. juga dapat merancang galur dengan bahan genetika tambahan yang tidak pernah ada pada galur asalnya. toleran terhadap cekaman lingkungan.

Produk biofertilizer merupakan salah satu produk bioteknologi yang banyak beredar di pasaran Indonesia. 1998). Salah satu produk biofertilizer bernama Emas ( Enhancing Microbial Activity in the Soils ) telah dirakit oleh BPBPI (Paten ID 0 000 206 S). Bio P Z 2000. Namun. Produk bahan tanam unggul yang saat ini telah berhasil dipasarkan antara lain adalah bibit kultur jaringan. dan manajemen budidaya (Huttner. Rhiphosant . Terlepas dari perdebatan keuntungan dan kerugian di atas. PRODUK BIOTEKNOLOGI PERTANIAN Produk-produk bioteknologi pertanian di Indonesia berdasarkan gradien bioteknologi antara lain : (1) bahan tanam unggul. bahan tanam unggul yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia sampai saat ini belum ada yang dikomersialkan. yaitu peningkatan kualitas pangan. Aplikasi mikroba untuk biokontrol hama dan penyakit tanaman meliputi mikroba liar yang telah diseleksi maupun mikroba yang telah mengalami rekayasa genetika. Biodecomposer dipergunakan untuk mempercepat proses penguraian limbah-limbah organik segar pertanian menjadi kompos yang siap diaplikasikan ke dalam tanah. Peningkatan kualitas bahan tanam berdasarkan pada empat kategori peningkatan. Bahan tanam dapat ditingkatkan kualitasnya melalui pendekatan bioteknologi. sebagai contoh : Jagung Bt dan Kapas Bt yang dipasarkan oleh Monsanto. khususnya rekayasa genetika. EM4 . Contoh mikroba yang telah banyak dimanfaatkan untuk biokontrol adalah Beauveria bassiana untuk mengendalikan serangga. Produk sejenis biofertilizer/ bioconditioner dari luar negeri misalnya: Organic Soil Treatment (OST). Kultur jaringan merupakan tingkatan umum penguasaan bioteknologi di Indonesia. atau membuat organisme invasif yang dapat merusak lingkungan (Conko. resistensi terhadap hama atau penyakit. dan (4) biocontrol. Kelompok pecinta lingkungan mengkritik bahwa organisme trasgenik menyebabkan kerusakan keragaman hayati. Mikroba juga telah dimanfaatkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. dan Phytopthora sp). dan lain-lain.rekombinan menyebabkan pangan tidak aman untuk dimakan. dan lain sebagainya. Contoh produk-produk biodecomposer antara lain: Orgadec (BPBPI). 2003). 2003). Produk-produk tersebut sebagian dikembangkan oleh peneliti di Indonesia maupun di impor dari negara lain. prinsip ”kehati-hatian” harus dikedepankan dalam aplikasi bioteknologi untuk agribisnis. karena membunuh organisme liar yang berguna. SuperDec (BPBPI). Produk-produk baru terus bermunculan sejalan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah limbah padat organik. misalnya: bibit jati dan bibit tanaman hortikultura. (3) biodecomposer. Pelajaran yang baik dapat kita peroleh dari pengalaman Revolusi Hijau yang semula dianggap aman. Produk-produk bahan tanam rekayasa genetika yang ada di pasaran Indonesia umumnya merupakan produk dari negera lain. toleransi terhadap cekaman lingkungan. Produk-produk biodecomposer juga banyak beredar di pasaran Indonesia. Produk-produk biokontrol yang telah dikomersialisasikan oleh unit kerja lingkup Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) . dilisensi oleh PT Bio Industri Nusantara dan digunakan di berbagai perusahaan perkebunan (BUMN dan BUMS) (Goenadi. dan Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit tular tanah ( Gonoderma sp. Degra Simba (ITB). Bagaimanapun juga. Metarhizium anisopliae untuk mengendalikan hama boktor tebu ( Dorysthenes sp) dan boktor sengon ( Xyxtrocera festiva ). namun intensifikasi penggunaan pupuk dan pestisida terbukti berakibat buruk terhadap lingkungan dan baru diketahui setelah beberapa puluh tahun kemudian. Starbio . produksi bibit kelapa kopyor telah berhasil di komersialkan melalui teknik transfer embrio (Paten ID 0 001 957). Jamur Akar Putih. Produk biofertilizer lain yang dikembangkan oleh peneliti di Indonesia antara lain: Rhizoplus . (2) biofertilizer.

karena bidang Pertanian. bioteknologi mampu menciptakan jenis tidak pernah tanaman yang membayangkan sebelumnya produk-produk tersebut dapat dibuat oleh manusia. peternakan dan perikanan hingga kesehatan dan pengobatan. Mikroba juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk anorganik. Di bidang peternakan dan perikanan. Peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengembangkan teknologi pembuatan pupuk superfosfat yang disebut dengan Bio-SP dengan menggunakan bantuan mikroba pelarut fosfat. keheranan dan akhirnya memunculkan kekaguman kepada kita.antara lain : Meteor. dan Marfu . Di bidang kesehatan dan pengobatan. lebih sensasional lagi bahwa tanaman tersebut dapat menghasilkan pupuk sendiri. Hal ini dapat dipahami mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. Keunggulan dari teknologi ini adalah penggunaan agensia hayati untuk mengurangi konsumsi asam anorganik dan lebih aman lingkungan serta mampu mengurangi biaya produksi. sangat banyak manfaat bioteknologi ini bagi kehidupan manusia dalam meningkatkan kesejahteraan dan perbaikan hidupnya. . yang semakin hari keberadaanya semakin kokoh. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dimuka bumi. teknologi transgenik merupakan salah satu alternatif upaya peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Triko SP. Produk-produk bioteknologi selalu menimbulkan keterkejutan. Menurut beberapa informasi. Di mempunyai sifat unggul (produksi tinggi. NirAma . mulai dari bidang pertanian. Kiranya sudah tidak dapat terbendung lagi derasnya arus bioteknologi memasuki milenium ke tiga. bioteknologi telah mampu menyelesaikan masalah infertilitas. dan mengurangi konsumsi pestisida yang tidak ramah lingkungan. PENDAHULUAN Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. Kualitas dari Bio-SP menyamai kualitas pupuk superfosfat konvensional (SP 36). Keuntungan pemanfaatan biokontrol untuk pertanian antara lain adalah ramah lingkungan. Greemi-G. kita melihat begitu pesat perkembangan bioteknologi di berbagai bidang. tahan hama dan penyakit).

mengatasi kelangkaan sumber daya energi. tentu akan sangat membantu menuntun kita pada tujuan pengembangn IPTEK yang sebenarnya. Selaras dengan kemajuan peradaban. Pengkajian mendalam melalui dasar-dasar pengetahuan. agama. apakah benar semakin cerdas otak manusia makin pandai manusia menemukan kebenaran. yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme. bioteknologi dapat dijadikan tolak ukur perkembangan otak manusia yang luar biasa saat ini. pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius. Karenanya. Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap. logika. Menghadapi pesatnya kemajuan bioteknologi ini. terutama dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. 1999). BIOTEKNOLOGI DALAM BERBAGAI BIDANG Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna. Tanpa landasan moral maka manusia yang sudah beranjak menjadi ilmuan akan mudah sekali tergelincir dalam melakukan prostitusi intelektual (Suriasumantri. Durian . serta kriteria kebenarannya. sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. penguasaan manusia terhadap teknologi hendaklah menuntut perkembangan moral manusia itu juga. apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam mengantisipasinya. moral. II. Sehingga sangatlah mungkin muncul pertanyaan. penalaran.antara lain untuk memerangi kelaparan. penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain. makin baikkah perbuatan manusia? maka. mengurangi pencemaran lingkungan dan masih banyak lagi. Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian Rifai (2001) mengatakan.

manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat. Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa Kekhawatiran yang muncul adalah secara genetik untuk pakan unggas. kelompok masyarakat yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung. sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin. sedangkan Pihak yang kontra. kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida. Selain kapas. Sebaliknya. jagung. Disini. Salah satu contohnya adalah kapas transgenik. 2001). Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat mengawini gulmagulma liar. satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian. sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. Pihak yang pro. terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan. membuktikan atau menyanggah berbagai Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan .bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya. Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui diberbagai media massa. Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya telah mulai dikembangkan. namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya. Bagaimana cara kita menyikapinya?. serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang. dan lain-lain. transgenik antara lain kapas. studi kelayakan. pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan kekhawatiran yang timbul. akhir unggas Indonesia akan produk mengandung genetically modified organism ( GMO ).

Dalam bidang perikanan. Penelitian terakhir membuktikan bahwa. fertilisasi in vitro. sapi. seperti inseminasi buatan. di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia. babi dan domba telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes. konservasi molekuler. mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. telah berkembang dengan pesat. sapi. 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan. c) produksi embrio secara in vitro. Niemann dan Kues. seperti manipulasi mikroba rumen. Jepang. In Vitro Culture (IVC). Babi transgenik. transgenik. Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi. Dengan teknologi transgenik. 2000). b) cloning telah dimulai sejak 1980an pada domba. yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul. Dengan teknik ini seekor sapi betina. Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa. dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain. . tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi. cloning dan spliting.Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan meliputi : 1) teknologi produksi. 2) rekayasa genetika. kriopreservasi embrio. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET). Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. seperti genome maps. teknologi In vitro Maturation (IVM). Kelinci. babi dan kuda. memanipulasi. Di Indonesia. mencit. maka ternak unggul yang diinginkan dapat diperoleh. manusia. menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. mengingat adanya penangkapan ikan yang melebihi potensi lestari (over fishing). Sarwono mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi. masker asisted selection. identifikasi genetik. embrio transfer. sexing sperma maupun embrio. dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner (Gordon. In Vitro Fertilisation (IVF). bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini. banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan. 1994. Menteri Kelautan dan Perikanan. transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987. 1993). kebutuhan adanya penerapan teknologi sangat dinantikan.

Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan. Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS. di utamakan pada tiga kelompok. Pada akuakultur. Pasangan Jack dan Lisa melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan. dan bioremediasi. dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan. Pada tahun 1980 fungsinya secara in vitro. Probiotik diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan . imunostimulan. Teknologi bayi tabung diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi . Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. pemanfaatan produksi alam. tetapi masalahnya. 2000). Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik. misalnya lipopolysaccharide dan B-glucan yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung. penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan organisme hidup lainnya serta mengamati Dalam teknik ini. dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut. Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin. 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang telah mendapatkan injeksi gen asing tadi. yaitu: akuakultur. hibridasi. tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra. gen asing hasil isolasi di injeksi secara mengintroduksi gen tertentu kepada makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi. rekayasa kromosom. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah satu patogen tertentu. yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur. probiotik. Molly adalah anak tunggal.

Ia telah ada sejak beribu tahun yang silam. Orang-orang Mesir kuno telah menggunakan bioteknologi untuk membuat bir pada 2000 tahun sebelum kelahiran Kristus. diambil sampel darah dari umbilical cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. barley. Dalam era bioteknologi pandangan terhadap semua bidang ilmu adalah sederajad. susu atau gandum) ke produk yang diinginkan. Prinsip dasar upaya ini umumnya sama yaitu sejumlah bahan dasar didedahkan (exposure) ke jasad renik tertentu yang akan mentransformasikan bahan dasar itu (anggur. sejak manusia mengenal cara membuat anggur. keju ataupun ragi roti. keju dan roti. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah. . dan beberapa jam setelah lahir. Dari 15 embrio yang dihasilkan. serta harus yakin bahwa ilmu yang dipunyai membawa kebahagian kepada diri dan lingkungannya (Suriasumantri. ilmu dengan agama. mampu melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lain. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrioembrio yang membawa gen fanconi. ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. 1999). Sebagai pelaku. PERANAN MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI Hobbelink (1988) menyatakan bahwa bioteknologi sebagai suatu teknologi sebenarnya bukan barang baru. karena sesungguhnya bioteknologi adalah multidisiplin ilmu. Terlebih lagi bioteknologi modern dalam prosesnya dapat dipengaruhi serta dikendalikan sepenuhnya oleh manusia sebagai pelakunya. manusia dituntut mempunyai kerangka berfikir sistematis serta mempunyai wawasan luas terhadap ilmunya. dapat mengkaitkan ilmu dengan moral. yakni : minuman anggur. bir. Kini. III. Peran manusia seiring dengan kemajuan bioteknologi kiranya tak dapat disangkal lagi.anemia. Suatu peringatan bahwa dibidang tertentu sering dijumpai pandanganpandangan ilmuwan yang keliru. bioteknologi modern dapat menghasilkan produk-produk yang bersumber dari sel (cellular product) dan dapat dilakukan melalui transformasi biologis (biotransformation). seorang ahli memadang rendah bidang ilmu lainnya. bir. kondisi ini tentu tidak dapat dibenarkan karena akan mengancam kemajuan ilmu. Bayi tabung ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu.

biologi molekuler dan seluler. Puslit Bioteknologi didirikan dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. karena beberapa pertimbangan. yakni: biokimia. embriologi.1 tahun 1986 dan berada di bawah Deputi bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. tanggal 5 Juni 2001. penyusunan pedoman. semua kegiatan Puslit dipindahkan ke Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian.Tidak ada bioteknolog yang bekerja sendiri. 30 November 1999 00:00 Pusat penelitian (Puslit) Bioteknologi LIPI. pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi. Puslit BioteknologiLIPI mempunyai tugas : . Pada tahun 2001 sesuai SK Kepala LIPI No. pemberian bimbingan teknis. Pasal 145 mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan.H. Dengan demikian. Puslit Bioteknologi LIPI masih berada dalam satu bangunan dengan Puslitbang Biologi LIPI Bogor. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993. Djuanda No. Pada bulan April 1993. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 di atas. 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi LIPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. TUGAS DAN FUNGSI Puslit Bioteknologi-LIPI sesuai dengan Keputusan Kepala LIPI Nomor 1151/Kep/M/2001. 18 Bogor. aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaat Profil Puslit Bioteknologi Written by Administrator Tuesday. serta evaluasi dan penyusunan laporan. mikrobiologi. biologi reproduksi dan ahli komputer. Puslit ini didirikan pada tanggal 13 Januari 1986 berdasarkan Kepres RI No. immunologi. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus dapat bekerja dalam satu tim. genetika. awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi LIPI. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah ditetapkan menjadi salah satu pusat unggulan Bioteknologi pertanian II berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi. penyusunan rencana dan program. yaitu di Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir.

peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler. kesejahteraan pegawai dan karyawan . program dan pelaksanaan penelitian bidang bioteknologi d)Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian bidang bioteknologi e)Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi bidang bioteknologi f)Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian bioteknologi g)Pelaksanaan urusan tata usaha STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Puslit Bioteknologi-LIPI berdasarkan SK tersebut di atas terdiri atas tiga bidang penelitian yaitu : a) Bidang Biologi Molekuler b) Bidang Biologi Sel dan Jaringan c) Bidang Bioproses d) Bidang Sarana Penelitian e) Bagian Tata Usaha (TU) VISI.” MISI a)Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan b)Pengungkapan. pembinaan dan pemberian bimbingan teknis bidang bioteknologi c)Penyusunan rencana. kreatif. sel dan jaringan serta bioproses c)Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi d)Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi e)Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance) f)Meningkatkan profesionalitas.a)Menyiapkan bahan perumusan kebijakan penelitian bidang bioteknologi b)Penyusunan pedoman. Berdasarkan dua visi tersebut disusunlah visi Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu : “Menjadi lembaga penelitian bioteknologi terdepan yang didukung oleh sumber daya profesional. cerdas. MISI DAN STRATEGI VISI Visi Puslit Bioteknologi-LIPI mengacu pada visi IPTEK 2025 yaitu “Terwujudnya IPTEK sebagai kekuatan utama untuk kesejahteraan berkelanjutan dan peradaban bangsa” dan visi LIPI yang berbunyi “Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil. integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik”.

TUJUAN DAN SASARAN ORGANISASI TUJUAN a.Meningkatkan kemampuan manajerial dan sistem administrasi kelembagaan riset modern d. Penajaman program strategis dalam bidang pangan.1. meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan daya saing dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang adil berwajah kemanusiaan. Meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan riset pembinaan. riset unggulan dan riset strategis serta kerjasama na sional.Terfasilitasinya penegakan kebenaran ilmiah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalahan perbedaan kepentingan dan konflik yang mungkin terjadi c.Membantu menyiapkan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e. pendidikan dan pelatihan SDM di bidang biologi sel. regional dan internasional 3. Meningkatkan keikutsertaan dalam pendidikan dan pelatihan SDM di bidang administrasi . masyarakat industri.Terjalinnya komunikasi antara pemegang kebijakan. swasta. biologi molekuler dan bioproses b. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran (Strategi) a. efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) d.1. mengurangi kemiskinan. kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan hidup b.Terciptanya tata kelola yang profesional.Terciptanya kompetensi inti (core competence) yang handal di bidang bioteknologi yang didukung dengan kemampuan sumber daya IPTEK yang profesional b. Penguatan ilmu dasar dan terapan dalam bidang biologi sel dan jaringan. farmasi dan lingkungan 2. biologi molekuler dan bioproses dan ilmu lain yang menunjang 2. obat-obatan. pengembangan. Rekrutmen. bioproses dan ilmu lain yang menunjang c.Memanfaatkan bioteknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati untuk bahan pangan.Termanfaatkannya hasil-hasil penelitian. biologi molekuler.Meningkatkan kemampuan dan jumlah SDM di bidang biologi sel. dan aset-aset yang dimiliki untuk kemajuan ekonomi. masyarakat umum dan peneliti sehingga memahami pentingnya sumber daya alam hayati sebagai aset dan kunci penggerak pembangunan di bidang pangan. kesehatan dan lingkungan e. Menyelenggarakan forum-forum komunikasi ilmiah internal dan eksternal c.Mengembangkan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional secara internal dan eksternal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku SASARAN a. efektif.1.

manfaat penelitian………………………………………………………………. pengertian bioteknologi…………………………………………………………. yaitu : dalam pembuatan tape ketan. latar belakang………………………………………………………………………1 1.Shalawat serta salam semoga allah curah limpahkan kepada jungjunan kami Baginda tercinta Rosululah SAW. saran dan sumbangan ide yang bersifat membangundan dapat meningkatkan mutu karya ilmiah ini di masa yang akan datang.1 Bab II : Tinjauan pustaka…………………………………………………………2 2.1. Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan yang telah memberi dorongan khususnya kepada guru pelajaran bioloogi. Selain itu juga akan dibahas tentang proses pembuatan tape ketan.atas rahmat Allah SWTpertama-tama marilah kita panjatkan puja serta puji kepada-NYA yang telah memperkenankan kami menyusun makalah ini.1 1. dan kepada narasumber yang telah memberikan pengetahuannya kepada penyusun. KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin. tujuan penelitian………………………………………………………………….dan manajemen modern 2.1. Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya ilmiah ini.2. Menyusun dan mengimplementasikan sistem/aturan kemitraan dan kerjasama yang profesional kan bioteknologi. 29 maret 2010 Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar Daftar isi Bab I : Pendahuluan………………………………………………………………1 1. Singaparna.. Untuk itu. Dalam karya ilmiah ini akan dibahas tentang pengertian bioteknologi fermentasi tradisional. Karya ilmiah ini ditujukan untuk salah satu syarat mengikuti ujian praktek biologi. dan ujian akhir sekolah.. Membangun sistem informasi manajemen d.2 .3. Berpartisipasi aktif dalam penyusunan rumusan kebijakan dalam bidang bioteknologi e.

2.1. diantaranya : 1.2. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi 3. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pengantar bioteknologi..1. pengertian ketan……………………………………………………………2 Bab III : Metode penelitian……………………………………………………….3 3. Dimana dalam pembuatan tape beralngsung proses fermentasi. Selain itu juga..2. 1.2.5 5. Dimana bioteknologi disini dibagi ke dalam bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional.5 5. Karya ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek mata pelajaran biologi.1. alat dan bahan……………………………………………………………………. saran……………………………………………………………………………… ……5 Daftar pustaka Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.2.Latar belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial. penyusunan karya ilmiah ini untuk melatih siswa-siwi peserta didik dalam membuat suatu laporan karya ilmiah. kesimpulan……………………………………………………………………… …. Tujuan penelitian Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini.3 Bab IV : Pembahasan………………………………………………………………4 Bab V : Penutup……………………………………………………………………. Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pembuatan Tape. untuk mengetahui proses pembuatan tape 2. tetapi diperlukan waktu berhari-hari untuk proses fermentasinya. untuk mengembangkan bioteknologi tradisional . Tape dibuat tidak hanya sehari langsung jadi.3 tape 3. cara kerja…………………………………………………………………………….

Manfaat penelitian Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat.Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika. diantaranya : kita bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam laktat pada tape. Pengertian bioteknologi Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup). sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. 2. tape. baik bagi penyusun ataupun bagi pembaca. Dan kitapun dapat belajar bagaimana mengembangkan bioteknologi yang bersifat tradisional ataupun modern.3. dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.bisa diartikan juga. Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme. apalagi siswa yang akan melanjutkan kejengjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia. adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri. Tape ini dibuat dengan cara . Selain itu juga. terutama orang sunda. Pengertian tape ketan Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.2. yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril. dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru. cuka.1. untuk memenuhi salah satu syarat ujian praktek 1. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon.4. Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan. penelitian ini bermanfaat untuk melatih siswa kelas XII dalam menyusun karya ilmiah. mikrobiologi. sebagai contoh yaitu pembuatan tempe. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan. -1 - BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian. sebagai contoh produksi insulin. dan lain-lain.

ragi ½ sendok makan 3. air alat : 1. cempeh.2.1. nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan panas) . beras ketan ½ kg 2. dan setelah itu tiriskan 2. Alat dan bahan Bahan : 1. bubukan ragi sampai menjadi serbuk 5. dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. 4. manis. bakul 3. sampai bersih kemudian tiriskan 3. Fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun katup sampai bersih. beras ketan dinanak sampai matang. daun katuk 10 lembar 5. berair.difermentasikan selama 2-3 hari. bersihkan toples. dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. dan berbau alcohol. setelah ditiriskan.proses fermentasi tersebut adalah: 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol -2- BAB III METODE PENELITIAN 3. toples mini 2. setelah dingin. cempeh 3. sehingga ketan menjadi lunak. cara kerja 1. dan dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin. gula pasir 1 sendok 4. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.

1. masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau dibungkus dengan daun pisang 7. Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol.setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis.dan dapat disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih sehingga fermentasi tdak sempurna.yang menyebabkan tape ketan berubah menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol menjadi asam asetat). simpan selama 2 hari 8. tape ketan siap disajikan -3 - BAB IV PEMBAHASAN 4. Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke dalam bioteknologi tradisional /konvensional.pada penelitian ini pula kelompok kami . kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat. setelah merata.Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat merubah karbohidrat menjadi alkohol. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu : 2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11 Amilum/patiamilase matosa C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6 Maltosa maltase glukosa C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2 glukosa alcohol Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan juga umbi kayu (singkong). dan karbon dioksida. Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape pada awal fermentasi terasa manis. memaparkan faktorfaktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape. Pembahasan Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa).6.

Bidang itu menelaah virus. protozoa. Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur. mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi.2. serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar. 5. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan. pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama. harus menggunakan ragi yang berkualitas.tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis. bakteri. dalam proses pembuatan tape ini ada halhal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Kesimpulan Setelah melakukan penelitian. Selain itu juga.1. dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar. sungai. dan laut. Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari. penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral.1988). dan marin. .tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga tape tersebut sudah membusuk. muara. Selain itu juga. danau. termasuk mata air.belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum matang. Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air. ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan ataupun tape singkong terjadi selama 2-3 hari. seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar. algae. -4 - BAB V PENUTUP 5.1988). Hal tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan. didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan.Tapi. PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK Mikrobiologi akuatik Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar. Saran Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna. Dan yang ke dua para siswa diharapkan agar dapat mengetahui proses pembuatan tape dan dapat mengaplikasikannya dalam lingkungan masyarakat sekitar. Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting.dalam kurun tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah menjadi alcohol.1988).

Masalah yang paling pelik yang harus dihadapi dalam masalah mengolah air adalah karena semakin meningkat dan tingginya pencemaran yang memasuki badan air. Pencemaran tersebut berasal dari: 1. atau memiliki struktut khusus yang memungkinkan mereka mengapung . sebagian besar tersusun oleh air. Mikroorganisme yang merupakan penghuni suatu dasar. Sumber domestik. kolam. 1. dinamakan plankton. 3. yang terbentang dari pasang naik sampai suatu kedalaman di tempat tanaman sudah jarang tumbuh.1988). Serta sekumpulan hewan ataupun tanaman air lainnya yang tidak termasuk kelompok mikroba (Suriawiria. Mikroorganisme bentik. Plankton (fitoplankton dan zooplankton). Populasi terbesar mikroorganisme menghuni lapisan teratas dan sedimen dasar. ternyata itu adalah rumus kimia air yang hanya berlaku untuk air-air bersih seprti aquades. Perairan (lumpur tanah) dinamakan organisme bentik. Penyebaran mikroorganisme dalam lingkungan akuatik Mikroorganisme dalam suatu lingkungan akuatik mungkin terdapat pada semua kedalaman. pelaku fotosintesis. 2. 2. seperti di dalam sel tumbuh-tumbuhan terkandung lebih dari 75% atau di dalam sel hewan terkandung lebih dari 67% (Suriawiria. Perairan alami memang merupakan habitat atau tempat yang sangat parah dikenai oleh pencemaran. Protozoa atau hewan bersel tunggal. kesemua cirri ini membantu organism tersebut mempertahankan lokasinya di zona fotosintetik yang berada di lapisan air bagian atas (Pelczar. Keadaan fisik dan komponen-komponen kimiawi yang mencirikan daerah perairan di antara .1988). Daerah dasar laut mengandung berjuta-juta bakteri per gram (Pelczar. Sel hidup. 5. Bakteria. Mikroalgae atau ganggang mikro. Virus. b. industry. Sebagian besar organism planktonik dapat bergerak. yang terdiri dari kegiaan pabrik. terutama di perairan dalam (Pelczar. dan mikroorganisme lain. Daerah terkaya akan jumlah dan macam organisme pada sistem muara-laut ialah daerah bentik. danau laut dan sumber-sumber lainnya.1985). akuademin. Faktor yang bersifat hidup (biotik).1988). baik tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. berkisar dari permukaan sampai ke dasar parit-parit yang paling dalam di dasar lautan. Sehingga kalau sejak di SLTA dulu kita mengenal rumus kimia air adalah H2O. Sedang untuk air alami yang berada di dalam sungai. Mikroorganisme fototrofik dianggap sebagai plankton yang paling penting karena merupakan produsen primer bahan organik . Kumpulan organisme hidup yang sebagian besar terdiri dari mikroorganisme.Keadaan air Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. yang terdir dari rumah tangga. protozoa. hewan kecil (zooplankton). Faktor yang bersifat tidak hidup (abiotik). atau mengandung tetesan minyak. Fungi atau jamur.1985). Populasi plankton terdiri dari algae (fitoplankton). Tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak memerlukan dan mengandung air. yang terapung dan hanyut pada permukaan ekosistem akuatik. rumus tersebut menjadi: H2O + X Di mana X berbentuk: a. Sumber non-domestik. Kelompok Kehidupan di dalam Air Faktor-faktor biotis yang yang terdapat di dalam air terdiri dari: 1. 4. dan sebagainya. artinya. pertanian dan sebagainya.

Banyak plankton. Bahkan dalam perut hewan dan manusia. khususnya ikan. Banyak jenis bakteri atau fungi di dalam badan air berlaku sebagai jasad decomposer. ternyata digunakan atau dimanfaatkan oleh jasad-jasad lain. dan sebagainya. c) Toksin juga dihasilkan oleh beberapa jenis microalgae seperti Anabaena dan Microcystis. Kehadiran hasil uraian senyawa hasil rombakan bakteri atau fungi. Yang paling dikhawatirkan adalah kalau di dalam badan air terdapat jasad-jasad mikro penyebab penyakit.zona planktonik dan bentik sangat bervariasi sehingga tidak ada gunanya untuk mencoba membuat gambaran umum. dengan menilainya secara pukul rata sebagai sumber penyakit yang merugikan. Di dalam air. b. air dan udara. Pada umumnya microalgae mempunyai klorofil. Awam seringkali menyikapi secara keliru keberadaan mikro-organisme ini.2009). Peranan mikroorganisme Menurut suriawiria (1985). 1) Mendatangkan keuntungan a. oleh bakteri atau fungi sendiri. antara lain oleh microalgae. Ilmuwan Belanda. di sumber air panas dan di lapisan es yang amat dingin. c. Sinedra. Kolam dan danau juga memiliki zonasi dan stratifikasi yang khas. d. baik yang terdiri dari plankton-tumbuh-tumbuhan (fitoplankton) ataupun plankton-hewan (zooplankton).1988). Hydrodiction. sehingga nilai kelarutan oksigen (umumnya disebut DO atau dissolved oxygen) akan naik atau bertambah. b. dan sebagainya. Pikirkanlah sejenak mengenai perbedaan antara kolam dan lautan!. sehingga dapat melakukan proses fotosintesis dengan menghasilkan oksigen. seperti: a) Salmonella penyebab penyakit tifus b) Shigella penyebab penyakit disentri-basiler c) Vibrio penyebab penyakit kolera d) Entamoeba penyebab penyakit disentri-amuba e) Ascaris penyebab penyakit cacing. dan telah tersedia banyak informasi mengenai populasi mikrobiologis yang menghuninya (Pelczar. Salmonella. kemungkinan besar penimbunan (akumulasi) hasil uraian tersebut dapat mengakibatkan keracunan terhdap jasad lain. Sehingga kehadirannya telah dimanfaatkan di dalam rangka pengolahan buangan di dalam air secara biologis. dan banyak contoh-contoh lainnya. Dalam tanah. Antoni van Leeuwenhoek pada 350 tahun lalu. . mungkin akan mendatangkan keuntungan tetapi juga mungkin mendatangkan kerugian. untuk perikanan. Artinya jasad tersebut mempunyai kemampuan untuk mengurai atau merombak senyawa yang berada (masuk) ke dalam badan air. memang mula-mula meneliti makhluk hidup mikro yang tidak kasat mata itu untuk mencari biang keladi penyebab penyakit (Anonim. Sehingga dalam masalah ini jasad-jasad pengguna tersebut dinamakan consumer atau jasad pemakai. kehadiran mikroba di dalam air. Peranan Mikroorganisme Dalam Ekologi Lautan Bakteri ada dimana-mana. Staphylococcus. Sehingga kehadirannya meupakan tanda kesuburan kolam ikan misalnya. Juga didalam air banyak ditemukan mikroba penghasil toksin (racun) yang sangat berbahaya. Pinnularia. seperti: a) Yang hidup anaerobic seperti Clostridium b) Yang hidup aerobic seperti Pseudomonas. 2) Mendatangkan kerugian a. Scenedesmus. kegiatan fotosintesis tersubut akan menambah jumlah (kadar) oksigen di dalamnya. merupakan makanan utama ikan-ikan kecil. Tanpa adanya jasad pemakai. Ini misalnya untuk jenis-jenis microalgae: Chlorella.

fokusnya beralih pada peranan mikro-organisme bagi ekologi secara keseluruhan. Mikroorganisme yang digunakan untuk keperluan tersebut disebut biokontrol dan salah satunya adalah menggunakan bakteri sebagai probiotik. Karena itu.2009). penelitian bakteri laut untuk keperluan farmakologi berkembang pesat. Para peneliti hendak mengamati pengaruh faktor lingkungan terhadap habitat bakteri ini selama tiga tahun. dan saling terkait satu dengan yang lainnya.2005).Sejak penelitian perdana menggunakan mikroskop sederhana hingga zaman modern ini. Di luar habitatnya. Kini. Bakteri laut juga dapat digunakan dalam industri farmakologi (obat-obatan). yang masuk ke perairan laut (Kompas. Baru beberapa tahun terakhir ini. temperatur. bakteri biasanya langsung mati.2009). keperluan budidaya. saat ini para peneliti berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Dalam bidang budidaya. penggunaan senyawa kimia tersebut tidaklah efektif karena dapat menimbulkan efek samping. Namun.2009). probiotik adalah bakteri yang digunakan tidak hanya untuk mengendalikan bakteri patogen.2009). yang kemudian membentuk biomassa yang menjadi makanan ikan dan selanjutnya menjadi makanan bagi pemangsa lain yang berderajat lebih tinggi. Bakteri menguraikan secara aktif semua unsur organik. Bioteknologi Mikroorganisme Laut Bakteri laut adalah salah satu mikroorganisme yang mampu menjaga kesinambungan kehidupan di laut karena kemampuannya mendegradasi senyawa organik mulai dari yang sederhana hingga kompleks. tapi pada akhir rantai makanan. sejauh ini para peneliti amat sulit melacak rahasia di balik habitat bakteri. Namun. Di dalam bidang budidaya. Hasil penelitian dan anilisisnya.2005).2005). Menyangkut lokasi. Sebab. dan mengubahnya menjadi unsur organik bagi kepentingannya. kadar garam. kadar oksigen dan dimana atau dalam kondisi apa kode genetika ini muncul. serta landasan bagi peramalan kondisi lingkungan di masa depan. sebetulnya mikro-organisme adalah aktor utama dalam system kelautan (Anonim. maupun uji toksisitas. Bakteri penyebab penyakit pada biota budidaya dapat dilawan atau dihambat oleh bakteri lain (Kompas. Di negara-negara maju. kebanyakan bakteri hidup dalam lingkungan yang amat kompleks. amat sulit mengembangbiakkan bakteri di laboratorium (Anonim. Bioremediasi adalah usaha perbaikan lingkungan yang telah tercemar dengan menggunakan biota hidup. bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap habitat bakteri secara keseluruhan. bakteri juga yang menguraikan bangkai paus. Untuk membasmi penyakit bakterial pada biota budidaya pada umumnya digunakan senyawa kimia (antibiotik). senyawa aktif yang dihasilkan jumlahnya sangat sedikit (Kompas. Misalnya. Penyakit bakterial pada biota budidaya dapat menjadi penyebab kerugian karena selain kematian massal. Jadi bakteri adalah makanan bagi pemangsa berderajat lebih tinggi. Pada umumnya bakteri laut penghasil senyawa aktif untuk keperluan obat-obatan hidup bersimbiosis dengan invertebrata (biota laut).2005). salah satu masalah yang dihadapi adalah penyakit. Dengan metode biologi molekuler terbaru. Akan tetapi. Itulah sebabnya. Salah satu contoh biota yang sering digunakan dalam uji coba perbaikan lingkungan laut yang tercemar minyak adalah bakteri laut hidrokarbonoklastik (bakteri pemecah minyak) yang jumlahnya lebih dari 200 spesies (Kompas. upaya membasmi penyakit secara biologi yang tak menimbulkan efek samping telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan sifat antagonisme di antara bakteri. para peneliti dapat semakin mengerti sifat-sifat organisme sel tunggal (Anonim. juga menyebabkan ditolaknya produk budidaya yang diekspor ke luar negeri. Lebih lanjut unsur ini menjadi makanan organisme bersel tunggal. para ilmuwan juga masih memfokuskan penelitian pada mikro-organisme yang memicu penyakit. akan dijadikan basis bagi penelitian selanjutnya. yang berarti juga terhadap ekosistem luas di Laut Utara (Anonim. tetapi juga sebagai .

Tanah sangat kaya akan keragaman mikroorganisme.2005). maupun pestisida sintetik. Assay ini untuk memprediksi efeknya terhadap kesehatan dan efek ekologinya. Limbah organik harus dihancurkan/dikomposkan terlebih dahulu oleh mikroba tanah menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati. alga dan virus. pelarutan fosfat.suplemen bahan makanan dan meningkatkan kualitas air (Kompas. Indonesia yang sudah dikenal sebagai negara kaya akan keanekaan hayatinya.2005). petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. ternyata bakteri memang mempunyai banyak peranan. Salah satu tes untuk menguji toksisitas senyawa kimia adalah uji luminescence (microtox assay) dan bakteri luminescence (mampu mengeluarkan cahaya) adalah salah satu biota yang digunakan dalam microtox assay. baik berupa pupuk. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba tersebut. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan cepat. Namun. yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik. Limbah organik seperti sisa-sisa tanaman dan kotoran binatang ternak tidak bisa langsung diberikan ke tanaman. Berdasarkan uraian di atas. protozoa. re-cycling hara tanaman. RINGKASAN Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. relatif tidak mahal. Tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. fiksasi biologis nitrogen. seperti bakteri. dan dapat juga menempel pada organisme yang lebih besar (Kompas. Kegunaan lain bakteri laut adalah untuk menguji toksisitas.2005). Proses pengomposan dapat dipercepat dengan menggunakan mikroba penghancur (dekomposer) yang berkemampuan tinggi. merangsang pertumbuhan. Di Amerika. Proses pengkomposan alami memakan waktu yang sangat lama. aktinomicetes. dan tidak membutuhkan ruangan yang besar daripada tes bioassay menggunakan ikan. Di pasaran saat ini banyak tersedia produk- . Sebagian besar mikroba tanah memiliki peranan yang menguntungan bagi pertanian. Assay ini adalah salah satu assay yang sudah sangat luas digunakan untuk uji produk senyawa kimia baru. Bioteknologi berbasis mikroba dikembangkan dengan memanfaatkan peran-peran penting mikroba tersebut. tentu masih banyak lagi yang bisa digali pemanfaatannya untuk berbagai keperluan melalui bioteknologi (Kompas. semua penemuan produk bahan kimia baru sebelum diproses oleh pabrik harus sudah diuji coba in-vitro bioassay. herbisida. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik. berkisar antara enam bulan hingga setahun sampai bahan organik tersebut benar-benar tersedia bagi tanaman. biokontrol patogen dan membantu penyerapan unsur hara. Penggunaan mikroba dapat mempersingkat proses dekomposisi dari beberapa bulan menjadi beberapa minggu saja. Teknologi Kompos Bioaktif Salah satu masalah yang sering ditemui ketika menerapkan pertanian organik adalah kandungan bahan organik dan status hara tanah yang rendah. fungi. termasuk di dalamnya bakteri laut. Kedua jenis pupuk itu adalah limbah organik yang telah mengalami penghacuran sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. Petani organik mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pupuk hijau atau pupuk kandang. Bakteri luminescence ini banyak ditemukan di perairan laut. dapat hidup secara bebas.

dikembangkan berdasarkan filosofi tersebut. dan lain-lain. Mikroba penambat N simbiotik antara lain : Rhizobium sp yang hidup di dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan ( leguminose ). petani organik mengandalkan kompos sebagai sumber utama nutrisi tanaman. Mikroba tersebut mampu mempercepat proses pengomposan menjadi sekitar 2-3 minggu. Cytopaga sp. karena terikat pada mineral liat tanah. Hara N tersedia melimpah di udara. Jumlah kompos yang demikian besar ini memerlukan banyak tenaga kerja dan berimplikasi pada naiknya biaya produksi. 75 kg SP 36/ha dan 37. Biofertilizer Petani organik sangat menghindari pemakaian pupuk kimia.produk biodekomposer untuk mempercepat proses pengomposan.18 kg KCl. Pseudomonas sp dan Bacillus megatherium. Mikroba biodekomposer unggul yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii . Dengan kata lain 100 kg kompos setara dengan 1. yaitu: ektomikoriza dan endomikoriza.5 kg KCl/ha. OrgaDec. Kelompok mikroba lain yang juga berperan dalam penyerapan unsur P adalah Mikoriza yang bersimbiosis pada akar tanaman. dan 2. Di sinilah peranan mikroba pelarut P. Stardec. hara P ini sedikit/tidak tersedia bagi tanaman.34 kg SP 36. Sayangnya kandungan hara kompos rendah. Selain itu tanaman yang bermikoriza umumnya juga lebih tahan terhadap kekeringan. umumnya juga berkemampuan tinggi dalam melarutkan K. Misalnya untuk memupuk padi yang kebutuhan haranya 200 kg Urea/ha.34% P2O5. Mikoriza berperan dalam melarutkan P dan membantu penyerapan hara P oleh tanaman. Mikroba yang berkemampuan tinggi melarutkan P. dan 2. mikroba akan berperan untuk mengendalikan organisme patogen penyebab penyakit tanaman. Ketika kompos tersebut diberikan ke tanah. Mikroba penambat N simbiotik hanya bisa digunakan untuk tanaman leguminose saja. dan fungi pelapuk putih. Mikroba akan tetap hidup dan aktif di dalam kompos. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dan ada pula yang hidup bebas. Degra Simba. Mikroba tanah lain yang berperan di dalam penyediaan unsur hara adalah mikroba pelarut fosfat (P) dan kalium (K). 0. Tiga unsur hara penting tanaman. yaitu Nitrogen (N). Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi tanaman. antara lain: Aspergillus sp. EM4. dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba. maka membutuhkan sebanyak 22 ton kompos/ha. N harus ditambat oleh mikroba dan diubah bentuknya menjadi tersedia bagi tanaman. Kurang lebih 74% kandungan udara adalah N. Mikroba ini akan melepaskan ikatan P dari mineral liat dan menyediakannya bagi tanaman. sedangkan mikroba penambat N non-simbiotik dapat digunakan untuk semua jenis tanaman. biodekomposer yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI). Hormon yang dihasilkan oleh mikroba akan diserap oleh tanaman . N udara tidak dapat langsung dimanfaatkan tanaman. Kompos matang kandungan haranya kurang lebih : 1. misalnya: SuperDec.81% K. Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. Tanah pertanian kita umumnya memiliki kandungan P cukup tinggi (jenuh). 0. EM Lestari. Setidaknya ada dua jenis mikoriza yang sering dipakai untuk biofertilizer.69 kg Urea. Namun. Kompos bioaktif adalah kompos yang diproduksi dengan bantuan mikroba lignoselulolitik unggul yang tetap bertahan di dalam kompos dan berperan sebagai agensia hayati pengendali penyakit tanaman. SuperDec dan OrgaDec. Beberapa mikroba tanah mampu menghasilkan hormon tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Starbio. Contoh mikoriza yang sering dimanfaatkan adalah Glomus sp dan Gigaspora sp. Namun. Mikroba penambat N non-simbiotik misalnya: Azospirillum sp dan Azotobacter sp.69% N. Penicillium sp. Banyak sekali mikroba yang mampu melarutkan P. fosfat (P).

OST dan Simbionriza. S. Mikroba ini mampu menyerang dan membunuh berbagai serangga hama. umumnya sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit ketika dibudidayakan dengan sistim organik.Si. Di alam terdapat mikroba yang dapat mengendalikan organisme patogen tersebut.sehingga tanaman akan tumbuh lebih cepat atau lebih besar. dan Phytoptora sp. Penulis: Isroi. maka hama dan penyakit tanaman dapat dihindari.Si Peneliti Mikroba Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Lembaga Riset Perkebunan Indonesia Jalan Taman Kencana No. Agen Biokontrol Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala serius dalam budidaya pertanian organik. Kebutuhan bahan organik dan hara tanaman dapat dipenuhi dengan kompos bioaktif dan aktivator pengomposan. Kelompok mikroba yang mampu menghasilkan hormon tanaman. Marfu-P dan Hamago. Aplikasi pada Pertanian Organik Produk-produk bioteknologi mikroba hampir seluruhnya menggunakan bahan-bahan alami. Produk ini dapat memenuhi kebutuhan petani organik. 0251 324048/327449 Fax. Apabila kita dapat menyeimbangakan populasi kedua jenis organisme ini. Hasil penelitian yang dilakukan oleh BPBPI mendapatkan bahwa biofertilizer setidaknya dapat mensuplai lebih dari setengah kebutuhan hara tanaman. 1 Bogor 16151 Telp. Mikroba yang dapat mengendalikan hama tanaman antara lain: Bacillus thurigiensis (BT). isroi@ipard.com . petani organik tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik. Mikroba-mikroba bermanfaat tersebut diformulasikan dalam bahan pembawa khusus dan digunakan sebagai biofertilizer. Beberapa biokontrol yang tersedia di pasaran antara lain: Greemi-G. JAP (jamur akar putih). Jenis-jenis tanaman yang terbiasa dilindungi oleh pestisida kimia. Petani Indonesia yang menerapkan sistem pertanian organik umumnya hanya mengandalkan kompos dan cenderung membiarkan serangan hama dan penyakit tanaman. Serangan hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan dengan memanfaatkan biokotrol. Rhiphosant. Aplikasi biofertilizer pada pertanian organik dapat mensuplai kebutuhan hara tanaman yang selama ini dipenuhi dari pupuk-pupuk kimia. dan Metharizium anisopliae . unsur hara. antara lain: Pseudomonas sp dan Azotobacter sp.net. Kamizae. 0251 328516 Email: ipardboo@indo. Biofertilizer yang tersedia di pasaran antara lain: Emas. dan serangan hama dan penyakit tanaman.id . NirAma. Bauveria bassiana . di mana jumlah organisme patogen lebih banyak daripada jumlah mikroba pengendalinya. Mikroba yang dapat mengendalikan penyakit tanaman misalnya: Trichoderma sp yang mampu mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh Gonoderma sp. Organisme patogen akan merugikan tanaman ketika terjadi ketidakseimbangan populasi antara organisme patogen dengan mikroba pengendalinya. Alam sebenarnya telah menyediakan mekanisme perlindungan alami. M. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba. Paecilomyces fumosoroseus. Bio-Meteor.

Gambar 1. Endomikoriza yang berperan melarutkan P Gambar 2. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol .

tetapi lebih banyak digunakan sebagai makanan tambahan . Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat Gambar 4. walaupun kandungan protein PST sangat tinggi. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat 1. Selama ini. Bioteknologi dalam Bidang Produksi Bahan Pangan Beberapa mikroorganisme juga merupakan sumber protein.Gambar 3. Protein yang dihasilkan dinamakan protein sel tunggal (PST).

Peran mikroorganisme dalam bidang pengobatan antara lain sebagai berikut: a. dan enzimologi. Proses yang dibantu mikroorganisme. misalnya dengan fermentasi. dan sapi. 4. dan kecap. BSH merupakan salah satu hormon pemacu tumbuh yang ditemukan oleh Bovin. pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. Selain dengan tanaman transgenic. Biopestisida ini mengandung mikroorganisme yang diperlukan untuk pengendalian hama. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. oncom. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. genetika. dan sebagainya termasuk . hasilnya antara lain tempe.pada hewan. Hormon ini digunakan untuk memperbesar ukuran hewan ternak. seperti ikan. tape. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Bioteknologi dalam Bidang Peternakan Salah satu contoh penerapan rekayasa genetika dalam bidang peternakan adalah pembuatan hormon pemacu tumbuh (BSH). PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI. seperti tempe. Antibiotik b. tape. teknik kimia. A. asam asetat. 2. atau bahan makanan. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. kambing. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian Tanaman transgenic mempunyai keunggulan bila disbanding dengan tanaman lain. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. biologi sel. kecap. Bioteknologi dalam Bidang Medis Mikroorganisme dapat menghasilkan obat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan mikroorganisme maupun gangguan fisiologis. biokimia. Vaksin 3. gula.Hal ini karena system pencernaan manusia tidak mampu mencerna asam nukleat yang sangat tinggi pada PST.

dapat menurunkan kadar kolesterol. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. dapat mengurangi toksisitas. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. yaitu klimosin. seperti yoghurt. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masalalu. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. kemudian didinginkan sampai 30oC. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. penyakit gula. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Pengolahan Bahan Makanan a. dan kanker. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC – 420oC dan ditambah garam. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. bergantung pada bahan dasarnya. menghambat ketuaan. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. b. jamur. Selanjutnya. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. keju. memperlancar pencernaan. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. Untuk membuat tempe. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim 1. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. mencegah anemia. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. dan mentega. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. Akan tetapi. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman.keju dan yoghurt. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. meningkatkan vitalitas. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Ragi .

Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. b. Aglonema. tidak perlu lahan yang terlalu luas. Jadi. hemat biaya perawatan. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Jadi. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. kurang air. paprika. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. dan belimbing. mentimun. kangkung. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. melon. Namun. dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. dan karbohidrat. dalam hal ini kapang. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. bebas dari hama. 2. Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus.merupakan kumpulan spora mikroorganisme. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. Rhyzopus arrhizus. pecahan batu bata. sawi. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. dan erosi tidak ada. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. dan lain-lain). dan bayam. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. . Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. dan Rhyzopus oryzae. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. cahaya. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. mineral. kedondong bangkok. Bioteknologi Bidang Pertanian a. dan Spatyphilum. antara lain jambu air. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. 3. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. pertumbuhan tanaman lebih cepat. antara lain tomat. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. aeroponik adalah pemberdayaan udara. yaitu Rhyzopus oligosporus. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. dan metode porus (menggunakan media kerikil. Dracaena. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. risiko kerusakan tanaman karena banjir. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. dan CO2. selada. metode kultur pasir (menggunakan media pasir). c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. lemak. tergantung media yang digunakan. Rhyzopus stolonifer. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool.

Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama. penciptaan sumber energi. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau rekombinasi DNA. dan membentuk spesies baru. b) dapat beraplikasi diri. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid. penanganan polusi.Dewasa ini. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA dari sumber yang berbeda. Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. dan sebagainya. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel). b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. Oleh karena itu. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. teknologi plasmid. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena . Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sifat-sifat plasmid. antara lain untuk pemetaan kromosom. a. seperti rekayasa genetika. antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Manfaat fusi sel. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). Setelah diberi inti baru. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. misalnya melalui transplantasi inti. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. dan rekombinasi DNA. sehingga dapat direkomendasikan. membuat antibodi monoklonal. fusi sel.

misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. misalnya insulin. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. kortison. Bayi tabung merupakan salah satu contoh bioteknologi yang menggunakan objek manusia.dan manusia. Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. '09 11:22 PM for everyone A. dan testosteron. Prinsip-prinsip ilmu yang mendasari semua proses 4. Pendahuluan Apakah bioteknologi itu? Sulit untuk mencari defenisi yang baku tentang bioteknologi. b) mengikat racun dan menonaktifkannya. 2) DNA dapat disambungkan b. Jadi. Manfaat antibodi monoklonal.hewan.alasan-alasan sebagai berikut. vaksin. Didalam ilmu bioteknologi dilakukan rekayasa organisme dan komponen organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia.melainkan ilmu terapan. Setiap negara memiliki definisi sendiri-sendiri tentang bioteknologi. Secara umum dapat didefinisikan bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna kepentingan manusia. 3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya.tumbuhan. didalam bioteknologi terdapat komponen-komponen: 1. Hasil berupa produk atau jas sebagai keluaran(output) . antibiotika dan hormon. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain. Hormon-hormon yang telah diproduksi. study BIOTEKNOLOGI Mar 24. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. Makhlukhidup yang digunakan berupa mikroorganisme. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. Bahan yang diproses sebagai bahan masukan(input) 2. hormon pertumbuhan. Makhluk hidup yang menyenglenggarakan 3. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Sebenarnya bioteknologi bukanlah merupakan suatu displin ilmu. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut.

pembuatan tapai dilakukan masyarakat tanpa memahami proses reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam nya.memisahkan logam.misalnya mengatu pH dan suhu.genetika. Sebaliknya dalam bioteknologi moderen. Dilakukan dengan prinsip-prinsip ilmiah 2. Biasanya dalam bioteknologi konvensional hanya memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol.roti. misalnya produk pabrik bir. Ciri-ciri bioteknologi tradisional : 1. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah tepung menjadi produk gula(tapai manis) dan alkohol. 3.biokimia. Mikroorganisme yang dimanfaatkan berupa bakteri dan jamur. Saat ini telah berkembang bioteknologi moderen yang memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah untuk memperoleh produk dan jasa. Bioteknologi moderen berkembang pesat berkat bantuan ilmu-ilmu yang lain. Bioteknologi Modern Dan Tradisional Telah disinggung diatas bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi moderen dan bioteknologi tradisonal atau konvensional.memilih jenis ragi yang paling memenuhi persyaratan. Alasan digunakan makhluk hidup dalam bioteknologi adalah: 1. Dilakukan tidak hanya turun-temurun melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalam 3. Dapat diproduksi secara masal. dan fisika. umumnya belum dapat diproduksi secara masal. dapat di klona ? sehingga sifat konstan .pemrosesan hasil dengan mesin. Prinsip-prinsip imiah tersebut meliputi pemahaman dalam proses.sebab produknya hanya digunakan untuk pemenuan kebutuhan rumah tangga.atau bahan makanan seperti tuak dan kecap.untuk membasmi hama tanaman.Sebagai contoh didalam bioteknologi tradisional (konvensional) orang menggunakan ketela pohon untuk diproses menjadi tapai. di dalam proses pengubahan ketela pohon menjadi tapai digunakan organisme berupa sel-sel ragi. B.dalam bioteknologi moderen digunakan mikroorganisme atau bagian-bagian makhluk hidup untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan. Jadi ciri-ciri bioteknologi modern adalah 1.ketela pohon(masukan) diproses oleh sel-sel rragi dengan menggunakan reaksi-reaksi enzimmatis untuk menghasilkan gula dan alkohol (keluaran) bioteknologi tradisional biasanya hanya berdasarkan pengalaman. dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang diwariskan turun temurun. walaupun sebenarnya mengandung prinsip-prinsip ilmiah.kecap.tuak.asam asetat.ilmu yang digunakan untuk mendukung perkembangan bioteknologi adalah mikrobiologi. para pakar meneliti jenis sel-sel ragi.dan tempe. Masyarakat kita telah mengenal bioteknologi tradisonal misalnya dalam pembuatan Tapai. makhluk hidup dapat berkembang biak ?sehingga dapat dipulihkan 2. jadi.Dengan memahami proses –proses yang terjadi. Misalnya berbagai mikroorganisme dimanfaatkan sebagai bahan makanan.gula.pengepakan.menyediakan lingkungan hidup bagi sel-sel ragi tersebut afar dapat tumbuh dengan baik.peralatan yang digunakan.para pakar dapat memproduksi tapai yang lebih baik.mengendalikan pencemaran.biologi molekuler.dan pemasaran. bahkan dapat menghasilkan alkohol dalam jumlah yang besar. Dilakukan tanpa prinsip-prinsip ilmiah 2.menghasilkan obat.pengubah bahan makanan.

lingkungan. Lingkungan. maupun masyarakat. Jika rahasia alam itu telah terungkap. maka akan muncul organisme baru yang belum pernah ada sebelumnya. terdapat beberapa dampak negatif antara lain dampak bagi masyarakat. C.kemudian dikeringkan.misalnya etanol. b) hukum dan perangkat hukum belum dapat mengikuti perkembangan bioteknologi. para pakar hanya “meniru” dan menggunakan hukum alam yang dicptakan oleh penciptanya.teknologi. Selain dampak negatif terhadap manusia bioteknoligi di khawatirkan berdampak negatif tehadap lingkungan. Misalnya kasus perebutan bayi tabung belum ada hukumnya. proses pengubahannya disebut rekayasa genetik.Jika organisme di ubah gennya.aseton dan gliserol. Proses peragian atau permentasi dapat dituliskan dengan rumus sebagai berikut: C16H12O6------------------> C2H5OH+CO2+ENERGI Proses ini biasanya berlangsung secara anawrobik. para pakar mencoba memanfaatkan prinsip-prinsipnya itu untuk meningkatkan kesejahtraan umat manusia. Padahal sebenarnya bioteknologi di kembangkan berdasar prinsip-prinsip hukum alam itu sendiri. dapat diubah sifatnya sesuai keinginan manusia 4. baik dampak positif maupun dampak negatif. Dengan kata lain.yang dibiarkan baerkecambah terlebih dahulu. organisme transgenik adalah individu baru yang muncul karena gen nya di ubah.3.asam nitrat. Jenis sel khamir itulah yang menentukan kualitas atau ciri khas dari suatu minuman.kesehatan. Teknologi Dan Masyarakat Bioteknologi memberikan dampak. mereka menggap bahwa para pakar telah melawan kodrat alam.setelah kering di buat tepung untuk diberi sel khamir agar terjadi fermentasi. Dampak Bioteknologi Bagi Sains. Ini disebabkan salah interpretasi terhadap keyakinan atau terhadap kemajuan bioteknologi itu sendiri. dampak positifnya adalah : a) membantu menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik b) dapat menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan kita Hingga saat ini bioteknologi telah memberikan sumbangan baik bagi sains.Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. demikian pula jika kelak muncul kasus pengklonaan manusia .Proses pembuatan bir sebenarnya juga mengikuti reaksi seperti diatas.menghasilkan karbondioksida dalam bentuk gelembung udara. baik di bidang pangan. Saat ini sedang di upayakan mibil dengan bahan bakar etanol yang bebas polusi dan dihasilkan dari bahan yang dapat diperbaharui. misalnya dengan munculnya hewan dan tumbuhan transgenik. dapat menghasilkan berbagai produk atau jasa.maupun pencemaran lingkungan. namun dibalik itu. • Mikroorganisme Penghasil Zat-Zat Organik Berbagai mikroorganisme dapat dipelihara dalam kondisi tertentu (walau tidak steril) dan dapat menghasilkan zat-zat organik. bioteknologi diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat yang akan datang. . Untuk memproduksi etanol di perlukan sel-sel khamir dengan bahan baku berupa karbohidrat. a) masyarakat tertentu belum siap menerima akibat keyakinan mereka. c) bioteknologi dikhawatirkan mengganggu keseimbangan alam. Hingga saat ini para pakar terus-menerus berlomba untuk mengkaji rahasia alam. Hanya saja bahan bakunya berupa biji padi-padian.asam cuka.

2010 · Buku Sekolah Gratis · IPA 3 SMP . roti. Mikroorganisme memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan. makanan. Contoh mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan produk makanan. misalnya jamur Neurospora sitophila sebagai penghasil warna merah dan orange. Saat ini. Pemisahan Logam dari Bijihnya. cuka. Peranan mikroorganisme dalam berteknologi adalah sebagai berikut. Saccharomyces cerevisiae (pembuatan roti dan tapai) d. Pengolahan limbah secara biologis Penerapan bioteknologi dalam kehidupan. Proses pembuatan tempe masih perlu ditingkatkan dengan berbagai penelitian karena tempe memiliki kandungan zat gizi tinggi. 1. Beberapa jamur juga dapat digunakan menghasilkan zat warna. Acetobacter xylinum (pembuatan nata de coco) c. dan nata de coco. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST). seperti bir. Lactobacillus bulgaricus (keju dan yoghurt) . Aspergillus wentii (pembuatan kecap) f. tuak. Peranan Mikroorganisme dalam Bioteknologi August 4th. oncom.pencegahanya yaitu dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan kemajuan bioteknologi. Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju) e. pembuatan bahan makanan tersebut dikembangkan secara ilmiah dengan menggunakan teknologi yang lebih maju sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. yoghurt. Bahan pewarna yang alami untuk makanan lebih aman dibandingkan pewarna sintetik karena pada umumnya pewarna sintetik dapat menyebabkan keracunan. anggur. terutama protein nabati dan memiliki beberapa khasiat antara lain menurunkan kolesterol darah. biasanya menggunakan mikroorganisme. digunakan untuk membuat oncom.Puspita dan Rohima No comments Tags: Kekurangan PST. dan kecap. Rhizopus oligospurus (pembuatan tempe) b. Kelebihan PST. antara lain: a. keju. Penghasil Makanan atau Minuman Mikroorganisme dapat dimanfaatkan untuk membuat tempe.

Hal ini disebabkan karena: 1) Secara umum. bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. jamur. b. Protein ini berada di dalam sel. organisme dapat membelah diri dengan cepat. khususnya ganggang. seperti selulosa. antara lain: 1) PST mempunyai dinding sel yang terdiri atas selulosa. a. Kelebihan PST PST sangat menguntungkan karena dapat digunakan sebagai sumber protein. 3. sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa. limbah minyak bumi. 3) Dapat hidup di tempat limbah buangan. Penghasil Zat-Zat Organik . 4) Mikroorganisme fotosintetik seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil PST. Penghasil Protein Sel Tunggal (PST) Mikroorganisme.2. atau limbah organik yang lain. 2) PST yang dihasilkan kurang menarik. seperti jeli. maupun bakteri. Kekurangan PST Ada beberapa kekurangan PST. 3) Kandungan asam nukleat (DNA dan RNA) dari PST cukup tinggi dan sulit dicerna serta dapat menimbulkan asam urat. 2) Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. seperti ganggang. dapat menghasilkan protein. Contoh protein sel tunggal adalah Spirulina dan Chorella.

Pemisahan Logam dari Bijihnya . Untuk menghasilkan etanol (alkohol) dibutuhkan sel-sel ragi dengan bahan baku karbohidrat. Adapun proses pembuatannya sering disebut dengan istilah fermentasi (proses peragian). contohnya Penicillium menghasilkan zat antibiotik yang mematikan mikroorganisme lain. Penghasil Obat Berbagai macam mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obatobatan. asam cuka. seperti etanol.Beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organik. Penisilin sangat penting karena dapat memberantas berbagai penyakit infeksi. disebut penisilin. seperti singkong dan beras. ada beberapa jenis bakteri yang kebal terhadap penisilin karena dapat menghasilkan enzim yang dapat menghambat kerja penisilin. Proses ini berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara. 5. 4. aseton. misalnya sebagai bahan minuman. Namun. Zat-zat organik itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan. asam sitrat. dan gliserol.

4) Melalui proses tersebut diperoleh tembaga murni yang telah terpisah dari bijihnya. kemudian diaduk. Salah satu contoh bakteri pemisah logam ini adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans yang digunakan untuk mengekstraksi tembaga dari bijih tembaga. 6. bakteri pencerna dimasukkan ke dalam bak berisi limbah yang diberi aerator (alat pemasok udara) untuk . Setelah rata. Biogas merupakan gas metana yang diproduksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak.Bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. ke dalam larutan itu ditambahkan larutan asam sulfat sehingga terjadi reaksi antara tembaga dan asam sulfat membentuk tembaga sulfat (CuSO4). Oleh karena itu. Disinilah banyak ditemukan bakteri. Energi tersebut digunakan untuk sintesis karbon dioksida dan air menjadi zat-zat organik. Kotoran ternak dicerna oleh mikroorganisme menjadi gas metana yang kemudian dialirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi. Bakteri ini hidup dari zat-zat anorganik. logam besi ditambahkan ke dalam larutan tersebut sehingga besi akan bereaksi dengan tembaga sulfat untuk melepaskan tembaga tersebut. dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. Penghasil Energi Saat ini. 7. Pengurai Limbah Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. Cara pembuatannya adalah campuran kotoran ternak dan air dimasukkan pada tangki pengumpul. Proses sintesis ini dikenal dengan sebutan kemosintesis. seperti besi dan belerang. Seluruh proses itu dibantu oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans. Sedangkan. Dalam UPL biologis. 3) Setelah itu. tangki pengumpul dimasukkan ke dalam tangki pencerna. Bakteri ini tumbuh subur dalam suasana asam dan tanpa zat organik. persediaan bahan bakar makin menipis. 2) Kemudian. ditimbun. Proses pemisahannya sebagai berikut: 1) Bijih logam tembaga berkualitas rendah yang dikenal sebagai larutan peluluh. Salah satu energi yang dikembangkan melalui bioteknologi saat ini adalah biogas. para ahli berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah energi melalui bioteknologi sehingga dapat diperoleh energi yang aman dan tersedia secara lestari. limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk. Limbah industri harus diolah terlebih dahulu melalui Unit Pengolahan Limbah (UPL) sebelum dikeluarkan ke lingkungan agar tidak terjadi pencemaran.

Rekayasa genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini berkembang sangat pesat. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN Dari Crayonpedia Langsung ke: navigasi. DNA kelinci ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. serta pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman. yaitu melalui bioteknologi tradisional. Ahli biologi molekular telah mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. . Limbah akan terurai dan dapat dibuang ke lingkungan setelah air dipisahkan dari endapan limbah yang tidak berbahaya.1.memasukkan oksigen yang berguna untuk pernapasan bakteri secara aerobik. cari Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13. Akibatnya. dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. Contohnya penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju. Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu. Para peneliti memasukkan DNA dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman.

atau proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. Memiliki sifat tetap. kalian diharapkan dapat memahami. cendawan. sistem. 2.Standar Kompetensi Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi kehidupan Kompetensi Dasar 13. 5. Mudah diperoleh dari lingkungan kita. orang telah mengenal proses fermentasi pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan dalam bioteknologi . bakteri.1. Sejak tahun 6000 SM. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi. Ciri dan sifat mikroorganisme Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi.protozoa. Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek (pelaku). Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan. limbah. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup. Reproduksinya sangat cepat. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai kesehatan manusia. pengobatan. bukti bahwa mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu produk dalam waktu yang singkat. Namun. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan. Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses bioteknologi. Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu manusia untuk mengatasi berbagai masalah. 4. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dan tidak tergantung musim/iklim. alga. 3. 13. Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial. misalnya di bidang makanan. Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus. Mikroorganisme menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini: 1.2. Kata-Kata Kunci Antiserum Mikoprotein Bioteknologi Makhluk hidup transgenik Bioteknologi modern Pencucian mikrobial Bioteknologi tradisional Penguraian lumpur Bakteri Mesofil Plasmid Bakteri Psikrofil Protein Kristal Insektisida Bakteri Toksoid Protein Sel Tunggal Eksplan Rekayasa genetik Enzim ligase Termofil Enzim restriksi endonuklease Toksitas selektif antibiotik Fertilisasi invitro Vaksin atenuasi 13. tidak berubah-ubah. Saat ini. penerapan dan pengembangan bioteknologi dalam kehidupan.3. tanaman maupun hewan. 13. menafsirkan.1. dan lainnya. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep. industri. pertanian.

Biologi telah berkembang dengan pesat. terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika. 13. Bioteknologi modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi.2. Misalnya. biokimia. Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan. 13. Disamping itu perkembangan ilmu komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang ilmu bioinformatika. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat digunakan saat membuat yogurt.Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung aplikasi bioteknologi. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada spesies yang sama. Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam skala industri dengan menggunakan makhluk hidup. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian diterapkan dalam bentuk bioteknologi.1.2.2. serta cabang kimia yaitu biokimia.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi Dewasa ini. sistem atau prose bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan menjadi tanaman lengkap (Gambar 13. dan rekayasa genetika. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba mendukung kemajuan bioteknologi. setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan. bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul karena semua bagian sel bergabung. Bakteri dapat digolongkan sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C.5 sampai 3. 13. tidak seperti melakukan perkawinan antara bunga jantan dan betina. mesofil yang tumbuh pada suhu 250 C hingga 40 0C. Yogurt dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus pada suhu 40 0 C selama 2. . mikroba berupa bakteri dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. dan termofil yang tumbuh pada suhu 50 0 C atau lebih. Hal ini terjadi juga pada biologi.5 jam.konvensional/klasik. Coba kalian sebutkan produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses fermentasi. Biologi Sel Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel. Mikrobiologi Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik. Ilmu tersebut dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk teknologi.2).

Sebaliknya. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman.4. keju. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu percepatan kemajuan bioteknologi. teknologi pangan. Beberapa penemuan seperti tanaman tomat yang tidak mudah busuk.13. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA . demikian juga dengan penangkaran hewan. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus). insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri Escherichia coli dan memproduksinya. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang. roti.2. dan biokimia. ilmu-ilmu lain juga digunakan dalam bioteknologi. sehingga dengan pengetahuan biokimia maka ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direaksikan. Biokimia menganggap hidup adalah menyangkut proses kimia. 13. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. biologi sel.2. biologi kedokteran. 13. Genetika Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke generasi berikutnya. Biokimia Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk hidup dari aspek kimianya. Selain mikrobiologi.3. Hal ini merupakan salah satu penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi. walaupun tanpa sebutan bioteknologi. biologi pertanian. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional.3. biologi kehutanan dan ilmu komputer.

Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. hewan dan tumbuhan (Gambar 13. coli. mulai dari bidang pertanian. Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease).sekitar tahun 1950. 13.3). tanaman kapas tahan insektisida. . Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia. kloning domba Dolly. enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E.3. Hal ini dapat dipahami. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA.

3. keju lunak. pertanian. keju setengah lunak. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. 2. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. keju Swiss. contoh: keju Camembert.1. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti.1.1. Akibat aktivitas bakteri. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. Keju Pada pembuatan keju. C12H22O11 + H2O →4CH3CHOHCOOH Laktosa Air Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. keju keras . enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat.1. contoh: keju Romano. contoh: keju Cheddar. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 32. Yoghurt Pada yoghurt. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih. 13. Selain itu pada pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. peternakan. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4. Yoghurt berasal dari bahasa . 2. Di dalam proses pembuatan keju. 1. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi. mentega dan yogurt. Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. susu dipasteurisasi dahulu. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. seperti keju. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. keju Permesan. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus.0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut.3. seperti keju. keju sangat keras. 4. seperti aspek pangan. hingga kesehatan dan pengobatan. b. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. yoghurt. lalu sebagian besar lemak dibuang. contoh: keju Requefort (keju biru). Pada saat ini.3. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa.13. 'a. Pembuatan roti Pada pembuatan roti. proses ini disebut pedadihan. yaitu : 1. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. Ada 4 macam jenis keju.1.42°C sehingga menghasilkan keju.

c.2.0. cieddu (Italia). Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1. Hidroponik. mauzun (Armenia).2. tahu putih. Dalam kondisi anaerob. bakteri tumbuh dengan subur danmenurukan pH hingga 4. 3.Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. Cara membuatnya. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. buah dan sebagainya. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. Mentega Pada pembuatan mentega. Tahu kuning. pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh. 'b. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5.1. e. Tapai. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang' diasamkan agar dapat awet di simpan.0. kiselmleka (Balkan). susu ditambah dengan cita rasa tertentu. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. 13. Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. kemudian lemak mentega dipisahkan. dan temp'e dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. Oncom. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13. c. .5). mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman.1.4) d. Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). Setelah itu.

1. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar.2. 2. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan.7) .4. Domba ankon. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1. misalnya: 1.1. hasil mutasi alami.2. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13.3.6).1. 13. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13.1.2. 13.

2. misalnya pada aspek pangan.1.2.8).2.2. Tanaman jagung.2. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa.1.1. misalnya: 1. 13. misalnya: 1. Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. 13. 13. pertanian. . 2.2.1. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian.2. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan.2. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia.

.

13. babi.2.3. yaitu: 1. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba. .2.1. sapi. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan. dan kuda.

2. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: .4.2. Ternak unggul hasil manipulasi genetik.2.1. contohnya unggul pada daging dan susunya 3.12) 13.

dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. dan pemisahan logam dari bijih logam. 4. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. 5. Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. dan kapang. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. menghasilkan produk yang tidak toksik. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi. kelapa ataukacang tanah dengan . 13. 2.3. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih. b. 13. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. coli agar lebih efisien. dengan alasan: 1.1. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. pertumbuhannya cepat. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. sebagai makhluk hidup. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. 3. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. khamir (yeast). pembasmian hama tanaman. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. pencemaran. obat-obatan.13) 2. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13.1.3. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri.

disebut sebagai mikroprotein. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). Pada tabel 15. ampas buah-buahan. dan khamir. . Fusarium sangat bergizi. Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn.14). lipase. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue. dan sisa berbagai produk pertanian. dan protease yang aktif selama proses fermentasi. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. Neuspora mengeluarkan enzim amilase.penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. Hal ini disebabkan: a. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. Namun. b. Awalnya. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. tanaman kacang kedelai.

3.2. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan.Gambar 13.2.3. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin.2. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin. 13.3. ikan c. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin. Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat.3. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin. Antibiotik . Tape. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984.14. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. sosis b.3. e. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet.2. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik.2. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu. namun komponen utama berupa penisilin. 13.2. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini. 13.3.kultur sel hewan f. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda. Walau demikian.1. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia. 13.daging. 13. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. d.4. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun.2. seperti yang akan dibahas berikut ini.5. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang. Beberapa produk hasil bioteknologi: a. 13.3. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan. Mie.

mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri, misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri. 13.3.2.6. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. a. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. b. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin, namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. 13.3.3. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati, yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga, yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadiinsektisida mikrobial. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel, dan pir, ulat pada kol (kubis), brokoli, dan kentang. Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960, dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat, terutama ulat ngengat diamondback. Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva, ulat serangga, dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). 13.3.4. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah, terutama dalam penguraian limbah organik. Limbah organik dari rumah tangga, pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai, yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan

bahan padat tersuspensi. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun, dan padatan terlarut. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri, protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral, gasgas dan air. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler, diantaranya kultur jaringan, rekayasa genetik, dan kloning. 13.4. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Dengan kultur jaringan, dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Melestarikan sifat tanaman induk. b. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus. e. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. 13.4.1. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan, antara lain: a. Kultur meristem, menggunakan jaringan meristem (akar, batang, daun) yang muda/ merismatik . b. Kultur antera, menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. d. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. e. Kultur pollen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya

13.4.2. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1.5 kg/m2 selama 20 menit. Setelah disterilkan, medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit). Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan, tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut. 2. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk, ketiak daun, ujung akar, atau daun muda. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1.5 mm. Setelah eksplan siap tanam, tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat, tergantung penggunaan jenis eksplannya. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. 3. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair, frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1.5-2 bulan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Melancarkan sirkulasi udara, sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair, dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium

padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. Suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. Dalam medium, PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. Akhirnya, planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang, dan diletakkan dalam rumah kaca. Setelah pertumbuhannya sempurna, plantet dipindahkan ke dalam pot, satu pot berisi satu tanaman baru. 4. Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis, yaitu medium cairan dan medium padat. Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro, unsur mikro, vitamin, gula, dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin, sitokinin, dan giberalin. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). b. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). c. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). d. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). e. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat). Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya, antara lain: 1. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur, terutama untuk tanaman herba. 2. White (1934), sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. 3. Wacin and Went, dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. 4. Nitch and Nitsch, biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. 5. Scenk and Herberlandt (1972), cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil.

13.5. Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi, peternakan dan pertanian, serta perindustrian.

jamur. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. Bidang peternakan.000 ekor hewan. Kemudian serum darah hewan tersebut diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13.Biasanya untuk memperoleh 0. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. bukan untuk penyembuhan. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda. atau marmot.13. Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey.17) dihasilkan dengan berbagai teknik. Dengan teknik rekayasa genetika. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci. kambing. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari. perikanan. kloning embrio. Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. 13. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia.2. mikroinjeksi.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. .5. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen).5. penembakan gen. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia.1.

selain bertentangan dengan agama. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13. . Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. Contohnya adalah domba Dolly. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia.Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat. a. Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. b. Pada sapi atau domba. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13.18).19).

.

Misalnya transfer gen dapat • . Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati.• Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis. Resistensi terhadap menghasilkan: kondisi lingkungan.

3. Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertaniann konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. Tanaman yang tahan terhadap angin. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut.1. Selain itu. 2. Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1.6.20). insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. 13. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi. 3. juga diduga . Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13.

Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. genetika. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. kloning domba Tracey. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. kecap. kesehatan. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. yang memanfatakan mikroba. tempe. dan biokimia. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. dan antibodi monoklonal. tape. peternakan. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. Peternakan dan pertanian.menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. biologi sel. atau proses biologis. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan. Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. Mikroorganisme penghasil obat. dan protein sel tunggal. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). misalnya pada pembuatan tempe. ssss . Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. dan asinan. domba Dolly. Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. misalnya antibiotik dan vaksin. misalnya oncom. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. coli. dan kapas transgenik tahan pestisida . untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. dan pengobatan. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. oncom. proses biokimia dan genetik secara alami. minuman anggur. terapi gen manusia. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. sistem.