MOTTO

:

Mengalahkan orang lain dengan kekuatan adalah hal yang biasa, sedangkan mengalahkan nafsu diri sendiri dengan kesadaran adalah hal yang luar biasa.

ii

bimbingan dan kemudahan yang telah diberikan kepada kami dalam menyelesaikan makalah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. sehingga kritik.KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Esa kami dapat menyelesaikan makalah tentang Seks Bebas di Kalangan Remaja ini dengan baik tanpa hambatan. namun kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih belum sempurna. Akhirul kalam. S. selaku guru dan pembimbing kami. koreksi. dan saran dari semua pihak untuk menyempurnakan makalah kami selanjutnya senantiasa akan kami terima dengan tangan terbuka. Subah. Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan. Mei 2010 Penyusun iii .Pd. terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pembimbing yang telah membimbing kami untuk membuat makalah ini. Hal ini tidak terlepas juga karena dukungan dari Ibu Mira Kusumasari. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada para pembimbing dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini atas semua bantuan.

......................... ........ ....... ... Latar Belakang ..................... ..................................... ............... 9 iv ..... ................ ...............2........... i ii iii iv v BAB I PENDAHULUAN................ Simpulan ... . .............. 3......................................... 2. .. .......................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .............................. ................... ........................................................................................................ ......... ...... ......................... ..... .......... 1 1 2 BAB II PEMBAHASAN ........................... 7 7 8 DAFTAR PUSTAKA . 1............ Akibat dari Pergaulan Bebas ...... ... Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas............................... KATA PENGANTAR ................ 3....... .......... ...................... ................................................................................... ........ 3 3 5 BAB III PENUTUP ....... ......................................................................... DAFTAR ISI ................................................................. Saran ................2....1............ MOTTO ................ ..... .............. ........................ 2....................... HALAMAN PENGESAHAN ...........1............................ Perumusan Masalah .................1.. 1.......................................2................................................................................... ..

diantaranya : (1) Pendidikan agama. Secara klinis mulai tumbuh ciri-ciri kelamin sekunder. Begitu pula peran remaja harus mampu mengendalikan diri dan menghindari hubungan seks pra nikah. Mereka tidak memikirkan akibat dari perbuatan mereka misalnya.BAB I PENDAHULUAN 1.3%) ± umur kawin pertama dalam usia belia (<18 tahun). Seks bebas itu sendiri ada kaitannya dengan perilaku yang berdampak buruk terhadap kesehatan reproduksi. moral dan etika. mereka bisa terserang virus HIV ataupun bayi yang mereka lahirkan tidak mempunyai status. misalnya : tumbuh rambut pubis. moral dan etika dalam keluarga. timbul jerawat pada wajah. jumlah penduduk remaja Indonesia 43. Upaya-upaya pencegahan pergaulan bebas adalah dengan menanamkan nilai-nilai agama. Oleh karena itu pemerintah harus mampu mengambil tindakan dan menyaring pengaruh yang berhak dan berdampak negatif bagi para remaja. Sebagian besar remaja (69. (2) kerjasama guru dan orangtua. pada wanita mengalami pembesaran buah dada dan pada pria terjadi perubahan pada suara dan tumbuh jakun.1. peningkatan berat badan dan tinggi badan. Awal pubertas dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah bangsa. ketiak. pendidikan yang diberikan hendaknya tidak hanya kemampuan intelektual. tetapi juga mengembangkan kemauan emosi anak agar dapat mengembangkan rasa percaya diri. Latar Belakang Masa pubertas merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menjadi dewasa yang dimulai umur 8 ± 14 tahun. gizi dan kebudayaan.6 juta. v . tokoh masyarakat. Pada tahun 2000. iklim.

Apa upaya pencegahan seks bebas ? Dalam pembahasan masalah ini difokuskan pada akibat dari seks bebas yang mana dewasa ini sangat banyak terjadi di kalangan remaja.2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas. vi . Apa akibat dari seks bebas ? 2.1. maka masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut : 1.

BAB II PEMBAHASAN 2. Akibat dari Pergaulan Bebas Melakukan hubungan seks secara bebas merupakan akibat pertama dari pergaulan bebas yang merupakan lingkaran setan yang tidak ada putusnya dengan berbagai akibat di berbagai bidang antara lain di bidang sosial. orang yang mencari kenikmatan hidup dengan cara bermaksiat maka Tuhan vii . Menjadikan wajah pelakunya muram dan gelap. Seks bebas menghilangkan rasa malu. padahal dalam agama malu merupakan suatu hal yang amat ditekankan dan dianggap perhiasan yang sangat indah khususnya bagi wanita. Pelaku seks bebas akan dipandang oleh manusia dengan pandangan muak dan tidak percaya. sehingga pandangan matanya liar dan tidak terjaga. Ini adalah karena.1. hilangnya sikap menjaga diri dari dosa. buruk kepribadian dan hilangnya rasa cemburu. Menjadikan pelakunya selalu dalam kemiskinan atau merasa demikian sehingga tidak pernah merasa cukup dengan apa yang diterimanya. Membuat hati menjadi gelap dan mematikan sinarnya. Apa yang didapatkan para pelaku seks bebas dalam kehidupan ini adalah sebaliknya dari apa yang diinginkannya. agama dan kesehatan sebagai berikut : Dalam seks bebas terkumpul bermacam-macam dosa dan keburukan yakni berkurangnya iman si penzina. Akan menghilangkan kehormatan pelakunya dan jatuh martabatnya baik di hadapan Tuhan maupun sesama manusia. Tuhan akan mencampakkan sifat liar di hati penzina. Zina mengeluarkan bau busuk yang mampu dicium oleh orang-orang yang memiliki µqalbun salim¶ (hati yang bersih) melalui mulut atau badannya.

Aib yang dicorengkan kepada pelaku seks bebas lebih membekas dan mendalam daripada dosa kafir misalnya.akan memberikan yang sebaliknya dari apa yang dia inginkan. namun dosa zina akan benar benar membekas dalam jiwa karena walaupun akhirnya pelaku zina itu bertaubat dan membersihkan diri dia akan masih merasa berbeda dengan orang yang tidak pernah melakukannya. Perzinaan menyeret kepada terputusnya hubungan silaturrahim. karena orang kafir yang memeluk Islam selesailah persoalannya. serta menyia-nyiakan keluarga dan keturunan. Jika dia ialah seorang wanita yang telah bersuami dan melakukan perselingkuhan sehingga hamil dan membiarkan anak itu lahir maka dia telah memasukkan orang asing dalam keluarganya dan keluarga suaminya sehingga anak itu mendapat hak warisan mereka tanpa disadari siapa dia sebenarnya. dan Tuhan tidak menjadikan maksiat sebagai jalan untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan. Seks bebas menghilangkan harga diri pelakunya dan merusakkan masa depannya di samping meninggalkan aib yang berkepanjangan bukan saja kepada pelakunya bahkan kepada seluruh keluarganya. viii . Jika wanita yang berzina hamil dan untuk menutupi aibnya ia mengugurkan kandungannya itu maka dia telah berzina dan juga telah membunuh jiwa yang tidak berdosa . Perzinaan akan melahirkan generasi individu-individu yang tidak ada asal keturunan (nasab). naudzubillah min dzalik. Seks bebas biasanya berkait dengan dosa dan maksiat yang lain sebelum atau bila berlakunya dan selepas itu biasanya akan melahirkan kemaksiatan yang lain pula. Amat mengerikan. durhaka kepada orang tua. berbuat zalim. Bahkan boleh membawa kepada pertumpahan darah dan perdukunan serta dosa-dosa besar yang lain. Di mata masyarakat mereka tidak memiliki status sosial yang jelas.

siphilis. yang hanya mengakui bahwa perkembangan psikoseksual ditentukan oleh pembawaan yang untuk sebagian besar sifatnya autonom. - Perzinaan menyebabkan menularnya penyakit-penyakit berbahaya seperti AIDS. moral dan etika antara lain : pendidikan agama. sehingga kadang-kadang menyebabkan mereka tidak berani untuk mengangkat muka di hadapan orang lain. Menanamkan nilai-nilai agama. moral dan etika dalam keluarga. ix . Yang mempunyai banyak pengikutnya adalah pandangan pendekatan yang kedua. yaitu : (a) pendekatan psikoanalitik. yang mampu mengatakan ³tidak´ tanpa beban dan tanpa mengikuti orang lain. c. Pendidikan dan penyuluhan seksual Pada waktu ini cara-cara pendidikan seksual didasari oleh dua pandangan dan pendekatan yang sangat berbeda. mengembangkan ketrampilan mengambil keputusan yang baik dan tepat. (b) pendekatan sosiologik. 2. tetapi juga mengembangkan kemauan emosional agar dapat mengembangkan rasa percaya diri. mengembangkan ketrampilan berkomunikasi. Zina dapat menanamkan permusuhan dan menyalakan api dendam antara keluarga wanita dengan lelaki yang telah berzina dengannya. yang mengakui adanya pengaruh dari lingkungan. - Perzinaan sangat mempengaruhi jiwa keluarganya di mana mereka akan merasa jatuh martabat di mata masyarakat. Pendidikan yang diberikan hendaknya tidak hanya kemampuan intelektual. b. dan gonorhea atau kencing bernanah. kerjasama guru.2. Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas a. orangtua dan tokoh masyarakat. mengembangkan rasa harga diri.- Pezina laki-laki berarti telah menodai kesucian dan kehormatan wanita.

x . Bagi para remaja penyuluhan seksual sudah dapat dimulai di sekolah lanjutan. yang kedua-duanya sudah memiliki pengetahuan tentang seksologi modern. Para orangtua tentunya dapat pula memegang peranan dalam hal ini. dalam masa kanak-kanak dengan peranan utama dipegang oleh para orangtua dan para guru. d. Penyuluhan yang salah dapat berakibat negatif. baik oleh dokter maupun oleh guru.Pendidikan seksual sebaiknya sudah dimulai sedini mungkin. serta fisiologi hubungan seksual. termasuk agama dan pandangan masyarakat. Juga variasi dan penyimpangannya yang masih dianggap dalam batas-batas normal perlu dikemukakan. Penyuluhan pada remaja Dalam penyuluhan pada remaja perlu dibahas secara singkat anatomi dan fisiologi alat kelamin. Semua itu dilakukan dengan latar belakang normanorma yang berlaku.

c. b. c. Menanamkan nilai agama.BAB III PENUTUP 3. Melakukan hubungan seksual secara bebas yang mengakibatkan kehamilan remaja/kehamilan sebelum nikah yang mempunyai resiko : Pengguguran kandungan/aborsi Rasa malu atau putus asa Terpaksa menikah b. Penyuluhan kepada para remaja. Pendidikan yang diberikan hendaknya tidak hanya intelektual. Penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dapat merusak moral generasi muda. Beresiko tertular penyakit menular seksual. tetapi juga mengembangkan kemauan emosional agar dapat mengembangkan rasa percaya diri. moral dan etika. Pendidikan dan penyuluhan seksual.1. xi . Simpulan Akibat seks bebas antara lain : a. Upaya mencegah pergaulan bebas : a. d.

b. Bagi para remaja Isilah hidup dengan kegiatan yang positif dan jangan mencoba hal-hal yang memberikan kenikmatan sesaat. Saran a.2. Bagi pemerintah Diharapkan memberi bimbingan dan penyuluhan kepada para pemuda agar tidak salah dalam memilih pergaulan. Bagi orangtua Diharapkan memberi kasih sayang tidak hanya limpahan materi saja tetapi perlu juga memperhatikan tingkah laku anak-anaknya agar tidak salah jalan.3. xii . c.

Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 1999.com\\seks_bebas\ diakses 18 Mei 2008. 2004.DAFTAR PUSTAKA 1. Obstetri Patologi. Ilmu Kesehatan Reproduksi. 2. Sulaiman. 3. www. Sastro Winata. Jakarta : EGC. xiii . Winjosastro. Hanifa. Ilmu Kandungan.google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful