P. 1
Skripsi bab 1

Skripsi bab 1

|Views: 457|Likes:
Published by Aditya Hutomo Putra

More info:

Published by: Aditya Hutomo Putra on Dec 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2012

pdf

text

original

SKRIPSI

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XXX
SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Program Studi Ekonomi Manajemen

Disusun oleh: ADITYA HUTOMO PUTRA 2005-11-268

PROGRAM STUDI EKONOMI MANAJEMEN UNIVERSITAS KATOLIK ATMAJAYA JAKARTA, 2010

BAB I PENDAHULUAN

karena kepemimpinan seorang leader organisasi akan mempengaruhi kinerja karyawn secara keseluruhan pada setiap aspeknya. serta mengkoordinir seluruh karyawannya dalam rangka mencapai suatu tujuan organisasi dengan maksimal. yang timbul dengan dimulainya suatu persaingan yang kompetitif. Kepemimpinan seorang pemimpin dalam organisasi sangatlah penting.Setiap organisasi besar maupun perusahaan kecil pastilah memiliki seorang pemimpin yang akan bertanggung jawab penuh dalam mengatur jalannya suatu perusahaan. Dengan kata lain organisasi akan mencapai keuntungan dan . Menjadi seorang pemimpin berarti bisa untuk mempengaruhi orang lain agar mau melakukan apa yang diperintahkan. Seorang pemimpin akan mengemban tanggung jawab yang besar karena ditangannya berhasil dan tidaknya tujuan organisasi dijalankan. Dengan semakin berkembangnya suatu organisasi atau organisasi membutuhkan seorang pemimpin yang cakap. Kebutuhan akan seorang pemimpin merupakan suatu hal yang wajar. Namun dalam kenyataannya masing-masing pemimpin dalam tiap-tiap organisasi yang berbeda memiliki caranya masing-masing yang menurut mereka merupakan cara yang paling tepat dan ideal dalam memimpin diorganisasi tempat mereka bekerja. Seorang pemimpin juga harus terbuka untuk menerima usul. saran bahkan kritikan dari bahawannya. namun sebaliknya apabila kinerja karyawan maksimal kesuksesan. Selain itu juga sebagai seorang pemimpin harus menujukan sikap (attitude) yang baik untuk menjadi contoh kepada bawahan/ karyawannya. Seorang pemimpin juga harus terbuka untuk menerima usul. Seorang pemimpin akan menggunakan suatu metode kepemimpinan yang dianggap paling tepat diterapkan dalam organisasi tersebut. saran bahkan kritikan dari bawahannya. dimana kinerja karyawan tersebut akan berdampak dalam pencapaian tujuan organisasi pun tidak akan tercapai secara maksimal. Hal itu akan membuat seorang pemimpin bisa maka tujuan organisasi pun dapat tercapai secara maksimal.

Suatu organisasi atau perusahaan akan berhasil atau bahkan gagal. Seorang pemimpin yang baik akan terbentuk melalui sebuah proses yang panjang dengan berbagai pengalaman yang dimiliki juga didukung dengan kesempatan yang muncul disaat yang tepat. sebagian besar di tentukan oleh kepemimpinan. bahan baku dan metode-metode yang dikelola dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen secara teratur membutuhkan kemampuan dari para manajer. . Teknologi. untuk mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan suatu proyek.menginstropeksi dirinya untuk menjadi yang lebih baik. sumber daya ini terdiri dari Sumber Daya Manusia. 1. Latar Belakang Penulisan Dalam era globalisasi ini persoalan kepemimpinan selalu memberikan kesan yang menarik. Manajer yang tangguh harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakan sumber daya manusia & ini sangat dibutuhkan oleh segenap organisasi perusahaan. Sedangkan kepemimpinan atau leadership berasal dari kata “to lead” yang berarti memimpin. maka dibutuhkan penjelasan yang lebih mendalam mengenai permasalahan tersebut untuk lebih jelasnya dibahas melalui bab ini. sehingga pengertian kepemimpinan dengan memimpin sama yaitu sebagai upaya mempengaruhi orang untuk ikut serta dalam mencapai tujuan bersama. Tipe seorang pemimpin juga sangat mempengaruhi kepemimpinannya.1. Melalui uraiannya yang sudah dijelaskan diatas. Mesin. Manajer-manajer ini dituntut untuk memiliki kemampuan memimpin secara tepat guna untuk mencapai suatu hasil guna yang tinggi. Suatu organisasi yang berorientasi pada laba dalam hal ini perusahaan. Kepemimpinan pada dasarnya merupakan seni untuk mempengaruhi orang lain untuk memperlihatkan hasil kerja yang maksimal guna menyelesaikan suatu pekerjaan. Modal.

bersifat energik dan ditantang oleh masalah yang tidak terpecahkan disekitar mereka. Ada berbagai gaya kepemimpinan seorang manajer dalam memimpin. Mereka ingin mengetahui banyak hal. Oleh Karena itu kepemimpinan merupakan inti motor penggerak dari pada manajemen. memberi perintah atau melibatkan para pegawai yang dipimpinnya dengan suatu gaya tertentu. asing maupun patungan (joint venture).Manajer yang memiliki jiwa kepemimpinan dapat tercermin dari cara mempengaruhi. Dalam arti yang luas kepemimpinan dapat digunakan setiap orang tidak hanya terbatas berlaku dalam suatu organisasi / perusahaan tertentu. nasional. Seorang pemimpin harus dapat menggugah keinginan seseorang untuk melaksanakana suatu hal. Pemimpin adalah orang yang menggambarkan kehendak yang sesungguhnya dari suatu kelompok organisasi. dimana timbulnya masalah kepemimpinan bukan hanya dalam lingkungan perusahaan saja akan tetapi masalah diluar lingkungan perusahaan itu sendiri. Dalam suatu organisasi. BUMN dan bermotif laba maupun nirlaba membutuhkan gaya kepemimpinan yang sesuai dan tentu saja berlainan satu sama lain. Organisasi perusahaan baik swasta. kepemimpinan sangat erat hubungannya dengan unsur manusia yang sifatnya dinamis. Gaya kepemimpinan dari seorang manajer akan efektif & efisien bila diukur dari tingkat produktivitas yang dihasilkan antara perpaduan Sumber Daya Manusia yang ada. ia dapat membina anggota kelompok mereka ke arah penyelesaian hasil pekerjaan kelompok. dimana setiap gaya disesuaikan dengan kondisi situasi pekerjaan dan bawahan serta ukuran dan karakteristik dari suatu organisasi. Pada dasarnya gaya kepemimpinan merupakan cara yang digunakan pemimpin dalam mempengaruhi para pengikutnya atau pegawainya. Kepemimpinan memegang peranan yang paling penting dalam manajemen suatu organisasi. Oleh karena itu masalah kepemimpinan adalah suatu masalah yang sangat kompleks. Kepemimpinan adalah . Kebanyakan pemimpin yang efektif merupakan orang-orang yang bermotivasi tinggi. mereka dengan sukarela berusaha untuk mencapai sasaran tinggi dan menetapkan standar prestasi tertinggi bagi mereka sendiri.

Tingkat produktivitas merupakan suatu tolak ukur bagi perusahaan di dalam memberikan penilaian yang nantinya sangat berguna bagi karyawan. diantaranya: a. dampak positifnya adalah meningkatnya produktivitas kerja.kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain / seni mempengaruhi perilaku manusia baik perorangan maupun kelompok. Yang dapat dijadikan indicator dalam pengukuran kinerja adalah : . Meningkatnya produktivitas kerja berarti para karyawan bisa bekerja dengan efektif dan efisien. Semangat kerja d. Pembagian kerja secara efisien b. Melainkan kepemimpinan bisa terjadi dimana saja. asalkan seseorang menunjukkan kemampuannya mempengaruhi orang lain guna tercapainya suatu tujuan tertentu. Kepemimpinan tidak harus terkait dalam suatu organisasi / perusahaan tertentu. e. Pendelegasian wewenang g. Setelah membahas mengenai konduktor dalam suatu organisasi maka selanjutnya yang dapat dijadikan sebagai indicator dalam pengukuran gaya kepemimpinan. Kepercayaan kepada karyawan f. Kepedulian terhadap karyawan h. Disiplin c. Dengan penerapan tipe kepemimpinan yang tepat pada sebuah organisasi akan berdampak positif bagi kemajuan organisasi dan tentunya juga bagi para bawahan / karyawan. Bimbingan kepada karyawan. Penilaian pemimpin kepada karyawan.

Tanggung Jawab b. Kemampuan karyawan d. memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan. Gagasan/Ide-ide dari karyawan. tetapi dapat ditinjau kembali selama tahun itu berjalan. Ketrampilan h. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi. mempengaruhi untuk mencapai tujuan. maka penulis tertarik untuk mengadakan suatu penelitian mengenai PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.a. Rumusan Masalah Masalah pokok proposal skripsi ini adalah mengenai hubungan atau . Perencanaan kinerja merupakan titik awal yang biasanya digunakan oleh pegawai pada suatu periode yang direncanakan seberapa baiknya pekerjaan tersebut harus dilaksanakan karena pekerjaan tersebut harus dilakukan dan hal-hal spesifik lainnya seperti tingkat kewenangan dan pengambilan keputusan bagi pegawai.2. e. biasanya perencanaan kinerja dilakukan untuk periode satu tahun. mempengaruhi untuk dikaji lebih jauh dengan memperhatikan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap Kinerja karyawan. Dari uraian latar belakang masalah diatas. Kerjasama Kinerja adalah unsur kerja yang merupakan hasil kerja yang dihasilkan oleh pegawai atau perilaku yang nyata dan ditampilkan sesuai dengan peranannya. Prestasi g. Disiplin c. XXX 1. Mutu/Kualitas kerja f.

Bagaimana tingkat kinerja karyawan pada PT. diantaranya yaitu : 1. Mengetahui kinerja karyawan pada PT. Bagaimana pengaruh antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT. 3. Bagi Organisasi . XXX Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka memberikan rumusan masalah sebagai berikut : 1.XXX? 2.3. XXX.3. XXX 2.pengaruh antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT. XXX ? 1. 1.3. seperti : 1. Tujuan Penelitian 1.1 Tujuan Penelitian Skripsi ini memiliki beberapa tujuan dan manfaat bagi penulis maupun bagi orang lain yang membacanya.XXX? 3. Mengetahui pengaruh antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bagaimana pelaksanaan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh manajer pada PT.2 Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi dan manfaat bagi pihak-pihak yang bersangkutan. XXX. Mengetahui gaya kepemimpinan seperti apa yang ada pada PT.

3. Yang berarti adanya pengaruh antara gaya kepemimpinan dengan . Hipotesa Penelitian Menurut Sugiyono.XXX. XXX Berdasarkan rumusan masalah diatas.Untuk bahan masukan dan pertimbangan untuk perkembangan organisasi dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang baik dan seimbang pada setiap karyawan. 1. Bagi Masyarakat Umum Untuk masyarakat yang membaca skripsi ini diharapkan dapat menambah informasi untuk memperkuat pengetahuan terutama yang berkaitan dengan gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan 4.4. Bagi Universitas Untuk menambah referensi di perpustakaan yang bisa menambah pengetahuan bagi siapa saja yang membacanya. Maka Hipotesa sementara yang diberikan adalah “Gaya Kepemimpinan Perusahaan Berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. 2. 2007:51 “Hipotesa adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian” Adapun hipotesa dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. penulis dapat menarik kesimpulan yang bersifat sementara yang bertujuan utnuk membuat acuan dalam penulisan skripsi ini. Bagi Penulis Untuk mengetahui sejauh mana penerapan teori yang telah dipelajari dalam perkuliah serta menambahkan pengetahuan secara nyata melalui observasi.

2 Waktu Dan Lokasi Penelitian Di dalam melakukan penelitian ini memerlukan wajktu selama 1 . Adapun hipotesa statistiknya adalah sebagai berikut.XXX. Dalam penyusunan skripsi ini metode yang penulis gunakan adalah metode penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara terinci fenomena yang diamati.6. “tidak sama dengan nol” berarti lebih besar atau kurang (-) dari nol Berarti tidak ada pengaruh antara gaya kepemimpinan dengan kinerja Karyawan. 1. Metode Penelitian Penulisan skripsi yang baik dan secara ilmiah tentunya dibutuhkan suatu penelitian yang baik dan cermat.6. Ha : ρ = 0. 1.kinerja karyawan. Ho : ρ = 0. Metodologi penulisan yang digunakan dalam penulisan di sini adalah : 1.6.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian korelasi yaitu penelitian yang meneliti tentang hubungan antara 2 variabel atau lebih yang diteliti yakni gaya kepemimpinan dengan kinerja karyawan yang ada pada PT. 0 berarti tidak ada antara gaya kepemimpinan dengan kinerja Karyawan. Metode penelitian disini dimaksudkan sebagai cara untuk melakukan penelitian dalam rangka memperoleh data dan informasi yang relevan untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian marketing. Sedangkan lokasi pada Kantor PT. dan bagian staff operasional PT. dimana semua anggota dijadikan simple.3 Populasi dan Sampel a. obyek atau subyek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk diketahui” . 2007:72 “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas. b. Dunia Mas Nusareksa yang berjumlah 20 orang. . Teknik pengambilan sample yang penulis gunakan adalah sampling jenuh. Jumlah ini diketahui dengan melihat tabel penentuan jumlah sampel dari populasi tertentu yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael untuk tingkat kesalahan 1%. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relative kecil. Lantai 2 Tanah Abang. yaitu teknik penentuan simple bila semua anggota populasi yang digunakan sebagai simple. Sampel Menurut Sugiyono. 5% dan 10%.bulan yang di mulai dari bulan April 2010 sampai dengan Mei 2010. Istilah lain sample jenuh adalah sensus. bagian accounting. Jakarta Pusat. MAS NUSAREKSA di Jalan Abdul Muis Raya No. Populasi Menurut Sugiyono. 1.36 U.6. DUNIA. 2007:72 “Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”.

yaitu dengan mendapatkan data penunjang kelengkapan informasi yang diperoleh dengan cara membaca buku. XXX dengan cara : a) Pemberian Kuisioner Penulis melakukan metode pengambilan data yang dilakukan dengan menggunakan daftar pertanyaan yang sudah disusun terlebih dahulu untuk dijawab oleh responden b) Wawancara Penulis mengadakan penelitian dengan cara berkomunikasi langsung kepada karyawan ataupun bagian kepegawaian dengan tujuan mendapatkan keterangan tertulis ataupun lisan. Studi Lapangan. c) Pengamatan langsung Penulis mendapatkan informasi yang diinginkan. dengan cara pengamatan langsung terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sehari-hari pada PT. XXX. sebagai berikut : a.6. b.1.4 Teknik Pengumpulan Data Metode yang akan digunakan dalam penulisan yaitu: studi kepustakaan dan lapangan. yaitu metode pengumpulan data yang diperoleh dengan mendapatkan data primer yang langsung diperoleh pada PT. . Studi Pustaka.

Analisis Regresi Linier Sederhana Analisis Regresi Linier Sederhana digunakan untuk memutuskan apakah naik dan menurunnya nilai dalam variabel dependen dapat dilakukan melalui menaikkan atau menurunkan nilai variabel independen.1. teknik analisis data adalah kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. x : Subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu. yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen.6. . Persamaan umum Regresi Linier Sederhana adalah : y = a + bx Dimana : y : Subjek / nilai dalam variabel dependen yang diprediksikan a : Harga y bila x = 0 ( harga konstan ) b : Angka arah atau koefisien regresi. Bila b (+) maka naik. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan alat bantu perangkat lunak SPSS untuk mengolah data statistik. dan bila (-) maka terjadi penurunan.5 Teknik Analisis Data Menurut Sugiyono (2003:169). atau untuk meningkatkan nilai variabel dependen dapat dilakukan dengan meningkatkan nilai variabel independen dan sebaliknya. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut : a.

19 = Sangat rendah 0. b.40 – 0. .20 – 0. Jika r = . dan sebaliknya bila koefisien korelasi positif maka harga b juga positif. artinya tidak ada hubungan sama sekali antara kedua variabel 2.99 = Sangat kuat Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil Koefisien Korelasi (r) adalah : 1. Jika r = +1 atau mendekati +1.80– 0.00 – 0. artinya ada hubungan yang kuat antara kedua variabel 3.Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil Regresi Linier Sederhana adalah : Bila Koefisien Korelasi tinggi. Analisis Koefisien Korelasi Analisis Koefisien Korelasi bertujuan untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan antara kinerja kerja dan prestasi kerja yang akan dilakukan dengan menghitung Koefisien Korelasi Pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi : 0.1 adalah mendekati rumus satu artinya ada hubungan antara variable x dan variable y adalah hubungan yang sangat kuat tetapi negative. sebaliknya bila koefisien korelasi rendah maka harga b juga rendah (kecil). Jika r = 0 atau mendekati 0 .39 = Rendah 0.79 = Kuat 0.60 – 0. Selain itu bila koefisien korelasi negatif maka harga b juga negatif. maka harga b juga besar.59 = Sedang 0.

b. tidak ada hubungan antara variable x dan variable y. artinya ada hubungan antara gaya kepemimpinan (variable x) dengan kinerja karyawan (Variabel y). 1. c. Dalam penelitian pengujian hipotesa ini penulis menggunakan rumus t(hit). Pengujian hipotesa bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara variable x dan y. Ho : µ = 0. H1 : µ ≠ 0. Hipotesa Statistik Berdasarkan hipotesa sementara diatas dimana hipotesa statistiknya yang adalah sebagai berikut: a. Ho : µ = 0 atau Ho : µ = 0. Menentukan Thit. Jika Thit > t table maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Adapun tahap – tahap pengujiannya sebagai berikut: a. berarti tidak ada hubungan antara gaya kepemimpinan dan . Jika Thit < t table maka Ha = ditolak dan Ho = diterima. Pengujian Hipotesa Menurut Sugiyono. dengan rumus: Kriteria pengujian : a. berarti lebih besar atau kurang dari nol dan mempunyai hubungan antara variable x dan variable y. b.c. artinya tidak ada hubungan nyata antara gaya kepemimpinan (variable x) terhadap kinerja karyawan (variable y). 2007:154 Pengunjian hipotesa digunakan untuk menguji apakah antara gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan memiliki hubungan yang kuat dan positif.

. Ha : µ ≠ 0. efisien dan komunikatif. b. Skala Pengukuran Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur. Dengan skala pengukuran ini. Maka bentuk hipotesa yang diuji adalah asosiatif uji dua pihak (two tail) yang menyangkut dua variable atau lebih.kinerja karyawan. sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif. KURVA UJI HIPOTESIS 2. “tidak sama dengan nol “berarti lebih besar atau kurang dari nol berarti ada hubungan antara gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan. sehingga akan lebih akurat. (µ adalah rata-rata populasi yang dihipotesiskan atau ditaksir melalui sample). maka nilai variable yang diukur dengan instrument tertentu dapat dinyatakan dalam bentuk angka.

Rating Scale d. Semantic Deferential e.Berbagai skala yang dapat digunakan untuk penelitian Administrasi antara lain adalah: a. Skala Guttman c. Skala Likert b. Skala Likert digunakan untuk mencari variable x dan variable y atau digunakan untuk mengukur sikap. Tabel 1. 2 Tabel Analisis Kuantitatif . Dengan skala Likert. maka variable yang akan diukur dijabarkan menjadi indicator variable. Skala Thurstone Di dalam mengukur panjang pendeknya interval penelitian ini penulis akan menggunakan Skala Likert. pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena social. Kemudian indicator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item insturmen yang dapat berupa pernyataan dan pertanyaan.

Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif.7. yang bersifat independent (bebas) mengenai kepemimpinan. 2. yaitu penelitian yang menyangkut dua variable atau lebih. maka jawaban itu dapat diberi nilai. dua variable tersebut : 1. Variabel x. Model Penelitian Gaya Kepemimpinan Kinerja Karyawan . yang bersifat dependent (terikat) mengenai kinerja karyawan.x Respon Sangat Baik Baik Cukup Tidak Baik Sangat Tidak Baik Sumber : Sugiyono. Variabel y. 2006 :107 y Nilai 5 4 3 2 1 Untuk keperluan analisis kuantitatif. seperti : 1.

Analisis gaya kepemimpinan. BAB V PENUTUP Merupakan bab penutup yang berisikan kesimpulan dan saran. tujuan dan manfaat penulisan serta tehnik pengumpulan data. Sistematika Penulisan Dalam sistematika penulisan. kinerja karyawan. BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Mengulas data-data yang menganalisis permasalahan yang ada. adapun sistematika penulisannya adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan bab penduluan yang menjelaskan latar belakang masalah. penulis berusaha memberikan gambaran sesingkat dan menyeluruh kepada pembaca mengenai materi yang akan dibahas dalam skripsi ini.1. metode penelitian. sesuai dengan identifikasi masalah. BAB II LANDASAN TEORI Memuat landasan teoritis yang berkaitan dengan permasalahan yang diangkat menjadi dasar dalam menganalisis masalah yang diteliti.8. serta analisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. dengan sub babnya kesimpulan dari masalah yang dibahas dalam penelitian ini dan saran yang dapat disampaikan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan hasil . BAB III GAMBARAN UMUM PT. DUNIA MAS NUSAREKSA Merupakan tinjauan umum terhadap obyek penulisan dan sumber data untuk menentukan kondisi aktual organisasi.

.analisis dari kesimpulan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->