P. 1
Matematika Integral

Matematika Integral

5.0

|Views: 15,711|Likes:
memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu.
menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana.
menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volum benda putar
memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu.
menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana.
menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volum benda putar

More info:

Published by: Bagus Gelis Pratama Putra on Dec 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2015

pdf

text

original

Makalah matematika “Integral ”

Di Susun Oleh: BAGUS GELIS PRATAMA PUTRA XII IPA 4 / 07

SMAN 3 SIDOARJO DR. JL. DR. WAHIDIN NO. 130 SIDOARJO
www.sman3sda.sch.id

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan YME yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Matematika tentang integral ini. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu matematika khusunya tentang integral, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai macam sumber. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan YME akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Tak lupa kami ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Wahyudi selaku Guru Matematika SMAN 3 Sidoarjo yang telah meluangkan waktu baik diwaktu jam pelajaran maupun diluar jam pelajaran untuk membimbing kami dalam menyelesaikan tugas ini. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para pembaca. Makalah yang penulis buat ini masih sangat jauh dari kategori sempurna. Penulis menerima berbagai saran dan kritikan yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Sidoarjo,November 2010 Penulis

2

INTEGRAL | Matematika

DAFTAR ISI

INTEGRAL
KATA PENGANTAR ................................................................................................................... 2 DAFTAR ISI ............................................................................................................................... 3 BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................. 4 A. B. A. B. 1. 2. 3. C. D. 1. 2. LATAR BELAKANG ......................................................................................................... 4 TUJUAN .......................................................................................................................... 4 PENGERTIAN INTEGRAL ............................................................................................... 5 INTEGRAL TAK TENTU .................................................................................................. 6 Penyelesaian cara biasa .............................................................................................. 7 Penyelesaian cara subtitusi .......................................................................................... 8 Integral Parsial ............................................................................................................. 8 Integral Tertentu ........................................................................................................... 9 Integral Luas Daerah .................................................................................................. 11 Menentukan Luas Daerah di Atas Sumbu-x ............................................................... 11 Menentukan Luas Daerah Yang Di Batasi Kurva Y=F(X) Dan Sumbu X..................... 14 Menentukan Luas Daerah di Bawah Sumbu-x............................................................ 12

BAB II MATERI POKOK ............................................................................................................ 5

3.
E.

4. 1. 2. 3. A. B. A. B.

Luas Daerah yang Terletak Diantara 2 Kurva ............................................................. 15 Menentuka Volume Benda Putar ................................................................................... 17 Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi sumbu X ...................... 17 Menentukan Volume Benda Putar yang diputar Mengelilingi Sumbu y ....................... 18 Volume Benda Putar antara Dua Kurva...................................................................... 20 Parade Soal ................................................................................................................... 22 Kunci jawaban ............................................................................................................... 27 Rangkuman ................................................................................................................... 28 Rekomendasi................................................................................................................. 31

BAB III PARADE LATIHAN SOAL ............................................................................................ 22

BAB IV PENUTUP.................................................................................................................... 28

3

INTEGRAL | Matematika

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang memiliki sifat universal, dimana matematika ini memiliki peran penting di semua bidang ilmu pengetahuan. Melalui perkembangan penalaran dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika secara praktis mendaji salah satu kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis. Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplindisiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan terkemudian. Salah satu cabang dari Ilmu Matematika yang patut di pelajari adalah Integral. Integral adalah lawan dari proses diferensial. Integral terbagi atas beberapa jenis yaitu integral tertentu dan integral tak tentu. Perbedaan antara integral tertentu dan integral tak tentu yaitu jika integral tertentu memiliki batasan-batasan ,integral tak tentu tidak memiliki batasan –batasan. Penguasaan mata pelajaran Matematika khususnya mengenai integral bagi peserta didik juga berfungsi membentuk kompetensi program keahlian. Dengan mengajarkan Matematika khususnya dalam hal integral diharapkan peserta didik dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan diri di bidang keahlian dan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi.

B. TUJUAN
Adapun beberapa tujuan dari dibuatnya makalah Matetatika Bab Integral ini pada peserta didik adalah sebagi berikut : 1. Agar Peserta didik dapat memahami konsep intrgral tak trentu dan integral tentu. 2. Agar peserta didik dapat menghitung Integral tak tentu dan integral tentu dari fingsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana. 3. Agar peserta didik dapat menggunakan Integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar. 4. Membantu peserta didik dalam memahami dan menguasai materi Integral. 5. Sebagai sumber informasi tentang integral bagi para pembacanya,

4

INTEGRAL | Matematika

BAB II MATERI POKOK
Mind Map

Integral

Pengertian

Cara integral

aplikasi

volume

parsial

subtitusi

biasa panjang busur luas

A. PENGERTIAN INTEGRAL

Integral dapat di artikan sebagai kebalikan dari proses diferensiasi. Integral ditemukan . menyusul ditemukannya masalah dalam diferensiasi di mana matematikawan harus berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan dengan solusi diferensiasi. Lambang integral adalah ‘

∫’.

Agar lebih dapat di mengerti perhatikan pernyataan berikut : F1(x) = x2 + 5x – 6 maka F1’(x) = 2x + 5 F2(x) = x2 + 5x + 12 maka F2’(x) = 2x + 5 F3(x) = x2 + 5x + sama. Operasi dari F(x) menjadi F’(x) merupakan operasi turunan. Sedangkan untuk operasi merupakan sebaliknya dari F’(x) menjadi F(x) disebuit dengan INTEGRAL (anti turunan) Turunan Turunan maka F3’(x) = 2x + 5 Pada fungsi-fungsi yang berbeda konstanta di peroleh bentuk turunan / derivatif yang fungsi

Y
Integral

Y’
Integral

Y”
5

INTEGRAL | Matematika

B. INTEGRAL TAK TENTU
Integral tak tentu atau antiderivatif adalah suatu bentuk operasi pengintegralan suatu fungsi yang menghasilkan suatu fungsi baru. fungsi ini belum memiliki nilai pasti (berupa variabel), atau batas atas dan batas bawah sehingga cara pengintegralan yang menghasilkan fungsi tak tentu ini disebut integral tak tentu. Adapun beberapa aturan yang dapat digunakan dalam penyelesaian integral :

• • • •

= ( )

=

( )

=

( )

( )

=

Integral Tak Tentu dari Fungsi Trigonometri
Untuk merancang aturan integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri, perlu diingat kembali turunan fungsi-fungsi trigonometri sebagaimana diperlihatkan dalam tabel berikut

No 1 2 3 4 5 6

F(x) Sin x Cos x Tan x Cot x Sec x Cosec x

F’(x) = f(x) Cos x -Sin x Sec2x -Cosec2x Tan x.Secx -Cot x.Cosec x

Dengan menggunakan aturan integral tak tentu yang mempunyai sifat bahwa: F’(x) = f(x) dan turunan fungsi-fungsi trigonometri dalam table di atas, maka integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri dapat dirumuskan sebagai berikut :

= = = =

=

+c
6

INTEGRAL | Matematika

Sedangkan aturan integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri dalam variabel sudut ax+b dapat dirumuskan sebagai berikut :

(

( (

) (

) )

= )

= =

(

(

(

)

)

(

(

=

( )

( (

)

)

) ) (

)

=

=

(

)

)

Dalam penyelesaiannya integral tak tentu memiliki 3 cara penyelesaian :

1. Penyelesaian cara biasa Secara umum: jika

=

atau dy= y’ dx maka

= =

= 1 1

Jadi dapat disimpulkan :

Dengan x ≠ -1

Untuk mencari integral dari fungsi trigonometri perlu diingat kembali tentang turunan fungsi trigonometri, maka : = = = =

Contoh soal : 1. 2. (3 = 1) = = ( )

=

1
1

3

=

=3

3

7

INTEGRAL | Matematika

2. Penyelesaian cara subtitusi Integral subtitusi pada prinsipnya sama dengan integral pemisalan. Prinsip integral Subtitusi ada 2 yaitu salah satu bagian dimisalkan dengan u ,sisanya yang lain (termasuk dx) harus diubah dalam du. Bentuk umumnya: Misal = ( ) dan = ( ). ( ) ( ) didapat ( )

Contoh: 1. ( Misal : = ( = Misal : = dan = = = = ( ) ) = dan ) = = ( ) = = ( )

Di dapat : 2.

Di dapat :

3. Integral Parsial Integral parsial atau pengintegralan sebagian berdasar pada turunan suatu fungsi hasil kali. Disebut Integral Parsial, karena sebagian bentuk dilakukan operasi turunan sebagian operasi Integral.

Bentuk rumus :

=

Bagian u dikerjakan operasi turunan dan bagian dy dikerjakan operasi integral, dengan bentuk lebih sederhana dari bentuk .

8

INTEGRAL | Matematika

Contoh :

1. 3 = = (3 ) =

=

u = 3x dan du = 3 dx dv = cos 2x dan v = sin 2x
(3 )=

2. ∫(3x + 1)cos 2x dx = ... Diferensial 3x + 1 3 0 Integral Cos 2x sin 2x Cos 2x
1

∫(3x + 1)cos 2x dx =

/2(3x +1)sin 2x - (-3/4 cos 2x) + C
=
1

/2(3x +1)sin 2x + 3/4 cos 2x) + C

C. Integral Tertentu
Pengertian atau konsep integral tentu pertama kali dikenalkan oleh Newton dan Leibniz. Namun pengertian secara lebih modern dikenalkan oleh Riemann. Integral tentu adalah proses pengintegralan yang digunakan pada aplikasi integral. Pada beberapa aplikasi integral dikenal istilah batas bawah dan batas atas sebuah integral, batas inilah yang kemudian menjadi ciri khas sebuah integral dinamakan sebagai integral tertentu. Sebab berbeda dengan integral tak tentu yang tidak memiliki batas, maka pada integral tertentu ada sebuah nilai yang harus disubtitusi yang menyebabkan tidak adanya lagi nilai C (konstanta ) pada setiap hasil integral dan menghasilkan nilai tertentu.

Secara umum integral tentu dari sebuah fungsi dengan batas tertentu dapat dirumuskan sebagai berikut :
b

Jika f kontinu pada [a,b], maka

∫ f ( x)dx = [ F ( x)] a = F (b) − F (a) dengan
a

b

F antiturunan 9

sebarang dari f, yakni suatu fungsi sedemikian sehingga F’=f.

INTEGRAL | Matematika

Suatu fungsi f yang kontinu terdefinisi untuk Interval [a,b] kita bagi menjadi n bagian yang sama dengan lebar. Jika di dalam subinterval ke-I [xi-1, xi] dan ada, maka limit itu dapat dinyatakan dengan
b


a

f ( x)dx = lim ∑ f (ε i )∆x
n→∞ i =1

n

yang didefinisikan sebagai integral tertentu f dari a sampai b

SIFAT :
b b b

∫ ( f ( x) ± g ( x))dx = ∫ f ( x)dx ± ∫ g ( x)dx
a b b a a

∫ f ( x)dx = − ∫ f ( x)dx
a b a

∫ f ( x)dx = 0
a b b

∫ kf ( x)dx = k ∫ f ( x)dx
a b c a b


a

f ( x)dx = ∫ f ( x)dx + ∫ f ( x)dx, a < c < b
a c

Jika f(x) ≥ 0 dalam interval a ≤ x ≤ b, maka ≥ 0 Jika f(x) ≤ 0 dalam interval a ≤ x ≤ 0, maka ≤ 0

Contoh : 1. = = 1 =1

.

( =

3) x – 3x)

=

= { ( ) – 3( )} – { (1) – 3(1)} = {8- } – { -3} = 1=3 INTEGRAL | Matematika

10

D. Integral Luas Daerah

Misalkan L menyatakan himpunan semua bilangan L yang dapat diperoleh sebagai jumlah luas daerah persegi-panjang kecil sebagaimana dalam Gambar 12.2. Maka ‘luas daerah’ di bawah kurva y = f (x) mestilah lebih besar daripada setiap anggota L. Tampaknya masuk akal untuk mendefinisikan ‘luas daerah’ di bawah kurva y = f (x) sebagai bilangan terkecil yang lebih besar daripada setiap anggota L, yakni sup L.

1. Menentukan Luas Daerah di Atas Sumbu-x

Misalkan R adalah daerah yang di batasi oleh kurva y=f(x) , garis x=a, dan raris x=b , dengan F(x) ≥ 0 pada [a,b] maka luas daerah R adalah sebagai berikut.

11

INTEGRAL | Matematika

Contoh : 1. Hitunglah luas yang dibatasi oleh kurva y = x , sumbu X , garis x = 1 dan garis x = ! Jawab :

jadi, luasny adalah

satuan luas

2. Tentukanlah luas daerah yang dibatasi kurva y=x+4, sumbu x, dan sumbu y Jawab:

= -{8-16} = 8 SL

2. Menentukan Luas Daerah di Bawah Sumbu-x

Misalnya S adalah daerah yg dibatasi oleh kurva y = f(x), sumbu x, garis x = , dan garis x = b, dengan F(x) ≤ pada [a,b] maka luas daerah S seperti yg telah di bahas pada subbab sebelumnya adalah sebagai berikut

12

INTEGRAL | Matematika

Contoh : 1. Tentukanlah luas daerah yang dibatasi oleh garis sumbu y. Jawab: , sumbu x, garis x=4, dan

Daerah diatas adalah daerah S, luas daerah S adalah

(2-8)

2. Hitunglah luas daerah di bawah sumbu X yang dibatasi oleh kurva y= - x, sumbu X dan garis x= . Jawab:

13

INTEGRAL | Matematika

3. Menentukan Luas Daerah Yang Di Batasi Kurva Y=F(X) Dan Sumbu X

Misalkan T adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y = f(x), sumbu x, garis x=a, dan garis x=c, dengan f(x)>= 0 pada [a,b] dan f(x)<=0 pada [b,c], maka luas daerah T adalah sebagai berikut:

Contoh : 1. Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=f(x)= - sin x, 0≤x≤2 dan sumbu x. Jawab: luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=f(x)= - sin x, 0≤x≤2 dan sumbu x adalah : = = = =

=

14

INTEGRAL | Matematika

2. Hitunglah luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=4x-x2, sumbu X, garis x=0, dan garis x=6! Jawab: L1 = L2 = Jadi, luas total adalah:

4. Luas Daerah yang Terletak Diantara 2 Kurva

Luas Daerah U pada gambar diatas adalah L(U) = Luas ABEF – Luas ABCD ABEF adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y1 = f(x), x=a, x=b, dan y=0 sehingga

Adapun ABCD adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y2 = g(x), x=a, x=b, dan y=0 sehingga

Dengan demikian, luas daerah U adalah :

15

INTEGRAL | Matematika

Contoh: 1. Tentukan Luas daerah yang dibatasi oleh kurva Jawab: Sebelum mencari luasnya, kita tentukan terlebih dahuli titik poting kedua kurva tersebut, sehingga diperoleh batas atas dan batas bawhnya:

Sehingga batas-batasbnya adalah

, maka luasnya adalah:

= 2. Tentukan Luas daerah yang diarsir !

Jawab:

Cari titik potong persamaan y = 3x dan y= x 2 - 2x Sebelum mencari luasnya, kita tentukan terlebih dahuli titik poting kedua kurva tersebut, sehingga diperoleh batas atas dan batas bawhnya: 3x = x 2 - 2x x 2 - 5x = 0 x(x - 5) = 0 didapat titik potong di x = 5 dan x = 0, sehingga luasnya adalah

16

INTEGRAL | Matematika

E. Menentukan Volume Benda Putar
Secara umum, volume dinyatakan sebagai luas alas dikali tinggi. Secara matematis, ditulis :

V=A.h

Dengan demikian volumrnya dapat dinyatakan sebagai berikut:

A(x) adalah luas alas benda putar, oleh karena alas benda putar ini berupa lingkaran, maka jari-jari yang dimaksud merupakan sebuah fungsi dalam misalnya f(x). Dengan demikian volume benda putar dapat dinyatakan sebagai :

1. Menentukan Volume Benda Putar yang Diputar Mengelilingi sumbu X Misalkan R adalah daerah yang dibatasi oleh kurva y = f(x), sumbu x, garis x=a, dan garis x=b, dengan a<b, maka volume benda putar yang diperoleh dengan memutar daerah R mengelilingi sumbu X adalah :

Contoh: 1. Tentukan volum benda putar jika daerah yang dibatasi oleh kurva

Jawab:

17

INTEGRAL | Matematika

e

2. Volume benda putar yang terjadi jika daerah yang dibatasi kurva y=x2 dan y= x2 dan y=x+6. Diputar mengelilingi sumbu x sebesar 360° Jawab :

2. Menentukan Volume Benda Putar yang diputar Mengelilingi Sumbu y

Kita tidak hanya dapat menentukan volume benda putar dengan sebuah bidang yang mengelilingi sumbu X saja, namun dapat pula menentukan volume benda putar sebuah bidang yang diputar mengelilingi sumbu Y. Untuk Itu perhatikan daerah yang dibatasi kurva x=f(y), sumbu y, garis x=a, dan garis x=b yang diputar dengan sumbu Y sebesar 360o. Dengan cara yang sama dengan penentuan volume benda putar yang diputar mengelilngi sumbu X , maka volume benda putaryang diperoleh adalah :

18

INTEGRAL | Matematika

Contoh: 1. Tentukan volume benda putar jika daerah yang dibatasi oleh kurva y garis x=2, dan y=-1 diputar 360o terhadap sumbu x! Jawab : , sumbu y,

2. Hitunglah volume benda putar yang terjadi jika daerah yang dibatasi kurva sumbu Y, garis y=0, dan y=2 diputar mengelilingi sumbu Y sebesar 360o. Jawab :

,

V= = = =
Jadi, volumenya adalah 4 satuan volume.

19

INTEGRAL | Matematika

3. Volume Benda Putar antara Dua Kurva

Misalkan f dan g merupakan fungsi yang kontinu dan nonnegativ sedemikian sehingga untuk [ ,b]. L adalah daerah yang di batasi dan garis x=a serta x=b . Maka, bila daerah tersebut di putar mengelilingi sumbu X sejauh 360o , maka volume benda yang ter jadi dapat dinyatakan dengan bentuk berikut.

Contoh : 1. Hitunglah volume benda putar yang terjadi jika daerah yang dibatasi kurva di putar mengelilingi sumbu X satu putaran penuh. Jawab: Tentukan terlebih dahulu titik potong kedua kurva tersebut. dan

Sehingga batas-batas daerahnya adalah yang dimaksud adalah: V= = = = Jadi , volumenya adalah satuan volume

dan

dengan dem,ikian volume

20

INTEGRAL | Matematika

2. Tentukan volume benda putar jika daerah yang dibatasi oleh kurva x, garis x=0, dan garis x=4 diputar 360o terhadap sumbu y Jawab: Cari Titik Potong dan garis x=4

, sumbu

Substitusi x=4 ke persamaan

sehingga diperoleh

Jadi, batas pengintegralannya adalah y=-1 sampai y=0. Ubah persamaan menjadi persamaan dalam variabel y sehingga

Jadi, volumenya adalah

satuan volume.

21

INTEGRAL | Matematika

BAB III PARADE LATIHAN SOAL
A. Parade Soal
1. Nilai dari (3 3 ) adalah...

a. 12 b. 16 c. 10 d. 6 e. 4 2. Jika ( ) = ( a. b. c. d. e. 3. Jika a. b. c. d. e. 4. Jika 2 3 4 5 6 (1 dan (

)

dan ( ) =

maka ( ) =...

3)

= 1 , maka nilai b adalah...

a. 3 b. c. d. 1 e. 5. Nilai dari a. b. 1 c. d. e. 1 (

)

=

maka nilai

adalah...

)

adalah…

6. Luas bidang yang dibatasi oleh grafik a. b. c. d. e.

=

dan sumbu x adalah…

22

INTEGRAL | Matematika

7. Daerah yang bi batasi oleh kurva yan diputar mengalilingi sumbu- sejauh 360o. Volume benda yang terjadi adalah... a. b. c. d. e. 8. Lua daerah yang terbatas dibawah ini adalah...

a. b. c. d. 2 e. 1 9. Panjang busur kurva a. b. c. d. 16 e. 10. Luas daerah yang dibatasi oleh sumbu adalah... a. 3 b. 36 c. 54 d. 60 e. 72 kurva , dan kurva dari sampai adalah...

23

INTEGRAL | Matematika

11. Hasil dari

(

)

adalah...

a. b. c. d. e.
12. Luas daerah pada kuadran I yang dibatasi oleh kurva 3 = , dan sumbu adalah.. a. b. c. d. 3 e. 13. Hasil = 3 , garis

∫ 2 x. cos 2 xdx = ....

1

a. 4x sin ½ x + 8 cos ½ x + C b. 4x sin ½ x – 8 cos ½ x + C c. 4x sin ½ x + 4 cos ½ x + C d. 4x sin ½ x – 8 cos ½ x + C e. 4x sin ½ x + 2 cos ½ x + C 14. Nilai x. sin( x 2 + 1) dx = ....

a. b. c. d. e.

cos ( x2 + 1 ) + C cos ( x2 + 1 ) + C –½ cos ( x2 + 1 ) + C ½ cos ( x2 + 1 ) + C 2cos ( x2 + 1 ) + C

15. Volume benda putar yang terjadi bila daerah yang dibatasi oleh kurva = 1 dan sumbu dari = 1 sampai = 1 dipurar mengelilingi sumbu sejauh 360o adalah.. a. b. c. d. e. 24

INTEGRAL | Matematika

16. Nilai dari

adalah...

a. b. c. d. e.
17. Daerah yang dibatasi oleh kurva

mengelilingi sumbu a. b. c. d. e.
18. Luas

dan garis diputar sejauh 360 . Volume benda putar yang terjadi adalah..

daerah yang diarsir pada gambar adalah …satuan luas.

a. 2/3 b. 3 c. 5 1 d.

3 2 6 3

e. 9

25

INTEGRAL | Matematika

19. Luas daerah yang diarsir pada gambar adalah …satuan luas.

a. b. c. d. e.

1 2 1 5 6 5 5 6 1 13 6 1 30 6 4

20. Luas

daerah arsiran pada gambar di bawah ini adalah …satuan luas.

a. 5 b. 7 2
3

c. 8 d. 9 1 e.

3 1 10 3

26

INTEGRAL | Matematika

B. Kunci jawaban
1. B 2. A 3. D 4. A 5. B 6. D 7. C 8. D 9. B 10. B 11. C 12. B 13. A 14. C 15. C 16. B 17. D 18. D 19. C 20. D

27
Nb : Kunci jawaban yang tersedia tidak memiliki nilai kebenaran absolut. Untuk itu, mohon koreksinya jika ada jawaban yang salah.

INTEGRAL | Matematika

BAB IV PENUTUP
A. Rangkuman
I. Integral tak tentu Beberapa aturan dalam penyelesaian integral:

• • • •

= ( )

=

( )

=

( )

( )

=

Integral trigonometri Fungsi-fungsi integral trigonometri: = = = =

= = =

+c

(

( (

) (

) )

= )

(

(

(

)

)

(

(

=

( )

( (

)

)

) ) (

)

=

=

(

)

)

Penyelesaian cara biasa
= 1 1

28

INTEGRAL | Matematika

Penyelesaian cara subtitusi
Misal = ( ) dan ( ) = ( ) didapat :

Integral Parsial =

Bagian u dikerjakan operasi turunan dan bagian dy dikerjakan operasi integral, dengan bentuk lebih sederhana dari bentuk . II. Integral Tertentu 1. Bentuk umum integral tertentu ( ) = ( ) ( )

Rumus-rumus integral tertentu: ( ) = ( )

( ( )

( ))

( ( )

( ))

( ( )

=

( )

=

( )

29 ( ) INTEGRAL | Matematika

( )

=

( )

( ) ( )

= =

( )

di mana f fungsi genap

di mana f fungsi ganjil

2. Rumus Luas Daerah (L) yang terletak a. Di atas sumbu x ( )= ( )

b. Di bawah sumbu x ( )= ( )

c. Di atas dan di bawah sumbu x ( )= ( ) ( )

d. Di antara 2 kurva ( )= ( ( ) ( ))

3. Volume Benda Putar (V) yang Diputar Mengelilingi a. Sumbu x = ( ( ))

b. Sumbu y = ( )

c. Sumbu x dan dibatasi kurva f(x) dan g(x) ( )= ( ) ( ( ))

d. Sumbu y dan dibatasi kurva f(y) dan g(y) ( )= ( ) ( ( )) 30

INTEGRAL | Matematika

B. Rekomendasi
Beberapa saran saya kepada pihak guru,siswa,sekolah terhadap pembelajaran matematika pada umumnya dan integral pada khususnya : Hendaknya dalam proses belajar mengajar matematika integral, lebih sering di beri tugas. Dan hendaknya tugas yang di berikan tidak terlalu menyulitkan bagi peserta didik. Sehingga para peserta didik bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan termotivasi untuk mempelajari Matematika Integral ini. Hendaknya dalam proses belajar mengajar pihak guru memberikan pembelajaran yang merata bagi seluruh siswa di kelas. Dan hendaknya pihak guru tidak hanya memperhatikan bagian sudut kelas tertentu, sehingga bagian sudut kelas yang lainnya sering terbengkalai sehingga dalam proses pembelajaran bagian sudut kelas tersebut tidak bisa mengikuti dengan baik. Hendaknya dalam proses evaluasi pembelajaran tidak memberikan jenis-jenis soal yang terlalu rumit/susah dan terkesan sangat berbeda dengan soal-soal latihan yang sederhana dan diberikan selama proses pembelajaran. Sehingga soal-soal evaluasi yang di berikan selama ini sulit untuk di selesaikan oleh peserta didik.

31

INTEGRAL | Matematika

32

Terkadang bukannya kita tidak mampu melakukan sesuatu, tapi kita hanya terlalu enggan untuk mencoba
INTEGRAL | Matematika

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->