MODUL I PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH DAN KEBENARAN ILMIAH

I.

Tujuan Pembelajaran Umum Agar mahasiswa bertitik tolak dari pengalaman dan pengetahuannya ia dapat mengetahui, memahami, pengertian ilmu sosial, metode ilmiah dan kebenaran. Tujuan Pembelajaran Khusus 1. Agar Mahasiswa dapat mengetahui konsep-konsep dasar ilmu sosial. 2. Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami metode ilmiah. 3. Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami kebenaran ilmiah.

II.

III. Kegiatan Belajar 1: Pengertian Ilmu Jerome R. Ravert dalam bukunya The Philosophy of Science mengemukakan bahwa ilmu merupakan sebuah kisah sukses luar biasa. Ilmu telah berjasa dalam membentuk dunia yang kita huni sekarang. Dari ilmu inilah kemudian mengalir arus penemuan yang berguna bagi kemajuan umat manusia. Menurut The Liang Gie (1999:85-86) bahwa istilah ilmu atau science merupakan suatu perkataan yang bermakna jamak, yakni: a. Ilmu merupakan sebuah istilah umum untuk menunjukan pada segenap pengetahuan ilmiah yang mengacu kepada ilmu umum (science in general) b. Pengertian ilmu menunjuk kepada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tertentu. Menurut The Liang Gie, ilmu dipandang sebagai: a. Kumpulan pengetahuan yang bersifat sistematis, b. Metode penelitian, dan c. Aktivitas penelitian. Terminology ilmu merupakan terjemahan dalam bahasa Inggris yakni science.Istilah science berasal dari bahasa Latin Scentia yang berarti pengetahuan.sedangkan kata scentia berasal dari kata kerja "scire¶ yang artinya mempelajari ataupun mengetahui (Soeprapto, 2003 dalam Dadang Supardan, 2008: 22). Karena itu menurut The Liang Gie bahwa ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang bersifat sistematis, menggunakan metode penelitian danada aktivitas penelitian. Ilmu Sebagai Kumpulan Pengetahuan Sistematis Soekanto (1986) mengemukakan bahwa ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, pengetahuan selalu dapat diperiksa dan di telaah dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. 2. Ilmu Sebagai Metode Penelitian 1.

Ilmu pada hakekatnya adalah sebagai metode penelitian.Goode dan Hatt (1952 dalam Dadang Supardan, 2008) mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.Carraghan dan Delanglez (1957) mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk menangani masalahmasalah.Secara umum dapat dikemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang obyektif dan dapat diperiksa kebenarannya.Sehingga kadangkala ilmu dikatakan sebagai metode penyelidikan, khususnya terhadap dunia empiric atau pengalaman. Ilmu Sebagai Aktivitas Penelitian Pengertian ini penekananannya bahwa ilmu merupakan suatu proses aktivitas penelitian. Proses tersebut pada dasarnya mengacu pada fakta-fakta nyata di lapangan bahwa pada segala teori pada umumnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. IV. Kegiatan Belajar 2: Pengertian Sosial Suatu pertanyaan dasar yang perlu diketahui adalah bagaimana kehidupan manusia jika tidak berada dalam masyarakat yang bersifat social?Tentu mustahil untuk hal seperti itu terjadi.Sebab setiap individu tidak dapat hidup dalam keterpencilan selama-lamanya. Manusia saling membutuhkan satu sama lain, untuk bertahan hidup dan untuk hidup sebagai manusia. Saling tergantung ini menghasilkan bentuk kerjasama tertentu yang bersifat ajeg dan menghasilkan bentuk masyarakat tertentu.Dengan demikian manusia adalah makhluk social. Namun sebetulnya apakah yang dimaksud dengan masyarakat tersebut ?apakah manusia itu ? V. Kegiatan Belajar 3: Pengertian, Ruang Lingkup Ilmu-Ilmu Sosial dan Metode Ilmiah 3.

Terminologi ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf (2000) adalah merujuk kepada suatu konsep ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. a. Istilah Sosial (Social-Inggris) dalam ilmu sosial memiliki arti yang berbeda-beda, misalnya istilah sosial dalam sosialisme dengan istilah Departemen Sosial. b. Jelas kedua-duanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda. c. Istilah sosial dalam ilmu sosial merujuk kepada obyeknya, yakni masyarakat. d. Sosialisme merujuk kepada ideologi yang berpokok pada prinsip-prinsip pemilikan umum atas alat-alat produksi dan jasa-jasa dalam bidang ekonomi. Istilah sosial dalam Departemen Sosial adalah merujuk kepada kegiatankegiatan di lapangan sosial.Soekanto (1993) mengemukakan bahwa istilah sosial berkenaan dengan perilaku interpersonal atau yang berkaitan dengan prosesproses sosial.

Perlu ada justifikasi antara pendekatan, metode dan teknik.Pendekatan (approach) menurut Vernon van Dyke (1965) bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran-ukuran untuk memilih masalah-masalah dan data-data yang berkaitan satu sama lain. Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pola-pola dan tata langkah dalam melaksanakan suatu penelitian ilmiah. Teknik adalah sesuatu cara operasional yang sering kali bersifat rutin, mekanis, atau spesialis untuk memperoleh dan menangani data dalam penelitian. Metode Ilmiah adalah ³prosedur yang dipergunakan oleh ilmuwanilmuwan dalam pencaharian sistematis terhadap pengetahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang telah ada´. Istilah kebenaran sebetulnya memiliki rentang yang sangat luas, tergantung dari perspektif mana kita melihatnya. Julienne Ford (1975) mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki empat arti yang berbeda, antara lain: 1. Kebenaran Pertama (T1) adalah kebenaran metafisik. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik. 3. Kebenaran Ketiga (T3) adalah kebenaran logis. 4. Kebenaran keempat (T4) adalah kebenaran empirik. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subyek (manusia) dengan obyek (fakta), maka terdapat tiga teori utama tentang kebenaran ilmiah, yakni: (1) Teori Korespondensi, (2) Teori Koherensi, (3) Teori Pragmatisme. VI. Kegiatan Belajar 4: Struktur dan Peranan Ilmu Menurut Schwab (1969) bahwa struktur suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan/pengendalian terhadap penelitiannya. Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian, yakni: 1. Substansive conceptual structure dan 2. Syntactical structure Struktur ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan/pengendalian terhadap penelitiannya. 1. Substansive conceptual structure ialah konsep-konsep yang menjadi kerangka berpikir atau frame of reference 2. Syntactical structure Menurut Oxford Advanced Learner¶s Dictionary of Current English (2000:449-450) bahwa yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus. 2. Kualitas atau sifat yang aktual (nyata) atau dibuat atas dasar fakta-fakta. 3. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi, terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti (evidensi) yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi. 4. Hal yang terjadi dapat dibuktikan oleh hal-hal yang benar, bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan. 5. Suatu penegasan, pernyataan atau informasi yang berisi atau berarti mengandung sesuatu yang memiliki kenyataan obyektif, dalam arti luas

Sedangkan proses social adalah pengaruh tibal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. gejala keluarga dengan moral. . struktur sosial. yaitu kaidah-kaidah social (norma-norma sosial). Pitirim Sorokin (1928: 760-761) mengemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antaraaneka macam gejala-gejala sosial. Agar Mahasiswa dapat mengetahui konsep-konsep dasar Sosiologi 2. II. memahami dan mengidentifikasi ruang lingkup Sosiologi 3. 5. maupun perubahan sosial. seperti agama. memahami dan mengidentifikasi sebuah proses sosial di dalam masyarakat. kehidupan hokum dan agama. dalam buku ini sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. sosiologi berkonsentrasi bukan pada pemecahan masalah tetapi kemunculan ilmu social ini dimaksudkan untuk membuat manusia sebagai makhluk rasional ikut aktif ambil bagian dalam gerakan sejarah. hokum dengan ekonomi. dan sebagainya. Dengan demikian. Kegiatan Belajar 5: Pengertian dan Peranan Konsep MODUL II DASAR ILMU SOSIOLOGI I. organisasi sosial. serta lapisan social. 4. gejala-gejala sosial. suatu gerakan III. kelompok-kelompok. memahami. VII. memahami dan mengidentifikasi adanya kelompok sosial dalam masyarakat. contohnya antara gejala ekonomi dangan nonekonomi. Kelompok Sosial dan Perubahan Sosial. Pada umumnya. proses sosial.Selajutnya.Sehingga sosiologi dikatakan sebagai ilmu tentang masyarakat. Agar mahasiswa dapat mengetahui. perubahan sosial dalam masyarakat. termasuk perubahan-perubahan sosial. Kegiatan Belajar : Ruang Lingkup Sosiologi Secara terminologi. memahami dan mengidentifikasi. menurut mereka bahwa struktur social keseluruhan jalinan antara unsur-unsur social yang pokok. kelompok sosial.Sedangkan logos berarti ilmu. menerapkan dan menganalisis konsep Sosiologi. sosiologi berasal dari bahasa Yunani yakni kata socius yang berarti kawan. Agar mahasiswa dapat mengetahui. berkawan ataupun bermasyarakat. lembaga-lembaga social. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Agar mahasiswa bertitik tolak dari pengalaman dan pengetahuannya ia dapat mengetahui.adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas obyektif. Agar mahasiswa dapat mengetahui. dan sebagainya. Proses Sosial. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses-proses sosial. Agar mahasiswa dapat mengetahui.

karena tanpa interkasi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). dst. misalnya pengaruh-mempengaruhi antara sosial dengan politik. sosiologi keluarga (family sociology). politik dengan ekonomi. sosiologi industry (industrial sociology). Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan pada pelbagai factor.Interaksi sosial hanya berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi reaksi terhadap dua belah pihak.Karena itu. dan sosiologi seni (sociology of art).Interaksi tersebut lebih mencolok ketika terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok. antara lain: 1. . ekonomi dengan hukum. baik terencana maunpun spontan. sosiologi medis (medical sociology). maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. sosiologi militer (military sociologi). sosiologi dapat membuat manusia merasa seperti di rumah sendiri di dunia yang telah mampu mengendalikan diri mereka sendiri dan secara kolektif dan tidak langsung kondisi tempat mereka harus beraktifitas. Secara tematis. Imitasi. Interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi anatara kelompo tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggotanya Interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi pula di dalam masyarakat. Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial. sosiologi pendidikan (educational sociology). Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh timbale-balik antara pelbagai segi kehidupan bersama. sosiologi perkotaan (urna sociology). antara kelompokkelompok manusia.Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan SosialBentuk umum proses sosial adalah interaksi social(yang juga dapat dinamakan sebagai proses sosial) karena interasi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Dengan kata lain. Salah satu segi positifnya adalah bahwa imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku IV. sebagai akibat hubungan termaksud. KEGIATAN BELAJAR 2: Proses Sosial Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orangperorangan dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentu-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang terlah ada. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan manjadi beberap subdisiplin sosiologi. Sosiologi membantu berkembang dan mengatur proses pemahaman yang mendasar. Interaksi sosial tak akan mungkin teradi apabila manusia mengadakan hubungan yang langsung dengan sesuatu yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap sistem syarafnya. sosiologi dapat diharapkan akan menemukan kecenderungan historis dari peneaahan masyarakat modern dan memodifikasinya.yang diyakini memperlihatkan arah dan logika yang belum diungkapkan oleh manusia sebelumnya. Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan. sosiologi wanita (woman sociology).

antarelompok.Sebagai gejala seosial itu tidak perlu berarti suatu hubungan badaniah. Kata kontak berasal dari bahasa Latin con atau cum (artinya bersamasama) dan tango (yang artinya menyentuh).Dapat dikatakan bahwa hubungan badaniah bukanlah syarat untuk terjadinya suatu kontak. .Secara fisik. Proses simpati.Arti secara hanafiah adalah bersamasama menyentuh. 3. Terjadinya suatu kontak tidaklah semata-mata tergantung dari tindakan.Suatu kontak dapat bersifat primer atau 2.Dua Syarat terjadinya interaksi sosial :Adanya kontak sosial (social contact). Sugesti. 4.Umpamanya adalah dua partai politik mengadakan kerja sama untuk mengalahkan parpol yang ketiga di pemilihan umum. Proses demikian terjadi melalui sosialisasi. kontak baru terjadi apabila terjadinya hubungan badaniah. antara kelompok maupun antara individu dengan kelompok. tetapi juga tanggapan terhadap tindakan tersebut. antarindividu dengan kelompok. yaitu seseorang memberi arti pada perilaku orang lain. Di dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting. Kontak sosial ini adalah apabila anak kecil mempelajari kebuasaan dalam keluarganya. menyangkut hubungan antara individu. karena dewasa ini dengan adanya perkembangan teknologi.Adanya Komunikasi. yang dapat berlangsung dalam tiga bentuk. orang dapat menyentuh berbagai pihak tanpa menyentuhnya. yaitu suatu proses dimana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat dimana dia menjadi anggota.Yaitu antarindividu. Identifikasi sifatnya lebih mendalam daripada imitasi. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis. perasaan-perassaan apa yang ingin disampaikan orang tersebut. Faktor sugesti berlangsung apabila seseorang memberi suatu pandangan atau suatu sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian diterima oleh pihak lain. karena kepribadian seseorang dapat terbentuk atas dasar proses ini. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. Identifikasi.Kontak sosial dapat terjadi dalam 3 bentuk : 1. 3.ada orang perorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknyakontak sosial ini misalnya adalah seseorang merasakan bahwa tindakan-tindakannya berlawanan dengan norma-norma masyarakat atau apabila suatu partai politik memkasa anggota-anggotanya menyesuaikan diri dengan ideologi dan programnya. sengangkan yang bersifat negatif mengarah pada suatu pertentangan atau bahkan sama seali tidak menghasilkan suatu interaksi sosial.2. suatu kontak dapat pula bersifat langsung maupun tidak langsung. Sebenarnya merupakan suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. Selain itu. Identifikasi sebenarnya merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain. Kontak sosial yang bersifat positif mengarah pada suatu kerja sama. walaupun dorongan utama pada simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerja sama dengannya. Antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. Adanya orang perorangan.

persaingan (competition). ternyata bahwa kepribadian orangorang mengalami banyak penderitaan akibat kehidupan yang terasing karena cacat indra itu. dan bahkan dapat juga berbentuk pertentangan atau pertikaian (conflict). gera-gerak badaniah atau sikap). yakni: (1) Proses-proses yang Asosiatif.Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial. Dengan adanya komunikasi tersebut. terasingnya seseorang dari kasta tertentu (biasanya warga kasta rendahan). radio. Kontak perimer terjadi apabila yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan berhadapan muka. namun penyelesaian tersebut hanya akan dapat diterima untuk sementara waktu. Orang yang bersangkutan kemudian memberikan reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang lain tersebut. dapat pula terjadi. Ini berarti kedua belah pihak belum tentu puas sepenunya. dimana gerak sosial vertikal hampir tak terjadi. Gillin dan Gillin mengadakan penggolongan yang lebih luas lagi. (2) Kerja Sama (Cooperation). di dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan kerja sama yang kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertikaian untuk akhirnya sampai pada akomodasi. Pada masyarakat berkasta. apabila berada di kalangan kasta lainnya (kasta yang tertinggi). karena kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan kepribadiannya seolah-olah terhalang dan bahkan sering kali tertutup sama sekali. Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation). Kehidupan terasing dapat disebaban karena secara badaniah seseorang sama sekali diasingkan dari hubungan dengan orang-orang lainnua. Orang-orang cacat tersebut akan mengalami perasaan rendah diri. sikap-sikap dan perasaan suatu kelompok manusia atau perseorangan dapat diketahui oleh kelompok lain atau orang lainnya. Kehiduapan terasing yang sempurna ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosial dengan pihak-pihak lain. Sekunder dapat dilakukan secara langsung.sekunder.Arti terpenting komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain (yang berwujud pembicaraan. Kehidupan yang Terasing. dst. Bentuk kerja sama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakan untuk mencapai suatu tujuan . Menurut mereka.Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (isolation). Hubunganhubungan yang sekunder tersebut dapat dilakukan melalui alat-alat telepon.Terasingnya seseorang dapat pula disebabkan oleh karena cacat pada salat satu indrany. Kontak sekunder memerlukan suatu perantara. Padahal perkembangan jiwa seseorag banyak ditentuan oleh pergaulannya dengan orang lain. telegraf. Dari beberapa hasil penelitian. Hal itu kemudian merupakan bahan untuk menentukan reaksi apa yang dilakukannya. yang dinamakan akomodasi. Keempat bentuk poko dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan suatu kontinuitas. Pertikaian mungkin akan mendapatkan suatu penyelesaian. perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. ada dua macam proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya interaksi social.

Koalisi (coalition). 5. Dalam perkembangan selanjutnya. Kerja sama timbul karena orientasi orang-perorangan terhadap kelompoknya (yaitu in-group-nya) dan kelompok lainya (yang merupakan outgroup-nya).bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut di kemudian hari mempunyai manfaat bagi semua. pertambangan batubara. Kooptasi (cooptation). misalnya pengeboran minyak.Cooley ´kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut. Bargaining. Kerja sama akan bertambah kuat jika ada hal-hal yang menyinggung anggota/perorangan lainnya. Istilah Akomodasi dipergunakan dalam dua arti : menujukk pada suatu keadaan dan yntuk menujuk pada suatu proses. Dalam teori-teori sosiologi dapat dijumpai beberapa bentuk kerjasama yang biasa diberi nama kerja sama (cooperation). maka sifatnnya adalah kooperatif. kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan faktafakta penting dalam kerjasama yang berguna´. yakni suatu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan 4. Juga harus ada iklim yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang akan diterima. keahlian-keahlian tertentu diperlukan bagi mereka yang bekerja sama supaya rencana kerja samanya dapat terlaksana dengan baik. Akan tetapi. adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. . yaitu erjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu. karenamaksud utama adalah untuk mencapat satu atau beberapa tujuan bersama. Koalisi dapat menghasilkan keadaan yang tidak stabil untuk sementara waktu karena dua organisasi atau lebih tersebut kemungkinan mempunyai struktut yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Akomodasi menunjuk pada keadaan.Fungsi Kerjasama digambarkan oleh Charles H. perfilman. perhotelan. Joint venture. Kerukunan yang mencakup gotong-royong dan tolong menolong 2. Sebagai suatu proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan yaitu usaha-usaha manusia untuk mencapai kestabilan. yakni kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama. Yaitu pelaksana perjanjian mengenai pertukaran barangbarang dan jasa-jasa antara 2 organisasi atau lebih 3.Ada 5 bentuk kerjasama : 1. dst. Kerjasama tersebut lebih lanjut dibedakan lagi dengan :Kerjasama Spontan (Spontaneous Cooperation) : Kerjasama yang sertamertaKerjasama Langsung (Directed Cooperation) : Kerjasama yang merupakan hasil perintah atasan atau penguasaKerjasama Kontrak (Contractual Cooperation) : Kerjasama atas dasar tertentuKerjasama Tradisional (Traditional Cooperation) : Kerjasama sebagai bagian atau unsur dari sistem sosial.

Conciliation.Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer. merupakan bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya. dan proses-proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama. Koordinasi berbagai kepribadian yang berbeda Perubahan lembaga kemasyarakatan agar sesuai dengan keadaan baru atau keadaan yang berubah Perubahan-perubahan dalam kedudukan Akomodasi membuka jalan ke arah asimilasi.mengusahakan peleburan antara kelompok sosial yang terpisah.Stalemate. para pihak lebih saling mengenal dan dengan timbulnya benihbenih toleransi mereka lebih mudah untuk saling mendekati.Sering kali suatu persaingan dilaksanakan demi keuntungan suatu kelompok tertentu dan kerugian bagi pihak lain. suatu akomodasi dimana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada satu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya. sikap.Arbitration. Proses Asimilasi timbul bila ada: Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masingmasing berubah dan saling menyesuaikan diri. yaitu: Untuk mengurangi pertentangan antara orang atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham. akomodasi adalah suatu perngertian yang digunakan oleh para sosiolog untuk menggambarkan suatu proses dalam hubungan-hubungan sosial yang sama artinya dengan adaptasi dalam biologi.Toleration. Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan. seperti yang dijumpai pada masyarakat yang mengenal sistem berkasta. Suatu cara untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri. sebagai suatu proses dimana orang atau kelompok manusia yang mulanya saling bertentangan. Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut.Menurut Gillin dan Gillin.Dengan adanya proses asimilasi. Bentuk-bentuk Akomodasi antara lain: Corecion. bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada. suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama.Compromise.penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan Akomodasi dan intergrasi masyarakat telah berbuat banyak untuk menghindarkan masyarakat dari benih-benih pertentangan laten yang akan melahirkan pertentangan baru. Ia ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usahausaha untuk mempertinggi kesatuan tindak.Beberapa bentuk interaksi sosial yang memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yang asimilatif) bila . mengadakan penyesuaian diri untuk mengatasi ketegangan-ketegangan.Memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok sosial yang hidupnya terpisah akibat faktor-faktor sosial psikologis dan kebudayaan.Adjudication. Tujuan Akomodasi dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi yang dihadapinya. Maksudnya.

Gangguan dari golongan yang berkuasa terhadap minoritas lain apabila golongan minoritas lain mengalami gangguan-gangguan dari golongan yang berkuasafaktor perbedaan kepentingan yang kemudian ditambah dengan pertentangan-pertentangan pribadi. Faktor-faktor yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi adalah : Toleransi kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya sikap tebuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan perkawinan campuran (amaigamation) adanya musuh bersama dari luar Faktor umum penghalangan terjadinya asimilasi Terisolasinya kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi dan sehubungan dengan itu seringkali menimbulkan faktor ketiga perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi perasaan bahwa suatu kebudayaan golongan atau kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan golongan atau kelompok lainnya. peperangan. dimana pihak yang lain tadi juga berlaku sama interaksi sosial tersebut tidak mengalami halangan-halangan atau pembatasanpembatasan Interaksi sosial tersebut bersifat langsung dan primer Frekuaensi interaksi sosial tinggi dan tetap.Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. In Group Feeling berarti adanya suatu perasaan yang kuat sekali bahwa individu terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersangkutan.Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Kegiatan Belajar 5: Perubahan Sosial Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. terjadinya konflik atau revolusi. perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badaniah dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi In-Group-Feeling yang kuat menjadi penghalang berlangsungnya asimilasi. Asimilasi menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan sosial dan dalam pola adat istiadat serta interaksi sosial. V.memilii syarat-syarat berikut ini Interaksi sosial tersebut bersifat suatu pendekatan terhadap pihak lain. Artinya. . Perubahan-perubahan dalam pola adat istiadat dan interaksi sosial kadangkala tidak terlalu penting dan menonjol. penemuan baru. VI. cara dan pola pikir masyarakat. faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk. stimulan dan tanggapan-tanggapan dari pihak-pihak yang mengadakan asimilasi harus sering dilakukan dan suatu keseimbangan tertentu harus dicapai dan dikembangankan.Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan. Di antaranya komunikasi. serta ada keseimbangan antara pola-pola tersebut. Perubahan sosial budaya terjadi karena beberapa faktor. Proses yang disebut terakhir biasa dinamakan akulturasi.Dalam batas-batas tertentu. Kegiatan Belajar 3: Kelompok Sosial Kegiatan Belajar 4: Keluwesan Wewenang VII. dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan iklim.

Pertanyaan mendasar yang kerap muncul adalah mengapa perubahan itu muncul?Menurut Horton & Hunt (1984: 207) barangkali jawabannya adalah manusia pada dasarnya memiliki sifat bosan. ada kepentingan-kepentingan yang tertanam dengan kuat dalam masyarakat. Kita telah melihat bahwa stratifikasi social dapat berubah melalui mobilitas sosial.Ada pula beberapa faktor yang menghambat terjadinya perubahan. penurunan kadar rasa kekeluargaan informalitas antar tetangga karena adanya perpindahan orang dari desa ke kota dan perubahan peran suami sebagai atasan yang kemudian menjadi mitra (partner) istri dalam keluarga demokratis dewasa ini (Horton & Hunt 1984: 208). sama. Pola Linear Etzioni-Halevy dan Etzioni (1973:3-8) mengemukakan bahwa pemikiran para tokoh sosiologi klasik mengenai perubahan sosial dapat digolongkan ke dalam beberapa pola. 1877 dalam Etzioni-Halevy dan Etzioni. Menurut Comte kemajuan progresif peradaban manusia mengikuti suatu jalan yang alami. meskipun secara analitik kita berusaha melakukannya. 1973:14-19). Perubahan sosial merupakan fenomena kehidupan sosial yang tidak dapat dihindari oleh setiap individu maupun kelompok masyarakat manapun di dunia ini. dan tak tcrelakkan. prasangka negatif terhadap hal-hal yang baru. namun di canes sini kita telah mulai menyentuh masalah perubahan. teori Weber mengenai munculnya kapitalisme dalam masyarakat feodal.. tingkat kelahiran penduduk.Pola pertama ialah pola linear. Dalam kenyataan statika social dan dinamika social memang sukar dipisahkan. dan pengaruh adat atau kebiasaan. 2000: 203). stratifikasi. Dalam teorinya yang dikenal dengannama "Hukum Tiga Tahap. institusi social dapat berubah karena terjadinya perubahan pada institusi lain atau karena terjadinya gerakan sosial. 1. hubungan antarkelompok. Perubahan sosial merupakan perubahan dalam segi struktur sosial dan hubungan sosial meliputi diantaranya perubahan distribusi kelompok usia. perkembangan IPTEK yang lambat.Contoh yang diberikan Etzioni-Halevydan Etzioni mengenai pemikiran linear ini ialah karya Comte dan Spencer. seperti teori Marx mengenai perubahan sistem feodal menjadi kapitalis dan kemudian sosialis.Hingga kini perhatian kita lebih tertuju pada segi statika struktur sosial pada pokok-pokok bahasan seperti kelompok-kelompok. menurut pemikiran ini perkembangan masyarakat mengikuti suatu pola yang pasti. Sekarang Pawl perhatian kita akan beralih pada segi dinamika masyarakat pada perubahan sosial (Sunarto.Pemikiran mengenai pola perkembangan linear kita temukan dalam karya Comte (lihat Comte. ed. sifat masyarakat yang sangat tradisional. institusi-institusi. Di samping itu Auguste Comte mengemukakan bahwa sosiologi mempelajari statika social dan dinamika sosial. pasti. teori Durkheim mengenai perubahan solidaritas mekanik menjadi organik. Meskipun pembahasan kita terpusat pada aspek statika masyarakat. rasa takut jika terjadi kegoyahan pada masyarakat bila terjadi perubahan. tingkat pendidikan rata-rata. Pola Perubahan Social a. hambatan ideologis. Kita pun telah mulai menyinggung beberapa teori perubahan sosial." Comtemengemukakan bahwa sejarah memperlihatkan adanya tiga tahap yang . misalnya kurang intensifnya hubungan komunikasi dengan masyarakat lain.

Menurut Spengler kebudayaan Barat akan mengalami hal serupa-- . "They appear suddenly. jang muncul mendadak.. bcrkembang dan kemudian lenyap. dapat kita lihat bahwa pandangannya mengenai perubahan sosial bersifat unilinear. pola siklus.Tahap kedua. swell in splendid lines. manhood. 1926. kadangkala turun ke bawah.. tak terelakkan.Pada tahap ketiga dan terakhit. b. keterpaduan. 1973:9-13). Semua konsepsi teoretik dilandaskan pada pemikiran mengenai kekuatan-kekuatan adikodrati. Sebagai contoh Spengler mengacu pada kebudayaankebudayaan besar yang kini telah tiada. and old age. Pada tahap pertama yang diberinya nama tahap Teologis dan Militer. masyarakat berkembang laksana suatu roda: kadang kala naik ke atas. masyarakat senantiasa bertujuan menundukkan masyarakat lain. Comte melihat bahwa semua hubungan sosial bersifat militer.Namun ada pula pandangan unilinear yang cenderung mengagung-agungkan masa lampau dan melihat bahwa masyarakat berkembang ke arah kemunduran--suatu pandangan yang oleh Wilbert E. dan kepastian sehingga terjelma suatu bangsa yang beradab.Dalam bukunya yang terkenal. ed. kemajemukan.. Moore (1963) dinamakan "primitivisme. ataupun laksana tahap perkembangan seorang manusia--melcwati masa muda.Spencer mengemukakan bahwa struktur sosial berkembang secara evolusioner dari struktur yang homogen menjadi heterogen. Pola Siklus Menurut pola kedua.Perubahan struktur berlangsung dengan diikuti perubahan fungsi. seperti kebudayaan Yunani. Kutipan-kutipan di atas mencerminkan pandangannya bahwa kebudayaan tumbuh. Romawi. 1892 dalam Etzioni-Halevy dan Etzioni. youth. ed.Pengamatan masih dikuasai imajinasi tetapi lambat laun semakin merubahnya dan menjadi dasar bagi penelitian. masa tua.dilaluiperadaban. The Decline of the West (judul asli: Die Untergang des Abendlandes..Suku yang sederhana bergerak maju secara evolusioner ke arah ukuran lebih besar. masa dewasa. Pola Unilinier Pemikiran unilinear kita jumpai pula dalam karya Spencer (lihat Spencer. penelitian tidak dibenarkan. dikutip dalam Etzioni-Halevy dan Etzioni." c. Each has its childhood. serupa. dan akhirnya punah. flatten again. tahap Metafisik dan Yuridis. tahap Ilmu Pengetahuan dan Industri. Contoh yang dikemukakan Etzioni-Halevy dan Etzioni ialah karya Oswald Spengler dan Vilfredo Pareto. merupakan tahap antara yang menjembatani masyarakat militer dengan masyarakat industri.Dari apa yang telah dikemukakan Comte tersebut--perubahan yang pasti.Pengamatan dituntun oleh imajinasi. 1973:20-25) Oswald Spengler mengemukakan sebagai berikut: ³the great cultures accomplish their majestic wave cycles. dan Every culture passes through the age phases of the individual man. Comte dan Spencer berbicara mengenai perubahan yang senantiasa menuju ke arah kemajuan. and vanish . industri mendominasi hubungan sosial dan produksi menjadi tujuan utama masyarakaL Imajinasi telah digeser oleh pengamatan dan konsepsikonsepsi teoritik telah bersifat positif. berkembang dan pudar laksana perjalanan gelombang. dan Mesir.

Aristokrasi yang menempuh segala upaya untuk mempertahankan kekuasaan akhirnya akan digulingkan melalui gerakan dengan disertai kekerasan atau revolusi. ed. salah satu di antaranya ialah teori konllik Karl Marx. Pandangan mengenai siklus kita jumpai pula dalam karya Vilfrcdo Pareto (lihat Pareto. rasional-legal dan tradisional. c. Weber pun melihat adanya perkembangan linear dalam masyarakat. kemudian akan muncul lagi wewenang kharismatik. Pandangan Marx bahwa sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan tcrus-menerus antara kelas-kelas dalam masyarakat sebenarnya mengandung benih pandangan siklus karena setelah suatu kelas berhasil menguasai kelas lain menurutnya siklus serupa akan berulang lagi. lapisan bawah atau nonelite dan lapisan atas. Di pihak lain. yaitu semakin meningkatnya rasionalitas. maka di sini Pareto pun mengacu pada pengalaman kaum aristokrat di Yunani. Max Weber merupakan tokoh sosiologi klasik lain yang menurut EtzioniHalevy dan Etzioni menghasilkan teori yang berpola siklus (lihat Weber. Romawi dan sebagainya. dan seterusnya. Ramalannya mengenai masyarakat komunis pun mengandung pemikiran siklus.Halevy¬Etzioni dan Etzioni memberikan dua contoh. Pemikiran Weber yang dinilai mengandung pemikiran siklus ialah pembedaannya antara tiga jenis wewenang: kharismatik. eds. 1935 dalam Etzioni-Halevy dan Etzioni. menurut Pareto. elite. yang terdiri atas kaum aristokrat dan terbagi lagi dalam dua kelas: elite yang berkuasa dan elite yang tidak berkuasa. .oleh karena u bukunya diberinya judulThe Decline of the West ("pudarnya Barat"). Gabungan Beberapa Pola Sejumlah teori menampilkan penggabungan antara kedua pola ~ergebut di atas. yang di dalamnya konflik diganti dengan kerja sama. Menurut Pareto aristokrasi senantiasa akan mengalami transformasi. 1973:26-29). Namun dalam pemikiran Marx kita pun menjumpai pemikiran linear: menurutnya perkembangan pesat kapitalisme akan memicu konflik antara kaum buruh dengan kaum borjuis yang akan dimenangkan kaum buruh yang kemudian akan membentuk masyarakat komunis. karena masyarakat komunis yang didambakan Marx merupakan masyarakat yang menurut Marx pernah ada sebelum adanya feodalisme dan kapitalisme--masyarakat yang tidak mengenal pembagian kerja. Sejarah. Dalam tulisannya mengenai sirkulasi kaum elite (the circulation of elites) Pareto mengemukakan bahwa dalam tiap masyarakat terdapat dua lapisan.. yang diikuti dengan rutinisasi. sejarah menunjukkan bahwa aristokrasi hanya dapat bertahan untuk jangka waktu tertentu saja dan akhimya akan pudar untuk selanjutnya diganti oleh suatu aristokrasi baru yang berasal dari lapisan bawah. Sebagaimana halnya dengan Spengler. merupakan tempat pemakaman bagi aristokrasi. Weber mclihat bahwa wewenang yang ada dalam masyarakat akan beralih-alih: wewenang kharismatik akan mengalami rutinisasi sehingga beralih menjadi wewenang tradisional atau rasional-legal. Pandangan Marx mengenai perkembangan linear pun tercermin dari pandangannya bahwa negara jajahan Barat pun akan melalui proses yang telah dialami masyarakat Barat. 1958 dan 1947 dalam Etzioni¬Halevy dan Etzioni. 1973:40-53).

maka teori-teori modernisasi pun cenderung melihat bahwa perkembangan masyarakat Dunia Ketiga berlangsung secara evolusioner dan linear dan bahwa masyarakat bergerak ke arah kemajuan--dari tradisi ke modernitas. maka negara-negara Dunia Ketiga yang mengalami kolonialisme dan nco¬kolonialisme. dan munculnya perekonomian pasar dan industrialisasi (lihat Etzioni-Halevy dan Etzioni.Pandangan-pandangan para tokoh sosiologi klasik tcrscbut sudah banyak yang ditinggalkan olch para tokoh sosiologi modern. munculnya kebudayaan massa. 1989. beralihnya fungsi pendidikan dari keluarga dan komunitas ke sistem pendidikan formal. di pihak lain. 1973:177). Teori modernisasi. Keller and Calhoun. antara lain. 1989) perkembangan dunia tidak merata. teori ketergantungan . berjalan bersamaan: di kala negara-negara industri mengalami perkembangan. Giddens. 1989). namun suatu perkembangan linear laksana teori tiga tahap Comte tidak dianut lagi. Keller and Calhoun. menurut teori ini. terbukanya sisem stratifikasi.Para penganut teori kontlik. negara-negara industri menduduki posisi dominan sedangkan negaranegara Dunia Ketiga secara ekonomis tergantung padanya. melihat bahwa perkembangan yang terjadi di Dunia Ketiga justru menuju ke keterbelakangan dan pada ketergantungan pada negara¬negara industri maju di Barat. Perkembangan negara-negara industri dan keterbelakangan negara-negara Dunia Ketiga. tidak mengalami "tinggal landas" tetapi justru menjadi semakin terkebelakang. Smclser--menganut pandangan mengenai perkembangan masyarakat secaraevolusioner. dan teori mengenai sistem dunia dari Wallerstein.Sebagaimana halnya dengan pandangan mengenai perkembangan masyarakat secara linear yang dikemukakan oleh tokoh klasik seperi Comte dan Spencer.Di antara teori-teori klasik dan teori-teori modern kita dapat menjumpai benang merah. menurunnya pengaruh agama. peralihan dari struktur feodal atau kesukuan ke suatu birokrasi. Teori ini berpandangan bahwa masyarakat-masyarakat yang belum berkembang perlu mengatasi berbagai kekurangan dan masalahnya sehingga dapat mencapai tahap "tinggal landas" (take-offl ke arah perkembangan ekonomi.Meskipun di kalangan tokoh sosiologi modern pun terdapat penganut pendekatan konflik. Smelser dan Alex Inkeles. seperti misalnya Ralf Dahrendorf.Menurut teori ketergantungan (dependencia) yang didasarkan pada pengalaman negara-negara Amerika Latin ini (lihat antara lain. teori-teori modernisasi para penganut pendekatan fugsionalisme seperti Neil J. 2. Teori-teori modern Mengenai Perubahan Sosial Teori-teori modern yang terkenal ialah.Andrd Gunder Frank yang merupakan pendekatan konflik.Meskipun banyak tokoh sosiologi modern-¬khususnya penganut fungsionalisme seperti Talcott Parsons dan Neil J. Teori ketergantungan. namun mercka pun sudah meninggalkan banyak di antara pemikiran asli Marx. khususnya di Amerika Latin. . Menurut Etzioni-Halevy dan Etzioni transisi dari keadaan tradisional ke modernitas melibatkan revolusi demografi yang ditandai menurunnya angka kematian dan angka kelahiran. dan Light. menurunnya ukuran dan pengaruh keluarga. Teori modernisasi menganggap bahwa negara-negara terbelakang akan menempuh jalan sama dengan negara industri maju di Barat sehingga kemudian akan menjadi negara berkembang pula melalui proses modernisasi (lihat Light.

sedangkan kesenjangan yang berkembang antara negara-negara inti dengan negara-negara lain sudah sedemikian lebarnya sehingga tidak mungkin tersusul lagi.Dengan demikian. Para ahli antropologi (antropolog) sering mengemukakan bahwa merupakan studi tentang umat manusi yang berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusiadan perilakunya. akulturasi. MODUL III DASAR-DASAR ANTROPOLOGI 1. 1989 dan Light. asimilasi dan inovasi serta sistem religi. Menurut teori yang dirumuskan Immanuel Wallerstein ini (lihat Giddens. Masyarakat dan kebudayaan. negara-negara semi-periferi. Koentjaraningrat. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. 5. Negara-negara inti terdiri atas negara-negara Eropa Barat yang sejak abad 16 mengawali proses industrialisasi dan berkembang pesat. Agar Mahasiswa dapat mengetahui konsep-konsep dasar Antropologi 2. dan untuk memperoleh pengertian ataupun pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia (Haviland. Negara-negara periferi merupakan kawasan Asia dan Afrika yang semula merupakan kawasan ekstern karena berada di luar jaringan perdagangan negata-negara inti tetapi kemudian melalui kolonisasi ditarik ke dalam sistem dunia. 1999: 7. 3. 4. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Agar mahasiswa bertitik tolak dari pengalaman dan pengetahuannya ia dapat mengetahui. 2.Teori sistem dunia. sedangkan negara-negara semi-periferi merupakan negara-negara di Eropa Selatan yang menjalin hubungan dagang negara-negara inti dan secara ekonomis tidak berkembang. memahami dan mengidentifikasi ruang lingkup Antropologi 3. Agar mahasiswa dapat mengetahui. menerapkan dan menganalisis konsep Antropologi. Keller dan Calhoun. dan logos berarti ilmu. Aneka Warna Manusia. Agar mahasiswa dapat mengetahui. memahami dan mengidentifikasi kebudayaan dan perkembangannya. 1989) perekonomian kapitalis dunia kini tersusun atas tiga jenjang: negara-negara inti. Agar mahasiswa dapat mengetahui. memahami dan mengidentifikasi. memahami. KEGIATAN BELAJAR I: Ruang Lingkup Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. 1987: 1-2). secara harfiahantropologi berarti ilmu tentang manusia. konsep enkulturasi. Kini negara-negara inti (yang kemudian mencakup pula Amerika Serikat dan Jepang) mendominasi sistem dunia sehingga mampu memanfaatkan sumber daya negara lain untuk kepentingan mereka sendiri. Agar mahasiswa dapat mengetahui.. . dan negara-negara periferi. memahami masyarakat dan perkembangannya. asal kata anthropos berarti manusia.

4. seperti yang dikeluhkan oleh Said dalam Orientalism (1978). Masalah asal perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia. 1. secara makro antropologi dapat dibagi ke dalam dua bagian. Saat ini. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia.Jadi. masyarakat. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan. 2. Koentjaraningrat (1981: 144) membuat bagan pembagian dalam ilmu antropologi yang tersusunpada bagan berikut: Paleontropologi Antropologi Fisik Antropologi Biologis Antropologi Antropologi Prehiston Antropologi Budaya Etnolinguistik Etnologi Antropologi Sosial Etnologi dalam Dari bagan di atas. 5. Masalah asal dan perkembangan manusia atau revolusinya secara biologis. Masalah mengenai asas-asas dari masyrakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. antropologi merupakan ilmu yang berusaha mencapai pengertian ataupun pemahaman tentang manusia dengan mempelajari aneka warna benuk fisik. ilmu antropologi terbagi ke dalam lima sunilmu yang mempelajari 1. kajian antropologi budaya olebih menekankan pada empat aspek yang tersusun . Secara khusus. 3. di mana para antropolog budaya sering terjebak oleh kepentingan-kepentingan politik dan membiarkan dalam penulisannya masih terpaku oleh metode-metode lama yang sudah terbukti kurang layak untuk menyusun sebuah karya ilmiah. Berkaitan dengan pembagian kelima subdisiplin antropologi tersebut. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia. 2. dan kebudayaan. Pertimbangan politik. Jika pda awalnya bertumpu pada asumsi-asumsi kepatuhan dan penguasaan masing-masing . yakni antropologi fisik dan budaya.

e. b. Preferensi dan pemikiran individual di mana terjadi hubungan anatar jati diri dan emosi. obyek studi ini bukanlah kebudayaan dalan pengertian yang sempit ( yang sering dikacaukan dengan istilah kesenian atau kegiatan-kegiatan intelektual dan spiritual). KEGIATAN BELAJAR 2: Aneka Warna Manusia Pandangan Ilmu Pengetahuan terhadap Ras Ilmu pengetahuan memiliki pandangan yang spesifik tentang Ras dan digeluti secara mendalam oleh bidang ilmu Sosiologi dan Antropologi. Ras Kaukasoid yaitu mereka yang berambut pirang. Di bagian lain ilmu Biologi juga mengkaji tentang masalah ini. c. sebab antara kepribadiandan kebudayaan memiliki keterkaitan yang erat. 4. Ada beberapa Ras utama yang pernah dicatat oleh para ahli ilmu pengetahuan yaitu: a. Ras Austroloid. Ras Melanesia Dengan demikian berarti ada semacam legitimasi tentang keberagaman ras manusia dari ilmu pengetahuan. Ras Negroid. melainkan juga aspek politik. Dalam kajian antropologi budaya. Dengan demikian. di mana terjadi perhgeseran makna kebudayaan dari homogenitas ke heterogenitas yang menekankan peran bahasa sebagai system formal abstraksi-abstraksikategori budaya. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya. namun studi populer tersebut menjadi inti proyek penelitian dalam kajian-kajian antropologi budaya. 3. Jadi. kulit putih dan mendiami wilayah Eropa serta sebagian Asia. ini bukan merupakan bidang di mana sosialisme atau kebudayaan social dalam bentuknya secara penuh dapat terekspresikan.Itulah sebabnya kebuayaan popular manjadi penting. Sedangkan pada masa kinidengan munculnya karya Bnourdieu (1977) dan Foucault (1977. namun kebudayaan dalam pengertian yang dirumuskan oleh Raymond Williams dalam The long Revolution (1961). yakni sebagai cara hidup tertentu bagi sekelompok orang yang berlaku pada suatu periode tertentu. 1992). Sebagaimana dikemukakan oleh Stuart Hall dalam Notes on Deconstructing ³The Popular´ (1981) bahwa kebudayaan popular adalah sebagai berikut Arena pergulatan yang mencakup muncul dan bertahannya hegemoni. Oleh karena itu. ilmu pengetahuan memandang Ras sebagai salah satu fenomena yang perlu untuk dikaji lebih mendalam. 1. kebudayaan seharusnya ditempatkan tidak hanya sekedar menekankan pada aspek estetik atau humanis. .Namun. sebagaimana dituliskan John Fiske dalam Bristish Cultural Studies and Television (Fiske. 1978) kian menekankan penggunaan taktis dikursus budaya yang melayani kalangan tertentu di masyarakat. Ras Mongoloid yaitu mereka yang mendiami wilayah daratan Cina dan sebagian Asia.anggota masyarakat terhadap kebudayaannya. 4. d. meskipun studi kebudayaan tidak dapat atau tidak perlu direduksi menjdai studi budaya populer.

Mungkin saja mereka berdelapan semua adalah dari ras campuran. Penjelasan yang paling baik adalah bahwa Adam dan Hawa memiliki gen yang dapat menghasilkan keturunan dengan warna kulit hitam. seluruhnya delapan orang (kejadian 7:13). jumlah kupu-kupu biston betularia putih lebih sedikit daripada kupu-kupu betularia hitam.Namun setelah terjadinya revolusi industri. semua diciptakan untuk maksud yang sama. Sebagian orang berspekulasi bahwa ketika Tuhan mengacaukan bahasa di Menara Babel (Kejadian 11:1-9).Tetapi hal ini. Mungkin saja istri Nuh berbeda ras dengan Nuh. Menurut pandangan semacam ini. Allah mengacaukan bahasa sehingga manusia berkelompok berdasarkan bahasa. Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada kupu-kupu biston betularia. Walaupun ini mungkin. seperti misalnya orang-orang Afrika lebih ³diperlengkapi´ secara genetic untuk bertahan hidup di panas yang tinggi di Afrika. coklat dan putih (dan campuran). Di kemudian hari. Karena untuk mempertahankan hidupnya justru mereka saling bekerja sama. semuanya diciptakan oleh Allah yang sama. ketiga putera Nuh dan istri mereka. ras manusia. aspek yang paling penting dari pertanyaan ini adalah bahwa kita semua berasal dari ras yang sama. jika kita lihat pada dunia semut maka tidaklah beralasan. Dalam ras manusia ini ada perbedaan besar dalam warna kulit dan karakteristik fisik lainnya. 2. Ras/warna kulit manusia sama sekali tidak pernah dihubungkan dengan Menara Babel. Seleksi Alam Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Ataupun kerja sama antara hiu dengan ikan-ikan kecil yang membersihkan bakteri-bakteri di tubuhnya. hanya ada satu ras. satu-satunya yang selamat dari air bah adalah Nuh dan istrinya. Selain seleksi alam.Ras Sebagai Warisan Genetik Kitab Suci tidak secara eksplisit menjelaskan kepada kita asal mula dari berbagai ³ras´ atau warna kulit manusia. . Adapun penjelesannya. Ini sama dengan bagaimana orang yang kawin campur dari ras yang berbeda dapat memiliki anak-anak yang warna kulitnya berbeda satu dengan yang lain. Ham dan Yafet berasal dari ras yang berbeda-beda. Karena jelas bahwa Tuhan menghendaki manusia memiliki rupa yang berbeda-beda. dalam Alkitab tidak ada dasar yang jelas untuk pandangan ini. terdapat juag seleksi seksual. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya. dari situ juga menetapkan genetik pada manusia untuk lebih memampukan manusia bertahan hidup dengan lebih baik dalam lingkungan ekologi yang berbeda-beda. Begitu juga pada dunia labah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. yang berarti mereka memiliki gen untuk menghasilkan ras yang berbeda-beda.Kupu-kupu betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada kupu-kupu biston betularia hitam. Mungkin istri Sem. Dalam kenyataannya. masuk akal bahwa Tuhan memeberi kepada Adam dan Hawa kemampuan untuk menghasilkan anak-anak dengan warna kulit yang berbeda-beda.Ini terjadi karena 3. dan kemudian Tuhan menciptakan gen untuk ras yang berbeda berdasarkan dimana setiap kelompok ras itu akan berdiam secara geografis.

Apa yang dipakai bukan hanya masalah selera. handphone. tidak disangkal peserta didik dari lingkjungan miskin membuktikan bias berhasil. selera menungkapkan system reprensetsi yang khas pada kelompok sosial tertentu. Apa yang dipakai. posisi mereka dalam masyarakat dan keinganan dalam menempatkan diri dalam tangga kekuasaan (Bourdieu. tercermin kode-kode dan wacana yang dikuasai berkat lingkungan social yang kemudian diperkokoh sekolah.Keterampilan seseorang dalam menjawab tantangan dikondisikan oleh lingkungannya dan dipengaruhi rutinitas tindakannya. mencerminkan kepemilikian lingkungan social tertentu. jam tangan. Mekanisme seleksi ini dipertajam kecenderungan untuk berbeda dalam selera kegiatan kebudayaan dan pilihan apa yang dikonsumsi.Lalu motif bahwa setiap peserta didik mempunyai kesempatan sama kian hidup dan diyakini. Mereka tidakterpenjara oleh keterbatasan lingkungan social dan mampu mengatasinya. meski manusia mandiri dan rasional. serta dimiliki. sesuai kepemilikan social. konsep habitus juga memperhitungkan kemampuan kreatif dan stratehis. Di balik ketidaksetaraan akses dan perbedaan penilaian itu. Jerih payah dan pengorbanan seperti apa harus menyertai keberhasilan yang relaitif rendah itu. pilihan sekolah. pilihan jenis olahraga. Memang. beberapa persen jumlah yang bisa menikmati keberhasilan seperti itu.ketidakmampuan kupu-kupu biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. musik. Keinginan untuk berbeda merupakan upaya representasi posisi social dalam kerangka mekanisme konstruksi penilaian. Tidak sekadar masalah pendapatan. saat keberhasilan yang rendah itu justru cukup untuik menyelubungi mekanisme selkesi sosial melalui sekolah. Sistem Representasi Kelas Sosial dan Konsumerisme Ketika sekolah menerapkan pakaian seragam. Maka. ikut les piano. meski ada faktor determinisme yang membebani representasirepresentasi peserta didik.Masalahnya. kebiasaan dan keterampilan itu berfungsi seperti program yang memiliki kemampuan kreatif dan jangkauan strategis dalam lingkungan tertentu. penguasaan bahasa inggris. gagasan atau pemikirannya tidak lepas dari suatu visi tentang dunia yang berakardalam posisi social tertentu. 4. 5. kursus bahasa. Sistem representasi kelompok social itu ditentukan oleh akses kegiatan budaya tertentu yang pada dasarnya tidak setara. Mekanisme seleksi sosial melalui sekolah tidak perna dipertanyakan lagi karena tampak seperti alamiah. Namun. dipakai. sadar atau tidak ditentukan dan diorganisasi sesuai dengan lingkungan dan posisi di masyarakat. 1979). Seleksi Sosial Konsep habitus ini tidak berarti menyetujui determinisme yang memenjara tindakan manusia dalam kerangka pembatasan dari luar atau struktur sosial yang mengondisikan seakan-akan individu tidak mandiri dan rasional. . Jadi. Dan yang menyesatkan. Kesukaan pada musik klasik. kendaraan dan aksesoris yang dipakai. Ia menjadi sarana mempertahankan posisi-posisi sosial atau sarana dominasi kelompok sosial tertentu. peserta didik dari kelas sosial atas menyatakan perbedaannya melalui merek sepatu. atau tes tambahan dan lain sebagainya. meski hanya menguntungkan kalangan berkecukupan.

Dari sini tampak hubungan system reprensentasi social dan konsumerisme. tetapi terkait dengan hubungan antarmanusia utntuk mempertahankan atau menaiki tangga kepemilikan lingkungan social. angkanya diperoleh dengan. menjadi kepentingan kelompok itu untuk tetap memelihara mitos bahwa sekolah membukakesempatan yang sama bagi semua. jenis darah dan bau badan. agama. dalam komsumerisme ada unsur persaingan.9 itu kepala sedang (Mesocephalis) dan jika 80 lebih. pesan-pesan. lebar maksimum kepala dibagi panjang maksimumnya lalu dikalikan 100. itu kepala pendek ( Brachycephalis). system sekolah yang menguntungkan mereka yang kuat modal ekonomi dan budaya tidak dipertanyakan. bentuk kelopak mata. tinggi badan.Biasanya kedalamnya dimasukkan seperti: warna kulit. atau nasionalitas suatu bangsa (misalnya ras yahudi). Bentuk kepala Tentang ini para antropolog fisik menggunakan ukuran bbakku yang namanya Cephalicus Index.pihak lain yag awalnya membantu menumbuhkan keinginan lalu menjadi penghalang. Orang suka mengacaukan pengertian ras dengan faktor bahasa. 1982):sesuatu menjadi menarik karena diinginkan oleh orang lain.Denga demikian. b.Selera kelas penguasa menentukan budaya. Organisasi atau penataan itu salah satunya mendasar mekanisme hasrat himetis µmeniru¶ (R Girard. ia dalam jalinan social atau proyeksi ketakutan kepada yang social yang diternalisasikan. dan penataan tanda-tanda. padahal ras itu khusus menyangkut ciri-ciri jasmani pada manusia yang diwariskan secara turun-temurun. 6. Tinggi badan Badan manusia berbeda-beda dan ini merupakan ciri anatomis yang sukar dijelaskan. jika hasilnya kurang dari 75. hubungan kekuasaan. Maka. dan pilihan jenis hiburan bukan hanya sesuatu yang bermakna.dimiliki. Jadi. bentuk tengkorak. Mitos ini menghidupkan hasrat mimetis untuk berhasil dalam diri peserta didik yang berasal dari lingkungan miskin dalm modal budaya.itu bentuk kepala panjang (Dolichocephalis). semua kelas social terkena wabah itu. Misalnya sama-sama berkulit putih (ras kaukasoid) bangsa Eropa di sekitar Laut Tengah dan relatif lebih pendek bila dibandingkan dengan yang tinggal di bagian utara benua Eropa. jika antara 75 dan 79. Ia terkait orghanisasi atau rekayasa representasi-representasi. . Ego ini bukan ego modern yang terisolasi.Hasrat mimetis tidak lepas dari hubungan kekuasaan. system komunikasi dan integrasi kelompok yang dilanggengkan dalam institusi sekolah. Jacobs dan Stern daam bukunya General Anthropology membahas 11 ciri jasmani manusia secara rasial yaitu: a. Konsumerisme bukan hanya dorongan memiliki atau belanja berlebihan untuk afirmasi keberadaan ego. tipe dan warnma rambut. Maka. Persebaran Ras Umat Manusia di Permukaan Bumi Istilah ras (banu) acapkali masih membingungkan.

rambut keriting. . dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. h. istilah 5. Tekstur Rambut Rambut dan teksturnya tak ada pertalian dengan lingkungan alam. ras Paleomongoloid (ras Melayu) dari cokelat sampai kulit langsat. Buluh Tubuh Dalam membuat klasifikasi bangsa-bangsa secara rasial cirri-ciri jenis ini tidaklah penting. meskipun bentuk yang sederhana nampak pula orang-orang Wreda di Eropa. Perbedaan ini tergantung dari tersedianya pemusatan pigmen di bagian depan iris. Pada bangsa-bangsa yang masuk ras Kaukasoid. e. Ada rambut lurus. Dari bangsa-bangsa dimasa lampau tak dapat diketahui tentang tebal-tipisnya buluh tubuh. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). KEGIATAN BELAJAR 3: Masyarakat Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka). karena sisa-sisanya berupa tulang belulang melulu. Tak dapat dipastikan bahwa manusia yang tubuhnya tinggi cenderung berotak kecil dan sebaliknya. Tiga warna itu dalam bahasa kita disebut ³warna mata kucing´. misalnya ras Negroid hitam gelap. rambut bergelombang. warna irisnya biru. g. Warna mata Sebenarnya sebutan yang tepat bukan warna mata. melainkan warna iris mata. musyarak. Ciri-ciri ini kedapatan paling jelas pada bangsa Mongoloid. Lipatan kelopak mata Yang dimaksud dengan ini adalah mata sipit. Semakin banyak butiran melanin (hitam) makin gelap warna kulit. Umumnya. d. ras Mongoloid kuning. Ukuran otak Dalam suatu bangsa saja acapkali nampak bahwa ukuran otak (besar kecilnya serba bervariasi.Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab.c.Lebih abstraknya. hijau atau kelabu. Bukti bahwa suatu bangsa terdapat bermacam-macam ukuran tengkorak dan besarnya otak menunjukkan bahwa umat manusia secar potensial kecerdasannya sama. artinya tak ada yang superior dan inferior. f. Warna kulit Warna kulit itu berdasarkan banyak taua sedikitnya konsentrasi butiran pigmen pada bagian dalam kulit tubuh manusa.

to occupy statues. to act roles. Secara implisit. menyerap. manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan. ada tiga istilah untuk menjelaskan peristiwa interaksi sosial budaya. dan mengadopsi budaya kelompok masyarakat lain yang kemudian melahirkan sintesis budaya baru. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional. yakni sosialisasi. setiap kelompok masyarakat saling berinteraksi yang memungkinkan terjadinya pertukaran budaya. dan agama. dan masyarakat negara. dan enkulturasi. . budaya. Masyarakat adalah suatu kumpulan individu yang memiliki karakteristik khas dengan aneka ragam etnik. yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar. bahkan orientasi dalam menjalani kehidupan pun tidak sama. dan masyarakat agrikultural intensif. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman. untuk belajar memainkan peran dan menjalankan fungsi. Sebagai suatu unit sosial. KEGIATAN BELAJAR 4: Kebudayaan Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah. serta mengembangkan relasi sosial di dalam masyarakat. namun masih tetap bisa dibedakan antara satu dan yang lain. Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. setiap kelompok masyarakat saling mempelajari. Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani. societas. Rumusan singkatnya adalah. sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran. and to forge social relationships in community life" (Peter-Poole 2002). Para ahli antropologi mengemukakan. yang juga disebut masyarakat peradaban. chiefdom. kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama. yang berasal dari kata Latin Colere. serta sistem/aturan yang sama. Kata society berasal dari bahasa latin. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu. terdapat masyarakat band. "Socialization implicates those interactive processes through which one learns to be an actor. suku. sosialisasi adalah suatu proses sosial melalui mana manusia sebagai suatu organisme yang hidup dengan manusia lain membangun suatu jalinan sosial dan berinteraksi satu sama lain. perasaan. to engage in interaction. masyarakat pastoral nomadis. yaitu mengolah 6.masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur. Dalam proses interaksi itu. ras. kebudayaan disebut culture. sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut. yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. masyarakat bercocoktanam.Dalam bahasa Inggris. akulturasi. Dalam kajian antropologi. Ketiganya saling terkait. Setiap kelompok masyarakat mempunyai pola hidup berlainan.

dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide. kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks. yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. dan artefak. kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial. Hoenigman. Menurut Edward Burnett Tylor. hukum. Menurut Andreas Eppink. bahasa. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok. tidak dapat diraba atau . kebudayaan itu bersifat abstrak. kebudayaan adalah sarana hasil karya.norma sosial. dan lain-lain. moral. dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. peraturan. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. dan cipta masyarakat. yaitu: a) alat-alat teknologi b) sistem ekonomi c) keluarga d) kekuasaan politik Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi: a) sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya b) organisasi ekonomi c) alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) d) organisasi kekuatan (politik) Menurut J. kesenian. adat istiadat. religi. norma-norma. misalnya pola-pola perilaku. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. rasa. wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan. nilai-nilai. seni. yang di dalamnya terkandung pengetahuan. 1.Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. religius. dan lain-lain. Gagasan (Wujud ideal). Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan.J. yang kemudian disebut sebagai superorganic.Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. dan sebagainya yang sifatnya abstrak. kepercayaan. Dari berbagai definisi tersebut.Melville J. antara lain sebagai berikut: Melville J. aktivitas. peralatan hidup. tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.atau mengerjakan. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata. ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial. organisasi sosial. gagasan. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

.disentuh. Akulturasi. dan mesin cuci. mengadakan kontak. punya daya refleksi dan inteligensia. "Enculturation refers to the process of learning a culture consisting in socially distributed and shared knowledge manifested in those perceptions. Aktivitas (tindakan). pakaian. konkret. dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba. yang ditandai oleh penyerapan dan pengadopsian suatu kebudayaan baru. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. Asimilasi dan Inovasi Enkulturasi adalah suatu proses sosial melalui mana manusia sebagai makhluk yang bernalar. Artefak (karya). maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia. Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan. dan kebudayaan sekelompok manusia lain. gedung pencakar langit. belajar memahami dan mengadaptasi pola pikir. 2002). dan didokumentasikan. understandings. kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama: 1. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitasaktivitas manusia yang saling berinteraksi. Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaanciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penjelasan umumnya adalah. perbuatan. KEGIATAN BELAJAR 5: Enkulturasi. Akulturasi adalah suatu proses perubahan budaya yang lahir melalui relasi sosial antarkelompok masyarakat. dilihat. antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat. 2. stadion olahraga. senjata. dan dapat diamati dan didokumentasikan. Kebudayaan nonmaterial. serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. 2. seperti televisi. feelings. terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. cerita rakyat. and orientations that inform and shape the imagination and pragmatics of social life" (Peter-Poole. pengetahuan. intentions. perhisalan. Berdasarkan wujudnya tersebut. Sifatnya konkret. Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. yang berkonsekuensi hilangnya kekhasan kebudayaan lama. misalnya berupa dongeng. dan lagu atau tarian tradisional. 3. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang. Definisi sederhananya adalah. "Cultural change brought by contact between people with different cultures indicated by the loss of 7. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Kebudayaan material. pesawat terbang. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat. dan seterusnya. Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas.

untuk saling berinteraksi di antara sesama. Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Faktor-faktor yang mendorong atau mempermudah terjadinya asimilasi adalah sebagai berikut: 1. dengan latar belakang sosial budaya yang beragam.Untuk mengurangi perbedaan itu. asimilasi meliputi usahausaha mempererat kesatuan tindakan. Proses sosialisasi. Selanjutnya. Kebudayaan masing-masing kelompok tersebut saling berubah dan menyesuaikan diri. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat 5. menyesuaikan kemauannya dengan kemauan kelompok. 2. Kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi 3. Wahana terbaik dan paling efektif untuk mengembangkan ketiga proses sosial budaya tersebut adalah pendidikan. dan perasaan dengan memperhatikan kepentingan serta tujuan bersama. sikap.Suatu asimilasi ditandai oleh usaha-usaha mengurangi perbedaan antara orangatau kelompok. Kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan baru yang dihadapi . individu melakukan identifikasi diri dengan kepentingan bersama. 4.traditional culture when members of small-scale cultures adopt elements of global-scale cultures" (John Bodley 1994). atau bisa juga batas-batas antarkelompok. Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan universal 6. saling menyerap nilai-nilai budaya yang berlainan. Perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya 7. 3. dan enkulturasi selalu berlangsung secara dinamis. Faktor-faktor umum yang dapat menjadi penghalang terjadinya asimilasi antara lain sebagai berikut: 1. Sekolah merupakan wahana strategis yang memungkinkan setiap anak didik. Kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang dibawanya. terjadi pergaulan antarindividu atau kelompok secara intensif dan dalam waktu yang relatif lama. Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru. Demikian pula antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. Toleransi di antara sesama kelompok yang berbeda kebudayaan 2. akulturasi. yang terlembaga melalui sistem persekolahan. Mempunyai musuh yang sama dan meyakini kekuatan masing-masing untuk menghadapi musuh tersebut. dan beradaptasi sosial. Asimilasi dapat terbentuk apabila terdapat tiga persyaratan berikut: 1. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.Artinya. Kelompok yang terisolasi atau terasing (biasanya kelompok minoritas) 2. terdapat sejumlah kelompok yang memiliki kebudayaan berbeda. Hasil dari proses asimilasi adalah semakin tipisnya batas perbedaan antarindividu dalam suatu kelompok.

seringkali diidentifkasi dengan komersialisasi suatu invensi. proses. KEGIATAN BELAJAR 6: Sistem Religi Ada kalanya pengetahuan. Kekhawatiran ini dapat diatasi dengan meningkatkan fungsi lembaga-lembaga kemasyarakatan 4. muncul keyakinan akan adanya penguasa tertinggi dari sistem jagad raya ini. yang berarti "menambatkan"). manusia tidak dapat dilepaskan dari religi atau sistem kepercayaan kepada penguasa alam semesta. Agama (bahasa Inggris: Religion. keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa). .Inovasi.Inovasi berbeda dengan neologisme. yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial). beragam tingkat kebaruannya dapat dibedakan. Kebanggaan berlebihan ini mengakibatkan kelompok yang satu tidak mau mengakui keberadaan kebudayaan kelompok lainnya 5. Prasangka negatif terhadap pengaruh kebudayaan baru. dan menerima sebuah paket doktrin yang menawarkan hal yang terkait dengan sikap yang harus diambil oleh individu untuk mendapatkan kebahagiaan sejati. yang juga mengendalikan manusia sebagai salah satu bagian jagad raya. dan/atau sistem yang baru. Perbedaan ciri-ciri fisik. Perasaan yang kuat bahwa individu terikat pada kebudayaan kelompok yang bersangkutan. warna kulit atau rambut 6. sebuah institusi dengan keanggotaan yang diakui dan biasa berkumpul bersama untuk beribadah.. dan daya tahan fisik manusia dalam menguasai dalam menguasai dan mengungkap rahasia-rahasia alam sangat terbatas. seperti tinggi badan. Agama dan sistem kepercayaan lainnya seringkali terintegrasi dengan kebudayaan. adalah sebuah unsur kebudayaan yang penting dalam sejarah umat manusia. dalam ilmu lingusitik adalah fenomena munculnya kata-kata baru dan bukan kata-kata warisan. walaupun pada umumnya memiliki pemaknaan serupa.3. Sementara itu. atau baru secara global. Istilah inovasi memang sering didefinisikan secara berbeda. Sehubungan dengan itu. baik secara individual maupun hidup bermasyarakat. Dictionary of Philosophy and Religion (Kamus Filosofi dan Agama) mendefinisikan Agama sebagai berikut:. yang berasar dari bahasa Latinreligare. umumnya dalam suatu konteks komersial. Secara bersamaan. pemahaman.Inovasi bersifat 'tidak sengaja'.. inovasi sebagai suatu ³aktivitas´ merupakan proses penciptaan inovasi. bergantung pada konteksnya: suatu inovasi dapat bersifat baru bagi suatu perusahaan (atau ³agen/aktor´). 8. Inovasi sebagai suatu ³obyek´ juga memiliki arti sebagai suatu produk atau praktik baru yang tersedia bagi aplikasi. 7. atau negara atau daerah. Biasanya. baru bagi pasar. Golongan minoritas mengalami gangguan dari kelompok penguasa Kata inovasi dapat diartikan sebagai "proses´ dan/atau ³hasil´ pengembangan dan/atau pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan. Perasaan bahwa kebudayaan kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan kelompok lain.

politik. maupun tradisi filosofi di seluruh Asia. Saat ini terdapat lebih dari 1. atau terkadang disebut sebagai "agama nenek moyang". filosofikomunismeMao Zedong menjadi sistem kepercayaan sekuler yang sangat kuat di China. seperti "10 Firman" dalam agama Kristen atau "5 rukun Islam" dalam agama Islam. Kristen dan Islam.5 milyar pemeluk agama Islam di dunia. Islam memiliki nilai-nilai dan norma agama yang banyak mempengaruhi kebudayaan Timur Tengah dan Afrika Utara. Kamboja. Laos. inti dari kepercayaan Hindu maupun Jaina. Ketiganya telah memberikan pengaruh yang besar dalam kebudayaan manusia di berbagai belahan dunia. sering dikelompokkan sebagai agama Samawiatau agama Abrahamik.Mahatma Gandhi memberikan pengertian baru tentang Ahimsa. Yahudi. yang jika tidak disebut sebagai yang pertama. China. Therav da Buddhisme menyebar di sekitar Asia Tenggara. Pada abad ke-20.5 s. cabang Mah y na yang menyebar di sepanjang utara dan timur India sampai Tibet. Carvaka. seperti misalnya dalam sistem teokrasi. seperti Kristen dan Islam. Saat ini diperkirakan terdapat antara 1. Agama Samawi Tiga agama besar. mengajarkan pentingnya elemen nonmateri sementara sebuah pemikiran India lainnya. Kristen (Katolik dan Protestan) adalah agama yang banyak mengubah wajah kebudayaan Eropa dalam 1.Terdapat nilai-nilai dan sejarah umat Yahudi yang juga direferensikan dalam agama Abrahamik lainnya. dua filosofi yang berasal dari Cina. Jepang dan Korea dan China selatan sampai Vietnam. adalah agama monotheistik dan salah satu agama tertua yang masih ada sampai sekarang.Pemikiran para filsuf modern pun banyak terpengaruh oleh para filsuf Kristen semacam St. Mongolia. mempengaruhi baik religi. dan sebagian wilayah Asia Tenggara. Agama dan filosofi di Asia kebanyakan berasal dari India dan China.Saat ini umat Yahudi berjumlah lebih dari 13 juta jiwa. 2. Yahudi adalah salah satu agama. dua aliran filosofi politik tercipta. Afrika. Hinduisme adalah sumber dari Buddhisme. Thomas Aquinas dan Erasmus. termasuk Sri Lanka. Agama tradisional. Pada periode yang sama.Kadang-kadang agama dilibatkan dalam sistem pemerintahan.700 tahun terakhir. Ketiga agama tersebut memiliki sejumlah tradisi yang sama namun juga perbedaan-perbedaan yang mendasar dalam inti ajarannya. menekankan untuk mencari kenikmatan di dunia.Agama juga mempengaruhi kesenian. Agama Hindu dari India. dan . Agama dan filosofi seringkali saling terkait satu sama lain pada kebudayaan Asia. dan menyebar di sepanjang benua Asia melalui difusi kebudayaan dan migrasi.d.1 milyar pemeluk agama Kristen di seluruh dunia. dan memberikan definisi baru tentang konsep antikekerasan dan antiperang. Konghucu dan Taoisme. bagian barat laut China. seni. di kedua negara berpenduduk paling padat se-Asia. dianut oleh sebagian suku pedalaman di Asia. dan Thailand.Agama biasanya memiliki suatu prinsip. Myanmar.

Seperti kebanyakan agama lainnya. BAB IV DASAR-DASAR GEOGRAFI I.Umat Kristen juga melihat hubungan antara Yesus Kristus dengan gerejanya. kebudayaan. sebagai bukti bahwa komunitas tersebut menerima pernikahan mereka. agama tradisional menjawab kebutuhan rohani manusia akan ketentraman hati di saat bermasalah. memahami.Kebanyakan gereja Kristen memberikan pemberkatan kepada pasangan yang menikah. hubungan manusia dengan alam lingkungan. pengorbanan. II. Agar mahasiswa dapat mengetahui. gereja biasanya memasukkan acara pengucapan janji pernikahan di hadapan tamu. atau "mimpi orang Amerika" dalam bahasa Indonesia. Agar mahasiswa dapat mengetahui. melalui kerja keras. yang memiliki nilai dan kekayaan yang telah ada sejak kedatangan para penjelajah Eropa sampai generasi berikutnya. seperti misalnya agama Shinto.Islam menganjurkan untuk tidak melakukan perceraian. . dan kebulatan tekad. keanekaragaman kebudayaan dan aktivitas kultural masyarakat kota/desa serta perkembangan budaya-budaya dipermukaan bumi dilihat dari aspek ruang/lokasi (space). seseorang dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. yang dipercayai oleh banyak orang di Amerika Serikat. Agar Mahasiswa dapat mengetahui konsep-konsep dasar Geografi 2. adalah sebuah kepercayaan.Mereka percaya. mungkin bisa dianggap telah menyerap kedalam kebudayaan atau bahkan menjadi agama negara.Amerika. prinsip-prinsip utama geografi. memahami dan mengidentifikasi. Agar mahasiswa dapat mengetahui. Agar mahasiswa dapat mengetahui. memahami dan mengidentifikasi obyek studi geografi 4. namun memperbolehkannya.Pengaruh bereka cukup besar. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Agar mahasiswa bertitik tolak dari pengalaman dan pengetahuannya ia dapat mengetahui. memahami dan mengidentifikasi ruang lingkup geografi 3. tertimpa musibah. "cahaya untuk negaranegara" ("a light unto the nations"). American Dream.Gagasan ini berakar dari sebuah keyakinan bahwa Amerika Serikat adalah sebuah "kota di atas bukit" (atau city upon a hill"). Agama sering kali mempengaruhi pernikahan dan perilaku seksual.Sementara Agama Islam memandang pernikahan sebagai suatu kewajiban. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. menerapkan dan menganalisis konsep geografi.Gereja Katolik Roma mempercayai bahwa sebuah perceraian adalah salah. dan orang yang bercerai tidak dapat dinikahkan kembali di gereja. tanpa memedulikan status sosial. memahami dan mengidentifikasi konsep-konsep esensial geografi 5. tertimpa musibah dan menyediakan ritual yang ditujukan untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.

bangsa Yunani kuno telah berjasa dan berusaha mendokumentasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan bumi. Interaksi manusia dengan lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman wilayah III. para ahli geografi Indonesia berkumpul dan kemudian merumuskan konsep bersama tentang geografi. seolah ± olah telah menutupi telaah geografi masa lampau yang begitu gelap. 2. dan intergratif sesuai dengan konteksnya. berdasarkan hasil Seminar dan Lokakarya Geografi tahun 1998 di Semarang. pencemaran. interaktif.Kegiatan Belajar 1: RUANG LINGKUP GEOGRAFI Istilah geografi sebetulnya berasal dari zaman Yunani kuno yang dikemukakan oleh Eratothenes pada awal abad ke-1 SM. geografie/aardrijkskunde (Belanda) dan geographike (Yunani). dan Strabo. Geografi selanjutnya mencoba untuk menggambarkan terjadinya distribusi itu. seperti geography (Inggris). geographie (Prancis). Istilah geografi juga dikenal dalam berbagai bahasa. (3) cara memadang hubungan itu bersifat keruangan. Para ahli geografi Indonesia mengemukakan bahwa geografi adalah ´ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan´. 3.Geografi selalu berkaitan dengan hubungan timbal balik antara manusia dan habitatnya. dan dan fenomena lainnya) untuk menemukan mengapa fenomena itu menyebar sebagaimana adanya. Para ahli geografi juga mengemukakan bahwa geografi sangat berkaitan erat dengan sistem keruangan. yakni ruang yang menempati permukaan bumi. Pada waktu itu Eratothenes menggunakan istilah geographia dalam menggambarkan bumi. Istilah geographia ini sangat dipengaruhi oleh astronomi dan matematika. Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan sejumlah aspek-aspek keruangan serta bagaimana manusia memanfaatkannya. kegiatan ekonomi. Herodotus. serta mencari interelasi dan interaksinya dalam ruang tertentu. Pengertian Geografi Di Indonesia.1. yaitu (1) adanya hubungan timbal balik antara unsur alam dan manusia. .2. (2) hubungan tersebut bisa bersifat interelatif. sehingga bahan dari mereka inilah yang kemudian digunakan untuk menggali permulaan tersusunnya ilmu geografi. tanah. Geografi mempelajari penyebaran keruangan dari sesuatu (bahasa. iklim. die geographie/die erdkunde (Jerman). 3. rute transportasi.Namun demikian. Rhoad Murphey mengemukakan tiga pokok ruang lingkup geografi. dan dengan pemahaman itu dapat mengusulkan pemecahan masalah yang terjadi. Dalam pengertian itu beberapa aspek yang esensial. yaitu sebagai berikut: 1. Ruang Lingkup Geografi Studi geografi selalu menganalisis gejala manusia dan gejala alam dari segi lokasi dan persebaran fenomena di permukaan bumi. Perkembangan geografi yang begitu pesat saat ini.Dalam arti bahwa sejarah perkembangan telaah awal geografi tidak jelas kearah mana geografi harus dibawa. Walaupun sebelumnya muncul istilah logografi (ilmu bangsa-bangsa) yang dikemukakan oleh Hecateus.

fisika. dan kimia. agronomi. hidrosfer. biologi.Selain pendekatan keruangan tersebut dalam geografi juga dikenal adanya pendekatan kelingkungan (ecological approach). seperti geologi. Objek Studi Geografi Para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam IGI sepakat. cuaca dan iklim. tanpa kerja lapangan tidak akan menghasilkan konsep tentang hakikat fenomena dan masalah kehidupan yang sebenarnya. atmosfer. . Misalnya obyek material seperti tanah atau batuan juga menjadi bidang kajian bagi ilmu geologi. Misalnya pola permukiman desa-kota.perkembangan yang terjadi pada gejala tersebut (spatial processes) Obyek material geografi seperti yang dikemukakan di atas adalah fenomena geosfer.3. fenomena alam. Pola abstrak itulah yang disebut konsep geografi. biosfer. Guna menghasilkan konsep fenomena geografi diperlukan analisis fenomena manusia. IV.3. dan antroposfer. Adapun untuk menunjukkan dan menjelaskan fenomena tersebut dipermukaan bumi diawali dengan mengajukan enam pertanyaan pokok. DAS. hidrosfer. Kajian terhadap region dan analisis dari region yang mempeunyai ciri khusus. 3. Objek formal geografi adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material geografi dari sudut pandang keruangan dalam kontek kewilyahan dan kelingkungan. kimia. 2. dan antroposfer. Objek formal meliputi hal-hal sbb: .keterkaitan sesame antar gejala (spatial system) . hidrologi. Dalam konteks itu geografi memiliki pendekatan spesifik yang membedakan dengan ilmu-ilmu lain. dan disiplin ilmu lain. bisfer. where. sertapersebaran dan interaksinya dalam ruang. bentangan alam. Yaitu what. Oleh karena itu.Studi itu disusun berdasarkan hasil observasi berbagai fenomena di lapangan. bahwa objek studi geografi terdiri dari dua bagian pokok. Objek material geografi adalah fenomena geosfer terdiri atas litosfer. kapan fenomena itu terjadi. Untuk membedakan disiplin ilmu geografi dengan disiplin ilmu lainnya dilakukan dengan menelaah obyek formalnya. di mana fenomena itu terjadi. dan bagaimana usaha untuk mengatasinya. Kegiatan Belajar 2: HAKIKAT GEOGRAFI Studi geografi pada hakikatnya merupakan pengkajian keruangan tentang fenomena dan masalah kehidupan manusia.Obyek material ini sebenarnya juga menjadi bidang kajian dari berbagai disiplin ilmu lain. yang meliputi litosfer. yakni: 1.pola dari sebaran gejala tertentu di muka bumi (spatial pattern) . Misalnya untuk menjelaskan fenomena kelaparan maka pertanyaan yang diajukkan adalah apa yang terjadi. dan how (5W 1H). why. Obyek formal geografi berupa pendekatan (cara pandang) yang digunakan dalam memahami obyek material. siapa saja yang sedangmengalami. atmosfer. Pendekatan spesifik itu dikenal dengan pendekatan keruangan (spatial approach). who.Hasil observasi di lapangan akan membentuk pola abstrak dari fenomena yang diamati. mengapa fenomena itu terjadi. dan pendekatan kompleks wilayah (regional complex approach). fisika.

memusat atau tersebar. variasi. Oleh karena itu sayuran. seperti permukiman memanjang. Prinsip-prinsip Geografi Prinsip geografi menjadi dasar pada uraian pengkajian (studi) dan pengungkapan gejala. Oleh karena itu muncul istilah daerah elit. Asia Selatan dan Amerika Selatan) 10. yaitu: 1. Masyarakat umumnya mengelompok dengan warga yang mempunyai tingkat kehidupan sejenis. lereng dan lembah. komunikasi. Misalnya interaksi antara desa dan kota. Konsep diferensiasi area. 3. pemusatan penimbunan suatu kawasan. Konsep Geografi Setiap pengetahuan selalu memiliki konsep-konsep dasar. daratan. Misalnya daerah wisata mempunyai nilai kegunaan yang berlainan bagi setiap orang. berkaitan dengan perbedaan corak antar wilayah di permukaan bumi. yaitu hubungan suatu tempat dengan tempat lainnya (jalan. Misalnya pegunungan mempunyai suhu lebih rendah daripada di daerah dataran rendah. dengan ciri khusus yang dapat dibedakan dengan wilayah lain atau dikenal dengan istilah region. Setiap permukaan bumi mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi manusia. 6. faktor-faktor maupun masalah geografi. Harga tanah di desa murah karena jauh dari pusat keramaian kota. 4. (industri. yaitu bentuk permukaan bumi sebagai hasil tenaga eksogen dan endogen ( misalnya pulau. Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam memanfaatkan potensi sumber daya antara di desa dan di kota. Konsep interaksi dan interdependency. dll).1. 8. teh dan pinus dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan. Misalnya di daerah pegunungan cocok untuk pertanian sayur-sayuran dan perkebunan. ( Asia Tenggara.4. permukian). Konsep keterkaitan keruangan. yaitu jarak antara satu tempat dengan tempat yang lain. Pemukiman penduduk nelayan memanjang mengikuti garis pantai. Monas terletak di Jakarta 2. 7. kumuh (slum). yaitu hubungan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain di suatu tempat. yaitu letak di permukaan bumi. 9. Konsep aglomerasi. Masyarakat Badui terbelakang karena terisolir dengan masyarakat lain. pertanian. 5. Prinsip penyebaran. begitu halnya dengan geografi. Konsep jarak.2.yaitu adanya pola persebaran suatu fenomena. yaitu gejala dan fakta geografi. Konsep nilai kegunaan. ada orang yang datang ke daerah wisata hanya sekali bahkan ada yang berulang kali. Konsep pola. peguungan. Konsep keterjangkauan. baik menyangkut keadaan alam maupun kemanusiaan yang tersebar luas di permukaan . Konsep lokasi. 4. yaitu peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer. Secara teoritis prinsip geografi terdiri dari: 1. berkaitan dengan manfaat dari fenomena yang ada di permukaan bumi yang bersifat relative. Pada ilmu geografi terdapat sepuluh konsep dasar esensial. Konsep morfologi.

fakta-fakta. Dalam kerangka kerja geografi prinsip ini tidak dapat ditinggalkan. yaitu prinsip untk memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gejala atau masalah yang dipelajari atau sedang diselidiki. letak distribusi. dan interaksinya dalam hubungannya terdapat pada ruang tertentu. Pendekatan kompleks wilayah Pendekatan kompleks wilayah merupakan gabungan antara pendekatan keruangan dan ekologi. maka elemen yang lain akan mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. sehingga dapat dibedakan dengan daerah sekitarnya. Aspek Geografi Aspek geografi terdiri dari asek fisik dan aspek sosial. 3. dan interelasinya. ramalan wilayah (region forecasting) dan perencangan wilayah (regional planning) merupakan aspek-aspek yang menelaah fenomena tertentu pada suatu region/wilayah secara fisik atau sosial. Prinsip deskriptif. Aspek fisik mengkaji semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer meliputi litosfer. 1. Prinsip korologis atau prinsip keruangan. Penyebaran tersebut tidak merata antara wilayah satu dengan wilayah hubungan (relasi) gejala/factor yang satu dengan yang lain. . Deskripsi ini digunakan untuk menjelaskan sebabsebab interaksi dan interkasi antara factor yang satu dan lainnya. lainnya. kita dapat mengungkapkan Prinsip interelasi. yaitu interelasi dalam ruang yang menyatakan bahwa terdapat saling berhubungan antara gejala satu denga gejala lainnya atau antara factor yang satu dengan factor lainnya dalam suatu ruang tertentu. relasi. Dalam suatu ekosistem jika ada satu elemen berkembang diatas batas maksimal. ekologi.3. Yang dimaksud dengan ruang ini adalah permukaa bumi. Pendekatan kelingkungan (ecological approach) Pendekatan ini pberdasarkan interaksi organisme dengan lingkungannya. Region adalah suatu bagian permukaan bumi yang memiliki karakteristik (cirri khas yang sama). Karena suatu anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang bila terdapat permintaan dan penawaran antarwilayah tersebut.4. dengan melihat dan menggambarkan gejala dan fakta pada peta. 2. 4.2. Pendekatan Geografi Geografi sebagai ilmu kebumian selalu mengkaji hubungan timbal balik antara fenomena dan permasalahannya dengan pendekatan keruangan. Pendekatan keruangan (spatial approach) Pendekatan keruangan mencoba mengkaji adanya perbedaan tempat melalui penggambaran. dan masalah-masalah geografi ditinjau dari penyebaran. 4. bahwa dalam prinsip ini gejala-gejala. 4. 3. dan kompleks wilayah. baik secara keseluruan maupun sebagian. interelasi. Disebut kompleks wilayah tertentu (areal differentiation). Dalam hubungan kompleks wilayah ini. bumi. Sebagai contoh adalah teori difusi yang menelaah adanya penjalaran atau pemekaran fenomena dalam ruang (space) dan dimensi waktu (time).

air. 4. udara dengan segala prosesnya. geografi tanaman. cabang geografi dibagi atas. geografi ekonomi. Oleh karena itu keberadaan cabang ilmu ini tidak dapat dipisahkan dengan manusia. Di dalam hal ini geografi mempelajari persebaran dan keaneka ragaman budaya. (2) Geografi Manusia meliputi geografi budaya (geografi penduduk. geografi permukiman dan geografi sosial. cabang-cabang geografi terdiri atas: (1) Geografi Fisik yang terdari atas geografi matematika. (1) Geografi fisik yang mempelajari gejala fisik di permukaan bumi. Aspek sosial mengkaji manusia dan kehidupannya di muka bumi. geografi politik. Gejala fisik itu terdiri atas tanah. Dalam melakukan studi aspek kemanusiaan. (3) geografi regional. aktivitas manusia yang meliputi aktifitas ekonomi. (2) Geografi manusia merupakan cabang geografi yang obyek kajiannya keruangan manusia. memahami dan mengidentifikasi manfaat sejarah bagi kehidupan manusia. geografi mineral dan sumberdaya. geografi transportasi dan komunikasi) geografi politik. geografi tanah dan hidrologi. tanah subur berada di jalur pegunungan sehingga penduduk memanfaatkan daerah dataran tinggi untuk usaha perkebunan sebagai mata pencaharian kehidupan sehari-hari. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Agar mahasiswa bertitik tolak dari pengalaman dan pengetahuannya ia dapat mengetahui. Bidang kajian dalam geografi fisik adalah gejala alamiah di permukaan bumi yang menjadi lingkungan hidup manusia. . dan geografi tata guna lahan. aktifitas sosial dan aktifitas budayanya. geografi manusia terbagi dalam cabang-cabang geografi penduduk. Agar mahasiswa dapat mengetahui.atmosfer. memahami. hidrosfer dan biosfer. memahami dan mengidentifikasi ruang lingkup Sejarah 3. Agar Mahasiswa dapat mengetahui konsep-konsep dasar Sejarah 2. Geografi ekonomi (geografi pertanian. Contoh aspek fisik berupa litosfer mengenai dataran tinggi dan aspek sosial geografi dalam kehidupan sehari-hari. menerapkan dan menganalisis konsep sejarah dan perkembangannya. geografi sosial. Selain itu menurut Muller dan Rinner. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. II. aktifitas politik. Agar mahasiswa dapat mengetahui. BAB V DASAR ± DASAR SEJARAH I. klimatologi. Aspek-aspek yang dikaji dalam cabang ini termasuk kependudukan. Agar mahasiswa dapat mengetahui.Kondisi fisik di daerah dataan tinggi suhu uadar dingin. dan geografi kota). Menurut Hagget. memahami dan mengidentifikasi adanya kekuatan sejarah.

Pengembangan content pembelajaran digital mengunakan media berbasis web pada mata pelajaran sejarah. sejarah ialah satu kajian untuk menceritakan satu kitaranjatuhbangunya seseorang tokoh. apa yang terbesit dipikiran anda jika anda mendengar katasejarah?. Meskipun sejarah bukangambaran yang sebenarnya tetapi sebagai gambaran yangdimudahkan supaya kita mengenal rupanya. 4. syajaratun yang berarti pohon.peristiwa seperti apakah yang dimaksud?Agar kita lebih memahami apa arti sejarah itu kita akan membahasasal usul nama sejarah. yangmerupakan bahasa Yunani yaitu histories yang bermakna suatu penyelidikanatau pengkajian. Ibnu Kaldun. Unsur-unsur sejarah. Sejarah merupakan satu sistem yang mengira kejadiantersusun dalam bentuk kronologi dan semua peristiwa masa lalumempunyai catatan dan bukti ± bukti yang kuat. ia menggambarkan dinamika kitasebagai bentuk rupa dari masa lampau. Manusia. dan setiap bagianya mempunyai cerita tentangproses tumbuhnya masing-masing. 1.Menurut bahasa arab sejarah sama artinya dengan sebuah pohon yang terusberkembang dan tumbuh. Kata sejarah berasal dari bahasa arab. Sejarah.Setelah anda mengetahui asal nama sejarah menuru para ahli. Perubahan.Ali Sejarah merupakan cerita tentang perubahanperubahan. Oleh karena itu sejarah dan manusiatidak akan terpisahkan karena manusialah yang membuat dan mengendalikansejarah.kejadian-kejadian. 3. namunada pertanyaan apakah semua peristiwa masa lampau bisa dikatagorikansebagai sebuah peristiwa sejarah? tentu jawannya tidak. mungkin yang ada dibayangan anda peristiwa masa lampau. 2.III. KEGIATAN BELAJAR 1: Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah. Aristoteles. Sejarah adalah dalam bahasa Inggris juga disebut History. Waktu. Mohamad Hatta dalam bukunya Pengantar ke Jalan Ilmu Pengetahuanmengemukakan bahwa sejarah dalam mewujudkan memberikanpengertian dari masa lampau.Moh.Sejarah menurut para ahli mempunyai makna yang berbeda-bedadintaranya : 1. dan peristiwa yang merupakan realistis. dan peradapan. masyarakat. Konsep sejarah Sejarah memiliki 3 buah konsep yaitu : 1. 5. . 2. 3. mulai bibit yang kemudian tumbuh menjadi sebuahpohon yang sangat kompleks. untukmembedakan sebuah peristiwa atau bukan. R.Makna dari kedua kata tersebut adalah sesuatu yang terjadipada masa lampau kehidupan manusia. catatan tentang tentang masyarakat umat manusia atasperadapan dunia dan tentang perubahan-perubahan yang terjadi padawatak masyarakat itu. sebagai pemegang peran. Kotinuitas. kita harus mengetahui prinsipdasar ilmu sejarah dibawah ini. Herodotus.

Sumber bukan tulisan. Artefak Periodesasi dan Kronologis Sejarah Indonesia. Sumber-sumber Sejarah Polisi memerlukan bukti ± bukti yang kuat ketika menangkap seorangpelaku kejahatan. begitu jugadengan peristiwa sejarah.2. sumber benda). 1. prasasti. 1. menunjukan dimana peristiwa itu terjadi. Sumber-Sumber Data Sejarah a). Oleh karena itu sejarah digunakan sebagaipedoman atau sebagai pengalaman yang berharga dalam hidupberbangsa pada saat ini khusunya untuk masa mendatang. Fakta Sosial. Dalam klasifikasinya sumber berupa data terbagi menjadi a. manfaat sejarah sebagai inspirasi terutamabagi yang mempelajari sejarah. Waktu. Sejarah sebagai rekreatif. karya ilmiah) Fakta Sejarah. Menimbulkan inspirasi baru bagikehidupan di masyarakat ataupun untuk membuat suatu kebijakandimasa mendatang. diperlukan peridesaasi untuk . Ciri-ciri utama sejarah. Sosiofak. babat. KEGIATAN BELAJAR 2: Manfaat Sejarah. 3. tanpa bukti dan sumber yangkuat peristiwa tersebut bukan dikategorikan peristiwa sejarah. (sumber tertulis. Peristiwa tersebut abadi ( dikenang sepanjang masa ). Sejarah sebagai ilmu. menunjukan kapan peristiwa itu terjadi. manfaat sejarah juga sebagai rekreatif. 3. Sumber Tersier. Sejarah sebagai insipiartif.Sumber kedua (koran. Fakta Mentah.begitu juga dengan peristiwa sejarahharus memiliki sumber yang kuat dan akurat. 1. buku sejaman) c. dll) b. sejarah memberikan pengetahuan dan tentangkehidupan masa lampau.Sumber dapat dibedakan menjadi : 1. rekaman ) . Manifak.dimana diharapkan sejarah akan selalu diingat sampai kapanpun. tentunya kita akan kebingungansaat mencari buku di antara tumpukan buku ynag tidak teratur. 2. Sumber Primer. Peristiwa tersebut penting dan besar pengaruhnya. Sumber Skunder. Dapat kita bayangkan jika buku yang terdapat diperpustakaan tidakdikatgorikan atau disusun menurut katalaog. IV. Peristiwa tersebut hanya terjadi satu kali ( unik ). Fakta dalam sejarah diartikan sebagai kesimpulan dari kenyataan yangdiperoleh dari penyelidikan terhadap sumber dan dokumen.Sumber utama contoh (arsip.Sumber pendukung (buku. 2. tanpa bukti yang cukup kuat polisi tidak dapatmenjebloskan pelaku ke jeruji penjara. 2. Ruang. 2. 3. majalah.Sumber adalah pusaran atau titik awal muncul dalam sejarah sumbersering dikaitkan dengan bukti yang menunjukan bahwa peristiwa tersebutpernah terjadi pada masa lampau. 3. Sumber lisan ( wawancara.

misalnyaperang dunia ke-1 atau ke-2. Sejarah dunia membahas peristiwa-peristiwa yang mempunyaiperistiwa terhadap kehidupan masyarakat internasional/dunia. ekonomi.contohnya antara lain Kembang Jepun. bersasarkan pengertian tersebut sebagai contoh periodesasidi sejarah Indonesai : (1). 3. Sejarah ekonomi mengakaji manusia mengekploitasi sumber dayaalam. Sejarah Sosial Sejarah sosial mengkaji kegiatan manusia dimasyarakat denganinterrelasi ilmu sosial dengan melibatkan manusia lingkunganya.politik maupun budaya suatu bangsa. (3)Zaman pengaruh Islam. Sejarah Dunia. Sejarah Nasional Sejarah nasional mengkaji perstiwa-peristiwa dalam lingkup negara. 4. dan lain-lain 6. menghasilkan barang dagang. Contoh sejarah politik adalah. 5. contohnya alat pembayaran yang digunkanoleh masyarakat Majapahit. Zaman pra sejarah. (4) Zaman pengaruh barat dan seterusnya. serta sebabakibatyang terjadi. pola ekonomi dan persebaran kegiatanmanusia serta seluk beluknya.peristiwa tersebut mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sosial. Sejarah Ekonomi. Sejarah lokal bertujuan untuk menyajikan peristiwa yang terjadi pada satudaerah saja. dan tidak menyebar atau berdampak pada daerahlainya. pembabakan atau pengurutan ialah pengelompokanperistiwa-peristiwa historis yang menonjol dalam suatu kesatuan kronologis(waktu) tertentu.mempermudahmenggolongkanya. contohnya proses terbentuknya alam maupun prosesevolusi manusia purba. 7. (2) Zaman Hindu ±Budha. Sejarah Lokal. Sejarah Politik Secara umum sejarah politik diartikan kegiatan suatu negara yangberhubungan dengan proses untuk menentukan tujuan-tujuan yang dipiliholeh suatu negara dalam rangka mencapai tujuan yang akan dicapai olehnegara itu sendiri.Periodesasi. contohnya : Peristiwa Proklamasikemerdekaan 1945. Jenis ± Jenis sejarah 1. Pembrontakan petani diGedangan dan lain sebagainya 2. upaya bangsa Indonesiauntuk merdeka dengan melakukan perundingan Meja Bundar .Contohnya aksi protes buruh di Surabaya pascakemerdekaan. Sejarah Geografi Kajian sejarah Geografi mengkaji permukaan bumi dan kaitanya dengankehidupan maunisia.

Eksplorasi Eropa ke dunia Timur sebagian besar karena alas an ekonomi. (5) etnis dan ras. Barangkali karena alas an ekonomilah Trunojoyo menyerang Mataram. Dari sejarah dunia kita belajar bahwa terciptanya Jalan Sutera dari Tiongkok ke Eropa ialah karena kepentingan ekonomi. Tanah miring yang menggerakan air sungai diatasnya dan jaringan jalan tempat Angkutan Kota dan mobil-mobil hilir mudik itu adalah kekuatankekuatan sejarah yang menggerakan tetapi luput dari pandangan karena letaknya yang tersembunyi atau terlalu abstrak untuk di bayangkan. Madura selalu bersaing dengan Jawa. Agama sebagai kekuatan sejarah.Demikian juga gerakan Kontra-Reformasi. (5) ideology. (2) agama. Akan tetapi. Munculnya agama Kristen. (4) teknologi.Kekuatan sejarah Orang yang sedang memancing di pinggir sungai dan senar pancingnya dibawa arus. yang sering dilupakannya ialah air itu menjadi deras karena tanahnya terlalu miring. masuknya Kristen ke Eropa.Demikianlah. gerakan yang khusus keagamaan diantaranya ialah Muhammadiyah (1912) dan Nahdlatul Ulama (1926). Karena itu ia harus menghadapi budaya Jawa yang dianggap penuh kurafat dan ajaran Islam yang ada dianggap penuh bid¶ah. yaitu (1) ekonomi. pasti berpikir bahwa air di tempat itu deras. (4) golongan. (3) umur. .Muhammadiyah adalah gerakan ³amar ma¶ruf nahi munkar´ yang berusaha kembali kepada sumbernya yaitu al-Qur¶an dan Hadist. Kedatangan orang-orang Eropa di Amerika bagian selatan. Reaksi terhadap Muhammadiyah yang antimazhab dan Syarekat Islam yang penuh politik. Carl G. perdagangan perbudakan. dan terbentuknya Zaman Pertengahan di Eropa sebagian besar dapat dijelaskan dengan agama. orang hanya mengenal peristiwa-peristiwa di permukaan. (6) mitos dan (7) budaya. dank arena blockade Belanda telah menghentikan arus ekonomi dari Jawa ke Madura. terpaksalah sebagian elit politik Madura menerima pembentukan Negara Madura sesudah Proklamasi 1945. dan kedatangan para pengejar ³ American Dream´ karena alas an itu pula. Demikian juga kalau kita sedang menunggu Angkutan Kota di pinggir jalan. Hambali. kita hanya melihat bahwa mobil-mobil hilir mudik. (3) institusi (terutama politik).Gustavson dalam A Preface of History mengidentifikasi enam kekauatan sejarah. lalu ia berpindah tempat. Ekonomi sebagai kekautan sejarah. karena tanah di bawah sungai itu menurun. Kita masih dapat menambahkannya: (1) individu. dan (6) militer. sesuai dengan naluri pemancingannya. lahirlah Nahdlatul Ulama yang menegaskan kembali pentingnya mazhab yang jumlahnya empat (Syafi¶i. Bahkan ia lupa bahwa air itu mengalir ke bawah. (2) seks. Maliki dan Hanafi) dan sebuah gerakan agama yang non politik. tetapi tidak mengetahui apa yang memungkinkan peristiwa itu terjadi. Pada zaman pergerakan nasional. Yang kita lupakan ialah jalan itu berhubungan dengan jalan lain terus-menerus dan membentuk jaringan.

Sejak zaman klasik. mungkin puas dengan melihat institusi politik.Sejarah itu bisa berlapis-lapis. Ideologi sebagai kekuatan sejarah. nasionalisme juga juga mempunyai pengaruh dalam kesusastraan.Poedjangga Baroe yang didefinisikan seni sebagai gerakan sukma.Para raja pribumi juga diwajibkan untuk membentuk pasukan.Dalam sejarah Indonesia.Mereka lebih professional dari tentara Dipenogoro yang kebanyakan pasti direkrut dari penduduk.Yang akan menulis sejarah politik. Kekuatan sejarah itu berjalan seperti api dalam sekam. pada zaman Belanda diangkat orang-orang Indonesia sebagai tentara.Dan masih banyak lagi komponen lainnya yang menjadi kekuatan sejarah.Kubu pertama melihat Indonesia lebih sebagai Timur dan kubu kedua yang lebih memilih Barat sebagai model. bagi penulis sejarah social atau sejarah ekonomi dapat melihat kekuatan sejarah di belakang institusi. terutama Negara juga merupakan kekuatan yang menggerakan sejarah. . Militer sebagai kekuatan sejarah.Institusi sebagai kekuatan sejarah.Yunani selalu digambarkan sebagai sebuah Republik yang demokratis sementara Sparta dan Persia adalah tirani. Selain bangsa Belanda.Sebagai gerakan yang dipengaruhi oleh romantisme.Dalam Perang Dipenogoro peran serdadu Belanda tidak terpisahkan dari penyelesaian perang. terbagi ke dalam dua kubu.Demikianlah. Gerakan Nasionalisme merupakan ideology yang melahirkan banyak lembaga politik. Barisan Madura dipakai Belanda untuk memadamkan Perang Aceh. institusi. Yunani selalu bermusuhan dengan Sparta dan Persia karena perbedaan institusi. misalkan. Akan tetapi.

Dari Herodotus sampai Hagget. Perkembangan Filsafat Geografi . Sumaatmadja Nursid. Soekanto Sarjono. UGM Press. Pengantar Ilmu Sosial-Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. 1988.org/wiki/Politik. F1974. 2008. Jakarta. Bandung.html http://pengantarilmupolitik. Bina Cipta. Jakarta. 1996. 1996. Kencana Inu.Dasar Dasar Ilmu Politik. Jakarta. Bandung Koswara Ekom. Rajawali Press. Jakarta. Chicago. Jogjakarta. Depdikbud. Bandung. Perkembangan Ilmu Sosiologi di Indonesia. Ilmu Politik. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia: Suatu Studi tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah dengan titik berat pada Daerah Tingkat II Menurut UU No.wikipedia. Studi geografi-Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan.An Introduction to Geography 2nd Edition. 1969. 1965. Sjamsudin Helius. Selom Sumardjan. Rand McNally & company. http://feedfury. Alumni. 2005. 5 Tahun 1974.html http://id. Gramedia. Dadang Supardan. Metodologi Sejarah.DAFTAR PUSTAKA Budiarjo. Daldjoeni. Rhoads Murphey.blogspot. Jakarta. Jakarta. Sosiologi-Suatu Pengantar. Pernerbit Alumni. Syafiie. Rineka Cipta. Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial UI.com . Miriam. Isjwara. Pengantar Ilmu Politik. 1997. 1986.com/content/pendekatan_penelitian_sejarah. 1996. Bina Aksara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful