KESEHATAN DAN KEAMANAN KERJA

A. KESEHATAN KERJA 1. Pendahuluan Perlindungan ini berawal pada abad 19 ketika berlangsungnya Revolusi Industri sekitar 1850-1870. Undang-Undang pertama dalam perburuhan adalah bidang kesehatan kerja yang berawal dari Eropa Barat, yaitu Inggris tahun 1802, Jerman dan Perancis sekitar tahun 1840, sedangkan Nederland setelah tahun 1870. Undang-Undang perlindungan pertama, memuat aturan-aturan yang disebut sebagai arbeidsbechermingsrecht. Menurut H.L. Bakels perlindungan buruh merupakan norma-norma hukum publik. Aspek material menyangkut keamanan kerja dan perawatan fisik, aspek immaterial adalah waktu kerja, peningkatan perkembangan jasmani dan rohani bagi perkembangan anak arbeidsomstadighedenrecht. MG. Rood berpendapat contoh yang menunjukkan ciri utama dari hukum asli yang didasari pada Teori Ketidakseimbangan kompensasi. Teori ini bertitik tolal pada pemikiran bahwa antara pemberi kerja dengan penerima kerja secara sosial ekonomi tidak sama kedudukanya, dimana pihak penerima kerja sangat tergantung pada pemberi kerja. Iman Soepomo berpendapat istilah kesehatan kerja lebih tepat daripada perlindungan buruh karena hukum perburuhan bertujuan melindungi buruh sebagai pihak yang ekonominya lemah terhadap majikan yang ekonominya kuat. 2. Pengertian Iman Soepomo menjelaskan apa yang dimaksud dengan kesehatan kerja : “Aturan-aturan dan usaha-usaha untuk melindungi buruh dari kejadian atau keadaan perburuhan yang merugikan atau dapat merugikan kesehatan

dan kesusilaan dalam seseorang itu melakukan pekerjaan dalam hubungan kerja” Berhubung tujuan kesehatan kerja terletak di bidang kemasyarakatan atau sosial maka ada yang menamakannya sebagai perlindungan sosial bagi buruh. Sebutan ini dibedakan dengan sebutan perlindungan ekonomis berupa usaha-usaha untuk memberikan kepada buruh serta keluarganya suatu penghasilan yang cukup bagi kehidupan sehari-hari atau dikenal pula sebagai usaha memperbaiki ekonomi buruh. Selain itu ada perlindungan teknis, yaitu usaha agar buruh terhindar dari bahaya kecelakaan. Oleh Iman Soepomo istilah keamanan kerja dipandang lebih tepat daripada keselamatan kerja karena peraturan-peraturannya mengatur tentang usaha untuk mencegah timbulnya bahaya kecelakaan. Iman Soepomo memaparkan bahwa peraturan-peraturan perburuhan dalam bidang kesehatan kerja mengatur tentang larangan pekerjaan anak, syarat bagi pekerjaan orang muda dan wanita, jam kerja, waktu makan dan mengaso (istirahat) sehingga materi kesehatan kerja meliputi : (1) Pekerjaan anak (2) Pekerjaan orang muda (3) Pekerjaan wanita (4) Waktu kerja (5) Waktu istirahat (6) Tempat kerja Soetiksno, berpendapat : “ Pada hekekatnya semua peraturan di bidang perburuhan bersifat memberi perlindungan kepada pihak buruh (pihak yang lemah), baik terhadap pihak majikan maupun terhadap tempat dimana buruh bekerja dan terhadap alat-alat kerjanya”. Perlindungan demikian dianggap sebagai perlindungan dalam arti luas, sedangkan dalam arti sempit adalah peraturan-peraturan mengenai kesehatan kerja yang oleh Iman Soepomo dinamakan sebagai hukum perburuhan bidang kesehatan kerja. Soetiksno memasukkan pula peraturan-peraturan tentang

yang kemudian mengikutinnya dengan memberikan usaha perlindungan bagi buruh. JKM Gevers mengulas perihat timbulnya kesehatan dan keamanan kerja yang terjadi setelah berlalunya revolusi industri. Dalam perkembangannya peraturan pengentasan kemiskinan tersebut memperkenalkan konsep rumah kerja yang berada di bawah pengawasan gereja. Peraturan perundang-undangan tradisional merupakan ketentuan utama untuk membatasi gangguan kerja khususnya perlindungan terhadap kesehatan fisik. Peraturannya adalah UndangUndang Tentang Bantuan Kepada Kaum Miskin tahun 1601. Inggris menjadi model bagi negara-negara lain. Inggris Bersumber dari peraturan perundang-undangan Pengetasan kemiskinan (The Poor Laws) pada jaman Ratu Elisabeth I. Falsafah peraturan tersebut bertujuan mencegah terjadinya kemalasan. Pertumbuhan perlindungan buruh di kedua bidang tersebut perlu diikuti perkembangannya. khususnya oleh International Labour Organization (ILO) 3. pada mulanya campur tangan negera memberi perlindungan atas kesehatan dan keamanan kerja buruh merupakan suatu perjuangan politis. Pertama adalah sejarah perlindungan hukum bagi buruh di Inggris. yang memelopori perlindungan buruh ketika berlangsungnya Revolusi Industri. Dalam rumah/pabrik tersebut anak-anak miskin/panti asuhan .keamanan kerja. serta meyakini bahwa kerja keras merupakan dasar hidup bermasyarakat. Usaha tersebut kemudian diakui dan diterima secara internasional. yaitu perlindungan bagi buruh terhadap tempat dan alat kerja ke dalam pengertian sempit. Konsep yang dapat dijadikan acuan yang tepat adalah yang di kemukakan oleh Iman Soepomo bahwa perlindungan buruh sebenarnya adalah hakekat hukum perburuhan itu sendiri. Sejarah Perlindungan Buruh (Kesehatan Kerja) a. yang merupakan dasar dari peraturan pengentasan kemiskinan hingga undang-undang perubahan tahun 1843.

termasuk kebebasan berkontrak maupun bekerja. Perkembangan penggunaan pekerja anak dimulai sekitar abad 18 dan awal abad 19 ketika pabrik-pabrik dimekanisasi. peraturan tersebut oleh para pakar ekonomi politik klasik seperti Adam Smith. Sejak akhir abad 18 timbul pandangan yuridis bahwa hubungan kerja didasarkan pada suatu kontrak yang bebas. dipandang sebagai penyebab meningkatnya kependudukan dan kemiskinan. Ciri khas dari Revolusi Perancis yaitu menonjolkan Hak Eigendom. sehingga pemberi dan penerima kerja akan menentukan sendiri isi kontrak kerja.diperkerjakan siang malam dengan jam kerja yang sangat panjang dengan maksud belajar untuk memperoleh keterampilan suatu pekerjaan tertentu. Sifat kerakyatan revolusi Perancis tercermin pada hak asasi manusia yang dinyatakan dalam Declaration des droits de l’homme et du citoyen yang memuat pengakuan hak atas benda. Doktrin ini berarti tiada intervensi negara di bidang ekonomi. Di Belanda. sedangkan yang kedua adalah Revolusi Industri yang menimbulkan eksesekses. tahun 1874 campur tangan pemerintah belum ada. Pada masa itu disebut sebagai revolusi . dimana kepentingan hanya terletak pada kebebasan perdagangan dan industri. Sehingga perlindungan sangat minim yang dinikmati para buruh selama itu justru dihapuskan. b. Asas lainnya (Egalite dan Fraternite) ternyata tidak dapat disatukan dengan asas kebebasan itu. Pasal 1 Deklerasi dasar Yuridis bagi kebebasan dan persamaan derajat bagi semua orang membawa akibat dihapusnya serikat pekerja dan larangan pendirian perserikatan baru. berasal dari asas Liberte. khususnya yang menimpa kaum pekerja. Sebagaimana diungkapkan Bob Hepple. Belanda Revolusi Perancis 1789 yang memunculkan paham liberalisme. Paham liberalisme abad 19. tahun 1850 terdapat perubahan sosial ekonomi diawali dengan industrialisasi beserta sistem produksi bersifat kapitalistis. serta menjadi penghalang mobilisasi kerja. Pada masa itu berlaku doktrin Laissez-Faire dalam paham liberal ekonomi masyarakat Inggris.

Selanjutnya Arbeidswet 1889 memuat perlindungan kerja bagi remaja dan wanita. 15 Oktober 1874 atas usul Samuel Van Houten. Dihubungkan dengan wajib belajar di seluruh Indonesia.Mok mengemukakan : “Pada umumnya orang tidak melihat lagi bahwa pemberi dan penerima kerja dalam hukum perburuhan bukan mitra yang sederajat”. Stagnasi perekonomian meluas sehingga pengangguran secara kronis melanda dimana-mana puncaknya pada masa pemerintahan Raja Willem II. karena peraturan itu memuat campur tangan negara yang ditujukan kepad ahubungan yang seharusnya merupakan kebebasan para pihak” S. Levenbach menanggapi : “Peraturan perburuhan dapat disebut sebagai pengecualian darurat. Terhadap pendapat yang menentang perlindungan hukum oleh negara. Tahun 1872 perserikatan buruh mulai mendapat kesempatan untuk berkonsolidasi.dalam industri. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan terdapat larangan bagi anak untuk melakukan pekerjaan. 4. 5. Perlindungan buruh pria menghadapi bahaya kecelakaan dimulai mengundangkan Veiligheidswet (undang-undang keamanan kerja) pada tahun 1895. sebagai pembatasan bersifat memaksa terhadap asas kebebasan berkontrak. . Negara yang menganut paham demokrasi liberal berdasarkan laissez faire laissez passer). Pekerjaan Anak Dalam UU No. timbul pendapat bahwa perlindungan sosial bagi buruh merupakan pelanggaran atas pengekangan hak tiap orang untuk mendapat perlakuan dan perlindungan yang sama oleh undang-undang. Merupakan langkah awal ditinggalkannya doktrin Laissez Faire. Pendidikan 6 tahun sekolah dasar dan 3 tahun sekolah lanjutan tingkat pertama atau sederajat. Sifat Peraturan Perburuhan Bidang Kesehatan Kerja Perlindungan oleh negara dituangkan perundang-undangan bersifat publik. diundangkanlah undang-undang mengenai anak bekerja yang dinamakan Het Kinderwetje Van Houten.

No. No. Pekerjaan Orang Muda Bepalingen . Pekerjaan Wanita Larangan bagi wanita untuk bekerja pada malam hari 8. 8 yang disebut Maatregelen. Mengenai istirahat (Cuti) hamil melahirkan ditentukan bahwa tubuh wanita memperoleh cuti satu setengah bulan sebelum dan sesudah melahirkan atau gugur kandung. Stb.Ordonnantie 1925 Stb. kecuali di bawah pengawasan orang tua atau keluarga sampai derajat ketiga. hanya boleh dijalankan laki-laki di atas umur 16 tahun. Regeringsver ordening 1930. 341. No. 87. Waktu Kerja Buruh umumnya menjalankan pekerjaan selama 7 jam per hari selama 6 hari kerja atau 40 jam seminggu selama 5 hari kerja. Isinya anak dibawah umur 14 tahun tidak boleh menjalankan pekerjaan antara pukul 20.00 hingga pukul 05. 9. tidak termasuk dalam jam kerja. 647 jo Stb.00 di perusahaan manapun. dibawah 16 tahun tidak boleh menjalankan pekerjaan sebagai tukang api aau tukang batubara di kapal. Anak di bawah umur 12 tahun tidak boleh menjalankan pekerjaan di tempattempat tertentu yang diperinci dalam pasal-pasalnya. 7. Mijnpolitie-reglement melarang kurang dari 16 tahun menjalankan pekerjaan di tanah. Bahwa anak di bawah umum 12 tahun tidak boleh menjalankan pekerjaan di kapal. Waktu Istirahat Menjalankan pekerjaan selama 4 jam terus menerus harus diadakan waktu istirahat sedikitnya setengah jam lamanya. 1949 No. kecuali kapal tersebut adalah kapal pendidikan yang berada dibawah pengawasan pemerintah atau alat penggerak kapalnya bukanlah mesi uap. Materinya lebih pada aspek kesejahteraan buruh. 6. Selanjutnya Ordonnantie 1926 Stb. . yang disebut Bepalingen. Pengawasan di tambang.

kemudian Stb. Asas pokok terdapat pada Pasal 1602 W KUH Perdata. B. 1 Tahun 1970 terdapat dalam UU No. . 521. dimana atau dengan mana ia menyuruh buruhnya melakukan pekerjaan sedemikian rupa. Tanggung Jawab Pengusaha Pengusaha dikenai sanksi pidana jika tidak melaksanakannya.10. alat dan perkakas. 11. KEAMANAN KERJA Pemerintah menetapkan syarat-syarat perlindungan di tempat kerja agar buruh terhindar dari bahaya kecelakaan. Pegawai yang mengusut pelanggaran adalah pegawai pengawas instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan yang menurut undang-undang ditunjuk serta diberi kewenangan untuk itu. Tempat Kerja Tempat kerja dan perumahan buruh harus memenuhi syarat. Terdapat kewajiban memberikan laporan tahunan tentang kondisi ketenagakerjaan. Peraturan pertama Veiligheidsregrlement. Stb. 1910 No. kehormatan. Pengawasan yang dilakukan meliputi pengawasan preventif dan represif. agar buruh tersebut terlindung dari bahaya yang mengancam badan. 13 Tahun 2003. 1905 No. dan harta bendanya. 406. majikan (pengusaha) wajib mengatur dan memelihara ruangan. diganti dengan UU Keselamatan Kerja No. tanggung jawab dibebankan kepada pengusaha melalui ancaman hukuman kurungan atau denda jika tidak melaksanakannya.

orang miskin berhak mendapat bantuan secara sah dari negara. Berlakunya Poor Law. Social security dipakai pertama kali pada judul undang-undang di Amerika Serikat (The Social Security Act of 1935). (3) membentuk masyarakat tolong menolong yang di organisasikan untuk memberikan bantuan uang dalam keadaan sakit atau hari tua. Jaminan sosial mencakup ruang lingkup yang cukup luas. Ciri khas adalah kehidupan yang sangat rentan karena sama sekali (completely) tergantung kepada pembayaran upah secara reguler. mengatasi keterbelakangan. Program Jaminan sosial terbatas hanya pada resiko ketuaan.ketidakmampuan dan pengangguran. Tidak efektif karena terlalu merendahkan martabat orang yang menerima bantuan. keterlantaran serta kemiskinan pada umumnya.JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA Mengembangkan penanggulangan kemiskinan. meliputi setiap usaha dalam bidang kesejahteraan sosial yang dimaksudkan untuk peningkatan taraf hidup manusia. (4) mengusahakan asuransi yang mengembangkan program tunjangan kematuan dan penguburan. Terjadinya mobilisasi pertanian dari desa-desa pada masa revolusi industri menuju sentra-sentra industri telah menyebabkan timbulnya kelas baru. Jaminan sosial adalah perlindungan yang diberikan oleh masyarakat dari economic & social distress yang disebabkan oleh penghentian pembayaran upah diberikan melalui program-program tertentu. kematian. New Zealand pada tahun 1938 mempunyai program tunjangan . Upaya memberikan perlindungan kepada kelas pekerja kota dilakukan dengan cara : (1) fasilitas tabungan bank yang disponsori oleh pemerintah (2) usaha mewajibkan pengusaha untuk merawat pekerja yang sakit atau kecelakaan. mengembangkan sistem Undang-Undang Kemiskinan (Poor Law). ketergantungan.

Sistem Asuransi Sosial Mula-mula diciptakan negara Jerman dibawah Kanselur Bismark antara 1883-1889. Asia dan negara-negara dikawasan Karibia. . Jaminan sosial bermanfaat oleh ILO adalah asuransi sosial. tunjangan keluarga. (2) Partisipasi pekerja dan pengusaha adalah merupakan kewajiban dengan beberapa pengecualian (3) Iuran dari peserta di akumulasikan dalam suatu dana khusus dan dipakai untuk pembayaran tunjangan. asuransi cacat dan usia lanjut tahun 1889 oleh pemerintah lokal. asuransi kecelakaan kerja. Asuransi sakit pada tahun 1883. tunjangan yang didanai oleh keuangan negara. sedangkan partisipasi negara adalah bersifat pelengkap yang dibayarkan dari anggaran negara. Unsur pokok dari asuransi sosial adalah : (1) Asuransi sosial didanai oleh iuran yang dibayar oleh pengusaha dan pekerja. asuransi sosial telah dikenal oleh banyak negara Afrika.jaminan sosial yang baru. Pada saat mereka memerlukan dan kepada kepentingan kedua belah pihak dalam mendanai asuransi sosial yang hasilnya akan bermanfaat tidak hanya bagi pekerja tetapi juga bagi perusahaan. organisasi pengusaha pada tahun 1884. Model asuransi sosial Jerman ini ditiru Eropa pada tahun 1930 asuransi sosial telah menyebar sesudah perang dunia kedua berakhir. Prinsip asuransi wajib telah dilaksanakan walaupun dalam tahap ini penyumbang dana satu-satunya adalah pekerja yang diasuransikan. Tahun 1941 dipakai lagi dalam dokumen perang sebagai Atlantic Charter. bantuan sosial. Asuransi sosial didanai oleh iuran peserta sendiri. 1. Kelebihan dana diinvestasikan untuk mendapatkan tambahan pendapatan. setiap pembayaran teratur dimaksudkan untuk membantu teman sejawat-sekerja. Prinsip asuransi sosial memberikan tekanan pada rasa solidaritas kepada pekerja. Hak setiap orang untuk mendapatkan tunjangan ditentukan oleh dokumen pembayaran iuran.

tetapi hanya mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya saja. Sistem Dana Cadangan Negara menyelenggarakan program jaminan sosial secara komprehensif. 3. Dana dipakai untuk membayar tunjangan kepada pekerja yang berhenti bekerja juga dapat dipinjamkan kepada para pekerja dengan alasan. tidak setiap anggota kelompok itu yang akan mendapat bantuan. orang sakit. cacat. pengangguran secara Australia. Model bantuan sosial dipakai sebagai “jaring pengaman sosial” untuk membantu orang-orang yang tidak/belum mendapat perlindungan dari asuransi sosial atau orang-orang yang tidak tersentuh oleh sistem asuransi sosial. New Zealand sistem jaminan berturut-turut. Di Indonesia diatur Undang-Undang Nomor 6 tahun 1974 tentang kesejahteraan sosial. dana cadangan yang diterima pekerja bukanlah merupakan pengganti upah yang pembayarannya berhenti karena pemutusan hubungan kerja atau cacat badan. Sistem Bantuan Sosial Skandinavis memulai bantuan sosial yang didanai lebih banyak dari anggaran negara. Ciri utama bantuan sosial : (1) Pembiayaan adalah pendapatan negara (2) Bukanlah hak bagi penerima karena pemberian bantuan didasarkan atas tes kebutuhan atau menurut kriteria tertentu dianggap membutuhkan.2. Negara dibangun dengan sosialnya menggabungkan beberapa program bantuan sosial. yang menginginkan kesederhanaan administrasi mendirikan dana cadangan negara dengan sistem tabungan wajib. mendapat kecelakaan. Orang-orang yang dilindungi adalah orang tua. .

kelemahannya terletak pada kemampuan perusahaan sebab tidak semua perusahaan mampu membayar konpensasi. berkembang secara bersamaan. B. Indonesia diwujudkan dalam bentuk program pelayanan kesehatan dengan biaya rendah bagi setiap penduduk. Prinsipnya adalah meletakkan tanggung jawab hukum kepada pengusaha untuk memberikan konpensasi dan perawatan medis dalam hal pekerja ditimpa kecelakaan. Di Indoensia terkandung Undang-Undang Nomor 33 tahun 1947 tentang kecelakaan kerja. . Organisasi perburuhan internasional memainkan peranan dalam perumusan kebijaksanaan serta program perbaikan terhadap syarat-syarat kerja dan syarat-syarat kehidupan.4. 5. Sistem Kepesertaan Universal Seluruh penduduk suatu negara. Kebaikan sistem ini pada kesederhanaan dalam penyelenggaraannya dan pemerintah cukup mengawasi saja. Pembiayaan berasal dari pendapatan negara. JAMINAN SOSIAL SEBAGAI HAK ASASI 10 Desember 1948. 6. negara maju menyelenggarakan program yang diharapkan dapat memberikan tunjangan pensiun. Sistem Pelayanan Sosial Jaminan sosial dan pelayanan sosial. Sistem Kewajiban Pengusaha Baru muncul pada akhir abad ke -19. Kebaikan sistem keluasan pesertanya. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengesahkan The Universal Declaration of Human Rights bahwa jaminan sosial telah merupakan hak asasi manusia pada artikel 22. Pelayanan sosial misalnya : pelayanan kesehatan. tunjangan kesehatan serta bantuan untuk tambahan penghasilan bagi tiap penduduk. kelemahannya terletak pada segi pembiayaan. Dalam hal ini pengusaha dapat menanggung sendiri pada sebuah asuransi komersial.

121) (3) Invalidity. Pegawai Negeri Sipil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiunan Janda/Duda. Beberapa putusan yang telah diambil baik dalam bentuk konvensi atau dalam bentuk rekomendasi. 102) (2) Employment Injury Benefits Conventions. 167) C. 1967 (No. a. Pegawai Mendapat hak pensiun adalah pegawai diberhentikan dengan hormat dan memenuhi syarat: (1) (2) (3) Mencapai usia sekurang-kurangnya 50 tahun Telah diberhentikan secara hormat sebagai pegawai negeri Memiliki masa kerja untuk pensiun sekurang-kurangnya 20 tahun. (1) Social security (minimum standards) conventions. 1952 (No. 1964 (No. c. istrinya atau suaminya yang telah terdaftar pada Badan Administrasi Kepegawaian Negara berhak menerima pensiun janda atau pensiun duda.. atau menikah dan belum mempunyai penghasilan sendiri.Konvensi adalah merupakan suatu patokan yang perlu diperhatikan oleh pejabat pembuat undang-undang setiap negara anggota organisasi perburuhan internasional. Janda / Duda Kalau pegawai negeri meninggal dunia. 128) (4) Medical care and sickness benefits recommendations. 1983 (No. 1969 (No. . 134) (5) Maitenance of social security rights recommendations. b. Benefits Conventions. Anak Diberikan kepada anak-anaknya yang belum berusia 25 tahun. JAMINAN SOSIAL DI INDONESIA 1. Dalam hal pengecualian. Old-Age and Survivors.

Pensiun menurut undang-undang nomor 11 tahun 1956 dibiayai oleh negara. maka istri/suami dan anak-anaknya yang berhak menerima pensiun waraka wuri dan tunjangan anak yatim piatu : . Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1959. Keluarnya UndangUndang Nomor 6 tahun 1966 tentang Pemberian Pensiun.000. Program Tabungan hari tua berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 1963 tentang Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) yang kemudian diubah Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981 tentang Asuransi Pegawai Negeri Sipil.Suami/istri atau ahli waris seorang pegawai negeri tewas diberikan uang duka sebesar tiga kali penghasilan sebulan serendah-rendahnya Rp.dan yang tewas diberikan uang duka enam kali penghasilan sebulan dengan ketentuan serendah-rendahnya Rp.Kes/EB/VII/1981 dan Nomor 09/SE/1981 tanggal 7 Juli 1981. Diatur Peraturan Pemerintah Nomor 12 yang pelaksanaannya di tetapkan dengan surat Edaran Bersama Menteri Kesehatan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 368/Men. 2. Penghargaan kepada militer dibedakan atas : a. Iuran pensiun ditanggung oleh negara. Pensiun Diberikan selama hidup kalau bersangkutan meninggal dunia. 100. 500. bersifat Pensiun dan Tunjangan kepada Militer Sukarela..-. sejak berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 1964 tentang Penanggungan Iuran Pensiun Pegawai Negeri / Janda. Tunjangan.000. Program (pemeliharaan kesehatan) keputusan Presiden Nomor 230 tahun 1968 diubah Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 1984 tentang Pemeliharaan Kesehatan Pegawai Negeri Sipil dan Penerima Pensiun beserta anggota keluarganya. Undang-Undang tersebut diatas tidak berlaku lagi. Yatim Piatu oleh Negara. Pembiayaan berasal dari iuran para peserta Keputusan Presiden Nomor 8 tahun 1977.

Seorang anggota militer menurut undang-undang nomor 2 tahun 1959 harus mengajukan permohonan untuk mendapat hak pensiun. ABRI wajib membayar iuran sebanyak 1.25% dari penghasilan setiap bulan. Program Asuransi Sosial terdiri dari : (1) Asuransi dengan pembayaran berkala yang dibayarkan kepada peserta pada akhir jangka waktu kalau masih hidup dan kepada orang yang ditunjuk atau ahli warisnya dalam hal peserta meninggal dunia sebelum akhir jangka waktu. Peraturan pemerintah nomor 44 tahun 1971 yemyamh (ASABRI) diselenggarakan pula program asuransi sosial bagi anggota ABRI dan Pegawai Sipil yang dipekerjakan dalam satu jabatan dilingkungan Departemen Pertahanan dan Keamanan dan unit-unit ABRI. (2) Asuransi resiko kematian yang dibayarkan kepada ahli warisnya. undang-undang nomor 6 tahun 1966.(1) tunjangan yang bersifat pensiun diberikan kepada yang diberhentikan dengan hormat namun belum memenuhi syarat untuk menerima pensiun. hak pensiun diberikan secara otomatis. Keputusan Presiden Nomor 8 tahun 1977 yang menentukan bahwa setiap Pegawai Negeri dan Pejabat Negara dipungut iuran sebanyak 10% dari penghasilan setiap bulan. (2) Tunjangan Kepada militer yang berlaku dalam beberapa tahun sesudah dia diberhentikan dengan hormat. penerima pensiun dipungut iuran untuk kesehatan sebanyak 7%. (3) Biaya penguburan yang dibayarkan kepada ahli warisnya. ABRI semula mengikuti program TASPEN karena sifat berbeda maka diatur secara tersendiri. .

Menurut Undang-Undang Nomor 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. berhak atas sejumlah ganti kerugian menurut ketentuan berdasarkan Peraturan Pemerintah. Setiap penumpang kendaraan yang sah kendaraan bermotor umum wajib membayar iuran. Uang pembayaran ganti rugi itu berasal dari Dana pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang yang dihimpun dari iuran para penumpang. c. misalnya gangguan penyandang berbagai macam ketunaan.3. yatim piatu. Korban Lalu Lintas. jompo. kelaparan. rapatriasi. Undang-Undang Nomor 33 dan nomor 34 tahun 1964 ditetapkan sebagai langkah pertama menuju suatu sistem jaminan sosial. fakir miski. usaha kesejahteraan sosial itu adalah pemberian bantuan : (1) Pemberian bantuan kepada kelompok orang yang kehilangan kemampuan sosial. pengungsi dan lain-lain. Uang pembayaran ganti kerugian berasal dari sumbangan wajib para pengusaha/pemilik alat angkutan ahli lalu lintas. Umum a. misalnya korban banjir. gelandangan serta bermacam-macam kesesatan lainnya. Penumpang Kendaraan Bermotor Menurut Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan wajib Kecelakaan Penumpang kendaraan bermotor umum yang meninggal dunia atau yang mendapat cacat tetap sebagai akibat kecelakaan penumpang berhak atas pembayaran ganti kerugian yang besarnya ditetapkan oleh peraturan pemerintah. b. Bantuan Sosial Dalam undang-undang nomor 6 tahun 1974 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Kesejahteraan Sosial. huru-hara. . (2) Pemberian bantuan kepada kelompok orang tertentu mendapat kemampuan hidupnya menjadi terasing. Ahli waris dari setiap orang yang meninggal dunia.

(3) (4) Pemberian bantuan kepada kelompok masyarakat tertentu untuk Pemberian penghargaan nasional. Di Perancis dengan undang-undang pabrik tanggal 3 Maret 1839 diadakan pengaturan tentang pengawasan terhadap pekerja anak di pabrik. . Kalau terjadi suatu kecelakaan kerja yang menimpa buruh maka majikan pada perusahaan tersebut wajib membayar sejumlah ganti kerugian kepada buruh tersebut atau keluarganya. 4. Program jaminan sosial yang diatur dalam undang-undang tersebut adalah : (a) Jaminan Kecelakaan Kerja (b) Jaminan Hari Tua (c) Jaminan Kematian (d) Jaminan Pelayanan Kesehatan a. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1951. taraf hidup. menurut usaha-usaha mekanisme kemerdekaan diselenggarakan asuransi sosial dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Pekerjan Swasta Ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 1992 tentang jaminan sosial tenaga kerja (Lembaran Negara Nomor 14 tahun 1992). Di Inggris dengan The Moral Apprentices Act 1802 penguran jam kerja anak dan diadakan pengawasan terhadap setiap pabrik. dan perintis terima kasih kepada beserta meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sosial. pahlawan/pejuang keluarganya. Dalam kesejahteraan Undang-Undang sosial idealnya Nomor 6 Tahun 1974. Setiap tenaga kerja berhak atas Jaminan Sosial Tenaga Kerja didalam maupun diluar hubungan kerja. Jaminan Kecelakaan Kerja Jaminan Kecelakaan Kerja diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 tahun 1947 jo.

Dalam UU No. disebut dalam pasal itu bahwa dengan Peraturan Pemerintah. 3 tahun 1992. yang didirikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 1977. Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 1977 tersebut adalah merupakan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 33 tahun 1947. Karena itulah dalam Undang-Undang Nomor 33 tahun 1947 kewajiban majikan untuk membayar ganti kerugian kepada buruh atau keluarganya yang mengalami professionel). Pada tahun 1977 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 1977 tentang Asuransi Sosial Tenaga Kerja. Peningkatan biaya produksi maka majikan hanya berkenan menerima tanggung jawab atas kecelakaan kerja dengan segala akibatnya secara terbatas.DI Jerman Utara dengan industrial code 1869 diadakan aturan perlindungan buruh terhadap kecelakaan kerja. yaitu Pasal 36. yaitu hanya dalam hal kecelakaan yang terjadi semata mata karena kesalahan atau kelalaian dari pihak majikan sendiri. Di Rusia dengan peraturan 1872 diadakan pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja bagi buruh di pabrik. Asuransi Sosial Tenaga Kerja. Asuransi Sosial Tenaga Kerja. Salah satu dasar hukum dari peraturan pemerintah ini adalah Undang-Undang Nomor 33 tahun 1947. Jaminan Kecelakaan Kerja yang akan diberikan kepada pekerja yang tertimpa kecelakaan meliputi : kecelakaan kerja atas prinsip resiko profesional (risque . Hal jaminan kecelakaan kerja. perusahaan yang diwajibkan membayar tunjangan. Peraturan pemerintah nomor 33 tahun 1977 kewajiban dilimpahkan badan Penyelenggara yaitu PT. Program Jaminan Sosial yang diatur dalam peraturan pemerintah ini : (1) (2) (3) Jaminan kecelakaan kerja Tabungan hari tua Jaminan kematian Setiap program tersebut dikelola oleh PT. Pengertian kecelakaan kerja dalam Undang-Undang tersebut adalah kecelakaan yang berhubung dengan hubungan kerja. diwajibkan membayar iuran guna mendirikan suatu dana.

Jaminan Hari Tua Tua merupakan tabungan wajib memberikan bekal uang bagi hari tua. Jaminan kematian yang diberikan meliputi : (1) biaya pemakaman (2) santunan berupa uang kematian ditanggung oleh pengusaha. d. pengobatan dan perawatan termasuk pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 1992. Jaminan pemeliharaan kesehatan meliputi : 1) rawat jalan tingkat pertama . pengobatan dan perawatan (3) biaya rehabilitasi (4) santunan berupa uang. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penanggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan. yang meliputi : a) santunan sementara tidak mampu bekerja b) santunan cacat sebahagian untuk selama-lamanya (cacat badan ringan) c) santunan cacat total untuk selama-lamanya baik fisik maupun mental (cacat badan berat) b. Jaminan hari tua ini dibayarkan sekaligus atau secara berkala kepada tenaga kerja : (1) telah mencapai usia 55 tahun (2) cacat total tetap menurut yang ditetapkan dokter ditanggung secara pekerja dan perusahaan c. Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 1977.(1) biaya pengangkutan (2) biaya pemeriksaan. Jaminan Kematian Jaminan kematian pekerja yang meninggal dunia sebelum usia 55 tahun.

PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL Dua bentuk perselisihan. D. hubungan industrial (PPHI). perjanjian perburuhan. tidak adanya persuasian paham mengenai syarat-syarat kerja dan / atau keadaan perburuhan. adalah pertentangan mengenai pembuatan atau perubahan syarat-syarat kerja dalam perjanjian kerja. Lebih lanjut di dalam UU Nomor 2 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan disebutkan : Perselisihan hak. yaitu tidak ada kesesuaian pendapat mengenai pengakhiran hubungan kerja Perselisihan antar Serikat Pekerja. Perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja. Kedua. perjanjian kerja. peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama Perselisihan kepentingan. Masing-masing perselisihan . perselisihan kepentingan (belangengeschillen). sebagai perselisihan antara Serikat Pekerja/Serikat Buruh dengan tidak ada kesesuaian pendapat mengenai keanggotaan. termasuk bidang hubungan kerja adalah suatu perjanjian kerja. peraturan perusahaan atau dalam suatu peraturan perundangundangan. yaitu perbedaan penafsiran atau pelaksanaan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Pertama perselisihan hak (rechtsgeschillen).2) rawat jalan tingkat lanjutan 3) rawat inap 4) pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan 5) penunjang diagnostik 6) pelayanan khusus 7) pelayanan gawat darurat Prosedur penanganan keresahan atau keluh kesah pekerja pada tingkat perusahaan (grievance procedure) dapat diatur dalam peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama. biasanya berupa tuntutan perubahan atau perbaikan syarat-syarat kerja dan/atau keadaan perburuhan.

Coalitie Arbeidsoverhoudingen model 3. telekomunikasi. Keputusan yang dibuat oleh pihak ketiga adalah bersifat final dan mengikat pihak-pihak. juga harus diperhatikan ketentuan mengenai larangan mengadakan mogok kerja/lock bagi perusahaan yang melayani kepentingan umum (rs. yaitu suatu proses penyelesaian perselisihan yang melibatkan pihak ketiga yang netral. Sebaliknya pengusaha mempunyak hak lock out (menutup perusahaan) Disamping itu. PENYELESIAN PERSELISIHAN Teoritis ada 3 model hubungan : 1. air bersih.E. yaitu proses penyelesaian perselisihan yang melibatkan pihak ketiga yang netral. . yaitu suatu proses penyelesaian perselisihan yang melibatkan pihak ketiga yang berperan sebagai perantara. listrik. Conflict Arbeidsoverhoudingen model Harmonie Arbeidsoverhoudingen model ditandai dengan tingkat konsensus yang tinggi dan tingkat konflik yang rendah. Conflict Arbeidsoverhoundingen model ditandai dengan tingkat konsensus yang rendah dan tingkat konflik yang tinggi. senjata yang dimaksud adalah penggunaan hak mogok. HAK MOGOK Di pihak pekerja. Konsilidasi. Proses penyelesaian perselisihan : Mediasi. Coalitie Arbeidsoverhoudingen model ditandai dengan tingkat konsensus yang sedang dan tingkat konflik yang sedang pula. Arbitrase. kereta api) F. minyak & gas. Harmonie Arbeidsoverhoudingen model 2.

Mediator. Pekerja berhak untuk mempunyai hak untuk pesangon dan hak lainnya sesuai dengan ketentuan atau berdasarkan putusan pengadilan setelah memeriksa perselisihan. seseorang atau lebih yang memenuhi syarat dan ditetapkan oleh Menteri tenaga Kerja Arbiter. misalnya pekerja melakukan kesalahan berat atau bahkan ringan. Hubungan kerja putus demi hukum. Hubungan kerja yang diputuskan oleh buruh/pekerja. diadakan untuk waktu tertentu 2. Mediator berkewajiban memberi anjuran tertulis kepada pihak yang berselisih. Konsiliator wajib memberikan anjuran tertulis kepada pihak yang berselisih. Hubungan kerja yang diputuskan oleh pengadilan yaitu kondisi dan situasi yang menyebabkan hubungan kerja tidak berlangsung terus. seorang atau lebih yang dipilih oleh para pihak yang berselisih. G. PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN AKIBAT HUKUMNYA 1. terdiri dari hakim karier dan hakim adhoc. melalui pengunduran diri 3. 4. Hubungan kerja yang diputuskan oleh pengusaha.Nomor 2 tahun 2004 tentang penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Di pengadilan hubungan industrial. . perselisihan hubungan industrial akan diperiksa dan diputus oleh hakim. memberikan batasan siapa yang dapat menangani perselisihan hubungan. yang dimaksud dalam UU tersebut adalah pegawai negeri sipil di bidang ketenagakerjaan Konsiliator.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful