Makalah Profesi Pendidikan Makalah Profesi Kependidikan sikap guru profesional Kelompok : 7 Muhammad Anhar Mena Meidiawati Radian

Sari Dewi Maratti Julianti

KATA PENGANTAR Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarokatuh ... Segala puji hanya bagi Allah SWT semata. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah bagi junjungan kita, teladan kita dan penerang jalan kita semua, Rasulullah SAW. Makalah ini disusun atas penugasan dari dosen mata kuliah Profesi Pendidikan . tema yang diberikan kepada kami adalah mengenai : Sikap Profesional Keguruan. Disini kami menerangkan dari beberapa sudut pandang sesuai dengan kapasitas kami yang masih ‘hijau’ dalam dunia pendidikan. Kami sadar bahwa uraian kami dalam makalah ini masih terbatas dan memerlukan revisi untuk kedepannya. Untuk ini saran dan kritik - ke : beneranada@Gmail.com – dari anda sangat kami nantikan, semoga bisa membuat makalah ini jauh lebih baik lagi daripada saat ini. Untuk kemudahan informasi, kami memanfaatkan teknologi ‘gratis’ yaitu internet. Kami meng online kan makalah kami di blog : http://anharonline.blogspot.com dengan harapan agar siapa saja yang memerlukan makalah ini, atau mau memberi kritiknya , dapat dengan cepat mengaksesnya dimana saja dan kapan saja.:-) Akhirnya, ucapan terima kasih kepada berbagai elemen yang telah membantu, semoga jasa anda semua benar – benar diganjar oleh yang Maha Memberi Ganjaran dengan ganjaran yang sebaik – baiknya. Semoga ada setitik manfaat dari makalah ini, semoga.

Wassalamu’alaykum Tembung, 8 April 2008

Penyusun DAFTAR ISI Kata Pengantar............................................................... i Daftar Isi...................................................................... ii PendahuluanLatar belakang masalah..................................................... 1 Rumusan masalah............................................................ 1 Tujuan permasalahan........................................................ 2 Pembahasan KONSEP DIRI , SIKAP DAN TIPE – TIPE GURU................................ 3 Menyikapi modalitas belajar yang beragam................................ 5 Sikap Guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif. 5 Sikap guru yang dapat menghambat efektifitas belajar.................. 5 Kebiasaan baik guru profesional............................................. 6 Kepribadian guru profesional................................................ 7 Sikap guru dalam mengubah masalah siswanya menjadi vitamin mentalnya .......... 7 Membangun sikap profesional dengan melejjitkan kecerdasan emosional dan spiritual .. 8 PenutupKesimpulan ...................................................................10 Saran ......................................................................... 10 Daftar pustaka................................................................ iii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam dunia pendidikan, guru memegang peranan penting dan strategis. Seorang guru diharapkan dapat berkomunikasi , pandai mengasuh dan menjadi teman belajar bagi para siswa untuk tumbuh dan berkembang. Terjalinnya komunikasi antar guru dan siswa, serta siswa dengan siswa, tidak bisa dilepaskan dari cara guru tersebut menciptakan suasana belajar – mengajaryang efektif. Ia harus mampu membangun motivasi siswa, melibatkan siswa dalam proses belajar – mengajar serta pandai menarik minat dan perhatian siswa. Sikap profesional seorang guru dapat menumbuhkan konsep diri positif para siswa. Bila tepat aplikasinya, para siswa lambat laun menjadi manusia yang dapat memandang dirinya secara positif. Tapi kenyataan berkata lain, sikap keguruan dari calon guru dewasa ini seolah –olah berkembang dengan sendirinya sebagai hasil sampingan (efek penggiring ) dari apa yang telah dipelajarinya. Akibatnya sikap keguruan para guru banyak yang belum muncul , padahal sikap merupakan salah satu unsur yang penting dalam menjalankan pengajaran.

dan minim kreatifitas. Sikap guru dalam mengubah masalah siswanya menjadi vitamin mentalnya H. B.TIPENYA B.emotional. to do dan to be ) seorang guru masa depan yang powerful dan menjadi idola. Kebiasaan baik guru profesional F. dengan tujuan makalah ini sebagai ‘pengayaan’ dalam segi Spiritual.KONSEP DIRI . bahkan terkesan banyak yang menghindari penerapan ketiga komponen kecerdasan ini.Kepribadian guru profesional G. dan kami yang masih ‘hijau’ ini khususnya. Topik yang kami angkat adalah : A. Mengenali lebih dekat kecerdasan emosional dan spiritual dan bagaiman melejitkannya. emosional dan intelektual. emosional dan intelektual. Dan pasti akan membahas hal ‘berbeda’ dengan dengan isi diktat Profesi pendidikan. tanpa makna. maka judul yang kami angkat ini membahas bagaimana kita dapat mengetahui.-) BAB II PEMBAHASAN .Membangun sikap profesional dengan melejjitkan kecerdasan emosional dan spiritual C.Sikap Guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif D. Secara garis besar pembahasan makalah ini merupakan bagian dari pengembangan sikap keprofesionalan seorang guru. seorang calon guru dapat menjadikan makalah ini untuk men check in apakah dirinya sudah memiliki sikap yang profesional atau malah mengkoleksi sikap yang merusak. Rumusan Masalah Dalam makalah ini. SIKAP DAN TIPE . semoga ini bisa membantu anda umumnya. Ini menyiratkan bahwa makalah ini bisa jadi spesifikasinya lebih ke psikologi dan nilai – nilai SEI Quetient ( kecerdasan spiritual.Penguasaan kecerdasan Spiritual.intelektual). mengkoneksikan dan mensinergikan dalam aktivitas sehari – hari. Melihat begitu pentingnya sikap bagi seorang guru. Selain itu. akibatnya pengelolaan kelas begitu kering. dan bagaimana cara kita bersikap baik kepada siswa.TUJUAN MASALAH Makalah ini bertujuan agar kita para calon pendiidk dapat benar –benar memahami fungsi dan tugas kita sebagai pendidik. maupun lingkungan luar.Menyikapi modalitas belajar yang beragam C. . kami ingin mencuatkan hal hal yang berpedoman pada kecerdasan Spiritual . Sikap guru yang dapat menghambat efektifitas belajar E. Bisa menjalankan tugas sesuai dengan kemampuan modalitas karakter kepribadian yang unik dari setiap siswanya. melakukan dan menjadi (to know.solusinya. Permasalahan yang diangkat akan diberikan – insyaallah. emosional dan intelektual dari calon guru banyak yang salah kaprah.

seorang guru perlu mengembangkan 3 potensi dirinya.kompetensi guru dalam mengajar dan sebagainya. maka acapkali potensi kita tidak tergali dengan baik. mulai dari sistem pendidikan. kita harus selalu ikhlas. Bagi seorang guru. menolak diri. akal (aqliyah) Mencari ilmu itu kewajiban bagi setiap orang muslim Belajar itu mulai dari buaian ibumu. perasa. pada awalnya kita ingat bahwa ALLAH SWT dalam surah attin: Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya . yaitu : A. perlu diingat setiap perbuatan tergantung pada niatnya. tetap berpulang kembali kepada sikap dari seorang guru dalam menjalankan tugasnya. Menurut Clara R. Fisik (jasadiyah) . kita harus dapat membangun KD yang positif. tentunya kita sebagai umat islam seharusnya mengidolakan sosok rasulullah sebagai uswatun hasanah. kurikulum. Untuk memiliki sikap yang baik dihadapan anak didiknya. maka ini akan berimbas pada diri si guru dan anak didiknya. Tetapi yang pertama dan paling utama. hingga ke liang lahat.jadi kita adalah mahluk yang sangat sempurna. mental (ruhiyah ) Menjadi seorang guru harus senantiasa disertai dengan komitmen yang tinggi. Untuk membuat KD kita menjadi positif. Hal ini menimbukan asumsi bahwa cukup masuk akal apabila seorang guru memiliki KD negatif akan mengalami kesulitan emosi dan sosial dalam melaksanakan pengajaran. Ada berbagi hal yang patut disorot. Jadi seorang guru harus berparadigma pembelajaran dan terus menigkatkan diri.Saat ini kita dihadapkan pada situasi pendidikan yang cenderung tidak menghasilkan kualitas Sumber Daya Lulusan sekolah yang dapat diandalkan.Pudji Jogyanti (1988) individu yang memiliki KD negatif akan menunjukkan kecemasan yang tinggi. yaitu : v Wawasan secara materi v Wawasan lingkungan v Wawasan pada anak didik 3. bisa jadi konsepnya itu berbentuk motto hidup atau mengidolakan seseorang. Ada beberapa wawasan yang penting untuk kita kuasai. SIKAP DAN TIPE – TIPE GURU Konsep diri Konsep diri (KD ) adalah sesuatu yang dijadikan pegangan hidup seseorang. secara umum menunjukkan penyesuaian emosi dan sosial yang buruk. Tetapi penciptaan Allah ini masih berupa potensi. Seorang individu yang mempunyai KD negatif . merasa tak berharga dan sulit berhubungan dengan orang lain. ibarat suatu barang yang belum diolah menjadi sesuatu yang lebih ekonomis dan bermanfaat. KONSEP DIRI . 2. begitu pula dalam mendidik. karena bila yang muncul dikemudian hari malah KD Negatif. yaitu : 1. Dan hal tersebut diakibatkan banyak faktor yang kompleks. fasilitas belajar.

Untuk mengetahui sikap seseorang. Bagaimana dengan ketiadaannyaa? L. lain lagi kalau yang di dalam teko berisi kopi. sebaliknya bila kata – katanya sopan biasanya sikapnya juga sopan. Jadi sikap seseorang bisa dilihat dari kata – katanya. perlu diingat disini sukses bukanlah tujuan. Sikap seorang guru dalam mendidik ternyata sangat memberi pengaruh dalam sukses atau tidaknya pembelajaran. Guru yang lebih dari adanya Guru yang lebih dari adanya ini memiliki dua ciri. teko hanya mengeluarkan isi teko itu. tetapi ia malah menggunakan metode lama yang tidak lagi layak dijadikan acuan.Guru yang sukses adalah guru yang pembelajarannya hari ini lebih baik dari kemarin. c.yaitu : kedatangannya dinanti siswanya banyak fakta dilapangan betapa seorang guru yang tidak datang disambut gembira oleh siswanya. Ketiga tipe guru diatas ini. tentunya yang keluar adalah kopi. sebagai contoh pada diri seorang guru. Ia lebih memilih tetap pada kondisi dimana ia masih terpuruk dalam pemikiran yang sempit. bisa diibaratkan pada sebuah teko. guru tersebut sudah tau ia memiliki potensi yang luar biasa. 2. bila kata – katanya kasar biasanya sikapnya juga kasar. 3. menyedihkan memang. ia tahu harus menggunakan metode yang terkini untuk memaksimalkan potensi siswanya. succes is just not a destination. sementara keberadaannya tidak dianggap ada . ia malah menjauhi keyakinan bahwa ia berpotensi melejitkan multiple inteligence nya. Kalau dia pergi orang merasa kehilangan Rasulullah adalah salah satu contohnya. yaitu : guru yang apa adanya guru yang apa adanya. bila isinya air teh maka yang keluar air teh.b.Tipe – tipe guru Ada empat tipe sikap dari seorang guru. tetapi sukses adalah sebuah proses sampai kita masuk ke syurga ALLAH SWT. yang diidolakan siswanya. para sahabat tidak percaya dan sangat merasa . ia tidak mau keluar dari keterpurukan. Guru yang mengada -ada Tipe seperti ini.-(. tapi ia tidak mau meraihnya. 4. ia berpendapat bahwa saya tidak mungkin menjadi guru yang sukses. yang bisa mengantarkannya pada tataran kehidupan yang ‘layak’. keberadaannya seperti tidak ada. Guru yang ada ada saja Guru yang ada ada saja.Sikap Sikap merupakan sesuatu yang menampilkan karakter unik dan kecenderungan kepribadian seseorang.

ia memberi guratan makna bahwa ia pernah ada di dunia ini.konstruktif dan solutif. senag dan membangkitkan percaya diri. C. Mengapa ? sebab. seperti lewat mendengar kaset. auditorial Sikap orang auditorial lebih mudah merespon dan mengingat info yang datang melalui indera pendengaran. yaitu : menciptakan persaingan guru harus tetap menjaga sasana persaingan dalam batas yang wajar dan normal.Menyikapi modalitas belajar yang beragam Modalitas adalah bagaimana seseorang menyerap informasi saat berkomunikasi ataupun belajar. mereka belajar dari tindakan dan pengalaman (learning by doing).kehilangan ketika rasulullah telah meninggalkan mereka selama –lamanya. Kinestetik Sikap orang kinestetik lebih cenderung menerima informasi lewat indera peraba. tetapi tidak menimbulkan hal – hal yang destruktif. Sikap guru yang dapat menghambat efektifitas belajar Bagi seorang guru. guru harus bersikap memberikan kesempatan yang seluas luasnya kepada siswa. Untuk mencapai ini memang sulit. yaitu persaingan yang didalam dapat memacu motivasi belajar. D. banyak cara untuk hal ini. niscaya ia akan termotivasi dalam belajar. c. a. tetapi mereka juga belajar dari .apabila seorang guru dapat menghargai siswa sebagai sosok yang memiliki segudang potensi dan kelebihan. tentu saja kesempatan yang diberikan harus ditopang oleh bimbingan guru. menghargai siswa manusi cenderung termotivasi untuk melakukan sesuatu apabila dihargai. oleh sebab itu. sikap memegang peranan sangat penting. Seorang gurupun harusnya begitu. Terdapat tiga kecenderungan modalitas yang dimiliki setiap manusia. Memberi kesempatan untuk berhasil Keberhasilan akan menimbulkan rasa puas. (modifikasi dari presentasi Bpk utet.manusia menyerap informasi dari panca inderanya dengan ‘kecenderungan tertentu’. Visual Sikap orang visual lebih respect pada informasi yang datang melalui indera penglihatan sehingga akan cenderung memerlukan tujuan dan gambaran penuh. tapi mungkin. b. caranya tentu mengajar dengan profesional yang salah satunya memerlukan sikap yang positif . demikian pula dengan siswa.Sikap Guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif Sikap Guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif perlu untuk diperbaiki terus menerus. trainers KAMPUS” B. para siswa tidak saja belajar dari apa yang dikatakan guru.

Ketika pulang. yang mengajak siswanya untuk melakukan kebaikan yang benar. tepatlah pribahasa “Guru kencing berdiri. masalah kepribadian. Kebiasaan baik itu adalah : a. karena siswa yang dikenali namanya. Meskipun hal ini disadari guru. murid kencing berlari”. cara ini akan membuat siswa bergairah dan tidak merasa lelah. dihargai dan diperhatikan.Suka memberikan bantuan secara individual bantuan secara individual dilakukan secara hangat. Suka memberi nasehat Memberi nasehat adalah kebiasaan baik seorang pendidik. c. Suka membagi fase pemelajaran ada tiga fase pemelajaran. mereka merasa lebih diperhatikan. kelebihan dan kekurangannya akan cenderung mudah dikendalikan.totalitas sikap gurunya. barulah guru keluar kelas. Berupaya menghapal nama siswa “tak kenal maka tak sayang”. e.maka pelu diberi gambaran agar terlihat lebih konkrit kebiasaan baiknya itu seperti apa. d. Untuk menanggulangi kebosanan. f. saat memasuki dan meninggalkan ruang kelas usahakan ketika masuk dan meninggalkan kelas dalam kondisi yang tertib. Beberapa ciri berikut adalah sikap yang menghambat tercapainya pengajaran yang berkualitas. rapi dan bersih. fase pemantapan konsep dan fase evaluasi. Kebiasaan baik ini tidak sama pada setiap guru. yaitu fase konsep. sangat mendorong siswa merasa diakui. Cara ini sangat mendukung terciptanya ketertiban kelas. dihargai dan diakui eksistensinya. dahulukan siswa terlebih dahulu sambil mengawasinya. namun dalam praktiknyamasih saja ditemukan guru yang menampilkan sikap yang tidak efektif. guru ada baiknya menerapkan metode dan media yang bervariasi. kita mingkin pernah menemukan kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dan sangat mendukung terhadap efektifitas pemelajaran. Memberikan kesempatan berdialog atau berkonsultasi . setelah siswa semua keluar. sering meninggalkan kelas kurang persiapan dalam pembelajaran pilih kasih terhadap siswa menyuruh siswa menulis di papan tulis tidak disiplin kurang memperhatikan siswa materialistis E. Kebiasaan baik guru profesional Dalam melaksanakan proses pemelajaran.nasihat yang diberikan bisa berupa pesan moral atau akhlak. hubungan sosial dan kehidupan. b. ditolong.

dan pulang tepat pada waktunya. Bukankah khoirunnas anfa’ uhum linnas (sebaik baik manusia adalah yang paling banyak berbuat kebaikan pada yang lain). guru berhenti belajar. jadi seorang guru bila dihadapkan dengan masalah. dan menghormati mereka. Ia tidak asal bertindak.berfikir pro-aktif sikap ini menunjukkan bahwa yang terbaik adalah pemikiran yang berorientasi pada peluang/ solusi. Berfikir menang –menang (win – win solution) guru tidak membiatrkan dirinya dirugikan tapi ia pun tidak mau dirugikan orang lain. bukan pada kesulitan. g. guru harus selalu menjunjung hubungan win –win . maka ia akan segera berjuang keras untuk mencari solusi yang terbaik dan segera mengaplikasikannya dalam menyelesaikan masalah itu. Untuk hal ini guru harus ingat “ orang yang sulit menerima orang lain. Pandai membuat dan menentukan skala prioritas sikap yang baik adalah bertindak dengan skala prioritas.Kepribadian guru profesional Kepribadian seorang guru turut memegang peranan yang penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar dan mengajar. Datang. yaitu : memiliki stabilitas emosi percaya diri (optimis) memiliki kesabaran sederhana tahu batas adil realistis humoris berpenampilan tenang antusias (bersemangat) menghargai peserta didik selalu mawas diri berpikir positif disiplin . pandai menjaga rahasia. ia sadari bahwa gergaji akan tetap tajam bila terus diasah. k.tepat waktu kedisiplinan dalam waktu merupakan sikap positif yang akan menular pada siswa bila dijalankan dengan keikhlasan oleh sang guru. selalu belajar sepanjang hayat sikap yang baik bagi seorang guru adalah selalu belajar dan belajar dari siapa saja. Bagi seorang guru prioritasnya adalah masa depan murid – muridnya. akan sulit diterima orang lain juga”. F. tindakannnya selau diarahkan pada tujuan – tujuan yang jelas dan mulia. hangat. h. i. berarti ia memutuskan diri mundur dari gelanggang kesuksesan.dalam menjalankan kebiasaan ini. j. hendaknya guru dapat menjadi orang yang dapat dipercayai oleh siswa. Dalam situasi sesulit apapun . Ada sikap positif dari guru yang dapat dijadikan gambaran . Yang bahaya. istirahat. Tidak menggeser jam pelajaran karena kepentingan – kepentingan lainnya yang dilakukan tanpa kompromi dengan seluruh siswa.

Daniel Goleman merumuskan emosi sebagi perasaan dan fikiran khas. perasaan.begitulah.bertanggung jawab berwibawa perhatian terhadap siswa selalu belajar membangun citra diri sehat para siswanya berpenampilan baik G.emosional dan intelektual perlu sedikit menggali potensi diri kita. baik verbal maupun dalam perilaku. alhamdulillah.guru perlu . kita yang memiliki misteri spiritual. setelah mengetahui kondisi terburuk mereka. untuk menjadi lebih baik”. Kelimanya yaitu : kemampuan mengenali emosi diri Kemampuan mengenali emosi diri merupakan dasar kecerdasan emosional. Sikap merupakan bentuk konkrit dari fikiran dan hati. Sikap guru dalam mengubah masalah siswanya menjadi vitamin mentalnya Mungkin suatu ketika anda begitu marah dan kesal menghadapi tingkah laku siswa anda. apakah menurut anda masalahnya telah selesai? Sungguh tindakan diatas sangat tidak baik. Mulailah dengan bersyukur. katakanlah “karena itulah mereka ada disini. apalagi berbicara. Keadaan sangat ribut. Sadarilah! Tidak ada montir bisa memperbaiki mobil tanpa mengetahui kerusakannya.’saya sudah mengetahui apa yang mejadi kewajiban saya sebagai guru’.Membangun sikap profesional dengan melejjitkan kecerdasan emosional dan spiritual Sikap kita adalah diri kita yang sebenarnya. serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak. yang diprogram dalam alam sadar dan bawah sadar kita. psikolog dari Yale University. anda akan segera menjadi guru bagi mereka. baik fikiran dan hati kita. hentikanlah kemarahan anda!. Anda marah dan siswa anda tidak berani menatap diri anda. ditentukan oleh lima hal. bagaimana? Lihatlah apa yang terjadi dari sisi positifnya. kemampuan mengelola emosi Kemampuan mengelola emosi adalah dasar bagi guru untuk dapat menangani dan mengungkapkan perasaannya secara tepat. Kecerdasan emosi/ EI ( Emotional Intelligent) Emosional menurut Oxford English Dictionary adalah setiap kegiatan atau pergolakan pikiran. nafsu atau setiap keadaan mental yang hebat. H. Kecerdasan emosional menurut peter salovey. kacau dan anda tidak mampu mengendalikannya. Apakah guru tahu kapan perlu merasa marah atau merasa takut?kapan merasa gembira atau merasa iri? Mengarahkan diri untuk mengenali emosinya akan membantu diri mengenal situasi – situasi apa saja yang bisa menumbuhkan reaksi emosi tertentu dari siswanya.

tetapi mengasah kemampuan ini membuat kita mengetahui hal –hal dan usaha apa saja yang bisa mengembalikan semangatnya .iri dll)serta memilih tindakan – tindakan positif untuk merefleksikannnya. Guru SMU Labschool. anak didik akan bahagia bila guru mengatakan kamu baik budi dll.marah.melatih diri dan siswanya untuk menyatakan emosinya dengan kata – kata (aku senang.dll. kekuatan yang harus diikuti dan dilaksanakan semua perintah-Nya. Jauh sebelum Donah zohar dan Ian marshal memunculkan istilah SI.gembira. menggambarkan SI sebagai kecerdasan yang memiliki lima komponen. Kecerdasan Spiritual/ SI (spiritual intellegent) Donah zohar dan Ian marshal mendefinisikan SI sebagai kecerdasan utuk menghadapi dan memecahkan masalah makna dan nilai.cemas. akan terdorong untuk memiliki etos kerja yang tinggi dan senantiasa bersungguh –sungguh dalam beraktivitas mengajar dan belajar. Bagi guru. Artinya semua rukun iman diyakini dengan kuat. Kedua didalam SI ada disebut kemampuan untuk bekerja keras. semoga. islam sesungguhnya telah memiliki konsepnya. penentu. Rasulullah Saw. Dr. Melatih empati diri akan membuat seorang guru mengenali emosi – emosi orang lain.Seto Mulyadi menggambarkan SI sebagai hablumminallah. Kita boleh saja kecewa. Dr.Arief Rachman Mpd. Kemampuan membina hubungan Mengasah kemampuan guru dalam membina hubungan akan menghasilkan diri yang ceria. pelindung dan pemaaf dan kita percaya kehadiran-Nya.takut.-). telah mencontohkan hal tersebut. Dengan demikian seorang guru misalnya. mudah bergaul dan disukai oleh banyak orang termasuk siswanya. Seorang guru mengajar dalam rangka ibadah.SI mempertanyakan suatu kekuatan maha besar yang mengatur alam ini. marah. Bahwa anak didik akan tersinggung bila kita mengejeknya. Manusia yang sangat dicintai Allah swt dan telah dijanjikan untuk menempati surga. hubungan manusia dengan Allah. kemampuan untuk mencari ridho tuhan.cemas. Ketiga. akan memberikan yang terbaik dan paling berkualias dari dirinya dengan senantiasa memohon ridho dari tuhan. Beliau pernah sampai bengkak –bengkak kakinya karena terlalu lama berdiri saat solat malam. Pertama kecerdasan yang meyakini tuhan sebagai penguasa. takut.H. SI adalah kemampuan untuk kokoh melakukan ibadah secara disiplin. kemampuan memotivasi diri sendiri Kemampuan ini mencuat sebagai penguat ketika muncul reaksi emosi negatif. Mengenali emosi orang lain Empati adalah modal dasar dari keterampilan bergaul. Jakarta. . ini dijadikan dasar dalam membina ruhiah diri.

Begitu juga bagi seorang guru. kita selaku guru. Allah mewahyukan kepada Daud Alaihissalam. hanyalah bisa berikhtiar. kita perlu mengakhiri pembelajaran dengan meyerahkan segala hasil pada kehendak-Nya.Keempat. Adapun kesimpulan yang dapat diambil adalah : Bahwasanya seorang guru yang memiliki sikap yang profesional adalah guru yang menjadi idola bagi orang disekelilingnya. fatawakkal alallah (kita hanya berusaha. sekali – sekali kamu tidak akan dapat berjumpa dengan-KU dengan amal yang lebih Kuridhoi dan penghapusan dosamu kecuali keridhaan terhadap Qadha-Ku. faidza azzamta. kemampuan menggunakan sumber spiritual untuk menyelesaikan masalah 5. Seorang sosok guru yang profesional adalah guru yang pembelajar.Qudamah dalam buku Minhajul Qasidin. Walaupun kami lebih fokus pada hubungan guru dan muridnya.” Sebagi seorang guru. kami mengambil kesimpulan yang menyiratkan seorang guru yang memiliki sikap yang profesional. emosional dan intelektualnya.gambaran tentang menerima keputusan terakhir dari tuhan denga ikhlas ini dijelaskan oleh Ibn. Terakhir. PENUTUP A. KESIMPULAN Dari makalah yang kami sampaikan ini. ketahanan. padahal kalau ia mau bersabar maka satu pukulan lberikutnya akan dapat menghancurkan batu itu. SI berarti menerima keputusan terakhir dari tuhan.”Hai daud. kemampuan untuk melihat bahwa orang harus selalu berikhtiar supaya tidak putus asa. kemampuan untuk mengalami kesadaran yang memuncak 3. aspek lainnya tetap terhubung dan saling melengkapi. Guru profesional adalah guru yang dapat menyeimbangkan kecerdasan spiritual. yang memahami keunikan siswanya dan membimbing anak tersebut untuk mecapai keoptimalan potensinya. Perubahan perilaku hanya dapat diubah oleh yang Maha Membolak balik Hati. Penerimaan penuh pada takdir Allah mendatangkan ketenangan dalam kehidupan.kemampuan mentransedensikan yang fisik dan material 2. Ciri – ciri orang yang cerdas secara spiritual 1. kemampuan mensakralkan peristiwa sehari –hari 4. hasil Allah yang menentukan ). Apakah anda pernah menyaksikan seorang pemecah batu yang sedang memecahkan batu besar? Dia memukul batu itu dengna godam sampai seratus kali tanpa terlihat tanda akan pecahnya batu tersebut. Seandainya ia berhenti pada pukulan 99. maka batu tersebut tidak akan pecah. Akhirnya batu itupun pecah. kemampuan memiliki kasih sayang yang tinggi kepada sesama mahluk. perlu sebuah kesabaran yang ekstra dalam proses menuju kesuksesan membimbing siswanya kedalam perubahan ke arah positif dari waktu kewaktu. ia menajdi guru yang dapat menyelaraskan kata dan perbuatan. . semua tersinergi dan terkoneksi dalam dirinya. SI diisi dengan kesabaran.

Edisi spesial 4 tahun. 2004.Kolbu Ramly. guru powerfull guru masa depan. Rina.Bekasi. kembangkan potensi diri dan motivasilah diri selalu.comhttp://www.Menjadi guru idola. jam ini.Syaamil Teens Kusnadi.2006. Mulailah dari sekarang. mulai dari hari ini.myquran. La Tahzan. kepergiannya dirindukan.T.islamuda.multiply.T.2007. Jakarta.Pustaka Inti Al-Qarni. camkan diri anda adalah guru yang menjadi idola dan powerfull.com http://adzzakapena.com http://dudung. Qisthi Press Rahardjo. FUN TAC TICS.A. Ateng. detik ini. Jakarta. Saran Saran yang dapat kami utarakan adalah.Jakarta. 2004. segeralah menjadi guru yang keberadaannya itu berarti.mizanlc. Daftar Pustaka Sukadi. Keberadaannya dinantikan . sekti & Susanti. 2007. bangkitkan Ruh Jihad.Dian Rakyat Http://www.Bandung. Mulailah dari perubahan positif terkecil lalu bergerak ke perubahan positif yang besar. P.net http://anharonline.Majalah. Mulailah dari diri sendiri. Rekayasa Teknologi Canggih UMMI.Bandung. P.T.B.com . Segeralah mengenali diri.’Aidh.2002.com http://www. karena orang yang mengenal dirinya pasti mengenal tuhannya. jangan bersedih.

yaitu pengetahuan. Sedangkan secara terminologi. dan persiapan akademik. Namun.1. Sebagian mengakui pentingnya peranan guru itu dengan cara yang lebih konkrit. menyatakan mampu. 2002). kesimpulan pembahasan yang telah dipaparkan. Masyarakat dari yang paling terbelakang sampai yang paling maju mengakui bahwa pendidik / guru merupakan satu diantara sekian banyak unsur pembentuk utama calon anggota masyarakat. keahlian.BAB I PENDAHULUAN Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Pendidikan adalah suatu bentuk investasi jangka panjang yang penting bagi seorang manusia. istilah profesi berasal dari bahasa Inggris yaitu profession atau bahasa latin. adanya pengakuan. kejuruan.[1] Profesi Keguruan. . Kemudian di bab selanjutnya diketengahkan profesi guru dan syarat-syarat dalam membangun profesionalisme guru. Pengertian Profesi dan ciri-cirinya Secara estimologi. yaitu adanya persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrumen untuk melakukan perbuatan praktis. Dengan kata lain profesi bukan pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang karena tidak memperoleh pekerjaan lain. profesi berarti suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya yang ditekankan pada pekerjaan mental. Pengertian ini mengandung implikasi bahwa profesi hanya dapat dilakukan oleh orang-orang secara khusus di persiapkan untuk itu. Dan yang terakhir. wujud pengakuan itu berbeda-beda antara satu masyarakat dan masyarakat yang lain. guru-guru pada umumnya sudah menyadari betapa besar pengaruh terpendam yang mereka miliki terhadap pembinaan kepribadian peserta didik. profecus. Dalam makalah ini akan dipaparkan pengertian profesi dan ciri-cirinya berikut syaratsyarat profesi secara umum. atau ahli dalam melakukan suatu pekerjaan. sebagian orang tua kadang-kadang merasa cemas ketika menyaksikan anak-anak mereka berangkat ke sekolah. karena masih ragu akan kemampuan guru mereka. sementara yang lain masih menyangsikan besarnya tanggung jawab seorang guru. dsb) tertentu. Pendidikan yang berhasil akan menciptakan manusia yang pantas dan berkelayakan di masyarakat seta tidak menyusahkan orang lain. termasuk masyarakat yang sering menggaji guru lebih rendah daripada yang sepantasnya. Jadi suatu profesi harus memiliki tiga pilar pokok. Di pihak lain setelah beberapa bulan pertama mengajar. bukan pekerjaan manual (Danin. Di dalam profesi dituntut adanya keahlian dan etika khusus serta standar layanan. Demikian pula. Kata Profesi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan. BAB II PENGERTIAN PROFESI DAN SYARATNYA 2. yang artinya mengakui.

Hal ini perlu ditekankan benar untuk mem bedakannya dengan kerja biasa (occupation) yang semata bertujuan untuk mencari nafkah dan/ atau kekayaan materiil-duniawi Dua pendekatan untuk mejelaskan pengertian profesi: 1. Di berbagai negara. apoteker. serta dedikasi yang tinggi. farmasi. Karena pandangan lain menganggap bahwa hingga sekarang tidak ada definisi yang yang memuaskan tentang profesi yang diperoleh dari buku maka digunakan pendekatan lain dengan menggunakan ciri profesi. Pendekatan Berdasarkan Ciri Definisi di atas secara tersirat mensyaratkan pengetahuan formal menunjukkan adanya hubungan antara profesi dengan dunia pendidikan tinggi. pengrajin meliputi ketrampilan fisik.[2] Dengan demikian seorang profesional jelas harus memiliki profesi tertentu yang diperoleh melalui sebuah proses pendidikan maupun pelatihan yang khusus. psikologi. menggunakan teknik-teknik ilmiah. mencakup sifat manusia. 2. Sebagai contoh mereka yang telah lulus sarjana baru mengikuti pendidikan profesi seperti dokter. engineer. dan disamping itu pula ada unsur semangat pengabdian (panggilan profesi) didalam melaksanakan suatu kegiatan kerja. kecenderungan sejarah dan lingkungan hidupnya. arsitektut untuk Indonesia. Pendekatan berdasarkan Definisi Profesi merupakan kelompok lapangan kerja yang khusus melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna memenuhi kebutuhan yang rumit dari Manusia. Pelatihan tersebut meliputi komponen intelektual yang signifikan. di dalamnya pemakaian dengan cara yang benar akan ketrampilan dan keahlian tinggi. Pelatihan ini dimulai sesudah seseorang memperoleh gelar sarjana. Lembaga pendidikan tinggi ini merupakan lembaga yang mengembangkan dan meneruskan pengetahuan profesional. Komponen intelektual merupakan karakteristik profesional yang bertugas utama memberikan nasehat dan bantuan menyangkut bidang keahliannya yang rata-rata . Keahlian diperoleh dari lembaga pendidikan yang khusus diperuntukkan untuk itu dengan kurikulum yang dapat dipertanggungjawabkan. dokter meliputi komponen intelektual dan ketrampilan. Pelatihan akuntan. Secara umum ada 3 ciri yang disetujui oleh banyak penulis sebagai ciri sebuah profesi. tukang cukur. Walaupun pada pelatihan dokter atau dokter gigi mencakup ketrampilan fisik tetap saja komponen intelektual yang dominan. hanya dapat dicapai dengan dimilikinya penguasaan pengetahuan dengan ruang lingkup yang luas. Adapun ciri itu ialah: Sebuah profesi mensyaratkan pelatihan ekstensif sebelum memasuki sebuah profesi. Pelatihan tukang batu. serta adanya disiplin etika yang dikembangkan dan diterapkan oleh kelompok anggota yang menyandang profesi tersebut. pengacara diwajibkan menempuh ujian profesi sebelum memasuki profesi.Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan/menuntut keahlian (expertise). dokter gigi.

Tenaga yang terlatih mampu memberikan jasa yang penting kepada masyarakat. Mempunyai kadar kepercayaan yang tinggi dari pablik dan kpercayaan diri setiap anggotanya 1. dan . Singkatnya profesi memberikan jasa penting yang memerlukan pelatihan intelektual yang ekstensif. Melayani masyarakat merupakan karier yang akan dilaksanakan sepanjang hayat. Untuk dapat berfungsi maka masyarakat modern yang secara teknologis kompleks memerlukan aplikasi yang lebih besar akan pengetahuan khusus daripada masyarakat sederhana yang hidup pada abadabad lampau. 6. 4. hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh seorang pakar permainan catur. Produksi dan distribusi enersi memerlukan aktivitas oleh banyak engineers. Memerlukan bidang ilmu dan keterampilan tertentu diluar jangkauan khalayak ramai. Menggunakan administrator untuk memudahkan profesinya relatif bebas dari supervisi dalam jabatan 10. pengacara. konsultan bisnis dan keuangan. Dengan kata lain profesi berorientasi memberikan jasa untuk kepentingan umum daripada kepentingan sendiri. Mempunyai asosiasi profesi dan atau kelompok ‘elit’ untuk mengetahui dan mengakui keberhasilan anggotanya 12. kemampuan. Bertambahnya jumlah profesi dan profesional pada abad 20 terjadi karena ciri tersebut. guru. pengacara. Menerima tanggung jawab terhadap keputusan yang diambil dan unjuk kerja yang ditampilkan yang gerhubungan denan layanan yang diberikan 8. 2. Mempunyai komitmen terhadap jabatan dan klien 9.’[3] Menurut Ornstein dan Levine (1984) menyatakan bahwa profesi itu adalah jabatan yang sesuai dengan pengertian profesi di bawah ini: 1. Menggunakan hasil penelitin dan aplikasi dari teori ke praktik. teknik dan prosedur berdasarkan intelektual. Terkendali berdasarkan lisensi buku dan atau mempunyai persyaratan yang masuk. 3. pustakawan. Mempunyai status sosial dan ekonomi yang tinggi Pada sisi lain profesi mempunyai pengertian seorang yang menekuni pekerjaan berdasarkan keahlian. Mempunyai kode etik untuk menjelaskan hal-hal yang meragukan atau menyangsikan yang berhubungan dengan layanan yang diberikan m. analis sekuritas.tidak diketahui atau dipahami orang awam. Mc Cully (1969). engineer. misalnya. Dokter. Jadi memberikan konsultasi bukannya memberikan barang merupakan ciri profesi. Otonomi dalam membuat keputusan tentang ruang lingkup kerja tertentu 7. arsitek memberikan jasa yang penting agar masyarakat dapat berfungsi. Hal demikian dapat dibaca pula pendapat Volmer dan Mills (1966). Berjalannya pasar uang dan modal memerlukan tenaga akuntan. Memerlukan pelatihan khusus dengan waktu yang panjang 5. Mempunyai organisasi yang diatur oleh anggota profesi sendiri 11.

yang kemudian berkembang makin matang serta ditunjang oleh tiga hal: keahlian. Syarat-syarat Profesi Berdasarkan pengertian dan cirri-ciri profesi yang telah disebutkan di atas. disenangi oleh orang lain. 1. Kommer (dalam sagala. dan keterampilan. Lembaga pendidikan khusus untuk menghasilkan pelaku profesi tersebut dengan standar kualitas. 7. dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan. 2000:195-196). terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi (pasal 39 ayat 1). sebagaimana profesi lainnya merujuk pada pekerjaan atau jabatan yang menuntut keahlian. serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. melakukan pembimbingan dan pelatihan. Senada dengan itu. Suatu profesi tidak bisa di lakukan oleh sembarang orang yang tidak dilatih atau dipersiapkan untuk itu. komitmen. sehingga keterampilan dan pekerjaan itu diminati. Sistem imbalan.1. upah. Suatu profesi umumnya berkembang dari pekerjaan (vocational). Akademik yang bertanggung jawab. Pengakuan masyarakat. dan kesetiaan. 5. Standar unjuk kerja. mereka sama-sama mengartikan profesi sebagai spesialisasi dari jabatan intelektualyang diperoleh melalui study dan training. Organisasi profesi. 4. bertujuan menciptakan keterampilan. 2. yang membentuk sebuah segitiga sama sisi yang di tengahnya terletak profesionalisme. . dan gaji (payment).[4] 2. Etika dan kode etik profesi. 3. pekerjaan yang bernilai tinggi. secara implisit.Diana W. maka dapat ditarik beberapa hal yang menjadi syarat-syarat Profesi seperti.2. tanggung jawab. menilai hasil pembelajaran. 6. BAB III PROFESI GURU DAN SYARAT-SYARATNYA 3. Profesi Keguruan Guru adalah sebuah profesi. bahwa guru adalah : tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. dan dia dapat melakukan pekerjaan itu dengan mendapat imbalan berupa bayaran.

Kebutuhan ini meningkat dengan adanya lembaga pendidikan yang menghasilkan calon guru untuk menghasilkan guru yang profesional. hukum. Jabatan guru dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan tenaga guru. 2. 5. Setelah PGRI yang menjadi satu-satunya organisasi profesi guru di Indonesia. Walaupun ada yang berpendapat bahwa guru adalah jabatan semiprofesional. 6. Jabatan yang menjanjikan karier hidup dan keanggotaan yang permanen.Menurut Dedi Supriadi (1999). 3. organisasi profesi yang semakin baik. sesuai kebutuhan/ kekosongan/ kekurangan guru mata pelajaran di sekolah itu. farmakologi. Pada masa sekarang ini LPTK menjadi satu-satunya lembaga yang menghasilkan guru. adanya organisasi profesi. profesi kependidikan dan/atau keguruan dapat disebut sebagai profesi yang sedang tumbuh (emerging profession) yang tingkat kematangannya belum sampai pada apa yang telah dicapai oleh profesi-profesi tua (old profession) seperti: kedokteran. . Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus. dan lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga guru sehingga ada sertifikasi guru melalui Akta Mengajar. kemudian berkembang pula organisasi guru sejenis (MGMP). Jabatan yang memerlukan persiapan profesional yang lama (dibandingkan dengan pekerjaan yang memerlukan latihan umum belaka). Jabatan yang memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan. kode etik dan ada aturan tentang jabatan fungsional guru (SK Menpan No. pengakuan profesi guru. Walaupun jabatan profesi guru belum dikatakan penuh. Selama ini. namun sebenarnya lebih dari itu. 26/1989). Profesi guru harus memiliki berbagai kompetensi seperti kompetensi profesional. di Indonesia. Usaha profesionalisasi merupakan hal yang tidak perlu ditawar-tawar lagi karena uniknya profesi guru. namun kondisi ini semakin membaik dengan peningkatan penghasilan guru. 1. Hal ini dimungkinkan karena jabatan guru hanya dapat diperoleh pada lembaga pendidikan yang lulusannya menyiapkan tenaga guru.2 syarat-syarat Profesi keguruan Adapun syarat-syarat Profesi Keguruan adalah sebagai berikut. cukup dengan “surat tugas” dari kepala sekolah. notaris. seorang sarjana pendidikan atau sarjana lainnya yang bertugas di institusi pendidikan dapat mengajar mata pelajaran apa saja. dan arsitektur. 4. Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual. 3. Organisasi profesi berfungsi untuk menyatukan gerak langkah anggota profesi dan untuk meningkatkan profesionalitas para anggotanya. personal dan sosial. Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri.[5] Pada dasarnya profesi guru adalah profesi yang sedang tumbuh.

com/2009/02/11/profesi-keguruan/ [5] http://one.wordpress.indoskripsi. 4. menilai dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar[6] Jabatan guru merupakan jabatan Profesional. yaitu : 1. pemegangnya harus memenuhi kualifikasi tertentu. oleh kebijaksanaan pemerintah. Jabatan guru belum dapat memenuhi secara maksimal persyaratan itu. dan mempunyai kode etik yang di taati oleh anggotanya.com/2009/02/11/profesi-keguruan/ [2] http://one. [1] http://qade. memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan. mempunyai batang tubuh ilmu yang khusus.wordpress. mementingkan layanan. menentukan baku perilakunya. mempunyai organisasi profesional. sebagai pengajar guru mempunyai tugas menyelenggarakan proses belajar-mengajar tugas yang mengisi porsi terbesar dari profesi keguruan ini pada garis besarnya meliputi minimal empat pokok.polinpdg. BAB IV KESIMPULAN Kesadaran umum akan besarnya tanggung jawab seorang guru serta berbagai pandangan masyarakat terhadap peranannya telah mendorong para tokoh dan ahli pendidikan untuk merumuskan ruang lingkup tugas.com/profesi-keguruan/ .ac. merencanakan program belajar-mengajar 3. selain juga.com/judul-skripsi-makalah-tentang/konsep-profesi-keguruan [6] http://ilmuwanmuda. tanggung jawab dan kualifikasi yang seharusnya dipenuhi oleh guru.7. merupakan karier hidup dan keanggotaan yang permanen.com/judul-skripsi-makalah-tentang/konsep-profesi-keguruan [3] http://erwadi. perilaku dan komitmen dari guru sendiri dan organisasi yang berhubungan dengan itu.id [4] http://qade. dan sebagai jabatan profesional.wordpress. memimpin dan mengelola proses belajar-mengajar serta. melaksanakan. 8. Jabatan yang lebih mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi. Jabatan yang mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat. namun perkembangannya di tanah air menunjukkan arah untuk terpenuhinya persyaratan tersebut. Usaha untuk ini sangat tergantung kepada niat. Kriteria jabatan profesional antara lain bahwa jabatan itu melibatkan kegiatan intelektual.indoskripsi. memerlukan persiapan lama untuk memangkunya. menguasai bahan pengajaran 2.

sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan kompetensi-kompetensi tersebut. Guru yang bermutu dan profesional menjadi tuntutan masyarakat seiring dengan tuntutan persyaratan kerja yang semakin ketat mengikuti kemajuan era globalisasi. Berdasarkan kenyataan yang ada. pembimbing dan administrator kelas. Kompetensi-kompetensi yang akan dibahas dalam makalah ini terbatas pada kompetensi-kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. konsep dan metode keilmuan yang koheren dengan materi ajar. Namun. makalah. stabil. Peranan ini termasuk ke dalam aspek pendidik sebab tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan. dewasa. menilai dan mengevaluasi peserta didik. melainkan juga mendidik untuk mengalihkan nilai-nilai kehidupan. Mengajar ditingkat pendidikan formal biasanya dilakukan oleh seorang guru. dan kompetensi profesional. berwibawa dan menjadi teladan bagi peserta didik. Guru merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. kompetensi kepribadian. Guru IPA diharapkan mampu memahami dan menguasai materi ajar yang ada dalam kurikulum. Oleh karena itu. mengarahkan. profesional dan berpengetahuan. Dengan adanya program sertifikasi tersebut. memahami struktur. Guru yang berkualitas. melatih. Program sertifikasi tersebut juga dapat diterapkan untuk guru-guru IPA agar dapat memiliki standar kompetensi yang telah diterangkan di atas. pemerintah telah mengupayakan berbagai hal. Pendidikan mempunyai dua proses utama yaitu mengajar dan diajar. masyarakat dan orang tua. namun juga mendidik.Posted in Pendidikan | Tags: guru. guru harus memiliki empat kompetensi dasar yaitu kompetensi pedagogis. pemerintah. Berdasarkan Standar Nasional Kependidikan. kompetensi-kompetensi yang dimiliki guru saat ini masih terbatas. memahami hubungan konsep antar mata pelajaran yang terkait dan menginternalisasikan nilai-nilai IPA dalam kehidupan sehari-hari. Guru sebagai pembimbing diharapkan dapat memberikan bantuan kepada siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi. kami mengangkat sebuah judul “Upaya Memperbaiki Kualitas Mengajar yang Mendidik Guru IPA dengan Memaksimalkan Terpenuhinya Kompetensi . Guru dalam proses belajar mengajar mempunyai tiga peranan yaitu sebagai pengajar. Profesi Pendidikan merupakan aspek terpenting untuk dimiliki oleh setiap umat manusia. Kompetensi profesional adalah kemampuan guru dalam penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan mereka membimbing peserta didik dalam menguasai materi yang diajarkan. tidak hanya berprofesi sebagai pengajar. Hal tersebut menjelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah sikap yang mengubah tingkah laku peserta menjadi lebih baik. Karena dengan pendidikan dapat menciptakan perubahan sikap yang baik pada diri seseorang. kompetensi sosial. Untuk membentuk guru yang profesional sangat tergantung pada banyak hal yaitu guru itu sendiri. arif. Guru sebagai pengajar berperan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Guru sebagai administrator kelas berperan dalam pengelolaan proses belajar mengajar di kelas. Kompetensi kepribadian adalah karakteristik pribadi yang harus dimiliki guru sebagai individu yang mantap. diantaranya sertifikasi guru. kualitas mengajar guru akan lebih baik. membimbing. Oleh sebab itu guru dituntut untuk menguasai seperangkat pengetahuan dan keterampilan mengajar. Selain itu melalui sertifikasi guru IPA diharapkan mampu menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan dan materi bidang studi IPA.

Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut : a.Kepribadian dan Profesional Guru”. Berijazah.4 Memiliki Perbawa (gezag) terhadap anak-anak Gezag adalah kewibawaan. Pembahasan 1. c. Takwa kepada Tuhan YME dan berkelakuan baik. Rumusan Masalah Bagaimana upaya untuk memperbaiki kualitas mengajar yang mendidik guru IPA dengan memaksimalkan terpenuhinya kompetensi kepribadian dan profesional guru? C. 1. Bertanggungjawab. 12 Tahun 1954 tentang Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di sekolah untuk seluruh Indonesia. makin baik pula mutu pendidikan dan pengajaran yang diterima anak. 1.3 Sabar dan rela berkorban Kesabaran merupakan syarat yang sangat diperlukan apalagi pekerjaan guru sebagai pendidik. B. Maka. Ini berarti bahwa guru harus mengakui bahwa anak-anak adalah makhluk yang mempunyai kemauan. tentunya masih ada syarat-syarat lain yang harus dimiliki guru jika kita menghendaki agar tugas atau pekerjaan guru mendatangkan hasil yang lebih baik. Berjiwa nasional. maju atau mundurnya tingkat kebudayaan suatu masyarakat dan negara sebagian besar bergantung pada pendidikan dan pengajaran yang diberikan oleh guru-guru. dan makin tinggi pula derajat masyarakat. d. Oleh sebab itu guru harus berkeyakinan dan bangga bahwa ia dapat menjalankan tugas itu dan berusaha menjalankan tugas kewajiban sebaiknya sehingga dengan demikian masyarakat menginsafi sungguh-sungguh betapa berat dan mulianya pekerjaan guru. Guru sebagai Pendidik Guru sebagai pendidik adalah seorang yang berjasa besar terhadap masyarakat dan bangsa. e. Tugas seorang guru tidak hanya mendidik. Sehat jasmani dan rohani. watak dan sifat-sifat yang baik. mempunyai kata hati sebagai daya jiwa untuk menyesali perbuatannya yang buruk dan menimbulkan kemauan untuk mencegah hal yang buruk. Tinggi rendahnya kebudayaan masyarakat. Disamping syarat-syarat tersebut. untuk melaksanakan tugas sebagai guru tidak sembarang orang dapat menjalankannya. misalnya dalam hal memberi nilai dan menghukum anak. baik ditinjau dari sudut masyarakat dan negara maupun ditinjau dari sudut keagamaan. yang ada dalam undang-undang No. b. Sebagai guru yang baik harus memenuhi syarat. 1.2 Percaya dan suka terhadap murid-muridnya Seorang guru harus percaya terhadap anak didiknya.1 Adil Seorang guru harus adil dalam memperlakukan anak-anak didik harus dengan cara yang sama. maka didalamnya terkandung segala sikap. Makin tinggi pendidikan guru. Beberapa sikap dan sifat yang sangat penting bagi guru adalah sebagai berikut: 1. Sifat sabar perlu dimiliki guru baik dalam melakukan tugas mendidik maupun dalam menanti jerih payahnya. Tanpa adanya gezag pada pendidik tidak mungkin pendidikan . Salah satu syarat diatas adalah guru harus berkelakuan baik. Pekerjaan sebagai guru adalah pekerjaan yang mulia.

1. Bertindaklah bijaksana jika ada anak-anak atau kelas yang mengajukan kekurangan atau keburukan seorang guru kepada guru lain. kekuasaan dan perseorangan. setiap orang atau manusia mempunyai 2 naluri (insting) : (1) naluri untuk berkelompok. anak-anak tidak lekas bosan atau lelah. Terhadap anak-anak. seolah-olah tidak ada perbedaan umur. Tanpa kewibawaan. murid-murid hanya akan menuruti kehendak dan perintah gurunya karena takut atau paksaan. Kedua naluri itu dapat kita gunakan secara bijaksana dalam tiap-tiap mata pelajaran. antara lain akan tetap memikat perhatian anak-anak pada waktu mengajar. Yang penting lagi adalah humor dapat mendekatkan guru dengan muridnya. Dilihat dari sudut psikologi. (2) naluri suka bermain-main bersama. 1. Mereka merupakan keluarga besar.6 Bersikap baik terhadap guru-guru lain Suasana baik diantara guru-guru nyata dari pergaulan ramah-tamah mereka di dalam dan di luar sekolah. Sifat ini banyak gunanya bagi seorang guru. guru harus menjaga nama baik dan kehormatan teman sejawatnya. mereka saling menolong dan kunjung mengunjungi dalam keadaan suka dan duka.itu masuk ke dalam sanubari anak-anak. jadi bukan karena keinsyafan atau karena kesadaran dalam dirinya. keluarga sekolah. hasilnya akan baik dan berlipat ganda.5 Penggembira Seorang guru hendaklah memiliki sifat tertawa dan suka memberi kesempatan tertawa bagi murid-muridnya. . Sifat humor yang pada tempatnya merupakan pertolongan untuk memberi gambaran yang betul dari beberapa pelajaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful