Kelas kata dalam bahasa Jepang

Bahasa Jepang adalah bahasa yang kaya akan kosakata. Jenisnya pun sangat beragam tergantung dengan cara, standar, dan dari sudut apa kosakata tersebut dipandang. Misalnya dilihat dari kelas katanya (hinshi), Murakami menjelaskan bahwa terdapat 10 kelas kata bahasa Jepang. Diantaranya adalah: 1. dôshi (verba) 2. i-keiyôshi (adjektiva-i) 3. na-keiyôshi (adjektiva-na) 4. meishi (nomina) 5. rentaishi (prenomina) 6. fukushi (adverbia) 7. kandôshi (interjeksi) 8. setsuzokushi (konjungsi) 9. jôdôshi (verba bantu) 10. joshi (partikel). Selain diklasifikasikan berdasarkan kelas katanya, kosakata dalam bahasa Jepang juga dapat diklasifikasikan berdasarkan pada siapa yang menjadi penuturnya. Seperti berdasarkan usia penutur, terdapat jidôgo atau yôjigo (bahasa anak-anak), wakamono kotoba (bahasa anak muda), dan rôjingo (bahasa orang tua). Berdasarkan jenis kelamin penutur, terdapat danseigo (bahasa laki-laki) dan joseigo (bahasa perempuan). Di samping beberapa yang telah diungkapkan di atas, kosakata dalam bahasa Jepang juga dapat diklasifikasikan perbedaan zaman, tempat, asal-usul (goshu) seperti wago, kango, dan gairaigo, dan sebagainya.

Kelas Kata Bahasa Jepang
By Arief Pembagian kelas kata dalam bahasa Jepang disebut hinshi bunrui. Hinshi berarti jenis kata atau kelas kata ( word class, part of speech ), sedangkan bunrui berarti penggolongan, klasifikasi, kategori, atau pembagian. Jadi hinshi bunrui dapat berarti klasifikasi kelas kata berdasarkan berbagai karateristiknya secara gramatikal. Adapun pembagian kelas kata menurut Kokugo Daijiten dibagi menjadi 10 jenis kata yaitu :
• Dôshi ( Verba ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan dapat menjadi predikat. Dôshi ini biasanya berakhiran bunyi ~u. Contoh : kaku (menulis), taberu (makan). Keiyôshi ( Adjektiva~i ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri, juga dapat menjadi predikat. Keiyôshi memiliki beberapa perubahan kata dan biasanya berakhiran ~i. Keiyôshi disebut juga kata sifat golongan satu. Contoh : shiroi (putih), atsui (panas). Keiyôdôshi ( Adjektiva~na ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan merupakan kata sifat golongan dua, memiliki perubahan sendiri yang

Contoh : zutto (terus) . Jôshi hanya berfungsi untuk menyambung kata-kata jiritsugo dalam pembentukan kalimat bahasa Jepang dan juga menentukan arti kata tersebut. Kandôshi tidak dapat menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. perintah). Contoh : sono (itu). ~rashii (sepertinya.berbeda dengan kata sifat golongan satu ( keiyôshi ). cara memanggil. cara menjawab dan lain sebagainya. Contoh : ~rareru (bentuk dapat. Contoh : no (kepunyaan. dengan) • • • • • • • kelas kata bahasa jepang Oct 5. keiyôshi juga pada jodôshi lain. tsukue (meja). Setsuzokushi tidak bisa menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. kemudian). milik). kelihatannya). perasaan. maka kata ini tidak mempunyai arti. jôzu (pandai). de (di. Joshi ( Partikel ) adalah kata yang tidak dapat berdiri sendiri dan tidak memiliki perubahan. Fukushi tidak dapat menjadi subjek dan tidak memilliki perubahan bentuk. terutama banyak melekat pada dôshi. taihen (seperti. suru to (selanjutnya. Contoh : soshite (lalu. Fukushi ( Adverbia ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan berfungsi sebagai kata keterangan untuk yôgen (predikat). Contoh : ee (ya. chiisana (kecilnya). Sekilas Tentang Kelas Kata dalam Gramatika Bahasa Jepang . Meishi tidak memiliki perubahan bentuk. seolah-olah). '09 5:28 PM for everyone KELAS KATA DALAM GRAMATIKA BAHASA JEPANG A. Sebagian jodôshi memiliki perubahan sendiri. Rentaishi ini tidak bisa menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. Bila kata ini terpisah dari kata lain. Setsuzokushi ( Konjungsi ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan berfungsi untuk menyatakan hubungan antar kalimat atau bagian kalimat atau frase dengan frase. dengan demikian). Rentaishi ( Prenomina ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan bisa menjadi kata yang menerangkan kata lain. pada umumnya menyatakan ekspresi. • Meishi ( Nomina ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan bisa menjadi subjek. Kandôshi ( Interjeksi ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri. Contoh : kutsu (sepatu). Contoh : kirei (cantik). Jodôshi ( Verba Bantu ) adalah kata yang tidak dapat berdiri sendiri. benar). moshi moshi (halo).

Dalam kelompok jiritsugo ada kata-kata yang dapat mengalami perubahan tetapi ada juga yang tidak dapat mengalami perubahan. delapan kelas kata termasuk kedalam jiritsugo yang diantaranya adalah dooshi (verb).Berdasarkan gambar di atas dapat diketahui bahwa didalam bahasa Jepang terdapat sepuluh kelas kata. kata-kata yang tidak menjadi kata keterangan tapi berfungsi untuk menyambungkan dua kalimat atau dua bagian kalimat yaitu setsuzokushi dan yang tidak berfungsi sebagai penyambung disebut kandooshi. dan kandooshi (interjeksi). Dalam fuzokugo juga ada kelas kata yang dapat mengalami perubahan yang disebut dengan jodooshi sedangkan yang tidak mengalami perubahan disebut joshi. keiyooshi (adjective -i). Kelompok jiritsugo yang dapat mengalami perubahan dan dapat menjadi predikat disebut yoogen yang terdiri dari dooshi. B. setsuzokushi (konjungsi). rentaishi (prenomina). keiyoodooshi (adjective –na). fukushi (adverb). keiyoodhi. Dalam kelompok jiritsugo yang tidak dapat mengalami perubahan ada juga kata-kata yang tidak dapat menjadi subjek tetapi dapat menerangkan yoogen yaitu fukushi. meishi (nomina). dan keiyoodooshi. Kelas Kata dalam Gramatika Bahasa Jepang . Sedangkan sisanya termasuk fuzokugo yaitu jodooshi (verb bantu) dan joshi (partikel). Sedangkan yang tidak memiliki bentuk perubahan terdapat kata-kata yang dapat menjadi subjek yang biasa disebut taigen yang mencakup satu kelas yaitu meishi. menerangkan taigen yaitu rentaishi.

Contohnya : okosu (membangunkan). okiru (bangun). Dooshi dapat mengalami perubahan dan dengan sendirinya dapat menjadi predikat. . a. Contoh : samugaru (merasa kedinginan). kikeru dan sebagainya. Tarada Takanao menambahkan fukugo dooshi. Contohnya : mieru (terlihat). Contohnya : iku (pergi). haseigo tohsite no dooshi dan hojo dooshi sebagai jenis-jenis dooshi. tidak memiliki bentuk perintah dan ungkapan kemauan.haseigo tohsite no dooshi adalah dooshi yang terbentuk dari kelas kata lain dengan cara menambahkan sufiks. Selain itu juga dooshi dapat menjadi keterangan kelas kata lain pada sebuah kalimat. Dooshi termasuk jiritsugo dapat membentuk sebuah bunsetsu walaupun tanpa bantuan kelas kata lain. Shodoshi merupakan kelompok dooshi yang memasukan pertimbangan permbicara. Kata-kata tersebut secara keseluruhan dianggap sebagai satu kata. iru. dan dapat menjadi predikat bahkan dengan sendirinya dapat memiliki potensi untuk menjadi sebuah kalimat.fukugo dooshi adalah dooshi yang terbentuk dari gabungan dua buah kata atau lebih dan gabungan kata tersebut secara keseluruhan dianggap sebagai satu kata. kuru (datang). ikeru (dapat pergi. asebamu (berkeringat) . Contoh : hanashiau ‘berunding’ (dooshi + dooshi) . kikoeru (terdengar). nekasu (menidurkan).1. dalam bentuk kamus selalu diakhiri vocal u dan memiliki bentuk perintah. ikeru (dapat pergi) dan sebagainya. Dooshi (verb) Dooshi adalah salah satu kelas dalam bahasa jepang yang dipakai untuk menyatakan aktivitas. niau (sesuai). Jenis-jenis Dooshi 1. Selain itu. neru (tidur) dan sebagainya. Jidooshi adalah kelompok dooshi yang tidak berarti mempengaruhi pihak lain. Tadooshi adalah kelompok dooshi yang menyatakan arti mempengaruhi pihak lain. maka tidak dapat diubah kedalam bentuk pasif dan kausatif. Selain itu. 3. keberadaan atau keadaan sesuatu. 2.

dan juga dapat menjadi kata keterangan yang menrangkan kata lain dalam sebuah kalimat. akai (merah) dan sebagainya. indah. no. b. Misalnya : ureshii (senang). yaitu bentuk yang diikuti taigen seperi toki.hojo dooshi adalah dooshi yang menjadi bunsetsu tambahan.Jenis-jenis i-keiyooshi 1. Misainya : takai (tinggi). I – Keiyooshi (adjective – i) i-keiyooshi sering disebut juga keiyooshi yaitu kelas kata yang menyatakan sifat atau keadaan sesuatu dengan sendirinya menajdi predikat dan dapat mengalami perubahan bentuk. 2. hayai (cepat). 3. Kanjoo keiyooshi. yaitu bentuk dasar verb yang dipakai pada waktu mengakhiri ujaran. seru.. hito. gurai. ta.yoo. 2. da. 6. menyatakan makna perintah. Bentuk ini diikuti u. nai. bersih) walaupun berakhiran i tapi tidak termasuk i-keiyooshi karena dalam bentuk kamusnya berakhiran da. atau nagara. Tapi ada kata yang berakhiran i seperti yumei (mimpi). iru dan morau. menyatakan makna pengandaian. Ren’yookei. omoi (berat). saseru. kowai . te. 2. nagai (panjang). Setiap kata yang termasuk i-keiyooshi selalu diakhiri i dalam bentuk kamus. dapat menjadi predikat. kurai. merupakan bentuk yang iikuti ba. Bentuk Konjugasi Verb 1. Zokusei keiyooshi yaitu kelompok i-keiyooshi yang menyatakan sifat atau keadaan secara objektif. Kateikei. 4. bakari. Shuushikei. tai. kirai (benci) dan kirei (cantik. . Rentaikei. Bentuk ini diikuti masu. Contohnya : aru. menyatakan kemajuan atau kelanjutan suatu aktivitas. Miereikei. Bentuk ini juga dapat diikuti yoogen yang lain seperti pada kata yomihajimeru (mulai membaca). reru atau rareru. mono. 5. kanashii (sedih). Mizenkei. Bentuk ini juga dapat diikuti kata ka atau kara. Tapi dapat diikuti juga dengan yooda. yaitu kelompok i-keiyooshi yang menyatakan perasaan atau emosi secara subjektif. menyatakan bahwa aktivitas atau tindakannnya belum dilakukan atau belum terjadi sampai sekarang. koto. dan sebagainya.

hikooki (pesawat terbang). hon (buku). nankai. mama. peristiwa dan sebagainya. fushigida (aneh) dan sebagainya. di dalam suatu kalimat ia dapat menjadi subjek. benda. nannin dan lain-lain. hazu. kireida (cantik. Suushi. Tidak mengalami konjugasi dan dapat dilajutkan dengan kakujoshi. Misalnya : yama (gunung). peristiwa dan lain-lain.Jenis-jenis na-keiyooshi 1. kuantitas. zannenda (menyesal). koofuku (kebahagiaan). Misalnya : koto. Keiyoodooshi yang menyatakan sifat. kata keterangan. Contohnya : yamato. misalnya : shizukada (sepi). . sawayakada (segar). barang. yukaida (senang). 4. Futshuu meishi yaitu nomina yang menyatakan nama-nama benda. sehingga kelas kata ini disebut keiyoodooshi. ikura. Keishiki meishi adalah nomina yang menerangkan fungsinya secara formalitas tanpa memiliki hakekat atau arti sebenarnya. . dapat berubah bentuk dan bentuk shuushikei –nya berakhiran da atau desu. Na – Keiyooshi (adjective – na) na-keiyooshi sering disebut keiyoodooshi yaitu kelas kata yang dengan sendirinya dapat membentuk sebuah bunsetsu. akirakada (jelas) dan sebagainya. orang. yamamoto. julah. ikutsu.(takut) dan sebagainya. Meishi disebut juga taigen. 2. bersih). 2. Negara. Koyuu meishi adalah nomina yang menyatakan nama-nama yang menunjukan benda secara khusus seperti nama daerah. predikat. misalnya : iyada (tidak senang). indoneshia. Karena perubahannya mirip dengan dooshi sedangkan artinya mirip dengan keiyooshi. urutan. 4. wake. .Jenis-jenis Meishi 1. 3. Misalnya : ichi (satu) san. buku. rokko (enam buah) sangoo (nomor tiga). toori. 3. dll. gonin (lima orang). taiheiyoo (samudra pasifik). kagakusha (ilmuan). indah. tame. dan sebagainya. hoshi (bintang). Keiyoodooshi yang menyatakan perasaan. dll. (tiga). yaitu nomina yang menyatakan bilangan. Meishi (nomina) Meishi adalah kata-kata yang menyatakan orang.

Daimeishi yaitu kata-kata yang menunjukan sesuatu secara langsung tanpa menyebutkan nama orang. tonda sainan (kecelakaan yang tidak terduga) 6. Cintoh : shikkari (to) nigiru (memegang dengan kuat). Oleh karena itu. sotto chikazuku (mendekati dengan diam-diam). Fukushi tidak dapat menjadi subjek.Macam-macam Rentaishi 1. Fukushi (adverb) Fukushi adalah kelas kata yang tidak mengalami perubahan bentuk dan dengan sendirinya dapat menjadi keterangan bagi yoogen walaupun tanpa mendapat bantuan dari kata-kata lain. yukkuri (to) aruku (berjalan dengan pelan-pelan). misalnya : kono michi (jalan itu) ano hito (orang itu. 2. . arayuru kuni (seluruh Negara). Yang berpola ‘….ru’. kanari hakkiri mieru (terlihat agak jelas). 5.no atau …. . saru muika (tanggal 6 yang lalu) 3.ta atau da’. Contoh : sukoshi samui (agak dingin). Yang berpola ‘…. taihen sinsetsu da (sangat baik hati). tempat dan sebagainya. hakkiri (to) mieru (terlihat dengan jelas). Misalnya : tatta ippo (hanya satu batang). sono hon (buku itu). kanari takai (agak mahal). taishita sakubin (karya yang hebat). waga kuni (negeri kita) dan lain-lain. . benda. arah. zutto izen no koto da (kejadian dulu kala). Yang berpola ‘…. Teido no fukushi berfungsi turutama menerangkan tingkat. barang.ga’.Jenis-jenis fukushi 1. perkara. Yang berpola ‘…na’. chiisana mi (buah kecil). Misalnya : ookina ki (pokon besar). Rentaishi (prenomina) Rentaishi adalah kelas kata yang tidak mengenal konjugasi yang diguanak untuk menerangkan nomina. okashina katachi (bentuk yang aneh) 4. predikat dan obejek. taraf.5. kelas kata ini tidak dalat dijadikan sebagai subjek atau predikat. 2. misalnya : aru hi (suatu hari). Jootai no fukushi berfungsi terutama menerangkan keadaan verb yang ada pada bagian berikutnya. kualitas atau derajat keadaan yoogen yang ada pada bagian berikutnya.

aru. Namun kelas kata ini dengan sendirinya dapt menjadi sebuh bunsetsu walaupun tanpa bantuan kelas kata lain. keterangan ataupun konjugasi. Misalnya : kesshite makenai (sama sekali tidak akan kalah). predikat ataupun kata yang menerangkan kata lain. Kandooshi (interjeksi) Kandooshi adalah kelas kata yang tidak dapat berubah bentuknya. Heiretsu no setsuzokushi yaitu setsuzokushi yang dipakai pada saat menunkukan sesuatu yang berderet dengan yang lainnya yang ada pada bagian sebelumnya. saa. chikushoo. kora. . 7. Dalam bahasa jepang modern kondooshi terdiri dari tiga macam yaitu : 1. are. kore. iie. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : mata. Kandooshi yang menyatakan panggilan (moshi. sedangkan yang menyatakan suatu keadaan disebut gitaigo. massaka sonna koto wa arumai (masa ada hal serupa itu). hatena.Onomatope (giseigo/giongo dan gitaigo) Di antara adverb-adverb yang telah dibahas terdapat adverb yang menggambarkan bunyi atau suara dan terdapat juga adverb yang menyatakan suatu keadaan. Gyakusetsu no setsuzokushi yaitu setsuzokushi yang dipakai pada saat . Chinjutsu no fukushi adalah fukushi yang memerlukan cara pengucapan khusus. objek.Jenis-jenis Setsuzokushi 1. Adverb yang mengambarkan bunyi atau suara disebut giseigo. Kandooshi yang menyatakan rasa haru (aa. haru) 3. disebut juga jojutsu no fukushi atau koo’o no fukushi. . Setsuzokushi (konjungsi) Setsuzokushi adalah kelas kata yang dapat mengalami perubahan bentuk tapi tidak dapat menjadi subjek. Kedua istilah itu biasa disebut dengan onomatope. un) 8. Setsuzokushi berfungsi menyambungkan suatu kalimat dengan kalimat lainnya atau menghubungkan bagian kalimat dengan kalimat lain. 2. Kandooshi yang menyatakan jawaban (hai.3. tidak dapat menjadi subjek. ororaku ame ga furu daroo (mungkin hujan akan hujan). oyaoya. doozo ohairi kudasai (silahkan masuk). nee. dore) 2. oyobi dan narabini.

Tidak dapat membentuk bunsetsu dengan sendirinya tapi dapat membentuk bunsetsu bila digabungkan dengan kata lain. soretomo. 4. suruto. shikashi. ga. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : dakara. 7. keredo. . Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : tsumari. dan naishiwa. Jodooshi (verb bantu) Jodooshi adalah kelas kata yang termasuk fuzokugo yang dapat berubah bentuknya. atau bertentangan dengan sesuatu yang ada pada bagian sebelumnya. 3. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : soshite. Tanka no setsuzokushi yaitu setsuzokushi yang dipakai pada saat mengembangkan atau menggabungkan sesuatu yang ada pada bagian berikutnya dengan sesuatu yang ada pada bagian sebelumnya. 5. atau kesimpulan yang ada pada bagian berikutnya bagi sesuatu yang ada pada bagian sebelumnya yang menjadi sebab-sebab atau alasan. 9. soosuruto dan sooshite. tidak pantas. Hotetsu nosetsuzokushi yaitu sestuzokushi yang dipakai pada saat menambahkan penjelasan atau rincian berkenaan dengan sesuatu yang ada pada bagian sebelumnya. soreyue. sokode. tsugini. soreni. dan lain-lain. sunawachi. mashite.Jenis-jenis Jodooshi . desu ga. sarani. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya :daga. nazenara. akibat. soreni shitemo dan mottomo. sorenanoni. sorekara. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : tokorode. shitagatte. awasette. Tenkan no setsuzokushi yaitu setsuzokushi yang dipakai pada saat mengganti atau mengubah pokok pembicaraan. sorede. tokoroga. tawa ie. aruiwa. 6. shikamo.menunjukan sesesuatu yang ada pada bagian berikutnya yang tidak sesuai. dakedo. tadashi. demo. Jusetsu no setsuzokushi adalah setsuzokushi yang dipakai pada saat menunjukan hasil. Sentaku no setsuzokushi yaitu setsuzokushi yang dipakai pada saat menyatakan pilihan antara sesuatu yang ada pada bagian sebelumnya dan yang ada pada bagian berikutnya. tadashi. tokini. dan mottomo. Setsuzokushi yang termasuk kelompok ini misalnya : matawa. dewa. tatoeba.

1. jibatsu (menyatakan makna bahwa suatu kejadian. seru dan saseru (kausatif) Kata seru dan saseru menyatakan bahwa aktivitas tersebut merupakan suruhan untuk melakukan suatu kegiatan. ishi ‘kemauan’) 8. yoo. soda (denbun to yootai). 3. yooda (tatoe ‘perumpamaan’. nai. Joshi (partikel) Joshi adalah yang termasuk fuzokugo yang dipakai setelah suatu kata untuk menunjukan hubungan antara kata tersebut dengan kata lain serta untuk menambah arti . tai (kiboo=hatapan. rashii (suite ‘anggapan/dugaan/perkiraan’) 7. kanoo. da dan desu (dantei=kepulauan) Kata da dan desu menyatakan suatu keputusan yang jelas. futashikana dantei ‘keputusan yang tidak pasti’) 11. soneki (ragam hormat) 2. ukemi (pasif) Kata reru dan rareru sebagai bentuk pasif menunjukan bahwa aktivitasnya tidak dilkukan oleh sendiri. keadaan atau aktivitas terjadi atau dilakukan secara alamiah) d. u. mai (uchikeshi no suiryoo=perkiraan negative) 9. 10. nu (uchikeshi=negative) 5. b. keinginan) 12. daroo (suiryoo ‘perkiraan’. masu (teinei=halus) 10. sonkei) a. 4. kanoo (menyatakan makna potensial untuk melakukan suatu aktivitas) c. jihatsu. denbun adalah jenis jodooshi yang dipakai pada waktu menyampaikan atau memberitahu lagi berita atau kabar yang didengar rai orang lain kepada orang lain. ta (kako=bentuk lampau) 6. reru dan rareru (ukemi.

noni dan node. a. mo. dake. Joshi yang termasuk kelompok ini adalah ka. seruan. tari. ka. 3. keredomo. dan ya. larangan. naa. nagara. '06 11:58 PM Indonesia for everyone A. Joshi yang termasuk kelompok ini adalah wa. nari. demo. apa yang disebut kata ini. te. gejala perubahan pengucapan (変音現象 hen on genshou) b. menurut ahli linguistik tradisional Leonard Bloomfield.kata tersebut lebih jelas lagi. shika. shi. yo. kata adalah satuan bebas terkecil (a minimal free form). tomo. kurai.Jenis-jenis Joshi 1. Klasifikasi Kata bahasa Jepang Konsep morfem tidak dikenal oleh para tata bahasawan tradisional . to. Wisata Bahasa (5) : Klasifikasi Kata Bahasa Jepang dan Bahasa Apr 23. tidur )寝る neru) dan lain lain. made. 2. wa. . kara. tidak mengalami penambahan imbuhan dan perubahan bentuk. Kata Majemuk (複合語 fukugougo) . zo. hodo. ga. o. Penamahan imbuhan di awal kata (接頭辞 settouji ) dan c. ne. yang selalu ada dalam tata bahasa tradisional adalah satuan lingual yang disebut kata (語・単語). no. na. temo. kashira. dll. dibawah ini akan di jelaskan bagaimana klasifikasi kata dalam bahasa Jepang. Kata Dasar (単純語 tanjungo) Misalnya kata orang(人 hito). bakari. makan (食べる taberu ). e. Kata Turunan (派生語 haseigo) Yaitu kata kata yang sudah mengalami perubahan bentuk. to. rasa haru. Kata turunan ini dalam bahasa Jepang terbagi menjadi 3 bagian yaitu. sae dan zutsu. Setsuzokujoshi adalah joshi yang dipakai setelah yoogen atau setelah jodooshi untuk melanjutkan kata yang ada sebelumnya terhadap kata-kata yang ada pada b again berikutnya. 2. Shuujoshi adalah joshi yang pada umumnya dipakai setelah berbagai macam kata benda pada bagian akhir kalimat untuk menyatakan suatu pernyataan. nado.Kengan lain kata dasar adalah kata yang mempunyai satu arti dan dapat berdiri sendiri. dan sa. penambahan imbuhan di akhir kata(接尾辞 setsubiji. Joshi yang termasuk kelompok ini adalah ba. yori. penambahan imbuhan dan proses perubahan ucap. yara. de. Fukujoshi adalah joshi yang dipakai setelah berbagai macam kata. Istilah kata (語・単語 go atau tango) dalam bahasa Jepang terdiri dari beberapa kelompok yaitu : 1. keredo. Kakujoshi adalah joshi yang pada umumnya dipakai setelah nomina untuk menunjukan hubungan antara nomina tersebut dengan kata lain. 3. Joshi yang termasuk kelompok ini adalah ga. kara. 4. no.

shizukada da lain lain. g. Kata Dasar Yaitu kosakata atau unsur kata yang bisa berdiri sendiri dan mempunyai arti tersendiri. Verba + Verba : 取り扱い toriatsukai . takai dan lain lain. dan nanti akan dibahas secara rinci di jurnal tersendiri. さし上げる sashiageru . ぼんやりする bonyarisuru . memberi Diantara kelompok ini. 食べ始める tabehajimeru . Noun Adjektiva + Noun. Kata Benda Majemuk (複合名詞) Yaitu kata benda yang terbentuk dari gabungan dua buah unsur kata yang membentuk satu kata benda majemuk. kata sipat 1 yang berakhiran i seperti atararashii. nomina atau kelas kata yang lainnya. Kata majemuk ini terbagi lagi menjadi gabungan unsur unsur seperti di bawah ini . V + V . Verba + Noun. Kata majemuk dalam bahasa Jepang terbagi menjadi : 3. muda kembali d. kelas katanya bisa berupa verba . merupakan gabungan dua buah unsur yang membentuk verba majemuk . Adjektiva + Noun e. mulai makan b. mata tsuzukete imasu A. seperti kireida. 3. Noun + Verba :物置 mono oki : tempat barang   c. 3. seperti kata manusia.Yaitu kata kata yang mengalami proses pembentukan kata majemuk. AD + Noun f. Kata bentukan . tidur dan lain lain. Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dilihat dari bentuknya seperti dalam bahasa Jepang dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa klasifikasi tentang kata ini antara lain ' 1. Noun + Noun d. 若返る   wakakaeru . kelompok 「V+V」ini kalau di teliti lebih jauh lagi terbagi lagi menjadi 4 sub kelompok yaiitu 1) V+ V  実質的複合語 2) V+ v  接尾辞化  3) v + V  接頭辞化 4) v + v  単純語化 Untuk bagian ini perlu penjelasan lebih lanjut. makan . dan kata sipat golongan 2 yang berakhira na/da. dalam bahasa jepang kata majemuk ini jumlahnya sangat banyak dan bervariasi. 2.1.3 Kata Sipat 1 majemuk 複合形容詞 fukugo keiyoushi (CA) Seperti diketahui kata sipat dalam bahasa Jepang terbagi menjadi dua golonga yaitu. melamun e. 接辞+V . perlakuan b. N + V : 勉強する  benkyousuru : belajar c. A + V .2 Kata Kerja Majemuk (複合動詞 fukugoudoushi) Kata kerja majemuk atau verba majemuk ini sangat bervariasi . secara garis besar verba majemuk ini terbagi menjadi 5 kelompok yaitu : a. 副詞+V . a.

kita memerlukan definisi aturanaturan kalimat berdasarkan urutan-urutan unsur terkecil pada struktur sintaks bahasa Indonesia. f. V + V .2 Kata ulang 2. V + N . nusa bangsa . Adverbia (kata keterangan) 4. toko obat. A + V . Verba (kata kerja) 2. buruk baik dll. lomba lari. kecil besar. jenis kelas kata akan menjadi simbol terminal atau token. A + N . kama gelap. kerja gelap. Pada suatu bahasa kata adalah unsur terkecil dalam struktur sintaks. d.Yaitu kata kata yang terbentuk dari pembentukan dua buah unsur kata (morfem). V + P . pandai bicara dll. Kelas-kelas kata tersebut adalah sebagai berikut: 1. N + V . g. V + A . N + A . Kata Tugas Berdasarkan peranannya dalam frasa atau kalimat. Ketika menguraikan struktur sintaks dari suatu kalimat. rumah sakit. sedangkan unsur terbesarnya adalah kalimat. Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. terbang jauh.1 Kata yang berimbuhan 2. kelas-kelas kata terbagi atas tujuh kategori [Alwi98]. kamar tunggu. kata tugas dibagi menjadi lima kelompok: 1) Preposisi 2) Konjungtor 3) Interjeksi 4) Artikula 5) Partikel Simbol ADJ Kelas Kata Adjektiva Keterangan Kata sifat Contoh Cantik . Nomina (kata benda) 5. guru bantu. h. ambil alih. i. kelompk kata ini termak kata sipat majemk yang dalam bahasa Jepang disebut fukugo keiyoushi atau fukugo keiyoudoushi. dll. dalam pendefinisian aturan-aturan sintaks. Oleh karena itu. Pronomina 6. makan minum. j. N + N . jalan jalan dll. cinta akan. Numeralia 7. makan gratis . dll c. e. Adjektiva (kata sifat) 3. mabk terbang. kurang ingat. campur tangan. 2. bebas dari. sakit hati. a. kaki tangan dll b. dll. makan hati. kapal selam.3 Kata majemuk khusus untuk kata majemuk terbentuk dari penggabungan dua buah morfem yang membenuk sebuah kata yang berpola sebagai pasangan seperti berikut . tahu adat . dll kelompok kelompok ini bisa desebut sebagai kata benda majemuk seperti halnya 複合名詞 fukugomeishi dalam bahasa Jepang. putih salju dll. dll. kelompok kata ini termasuk kata kerja majemuk atau 複合動詞 fukugodoshi dalam bahasa Jepang. guru besar. hamcur binasa. A + A . kata bentukan ini dibagi dalam tiga kelompk besar yaitu . merah padam . panjang lebar.

numeralia seekor Kata bilangan Seribu Kata depan Di. pun Kata kerja transitif Mencoba Kata kerja intransitif Pergi. Kata hubung pada kalimat majemuk bertingkat Sangat Sekali Si. rasa Saya.Adverbia Adverbia Artikula Konjungtor Koordinatif CS Konjungtor Subordinatif M Modal PRO Pronomina N Nomina NPERS Nomina Persona NP Nomina Penggolong NPS Nomina Penggolong NUM Numeralia P Preposisi PAR Partikel TRANS Verba Transitif INTRANS Verba Intransitif PASIF Verba Pasif PASIF2 Verba Pasif NAMA Nomina BUKAN Adverbia AUX Auxiliary ASP Aspek ADV ADVB ART CC Kata keterangan di depan kata lain Kata keterangan di belakang kata lain Kata hubung yang menghubungkan klausa pada kalimat majemuk setara. walaupun Kira. itu Kata benda Buku Kata benda persona Bos Kata benda yang menjadi penggolong Ekor. dari Kah.butir numeralia Kata benda yang menjadi penggolong Sebuah. lalu Ketika. lari Kata kerja pasif Dicoba Kata kerja pasif Rasakan Nama seseorang Shelly Kata Ingkar untuk predikat nominal Bukan Boleh . sang Dan. ke.

makan gratis . Numeralia 7. Oleh karena itu. kita memerlukan definisi aturanaturan kalimat berdasarkan urutan-urutan unsur terkecil pada struktur sintaks bahasa Indonesia. Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. kata tugas dibagi menjadi lima kelompok: 1) Preposisi 2) Konjungtor 3) Interjeksi 4) Artikula 5) Partikel Simbol ADJ ADV ADVB ART Kelas Kata Adjektiva Adverbia Adverbia Artikula Keterangan Kata sifat Kata keterangan di depan kata lain Kata keterangan di belakang kata lain Contoh Cantik Sangat Sekali Si. Ketika menguraikan struktur sintaks dari suatu kalimat. dll. kamar tunggu. pandai bicara dll. dll kelompok kelompok ini bisa desebut sebagai kata benda majemuk seperti halnya fukugomeishi dalam bahasa Jepang. fukugodoshi dalam kelompok kata ini termasuk kata kerja majemuk atau bahasa Jepang. kama gelap. A + N . hamcur binasa. bebas dari. terbang jauh. kelas-kelas kata terbagi atas tujuh kategori [Alwi98]. sang . campur tangan. N + A . f. Pada suatu bahasa kata adalah unsur terkecil dalam struktur sintaks. merah padam . e. ambil alih. mabk terbang. putih salju dll. N + N . toko obat. kerja gelap. h. V + A . V + N . lomba lari. rumah sakit. sakit hati. V + P . Kelas-kelas kata tersebut adalah sebagai berikut: 1. N + V . j. d. dll c. dll. Adverbia (kata keterangan) 4. Nomina (kata benda) 5. kapal selam. sedangkan unsur terbesarnya adalah kalimat. A + V . kecil besar. makan hati. Pronomina 6. kaki tangan dll b. V + V . g. A + A . Adjektiva (kata sifat) 3. guru bantu. makan minum. guru besar. Kata Tugas Berdasarkan peranannya dalam frasa atau kalimat. dll. buruk baik dll. tahu adat . kelompk kata ini termak kata sipat majemk yang dalam bahasa Jepang disebut fukugo keiyoushi atau fukugo keiyoudoushi. dalam pendefinisian aturan-aturan sintaks. panjang lebar. i.khusus untuk kata majemuk terbentuk dari penggabungan dua buah morfem yang membenuk sebuah kata yang berpola sebagai pasangan seperti berikut . cinta akan. nusa bangsa . jalan jalan dll. jenis kelas kata akan menjadi simbol terminal atau token. kurang ingat. Verba (kata kerja) 2. a.

pun Kata kerja transitif Mencoba Kata kerja intransitif Pergi. itu Kata benda Buku Kata benda persona Bos Kata benda yang menjadi penggolong Ekor. Kata hubung pada kalimat majemuk bertingkat Dan.butir numeralia Kata benda yang menjadi penggolong Sebuah. ke. lalu Ketika.Konjungtor Koordinatif CS Konjungtor Subordinatif M Modal PRO Pronomina N Nomina NPERS Nomina Persona NP Nomina Penggolong NPS Nomina Penggolong NUM Numeralia P Preposisi PAR Partikel TRANS Verba Transitif INTRANS Verba Intransitif PASIF Verba Pasif PASIF2 Verba Pasif NAMA Nomina BUKAN Adverbia AUX Auxiliary ASP Aspek CC Kata hubung yang menghubungkan klausa pada kalimat majemuk setara. walaupun Kira. dari Kah. rasa Saya. lari Kata kerja pasif Dicoba Kata kerja pasif Rasakan Nama seseorang Shelly Kata Ingkar untuk predikat nominal Bukan Boleh . numeralia seekor Kata bilangan Seribu Kata depan Di.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful