P. 1
Sejarah, Teori dan Penggunaan Media massa di masyarakat

Sejarah, Teori dan Penggunaan Media massa di masyarakat

|Views: 4,412|Likes:
Published by Keken Frita Vanri
Tulisan ini memuat tentang sejarah media massa sejak awal kemunculannya hingga saat ini, membahas teori-teori media massa dan hubungannya dengan masyarakat, serta contoh penerapan media di Desa Tanjung sari, Natar Lampung Selatan.
Tulisan ini memuat tentang sejarah media massa sejak awal kemunculannya hingga saat ini, membahas teori-teori media massa dan hubungannya dengan masyarakat, serta contoh penerapan media di Desa Tanjung sari, Natar Lampung Selatan.

More info:

Published by: Keken Frita Vanri on Dec 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

BAB I Sejarah Perkembangan Media Massa

Media telah menjadi bagian dari eksistensi manusia sejak manusia itu ada. Manusia sendiri merupakan media yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi dan perasaan melalui bagian-bagian tubuhnya. Lama-kelamaan manusia sadar bahwa ia memiliki keterbatasan sehingga manusia mulai memikirkan cara-cara baru dalam menyampaikan pesan, maka ditemukanlah media. Media untuk menyampaikan pesan ini pun berkembang dari media yang hanya bersifat interpersonal menjadi media massa. Sejarah kemunculan media massa mengalami tahapan-tahapan

perkembangan di bidang teknologi dan dibagi menjadi 3, yaitu media cetak, media elektronik , dan media digital atau new media. Membahas tentang perkembangan media tidak terlepas dari nama Johannes Guttenberg. Pada abad ke- 15 ia berhasil menemukan mesin cetak dengan metode xylography (blockbook)1 dan typography . Mesin cetak ciptaannya mulai popular ketika digunakan untuk mencetak Bible di tahun 1455 yang sebelumnya ditulis dengan tangan. Sebelum ditemukannya mesin cetak, buku-buku lebih dulu ditemukan di Mesir dan sudah banyak beredar di Eropa. Awalnya, buku ditulis di atas kepingan batu dan di daun papyrus dan berbentuk manuskrip atau tulisan tangan hieroglif2 . Dengan alasan kemudahan, buku
1 Cara mencetak huruf dengan menggunakan logam-logam yang berbeda 2 Huruf yang berupa lambang atau gambar yang diperkenalkan oleh Mesir

1

terutama Amerika Utara. buku-buku ditulis dan dijilid atau dilipat berbentuk gorden serta disampul. Buku-buku ini sangat terbatas sehingga perkembangan ilmu pengetahuan hanya mandeg di tangan orang kaya dan bangsawan yang mampu membeli buku. Namun sumber lain menyebutkan bahwa pada tahun 1665. Selanjutnya. buku diperbanyak dan disebarkan sampai ke timur tengah. Pada abad ke-18. surat kabar pertama dibuat tahun 1945 dengan nama Pantj raja pimpinan Markoem Djojohadisoeparto dengan prakarsa dari Ki Hajar Dewantara. dan buku telah sampai di Inggris dan Amerika. konsep surat kabar telah berkembang dengan adanya Daily Courant dan Revenue pada 1704. Di tahun 1830. Di Indonesia. Di Inggris. surat kabar baru muncul setelah kemerdekaannya di tahun 1776. Surat kabar juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mensosialisasikan kebijakan dan peraturanperaturan baru kepada warganya. kertas. muncul media cetak baru seperti surat kabar dan majalah. Majalah pertama yang dibuat di Inggris adalah Gentelman Magazine yang banyak berisi sastra dan kritisisme. Sedangkan di Amerika. Surat kabar di masa itu menjadi referensi penting tentang hal-hal yang tengah hangat di masyarakat. Di Indonesia. buku ditulis di atas daun lontar yang dijilid menjadi satu.berkembang dengan ditulis di atas gulungan codex3. surat kabar mulai berkembang luas di New York dan mewabah sampai ke seluruh penjuru dunia. Perancis telah memiliki surat kabar Le Journal Le Harvants. Baru setelah kertas ditemukan Tsa’Ai Lun4 di China. mesin cetak . Namun setelah adanya mesin cetak. Media memiliki kemampuan untuk menyebarkan masalah-masalah yang urgent dan mendesak secara cepat dan simpel ketimbang buku karena proses produksinya lebih 3 Lembaran kulit domba yang dilipat dan dilindungi kulit kayu 4 2 .

Mereka merupakan dua media elektronik yang mendukung komunikasi interpersonal. Mulanya. Setelah itu. Auguste dan Louis Lumiere menemukan alat yang bernama Sinematografi 5. Perkembangan media elektronik tidak berhenti sampai disitu. Pada awal abad ke-20. Masa-masa kebangkitan film ini disebut “Age of Griffith”.19. Di 5 Alat pemutar film 3 . Jika surat kabar dapat digunakan untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan secara luas. Di abad ke. orang yang menjadikan film sebagai media yang dinamis dan menarik. dulu surat kabar dan majalah hanya diperuntukkan bagi kaum elite.Porter yang merupakan film pertama di AS. dibuat film-film seperti “The Life of an American Fireman” dan “ The Great Train Robbery” karya Edwin S. film yang dibuat adalah film bisu black and white yang berdurasi beberapa menit saja. Samuel Morse membuka jalan bagi media elektronik dengan menciptakan telegraf dan kembali dikembangkan di Inggris dan Amerika. seorang penemu bernama Alexander Graham Bell menemukan pesawat telepon. maka telegraf dan telepon tidak dapat digunakan secara massal. Tahun 1906 hingga 1916 memiliki sejarah penting bagi perkembangan film dunia karena pada rentang waktu tersebut lahir film-film feature dan bintang film yang akhirnya membentuk industri perfilman besar di Amerika dengan nama Hollywood. Namun sama seperti buku. Puluhan dekade terlewati dan tahun 1895. Film itu merupakan produk kebudayaan berupa gambar bergerak yang menceritakan suatu permasalahan.cepat. dimana kedua teknologi itu memudahkan manusia untuk berkomunikasi dari jarak yang berjauhan. dan ditonton melalui layar lebar. yang diambil dari nama Griffith.

masyarakat AS telah dapat menikmati siaran radio yang teratur Keunikan dari radio adalah ia mampu memberikan personal touch kepada pendengarnya. Namun. Film sebagai media. film menyuburkan budaya instant karena membuat orang jadi lebih suka menonton ketimbang membaca. Karena hal itu. karena layaknya buku. Selain itu. radio pendengarnya hanya untuk memuaskan khalayaknya melalui indera pendengaran saja. Perkembangan media berlanjut dengan penemuan Televisi sebagai hasil dari penelitian James Clark Maxwell dan Heinrich Hertz yang dilengkapi dengan ditemukannya metode pengiriman gambar melalui kabel oleh Paul Nipkow dan William Jenkins di Tahun 1890. Penyiar radio dikenal akrab dan seolah-olah menemani aktivitas orang yang sedang mendengarkannya. Pada 1919 giliran Dr frank Conrad bereksperimen dengan menyiarkan music di radio. radio juga menawarkan kesempatan pada berimajinasi. pada tahun 1915 David Sarnoff memperkenalkan radio sebagai media massa. pada tahun 1916. sehingga membuat orang mencerna persoalan dan mengerti duduk perkara lebih cepat. Namun. pesan di radio sulit ditangkap karena hanya dapat didengar tanpa dilihat. Namun karena hal ini juga. sehingga setahun sesudah itu. film pertama yang dirilis adalah “Lady Van Java” yang diproduksi oleh David di Bandung pada 1926. Le Dee Forest menyiarkan kampanye pemilihan Presiden AS antara Wilson dan Hughes dengan menggunakan radio eksperimennya. Setelah film.Indonesia sendiri. ia dianggap pelopor radio dan dijuluki “The Father of Radio”. Penemuan Marrconi ini pada awalnya berfungsi sebagai alat komunikasi seperti telepon. Televisi 4 . mampu menceritakan suatu topik masalah dengan menggunakan alur dan visualisasi sedemikian rupa. munculah teknologi radio.

Sebelas tahun kemudian TV mulai dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan pemerintahan dengan tampilnya Presiden Franklin D. Pada tahun 1925. Selain itu. Hingga kini. Namun TV juga memiliki kekurangan karena harganya jauh lebih mahal dan membutuhkan daya lisrik yang lebih mahal. banyak pemilik modal yang mendirikan stasiun TV swasta untuk kepentingan bisnis.Dan sejak 1 September 1940. Presiden Soeharto meresmikan Satelit Palapa untuk telekomunikasi dan siaran TV. Mulanya hanya ada satu stasiun TV di Indonesia dan itu pun menjadi corong pemerintah. yakni bertepatan dengan disiarkannya pembukaan Pesta Olahraga se-Asia IV atau ASEAN Games di Senayan . Selama tahun 1962-1963 TVRI berada di udara rata-rata satu jam sehari. Roosevelt . TV diperkenalkan pertama kali sebagai alat transmisi berdasarkan metode mekanikal Jenkins. Namun setelah reformasi 1998.menyempurnakan kekurangan radio dengan menggabungkan format gambar bergerak dengan format suara. sehingga suatu acara dapat dinikmati dengan sempurna. Pada tanggal 16 Agustus 1976. General Electric Company memulai penyelenggaraan acara siaran TV secara regular. 5 . TV memang telah menuri khalayak radio karena TV jauh lebih canggih. siaran TV komersial di AS dimulai. Di Indonesia. TV memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap khalayaknya sehingga TV kerap dipilih oleh orang-orang yang memiliki kepentingan untuk melakukan propaganda. Sejak itu TVRI dipergunakan sebagai nama stasiun tv republik Indonesia. serta ratusan TV lokal. Siaran TV mulai berkembang ketika di tahun 1928. Indonesia telah memiliki kurang lebih tiga belas TV swasta dan satu stasiun TV pemerintah. siaran TV pertama dilangsungkan pada tanggal 24 Agustus 1962.

Namun masalahnya media cetak dan media elektronik merupakan contoh media massa yang feedbacknya tertunda. yakni mengubah data-data analog menjadi kode binary 0 dan 1. Internet kini menjadi salah satu referensi dalam kehidupan manusia. berita. Dan dalam hal ini. mewajibkan setiap orang untuk dalam menggunakan media. Padahal. yang disebut internet. 6 Menyimpang dari fungsi aslinya 6 . baik audio. Internet mengalami perkembangan sangat pesat dan mendapat penerimaan yang sangat baik di masyarakat. olahraga. khalayak seharusnya sadar dan mertindak dengan memberikan komentar dan kritik terhadap media-media ttersebut.Dalam perkembangannya.bahkan kepentingan pemilik media itu sendiri. Pada tahun 1966 ditemukan jaringan komputer yang digunakan untuk berhubungan jarak jauh demi kepentingan perang militer. Internet masuk ke Indonesia sejak tahun 1990 dan berkembang pesat sejak tahun 1996. Beberapa puluh tahun kemudian. Kita tahu bagaimana koran dan TV sering dimanfaatkan untuk memperlancar kepentingan organisasi yang berafiliasi dengan pemilik media tertentu. internet mulai dikembangkan untuk kepentingan pendidikan. Proses globalisasi dan modernisasi telah mempengaruhi semakin kreatif perkembangan media di dunia. media acapkali mengalami disfungsional6. Internet disebut media digital karena semua materi di dalam internet melalui proses digitalisasi. informasi dan hiburan. bahkan dari belahan dunia lain. dan 2007 kemarin pengguna internet telah mencapai angka 25 juta orang. Kebutuhan akan informasi. Dalam kasus seperti ini. Beragam informasi pendidikan. new media menjawab hal itu. hiburan dapat diakses melalui internet dengan beragam format. media harus diawasi dan ditegur agar tidak menyimpang dari tujuan awalnya.

yaitu : 1. Selain itu. internet juga memupuk budaya malas dan deskilling. Internet merupakan media yang interaktif sehingga siapapaun dapat melaporkan atau memberikan komentar secara langsung. kita harus tahu tentang karakteristik massa. dan dapat ditanggapi secara langsung. BAB II Teori-Teori Media dan Masyarakat Jika membicarakan media massa. bila mendapati hal-hal yang tidak seharusnya ada di media.visual maupun keduanya. Namun. internet juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berjauhan melalui program chatting atau e-mail dengan biaya yang jauh lebih murah daripada telepon atau fax. Itulah sekelumit sejarah perkembangan media massa di dunia dan di Indonesia. Warga masyarakat massa tersebar di wilayah yang luas. Adapun cirri dari massa. Selain itu. karena munculnya budaya copy-paste. Hal ini yang disukai dari internet karena khalayak tidak hanya menjadi komunikan yang pasif dan dikuasai oleh informasi-informasi media. tidak terpusat pada kelompok lokal yang kompak 3. bahkan bisa ratusan juta 2. Suatu masyarakat massa dipengaruhi kuat oleh organisasi birokrasi yang berkuasa 7 . internet memiliki beberapa resiko seperti pembajakan dan pornografi. Menyangkut massa orang dalam jumlah besar.

sehingga media harus membuat fokus tertentu tentang siapa target dari media itu dan apa kebutuhan mereka. Massa tidak memiliki tujuan dan kepentingan bersama seperti yang dimiliki masyarakat. agama. Susunan komposisi khalayak dapat dipengaruhi berbagai faktor. Masyarakat massa telah melampaui perkembangan teknologi yang komplek 9. setiap orang memiliki minat. kebutuhan dan kepentingannya masing-masing. ekonomi pada struktur khalayak. Kita juga lebih sulit memperhatikan pergerakan massa ketimbang pergerakan masyarakat. gaya hidup dan akses ke posisi kekuasaan 6. karena massa tidak membetuk kelompok atau organisasi sosial layaknya masyarakat. kelas sosial. Warga masyarakat massa adalah individu-individu yang anonim 7. Bagian penting dari interaksi dalam masyarakat massa adalah melalui proses komunikasi Hal-hal di atas menunjukkan bahwa massa mencakup wilayah yang lebih luas. Namun seperti yang kita tahu bahwa setiap dalam konteks massa. Media disebut media massa jika media tersebut digunakan untuk menyiarkan dan menyebarkan informasi tertentu secara serempak dan serentak kepada orang-orang dengan karakter di atas. latar belakang etnik. dan lain sebagainya. ada acara televisi yang ditujukan bagi anak-anak.4. Masyarakat massa bersifat heterogen dalam agama. Pertanyaan ini yang menjadi dasar media untuk menyusun komposisi publik media atau biasa disebut khalayak. Masyarakat massa jarang membentuk kelompok yang terorganisasi 8. menyebar dan plural daripada sekedar masyarakat. Karena faktor-faktor inilah. bagi remaja dan bagi 8 . Struktur masyarakat massa secara teori bersifat ekualiter/ persamaan hak 5. misalnya faktor kepentingan.

Melihat begitu besarnya pengaruh media. informasi merupakan oksigen bagi setiap orang sehingga media menjadi sangat dibutuhkan. melainkan jalin-menjalin dengan kepentingan ekonomi. Kata “hegemoni” media dipakai oleh Gramsci (1971) untuk menyebut ideologi penguasa. pengelompokkan ini juga sarat dengan kepentingan politik misalnya sebagai media kampanye di masa-masa pemilihan umum atau pelanggengan status quo. mode. Media selalu memikirkan bagaimana mewujudkan khalayak media menjadi konsumen media.orang dewasa. serta dimanfaatkan dan memanfaatkan pertikaian antarpihak dan antargeografi Saat ini. Media menjadi penting untuk dijadikan kawan oleh khalayaknya karena media mampu mampu mempengaruhi sikap. Misalnya Radar Lampung yang halaman tengahnya setiap hari Minggu diisi dengan rubriik wanita dan anak-anak. tindakan. Namun hal ini diangggap wajar karena pada masa kemunculannya. Ada majalah yang berisi tentang bisnis. media itu tumbuh bukan sebagai artefak yang lahir dalam keadaan tanpa tujuan. ada berita-berita yang disajikan secara gamblang bahkan dengan kata-kata yang vulgar dan bombastiis. perilaku bahkan media membenuk karakter dan ideologi seseorang. yang artinya tidak sekedar menjadi target pasar namun telah menjadi pembeli atau pelanggan.. Koran pun ada yang berisi berita-berita yang dikemas secara high contact. menunggangi dan ditunggangi oleh gejolak sosial. Telah jelas bahwa media (penguasa) mendominasi hidup sebagian besar orang. Teori ini menekankan pada ideology. Ada juga media yang menyentuh beberapa kategori dalam satu produknya. bentuk 9 . khalayak harus aktif dalam mengendalikan diri agar tidak sepenuhnya terhegemoni oleh media. Metode klasifikasi khalayak ini tidak lain dan tidak bukan adalah upaya untuk meningkatkan penjualan media. Selain itu. atau kesehatan saja.

sehingga tidak dapat diharapkan menyuguhkan pandangan kritis. media memiliki kecenderungan untuk membantu publik untuk mengerti tentang kedudukannya dalam masyarakat serta mengalihkan perhatian dari lingkungan (pseudo-environtment) atau persoalan dunia yang mungkin tidak penting baginya. cara penerapan dan mekanisme yang dijalanan untuk mempertahankan status quo melalui kepatuhan korbannya. Ideologi sebagai suatu definisi realitas yang kabur . Namun menurut teori ini. Terkadang media terlalu berlebihan dalam menyajikan sebuah realitas (hyperreality) dan memberikan gambaran general atau cara pandang bersama pada diri khalayak tentang realitas dunia.ekspresi. dan gambaran hubungan antarkelas atau “hubungan” imajiner para individu dengan kondisi keberadaan mereka yang sebenarnya” (Althusser. Proses ini terjadi secara terus menerus namun tersembunyi atau tidak disadari oleh korbannya. Hal ini hampir serupa dengan teori masyarakat massa C Wright Mills (1951) yang menekankan ketergantungan timbal balik antara institusi yang memegang kekuasaan dan integrasi media terhadap sumber kekuasaan Dengan demikian. Teori ini memang ditelurkan dari penelitian Gerbner pada media televisi yang menanamkan suatu pemahaman yang sama bagi 10 . sehingga dapat mempengaruhi alam pikiran mereka.. 1971) tidaklah dominan dan cenderung dipaksakan oleh penguasa . Contohnya adalah acara-acara di televisi yang mengobral materi-materi yang seragam Teori ini dikemukakan oleh George Gerbner dan dinamakan teori kultivasi. isi media cenderung melayani kepentingan pemegang kekuasaan politik dan ekonomi. tetapi disebarkan secara sadar dan dapat meresap. Dari teori ini dapat disimpulkan bahwa kedudukan media sejajar dengan “alat ideologi Negara”.

televisi dan radio.Koran dan internet menjadi ensiklopedi yang wajib 11 .Dan menurut teori ini. BAB III Penggunaan Media di Masyarakat Penggunaan Media Di Masyyarakat Secara Umum Seperti yang telah saya tulis sebelumnya bahwa media merupakan sesuatu yang sulit dipisahkan dari manusia. maka ia akan lebih kritis dan selektif dalam menggunakan media. PWI dan KEWI untuk selalu mengingatkan akan fungsi media. Di dunia pendidikan. Di kota besar. terutama manusia yang memiliki peradaban. hampir seluruh warganya menggunakan media seperti Koran. TV adalah agen homogenisasi budaya. Jika khalayak sadar bahwa dirinya didominasi. Perlu pengawasan dari persatuan profesi seperti AJI. bahwa dunia dipenuhi oleh kekejaman dan kesewenangwenangan. Dan yang tidak kalah penting adalah kesadaran khalayak akan adanya upaya penguasaan media atas dirinya.khalayaknya. Hal ini harus diantisipasi karena media sangat potensial menjadi ladang penguasa untuk menyuntikkan ideologi dan propaganda ke pkiran khalayak. yang pada akhirnya menyuburkan praktik hegemoni. Teori-teori media massa di atas memberikan sedikit gambaran bahwa media memiliki dampak yang amat besar terhadap pemikirann dan perilaku khalayaknya .

diakses untuk search materi perkuliahan. Selan itu. tanpa harus membolak balik kertas. Masyarakat modern yang kebanyakan hidup di kota besar memang masyarakat individualistis. Media yang sedang naik daun sekarang adalah new media. video. Hal ini dikenal dengan istilah konvergensi teknologi. komputer. Internet adalah contoh konvergensi teknologi yang paling popular di dunia saat ini. Membaca Koran dan majalah menjadi lebih simple dengan menggunakan laptop atau handphone. hiburan bahkan mendapat uang dari bisnis e-commerce. Internet juga telah mengambil khalayak koran dan majalah dengan membuat e-paper dan e-magazine. Kenyataan itu makin diakomodir dengan pesatnya perkembangan internet. Edwin Parker memprrediksi bahwa pop culture ini akan berimplikasi pada hal-hal sebagai berikut: 12 . kemampuan internet menampilkan video dan audio streaming juga telah menggelitik khalayak TV dan radio untuk beralih ke internet. Melalui internet. masyarakat realita ke masyarakat telah menggeser posisinya dari jaringan. seseorang mampu mendapat informasi. persepsi seeorang akan persoalan territorial menjad berbeda. dsb (kini mereka menyatu dan memainkan fungsi yang berdekatan) . Orang berlomba-lomba untuk mendapatkan lebih banyak teman dan penggemar melalui faceboook ketimbang bersilaturahmi dengan tetangga-tetangga di sebelah rumah. New media diagung-agungkan oleh sebagian orang media ini telah menipiskan perbedaan antara berbagai jenis media yang dulunya memiliki karakteristik sangat berbeda seperti TV. telepon genggam. disamping sarana eksistensi diri melalui jejaring sosial. Terlepas dari boomingnya konvergensi teknologi media. Dengan hanya duduk di depan komputer yang terakses ke internet.

radio dan televisi masi memiliki harapan masa depan. yang akan kesulitan diikuti oleh kemampuan manusia dalam mengolahnya Kemasan informasi menjadi lebih beragam (satu jenis arsip dapat diubah menjadi arsip lain dengan berbeda format) Penerima lebih memiliki pilihan atas pesan Umpan balik terjadi dengan lebih baik Penerima pesan memperoleh lebih banyak kemudahan Dengan adanya konvergensi media. Bila media lokal sudah menemukan point of interest dan kebutuhan informasi tertentu di suatu daerah. maka koran . maka kemungkinan penerimaan oleh masyarakat cukup besar. TV dan radio akan terlupakan.• • • • • Meledaknya jumlah informasi. Media-media ini juga memberikan pemahaman yang seragam di benak masyarakat bahwa untuk menjadi manusia yang modern itu harus mampu mengakses informasi dimana saja dan kapan saja alias menjadi update people. Media yang perlu dikembangkan saat ini adalah media-media lokal. Perlu diingat bahwa aspek peting dari new media adalah dari segi teknologi. 13 . bukan berarti meda konvensional seperti Koran . Manusia tanpa sadar telah dikuasai oleh media. yakni menggunakan komputer yang terakses ke internet atau gadget aseperti smart phone . Selama masih ada orang yang belum memiliki salah satu atau keduua teknologi tersebut. Media baru semakin mempertegas teori hegemoni media atas khalayyak. Blackberry menjadi suatu kebutuhan yang diada-adaan dengan alasan bahwa tren sekarang adalah masyarakat mobile.

Warganya ramah dan sedikit konservatif. warga desa Tanjung Sari bukanlah warga yang terlalu bergantung pada media. Keadaan ekonomi warga Tanjung Sari kebanyakan menengah ke bawah dan hanya sedikit yang bisa dijuluki the have. elektronik.MEDIA PADA MASYARAKAT DESA TANJUNG SARI Desa Tanjung Sari terletak di kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Dulu. apalagi media baru. tapi jelas ada perbedaan antara orang yang sedari lahir sudah memiliki TV dengan orang yang baru mampu membeli TV di pertengahan umur seperti yang banyak terjadi di desa ini. Mereka lebih menghargai TV sebagai barang berharga yang hanya ditonton pada waktu-waktu tertentu Terlebih lagi pekerjaan mereka yang menghabiskan waktu dari pagi hingga sore di sawah. apapun jenisnya baik media cetak . 14 . Penduduk asli Lampung pun menjadi warga minoritas di desa ini karena jumlahnya yang bisa dihitung dengan jari. walaupun saya tidak pernah menemui ritual-ritual aneh seperti ritual sedekah laut masyarakat Jawa di Yogyakarta. banyak yang tidak memiliki televisi dan hanya memiliki radio. Orang kaya disana biasanya pengusaha mebel peralatan rumah tangga dan ada juga yang membuka toko keperluan sehari-hari serta profesi lain seperti bidan atau mantri. Walaupun saya yakin sekarang jumlahnya sudah bertambah. Masyarakat di desa ini kebanyakan bekerja sebagai petani di sawah dan sebagian lagi menjadi buruh pabrik. Menurut pengamatan saya. Masyarakatnya sebagian besar adalah keturunan Jawa yang bertransmigrasi pada tahun 1960-an. Saya tinggal di desa ini selama kurang lebih 13 tahun.

mereka masih menganggap bahwa semua hal yang ditayangkan di TV adalah reality yang sebenarnya. Televisi cenderung menjadi magnet di ruang keluarga yang menarik angota-anggotanya berkumpul di malam hari untuk menonton bersama. Tontonan-tontonan yang 15 . Kaum ibu-ibu lebih memanjakan diri dengan sinetron-sinetron yang menawarkan hiburan yang sarat antagonism dan hedonism.Banyak warga yang mendengarkan radio di siang hari saat bekerja dan di sore hari. Dan anak-anak biasa terpikat dengan serial-serial animasi atau film-film buatan tangan sutradara Indonesia yang menawarkan tingkat kemustahilan tinggi yang acapkali mengangkat tema bahwa di dunia ini ada anak-anak terpilih yang ditugaskan menjaga perdamaian dunia dan bisa berubah kapan saja bila ada orang yang membutuhkan pertolongan.Sayangnya. Tidak ada radio komunitas di desa saya sehingga dalam penyampaian informasi seperti info pengajian atau kematian. warga menggunakan speaker di mushola-mushola dan masjid utama. Saluran yang paling sering diputar adalah Elshinta atau RRI karena dua saluran tersebut sering memutar musik dangdut dan lagu-lagu lawas. Mereka jarang menonton berita-berita yang sarat isi dan tidak ada kaitannya dengan mereka. Bagi masyarakat desa Tanjung Sari. Mereka sering mendengarkan musik dangdut atau lagulagu rohani sebelum adzan magrib. Bapak-bapak biasa melek di waktu yang lebih larut untuk menonton pertandingan sepak bola atau komedi-komedi yang biasa dibumbui guyonan seks. Mereka biasa meluapkan rasa lelah setelah seharian memasak di dapur dengan menghujat sang pemeran antagonis yang biasa digambarkan tertawa keras dengan mata melotot. TV merupakan sarana untuk melepaskan lelah setelah bekerja seharia. tanpa menyadari bahwa materi yang mereka lihat adalah kreasi script writer belaka. serta berita-berita ringan seputar provinsi Lampung. Reality show juga menjadi tren baru di kalangan masyarakat daerah.

Hal itu biasa mereka lakukan untuk mendapatkan informasi tentang keadaan negara yang mungkin bisa berguna. Walaupun seperti itu. Hal ini harus terus dikembangkan demi kemajuan pola pikir generasi muda di desa Tanjung Sari.000 SM – 1500 : media ritual dan sosial 16 . BAB IV Kesimpulan Perkembangan media secara garis besar antara lain : • 40. Hal ini mengharuskan mereka untuk pergi ke warnet di luar desa karena sekolah. hal ini sudah menunjukkan kemajuan dalam penerimaan media baru di desa saya.perkembangan media baru juga sudah dirasakan oleh muridmurid tingkat SMP yang diberi tugas mencari artikel atau gambar belum ada sarana yang menunjang internet di melalui internet. Tidak berarti semua masyarakat Tanjung Sari melakukan hal yang sama. atau sekedar mencari pelampiasan emosi dan marah-marah karena berita-berita di TV memang sering membuat darah naik ke kepala.rendah dlam hal kualitas ini justru amat disenangi oleh masyarakat desa Tanjung Sari. Selain itu. Ada juga beberapa warga yang sering menonton berita.

Media baru identik dengan konvergensi media yang menghilangkan batas-batas antara media-edia konvensional.sekarang : tulisan dan media cetak : media elektronik : media digital Media ritual dan social lebih mengacu pada budaya ujar yang diucapkan melalui mulut berupa suara atau bunyi-bunyian yang disuarakan dengan asumsi yang mendengar mengerti maksud dari suara atau bunyi-bunyian tersebut. Untuk itu.• • • 1500 – 1900 1900 – 2000 2000. 17 . Dari teori masyarakat massa. Keyword dari perkembangan media barua adalah internet. serta sadar bahwa informasi di media merupakan fakta yang dilebih-lebihkan demi kepentingan tertentu. khalayak dituntut berpikir kritis untuk mengawasi media. Perkembangan media elektronik dimulai dari epnemuan teleggraf da telepon yang dilanjutkan dengan penemuan radio oleh Marcony dan TV oleh James Clark Maxwell dan Heinrich Hertz. Tulisan dan media cetak ditandai dengan buku-buku dan surat kabar serta majalah yang tonggga dasarnya dari penemuan kertas di China dan Mesin cetak oleh Guttenberg. teori kultivasi dan teori hegemoni media dapat diambil kesimpulan bahwa media memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pola pikir dan tindakan seseorang sehingga kerap dimanfaatkan penguasa sebagai sarana propaganda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->