P. 1
Deteksi Dini an Motorik

Deteksi Dini an Motorik

|Views: 30|Likes:
Published by monicamottoh

More info:

Published by: monicamottoh on Dec 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2012

pdf

text

original

Deteksi Dini perkembangan motorik

‡ Waktu yang dibutuhkan 15-20 menit.Denver II ‡ Denver II merupakan salah satu alat skrining perkembangan untuk mengetahui sedini mungkin penyimpangan perkembangan yang terjadi pada anak sejak lahir sampai berumur 6 tahun. ‡ Tes ini bukan tes diagnostik atau tes IQ. .

tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. . melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil.Aspek Perkembangan yang dinilai Ada 4 sektor perkembangan yang dinilai: 1) Personal Social (perilaku sosial) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri. 2) Fine Motor Adaptive (gerakan motorik halus) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu.

mengikuti perintah dan berbicara spontan 4) Gross motor (gerakan motorik kasar) Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh. .3) Language (bahasa) Kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara.

kismis/ manikmanik. kertas warna (tergantung usia kronologis anak saat diperiksa). pakaian. kubus warna merahkuning-hijau-biru. b) Lembar formulir DDST II c) Buku petunjuk sebagai referensi yang menjelaskan cara-cara melakukan tes dan cara penilaiannya. buku gambar/ kertas. peralatan gosok gigi. kartu/ permainan ular tangga. pensil.Alat yang digunakan a) Alat peraga: benang wol merah. Peralatan makan. .

Perlengkapan Test: .

Prosedur DDST 1) Tahap pertama: secara periodik dilakukan pada semua anak yang berusia: 3-6 bulan 9-12 bulan 18-24 bulan 3 tahun 4 tahun 5 tahun .

.2) Tahap kedua: dilakukan pada mereka yang dicurigai adanya hambatan perkembangan pada tahap pertama. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi diagnostik yang lengkap.

Penilaian ‡ Jika Lulus (Passed = P). gagal (Fail = F). . ataukah anak tidak mendapat kesempatan melakukan tugas (No Opportunity = NO).

‡ Setelah itu dihitung pada masing-masing sektor.CARA PEMERIKSAAN DDST II ‡ Tetapkan umur kronologis anak. berapa yang P (LULUS)dan berapa yang F (GAGAL). ‡ Jika dalam perhitungan umur kurang dari 15 hari dibulatkan ke bawah. jika sama dengan atau lebih dari 15 hari dibulatkan ke atas. . tanyakan tanggal lahir anak yang akan diperiksa. ‡ Tarik garis berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horisontal tugas perkembangan pada formulir DDST. Gunakan patokan 30 hari untuk satu bulan dan 12 bulan untuk satu tahun.

1) Abnormal a) Bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan. Meragukan dan tidak dapat dites. pada 2 sektor atau lebih b) Bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan Plus 1 sektor atau lebih dengan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tersebut tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia . .‡ Berdasarkan pedoman. hasil tes diklasifikasikan dalam: Normal. Abnormal.

. 3) Tidak dapat dites Apabila terjadi penolakan yang menyebabkan hasil tes menjadi abnormal atau meragukan.2) Meragukan a) Bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih b) Bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia. 4) Normal Semua yang tidak tercantum dalam kriteria di atas.

atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia antara persentil ke-25 dan ke-75 ‡ Caution Gagal atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia kronologis di atas atau diantara persentil ke-75 dan ke-90 .Interpretasi dari nilai Denver II ‡ Advanced Melewati pokok secara lengkap ke kanan dari garis usia kronologis (dilewati pada kurang dari 25% anak pada usia lebih besar dari anak tersebut) ‡ OK Melewati. gagal.

‡ Delay Gagal pada suatu pokok secara menyeluruh ke arah kiri garis usia kronologis. penolakan ke kiri garis usia juga dapat dianggap sebagai kelambatan. karena alasan untuk menolak mungkin adalah ketidakmampuan untuk melakukan tugas tertentu .

Interpretasi tes ØNormal Tidak ada kelambatan dan maksimum dari satu kewaspadaan Ø Suspect Satu atau lebih kelambatan dan/ atau dua atau lebih banyak kewaspadaan Ø Untestable Penolakan pada satu atau lebih pokok dengan lengkap ke kiri garis usia atau pada lebih dari satu pokok titik potong berdasarkan garis usia pada area 75% sampai 90% .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->