P. 1
seni musik sunda

seni musik sunda

|Views: 953|Likes:
Published by Eka Ikhsan Wahyudin

More info:

Published by: Eka Ikhsan Wahyudin on Dec 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

ETIMOLOGI

Sunda berasal dari kata Su yang berarti segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan. Orang Sunda meyakini bahwa memiliki etos atau karakter Kasundaan, sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (cerdas). Karakter ini telah dijalankan oleh masyarakat yang bermukim di Jawa bagian barat sejak jaman Kerajaan Salakanagara. Nama Sunda mulai digunakan oleh raja Purnawarman pada tahun 397 untuk menyebut ibukota Kerajaan Tarumanagara yang didirikannya. Untuk mengembalikan pamor Tarumanagara yang semakin menurun, pada tahun 670, Tarusbawa, penguasa Tarumanagara yang ke-13, mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda. Kemudian peristiwa ini dijadikan alasan oleh Kerajaan Galuh untuk memisahkan negaranya dari kekuasaan Tarusbawa. Dalam posisi lemah dan ingin menghindarkan perang saudara, Tarusbawa menerima tuntutan raja Galuh. Akhirnya kawasan Tarumanagara dipecah menjadi dua kerajaan, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh dengan Sungai Citarum sebagai batasnya.

BAHASA
Bahasa Sunda dituturkan oleh sekitar 27 juta orang dan merupakan bahasa dengan penutur terbanyak kedua di Indonesia setelah Bahasa Jawa. Sesuai dengan sejarah kebudayaannya, bahasa Sunda dituturkan di provinsi Banten khususnya di kawasan selatan provinsi tersebut, sebagian besar wilayah Jawa Barat (kecuali kawasan pantura yang merupakan daerah tujuan urbanisasi dimana penutur bahasa ini semakin berkurang), dan melebar hingga batas Kali Pemali (Cipamali) di wilayah Brebes, Jawa Tengah.  Variasi dalam bahasa Sunda

Peta linguistik Jawa Barat

Para pakar bahasa biasanya membedakan enam dialek yang berbeda. berdasarkan nama "Dieng" yang dianggap sebagai nama Sunda (asal kata dihyang yang merupakan kata bahasa Sunda Kuna ). Seiring mobilisasi warga suku Sunda. Jawa Tengah . dialek ini juga dipertuturkan di beberapa bagian Brebes . baik di batu (prasasti) maupun lembaran daun kering (lontar ). Namun demikian. Dialek Timur Laut adalah dialek di sekitar Kuningan . Riau dan Kalimantan Selatan banyak sekali. Bahasa Sunda Kuna adalah bentuk bahasa Sunda yang ditemukan pada beberapa catatan tertulis. Mereka berpendapat bahwa nama ini merupakan nama Jawa yang "disundakan". mulai dari dialek Sunda-Banten. Banyak nama-nama tempat di Cilacap yang masih merupakan nama Sunda dan bukan nama Jawa seperti Kecamatan Dayeuhluhur . Selain itu menurut beberapa pakar bahasa Sunda sampai sekitar abad ke-6 wilayah penuturannya sampai di sekitar Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. di daerah yang dijuluki Tatar Sunda . Lalu dialek Selatan adalah dialek Priangan yang mencakup kota Bandung dan sekitarnya. hingga dialek Sunda-Jawa Tengahan yang mulai tercampur bahasa Jawa . Dialek-dialek ini adalah: • Dialek Barat • Dialek Utara • Dialek Selatan • Dialek Tengah Timur • Dialek Timur Laut • Dialek Tenggara Dialek Barat dipertuturkan di daerah Banten selatan [2] .Dialek ( basa wewengkon ) bahasa Sunda beragam. Misalnya. Ironisnya. Tidak diketahui apakah bahasa ini adalah dialek tersendiri atau merupakan bentuk yang menjadi pendahulu bahasa Sunda modern. khususnya di Kabupaten Brebes dan Cilacap . sebab pada abad ke-19 nama ini seringkali ditulis sebagai "Clacap". bahasa Sunda juga dipertuturkan di bagian barat Jawa Tengah. di Lampung. dan sebagainya. . di Jambi. Cimanggu . Dialek Utara mencakup daerah Sunda utara termasuk kota Bogor dan beberapa bagian Pantura .  Sejarah dan penyebaran Bahasa Sunda terutama dipertuturkan di sebelah barat pulau Jawa. penutur bahasa ini kian menyebar. nama Cilacap banyak yang menentang bahwa ini merupakan nama Sunda. Sedikitnya literatur berbahasa Sunda menyulitkan kajian linguistik varian bahasa ini. Dan akhirnya dialek Tenggara adalah dialek sekitar Ciamis . warga Sunda menetap di daerah baru tersebut. Sementara itu dialek Tengah Timur adalah dialek di sekitar Majalengka.

SENI MUSIK a. Kesenian degung ini digunakan sebagai musik pengiring/pengantar. selain itu musik degung juga digunakan sebgai musik pengiring hampir pada setiap pertunjukan seni tradisional Jawa Barat lainnya. Bonang. Gambar 3 : Rampak Gendang b. Saron. aksara hanacaraka (cacarakan) diperkenalkan dan terus dipakai dan diajarkan di sekolah-sekolah sampai abad ke-20.TRADISI TULISAN Bahasa Sunda memiliki catatan tulisan sejak milenium kedua. Setelah masuknya pengaruh Kesultanan Mataram pada abad ke-16. Rebab. Tulisan pada masa awal menggunakan aksara Pallawa . Biasanya rampak gendang ini diadakan pada acara pesta atau pada acara ritual. Kacapi. Rampak Gendang ini adalah pemainan menabuh gendang secara bersamasama dengan menggunakan irama tertentu serta menggunakan cara-cara tertentu untuk melakukannya. setelah bahasa Melayu dan bahasa Jawa . Gendang. Goong. Selain seni tari. Suling. tanah Sunda juga terkenal . Tulisan dengan huruf latin diperkenalkan pada awal abad ke20 dan sekarang mendominasi sastra tulisan berbahasa Sunda. aksara yang digunakan adalah aksara Sunda Kaganga. Kempul. Rampak Gendang Rampak Gendang merupakan kesenian yang berasal dari Jawa Barat. dan sebagainya. dan merupakan bahasa Austronesia ketiga yang memiliki catatan tulisan tertua. Degung Degung merupakan sebuah kesenian sunda yang biasanya dimainkan pada acara hajatan. Degung ini merupakan gabungan dari peralatan musik khas Jawa Barat yaitu. Pada periode Pajajaran . karena iringan musik degung ini selalu digunakan dalam setiap acara hajatan yang masih menganut adat tradisional. Degung merupakan salah-satu kesenian yang paling populer di JawaBarat. pada umumnya dimainkan oleh lebih dari empat orang yang telah mempunyai keahlian khusus dalam menabuh gendang.

Es Lilin. Gambar 4 : Angklung . Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari Awi Wulung(bambu hitam). namun ada pula yang dibuat dari Awi Temen (bambuyang berwarna putih). Dibawah ini salah salah satu musik/lagu daerah Sunda : Bubuy Bulan. Tidak sembarangan orang dapat menyanyikan lagu yang dibawakan Sinden karena nada dan ritme-nyacukup sulit untuk ditiru dan dipelajari. bilah) dari RuasRuas (tabung bambu) yang tersusun menurut Titi Laras (tangga nada) Pentatonik (da-mi-na-ti-la). Calung Di daerah Jawa Baat terdapat kesenian yang disebut Calung.Calung ini biasanya digunakan sebagai pengiring nyanyian sunda atau pengiring dalam lawakan. b. Angklung Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. ALAT MUSIK a. Dalam memainkan Degung biasanya ada seorang penyanyi yangmembawakan lagu-lagu Sunda dengan nada dan alunan yang khas. penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian lokal atau tradisional. Penyanyi ini biasanya seorang wanita yang dinamakan Sinden. Cara menabuh calung adalah dengan memukul Batang (wilahan.dengan seni suaranya. Tokecang. Warung Pojok. Manuk Dadali. Biasanya calung ini ditampilkan dengan dibawakan oleh 5 orang atau lebih. calung ini adalah kesenian yang dibawakan dengan cara memukul/mengetuk bambu yang telah dipotong dan dibentuk sedemikian rupa dengan pemukul/pentungan kecil sehingga menghasilkan nada-nada yang khas.

c.goong. Kacapi suling ini biasanya digunakan untuk mengiringi nyanyian sunda. Kacapi Suling berkembang pesat di daerah Cianjur dan kemudian menyebar kepenjuru Parahiangan Jawa Barat dan seluruh dunia.Sopjan. seperti: gendang. iramanya sangat merdu yang biasanya diiringi oleh Mamaos(tembang) Sunda yang memerlukan cengkok/ alunan tingkat tinggi khas Sunda. yang dalam bahasa sunda disebut Sinden. bonang. Kacapi Suling Kacapi Sulingadalah kesenian yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk kesenian ini sudah diambil dari tata cara masyarakat sunda dahulu ketika menanam padi sampai dengan menuainya. cuma lagu yang dialunkan merupakan lagu tradisional atau lagu daerah Jawa Barat serta alat-alat musik yang digunakan adalah alat musik tradisional Jawa Barat. jenglong dan tarompet. Bajidoran Bajidoran merupakan sebuah kesenian yang dalam memainkannya hampir sama dengan permainan musik modern. f. Sunda. Bangreng Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni "Terbang" dan "Ronggeng".yaitu semacam rebana tetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. Muncul sekitar tahun 1964 di daerah Kabupaten Cianjur dan orang yang pertama kali memunculkan dan mempopulerkannya adalah H. Rengkong Rengkong adalah salah satu kesenian tradisional yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Sunda. saron. g. lagu yang dibawakannya pun lagu sunda. . d. Masyarakat Jawa Barat memberikan nama lain untuk cianjuran dengan nama mamaos yang artinya bernyanyi.Kesenian ini menampilkan nyanyian yang dibawakan oleh sinden. e. yaitu permainan alat musik tradisional yang memadukan suara alunan Suling dengan Kacapi (kecapi). kacapi rebab. Seni terbang itu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan "Terbang". Cianjuran Cianjuran merupakan kesenian khas Jawa Barat. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil.yang pada umumnya nyanyian atau lagunya dibawakan oleh seorang penyanyi perempuan.

Dalam Wayang Golek. penduduk tempatan menyebutnya "Maempo Cikalong". Sebagai tarian yang menarik. Saron. seperti Ramayana atau Perang Baratayudha. selamatan atau pesta pernikahan.SENI TARI JAIPONGAN Tanah Sunda (Priangan) dikenal memiliki aneka budaya yang unik dan menarik. PENCAK SILAT CIKALONG Pencak silat Cikalong tumbuh dikenal dan menyebar. Daerah Cianjur sudah sejak dahulu terkenal sebagai daerah pengembangan kebudayaan Sunda seperti.00 . Go'ong. Kacapi. WAYANG GOLEK Tanah Sunda terkenal dengan kesenian Wayang Golek-nya. Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari daerah ini. musik kecapi suling Cianjuran. Degung bisa diibaratkan 'Orkestra' dalam musik Eropa/Amerika. Ciri khas dari Tari Jaipong ini adalah musiknya yang menghentak. yaitu Degung.21. Jaipongan atau Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah moderen karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. Waktu pementasannya pun unik. Wayang Golek biasanya dipentaskan pada acara hiburan. hampir seluruh perguruan pencak silat melengkapi teknik perguruannya dengan aliran ini. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik seperti Kendang. berpasangan atau berkelompok. yaitu pada malam hari (biasanya semalam suntuk) dimulai sekitar pukul 20.00 pagi. Cerita yang dibawakan berkisar pada pergulatan antara kebaikan dan kejahatan (tokoh baik melawan tokoh jahat). Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang. pakaian moda Cianjuran yang sampai kini dipergunakan dll. Ceritanya banyak diilhami oleh budaya Hindu dari India. dimana alat musik kendang terdengar paling menonjol selama mengiringi tarian. Seorang Dalang memiliki keahlian dalam menirukan berbagai suara manusia. ada . Khususnya di Jawa Barat dan diseluruh Nusantara pada umumnya. klompen cianjuran. Seperti halnya Jaipong. pementasan Wayang Golek diiringi musik Degung lengkap dengan Sindennya. Jaipong sering dipentaskan pada acara-acara hiburan. pesta pernikahan atau acara lainnya. Wayang Golek adalah pementasan sandiwara boneka yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh seorang sutradara merangkap pengisi suara yang disebut Dalang. dsb.00 hingga pukul 04.Tari Jaipong ini dibawakan dengan iringan musik yang khas pula. Tokoh-tokoh dalam cerita mengambil nama-nama dari tanah India.

incu (cucu). melambangkan kemantapan dan keabadian. Disertai seseorang berusia lanjut sebagai pemimpin upacara. ayah yang bertindak sebagai kepala keluarga. udeg-udeg. UPACARA ADAT PERKAWINAN SUKU SUNDA Adat Sunda merupakan salah satu pilihan calon mempelai yang ingin merayakan pesta pernikahannya. Dilaksanakan orang tua calon pengantin beserta keluarga dekat. keponakan anak adik.'tokoh' yang sangat dinantikan pementasannya yaitu kelompok yang dinamakan Purnakawan. Jika dibawa. Yaitu anak. saudara yang berhubungan langsung. buyut (piut). yaitu penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis. Tunangan. ke bawah. Lamaran. Dalam bahasa Sunda dikenal pula kosa kata sajarah dan sarsilah (salsilah. saudara yang berhubungan tidak langsung dan horizontal seperti anak paman. canggahwareng atau janggawareng. Cincin tidak mutlak harus dibawa. bao. Ikatan kekeluargaan yang kuat dan peranan agama Islam yang sangat mempengaruhi adat istiadat mewarnai seluruh sendi kehidupan suku Sunda. pertama. Seorang Dalang yang pintar akan memainkan tokoh tersebut dengan variasi yang sangat menarik. • . uang. atau uwak.Dalam suku Sunda dikenal adanya pancakaki yaitu sebagai istilah-istilah untuk menunjukkan hubungan kekerabatan. SISTEM KEKERABATAN Sistem keluarga dalam suku Sunda bersifat parental. Khususnya mempelai yang berasal dari Sunda. Kedua. yaitu pembicaraan orang tua atau utusan pihak pria yang berminat mempersunting seorang gadis. Dicontohkannya. Bawa lamareun atau sirih pinang komplit. garis keturunan ditarik dari pihak ayah dan ibu bersama. Ketiga. Dilakukan ‘patuker beubeur tameuh’. bibi. Dalam keluarga Sunda. seperti Dawala dan Cepot. seperangkat pakaian wanita sebagai pameungkeut (pengikat). Adapun rangkaian acaranya dapat dilihat berikut ini. bisanya berupa cincing meneng. saudara yang berhubungan tidak langsung dan langsung serta vertikal seperti keponakan anak kakak. Makna sajarah adalah susun galur/garis keturunan. dan seterusnya. Nendeun Omong. Tokoh-tokoh ini digemari karena mereka merupakan tokoh yang selalu memerankan peran lucu (seperti pelawak) dan sering memancing gelak tawa penonton. anak saudara piut. kaitsiwur atau gantungsiwur. dan vertikal. silsilah) yang maknanya kurang lebih sama dengan kosa kata sejarah dan silsilah dalam bahasa Indonesia. anak saudara kakek atau nenek.

Diiringi lagu kidung oleh pangeuyeuk. • Ngabageakeun. Disawer beras. • Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali (oleh calon pengantin pria). Digulung menjadi satu memanjang. Sambil penyaweran. perabot dapur.) Dipimpin pengeuyeuk. para saksi. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar. Membuka kain putih penutup pengeuyeuk. petugas KUA. Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri. ibu calon pengantin wanita menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria. Membelah mayang jambe dan buah pinang (oleh calon pengantin pria). Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah. kedua pengantin didudukkan di kursi. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda. Jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan. agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan. Wejangan. Melambangkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga. Maknanya. Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. oleh utusan dari pihak wanita. • Saweran. Ngeuyeuk seureuh (opsional. oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya. Diikat dengan benang kanteh. dan lain-lain.Seserahan (3 . Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. pantun sawer dinyanyikan. lalu didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang. maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah. Membuat lungkun. Dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja. pakaian. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung. Calon pengantin pria membawa uang. perabot rumah tangga. kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan. Pengeuyek mewejang kedua calon pengantin agar meminta ijin dan do’a restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang-lambang atau benda yang disediakan berupa parawanten. • Akad nikah. pengantin pria sudah berada di tempat nikah. pangradinan dan sebagainya. yang berarti penyatuan dua insane yang masih murni. agar hidup sejahtera. Sungkeman. makanan.7 hari sebelum pernikahan). •  Upacara Prosesi Pernikahan • Penjemputan calon pengantin pria. . Berebut uang di bawah tikar sambil disawer.

Lantas harupat dipatahkan pengantin pria. pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. dll. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. kehidupan masyarakatnya sangat banyak dikontrol oleh pamong desa. Nilai individu sangat tergantung pada penilaian masyarakat. petani menengah. misalnya dalam suatu desa. prestige sosial dan kuasa. . agama dan petani-petani kaya. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita. dalam pengambilan keputusan. tokoh-tokoh politik. yaitu tokoh-tokoh agama. buruh tani. pegawai-pegawai daerah dan pusat. pintu dibuka. Mereka ini turut selalu di dalam proses pengambilan keputusankeputusan bagi kepentingan kehidupan dan perkembangan desa yang bersangkutan. Setelah kalimat syahadat dibacakan.F. masih ada golongan lain yang dapat dikatakan sebagai kelompok elite. Selanjutnya. menggambarkan struktur masyarakat yang demikian sebagai masyarakat suku atau agraris. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Robert Wessing. Dengan demikian. Diawali mengetuk pintu tiga kali. dalam disertasinya Decision–making Process in Four West Java Villages (1971) juga menyimpulkan bahwa ada stratifikasi masyarakat ke dalam kelompok elite dan massa. Selain pamong desa ini. Hofsteede. Pengantin masuk menuju pelaminan. • STRATIFIKASI SUKU SUNDA Masyarakat Jawa Barat. dan diakui sebagai pemimpin kelompok khusus atau seluruh desa. serta pedagang kecil termasuk pada kelompok massa. ekonomi. Perbedaan status di antara kelompok elite dengan masyarakat umum dapat terjadi berdasarkan status kedudukan. guru.Meuleum harupat. pekerjaan. berikut perkaraperkara adat dan keagamaan. Pak Lurah dalam suatu desa merupakan “top leader” yang mengelola pemerintahan setempat. Informal leaders. Elite setempat terdiri dari lurah. yaitu mereka yang tidak mempunyai jabatan resmi di desanya sangat berpengaruh di desa tersebut. seperti terhadap perkawinan. W. • Buka pintu.M. seseorang tidak dapat lepas dari keputusan yang ditentukan oleh kaum keluarganya. Kaum memandang sesamanya sebagai “in group” sedang di luar status mereka dipandang sebagai “out group. Paul Hiebert dan Eugene Nida. yang telah meneliti masyarakat Jawa Barat mengatakan bahwa ada kelompok “in group” dan “out group” dalam struktur masyarakat. pendidikan. • Nincak endog. mempunyai ikatan keluarga yang sangat erat. yaitu masyarakat Sunda.. Dalam masyarakat yang lebih luas. pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah.

Dalam hubungan ini yang lebih tinggi derajat pancakaki-nya hendaknya dihormati oleh yang lebih rendah. melebihi dari yang sama dan lebih rendah derajat pancakaki-nya. dan saling menolong di antara sesamanya. kerjasama. ua lebih tinggi dari paman/bibi. suan. Bapa/indung. aki. Hal itu bukan hanya tercermin dari adanya istilah atau sebutan bagi setiap tingkat hubungan itu yang langsung dan vertikal (bao. bao menempati kedudukan lebih tinggi dalam struktur hubungan kekerabatan (pancakaki) daripada anak. anak. buyut. Begitu pula lanceuk (kakak) lebih tinggi dari adi (adik). incu. incu) maupun yang tidak langsung dan horisontal (dulur. alo. menentukan bentuk hormat menghormati. aki/nini. Pancakaki dapat pula digunakan sebagai media pendekatan oleh seseorang untuk mengatasi kesulitan yang sedang dihadapinya. bapa. buyut. Soalnya. dulur misan. hubungan kekerabatan seseorang dengan orang lain akan menentukan kedudukan seseorang dalam struktur kekerabatan keluarga besarnya. Dan ini adalah beberapa lagu-lagu daerah Jawa Barat :: “Tokecang” Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang sapependil kosong Aya listrik di masigit meuni caang katingalna Aya istri jangkung alit karangan dina pipina Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong “Manuk Dadali” Mesat ngapung luhur jauh di awang awang Meber keunjanjangna bangun taya karingrang Kukuna ranggaos reujeungpamatukna ngeluk Ngepak mega bari hiberna tarik nyuruwuk Saha anu bisa nyusul kana tandangna Gadang jeung partentang taya badingan nana Dipikagimir dipikaserab ku sasama Taya karempan ka sieun leber wawanenna Manuk dadali manuk panggagahna Perlambang sakti Indonesia jaya Manuk dadali pang kakoncarana Resep ngahiji rukun sakabehna Hirup sauyunan tara pahirihiri Silih pikanyaah teu inggis bela pati . serta menentukan kemungkinan terjadi-tidaknya pernikahan di antara anggota-anggotanya guna membentuk keluarga inti baru. besan). harga menghargai. melainkan juga berdampak kepada masalah ketertiban dan kerukunan sosial.Hubungan seseorang dengan orang lain dalam lingkungan kerabat atau keluarga dalam masyarakat Sunda menempati kedudukan yang sangat penting.

Manuk dadali gadung siloka sinatria Keur sukamna bangsa di nagara Indonesia .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->