Tujo Hadi Sumarto (Wawan Poultry Shop) Jl. Godean Km.

7,5, Yogyakarta Setiap hari, bisa menjual 25-30 ton ayam potong ke Jkt, Bgr dan beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk menunjang usahanya, ia memiliki 20 truk besar dan Colt pikap, serta 10 buah sepeda motor. Tersedia pula gudang seluas 4.000 meter persegi dan tiga lokasi kandang dengan kapasitas sekitar 4.000 ekor ayam. Uang yang berputar dalam bisnis ayam potong itu ditaksir rata-rata mencapai Rp. 200 juta per hari. Dari ayam ini, Tujo telah memetik hasilnya: dua rumah besar jadi tempatnya berteduh, salah satunya yang bernilai Rp. 850 juta baru dibangun di atas tanah seluas 550 meter2. Kiat Sukses Beternak Broiler Poultryindonesia.com, Tips. Untuk dapat terus bertahan di bidang usaha ternak ayam broiler, harus tahu faktor-faktor apa saja yang merupakan penentu keberhasilan usaha ternak tersebut. Fakta membuktikan dari tahun ke tahun kebutuhan masyarakat terhadap daging broiler terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi daging broiler, terjadi juga peningkatan terhadap usaha peternakan ayam broiler. Tetapi sangat disayangkan animo peternak terhadap komoditi yang satu ini tidak disertai kestabilan keuntungan yang dapat diraih oleh peternak, sehingga seringkali kita engar banyak peternak yang gulung tikar. Menurut Wirama Yuda (1996), ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh peternak atau calon peternak, agar usahanya dapat berkesinambungan, diantaranya adalah : 1. Kandang Sebelum memulai usaha ternak broiler, kita harus mempunyai kandang yang memenuhi syarat-syarat teknis dan kesehatan ternak, antara lain : tidak bocor waktu hujan, ventilasi cukup dan sinar matahari tidak dapat masuk secara langsung ke dalam kandang. Jarak antar kandang tidak terlalu rapat, dengan jarak minimal antar kandang selebar satu kandang. Saluran-saluran air atau pembuangan di sekitar kandang harus lancar. Lantai kandang harus miring ke satu atau dua arah untuk mempercepat proses pembersihan dan mencegah menggenangnya air di dalam kandang. Bahan-bahan dan konstruksi kandang harus kuat dan tahan lama sehingga tidak cepat rusak ataupun membahayakan pekerja. 2. Peralatan kandang Peralatan kandang yang vital seperti tempat pakan (feeder), tempat minuman (drinker), pemanas, seng pelindung anak ayam (chick guard), layar/tirai penutup kandang dan alat semprot desinfektan (sprayer) harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Sebab jika peralatan tersebut kurang dari kebutuhan berdasarkan jumlah ayam yang dipelihara, dapat menimbulkan problem- problem : berat badan standar akan sulit tercapai. Jumlah ayam yang kerdil akan tinggi. Problem penyakit yang timbul akan lebih sering dan sulit untuk diatasi. Angka kematian tinggi serta kualitas rata-rata ayam secara keseluruhan akan jelek. 3. Anak ayam DOC Anak ayam umur sehari (DOC) yang baik mempunyai ciri-ciri : bulu kering dan bersih, berat tidak dibawah standar (minimal ± 39 gr/ekor), lincah, tidak mempunyai

Manajemen yang baik akan meningkatkan efisiensi faktor-faktor produksi. faktor utama untuk menghasilkan ayam yang sehat adalah sanitasi dan tata laksana pemeliharaan yang benar. Silakan mengutip dan atau meng-copy isi tulisan ini dengan menyebutkan sumbernya : www. Sebab. 5. ataupun mengobati ayam bila terserang penyakit. yang pada akhirnya dapat memperbesar keuntungan yang diperoleh. Yang wajib untuk dipahami peternak. sebab diare dapat menyebabkan litter menjadi basah sehingga konsentrasi amoniak di dalam kandang meningkat. walau hanya satu-dua hari. Pemasaran yang terlambat. faktor ketepatan waktu dan lamanya proses pengangkatan ayam dari kandang sangat penting diperhatikan. adalah obat-obatan ini hanya sebagai pendukung. karena problem penyakit akan sering muncul dan sulit untuk diatasi. sehingga tahap pemasaran ini tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan suatu usaha. Pemasaran Akhir dari masa pemeliharaan ayam broiler akan bermuara pada pemasaran.cacat tubuh dan tidak menunjukkan adanya penyakit-penyakit tertentu seperti ompalitis. Obat-obatan Meliputi antibiotika. ngorok ataupun pullorum yang dapat dilihat dari adanya kotoran berwarna putih yang melekat pada dubur. energi. Manajemen pemeliharaan Faktor-faktor di atas dapat berfungsi dengan baik bila manajemen atau tatalaksana pemeliharaan yang dijalankan benar. Oleh sebab itu. serat kasar. Sedang proses pengangkutan ayam dari kandang yang berlarut-larut akan menimbulkan stres pada ayam sehingga akhirnya akan meningkatkan angka kematian. memakan waktu yang sesingkat-singkatnya dan dengan harga jual yang relatif tinggi. Obatobatan yang bagus dan mahal tidak akan bermanfaat banyak bila sanitasi dan manajemen pemeliharannya buruk. vitamin dan asamasam amino). Hal ini dapat dilihat dari standar kebutuhan zat-zat makanan pada masing-masing eriode pemeliharaan yang dapat dipenuhi oleh pakan tersebut. Oleh sebab itu. bukan faktor utama yang menyebabkan ayam menjadi sehat. 7. abu. Yang juga tidak kalah penting tapi sering terlupakan adalah pakan tersebut harus tidak menyebabkan diare. akan memperbesar biaya produksi terutama untuk pakan. Akan sia-sia kerja yang baik apabila penanganan pemasaran broilernya dilakukan kurang rapi dan terencana karena dapat mengurangi perolehan peternak.com . Pemilihan dan pemakaian obat-obatan yang digunakan harus tepat sesuai dengan kasus yang dihadapi. diagnosa penyakit tidak boleh salah untuk keefektifan terapi pengobatan yang dijalankan. Malah dapat menimbulkan kerugian. 6. Akan tetapi harga jual di sini tentu saja mengikuti pasaran yang berlaku. Pakan Pakan yang baik adalah yang cukup mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ayam (protein.poultryindonesia. lemak. vaksin dan vitamin yang dibutuhkan untuk membantu mempertahankan kesehatan ayam. yang pada akhirnya biaya produksi menjadi tinggi. sehingga memperkecil beban pengeluaran. Pemasaran yang baik adalah yang tepat waktu. Pada akhirnya dapat menimbulkan penyakit dan problem berat badan. 4. yang tentu saja menjadi beban peternak.

9-1.Usia ayam menginjak satu minggu Usia Ayam 26 hari uk 0.2kg Kandang ayam .

Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. peternak tidak perlu risau dalam menentukan pilihannya. Sebab semua jenis strain yang telah beredar memiliki daya produktifitas relatif sama. 2. Hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. SEJARAH SINGKAT Ayam ras pedaging disebut juga broiler. yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi. J E N I S Dengan berbagai macam strain ayam ras pedaging yang telah beredar dipasaran. Artinya seandainya terdapat perbedaan. Sebenarnya ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia.Mengenai budidaya ayam broiler pedaging 1. perbedaannya tidak . terutama dalam memproduksi daging ayam. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan.

Adapun jenis strain ayam ras pedaging yang banyak beredar di pasaran adalah: Super 77. atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam. Brahma. bersih dan tahan lama. Ross.menyolok atau sangat kecil sekali. Shaver Starbro. model kandang disesuaikan dengan umur ayam. 2. Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal. Hubbard. Pilch. Goto. Bromo. yang penting kuat. Langshans. tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang. Lohman 202. ISA. Lokasi terpilih bersifat menetap. Tatum. 3. untuk anakan sampai umur 2 minggu atau 1 bulan memakai kandang box.2. Tegel 70. Lokasi mudah terjangkau dari pusat-pusat pemasaran. Hypeco-Broiler. Marshall”m”. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA Sebelum usaha beternak dimulai. Indian river. b. Tebal litter setinggi 10 cm. penerangan/pemanasan kandang sesuai dengan aturan.1. Missouri. H&N. bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya. 3. Hyline. artinya tidak mudah terganggu oleh keperluan-keperluan lain selain untuk usaha peternakan. seorang peternak wajib memahami 3 (tiga) unsur produksi yaitu: manajemen (pengelolaan usaha peternakan). Yabro. maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Perkandangan Sistem perkandangan yang ideal untuk usaha ternak ayam ras meliputi: persyaratan temperatur berkisar antara 32. kelembaban berkisar antara 60-70%. Kim cross. Litter (alas lantai) Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering. PERSYARATAN LOKASI 1. untuk ayam remaja ± 1 bulan sampai 2 atau 3 bulan memakai kandang box yang dibesarkan dan untuk ayam dewasa bisa dengan kandang postal atapun kandang bateray. Indukan atau brooder . Peralatan a. Lokasi yang cukup jauh dari keramaian/perumahan penduduk. Hybro. Vdett. A. breeding (pembibitan) dan feeding (makanan ternak/pakan) 4. Cornish. CP 707.1. Arbor arcres.A 70. 4. peternak dapat meminta daftar produktifitas atau prestasi bibit yang dijual di Poultry Shoup. 4.1.1. Dalam menentukan pilihan strain apa yang akan dipelihara. Penyiapan Sarana dan Peralatan 4.2-35 derajat C. Sussex. Euribrid.

Alat ini berbentuk bundar atau persegi empat dengan areal jangkauan 1-3 m dengan alat pemanas di tengah.9%. Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yang sehat. Pemeliharaan 4. Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya .70. 4. Kalsium (Ca) 1%. f.2. serat kasar 4%.2. gunting operasi. b. d. Tempat bertengger (bila perlu) Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur. dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar.5%. Untuk tempat grit dengan kotak khusus e. c. c. minum dan tempat grit Tempat makan dan minum harus tersedia cukup. 4. ME 2800-3500 Kcal. Tempat makan.3. Pemberian Pakan dan Minuman Untuk pemberian pakan ayam ras broiler ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu). Phospor (P) 0. d. Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya. pisau potong operasi kecil. ukuran berat badan antara 35-40 gram.2. Perawatan Bibit dan Calon Induk Dilakukan setiap saat.1. Tidak ada letakan tinja diduburnya. Kualitas dan kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut: • kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 2224%.1. lemak 2. Pembibitan Ternak yang dipelihara haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut: • ternak sehat dan tidak cacat pada fisiknya • pertumbuhan dan perkembangannya normal • ternak berasal dari pembibitan yang dikenal keunggulannya. bila ada gejala kelainan pada ternak supaya segera diberi perhatian secara khusus dan diberikan pengobatan sesuai petunjuk Dinas Peternakan setempat atau dokter hewan yang bertugas di daerah yang bersangkutan. Alat-alat rutin Alat-alat rutin termasuk alat kesehatan ayam seperti: suntikan.3. 4. almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. Ukuran badan normal. bahannya dari bambu. Pemilihan Bibit dan Calon Induk Beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken)/ayam umur sehari: a. • tidak ada lekatan tinja di duburnya. 4. Fungsinya seperti induk ayam yang menghangatkan anak ayamnya ketika baru menetas. . a. e. dan lain-lain. Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.2.

3. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. yaitu • minggu ke-1 (1-7 hari) 1.121. Agar bangunan kandang dapat berguna secara efektif. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shoup. • Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1. • kuantitas pakan terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu: minggu ke-5 (umur 30-36 hari) 111 gram/hari/ekor. minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor.2%.• kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor. Pemeliharaan Kandang Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah.4. lemak 2.5 liter/hari/100 ekor • minggu ke-6 (37-43 hari) 10. Phospor (P) 0.1 liter/hari/100 ekor • minggu ke-3 (15-21 hari) 4. 4.829 gram.1 liter/hari/ekor. Banyaknya gula adalah 50 gram/liter air. hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. maka bangunan kandang perlu dipelihara secara baik yaitu kandang selalu dibersihkan dan .9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal. minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor.5%. minggu ke-7 (umur 4450 hari) 146 gram/hari/ekor dan minggu ke-8 (umur 51-57 hari) 161 gram/hari/ekor. Pemberian minum disesuaikan dangan umur ayam yang dikelompokkan dalam 2 fase: a. serat kasar 4. b. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalahsebanyak 122.7-0.5%. Kualitas dan kuantitas pakan fase finisher adalah sebagai berikut: • kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 18.6 liter/100 ekor.5 liter/hari/100 ekor • minggu ke-4 (22-29 hari) 7.2.520 gram. Fase starter (umur 1-29 hari). 4.7 liter/hari/100 ekor • minggu ke-8 (51-57 hari) 14. kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu. Fase finisher (umur 30-57 hari).4 liter/hari/ekor.8 lliter/hari/100 ekor • minggu ke-2 (8-14 hari) 3. Jadi total air minum 30-57 hari sebanyak 333. b. • Jadi total jumlah pakan per ekor pada umur 30-57 hari adalah 3. minggu ke-6 (umut 37-43 hari) 129 gram/hari/ekor. terkelompok dalam masing-masing minggu yaitu • minggu ke-5 (30-36 hari) 9.7 liter/hari/ekor.9 liter/hari/100 ekor • minggu ke-7 (44-50 hari) 12. kalsium (Ca) 1%.

dijaga/dicek apabila ada bagian yang rusak supaya segera disulam/diperbaiki kembali. Stoving . menjaga litter tetap kering.2. Noxal. 5. sering mematuk-matuk dan mengibas-ngibaskan bulu karena gatal. sayap terkulasi. pucat dan kurus. bulu kusam menggigil kedinginan. Berak darah (Coccidiosis) Gejala: tinja berdarah dan mencret.15% yang encerkan dengan air kemudian semprotkan dengan menggunakan karbonat sevin dengan konsentrasi 0. Pengendalian: (1) sanitasi lingkungan kandang ayam yang baik.1. Tungau (kutuan) Gejala: ayam gelisah. Dengan demikian daya guna kandang bisa maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang bagi ternak yang dipelihara.15% yang encerkan dengan air kemudian semprotkan ketubuh pasien.1.2. kadang berdarah. (2) dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut. Dengan fumigasi atau pengasepan menggunakan insektisida yang mudah menguap seperti Nocotine sulfat atau Black leaf 40. lesu. timbul bunyi ngorok. 5. Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungaan. cxaldayocox. Hama 5. nafsu makan kurang.1. ayam yang mati segera dibakar/dibuang. Hasil Tambahan Usaha ternak ayam broiler adalah berupa tinja atau kotoran kandang dan bulu ayam. tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutarmutar tidak menentu dan lumpuh. pisahkan ayam yang sakit dengan yang sehat. Penyakit 5. PASCA PANEN 7. (2) dengan menggunakan karbonat sevin dengan konsentrasi 0. binatang vektor penyakit tetelo.2. P A N E N 6. Hasil Utama Untuk usaha ternak ayam pedaging.1.2. Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline. (2) pisahkan ayam yang sakit. bersin. HAMA DAN PENYAKIT 5.1.1. Sampai sekarang belum ada obatnya 5. mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. amprolium.1. 7. hasil utamanya adalah berupa daging ayam 6. nafsu makan turun. sayap terkulasi. Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus. 6. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae) Gejala: ayam sulit bernafas. batuk-batuk. mata ngantuk.

3. Mekanisme pembiayaan bank yang dapat menjamin keamanan kredit pada usaha budidaya ayam ras pedaging model Pola Mandiri dapat dilakukan kerjasama antara pihak Bank dengan peternak atau kelompok ternak dimana jumlah kredit.5. Pola Pembiayaan Ayam Ras Pedaging Penelitian Kerjasam dengan Bank Indonesia Banjarmasin KESIMPULAN a. obat dan vaksin) termasuk pemasaran ayam. Pemotongan Pemotongan ayam dilakukan dilehernya.54. Tanggung jawab peternak Plasma adalah menyediakan kandang. Banjar dilaksanakan melalui 2 (dua) model yaitu Pola Mandiri dan Pola Kemitraan.2. pembiayaan dapat dilakukan oleh bank kepada pihak Inti dari Perusahaan Kemitraan . seluruh isi perut (hati. Pemotongan Karkas Kaki dan leher ayam dipotong. Sedangkan untuk Pola Kemitraan.pakan.4. Bulu-bulu yang halus dicabut dengan membubuhkan lilin cair atau dibakar dengan nyala api biru 7. Pola Mandiri dilaksanakan peternak melalui pembiayaan sendiri baik biaya investasi (kandang dan peralatan) maupun biaya operasional (bibit. biasanya ditempatkan di kandang penampungan (Houlding Ground) 7. 7. kaki ayam/paha ditekukan dibawah dubur. pakan. prinsipnya agar darah keluar keseluruhan atau sekitar 2/3 leher terpotong dan ditunggu 1-2 menit. Pengulitan atau Pencabutan Bulu Caranya ayam yang telah dipotong itu dicelupkan ke dalam air panas (51. obat dan vaksin) termasuk pemasaran ayam melalui kesepakatan harga yang tertuang sebagai kontrak kerjasama Inti-Plasma di awal usaha. Usaha budidaya ayam ras pedaging (UMKM) di Kab. Sedangkan Pola Kemitraan dilaksanakan kemitraan antara peternak plasma (UMKM) dengan pengusaha besar (perusahaan Inti) yang lazim disebut Pola IntiPlasma.Penampungan ayam sebelum dilakukan pemotongan. b. Hal ini agar kualitas daging bagus. Tunggir juga dipotong bila tidak disukai.4 derajat C). Setelah semua jeroan sudah dikeluarkan dan karkas telah dicuci bersih.7. Isi perut ini dapat dijual / diikutsertakan pada daging siap dimasak dalam kemasan terpisah 7. tidak mudah tercemar dan mudah busuk. peralatan dan tenaga kerja sendiri. usus dan ampela) dikeluarkan. Pengeluaran Jeroan Bagian bawah dubur dipotong sedikit. Kemudian ayam didinginkan dan dikemas. sedangkan tanggung jawab Inti adalah menyediakan sapronak (bibit. pembayaran angsuran pokok dan angsuran bunga disesuaikan dengan kemampuan produksi ayam ras pedaging oleh peternak. Lama pencelupan ayam broiler adalah 30 detik.

dengan persetujuan semua plasma peminjam kredit. dengan dasar pada skala usaha tersebut merupakan skala minimal usaha yang paling efisien dalam memberikan keuntungan dan merupakan kemampuan optimal seorang tenaga kerja kandang dalam teknis pemeliharaan ternak ayam ras pedaging baik peternak Pola mandiri maupun Pola Kemitraan 2. Dinas Peternakan Kabupaten Banjar. Penyuluh (PPL). Perusahaan Kemitraan (Inti). . tatalaksana panen sesuai prosedur teknis pemeliharaan ayam ras pedaging yang baku. Bibit ayam umur satu hari (DOC)yang digunakan peternak adalah bibit unggul pedaging dengan strain: strain Multi Breeder (MB). tatalaksana pemberian pakan dan minum. d. sedangkan peternak respondennya adalah peternak ayam ras pedaging baik Pola Mandiri maupun peternak plasma Pola Kemitraan (Inti-Mitra). dan lembaga keuangan Perbankan di Kabupaten Banjar. Wilayah usaha budidaya ayam ras pedaging yang dijadikan model adalah beberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Banjar. Pola pembiayaan budidaya ayam ras pedaging disusun berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan dari beberapa nara sumber yaitu peternak ayam ras pedaging. Plasma hanya melaksanakan proses produksi dalam pemeliharaan ayam saja. dimana ayam dari anakan (starter) hingga siap panen (finisher) ditepatkan pada satu kandang yang sama menggunakan kandang tipe panggung. dan sisanya dikembalikan kepada petani sebagai margin usaha. Pola budidaya ayam ras pedaging yang dilakukan peternak di Kab. obat dan vaksin). program vaksinasi dan kesehatan ayam. Cakupan Aspek Tekhnis yang dilakukan adalah: 1. Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan. Pencairan dana sebaiknya dilakukan melalui rekening Inti dimana plasma tidak akan menerima uang tunai dari perbankan tetapi yang diterima dalam bentuk sapronak (bibit.500 ekor ayam. pakan. 3. strain Patriot. c. Perusahaan Inti akan memotong sebagian hasil penjualan plasma untuk disetorkan kepada bank sebagai angsuran pinjaman. strain Wonokoyo dan strain Super Chick. strain CP 707. Skala usaha ayam ras pedaging yang dijadikan model analisis kelayakan adalah pada skala usaha ekonomis minimal yaitu skala usaha 2. prosedur tatalaksana pemeliharaan fase starter (1-4 minggu) dan fase finisher ( 4 minggu-panen). Banjar adalah sistem All In All Out. Persyaratan teknis yang harus diperhatikan dalam budidaya ayam ras pedaging adalah model kandang tipe panggung. e.

wilayah pemasaran ayam sebagian besar dijual ke pedagang ayamm (broker) di luar provinsi Kalimantan Selatan. dengan sistem All In . Pemasaran ayam ras pedaging dilakukan dalam bentuk ayam hidup.306. Samarinda (KalTim). umur panen 42-49 hari.080. dan frekuensi panen 6 kali/tahun.000 per Kg bobot pada kisaran bobot ayam 2. bobot panen 1.terdiri dari biaya investasi.-/tahun. Aspek Finansial usaha ayam ras pedaging meliputi: 1. konsumsi 3. 3. 75.500.All Out sebesar Rp. 69. makromarket dan industri pengolahan hasil di wilayah Kalimantan Selatan. Pendapatan yang diterima pada Pola Mandiri. 2.58 .990/Kg dicapai proyeksi produksi hasil penjualan sebesar Rp.580. Pada Pola Mandiri. Dengan harga jual Rp. konversi 1. Rantai pemasaran ayam ras pedaging dari tingkat peternak baik peternak mandiri Pola Mandiri maupun peternak plasma.610. 12.-/siklus dan Rp.51.790. Pada Pola Kemitraan. dan setelah itu kandang dan peralatan ayam harus diremajakan lagi.690.990 per Kg bobot pada kisaran bobot ayam 1.571 Kg/tahun.283. 11.-/tahun.2 Kg/ekor. Harga ayam di tingkat peternak mandiri adalah Rp.660.dan biaya operasional Rp.57.000. konsumsi 2.62 Kg. dengan asumsi produksi mortalitas ayam 3%. Umur ekonomis usaha adalah 5 tahun sesuai umur ekonomis investasi kandang dan peralatan ayam ras pedaging.46 Kg/ekor/panen.2. umur panen 31-35 hari..-/siklus dan Rp. dicapai total bobot panen 32.187. bobot panen 2.000/tahun dan pendapatan (laba) sebesar Rp. Oleh karena itu Pola Mandiri ini hanya layak untuk diusahakan jika pasar pada dua propinsi itu tetap terbuka Sementara Pola Kemitraan pasar ayam Plasma sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak Inti Perusahaan Kemitraan yang sebagian besar dipasarkan pada pedagang ayam (broker). Pada Pola Kemitraan sebesar Rp.62 Kg/ekor.250.140. 12.57. konversi 1.2 Kg.000/siklus dan Rp.247.010 Kg/tahun.000..487.. kandang dan peralatan Rp.290/tahun dan pendapatan (laba) sebesar Rp. 448.120.58 Kg/ekor/panen.000/Kg dicapai proyeksi produksi dari hasil penjualan sebesar Rp. Dengan harga jual Rp. serta kota Balikpapan.4. Aspek Pemasaran yang dilakukan adalah: 1. Muara Teweh (KalTeng). tanah. dengan asumsi produksi mortalitas ayam 3%. Pola kemitraan umumnya melalui rantai tataniaga yang cukup ringkas. sementara di tingkat peternak plasma (Kemitraan) sesuai harga kontrak adalah Rp.215/siklus dan Rp. dicapai total bobot panen 23. meliputi kota Pangkalan Bun. dan frekuensi panen 6 kali/tahun. 14. Kapuas.965.000.63.000.19. 74.14.031. Biaya investasi budidaya ayam ras pedaging Pada Pola Mandiri. 3. rumah jaga.000.terdiri dari biaya investasi kandang dan peralatan .

. Berkembangnya sektor usaha penjualan sapronak ayam ras pedaging dengan tumbuhnya toko atau kios penjualan saprodi termasuk peralatan pakan-minum. insekta dan hewan melata. Tumbuhnya sektor usaha pengadaan bahan pakan ayam seperti bahan dedak padi.000. 5. Perbaikan tingkat kesejahteraan keluarga petani ternak.250. Terbukanya banyak kesempatan kerja dan berusaha bagi masyarakat dengan adanya kegiatan peternakan ayam ras pedaging ini. jagung giling. Sumber kontaminasi penyakit dari burung. Lalat juga merupakan dampak lingkungan yang muncul di sekitar peternakan ayam ras pedaging. Tumbuhnya home industri pengolah hasil pemotongan ayam yaitu pengolah usus dan ceker ayam berupa keripik usus dan keripik kulit ceker ayam. 6. tepung ikan. dan peningkatan konsumsi gizi keluarga dengan peningkatan konsumsi protein hewani 4. pakan dan obata obatan ayam yaitu poultry shop saprodi. peningkatan status kesehatan keluarga. akibat adanya kotoran ayam. Upaya desinfeksi kandang dengan desinfektan destam secara rutin oleh peternak mampu mengurangi jumlah lalat yang ada. Upaya sanitasi dan higiene di lingkungan peternakan umumnya mampu mencegah terjadinya wabah penyakit atau datangnya . 2. mineral dan vitamin pakan (premik) dan lainnya. Peningkatan kemampuan daya beli rumah tangga. 3.47. 2. Tumbuhnya sektor lain seperti home industri pengolah produk ayam ras broiler 8. pakan dan obat-obatan ayam. penjual ayam potong. 7. Bau kotoran ayam ras pedaging adalah polusi pertama yang muncul dan cukup mengganggu masyarakat sekitar sebagai dampak peternakan ayam. tenaga kerja kandang. 3.dianggap Rp.783.dan asumsi tanah tempat usaha dan rumah jaga pada saat menjadi plasma telah memiliki dan tidak memerlukan biaya investasi untuk hal itu.500. pedagang ayam. dan biaya operasional sebesar Rp. penjual dan pengolah pupuk kotoran ayam. namun bau ini dapat dieliminir oleh sebagian besar peternak dengan mencampur pakan atau air minum ayam dengan larutan probiotik EM-4 atau NASA yang dapat memfermentasi kotoran dan mengurangi bau yang ada. baik sebagai peternak ayam.27.- Dampak Ekonomi dan Sosial yang ada akibat usaha budidaya ayam yang dilakukan adalah: 1. Dampak Lingkungan yang timbul akibat usaha budidaya ayam yang dilakukan adalah: 1. pengolah produk makanan ayam dan usaha lain baik di sektor hulu maupun hilir dari kegiatan usaha peternakan ayam ras pedaging ini. Terjadinya perbaikan ekonomi dengan peningkatan pendapatan keluarga petani ternak.

tetapi Pola Kemitraan menunjukkan tidak layak usaha.71 Kg dan BEP harga ayam ras pedaging sebesar Rp./Kg. Pay Back Period (PBP) 2 tahun 4 bulan dan ROI sebesar 17.16%. Asumsi pada analisis kelayakan usaha budidaya ayam ras pedaging yang dilakukan.163. IRR 65. Sementara pasca scenario 3 dimana secara akumulatif terjadi kenaikan biaya operasional 5% dan terjadi penurunan penerimaan 5% kedua model sudah tidak layak secara finansial di mana kedua model menunjukkan NPV yang negative.15%. Pada Pola Kemitraan. terhadap usaha budidaya ayam ras pedaging menunjukkan secara finansial layak untuk diusahakan. diasumsikan layak sepanjang pasar ayam di Kalteng dan Kaltim masih tetap terbuka.62. 36. f. PBP 3 tahun 8 bulan dan ROI sebesar 6.353. berdasarkan parameter financial yang ada..-.350.-. Berdasarkan analisis sensitivitas pada scenario 1 dan 2 dimana terjadi penurunan penerimaan 5% atau kenaikan biaya operasional 5% baik Pola Mandiri masih layak. 11.020. biaya investasi dan biaya operasional (modal kerja) diperhitungkan bersumber dari perbankan.01.06. Hasil analisis menunjukkan pada discount rate 16% memberikan nilai NPV sebesar Rp. 12. Gross B/C rasio 1. Hasil analisis menunjukkan pada discount rate 16% memberikan nilai NPV sebesar Rp. Pemberian kredit pada usaha budidaya ayam ras pedaging di Kabupaten Banjar sangat sesuai diberikan kepada pengusaha skala mikro dan kecil. mengingat usaha ini baik Pola Mandiri maupun . SARAN a./Kg. Dan IRR 86.995. h.hewan melata yang berbahaya di daerah peternakan ayam ras pedaging.9 Kg dan BEP harga ayam ras pedaging sebesar Rp.135. terhadap usaha budidaya ayam ras pedaging menunjukkan secara finansial layak untuk diusahakan.79%. BEP volume produksi total selama 5 tahun adalah sebesar 110.09%.303. BEP volume produksi total selama 5 tahun pada Pola Mandiri sebesar 137. Net B/C rasio 1. Gross B/C rasio 1.320. Net B/C rasio 1. Untuk menyederhanakan perhitungan maka tingkat suku bunga diasumsikan sama dengan tingkat suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 16% dari bank pada saat survey. Pada Pola Kemitraan..00. Hasil analisis kelayakan finansial pada Pola Mandiri. 54.23. i. g.16.

d. Direkomendasikan pemberian bantuan pinjaman kredit usaha terutama peternak ayam ras pedaging yang ada di Kec. sehingga perkembangan populasi ayam dapat ditingkatkan. dimana sisanya diserahkan sebagai margin usaha bagi plasmanya. Karang Intan dan Kec. apabila secara tekhnis dan kelayakan finansial usaha ayam ras pedaging yang dilakukan dianggap layak usaha. dengan alasan: a) walaupun hasil analisis finasialnya tidak sebaik pada Pola Mandiri namun jumlahnya sangat besar sehingga mampu meningkatkan populasi ayam secara signifikan.Pola Kemitraan sangat potensial untuk diberdayakan dan dikembangkan . c. . Hal ini bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya jumlah plasma yang ada (peternak yang berusaha) akan tetapi sekaligus meningkatkan jumlah populasi ayam ras pedaging sampai pada tingkat populasi tertentu.. e. b. termasuk sebagai suplyer sapronak (bibit. obat dan vaksin). yang masih menjamin keseimbangan permintaan dan penawaran produk ayam ras pedaging di pasaran agar harga tetap stabil dan tetap menguntungkan peternak. Disisi lain kondisi ini akan mampu menurunkan angka inflasi daging ayam ras di Kalimantan Selatan. seyogyanya pemerintah daerah dapat memberikan penjaminan sesuai dengan UU No. sekaligus pemotong dan pembayar angsuran plasma. pihak Inti atau Perusahaan Kemitraan bertindak sebagai avalis kredit bagi plasmanya. Skema penurunan angka inflasi ayam ras pedaging (daging) pada Pola Kemitraan. pemasaran ayam ras pedaging plasma. b) pangsa pasar ayam pada pola ini sebagian besar adalah pasar lokal di Kalimantan Selatan sehingga akan berdampak besar pada penurunan inflasi daging berasal dari ayam ras pedaging. dapat dilakukan dengan cara meningkatkan jumlah peternak plasma baru yang direkrut oleh Inti. dan. Banjar dan bukan merupakan zona penyakit endemik ayam pedaging. Skim kredit perbankan yang diberikan. pakan. 20 Tahun 2008. Skema penurunan angka inflasi daging berasal dari ayam ras di Kalimantan Selatan dapat dilakukan melalui pemberian kredit pinjaman bank terutama pada peternak plasma pada Pola Kemitraan. f. Martapura karena selain budidaya ayam secara teknis oleh peternak berhasil. kedua wilayah tersebut merupakan wilayah pengembangan peternakan ayam ras pedaging terbesar di Kab. Berdasarkan keterbatasan kemampuan peternak UMKM budidaya ayam ras pedaging dalam menyediakan agunan yang dipersyaratkan bank.

dimana keuntungan peternak plasma ditetapkan berada 5% di atas suku bunga deposito. Dukungan banyak pihak bertujuan mengingat modal usaha (biaya investasi dan biya operasional) yang cukup besar. h. sehingga banyak para peternak yang gulung tikar. kesempatan memulai bisnis ini menjadi bagus. bisnis ini menjadi hancur. harus didukung oleh pihak Dinas Peternakan Kabupaten dan Provinsi. dimana peserta atau sasarannya adalah Sarjana Peternakan baru atau kelompok ternak yang diseleksi dan dimagangkan sebelumnya di perusahaan besar penyelenggara budidaya ayam ras pedaging. serta pihak-pihak Bank terkait.g. i. Adanya model pilot project atau demplot percontohan. Pendanaan dan pembinaan pilot project budidaya ayam ras pedaging. Dulu pada waktu flu burung melanda dunia. Disarankan adanya penentuan harga dasar ayam ras pedaging berdasarkan harga BEP usaha dan disparitas kenaikan harga pakan yang dilakukan setiap bulan. sebagaikajian lending model yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa paket program budidaya ayam ras pedaging skala 2500 ekor berikut kandang dan peralatan di Kabupaten Banjar. maka dari itu merupakan peluang yang sangat bagus berbisnis ternak ayam potong. Community Sosial Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan besar. Penetapan harga harus melibatkan tidak hanya perusahaan Inti. Sebab tidak ada yang berani makan daging ayam. Hampir 100% orang Indonesia suka makan daging ayam. dengan harapan margin di tingkat peternak tetap menguntungkan dan terjaga pada tingkat tertentu dan secara finansial masih layak usaha Usaha Ternak Ayam Potong 28 SEPTEMBER 2009 OLEH BRIOOZORA 8 KOMENTAR ayam potong Daging ayam merupakan daging favorit di negara kita. Saatnya sekarang ini untuk memulai mumpung masi banyak kandang-kandang bekas yang sudah tidak dipakai oleh pemiliknya untuk dibeli dengan harga murah dibandingkan dengan membuat kandang baru yang tentu lebih mahal. Sekarang berhubung issu flu burung sudah tidak ada. Dengan demikian usaha ini akan lebih menggairahkan peternak plasma dalam usahanya karena masih lebih menguntungkan. Usaha ini biasanya dilakukan dengan . Bappeda Kabupaten dan Provinsi. Brooker dan Plasma. tetapi juga Dinas Peternakan.

Mencari pekerja yang bertugas mengurus pakan dan minuman ternak dan memelihara sesuai dengan cara yang benar dengan upah yang sesuai. Dalam usaha pertanian. Kemudian usahakan untuk selalu datang mengontrol setiap hari walaupun hanya sebentar setiap sore pada waktu ternak diberi pakan. Namun harus pandaipandai memilih pekerja yang jujur. Perlu diketahui apa penyebab kandang bekas tadi berhenti dipakai untuk penanggulangan. peternakan pokoknya agribisnis kita memiliki kemudahan. Sehingga anda tidak perlu repot-repot menyadiakan bibit.sistem kerja sama dengan peternak pembibitan ayam potong. tempat air minum. Dengan sistem kerja sama ini anda hanya menyiapkan kandang beserta alat-alat untuk pemeliharaan ayam potong dengan sistem bagi hasil 50%. perkabunan. untuk 3700 ekor ayam dibutuhkan 2 orang pekerja (setiap satu orang diupah Rp600. sebab banyak orang-orang yang ahli di bidang ini terutama di desa-desa. Biasanya sudah ada tukang ahli dalam pembuatan kandang yang menawarkan jasa pembuatan kandang lengkap dengan peralatan tempat pakan. karena semua telah disiapkan oleh peternak pembibitan tadi. dll. dengan perhitungan tadi dapat pula diketahui berat ternak tanpa harus menimbangnya. Proses kerja usaha ini Sehari sebelum bibit ayam didatangkan kandang harus dipersiapkan.000. Jika ini penyebabnya maka kandang bekas tersebut baik untuk digunakan sebab kasus flu burung sudah reda (sudah tidak ada). penghangat. sebab berarti pernah dipakai sehingga sudah diperhitungkan oleh pemilik sebelumnya bahwa lokasi kandang bagus. letakkan terpal pada seluruh lantai kemudian sebarkan gabah padi di atasnya dan siapkan pula terpal atau sambungan karung-karung untuk menutup rapat dinding kandang. Usahakan mencari kandang bekas untuk dibeli. Sehingga tidak ada kesulitan dalam mencari pekerja yang ahli. tapi biasanya para peternak ayam potong yang menutup usahanya kebanyakan disebabkan oleh kasus flu burung. Ini bertujuan agar kandang tetap hangat. total pakan yang dihabiskan 260 karung per karung seberat 50kg).-). untuk ukuran kandang isi 4000 ekor diisi dengan 3700 ekor agar kandang menjadi lega. Jika tidak menemukan kandang bekas. Langkah-langkah yang dibutuhkan Mencari lokasi yang tanahnya kering (bukan daerah persawahan) untuk menempatkan kandang dengan tujuan agar kandang tidak cepat rusak terutama kandang yang tiang-tiangnya terbuat dari bambu akan cepat rusak jika lokasi terletak pada tanah basah (karena kandang dari tiang bambu murah). Kemudian siapkan 40 karung pakan (setiap pengiriman pakan 40 karung. Namun kendala yang biasanya dialami pada usaha agribisnis adalah pekerja yang nakal dan tidak jujur. buatlah kandang untuk ukuran isi 4000 ekor ayam. Temui peternak pembibitan ayam potong untuk diajak kerja sama dengan sistem bagi hasil. namun jika tiang-tiang kandang terbuat dari kayu kelapa tidak masalah dibuat di atas tanah basah karena memakai penyangga beton (kandang bertiang kayu kelapa lebih mahal). . Dengan sistem ini akan mempermudah dalam pengadaan semua yang dibutuhkan karena peternak pembibitan biasanya menyediakan kebutuhan-kebutuhan ternak yang lengkap dan tidak perlu repot-repot dalam pemasarannya karena biasanya mereka yang beli kembali hasil panen kemudian dihitung jumlah kebutuhan yang telah dihabiskan baru setelah itu keuntungan dibagi. pakan dan obat-obatan. jujur apa tidaknya pekerja dapat diketahui dengan sistem penghitungan jumlah pakan yang dihabiskan berbanding jumlah hewan ternak. Tapi hal ini jarang terjadi sebab orang-orang desa kebanyakan jujur-jujur walaupun ada yang nakal tapi sedikit. dengan demikian kelancaran bisnis ini bisa dijamin.

Adapun ayam yang afkir dipisah penimbangan dan pendataannya. sebab harganya lebih murah dari yang normal.000. Hasil penjualan kotoran dan karung bekas dapat menutupi ongkos air PDAM dan listrik dan minyak tanah bahan bakar penghangat kandang.000..-. sekat dengan diameter tersebut untuk menampung sekitar 600 ekor bibit ayam. obat anti stress. Jumlah biaya yang dihabiskan dan keuntungan yang dihasilkan.000.per orang per sekali panen Rp1.kepada petani untuk dijadikan pupuk. setiap pemberian vaksin dilakukan pada waktu sore. Jadi untuk 3700 ekor ayam diperlukan enam lingkaran skat.000.-.000. Skat diganti dengan skat ruang kandang dengan bambu yang di buat di setiap jarak 10 meter diberi jarak 2 cm antara bambu-bambu skat. . Beri pakan dan air minum setiap pagi dan sore.. jika yang normal berharga Rp14.-.(dibayar setelah panen).per kg maka yang afkir berharga Rp10..-(dibayar setelah panen).. Letakkan sebuah kompor penghangat (kompor khusus untuk penghangat ayam) di tengah-tengah setiap lingkaran skat.000. setiap sekat tetap berisi 600 ekor ayam. dalam sekali panen bisa menghasilkan 150 karung kotoran. Sekat diperbesar sesuai dengan kepadatan ternak yang semakin besar. Kemudian tempat pakan (talam) diganti dengan tempat pakan khusus ayam yang ditaruh dengan menggantungkannya setinggi 2cm dari lantai kandang dan terpal penutup dinding dibuka bagian atasnya.pakan yang dihabiskan sekali panen adalah 130 kwintal seharga Rp265. kemudian letakkan 15 tempat pakan (talam berdimeter 50cm) dan 8 unit tempat air minum di setiap skat..kali 130 kwintal sama dengan Rp34.000.000.. kemudian tempat pakan ditambah menjadi 26 unit dan digantungkan lebih tinggi dari permukaan lantai kandang menjadi 6 cm. Pada hari ke12 diberikan vaksin Rumboru yang dicampurkan pada susu skin (susu untuk pertumbuhan bulu ayam).000.200. kemudian lingkaran skat dan terpal penutup dinding dibuka.000. Biaya gaji 2 orang pekerja Rp600.. obat anti stress berhenti diberikan. Sewa tanah beserta kandang yang dapat menampung 4000 ekor ayam Rp15. setiap sore air dicampur dengan obat anti stress (disediakan oleh bos bibit).. Kemudian seminggu sebelum panen yakni di hari ke 28. Segala sesuatunya mulai dari jumlah pakan. Setelah 4 atau 5 hari ternak diberi vaksin Ende dengan cara diteteskan pada mata ternak. Biaya pakan per kwintal Rp265.690. namun jika musim hujan maka kandang harus dibersihkan setiap seminggu setelah hari ke12.per tahun. Kandang dibersihkan jika musim panas cukup sekali saja dibersihkan. kemudian alas kandang (terpal dan gabah) dibongkar dan alat penghangat berhenti dipakai.-(dibayar setelah panen). vaksin.450.total harga 37 kardus berisi 3700 ekor bibit ayam Rp13. Biaya 24 botol vaksin selama sekali panen Rp360..Pada hari bibit ayam didatangkan siapkan triplek sebagai sekat yang dibuat melingkar dengan ketinggian 60cm berdiameter 4 meter.(dibayar setelah panen) Biaya 20 bungkus obat anti stress yang dihabiskan selama sekali panen adalah Rp240.000. semua dihitung dan dicatat untuk dijadikan data yang akan dicocokkan dengan data peternak bibit (boss yang mensuplai segala kebutuhan tadi) agar penghitungan bagi hasil menjadi benar. Begitu pula pada waktu panen semua ternak yang dikeluarkan untuk dijual harus ditimbang dan dicatat untuk dijadikan data. Pada hari ke18 ternak diberikan vaksin Ende yang dicampurkan pada susu skin.. Panen biasanya dilakukan 6 kali selama satu tahun.000. Setelah panen kandang dibiarkan selama tiga hari menunggu sampai kotoran ternak kering baru setelah itu dibersihkan dan kotoran dikumpulkan dalam karung-karung bekas pakan dapat dijual seharga Rp2000.000. Begitu pula dengan karung bekas pakan dapat dijual seharga Rp2000. Biaya bibit per kardus isi 100 ekor Rp370.

Jika menyewa kandang orang maka cukup Rp15. bibit.-. maka hasil penjualan sekali panen Rp14. Pemasaran Untuk pemasaran hasil panen karena memakai sistem kerja sama maka sudah diurus oleh klien pembibitan sehingga kita tidak perlu memikirkan pemasaran. Modal yang harus disiapkan pada awalnya adalah untuk pembiayaan kandang.000.000.-.. Jika menyewa tanah 10 tahun dan membikin kandang sendiri untuk isi 4000 ekor maka jumlah modal yang harus disiapkan uang sewa tanah Rp10. obat anti stress.000.Dari 3700 ekor bibit biasanya dapat dipanen 3500 ekor per ekor rata-rata memiliki berat 1.000.000.sama dengan Rp70. maka keuntungan yang didapat dibagi dua menjadi Rp12.500..000. Karena sistem kerja bagi hasil dengan penyuplai bibit dan kebutuhan 50%-50%.380... .per sekali panen. vaksin Rp48.740.000.000.000..plus biaya kandang Rp60.000.500.000.dikali 5250kg (berat 3500 ekor ayam) sama dengan Rp73.760.000.5kg. Keuntungan yang didapat adalah : hasil penjualan Rp73.sama dengan Rp24.dikurangi jumlah total biaya pakan.-..000.-.000.