MAKNA HIJRAH DALAM MEMBENTUK PRIBADI MUSLIM Oleh : AF. Muntashir, S.Sos.

I ³Bahwasanya semua amalan (aktifitas) manusia tergantung niatnya, dan bahwa bagi tiap-tiap orang (balasannya) tergantung niatnya, barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu akan mencapai (ridha) Allah dan Rasul -Nya dan barangsiapa yang hijrahnya kerena kepentingan dunia atau karena untuk menikahi seorang wanita, maka pahalanya sesuai dengan tendensi hijrahnya tersebut´. (H.R. Dua Imam Muhaddist, Bukhari dan Muslim, dari Amirul Mukminin Umar ibn Khattab) Hadist di atas sudah tidak asing lagi bagi kita, namun ketika membaca serta memaknai kembali seakan kita baru mendengarnya, apalagi hadist tersebut dikaitkan dengan kehidupan kita sekarang yang seakan -akan hampir sudah tidak memiliki orientasi ukhrawi. Para Ulama telah sepakat semisal Imam Asy Syafi¶i dan yang lainnya, ketika mengomentari bahwa hadist ini merupakan sepertiga ilmu. Sebab, ia menerangkan tentang pangkal dari perbuatan manusia, yaitu niat. Niatlah yang menentukan diterima dan tidaknya sebuah amalan. Oleh karena itulah, memaknai, memahami serta mengamalkan hadist ini amatlah penting bagi s eorang muslim. Salah satu makna terpenting dari hadist yang dapat kita ambil, yakni makna hijrah. Hijrah dari akar kata hajara -yahjuru artinya meninggalkan, memutuskan. Meninggalkan Makkah menuju Madinah, sebagaimana yang dilakukan para Sahabat atau meninggalkan Makkah menuju Habasyah. Namun Rasul bersabda ³tidak ada hijrah setelah fathu Makkah (panaklukan Makkah)´. Akan tetapi hijrah di sini dalam arti yang lebih umum yaitu meninggalkan atau memutuskan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah Swt. Terdapat korelasi yang sangat erat sekali antara makna hijrah dengan membangun kepribadian muslim. Sebab selain mengandung makna di atas, makna hijrah memiliki dimensi semangat melakukan perubahan (taghyir). Artinya pribadi muslim adalah pribadi yang selalu melaku kan perubahan dalam dirinya. Kata muslim secara harfiah berasal dari kata dasar salima yaslamu yang artinya selamat, kemudian dibentuk kata aslama yuslimu islaman yang bermakna masuk Islam. Jadi, Muslim berarti µorang yang masuk Islam¶ (orang yang selalu m enyelamatkan dirinya dengan

melakukan suatu perubahan). Dengan maksud perubahan dengan meninggalkan atau memutuskan segala sesuatu yang dilarang Allah menuju kepada segala hal yang diperintahkan Allah Swt, yaitu syari¶at Islam. Allah Swt. berfirman yang ar tinya; Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali -kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. ar -Ra¶d [13] : 11) Perubahan banyak perubahan, namun perubahan yang paling mendasa r yakni kesadaran eksistensi diri manusia sebagai hamba Allah Swt. Karena kesadaran ini mendorong kepada kesadaran penghambaan atau beribadah kepada -Nya. Imam alGhazali membagi tingkatan hamba berdasarkan tingkat kesadaran penghambaannya kepada Allah, ant ara lain; Pertama, hamba yang selamat (µabdun salim), yaitu hamba yang mencukupkan pada pemenuhan kewajiban semata dan tidak melakukan maksiat, seperti shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dll. Kedua, hamba yang beruntung (µabdun rabih), yaitu ha mba -selain memenuhi kewajiban- yang memperbanyak amalan-amalan sunnah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan tidak melakukan maksiat. Ketiga, hamba yang rugi (µabdun khasir), yaitu hamba yang melalaikan kewajiban -kewajiban, seperti shalat, puasa dan lain-lain. Kemudian Imam al-Ghazali memberikan nasehat dengan mengatakan ³apabila kamu tidak bisa menjadi hamba yang beruntung, maka berusahalah menjadi hamba yang selamat. Dan jauhkanlah dirimu dari menjadi hamba yang rugi´. Makna hijrah akan terasa lebih bermakna apabila disertai dengan aspek taubat. Taubat secara harfiah bermakna µkembali¶. Secara definitif, taubat adalah kembalinya seorang hamba dari sifat -sifat tercela menuju kepada sifat -sifat yang terpuji. Artinya meninggalkan segala sifat -sifat kehinaan menuju sifat-sifat kemuliaan. Rasulullah bersabda ³Matilah sebelum kamu semua mati´. Dengan kata lain ³Kembalilah sebelum kamu benar -benar kembali´. Seorang pribadi muslim ketika telah terbimbing secara benar akan eksistensi dirinya sebagai hamba Allah, maka ia akan melakukan pelayanan yang layak disertai kesadaran dan kemauan untuk Allah semata dan diridhai -Nya. Sehingga dalam dirinya akan senantiasa terbangun jiwa untuk selalu bertaubat atau kembali dari peribadatan yang tidak layak dan selayaknya sebagai hamba menuju peribadatan yang pantas dan layak sebagai hamba Allah yang sejati.

Rasulullah Saw. bersabda ³Orang yang cerdas adalah orang yang menghambakan dirinya dan berbuat yang akan ada sesudah mati´. Pribadi muslim adalah seorang yang berkepribadian cerdas yang selalu nampak dalam dirinya sikap penghambaan kepada Allah Swt, menyerahkan serta mengembalikan segala urusannya kepadaNya, meninggalkan sifat -sifat tercela dan berhiaskan dengan sifat -sifat yang terpuji, sebagaimana sabda Rasulullah ³B erakhlaklah kalian dengan sifat -sifat Allah Swt´. Dan juga nampak dalam dirinya sikap dan keputusan yang selalu menuai keberuntungan dalam hidup dan kehidupannya, apakah hal itu berkenaan dengan dunia maupun akherat, dengan selalu mengembalikan dan menyera hkannya kepada Allah Swt. Hijrah seorang pribadi Muslim di sini bermakna kembalinya atau keluarnya seorang jiwa dari kekangan nafsu binatang badaniahnya, dan menaklukkannya dengan selalu melakukan perubahan (intropeksi diri ) dan peningkatan kualitas ibad ah. Jiwa pada pribadi seperti ini dikatakan jiwa rasional. Jiwa yang telah mampu mencapai kebebasan dalam arti telah memenuhi tujuan penciptaan dan kehadirannya; mencapai kedamaian tertinggi, merdeka dan bebas dari belenggu nasib yang kejam, bebas dari perselisihan yang gaduh serta neraka kejahatan manusia. Jiwa rasional yang telah terbangun di dalam istana spiritual, dalam al -Qur¶an disebut dengan al nafs al-muthmainnah. Allah Swt. berfirman; Hai jiwa yang tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam syurga-Ku. (Q.S. al-Fajr [89] : 27 - 30)

Sang waktu terus berjalan. Tak terasa kita masuki tahun baru 1424 Hijriah. Itu artinya hijrah Rasulullah saw. beserta para s ahabatnya ke Madinah telah berumur 1432 tahun. Sebuah peristiwa bersejarah yg patut dikenang. Di dalamnya terkandung makna dan keteladanan utk sebuah pengorbanan sejati yg mengapresiasikan perlawanan akan kebatilan sekaligus sikap konsisten mengedepankan kepentingan misi dari kepentingan apa pun. Agar ia tetap lestari dan terjaga dari kepunahan meski karenanya harus berdarah -darah mereka harus meninggalkan negeri harta sanak dan handai -taulan tercinta. Dalam AthThabaqat Al-Laits bin Sa¶ad mengutip sebuah riwayat dari Ibunda Aisyah r.a. adl Rasulullah saw. bersuka-cita saat jumlah pengikutnya mencapai tujuh puluh orang krn itu artinya Allah telah membuatkan ³tameng pertahanan´. Bukan sembarangan mereka terdiri dari kaum profesional di bidang peperangan persenjataan dan pembelaan. Toh permusuhan dan penyiksaan kaum musyrik bertambah gencar dan berat. Bahkan tingkat siksaan dan celaan yg dirasakan

sahabat belum pernah dialami sebelumnya. Mereka pun mengadu kepada Rasulullah saw. dan meminta izin utk berhijrah. Pengaduan dan permintaan itu dijawab oleh Rasulullah saw. ³Sesungguhnya aku pun telah diberi tahu bahwa tempat kalian adl Yatsrib. Barangsiapa yg ingin keluar -hijrah- maka hendaklah ia keluar ke Yatsrib.´ Para sahabat kemudian hijrah secara bergelombang d an tentu saja dgn sembunyi-sembunyi kecuali Umar bin al-Khattab r.a. Dengan tegas Umar bahkan bersuara lantang ³Barangsiapa ingin ibunya kehilangan anaknya atau istrinya menjadi janda atau anaknya menjadi yatim piatu hendaklah ia menghadangku di balik lemb ah ini.´ Sebuah tantangan yg antiklimaks krn tak satu pun orang kafir Quraisy yg berani menampakkan batang hidungnya. Tibalah Rasulullah di Yatsrib setelah sebelumnya para sahabatnya lbh dulu sampai. Belia disambut dgn penuh suka cita oleh sahabat Anshar. Yatsrib di kemudian hari diganti namanya menjadi Al-Madinah al-Munawwarah. Hijrah itu sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya kalender Islam. Makna Hijrah Secara harfiah hijrah artinya berpindah. Secara istilah ia mengandung dua makna hijrah makani dan hijrah maknawi . Hijrah makani artinya hijrah secara fisik berpindah dari suatu tempat yg kurang baik menuju yg lbh baik dari negeri kafir menuju negeri Islam. Adapun hijrah maknawi artinya berpindah dari nilai yg kurang baik menuju nilai yg lbh baik dari kebatilan menuju kebenaran dari kekufuran menuju keislaman. Ringkasnya hijrah kepada tuntunan Allah dan Rasul -Nya. Makna terakhir oleh Ibnu Qayyim bahkan dinyatakan sebagai al-hijrah al-haqiqiyyah . Alasannya hijrah fisik adl refleksi dari hijrah maknawi it u sendiri. Dua makna hijrah tersebut sekaligus terangkum dalam hijrah Rasulullah saw. dan para sahabatnya ke Madinah. Secara makani jelas mereka berjalan dari Mekah ke Madinah menempuh padang pasir sejauh kurang lbh 450 km. Secara maknawi juga jelas mereka hijrah demi terjaganya misi Islam. Al-Qahthani menyatakan bahwa hijrah sebagai urusan yg besar. Hijrah berhubungan erat dgn al-wala¶ wal-bara¶. Bal hiya min ahammi takaalifahaa bahkan ia termasuk manifestasi yg paling penting. Penting krn menyangkut ketepatan sikap seorang muslim dalam memberikan perwalian kesetiaan dan pembelaan. Juga menyangkut ketepatan seorang muslim dalam menampakkan penolakan dan permusuhan kepada yg patut dimusuhi. Dalam sejarah para rasul juga dekat dgn tradisi hijrah dan semua ata s semangat penegasan batas sebuah loyalitas kesetiaan keimanan yg berujung pada menuju yg lbh baik atas rida Allah. Sebut misalnya Nabi Ibrahim Khalilullah beliau telah melakukan hijrah beberapa kali dari Babilon ke Palestina dari Palestina ke Mesir dari Mesir ke Palestina lagi semua demi risalah suci. Termasuk hijrah beliau dari Palestina menuju Mekah yg dalam perkembangannya menjadi syariat haji. Adalah Ibrahim a.s. yg baru dikarunia Ismail anak yg selama ini dinanti harus meninggalkan Palestina bersama istrinya Hajar menuju tanah gersang tak bertuan. Di tempat itulah Ibrahim meninggalkan anak dan istrinya dgn hanya dibekali sekantong makanan dan seteko air. Ibnu Katsir menceritakan dalam tafsirnya Saat Nabi Ibrahim hendak berlalu sang istri menarik tali kekang tunggangannya dan bertanya ³Apakah Kanda akan meninggalkanku bersama anakmu di tempat yg tiada tanaman lagi tak bertuan?´ Ibrahim a.s. terdiam. Hajar mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali dan tetap saja Ibrahim diam. Sampai akhirnya Hajar menggan ti pertanyaan ³Apakah Allah yg memerintahkanmu melakukan hal ini.´ ³Benar´ jawab Ibrahim. Hajar

Toh kecintaan para sahabat akan Islam mengalahkan kecintaan pada semua itu. Seorang koruptor akan berhenti dari korupsinya para pr eman akan menghentikan aksi bromocorahnya tidak ada lagi muslim penimbun orang miskin akan bersuka cita krn kucuran infak para dermawan. Sejak ditetapkannya oleh khalifah Umar bin . Para dai berhenti bersengketa antar mereka dalam urusan yg kurang prinsip dan seterusnya. Allah SWT berfirman yg artinya ³Kebenaran itu datang dari Rabb -mu maka jangan sekalikali engkau termasuk orang yg ragu-ragu. Jika rumusan global tersebut betul-betul dihayati tiap muslim utk selanjutnya secara konsisten diterapkan dalam sendi -sendi kehidupan barangkali nasib umat Islam secara umum akan lbh baik dari sekarang. Pelajaran lain hijrah menegaskan adanya perseteruan abadi antara kebatilan versus kebenaran. . Untuk menangkap spirit hijrah lbh jauh rumusan sederhana Ibnu Qayyim cukup menarik katanya dalam kata hijrah terkandung arti berpindah ³dari´ dan berpindah ³menuju´. Ibrah dari Hijrah Pelajaran yg nyata dari peristiwa hijrah adl sebuah pengorbanan. Secara lahiriyah umumnya naluri manusia akan menyatakan ujian itu sungguh berat.chm Kehadiran bulan Muharram bagi umat Islam merupakan momentum penting sebagai awal tahun baru dalam kelender Islam.Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia sumber file al_islam. Berpindah ke suatu tempat asing yg penuh spekulasi.menimpali ³Jika demikian Allah tidak akan mempersulit kami. Muhammad Sa¶id Ramadhan al-Buthi Al-Islam . Terpancar sikap tawakal yg begitu tinggi bahwa hanya Allah Yang Maha Menghidupkan Maha Memberi Rezeki Maha Mematikan. Tengoklah bagaimana sahabat meninggalkan keluarga tercinta rumah pekerjaan tanah air dan sanak kadang.´ Sungguh sebuah dialog yg menusuk hati merefleksikan keimanan yg amat dalam sebuah ketundukan sekaligus pengorbanan yg menakjubkan.s. Yang paling gambla ng adl cobaan meninggalkan kemapanan.´ . Referensi 1. Pelajaran berikutnya adl perseteruan kebenaran versus kebatilan mengharusk an manusia memilih salah satu di antara keduanya tidak ada sikap ³non -blok´. Setelah para sahabat keluar dari ujian berupa siksaan dan cercaan dari Kafir Quraisy di Mekah tidak otomatis menjadikan mereka bebas dari ujian berikutnya. Al-Wala¶ wal-Bara¶ fil-Islam Muhammad Sa¶id al-Qahthani3. Kesucian akidah di atas segalanya. Sempurnalah implementasi hijrah pada diri Ibrahim a. dan keluarganya baik secaramakani maupun maknawi.Fiqhus-Sirah Dr. Maksudnya berpindah dari yg semula tidak sesuai dgn tuntunan Allah dan Rasul -Nya menuju kepada yg sesuai dgn tuntunan Allah dan Rasul -Nya. Ibarat minyak dan air ia tidak akan bisa bertemu karenanya adl sebuah utopia upaya -upaya ³mengawinkan´ antara nilai Islam dgn civic culture yg bertentangan dgn Islam terlebih jika dilandasi nafsu mendahulukan budaya ketimbang nilai Islam atas nama pluralisme dan humanisme. Lantas mengapa kenyataannya tidak demikian? Barangkali krn kita kurang menghayati dan mengamalkan arti hijrah sebagaimana mestinya. Meninggalkan nilai material yg barangkali selama ini mereka rintis dan perjuangkan. Tafsir Al-Qur¶an al-Azhim Ibnu Katsir2. Wallahu a¶lam. Hal ini sekaligus menegaskan betapa maslaha t din menempati pertimbangan tertinggi dari maslahat-maslahat yg lain.

umat Islam pada periode awal di Mekkah mengalami pengebirian dan penyiksaan dari kaum kafir atas prakarsa Abu Jahal dan Abu Lahab. Pasca hijrahnya nabi bersama sahabat ke Madinah merupakan awal pencerahan dan perubahan nasib umat Islam. umat Islam yang masih minoritas ditindas dan dimusihi. Pada masa yang sama juga. Sebab selama di Mekkah. Nabi Musa AS terselamatkan dari kejaran bala tentara Firaun dengan menyeberangi laut merah. dijadikan sebagai awal tahun baru dalam kalender Islam. umat Islam seantero dunia memperingatinya sebagai tahun baru. Dalam hal ini. Nabi Adam AS bertemu dengan Hawa pasca dieksekusi dari surga ke bumi. Di Madinah secara bersama-sama dengan sahabatnya. harta dan keluarga yang dicintainya dengan berjalan kaki tidak kurang dari 500 Km menuju Madinah. Kebijakan khalifah itu merupakan momentum sebagai awal tahun Islam. yakni tonggak awal kebangkitan Islam. periode Mekkah pra hijrah merupakan ujian terberat dari langkah awal mendakwahkan Islam sebagi ajaran yang benar yang banyak ditantang kaum kafir jahiliyah. Peristiwa-peristiwa besar yang patut direfleksikan kembali dalam bulan Muharram yang terekam secara tersurat dalam sejarah Islam yakni. Untuk melepaskan dari hegemoni kaum jahiliyah Mekkah itu. oleh khalifah Umar bin Khattab. Nabi Nuh AS mendarat perahunya setelah dilanda banjir bah maha dahsyat. Perhitungan tahun Islam atas prakarsa Khalifah Umar tersebut yang dipopulerkan sebagai tahun hijriyah yang penetapannya sejak rasul hijrah pada tahun 622 Masehi. keimanan serta ketaqwaaannya untuk tahun mendatang. sebaliknya di Madinah justru mendapatkan perlakuan cukup baik dari kaum Anshar. demikian juga nabi Ibrahim AS selamat dari kobaran api saat dibakar pasukan Namrudz. sebuah tatanan kehidupan masyarakat dibangun dan diwujudkan sesuai internalisasi ajaran Islam yang diprakarsai nabi. Kemudian paling monumental adalah peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah menuju Madinah. Secara historis. Di antara alasan penetapa tersebut adalah hijrah merupakan pemisahan periode Mekkah dan Madinah. Peristiwa besar lain nya adalah.Khattab. . Bagi nabi dan sahabatnya. sekaligus medium melakukan introspeksi atas aktivitas ibadah dan keimanannya pada tahun sebelumnya. bahkan menyiapkan upaya peningkatan kualitas ibadah. nabi mulai membangun peradaban Islam yang selama ini banyak diadopsi sebagai masyarakat madani. Bahkan peristiwa hijrahnya nabi tersebut. nabi memutuskan untuk hijrah atas petunjuk Allah dengan meninggalkan kampung kelahiran. peristiwa hijrah nabi sejatinya dimaknai sebagai bagian terpenting dalam sejarah Islam. Yakni.

kita harus hijrah nilai. Dalam pengertian ini. hijrah nabi juga merupakan pemisah antara periode Mekkah yang terkungkung dari kaum jahiliyah beralih ke Madinah yang justru menjadi negeri pembebasan sekaligus mencerminkan heteronitas umat baik muslim maupun non muslim hidup selaras dengan merujuk pada piagam Madinah. Keterbelakangan umat manusia harus disikapi lebih arif dengan melakukan hijrah individual dengan membenahi kepribadian menuju perbaikan moral keluarga dan masyrakat -bangsa. Makna HIJRAH Setiap tahun umat Islam menyambut tahun hijriyah. Ravitalisasi makna hijrah yang dikontekstualkan dalam kehidupan sekarang ini. menjadi keniscayaan dengan mengubah sistem seperti yang dilakukan nabi pasca hijrah dari Mekkah ke Madinah. perilaku yang menyimpang yang dilakukan baik prilaku masyarakat biasa dengan pelbagai kejahatan dan kriminalitas yang telah mencerminkan kehidupan penuh kekerasan. misalnya hijrah dari nilai budaya yang buruk menuju nilai budaya yang Islami. perintah hijrah bukan hanya secara seremonial bagi nabi. Menyingkapi kondisi sekarang. tetapi hijrah secara kontekstual dengan meninggalkan segala peradaban atau nilai -nilai yang tidak baik dan tidak urgen menuju peradaban yang lebih baik yang diridhai Allah dan dapat diterima umat manusia pada umumnya. maka idealnya mereka berhijrah dari perilaku tersebut menuju ke jalan yang baik dengan mengembang amanah dan kepercayaan rakyat dengan penuh tanggung jawab. sepatutnya ditinggalkan dengan berhijrah kepada kehidupan yang lebih baik. Usaha-usaha untuk melakukan perbaikan. Demikian halnya dengan pola kehidupan pejabat yang banyak melakukan penyimpangan atas amanah rakyat. Momentum hijrah yang menjadi awal kebangkitan peradaban Islam yang menyejarah. Dalam konteks lebih luas. hijrah dimaknai lebih luas yakni. Artinya. ghirah atau semangat hijrah yang patut diimplementasikan sekarang ini. bukan lagi dalam pengertian fisik. tetapi menjadi medium pembelajaran bagi umat Islam untuk melakukan perubahan. Nabi menancapkan pilar peradaban Islam di Madinah sebagai tonggak perjuangan umat paling st rategis. terutama untuk memperbaiki kualitas individual maupun kualitas kolektif anak bangsa. Yakni membangun peradaban masyarakat madani . Seperti melakukan korupsi atau perbuatan mungkar lainnya sebagai fenomena fasad berupa pengrusakan dimuka bumi tanpa kontrol. Baik perubahan fisik maupun non fisik seperti perubahan mental dan prilaku yang lebih baik dan terpuji. pada saatnya untuk melakukan hijrah menuju pada internalisasi nilai -nilai Islami.Selain itu.

Keterbelakangan dalam konten tersebut melingkupi keterbelakangan secara individual atau keterbatasan SDM.dengan sistem yang tertib. Kedua. terutama ketika bangsa ini dihadapkan dengan berbagai musibah yang sepatutnya direnungkan sebagai momentum menguji kualitas keimanan dan keberislamannya dan patut direnungi untuk diambil hikmahnya. Sekaligus guna mengimplementasikan diri sebagi bagian Islam yang rahmatan lil alamin. era keterkungkungan menuju ke era keterbukaan dan pembebasan. menjadikan hijrah merupakan momentum memasuki tahun baru untuk melakukan perbaikan dalam kehidupan sos ial menuju perbaikan sistem demi . kita harus merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai -nilai yang terkandung dalam perjalanan hijrah nabi secara kontekstual. yang mengurai kedamaian dalam seluruh dimensi dan lini kehidupan duniawinya sebagai bekal menuju perjalanan akhiratnya yang abadi. setiap orang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan membangun sistem sosial berupa mempersamakan orang -orang yang beragam suku dan agama dalam masyarakat Madina tersebut. Sebagai umat Islam. yakni hijrah dari nilai-nilai yang buruk menuju penciptaan nilai yang lebih baik. Penulis mengurai makna filosofis dan aplikasi hijrah tersebut dalam beberapa pemahaman yakni. demikian juga keterbelakangan kolekt if. hijrah secara universal dapat ditafsirkan sebagai proses perubahan atau berhijrah dari sistem otoriter. menjadi keniscayaan. Melepaskan diri dari hegemoni tersebut menuju perubahan yang memberi ruang untuk berekspresi dalam meraih kebebasan dan pembebasan. hijrah sepatutnya dimaknai sebagai ikhtiar untuk hijrah dari keterbelakangan menuju ke kondisi lebih maju dan dinamis. 1 Muharram 1431 H. Menyambut tahun baru Islam. guna melakukan perubahan dari keadaan yang kurang baik menjadi lebih baik sebagai revitalisasi hijrah. Hal ini sejatinya seorang Muslim menjadikan bulan Muharram yang setiap tahunnya diperingati untuk membangun keshalehan individual dan sosialnya. Tahun hijriyah ini sepatutnya umat Islam baik secara personal maupun kolektif seperti yang tergabung dalam ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah serta yang lainnya. termasuk keluar dari kungkungan rezim yang menindas. Dalam hal ini. Demikian beberapa interpretasi dan makna hijrah sebagai revitalisasi dengan konteks kekinian. dimensi hijrah dari kejahiliaan menuju ke arah pencerahan juga menjadi makna dari hijrah itu sendiri. dalam menyambut Tahun Baru Islam. pertama. keterbelakangan negara -bangsa dalam mensejehterakan masyarakatnya menuju kehidupan yang lebih layak dan sejahtera. Meningkatkan spritualitas dan kesadaran keagamaan menj adi keniscayaan umat Islam Indonesia. Ketiga. Melakukan rekonstruksi pendidikan dengan sistem yang lebih baik dan efesien sebagai upaya melahirkan sumber daya yang potensial masa mendatang demi kemaslahatan b angsa. Proses hijrahnya nabi dari Mekkah ke Madinah menyiratkan multiinterpretasi yang sepatutnya diaktualisasikan dalam konteks kekinian dan kedisinian. menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan interospeksi secara kolektif.

Firdaus Muhammad MA. Atau dengan kata . sosial kemasyarakat an dan bernegara secara sinergis. Dengan begitu. Nabi bermaksud berhijrah dengan segala daya yang dimilikinya. namun Nabi Saw. Kearifan memaknai hijrah dengan melakukan transformasi k e arah yang lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu. selama kemampuan itu ada pada kita. *) oleh : DR.Makassar Setelah ada perintah dari Allah kepada Nabi Muhammad Saw. Hijrah makani artinya berpindah dari suatu tempat yang kurang baik menuju tempat yang lebih baik. setiap kita sebagai insan beradab melakukan perbaikan dalam pelbagai lini kehidupan sebagai cerminan semangat hijrah dan menyambut tahun baru Islam dengan membuka lembaran baru yang lebih baik di hari -hari mendatang. dari suatu negeri ke negeri yang lain yang lebih baik. tidak boleh mengabaikan sedikit pun kemampuan. dari kebatilan menuju kebenaran. Adapun hijrah maknawi artinya berpindah dari nilai yang kurang baik menuju nilai yang lebih baik. dari kekufuran menuju keislaman. Abu Bakar menangis kegirangan dan langsung membeli dua ekor unta dan menyerahkan kepada Nabi Saw agar memilih yang dikehendakinya. padahal sebelumnya Nabi Saw. dan hijrah maknawi (nilai). Yang menjadi pertanyaan adalah. segera menyampaikannya kepada Abu Bakar dan mengajak sahabatnya itu untuk berhijrah bersama. upaya merevitalisasikan makna hijrah dapat diartikulasikan dalam kehidupan personal. kenapa Nabi tidak mau menerima pemberian Sahabatnya itu. sering menerima pemberian darinya?. akhirnya Abu Bakar setuju untuk menerima sejumlah uang dari Nabi sebagai ganti dari harga unta yang dibelikannya untuk Nabi Saw. fasad dan menindas. Nabi Saw. Dengan membayar harga unta tersebut. termasuk didalamnya keberanian untuk melakukan rekayasa sosial dengan berbagai varian inovasinya. Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin . merubah sistem yang tiranik.kebaikan dan kemaslahatan umat yang lebih luas. Setelah Abu bakar bersikeras agar unta itu diterima sebagai hadiah. Hijrah secara etimologi artinya berpindah. Bahkan kini saatnya bangsa ini berhijrah menuju sistem yang lebih arif dengan sistem yang demokratis guna mewujudkan kehidupan keadilan sosial bagi masyarakat luas. tetap menolak. untuk berhijrah. Secara terminologi ia mengandung dua makna : hijrah makani (tempat/fisik). tenaga pikiran dan materi bahkan dengan jiwa dan raga beliau. ingin memberikan pelajaran kepada kita bahwa hijrah sebagai bentuk pengabdian kepada Allah membutuhkan pengorbanan maksimal dari setiap orang yang melakukannya. keluarga. Nampaknya Nabi Saw. Nabi mengajarkan kepada kita bahwa dalam mengabdi kepada Allah. Akan tetapi Nabi tidak mau menerima dengan gratis unta yang ditawarkan sahabatnya itu.

termasuk tuhan -tuhan tokoh. terjadi ³personal split´ (personalitas yang kontradiktif). karena mayoritas umat hampir tidak memahami makna hijrah yang sebenarnya yang dapat selalu diaktualisasikan dalam kehidupan nyata. Konsekwensinya. Barangkali. wacana ketuhanan Ibrahim bisa menjadi contoh. Berikut makna-makna hijrah yang dapat kita refleks ikan dalam setiap detik perkembangan zaman. Namun karena timbul bulan yang kelihatannya l ebih besar dan bersinar. Allah SWT. ummat akan terhindar dari perilaku penguasa yang cenderung memperbudak. ternyata bulan seolah menghilang dari pancaran mentari yang bersinar. di -reform. Hijrah dalam konteks ini adalah menumbuhkan tekad dan komitmen penuh dari ummat ini untuk melakukan perubahan konsepsi terhadap ibadah dalam Islam. Menuju kepada Tuhan Yang Maha Tunggal. Sebab hanya menyadarkan ummat akan makna ibadah dalam proses amar ma¶ruf. namun di sisi lain. penegakan keadilan dan penanaman motivasi agar ummat bangkit melakukan kewajiban dan memperjuangkan hak. harta. . Dalam konteks kekinian. Betapa kekaguman kita terhadap seorang tokoh misalnya. beberapa masa kemudian.lain. khutbah jum¶at sudah harus dirubah isinya. Pertama: Hijrah dalam keyakinan (iµtiqadiyah). Selam ini ummat masih memahami makna ibadah sebagai kegiatan ritual yang terlepas dari masalah -masalah sosial dalam kehidupannya. Hijrah dalam konteks ini adalah menumbuhkan tekad dan komitmen penuh untuk melakukan hijrah dari berbagai ³tuhan´ dalam hidup kita. di anggap tabu. Untuk ini. tanpa menyadari. ia pun memiliki keberanian untuk mengatakan ³tidak´ kepada bintang -bintang tersebut. sehingga ummat ini tidak lagi kehilangan banyak kunci -kunci syurga. Maka dengan kebesaran jiwa yang dimilikinya. termasuk dalam pengelolaan negara dan bangsa. yang selama ini melihat pembicaraan mengenai hal-hal politis. ia pun berkesimpulan. hijrah kepada jalan yang di ridlai Allah dan Rasulnya. kedudukan.? Pemahaman terhadap konsepsi ibadah di atas sudah masanya dirubah. maka kita harus melakukannya. Kedua: Hijrah dalam pola ibadah (Ta¶abbudiyah). Proses pencapaian kemurnian akidah Ibrahim ini adalah contoh konkrit yang sering terjadi dalam kehidupan kita. hijrah Maknawi nampaknya yang harus lebih diprioritaskan untuk dikaji. di satu sisi merasa menjadi hamba yang saleh karena banyak melakukan haji. Ibrahim memulai menemukan tuhannya dalam bentuk bintang -bintang. yang cenderung mengidolakan (memberhalakan) pemimpin sudah masanya diilhami oleh hijrah (perpindahan positif) kearah yang lebih positif. Ibrahim mampu melepaskan diri dari mempertuhankan bulan menuju kepada keyakinan akan ketuhanan matahari. Sikap sebagian ummat selama ini. Kunci-kunci syurga dalam bentuk amalamal kemasyarakatan. menjadi hamba yang korup dalam berbagai bentuknya. ³inni wajjahtu wajhiya lilladzi fathara as -samawaati wa al-ardh hanifan musliman wa maa ana min al -musyrikiin´. Tapi tatkala matahari tengelam. namun jika pada ahirnya fakta mengharuskan kita untuk mengambil sikap bersebelaha n. persepsi dan lain -lain.

Untuk mencapai perubahan ini. dalam segala skala kehidupannya. Tanpa di sadari sebagian ummat ini terlibat dengan perilaku ini. dengan mengekor kepada cara pandang orang lain tanpa reserve. dan lain -lain. Hijrah dalam konteks ini adalah perubahan perilaku. Keenam: Hijrah dalam konteks sosial kemasyarakatan ( Ijtima¶iyah). hukum dan lain-lain. hijrah ke arah kehidupan keluarga yang Islami. baik lahir maupun bathin . ? kalau selama ini. Kelima: Hijrah dalam institusi keluarga (Usrawiyah). yang sesungguhnya pada saat yang sama terjatuh dalam sebuah penjajahan baru.Ketiga: Hijrah dalam bentuk moral dan etika (Akhlaqiyah). yang menuntut kemampuan ijtihadiyah dari anggota ummat ini. yang di tandai oleh kesuksesan dunia akhirat (fiddunya hasanah wa fil aakhirati hasanah). dalam hadis disebutkan bahwa di larang duduk di antara dua orang tanpa seizinnya (hadits). ketika di musim haji anda akan merasakan betapa sikap manusia akan beragam. Yaitu tekad dan komitman baru untuk melakukan perubahan dalam pola pembangunan keluarga. mungkin sudah masanya di lakukan pembenahan dengan perubahan ke arah yang lebih seimbang antara ³material dan spiritual´. Satu contoh misalnya. termasuk yang sangat ³kasar´ (melompat di atas kepala sesama yang lagi duduk berdzikir) misalnya. padahal. ke arah yang Islami. Salah satu ajaran penting Islam dalam hal ini adalah bahwa manusia telah di muliakan dengan kemampuan intelektual. Dalam konteks ini hijrah diartikan sebagai sebuah tekad untuk membenahi sistem pemikiran dan cara pandang kita sebagai muslim. Gagalnya institusi keluarga merupakan kegagalan dalam institusi dalam kemasyarakatan yang lebih luas. sebagian ummat terlalu ³materialistic minded´ dalam membangun kehidupan keluarganya. politik. di perlukan strategi -strategi yang sesuai. yaitu intellectual colonization (penjajahan intellektual). cenderung diikuti dalam berbagai kebijaknnya. Oleh sebab itu adalah pengingkaran terbesar terhadap ni¶mat Allah jika kemampuan ini tersia-siakan. Amerika yang di persepsikan sebaga ³the most super po wer´. Jika ummat terlalu termotivasi untuk mendidik anak ke jenjang tertinggi. dengan gelar doktor dalam bidang ekonomi. Mungkin sudah masanya di barengi dengan pendidikan tertinggi pula dalam hal kerohanian. ekonomi. legal. Keluarga di sebutkan secara khusus karena keluarga merupakan institusi terpenting untuk melakukan pembenahan -pembenahan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Lalu bagaimana melompati kepala orang? Keempat: Hijrah dalam pemikiran dan budaya (Aqliyah Tsaqafiyah). Mungkin . baik po litik. Akhlaq yang di ajarkan oleh Islam sesungguhnya adalah perilaku manusia yang universal. Termasuk cara pandang dalam melihat kehidupan misalnya. Hijrah dalam konteks ini berupa tekad dan komitmen dari semua anggota ummat ini untuk melakukan perubahan -perubahan ke arah yang lebih positif dalam kehidupan jama¶ahnya. Intinya.

para fukaha mendefinisikan hijrah sebagai: keluar d ari darul kufur menuju Darul Islam. Berbagai kelompok. Tidak lain karena peristiwa Hijrah Nabi saw. Mewujudkan Kembali Makna Hakiki Hijrah Nabi Jumat. Ketidakmampuan kita memahami sekaligus mewujudkan makna terpenting Hijrah ini dalam realitas kehidupan saat ini hanya akan menjadikan datangnya Tahun Baru Hijrah tidak memberikan makna apa-apa bagi kita. sebetulnya lebih menggambarkan momentum perubahan masyarakat ketimbang perubahan secara individual. selain rutinitas pergantian tahun. Darul Islam dalam definisi ini . tinggal bagaimana agar kebenaran yang ada pada masing-masing pihak dapat di koordinasikan sehingga mampu menutupi kekurangan-kekurangan yang ada. Tahun Baru Hijrah tidak perlu disambut dengan kemeriahan pesta. Ini tentu tidak kita inginkan. kali ini memasuki Tahun Baru 1432 Hijrah. Asy-Syakhsiyyah al-Islâmiyyah. Peristiwa Hijrah Nabi saw. barangkali nasib umat Islam secara umum akan lebih baik dari sekarang. yang berada pada jalur ini (upaya pencapaiannya). berada pada persimpangan ³ijtihadi´ yang mingkin benar dan mungkin salah. Krisis multidimensional dan tantangan global seerta der asnya demoralisasi dengan sendirinya akan terkikis habis. sangat penting jika Tahun Baru Hijrah dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kembali kondisi masyarakat kita saat ini. Adapun secara syarµi. (An Nabhani. jika ada di kalangan ummat ini yang mengaku bahwa metode pencapaian jama¶ah yang paling benar adalah miliknya semata (eksklusif). Inilah sebetulnya makna terpenting dari Peristiwa Hijrah Nabi saw. Memang. menandai datangnya kembali tahun yang baru. Tahun Baru Hijrah disikapi oleh kaum Muslim dengan µdingin -dingin¶ saja. II/276). tahun demi tahun pun berlalu. Tidak seperti ketika datang Tahun Baru Masehi yang disambut dengan penuh semarak oleh masyarakat. Yang pasti. 03/12/2010 09:14 WIB | email | print | share Tidak terasa.akan keliru. hijrah berarti berpindah tempat. bulan demi bulan menjelang. Kaum Muslim kembali memasuki bulan Muharram. tidak lain merupakan peristiwa yang menandai perubahan masyarakat Jahil iah saat itu menjadi masyarakat Islam. Makna Hijrah Secara bahasa. Apabila spirit hijrah secara makna wi ini dapat ditangkap dan dihayati oleh setiap muslim untuk selanjutnya secara konsisten diterapkan dalam sendi -sendi kehidupan. Namun demikian. bahwa memang ada perbedaan ka dar kebenaran dan kesalahan yang di miliki masing masing kelompok tersebut.

(HR al-Bukhari). telah berubah dari sekadar sebuah kota menjadi sebuah negara Islam. setelah selama 13 tahun sejak kelahirannya. bahkan dengan struktur yang ²menurut cendekiawan Barat. Kedua: tonggak berdirinya Daulah Islamiyah (Negara Islam) untuk pertama kalinya. Setelah Hijrah pula Islam bangkit dan berkembang pesat hingga menyebar ke seluruh Jazirah Arab serta mampu menembus berbagai pelosok dunia. Definisi hijrah semacam ini diambil dari fakta Hijrah Nabi saw. Dalam hal ini. Islam dan kaum Musli m terus dikucilkan dan ditindas secara zalim oleh orang -orang kafir Makkah. Peristiwa Hijrah. wafat. ketika beliau menyatakan: Hijrah itu memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. red. serta antara Darul Islam dan darul kufur. dan seorang Mukmin dapat beribadah kepada Allah SWT sesuka dia. sekalipun mayoritas penduduknya beragama Islam. . memberikan makna sebagai berikut: Pertama: pemisah antara kebenaran dan kebatilan. kekuasan Islam semakin merambah ke luar Jazirah Arab. yakni pada masa Khulafaur Rasyidin. sendiri dari Makkah (yang saat itu merupakan darul kufur) ke Madinah (yang kemudian menjadi Darul Islam). demikianlah menurut Umar bin al-Khaththab ra.) Allah SWT benar-benar telah memenangkan Islam. Setelah Hijrahlah ketertindasan dan kemalangan umat Islam berakhir. para ulama dan sejarahwan Islam telah sepakat bahwa Madinah setelah Hijrah Nabi saw. darul kufur adalah wilayah (negara) yang tidak menerapkan syariat Islam dan keamanannya bukan di tangan kaum Muslim. Sebaliknya.: » « Dulu ada orang Mukmin yang lari membawa agamanya kepada Allah dan Rasul-Nya karena takut difitnah. Muhammad Rasulullah saw. Bellah²terlalu modern untuk ukuran zamannya.adalah suatu wilayah (negara) yang menerapkan syariat Islam secara total dalam segala aspek kehidupan dan yang keamanannya berada di tan gan kaum Muslim. Saat itu. (HR Ibn Hajar). paling tidak. sendiri yang menjabat sebagai kepala negaranya. antara Islam dan kekufuran. Demikianlah sebagaimana pernah diisyarakatkan oleh Aisyah ra. Setelah Rasulullah saw. Robert N. Adapun sekarang (setelah Hijrah. Ketiga: awal kebangkitan Islam dan kaum Muslim yang pertama kalinya. Paling tidak.

privatisasi. tetapi juga menyebar ke Afrika dan Asia Tengah. Saat ini masyarakat didominasi oleh pemikiran demokrasi (yang menempatkan kedaulatan rakyat di atas kedaulatan Tuhan). kita melihat. bahkan mampu menembus ke jantung Eropa. bukan Darul Islam. privatisasi. Perasaan masyarakat pun didominasi ol eh perasaan ridha dan benci atas dasar pandangan hidup sekular. permissivisme (paham serba boleh). mereka meridhai nasionalisme dan nation state (negara -bangsa) dan sebaliknya membenci ikatan ukhuwah islamiyah dan kesatuan kaum Muslim di bawah satu negara (Khilafah Islamiyah). permis sivisme (paham serba boleh). ekonomi ribawi. mereka meridhai demokrasi (yang menjunjung tinggi kedaula tan manusia) dan sebaliknya membenci kedaulatan Tuhan untuk mengatur manusia. hedonisme (paham yang menjadikan kesenangan duniawi/jasadiah sebagai orientasi hidup). mereka meridhai sistem ekonomi kapitalisme yang berasaskan manfaat. kapitalisme. dan terakhir Utsmaniyah ²kekuasaan Islam hampir meliputi 2/3 dunia. pasar bebas. Keadaan ini menjadikan umat Islam membentuk masyarakat yang tidak islami alias masyarakat Jahiliah. hedonisme (paham yang menjadikan kesenangan duniwai/jasadiah sebagai orientasi hidup). dengan mengaitkannya dengan kondisi masyarakat saat ini. mereka meridhai liberalisme (kebebasan). Dalam konteks zaman Jahiliah modern saat ini. liberalisme (kebebasan). yang mendominasi masyarakat adalah pemikiran dan perasaan sekular serta sistem hukum sekular. Mereka meridhai semua yang bersumber dari akidah sekular dan sebaliknya membenci semua yang bertentangan dengan pandangan sekularisme. Masyarakat Jahiliah tidak lain adalah masyarakat yang didominasi oleh pemikiran dan perasaan u mum masyarakat yang tidak islami serta sistem yang juga tidak islami. yang bersumber dari akidah sekularisme. dan pasar bebas dan sebaliknya membenci sistem ekonomi Islam. feminisme (paham mengenai kesetaraan jender. Abbasiyah. mereka pun meridhai hukum -hukum kufur yang bobrok dan sebaliknya membenci hukum-hukum Islam²seperti hukum cambuk.Bahkan setelah Khulafaur Rasyidi n²yakni pada masa Kekhalifahan Umayah. pria wanita). dll. Kekuasaan Islam malah pernah berpusat di Andalusia (Spanyol). Mewujudkan Kembali Makna Hakiki Hijrah Nabi Dengan mengacu pada tiga makna Hijrah di atas. kita melihat: Pertama: Saat ini umat Islam hidup di dalam darul kufur. nasionalisme (paham kebangsaan). HAM. dan sebaliknya membenci keterikatan dengan syariah/hukum -hukum Allah dan menjadikan akhirat sebagai orientasi hidup mereka. . Islam bukan hanya berkuasa di Jazirah Arab dan seluruh Timur Tengah. yakni akidah yang menyingkirkan peran agama dari kehidupan.

dan sistem sekular di tengah-tengah masyarakat saat ini. Mereka ditindas hanya karena satu al asan. upaya membangun kembali Daulah Islamiyah atau Khilafah Islamiyah ini seharusnya menjadi cita -cita bersama umat Islam yang betul-betul ingin mewujudkan kembali makna Hijrah dalam kehidupan mereka saat ini. peradilan. di antara makna dari Peristiwa Hijrah Nabi saw. upaya mengubah masyarakat Jahiliah menjadi masyarakat Islam. budaya maupun pertahanan dan keamanan negara yang bersumber dari akidah Islam ²mereka campakkan. kaum Muslim di Filipina (Moro). Bahkan di negeri-negeri yang kaya akan kekayaan alam. perasaan. itulah di antara makna hakiki dari Peristiwa Hijrah Nabi saw. Ketiga: Saat ini keadaan umat Islam di seluruh Dunia Islam sangat memprihatinkan.hukum rajam. Karena itu. yakni karena mereka Muslim. dan beberapa wilayah lain merupakan saksi nyata kesengsaraan dan ketertindasan umat Islam saat ini. hukum. pemerintahan. Daulah Islamiyah yang dibentuk oleh Nabi saw. bahkan sekadar menampilkan identitas mereka seb agai Muslim. atau hukum potong tangan ²yang mendatangkan keadilan dan rahmat bagi manusia. yang harus kita realisasikan kembali saat ini. India (Kashmir). sistem Islam²yakni sistem ekonomi. kemudian menggantinya dengan dominasi pemikiran. Mereka sama sekali tidak diberi kesempatan untuk memunculkan Islam. yang saat i tu ditegakkan di Madinah al Munawwarah. dan para Sahabatnya ketika di Makkah. Lebih dari itu. lihatlah Afghanistan dan Irak. Caranya tidak lain dengan menggusur dominasi pemikiran. persis seperti orang-orang kafir Qurays dulu memperlakukan Nabi saw. dan sistem Islam. Kedua: Saat ini tidak ada satu pun negeri Islam yang layak disebut sebagai Daulah Islamiyah. ²yang dalam perjalanan selanjutnya setelah beliau wafat disebut sebagai Khilafah Islamiyah ²tidak lain adalah sebuah negara yang memberlakukan syariat Islam secara kaffah d alam seluruh aspek kehidupan. dengan mudah negeri mereka diduduki dan dijajah. Tanpa berusaha mengubah ketiga unsur tersebut di tengah masyarakat Jahiliah saat ini. Thailand (Pattani). Bahkan. perasaan. namun mereka tak berdaya. Di negeri-negeri di mana kaum Muslim minoritas. masyarakat Islam yang kita cita-citakan tentu tidak akan pernah dapat diwujudkan. Padahal kita tahu. Itulah realitas masyarakat Jahiliah pada zaman modern saat ini. sosial. politik. . adalah pembentukan Daulah Islamiyah. sistem yang mengatur masyarakat saat ini tidak lain adalah sistem yang juga bersumber dari akidah sekularisme. Karena itu. Sebaliknya. mereka tertindas.

yang nyata-nyata telah menimbulkan ketertindasan dan kemalangan kaum Muslim dalam berbagai bidang kehidupan. kita tahu. yakni sistem Kapitalisme-sekular. Khatimah Hanya dengan mewujudkan kembali ketiga makna Hijrah di ataslah kekufuran akan lenyap digantikan oleh keimanan. kejahiliahan akan musnah tertutup cahaya Islam. bahkan teroris! Akibatnya. yakni Makkah. dan masyarakat Jahiliah pun akan berubah menjadi masyarakat Islam. fundamentalis. yakni negeri mereka sendiri. sekaligus menghimpunnya kembali dalam satu wadah negara. insya Allah. Padahal. Semua itu tidak lain hanya mungkin diwujudkan dengan kembali berhijrah menuju Daulah Islamiyah. umat ini harus segera melepaskan diri dari segala bentuk kezaliman sistem kufur dan kekuasaan negara -negara imperialis Barat kafir. Apalagi setelah Peristiwa 11 September 2001. Karena saat ini ditengah Islam tidak lagi diterapkan dalam kehidupan nyata dalam sebuah negara. maka tugas seluruh kaum Muslimlah untuk mewujudkannya kembali di tengah-tengah mereka. sampai Kekhilafahan Ustmaniyah di Turki kini tinggal kenangan. Islam dan kaum Muslim betul -betul menjadi 'bulan-bulanan' AS dan sekutu -sekutunya. radikal. hukum-hukum Islam tidak bisa ditegakkan. Caranya tidak lain dengan mengubah negeri -negeri Muslim saat ini yang berada dalam kungkungan sistem kufur. dijebloskan ke penjara. aspirasi Islam dibungkam dan para pejuangnya pun diburu. adalah bangkitnya kaum Muslim setelah mereka lama tertindas dan terzalimi (kurang -lebih 13 tahun) di negeri mereka sendiri. Mereka yang konsisten dalam perjuangan menegakkan syariat Islam terus-menerus difitnah dengan berbagai cap yang menyudutkan seperti ekstremis. umat Islam saat ini akan berubah dari umat yang terhina menjadi umat yang akan meraih kembali posisi terhormat sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah SWT : . Posisi umat Islam yang pernah mengalami masa kejayaannya sejak zaman Nabi saw. agar kaum Muslim dapat benar -benar mewujudkan kembali makna Hijrah yang sebenarnya. di antara makna dari Peristiwa Hijrah Nabi saw.Sebaliknya. Hanya dengan itu pula. Kaum Muslim saat ini hidup tertekan dalam ³penjara besar´. sebagaimana diisyaratkan oleh Aisyah ra. bahkan dibunuh. yakni Daulah Islamiyah atau Khilafah Islamiyah. tidak lain. Kaum Muslim yang berpegang teguh pada aturan -aturan Allah SWT disisihkan. darul kufur akan terkubur oleh Darul Islam. Karena itu. yang telah dikuasai oleh sistem kufur yang dikontrol oleh negara -negara kafir Barat imperialis. di atas. kaum Muslim yang tinggal di negeri -negeri di mana mereka mayoritas pun.

tahun wafatnya. Dalam musyawarah tersebut ada beberapa pilihan tahun bersejarah sebagai patokan untuk memulai tarikh Islam tersebut yaitu: tahun kelahiran Nabi Muhammad. Hal itu menyulitkan bagi Umar untuk menyeleksi surat yang mana terlebih dahulu harus diurusnya. Karena setelah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah.a. sebab ia tidak menandai antara surat yang lama dan yang baru. Diantara pilihan tersebut maka akhirnya ditetapkanlah bahwa dimulai dari hari berpindahnya (hijrahnya)Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah menjadi awal tarikh Islam yaitu awal tahun Hijriyah. Siapa yang mula-mula menetapkan Tarikh Islam? Menurut riwayat para ulama ahli tarikh yang masyhur. Oleh sebab itu. maka setelah Nabi hijrah kaum muslimin telah mempunyai kedudukan yang kuat dan telah terbentuk sebuah negara Islamyang memiliki perat uran. dilahirkan ditetapkan sebagai awal tahun Miladiyah atau Masihiyah. tarikh kebangkitannya menjadi Rasul. tarikh Islam mula -mula ditetapkan oleh Umar bin Khattab r. (QS Ali Imran [3]: 110). Abu Musa Al-Asy¶ari r. hal ini terjadi disebabkan pada suatu hari Umar menerima sepucuksurat dari sahabatnya.a. Kenapa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai permulaan Tarikh Islam (Tahun Hijriah)? Hijrahnya Nabi sangat besar artinya dalam sejarah perkembangan da¶wah Islamiyah. Kalau sebelum hijrah ummat Islam adalah golongan yang ditindas dan disiksa oleh kaum Musyrikin. sebagaimana dahulu telah ditetapkan bahwa. Menurut kisahnya. melakukan amar makruf nahi mungkar dan beriman kepada Allah.] [ Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia.Akhirnya setelah dipilih maka ditetapkanlah bahwa bulan Muharramlah yang dipergunakan untuk permulaan tahun Islam.s. Kemudian setelah permulaan tahun itu diputuskan. hari Nabi Isa a. ketika ia menjadi khalifah pada tahun 17 Hijrah. Oleh karena itu diharapkan peristiwa hijrah akan dikenang oleh umat Islam pada tiap-tiap tahun bagaimana perjuangan yang gigih dan pengorbanan tenaga dan jiwa raga Nabi serta para sahabatnya dalam meneggakkan Islam. Umar mengadakan musyawarah dengan orang yang terpandang dikala itu untuk membicarakan serta menyusun masalah tarikh Islam. Disamping itu hijrah . tanpa dibubuhi tanggal dan hari pengirimannya. da¶wah Islam mulai mencapai kejayaannya yang gemilang. maka dimusyawarahkan pula bulan apa yang baik dipergunakan untuk tiap -tiap awal tahun tersebut. pimpinan serta undang -undang tersendiri. atau ketika Nabi hijrah dari Mekkah ke Madinah.

oleh: DR. Jumadil Akhir. Shafar. Um ar bin Khatab. Malam yang mengacu pada sebuah sejarah penting. Rasulullah memasuki Madinah tepat pada malam hari 12 Rabi¶ul Awwal. Dari sini mungkin perlu kita telusuri bersama. Dzul H ijjah. halaman : 30 ± 39 "SELAMAT TAHUN BARU 1431 H" Malam ini merupakan malam tahun baru bagi segenap muslim dipenjuru dunia. dan keluar dari tempat persembunyiannya di Gua Tsur pada tanggal 2 Rabi¶ul Awwal (20 September 622 M) untuk menuju ke Madinah. (Aida) Referensi : Sirah Nabawiyah. Selain itu di bulan Muharram ini pulalah para jama¶ah haji baru selesai mengerjakan ibadah haji dan pulang kenegerinya masing -masing. Sya¶ban. Pada waktu itu. sebagai penetapan awal tahun bagi umat muslim. Penanggalan dengan tahun hijriah i ni tidak langsung diberlakukan tepat pada saat peristiwa hijrahnya nabi saat itu. asal mula ditetapkanya bulan Muharram sebagai awal tahun bagi umat muslim tersebut Ketika Rasulullah SAW berhijrah pada bulan Rabi¶al-Awwal. yaitu bulan Rabi¶ al -Awwal.Nabi juga menunjukkan bahwa Allah memisahkan dan membedakan antara yang haq dan yang bathil. Rajab. ia pernah melontarkan gagasan tentang perlunya kalender Islam yang akan dipakai sebagai patokan penanggalan. Apa sebab Bulan Muharram dijadikan bulan pertama bagi tahun Hijriah? Pada dasarnya sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi keluar dari kota Mekkah pada hari kamis akhir bulan Shafar. Tapi bulan Muharram yang dijadikan bulan pertama dalam penanggalan ini. Rabi¶ul Akhir. Adapun nama-nama bulan pada tahun hijrah tersebut adalah : Muharram. jilid II. Syawal. Rabi¶ul Awwal. Ramadhan. Buku Kesatu. seolah-olah hijrah Nabi jatuh pada bulan Mu harram dan dipandang patut sebagai permulaan tahun didalam Islam. Penanggalan qamariyah ditetapkan bermula pada saat hijrahnya Rasulullah. Sementara Umar dan para sahabat-sahabatnya menetapkan awal bulan hijriyah adalah bulan Muharram bukannya bulan Rabi¶ul Awwal adalah semata -mata memandang bahwa bulan Muharram adalah bulan yang mula -mula Nabi berniat untuk berhijrah. catatan yang . Dan menurut al -Mas¶udi. Jumadil Awwal. membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Muhammad Sa¶id Ramadhan Al -Buthy Riwayat Nabi Muhammad. bukan bulan Muharram. Dengan adanya keputusan yang demikian itu. Saat Ya¶la bin Umayah menjadi gubernur di Yaman pada zaman khalifah Abu Bakar. Dzul Qa¶dah. Kalender Islam baru diperkenalkan 17 tahun (dalam perhitungan tahun masehi) setelah peristiwa hijrah tersebut oleh sahabat terdekat Nabi Muhammad sekaligus khalifah kedua.

Akan tetapi. (3) tahun beliau berhijrah. Misalnya. Opsi keempat juga ditolak karena kewafatan Rasulullah telah menimbulkan kesedihan yang mendalam di kalangan kaum muslimin. Sya¶ ban sekarang atau sya¶ban mendatang di tahun depan?´ Surat Abu Musa disikapi oleh khalifah umar sebagai saran halus tentang perlu ditetapkannya satu penanggalan (kalender) yang seragam. Tahun kedua disebut tahun Amr. timbul persoalan lain di kalangan mereka tent ang permulaan bulan kalender itu. Ada yang memakai tahun gajah (µamul fil). namun kami tidak tahu sya¶ban yang mana yan g dimaksud. Namun ada pula yang mengusulkan bulan Muharram. Kami sudah membaca satu perbuatan yang bertanggal sya¶ban. terhitung sejak raja Abrahah dari Yaman menyerang Ka¶bah (yang secara kebetulan adalah tanggal kelahiran nabi SAW). (2) tahun pengangkatan beliau sebagai rasul. Terdapat empat opsi yang mengemuka di kalangan shah abat: (1) Tahun kelahiran Rasulullah. Umar mengamininya dan berkata. karena pada tahun itu Allah SWT telah memberikan perintah kepada kaum muslimin untuk bertempu r untuk melawan kaum musyrik Mekkah.dipergunakan kaum muslim belum seragam. ada yang mendasarkan pada peristiwa-peristiwa yang menonjol dan berarti yang terja di di zaman mereka. tahun pertama hijrah Nabi dinamakan tahun al -Izn (izin). realisasi tentang penetapan penanggalan yang dipakai oleh umat Islam barulah terjadi di zaman khalifah Umar. karena izin hijrah diberikan pada tahun itu. baik dikalangan pe merintah maupun untuk keperluan umum. yang dipergunakan sebagai tanggal. isinya menyatakan ´Kami telah banyak menerima surat dari amirul mu¶minin dan kami tidak tahu mana yang harus dilaksanakan. Namun akhirnya Umar memutuskan bahwa tahun 1 . Dalam sebuah riwayat dinyatakan bahwa yang mengusulkan opsi ketiga ini adalah Ali bin Abu Thalib. khalifah Umar bermusyawarah dengan shahabat -shahabat senior. Opsi pertama dan kedua ditolak dengan alasan bahwa tahun kejadiannya masih diperselisihkan di kalangan mereka sendiri. Ketika para sahabat sepakat menjadikan hijrah nabi sebagai permulaan kalender Islam. karena kadangkala sistem penanggalan yang satu tidak sesuai dengan sistem penanggalan yang lain sehingga sering menimbulkan persoalan dalam kehidupan umat. dan (4) tahun kemangkatan beliau. Beliau melakukannya untuk merasionalisasikan berbagai sistem penanggalan yang digunakan pada masa pemerintahannya. Kemudian ditetapkan peristiwa hijrahnya Rasulullah sebagai tahun pertama penanggalan. Al-Sakhawi dalam al-I¶lan bi al-Taubikh li Man Dzamm al-Taurikh menyebutkan banyak riwayat terkait penetapan tahun pertama dalam penanggalan qamariyah. ´Hijrah adalah momentum yang memisahkan antara kebenaran dengan kebatilan´. Ada yang mengusulkan rabiul awal (sebagai bulan hijrahnya Rasulullah SAW ke Medinah). Menurut keterangan al -birunim khalifah menerima sepucuk surat dari Abu Musa al -asy¶ari yang menjadi gubernur di Bashrah (Irak). Untuk menetapkan tahun pertama penanggalan. ´Kita memulai penanggalan dari peristiwa hijrahnya Rasulullah dari Mekkah yang saat itu dipenuhi kemusyrikan´.

Di sinilah dimulainya kisah yang paling cemerlang dan indah yang pernah dikenal manusia dalam sejarah pengejaran yang penuh bahaya. tahun ke 17 sesudah hijr ah atau pada tahun ke-4 dari kekhalifahan Umar bin Khattab. demi kebenaran. bahwa Muhammad akan menggunakan kesempatan itu untuk hijrah. antara permulaan hijrah Nabi dan permulaan kalender Islam terdapat jarak seitar 82 hari. Peristiwa penetapan Islam oleh Umar ini terjadi pada hari rabu. Dimintanya Abu Bakr supaya menemaninya dalam hijrahnya itu. bahwa Allah telah mengijinkan ia hijrah. Hijrah Ke Madinah Posted on Januari 10. Muhammad sendiri memang masih tinggal di Mekah ketika ia sudah mengetahui keadaan Quraisy itu dan ketika kaum Muslimin sudah tak ada lag i yang tinggal kecuali sebagian kecil. H Haekal (8). Peristiwa hijrah ini juga melatarbelakangi pendirian kota muslim pertama. yang lalu diterima baik oleh Abu Bakr. adalah hal yang penting. Tatkala kedua orang itu sudah siap -siap akan meninggalkan Mekah mereka sudah yakin sekali. ketika itulah ia pergi ke rumah Abu Bakr dan memberitahukan. mempunyai makna yang amat dalam bagi umat Islam. bermanfaat dah barokah. yang lalu ditangguhkan. Dalam ia menantikan perintah Tuhan yang akan mewahyukan kepadanya supaya hijrah. karena begitu kuat ia dapat menyimpan rahasia itu.Islam/Hijriah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622 M. bahwa Quraisy pasti akan mem buntuti mereka. sebagai intropeksi diri agar ditahun selanjutnya dapat manjalani pada pencapaian kehidupan yang labih baik. 2008 by yuari Perintah Hijrah RENCANA Quraisy akan membunuh Muhammad pada malam hari. Sebelum itu Abu Bakr me mang sudah menyiapkan dua ekor untanya yang diserahkan pemeliharaannya kepada Abdullah b. dan makalah tentang ´konsitensi hitoris Astronomis kalender Hijriah´) Penetapan tahun Islam dari hijrahnya Nabi Muhammad beserta para pengikutnya dari Mekkah ke Madinah. juga Abu Bakr. Peristiwa hijrah merupakan peistiwa besar dalam sejarah awal perkembangan Islam dan pengorbanan besar pertama yang dilaku kan nabi dan umatnya untuk keyakinan Islam. Memang tak ada orang yang menyangsikan. Dengan demikian. dua puluh hari sebelum berakhirnya Jumadil Akhir. Uraiqiz sampai nanti tiba waktunya diperlukan. orang yang pernah menyiapkan dua ekor un ta kendaraan tatkala ia meminta ijin kepada Nabi akan hijrah. terutama dalam masa awal perkembangannya. Akan tetapi. Wassalam Sirah Nabi Muhammad SAW-M. (Lihat tulisan Dr Thomas Djamaluddin tentang ´kalender hijriah´ dalam buku almanak alam Islami halaman 183-184. Tapi bagaimanapun juga belajar memahami dan memaknai sejarah tersebut. beritanya sudah sampai kepada Muhammad. sehingga tiada seorangpun yang mengetahui. hanya sedikit mengetahui soalnya. . keyakinan dan iman. dengan cara mengaplikasikan kepada hal -hal yang positif. karena dikuatirkan ia akan hijrah ke Medinah dan memperkuat diri di sana serta segala bencana yang mungkin menimpa Mekah dan menimpa perdagangan mereka dengan Syam sebagai akibatnya.

Lalu orang -orang Quraisy datang menaiki gua itu. Abi Talib supaya memakai mantelnya yang hijau dari Hadzramaut dan supaya berbaring di tempat tidurnya. datang µAmir mengikutinya dengan kambingnya guna menghapus jejaknya. Kemudian pemuda-pemuda Quraisy ± yang dari setiap kelompok di ambil seorang itu ± datang. Abi Bakr keluar kembali dari tempat mereka. serta pemb antu mereka µAmir b. yang lalu ditanya. Sedang µAmir tugasnya menggembalakan kambing Abu Bakr¶ sorenya diistirahatkan. tapi kemudian ada yang turun lagi. Juga akan berangkat bukan pada waktu yang biasa.´ jawabnya. ³Kenapa kau tidak menjenguk ke dalam gua?´ tanya kawan -kawannya. Apabila Abdullah b. dan terus bertolak ke arah sela tan menuju gua Thaur. Tugas Abdullah hari -hari berada di tengah -tengah Quraisy sambil mendengar-dengarkan permufakatan mereka terhadap Muhammad. Selama kedua orang itu berada dalam gua. Tidak jauh dari gua Thaur itu mereka bertemu dengan seorang gembala. menjelang larut malam waktu itu. dan hanya menyerahkan nasibnya kepada Tuhan. ³Mungkin saja mereka dalam gua itu. kemudian mereka memerah susu dan menyiapkan daging. dengan tidak setahu mereka Muhammad sudah keluar menuju ke rumah Abu Bakr. Pada malam akan hijrah itu pula Muhammad membisikkan kepada Ali b. dari sebuah celah mengintip ke tempat tidur Nabi. yang memang sudah ada sejak sebelum Muhammad lahir. dan kedua orang puterinya Aisyah dan Asma. Kuatir i a. yang pada malam harinya kemudian disampaikannya kepada Nabi dan kepada ayahnya. Mereka membawa pedang dan tongkat sambil mundar -mandir mencari ke segenap penjuru. Ia ingin mengetahui adakah orang -orang yang sedang mengikuti jejak mereka itu sudah berhasil juga. mereka akan menyerbu ke dalam gua. Dia menahan napas tidak bergerak. Ali di Tempat Tidur Nabi Pemuda-pemuda yang sudah disiapkan Quraisy untuk membunuhnya malam itu sudah mengepung rumahnya. Abu Bakr. Jadi saya mengetahui tak ada orang di sana. Di Gua Thaur Tetapi. Tiada seorang yang mengetahui tempat persembunyian mereka dalam gua itu selain Abdullah b. ³Ada sarang laba-laba di tempat itu.´ .Oleh karena itu Muhammad memutuskan akan menempuh jalan lain dari yang biasa. Dalam pada itu Abu Bakr memasang telinga. KepadaNya ia menyerahkan nasibnya itu dan memang kepadaNya pula segala persoalan akan kembali. Dimintanya supaya sepeninggalnya nanti ia ti nggal dulu di Mekah menyelesaikan barang-barang amanat orang yang dititipkan kepadanya. tiada hentinya Muhammad menyebut nama Allah. Mereka melihat ada sesosok tubuh di tempat tidur itu dan me rekapun puas bahwa dia belum lari. Bahwa tujuan kedua orang itu melalui jalan sebelah kanan adalah di luar dugaan.´ Ketika mendengar jawaban gembala itu Abu Bakr keringatan. Fuhaira. ³Saya melihat ada dua ekor burung dara hutan di lubang gua itu. Kedua orang itu kemudian keluar dari jendela pintu belakang. Betapa tidak. Sementara itu pihak Quraisy berusaha sungguh-sungguh mencari mereka tanpa mengenal lelah. tapi saya tidak melihat ada orang yang menuju ke sana. Kedua orang itu tinggal dalam gua selama tiga hari. Dalam pada itu pemuda pemuda yang sudah disiapkan Quraisy. karena dikuatirkan ia akan lari. Mereka melihat bahaya sangat mengancam mereka kalau mereka tidak berhasil menyusul Muhammad dan mencegahnya berhubu ngan dengan pihak Yathrib.

Kedua orang bersembunyi itu mend engar seruan mereka supaya kembali ke tempat semula. Ketika ia menghilang Quraisy menyediakan seratus ekor unta bagi barangsiapa yang dapat mengembalikannya kepada mereka. Kalau paginya Abdullah b. Dan pokok mujizatnya ialah karena segalanya itu tadinya tidak ada. kalau kau menduga bahwa kita hanya berdua. Abi Bakr bertolak dari tempat itu ke Mekah. bahwa setelah terasa oleh Abu Bakr bahwa mereka yang mencari itu sudah mendekat ia berkata dengan berbisik: ³Kalau mereka ada yang menengok ke bawah pasti akan melihat kita. Dua ekor burung dara datang pula lalu bertelur di jalan masuk. Allahuakbar!´ kata Muhammad kemudian. orang yang disewa datang memb awa unta kedua orang itu serta untanya sendiri dan seterusnya. Ketika itu.aw. Orang-orang Quraisy makin yakin bahwa dalam gua itu tak ada manusia tatkala dilihatnya ada cabang pohon yang terkulai di mulut gua. Fuhaira mengikuti jejaknya dengan membawa kambing supaya jejak itu terhapus. Dan ketiga keajaiban ini setiap hari persamaannya selalu ada di muka bumi. Tuhan bersama kita. Paling banyak oleh ahli sejarah ini disebutkan sebagai berikut: ³Mereka berdua menuju ke sebuah gua di Gunung Thaur sebuah gunung di bawah Mekah ± lalu masuk ke dalamnya. ³Alhamdulillah. dua ekor burung dara dan pohon. Sehubungan dengan mujizat ini Dermenghem mengatakan: ³Tiga peristiwa itu sajalah mujizat yang diceritakan oleh sejarah Islam yang benar benar: sarang laba-laba. Fuhaira supaya menggembalakan kambingnya siang hari dan d iistirahatkan kembali bila sorenya ia kembali ke dalam gua. lalu mereka memerah susu dan menyiapkan dag ing. Kepercayaan dan iman Abu Bakr bertambah besar kepada Allah dan kepada Rasul. sorenya kambing Abu Bakr itu diistirahatkan. sorenya ia kembali dan menyampaikan berita itu kepada mereka. Abu Bakr meminta anaknya Abdullah supaya mendengar-dengarkan apa yang dikatakan orang tentang mereka itu siang hari. µAmir b.a.´ . dan Abu Bakr.´ Dalam buku-buku hadis ada juga sumber yang menyebutkan. µAmir b.´ Akan tetapi mujizat begini ini tidak disebutkan dalam Sirat Ibn Hisyam ketika menyinggung cerita gua itu. hinggapnya burung dara dan tumbuhnya pohon -pohonan.´ kata Muhammad. tinggal dalam membawakan makanan yang cocok buat mereka gua selama tiga hari tiga malam.w. ketiganya adalah Tuhan. Sedang Abdullah b. Ia merapatkan diri kepada kawannya itu dan Muhammad berbisik di telinganya: ³Jangan bersedih hati. Sebatang pohonpun tumbuh di tempat yang tadinya belum ditumbuhi. Tetapi sesudah Nabi dan sahabatnya bersembunyi dalam gua. Ketika itulah mereka lalu surut kembali. lalu sorenya supaya kembali membawakan berita yang terjadi hari itu. Inilah mujizat yang di ceritakan oleh buku-buku sejarah hidup Nabi mengenai masalah persembunyian dalam gua Thaur itu. datang Rasulullah s. Tak ada jalan orang akan dapat masuk ke dalamnya tanpa menghalau dahan -dahan itu. Fuhaira ± pembantu Abu Bakr ± waktu itu menggembalakan ternaknya di tengah-tengah para gembala Mekah.´ ³Abu Bakr. Sarang laba-laba. bila hari sudah sore Asma. Abi Bakr siangnya berada di tengah -tengah Quraisy mendengarkan permufakatan mereka dan apa yang mereka percakapkan tentang Rasulullah s. maka cepat -cepatlah labalaba menganyam sarangnya guna menutup orang yang dalam gua itu dari penglihatan. Sedang µAmir b. Sesudah berlalu tiga hari dan orangpun mulai tenang.Muhammad makin sungguh-sungguh berdoa dan Abu Bakr juga makin ketakutan. aman mereka.

Karena itu ia lalu diberi nama ³dhat¶n nitaqain´ (yang bersabuk dua). hendak menangkap kau. Allah adalah Perencana terbaik. bahwa orang sudah tenang kembali mengenai diri mereka. atau mengusir kau. 8: 30) ³Kalau kamu tak dapat menolongnya. mengambil jalan yang paling sedikit dilalui orang. kemudian menuju Tihama di dekat pantai Laut Merah. maka dalam perjalanan ke Yathrib itu mer eka mengambil jalan yang tidak biasa ditempuh orang. Tuhan bersama kita!¶ Maka Tuhan lalu memberikan ketenangan kepadanya dan dikuatkanNya dengan pasukan yang tidak kamu lihat. wajar sekali akan menarik hati orang yang hanya terta rik pada hasil materi meskipun akan diperoleh dengan jalan kejahatan. puteri Abu Bakr datang membawakan makanan. Mereka bersembunyi dalam gua itu begitu ketat.Demikian Ibn Hisyam menerangkan mengenai cerita gua itu yang kami nukilkan sampai pada waktu Muhammad dan sahabatnya keluar dari sana. Waktu itu ia berkata kepada temannya itu: µJangan bersedih hati. Juga Asma. Mereka membuat rencana dan Allah membua t rencana pula. Karena mereka mengetahui pihak Quraisy sangat gigih dan hati -hati sekali membuntuti. Dia salah seorang dari dua orang itu. di bawanya mereka ke sebelah utara di seberang pantai itu. 9: 40) Berangkat Ke Yathrib Pada hari ketiga. dengan agak menjauhinya. µUraiqit ± dari Banu Du¶il ± sebagai penunjuk jalan. Dan Allah menjadikan seruan orang -orang kafir itu juga yang rendah dan kalam Allah itulah yang tinggi. Setiap orang mengendarai untanya sendiri -sendiri dengan membawa bekal makanan. kesulitan mana yang lebih mereka takuti daripada tindakan Quraisy yang akan merintangi mereka mencapai tujuan yang hendak mereka capai demi jalan Allah dan kebenaran itu! Memang. atau membunuh kau.´ Allah menolong hambaNya selama hamba menolong dirinya dan menolong sesamanya.´ (Qur¶an. Dan Allah Maha Kuasa dan Bijaksana. Tidak lagi mereka pedulikan kesulitan. Tentang pengejaran Quraisy terhadap Muhammad untuk dibun uh itu serta tentang cerita gua ini datang firman Tuhan demikian: ³Ingatlah tatkala orang -orang kafir (Quraisy) itu berkomplot membuat rencana terhadap kau. maka Allah juga Yang telah menolongnya tatkala dia diusir oleh orang -orang kafir (Quraisy). Muhammad sendiri tidak pernah mengalami kesangsian.´ (Qur¶an. tetapi ³jangan kamu mencampakkan diri ke dalam bencana. merobek ikat pinggangnya lalu sebelahnya dipakai menggantungkan makanan dan yang sebelah lagi diikatkan. Oleh karena mereka me lalui jalan yang tidak biasa ditempuh orang. Abu Bakr membawa limaribu dirham dan itu adalah seluruh hartanya yang ada. Ju¶syum Akan tetapi apa yang dilakukan Quraisy bagi barangsiapa yang dapat mengembalikan mereka berdua atau dapat menunjukkan tempat mereka. bila mereka berdua sudah mengetahui. membawa mereka hati-hati sekali ke arah selatan di bawahan Mekah. Ya. Mereka berangkat. Oleh karena ketika mereka akan berangkat tak ada sesuatu yang dapat dipakai menggantungkan makanan dan minuman pada pelana barang. bahwa Tuhan akan menolongnya. orang yang disewa tadi data ng membawakan unta kedua orang itu serta untanya sendiri. Abdullah b. Cerita Suraqa B. Mereka telah melangkah dengan selamat selama dalam gua. ketika keduanya berada dal am gua. tidak lagi mereka mengenal lelah. Kedua orang itu beserta penunjuk jalannya sepanjang malam dan di waktu siang berada di atas kendaraan. Apalagi jika kita ingat orang -orang Arab Quraisy . Asma.

´ katanya dengan maksud mengelabui orang itu. bila ada orang mau mengejar Muhajir Besar itu olehnya dikaburkan. Ju¶syum hadir. dan sekadar mengembalikan tenaga dan kekuatan baru. selain dari . Muhammad dan kawannya itu kini berangkat lagi melalui pedalaman Tihama dalam panas terik yang dibakar oleh pasir sahara. Tetapi setelah penunggang kuda itu melihat bahwa ia sudah hampir berhasil dan menyusul kedua orang itu ± lalu akan membawa mereka kembali ke Mekah atau membunuh mereka bila mencoba membela diri ± ia lupa kudanya yang sudah dua kali tersungkur itu. Setelah diambilnya oleh Suraqa surat itu ia kembali pulang. sebab dia sendiri ingin memperoleh hadiah seratus ekor unta. Matahari sudah mulai bergelincir. Demi Allah. Disiapkannya senjatanya dan disuruhnya orang mem bawakan kudanya ke tengahtengah wadi supaya waktu ia keluar nanti tidak dilihat orang. Akan tetapi kuda itu tersungkur sekali lagi dengan keras sekali. sehingga penunggangnya terpelanting dari punggung binatang itu dan jatuh terhuyung-huyung dengan senjatanya. Dalam jiwa mereka terdapat suatu watak tipu -muslihat. Jadi. Muhammad dan Abu Bakr pun sudah pula mulai memikirkan akan menaiki untanya mengingat bahwa jaraknya dengan Suraqa sudah makin dekat. Selanjutnya dikendarainya kudanya dan dipacunya ke arah yang disebutkan orang itu tadi. memasang telinga dan penuh kesadaran selalu. Dan sebelum itu kuda Suraqa sudah dua kali tersungkur karena terlampau dikerahkan. Sekarang. karena saat kemenangan rasanya sudah di tangan. harus membuka mata. sesudah tadinya ia sendiri yang mengejarnya. sekadar beristirahat dan menghilangkan rasa lelah sambil makan-makan dan minum. Malik b. bukan suatu hal yang hina. Sampai di situ ia berhenti dan hanya memanggil-manggil: ³Saya Suraqa bin Ju¶syum! Tunggulah. Sebentar ia masih tinggal bersama orang -orang itu. tak ada keamanan dari apa yang mereka takuti atau dari yang akan menyerbu mereka tiba -tiba.´ Setelah kedua orang itu berhenti melihat kepadanya. Saya tidak akan melakuka n sesuatu yang akan merugikan tuan-tuan.itu memang sudah menganggap Muhammad musuh mereka. dimintanya kepada Muhammad supaya menulis sepucuk surat kepadanya sebagai bukti bagi kedua belah pihak. Dengan permintaan Nabi. Dan sering pula mereka tidak mendapatkan sesuatu yang akan menaungi diri mereka dari letupan panas tengah hari tak ada tempat berlindung dari kekerasan alam yang ada di sekitarnya. Mereka melintasi batu -batu karang dan lembah-lembah curam. Sudah ada or ang yang datang kepada Quraisy membawa kabar. dua orang itu harus benar -benar waspada. Lalu diramalkan oleh Suraqa bahwa itu suatu alamat buruk dan dia percaya bahwa sang dewa telah melarangnya mengejar sasarannya itu dan bahwa dia akan berada dalam bahaya besar apabila sampai keempat kalinya ia terus berusaha juga. bahwa membunuh orang yang tidak bersenjata dan menyerang pihak yang tak dapat mempertahankan diri. Dugaan kedua orang itu tidak meleset. Waktu itu Suraqa b. Sementara itu Muhammad dan kedua temannya sudah mengaso di bawah naungan sebuah batu besar. tuan -tuan jangan menyangsikan saya. Abu Bakr lalu menulis surat itu di atas tulang atau tembikar yang lalu dilemparkannya kepada Suraqa. mereka itu Keluarga sianu. saya mau bicara. Tetapi kemudian ia segera pulang ke rumahnya. Mereka yakin itu adalah Muhammad dan beberapa orang sahabatnya. bahwa ia melihat serombongan kendaraan unta terdiri dari tiga orang lewat. ³Ah.

Keyakinan mereka besar sekali akan kebenaran yang telah diberikan Tuhan kepada RasulNya itu. berita -berita tentang hijrah Nabi dan sahabatnya yang akan menyusul kawan -kawan yang lain. ³yang datang ke daerah kita ini dengan maksud supaya orang -orang yang hina-dina di kalangan kita dapat merendahkan keluarga kita. kaum Muslimin yang gigih melakukan dakwah Isla m dan sangat mencintai Rasulullah itu. Dia sendiri lalu pergi menemui dua orang itu. Mengaso di bawah panas membara musim kemarau dan berjalan lagi sepanjang malam mengarungi lautan padang pasir. membuat hati dan perasaan mereka terasa lebih aman. betapa dalamnya hati mereka itu terangsang tatkala mengetahui. yang paling dekat kepada kami. ³Kalau hal ini kau setujui dapatlah kauterima. Hudzair. µUmair sedang duduk -duduk dalam salah sebuah kebun Banu Zafar. ³Temui dua orang itu. Selama tujuh hari terus -menerus mereka dalam keadaan serupa itu.´ jawab mereka. Banyak di antara mereka itu yang belum pernah melihatnya. seraya menancapkan tombaknya di tanah. Selama mereka dalam perjalanan yang sungguh meletihkan itu. Yakin sekali mereka pertolongan Tuhan itu ada. sudah tersiar di Yathrib. Tapi Mush¶ab menjawab: ³Maukah kau duduk dulu dan mendengark an?´ katanya.´ kata Said kepada µUsaid. Berita ini kemudian sampai kepada Sa¶d b. yang pada waktu itu merupakan pemimpin -pemimpin golongannya masing -masing. Mu¶adh dan µUsaid b. yang ternyata se karang ia sudah menjadi seorang Muslim. Bilamana kedua orang itu sudah memasuki daerah kabilah Banu Sahm d an datang pula Buraida kepala kabilah itu menyambut mereka. . Semua itu membuat mereka rindu sekali ingin bertemu. Orangpun sudah akan dapat mengira -ngirakan. Hal ini membuat Sa¶d jadi marah. barulah perasaan kuatir dalam hatinya mulai hilang. Zurara dan Mush¶ab b. Islam di Yathrib Sa¶id b. jadi saya tidak dapat mendatanginya. Hanya karena adanya ketenangan hati kepada Tuhan dan adanya kedip bintang -bintang yang berkilauan dalam gelap malam itu. Zurara itu masih sepupuku dari pihak ibu. tapi kalau tidak kausukai maukah kau lepas tangan?´ ³Adil kau. Apa yang kamu ketahui tentang diriku di tengah -tengah kamu sekalian?´ ³Pemimpin kami. betapa kedua orang ini mengalami kekerasan dari Quraisy yang terus-menerus membuntuti. Sebenarnya Said b. Ia duduk dengan mereka sambil mendengarkan keterangan Mush¶ab. Tegur mereka itu dan cegah. Bila ia kembali kepada Sa¶d wajahnya sudah tidak lagi seperti ketika berangkat. Oleh karena itu semua kaum Muslimin tetap tinggal di tempat itu menantikan kedatangan Rasulullah dengan hati penuh rindu ingin melihatnya. dengan pandangan dan pengalaman yang terpuji. Tetapi kenyataannya ia seperti temannya juga. ingin mendengarkan tutur katanya.ketabahan hati dan iman yang begitu mendalam kepada Tuh an. Penduduk kota ini sudah mengetahui.´ µUsaidpun pergi menegur kedua orang itu. Beberapa orang yang sudah menganut Islam juga berkumpul di sana. bahwa orang -orang terkemuka Yathrib yang sebelum itu belum pernah melihat Muhammad sudah menjadi pengikutnya hanya karena mendengar dari sahabat -sahabatnya saja. Karena pengaruh kejadian itu Sa¶d lalu pergi menemui golongannya dan berkata kepada mereka: ³Hai Banu µAbd¶l-Asyhal.´ kata µUsaid. meskipun sudah mendengar tentang keadaannya dan mengetahui pesona bahasanya serta keteguhan pendiriannya. ingin melihatnya. Muslimin Medinah Menantikan Kedatangan Rasul Jarak mereka dengan Yathrib kini sudah dekat sekali.

Sesudah pemuda -pemuda golongannya itu masuk Islam malammalam mereka mendatangi berhala itu lalu di bawanya dan ditangkupkan kepalanya ke dalam sebuah lubang yang oleh penduduk Yathrib biasa dipakai tempat buang air. Di tempat itulah.³Maka kata-katamu. diambilnya pedangnya dan digantungkannya pada berhala itu seraya ia berkata: ³Kalau kau memang berguna. pria dan wanita masuk Islam. dan baru d iketemukannya kembali dalam sebuah sumur tercampur dengan bangkai anjing. Dalam pada itu ia sudah di Quba¶ ± dua farsakh jauhnya dari Medinah. µAmr ini adalah seorang pemimpin Banu Salima dan dari kalangan bangsawan mereka pula. Seseorang yang bernama µAmr bin¶l -Jamuh mempunyai sebuah patung berhala terbuat daripada kayu yang dinamainya Manat. yaitu untuk menyusul saudara -saudaranya seagama. menempuh perjalanannya ke Yathrib dengan berjalan kaki. Beberapa pemuda Muslimin dengan tidak ragu -ragu mempermainkan berhalaberhala kaum musyrik di sana. setelah mereka mengetahui ia sudah hijrah dari Mekah. baik wanita maupun pria bagiku adalah suci selama kamu beriman kepada Allah dan RasulNya. diletakkan di daerah lingkungannya seperti biasa dilakukan oleh kaum bangsawan. Melihat Islam yang sudah mencapai martabat begitu tinggi di Yathrib. ditemani oleh Abu Bakr. . dan diapun setiap hari mencuci dan membersihkannya. yang hakekatnya akan mencampakkan jiwa manusia ke dalam jurang yang tak patut lagi bagi seorang manusia. betapa memuncaknya kerinduan penduduk kota itu ingin menyambut kedatangan Muhammad. Setiap hari selesai sembahyang Subuh mereka pergi ke luar kota menanti-nantikan kedatangannya sampai pada waktu matah ari terbenam dalam hari-hari musim panas bulan Juli. Abi-Talib ke tempat itu setelah mengembalikan barang-barang amanat ± yang dititipkan kepada Muhammad ± kepada pemilik-pemiliknya di Mekah. sambil ia menuduh-nuduh dan mengancam. akan mudah sekali orang menilai. Setelah itu ia sendiri meninggalkan Mekah. dan ini pedang bersama kau. Perjuangan yang sangat meletihkan itu ditanggungnya selama dua minggu penuh. Bila pagi-pagi berhala itu tidak ada µAmr mencarinya sampai di ketemukan lagi. ke dalam mesjid yang terletak di perut Wadi Ranuna itulah kaum Muslimin datang. ³Hai. siangnya bersembunyi. Empat hari ia tinggal di tempat itu.´ Sejak itu seluruh suku µAbd¶l -Asyhal. Tetapi pemuda -pemuda itu mengulangi lagi perbuatannya mempermainkan Manat µAmr itu.´ Tetapi keesokan harinya ia sudah kehilangan lagi. iapun masuk Islam. Malam hari ia berjalan. Sesudah kemudian ia diajak bicara oleh beberapa orang pemuka -pemuka masyarakatnya dan sesudah melihat dengan mata kepala sendiri betapa sesatnya hidup dalam syirik dan paganisma itu. kemudian dicucinya dan dibersihkan lalu diletakkannya kembali di tempat semula. Selama masa empat hari itu mesjid Quba¶ dibangunnya. Pedangnya sudah tak ada lagi. Banu Qaila1 ini dia kawan kamu datang!´ Hari itu adalah hari Jum¶at dan Muhammad berjum¶at di Medinah. Setelah ia merasa kesal karenanya. Tersebarnya Islam di Yathrib dan keberanian kaum Mu slimin di kota itu sebelum hijrah Nabi ke tempat tersebut sama sekali di luar dugaan kaum Muslimin Mekah. Muhammad Memasuki Medinah Sementara kaum Muslimin Yathrib pada suatu hari sedang menanti -nantikan seperti biasa tiba-tiba datang seorang Yahudi yang sudah mengetahui apa yang sedang mereka lakukan itu berteriak kepada mereka. bertahanlah. Sementara itu datang pula Ali b.

Muhammad mengabulkan permintaan tersebut dan dimintanya pula supaya di tempat itu didirikan mesjid dan tempat -tinggalnya. Tetapi ia meminta maaf kepada mereka. Dimintanya kepada Muhammad supaya di tempat itu didirikan mesjid. Dimintan ya supaya sepeninggalnya nanti ia tinggal dulu di Mekah menyelesaikan barang-barang amanat orang yang dititipkan kepadanya. Demikianlah. Ali ra Menggantikan Rasulullah Saw Quraisy berencana membunuh Muhammad. karena dikuatirkan ia akan hijrah ke Medinah. dipasangnya tali keluannya. Uraiqiz sampai nanti tiba waktunya diperlukan. Bersembunyi di Gua Thaur . mereka melihat sesosok tubuh di tempat tidur itu dan m engira bahwa Nabi Saw masih tidur. menyaksikan kehadiran seorang pendatang baru. ketika pemuda-pemuda Quraisy mengintip ke tempat tidur Nabi Saw. baik Yahudi maupun orang -orang pagan menyaksikan adanya hidup baru yang bersemarak dalam kota mereka itu. Seluruh penduduk Yathrib. Dibiarkannya unta itu berjalan. µAfra¶. Orang-orang terkemuka di Medinah menawarkan diri supaya ia tinggal pada mereka dengan segala persediaan dan persiapan yang ada. Abi Talib supaya memakai mantelnya yang hijau dari Hadzramaut dan supaya berbaring di tempat tidurnya. orang besar yang telah mempersatukan Aus dan Khazraj.masing-masing berusaha ingin melihat serta mendekatinya. Sebelum itu Abu Bakr memang sudah menyiapkan dua ekor untanya yang diserahkan pemeli haraannya kepada Abdullah b.´ jawab Ma¶adh b. Ketika itu kaum Muslimin sudah tak ada lagi yang tinggal kecuali sebagian kecil. yang selama itu saling bermusuhan. Ketika itulah Rasul turun dari untanya dan bertanya: ³Kepunyaan siapa tempat ini?´ tanyanya. hati yang sudah penuh cinta dan rangkuman iman akan risalahnya. Dia adalah wali kedua anak yatim itu. ³Kepunyaan Sahl dan Suhail b. Tidak terlintas dalam pikiran mereka ± pada saat ini. Mereka ingin memuaskan hati terhadap orang yang selama ini belum pernah mereka lihat. lalu ia berangkat melalui jalan -jalan di Yathrib. Ketika perintah dari Allah Swr datang supaya beliau haijrah. dan yang selalu namanya disebut pada setiap kali sembahyang. Sesampainya ke sebuah tempat penjemuran kurma kepunyaan dua orang anak yatim dari Banu¶n -Najjar. sal ing berperang. µAmr. saat transisi sejarah yang akan menentukan tujuannya yang baru itu ± akan memberikan kemegahan dan kebesaran bagi kota mereka. Ia akan membicarakan soal tersebut dengan kedua anak itu supaya mereka puas. beliau meminta Abu Bakr supaya menemaninya dalam hijrahnya itu. unta itu berlutut (berhenti). Pada malam akan hijrah itu pula Muhammad membisikkan kepada Ali b. Kembali ia ke atas unta betinanya. di tengah -tengah kaum Muslimin yang ramai menyambutnya dan memberikan jalan sepanjang jalan yang diliwatinya itu. dan yang akan tetap hidup selama sejarah ini berkembang.

serta pembantu mereka µAmir b. Waktu itu ia berkata kepada temannya itu: µJangan bersedih hati. Jadi saya mengetahui tak ada orang di sana. Pemudapemuda Quraisy membawa pedang dan tongkat sambil mondar -mandir mencari ke segenap penjuru.w. datang µAmir mengiku tinya dengan kambingnya guna menghapus jejaknya. tinggal d alam gua selama tiga hari tiga malam. ³Ada sarang laba-laba di tempat itu.Menjelang larut malam. datang membawakan makanan buat mereka. Ketika itu mereka bergerak menuju ke g ua tempat sembunyi. memerah susu dan menyiapkan daging.´ (Qur¶an. Fuhaira. Bersama -sama dengan Abu Bakr beliau bertolak ke arah selatan menuju gua Thaur.´ jawabnya. Sementara itu pihak Quraisy berusaha sungguh -sungguh mencari mereka. ketika keadaan sudah tenang. yaitu Abdullah b. . hendak menangkap kau. Tentang cerita gua ini dikisahkan dalam firman Allah Swt: ³Ingatlah tatkala orang -orang kafir (Quraisy) itu berkomplot membuat rencana terhadap kau. tapi kemudian ada yang turun lagi. ³Kenapa kau tidak menjenguk ke dalam gua?´ tanya kawan -kawannya. maka Allah juga Yang telah menolongnya tatkala dia diusir oleh orang -orang kafir (Quraisy). Aisyah dan Asma (puteri-puteri Abu Bakr). unta kedua orang itu didatangkan. Tuhan bersama kita!¶ Maka Tuhan lalu memberikan ketenangan kepadanya dan dikuatkanNya dengan pasukan yang tidak kamu lihat. Rasulullah Saw keluar tanpa setahu mereka. Mereka kemudian berangkat. Tetapi orang -orang Quraisy itu makin yakin bahwa dalam gua itu tak ada manusia tatkala dilihatnya ada cabang pohon yang terkulai di mulut gua. 8: 30) ³Kalau kamu tak dapat menolongnya. Dia salah seorang dari dua oran g itu. Dan Allah Maha Kuasa dan Bijaksana. atau membunuh kau. Ketika itulah mereka lalu surut kembali. Asma merob ek ikat pinggangnya lalu sebelahnya dipakai menggantungkan makanan dan yang sebelah lagi diikatkan. Dikisahkan. kalau saja mereka ada yang menengok ke bawah pasti akan melihat beliau berdua.a. Lalu orang-orang Quraisy itu datang menaiki gua itu. Rasulullah s. Apabila Abdullah b. yang memang sudah ada sejak sebelum Muhammad l ahir. Dan Allah menjadikan serua n orang-orang kafir itu juga yang rendah dan kalam Allah itulah yang tinggi. Abdullah setiap hari berada di tengah -tengah Quraisy untuk memantau perke mbangan yang terjadi untuk disampaikan pada beliau pada malam harinya. sehingga ia lalu diberi nama ³dhat¶n -nitaqain´ (yang bersabuk dua). Hanya empat orang yang tahu keberadaan beliau b erdua. atau mengusir kau. Asma datang makanan. Abi Bakr kembali dari tempat mereka bersembunyi di gua itu.´ Demikanlah. Allah adalah Perencana terbaik. ³Saya melihat ada dua ekor burung dara hutan di lubang gua itu. Tak ada jalan orang akan dapat masuk ke dalamnya tanpa menghalau dahan -dahan itu. ketika keduanya berada dalam gua. Abu Bakr. µAmir tugasnya menggembalakan kambing Abu Bakr¶. Bila hari sudah sore Asma. 9: 40) Pada hari ketiga. Mereka membuat rencana dan Allah membuat rencana pula.´ (Qur¶an.

dimintanya kepada Muhammad supaya menulis sepucuk surat kepadanya sebagai bukti bagi kedua belah pihak. ia tetap memacu kudanya karena rasanya Muhammad sudah di tangan. Saya tidak akan melakukan sesuatu yang akan merugikan tuan -tuan. mengaso di bawah panas membara musim kemarau dan berjalan lagi sepanjang malam mengarungi lautan padang pasir dengan perasaan kuatir. saya mau bicara. Suraqa b. Hanya karena adanya . Abu Bakr lalu menulis surat itu di atas tulang atau tembikar yang lalu dilemparkannya kepada Suraqa. Tetapi ia ingin memperol eh hadiah seorang diri saja. tetapi ³jangan kamu mencampakkan diri ke dalam bencana. Sampai di situ ia berhenti dan hanya memanggil -manggil: ³Saya Suraqa bin Ju¶syum! Tunggulah.´ Setelah kedua orang itu berhenti melihat kepadanya. Setelah diambilnya oleh Suraqa surat itu ia kembali pulang. kemudian menuju Tihama di dekat pantai Laut Merah. maka perjalanan ke Yathrib itu mereka mengambil jalan yang tidak biasa ditempuh orang. bahwa Tuhan akan menolongnya. Tetapi setelah itu ia segera pulang ke rumahnya. Abdullah b. µUraiqit ± dari Banu Du¶il ± sebagai penunjuk jalan. Ketika terdengar kabar bahwa ada rombongan tiga orang sedang dalam perjalanan.´ Allah men olong hambaNya selama hamba menolong dirinya dan menolong sesamanya.Karena mengetahui pihak Quraisy sangat gigih mencari mereka . Suraqa Ketika itu Quraisy mengadakan sayembara. Malik b. Rasulullah Saw sendiri tidak pernah menyangsikan. Ju¶syum. maka dikaburkan olehnya. Kedua orang itu beserta penunjuk jalannya sepanjang malam dan di waktu siang berada di atas kendaraan. Memang. mereka yakin itu adalah Muhammad dan beberapa orang sahabatnya. Perjalanan Hijrah Rasul Saw Selama tujuh hari terus -menerus rombongan Rasulullah Saw berjalan. Mereka sangat giat mencari Rasulullah Saw. juga ingin memperoleh hadiah seratus ekor unta. salah seorang dari Quraisy. Dengan permintaan Nabi. Akan tetapi kuda itu tersungkur sekali lagi dengan keras sekali. Dipacunya kudanya ke arah yang disebutkan tadi seorang diri. membawa mereka ke arah selatan di bawahan Mekah. sehi ngga penunggangnya terpelanting dari punggung binatang itu dan jatuh terhuyung -huyung dengan senjatanya. sesudah tadinya ia sendiri yang mengejarnya. Sekarang bila ada orang mau mengejar Nabi Saw. Tetapi melihat bahwa ia sudah hampir kedua orang itu. Suraqa merasa itu suatu alamat buruk jika ia bersikeras mengejar sasarannya itu. Demikian bersemangatnya Suraqa mengejar Nabi Saw hingga kudanya dua kali tersungkur ketika hendak mencapai Nabi. barangsiapa bisa menyerahkan Muhammad akan diberi hadiah seratus ekor unta. Ia mengelabui orang -orang dengan mengatakan bahwa itu bukan Muhammad.

sambil ia menuduh-nuduh dan mengancam. dan diapun setiap hari mencuci dan membersihkannya. Masyarakat Madinah Tersebarnya Islam di Yathrib dan keberanian kaum Muslimin di kota itu sebelum hijrah Nabi ke tempat tersebut sama sekali di luar dugaan kaum Muslimin Mekah. Bila pagi-pagi berhala itu tidak ada µAmr mencarinya sampai diketemukan lagi. Seseorang yang bernama µAmr bin¶l -Jamuh mempunyai sebuah patung berhala terbuat daripada kayu yang dinamainya Manat. Mesjid Quba¶ . kemudian dicucinya dan dibersihkan lalu diletakkannya kembali di tempat semula. Banyak di antara mereka itu yang belum pernah melihatnya. Oleh karena itu semua kaum Muslimin tetap tinggal di tempat itu menantikan kedatangan Rasulullah dengan hati penuh rindu ingin melihat nya. barulah perasaan kuatir dalam hatinya mulai hilang. Setelah ia merasa kesal karenanya. diambilnya pedangnya dan digantungkannya pada berhala itu seraya ia berkata: ³Kalau kau memang berguna. Sesudah kemudian ia diajak bicara oleh beberapa orang pemuka -pemuka masyarakatnya dan sesudah melihat dengan mata kepala sendiri betapa sesatnya hidup dalam syirik dan paganisma itu. ingin melihatnya. bertahanlah. Pedangnya sudah tak ada lagi. iapun masuk Islam. betapa kedua orang ini mengalami kekerasan dari Quraisy yang terus -menerus membuntuti. µAmr ini adalah seorang pemimpin Banu Salima dan dari kalangan bangsawan mereka pula. Selama mereka dalam perjalanan yang sungguh meletihkan itu. Tetapi pemuda -pemuda itu mengulangi la gi perbuatannya mempermainkan Manat µAmr itu. berita -berita tentang hijrah Nabi dan sahabatnya yang akan menyusul kawan -kawan yang lain.iman kepada Allah Swt membuat hati dan perasaan mereka terasa lebih aman. Penduduk kota ini sudah mengetahui. dan in i pedang bersama kau. yang hakekatnya akan mencampakkan jiwa manusia ke dalam jurang yang tak patut lagi bagi seorang manusia. Jarak mereka dengan Yathrib kini sudah dekati.´ Tetapi keesokan harinya ia sudah kehilangan lagi. meskipun sudah mendengar tentang keadaannya dan mengetahui pesona bahasanya serta keteguhan pendiriannya. dan baru diketemukannya kembali dalam sebuah sumur tercampur dengan bangkai anjing. Ketika sudah memasuki daerah kabilah Banu Sahm dan datang pula Buraida kepala kabilah itu menyambut mereka. Sesudah pemuda-pemuda golongannya itu masuk Islam malam -malam mereka mendatangi berhala itu lalu di bawanya dan ditangkupkan kepalanya ke dalam sebuah lubang yang oleh penduduk Yathrib biasa dipak ai tempat buang air. sudah tersiar di Yathrib. diletakkan di daerah lingkungannya seperti biasa dilakukan oleh kaum bangsawan. ingin mendengarkan tutur katanya. Beberapa pemuda Muslimin bahkan berani mempermainkan berha la-berhala kaum musyrik di sana. Semua itu membuat mereka rindu sekali ingin bertemu.

siangnya bersembunyi. Dimintanya kepada Muhammad supaya di tempat itu didirikan mesjid. dan saling berperang. ke dalam mesjid yang terletak di perut Wadi Ranuna itulah kaum Muslimin datan g. Perjuangan yang sangat meletihkan itu ditanggungnya selama dua minggu penuh. Orang-orang terkemuka di Medinah menawarkan diri supaya ia tinggal pada mereka. Sesampainya ke sebuah tempat penjemuran kurma kepunyaan dua orang anak yatim dari Banu¶n-Najjar. dan yang selalu namanya disebut pada setiap kali sembahyang. Sampai di Madinah (Yathrib) Demikanlah akhirnya rombongan Rasulullah selamat sampai Madinah. Hari itu adalah hari Jum¶at dan Muhammad berjum¶at di Medinah. unta itu berlutut (berhenti).Ketika rombongan Rasulullah Saw sampai di Quba¶. Ali ra menempuh perjalanannya ke Yathrib dengan berjalan kaki. µAmr.Hijrah Ke Madinah Share on Facebook List Nabi-Nabi . Di tempat itulah. Ia akan membicarakan soal tersebut dengan kedua anak itu supaya mereka puas. µAfra¶. Tetapi ia dengan halus meminta maaf kepada mereka. orang besar yang telah mempersatukan Aus dan Khazraj. Ketika itulah Rasul turun dari untanya dan bertanya: ³Kepunyaan siapa tempat ini?´ tanyanya.´ jawab Ma¶adh b. mereka tinggal empat hari ia di sana dan membangun mesjid Quba¶. Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . masingmasing berusaha ingin melihat serta mendekatinya. yang selama itu saling bermusuhan. Muhammad mengabulkan permintaan tersebut dan dimintanya pula supaya di tempat itu didirikan mesjid dan tempat -tinggalnya. seorang pendatang baru. dipasangnya tali keluannya. lalu ia berjalan melalui jalan -jalan di Yathrib. hati yang sudah penuh cinta dan rangkuman iman akan risalahnya. Abi -Talib ra menyusul. Di tempat ini Ali b. baik Yahudi maupun orang-orang pagan menyaksikan adanya hidup baru yang bersemarak dalam kota mereka itu. Malam hari ia berjalan. Dia adalah wali kedua anak yatim itu. menyaksikan kehadiran Rasulullah Saw. yaitu untuk menyusul saudara-saudaranya seagama. setelah mengembalikan barang -barang amanat ± yang dititipkan oleh rasulullah Saw ± kepada pemilik-pemiliknya di Mekah. Kembali ia ke atas unta betinanya. ³Kepunyaan Sahl dan Suhail b. Seluruh penduduk Yathrib. di tengah-tengah kaum Muslimin yang ramai menyambutnya dan memberikan jalan sepanjang jalan yang diliwatinya itu. Mereka ingin memuaskan hati terhadap orang yang selama ini belum pernah mereka lihat.

seorang pemuda yang gagah dan tampan. Tantangan dakwah terberat datang dari para penguasa Mekah.Lanjutan Dari Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . tetapi semangat yang mendorong mereka untuk beriman sangat kuat. Usul Quraisy itu ditolak mentah-mentah oleh Abu Thalib dengan berkata. dan para pemilik budak. namun tanpa kenal lelah Nabi Muhammad SAW terus melanjutkan dakwahnya.Proses di angkatnya Nabi Muhammad Menjadi Nabi Nabi Muhammad telah menjadi Nabi dan mulai menyebarkan dakwahnya. Gagal dengan cara pertama. tetapi serahkan kepada kami Muhammad untuk kami bunuh. ia meminta agar Nabi Muhammad SAW menghentikan dakwahnya. Awalnya secara diam-diam dan lama kelamaan sudah mulai berdakwah secara terbuka. Abu Thalib pun berkata. ³Teruskanlah. Tetapi Nabi Muhammad SAW menolak permintaannya dan berkata. Pemuda itu bernama Umarah bin Walid.´ Mendengar jawaban ini. dan o rangorang miskin serta lemah. ³Sungguh jahat pikiran kalian. Mereka menyusun siasat untuk melepaskan hubungan keluarga antara Abu Thalib dan Nabi Muhammad SAW dengen cara meminta pada Abu Thalib memilih satu di antara dua: memerintahkan Nabi Muhammad SAW agar berhenti berdakwah. kaum feodal. Walid bin Mugirah berkata. Abu Thalib terpengaruh oleh ancaman itu. Meskipun sebagian dari mereka termasuk dalam golongan orang-orang yang lemah. pekerja. Mereka ingin mempertahankan tradisi lama disamping juga khawatir jika struktur masyarakat dan kepentingan -kepentingan dagang mereka akan tergoyahkan oleh ajaran Nabi Muhammad SAW yang menekankan pada keadilan sosial dan persamaan derajat. walaupun seluruh anggota keluarg a dan sanak saudara mengucilkan saya. demi Allah aku akan terus membelamu´. karena dia telah menentang kami dan memecah belah kita´. Reaksi-reaksi keras menentang dakwah Nabi Muhammad SAW bermunculan. Kegigihan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwa mulai terlihat hasilnya. budak. ³Ambillah dia menjadi anak saudara. Kalian serahkan anak kalian untuk saya asuh dan beri makan. ³Demi Allah saya tidak akan berhenti memperjuangkan amanat Allah ini. . Kebanyakan yang bergabung berasal dari kaum wanita. atau menyerahkannya kepada mereka. kaum Quraisy lalu mengutus Walid bin Mugirah menemui AbU Thalib dengan membawa seorang pemu da untuk dipertukarkan dengan Nabi Muhammad SAW. Hampir setiap hari ada yang menggabungkan diri dalam barisan pemeluk agama Islam.

lapang ha ti. Budak-budak mereka yang telah masuk Islam mereka siksa dengan sangat kejam. Namun semua tawaran itu ditolak oleh Nabi Muhammad SAW dengan mengatakan. dan suka menerima tamu. dicambuk. Mereka dipukul. Berbagai usaha dilakukan oleh kaum Quraisy untuk menghala ngi hijrah ke Habasyah ini. Mereka dilempari kotoran. berikutnya mereka menghadapi Nabi Muhammad SAW secara langsung.´ Kembali mengalami kegagalan. kaum Quraisy mulai melakukan tindak kekerasan. Dengan pertimbangan yang mendalam. Kemudian menyusul rombongan kedua yang dipimpin oleh Ja¶far bin Abi Thalib. pada tahun ke-5 kerasulannya. Setiap suku diminta menghukum anggota keluarganya yang masuk Islam sampai ia murtad kembali. mendapat siksaan ditelentangkan di atas pasir yang panas dan di atas dadanya diletakkan batu yang besar dan berat. seorang ahli retorika. dikurung dalam kamar gelap dan dipukul hingga babak belur oleh anggota keluarganya sendiri. di antara rombongan tersebut adalah Usman bin Affan beserta istrinya Ruqayah (putri Rasulullah SAW). dan bulan di tangan kiriku. untuk membujuk Nabi SAW. dan harta yang mereka kira diinginkan oleh Nabi Muhammad SAW. ³Demi Allah. Zubair bin Awwam. asal Nabi Muhammad SAW bersedia menghentikan dakwahannya. aku tidak akan menghentikan dakwah agama Allah ini. Salah seorang budak bernama Bilal. wanita. dan Abdur Rahman bin Auf. justru semakin bertambah jumlah yang memeluk Islam. dan lain sebagainya. Beberapa sumber menyatakan jumlah rombongan ini lebih dari 80 orang. Semakin kejam mereka memperlakukan umat Islam. Usman bin Affan misalnya.´ Setelah gagal dengan cara -cara diplomatik dan bujuk rayu. biarpun mereka meletakkan matahari di tangan kananku. dihalangi untuk melakukan ibadah di Ka¶bah.dan saya serahkan kemenakan saya untuk kalian bunuh . dan tidak diberi makan dan minum. Nabi SAW menetapkan Abessinia atau Habasyah (Ethiopia sekarang) sebagai negeri tempat pengungsian. Namun berbagai usaha itu pun gagal. Secara keseluruhan . Kekejaman terhadap kaum Muslimin mendorong Nabi Muhammad SAW untuk mengungsikan sahabat-sahabatnya keluar dari Mekah. hingga agama ini menang atau aku binasa karenanya. . Mereka mengutus Utbah bin Rabi¶ah. karena raja negeri itu adalah seorang yang adil. termasuk membujuk raja negeri tsb agar menolak kehadiran umat Islam disana. Mereka menawarkan takhta. Sungguh suatu penawaran yang tak mungkin saya terima. sejak saat itu umat Islam mendapat siksaan yang pedih dari kaum Quraisy Mekah. Rombongan pertama terdiri dari 10 orang pria dan 5 orang wanita. Nabi SAW merasa pasti rombongannya akan diterima dengan tangan terbuka.

paman Nabi Muhammad SAW yang merupakan pelindung utamanya. yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib dan Umar bin Khattab. Terlebih lagi. hingga menerima wahy u di hadirat Allah SWT. yaitu ke Ta¶if. dua orang kuat Quraisy masuk Islam. Nabi SAW diejek. Isra. istrinya. dan kesengsaraan. yaitu kenaikan Nabi Muhammad SAW dari Masjidilaksa ke langit melalui beberapa tingkatan. Akibatnya. sepeninggal dua pendukungnya itu ( Abu Thalib dan Khadijah ). semakin kuatlah posisi umat Islam dan dakwah Muhammad SAW pada waktu itu. terus menuju Baitulmakmur. Kesadaran itulah yang mendorong mereka melanggar perjanjian yang mereka buat sendiri. Bani Hasyim menderita kelaparan. Mereka memutuskan segala macam hubungan dengan suku ini. Tiga hari kemudian. Mi¶raj. Untuk meringankan penderitaan itu. . Dengan masuk Islamnya dua orang yang dijuluki ³Singa Arab´ itu. juga meninggal dunia. Hingga kemudian Nabi Muhammad SAW berusaha menyebarkan dakwah ke luar kota. arsy (takhta Tuhan). Dengan demikian Bani Hasyim akhirnya dapat kembali pulang ke rumah masing -masing. yaitu perjalanan malam hari dari Masjidilh aram di Mekah ke Masjidilaksa di Yerusalem. Hal ini membuat reaksi kaum Quraisy semakin keras. termasuk hubungan jual-beli dan pernikahan. sidratulmuntaha. Pemboikotan itu berhenti karena terdapat beberapa pemimpin Quraisy yang menyadari bahwa tindakan pemboikotan itu sungguh keterlaluan. Khadijah. Bani Hasyim akhirnya mengungsi ke suatu lembah di luar kota Mekah. kemiskinan. Setelah Bani Hasyim kembali ke rumah mereka. Nabi Muhammad SAW mengalami peristiwa Isra Mi¶raj. Tahun ke-10 kenabian ini benar-benar merupakan Tahun Kesedihan (¶Âm al-Huzn) bagi Nabi Muhammad SAW.Bahkan di tengah meningkatnya kekejaman tersebut. Namun reaksi yang diterima Nabi SAW dari Bani Saqif (penduduk Ta¶if). Persetujuan yang mereka buat dalam bentuk piagam itu mereka tanda-tangani bersama dan mereka gantungkan di dalam Ka¶bah. dan kursi (singgasana Tuhan). kaum Quraisy tidak segan-segan melampiaskan kebencian kepada Nabi Muhammad SAW. meninggal du nia dalam usia 87 tahun. disoraki. Tidak seorang pun penduduk Mekah boleh melakukan hubungan dengan Bani Hasyim. Tindakan pemboikotan yang dimulai pada tahun ke -7 kenabian Muhammad SAW dan berlangsung selama 3 tahun itu merupakan tindakan yang paling menyiksa. dilempari batu sampai ia luka -luka di bagian kepala dan badannya. Mereka berpendapat bahwa kekuatan Nabi Muhammad SAW terletak pada perlindungan Bani Hasyim. maka mereka pun berusaha melumpuhkan Bani Hasyim dengan melaksanakan blokade. Abu Thalib. tidak jauh berbeda dengan penduduk Mekah. Pada tahun ke-10 kenabian.

´ Pada musim haji tahun berikutnya. Di hadapan Nabi SAW. datanglah delegasi Yatsrib yang terdiri dari 12 orang suku Khazraj dan Aus. Pada musim haji berikutnya. Maha Suci Allah. Namun usaha ini selalu diikuti oleh Abu Lahab dan kawan-kawannya dengan mendustakan Nabi Muhammad SAW. yaitu antara suku Khazraj dan Aus. . mereka menyatakan diri masuk Islam di hadapan Nabi SAW. mereka menyatakan ikrar keseti aan. Oleh karena itu kami akan berdakwah agar mereka mengetahui agama yang kami terima dari kamu ini. Nabi SAW menyetujui usul yang mereka ajukan. Karena ikrar ini dilakukan di Aqabah. yang telah memperjalankan hamba -Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda -tanda (kebesaran) Kami. Nabi Muhammad SAW memanfaatkan kesempatan itu untuk menyebarkan agama Allah SWT dengan mendatangi kemah-kemah mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar la gi Maha Melihat.Dalam kesempatannnya berhadapan langsung dengan Allah SWT inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk mendirikan sholat 5 waktu sehari semalam. Di antara mereka yang tertarik dengan seruannya ialah sekumpulan orang dari Yathrib (dikemudian hari berganti nama menjadi Madinah). Rombongan 12 orang tsb kemudian kembali ke Yatsrib sebagai juru dakwah dengan ditemani oleh Mus¶ab bin Umair yang sengaja diutus oleh Nabi SAW atas permintaan mereka. Setelah Nabi SAW menyampaikan pokok -pokok ajaran Islam. Mereka meminta agar Nabi SAW bersedia pindah ke Yatsrib. Mereka berkata. Mereka menemui Nabi SAW di suatu tempat bernama Aqabah. Nabi Muhammad SAW mengambil peluang ini untuk menyebarkan Islam. jemaah haji yang datang dari Yatsrib berjumlah 75 orang. Masyarakat jahiliyah Arab dari berbagai suku berziarah ke Ka¶bah dalam suatu kegiatan tahunan. Mereka benar-benar merindukan perdamaian. ³Bangsa kami sudah lama terlibat dalam permusuhan. maka dinamakan Bai¶at Aqabah. Peristiwa Isra Mi¶raj ini terdapat dalam Al -Qur¶an surat Al-Isra ayat 1. dan mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan mereka dalam kunjungan tersebut. Suatu ketika Nabi SAW bertemu dengan 6 orang dari suku Aus dan Khazraj yang berasal dari Yatsrib. Mereka berjanji akan membela Nabi Muhammad SAW dari segala mac em jenis ancaman. Di Mekkah terdapat Ka¶bah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim. Kiranya kini Tuhan mempersatukan mereka kembali dengan perantaramu dan ajaran -ajaran yang kamu bawa. termasuk 12 orang yang sebelumnya telah menemui Nabi SAW di Aqabah.

berangkatlah rombongan -rombongan muslimin. Lokasi desa ini kira-kira sekitar 5 km dari Yatsrib. Di halaman rumah ini Nabi Muhammad SAW membangun sebuah masjid yang kemudian terkenal sebagai Masjid Quba. . Abu Bakar diminta mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam perj alanan. Nabi Muhammad SAW menemui Abu Bakar yang telah menunggunya. Pembunuhan itu direncanakan melibatkan semua suku. Rencana pembunuhan itu terdengar oleh Nabi Muhammad SAW. Secara diam-diam. setelah usaha orang Quraisy mulai menurun karena mengira Nabi Muhammad SAW sud ah sampai di Yatsrib. Pada malam hari yang direncanakan. Setelah 7 hari perjalanan. Sementara itu Ali bin Abi Thalib dan Abu Bakar as -Sidiq tetap tinggal di Mekah bersama Nabi SAW. Pada saat yang bersamaan. sehingga ia merencanakan hijrah bersama sahabatnya. Mereka menginap di rumah Kalsum bin Hindun. kaum Quraisy menjadi semakin kejam terhadap kaum muslimin. ke Yatsrib. Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar sampai di suatu desa kecil yang bernama Quba. Abu Bakar. Mereka berdua kemudian keluar dari Kota Mekah untuk menuju ke sebuah Gua. Berangkatlah Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar menuju Yatsrib menyusuri pantai Laut Merah. Setiap suku diwakili oleh seorang pemudanya yang terkuat. Di desa ini mereka beristirahat selama beberapa hari. sedikit demi sedikit.Mengetahui adanya perjanjian antara Nabi Muhammad SAW dengan orang -orang Yatsrib. Dalam waktu 2 bulan. Sementara Ali bin Abi Thalib diminta untuk menggantikan Nabi Muhammad SAW menempati tempat tidurnya agar kaum Quraisy mengira bahwa Nabi SAW masih tidur. Abdullah bin Uraiqit yang diperintahkan oleh Abu Bakar pun tiba dengan membawa 2 ekor unta yang memang telah dipersiapkan sebelumnya. Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar bersembunyi di gua Tsur selama 3 hari 3 malam menunggu keadaan menjadi lebih aman. Inilah m asjid pertama yang dibangun Nabi SAW sebagai pusat peribadatan. di tengah malam buta Nabi Muhammad SA W keluar dari rumahnya tanpa diketahui oleh para pengepung dari kalangan kaum Quraisy. membelanya sampai Nabi SAW mendapat wahyu untuk hijrah ke Yatsrib. keluarlah Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar dari persembunyiannya. Jalur ini merupakan Jalur yang tidak umum untuk dilalui. Kaum Quraisy merencanakan untuk membunuh Nabi Muhammad SAW sebelum ia sempat menyusul umatnya ke Yatsrib. termasuk 2 ekor unta. Pada malam ke -4. Hal ini membuat Nabi SAW memerintahkan para sahabatn ya untuk hijrah ke Yatsrib. Goa Tsur namanya yang berlokasi kira-kira 3 mil sebelah selatan dari Kota Mekah. kurang lebih 150 kaum muslimin telah berada di Yatsrib.

selama ada orang yang menyeru kepada Ilahi. . Setiap orang ingin agar Nabi SAW singgah dan menginap di rumahnya. dari Saniyyah al-Wadâ¶i (celah-celah bukit).Tak lama kemudian. penduduk Yatsrib dengan cemas menunggu -nunggu tibanya rombongan Nabi Muhammad. Setelah lelah dan cemas menunggu. Dengan demikian Nabi SAW memilih rumah Abu Ayyub sebagai tempat menginap sementara. ( Shalawat )yang isinya: Telah tiba bulan purna ma.´ Ternyata unta itu berhenti di tanah milik dua anak yatim. sementara kaum Muslimin bergotong -royong membangun rumah untuknya. Tujuh bulan lamanya Nabi SAW tinggal di rumah Abu Ayyub. yaitu Sahal dan Suhail. Wahai orang yang diutus kepada kami. dengan jarak mekkah ke yastrib. Untuk lebih ditailnya tentang kelanjutan kisah ini. Akhirnya waktu yang ditunggu -tunggu pun tiba. Sementara di tempat lain. Ali bergabung dengan Nabi Muhammad SAW. Tentu saja hal ini tidak begitu disukai oleh kaum Quraisy Mekah sehingga beberapa perang terjadi setelah ini. karena dari sanalah sinar Islam memancar ke seluruh dunia. Mereka berbaris di sepanjang jalan dan menyanyikan lagu Thala¶ al -Badru. ³Aku akan menginap dimana untaku berhenti. Tetapi Nabi SAW hanya berkata.Perseteruan dengan Kaum Quraisy Mekkah. Menurut mereka. Semenjak itu. di depan rumah milik Abu Ayyub al -Anshari. engkau telah membawa sesuatu yang harus kami taati. Biarkanlah dia berjalan sekehendak hatinya. Oleh sebab itu mereka pergi ke tempat-tempat yang tinggi. klik di Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . Nabi Muhammad menjadi pemimpin kota Madinah di mana disini dakwah Nabi Muhammad dapat di terima dengan baik. seharusnya Nabi Muhammad SAW sudah tiba di Yatsrib. Kami wajib bersyukur. menantikan dan menyongsong kedatangan Nabi Muhammad SAW dan rombongannya. Orang sering pula menyebutnya Madinah al-Munawwarah (kota yang bercahaya). memandang ke arah Quba. Sejak itu nama kota Yatsrib diubah men jadi Madinah an-Nabi (kota nabi). Nabi Muhammad SAW tiba juga di Yastrib dan langsung disambut oleh Penduduk Yastrib.

Ja¶far bin Abi Thalib dengan Mu¶az bin Jabal. melakukan pengadilan. Ia segera meletakkan dasar-dasar kehidupan yang kokoh masyarakat baru. tempat melakukan ibada kepada Allah SWT secara brejamaah dan juga dapat digunakan sebagai tempat untuk berbagai hal. Hal Pertama yang berusaha Nabi Muhammad SAW tegakan di Madinah adalah Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan di dalam Islam). Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan Abu Bakar dengan Kharijah bin Zaid. Sebagai Contoh. langkah berikutnya adalah menentukan sarana yang memfasilitasi rasa persaudaraan tersebut. yaitu persaudaraan berdasarkan agama. Jika sebelumnya Nabi Muhammad telah meningkatkan rasa Ukhuwah Islamiyah penduduk kota Madinah. Dengan persaudaraan yang semacam ini pula. yaitu tempat mereka saling bertemu sehingga rasa persaudaraan itu semakin kokoh.Hijrah Ke Madinah Nabi Muhammad SAW untuk menghindari kekejaman kaum Quraisy Mekah akhirnya melakukan Hijrah ke Madinah. menggantikan persaudaraan berdasarkan keturunan. Nabi Muhammad SAW juga langsung ikut bagi pembentukan suatu . Nabi Muhammad SAW kemudian merencana kan untuk membangun masjid dan dalam proses pembangunnya. Misalnya saja tempat belajar mengajar. terutama Antara kaum M uhajirin dengan Kaum Anshar.Perseteruan dengan Kaum Quraisy Mekkah Share on Facebook List Nabi-Nabi Lanjuta dari Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . Ra sulullah telah menciptakan suatu persaudaraan baru. Sarana yang paling cocok untuk hal tersebut adalah sebuah Masjid. yaitu antara kaum Muhajirin (orang-orang yang hijrah dari Mekah ke Madinah) dan Anshar (penduduk Madinah yang masuk Islam dan ikut membantu kaum Muhajirin). tempat musyawarah dan lainnya. Di Madinah ajaran Nabi Muhammad SAW diterima dengan baik oleh penduduk di sana. Dengan cara ini diharapkan tiap-tiap orang akan merasa terikat dalam suatu persaudaraan dan kekeluargaan dan menghindari perpecahan dikalangan umat muslim. Nabi Muhammad SAW kemudian diangkat menjadi pemimpin penduduk kota tersebut.Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . Nabi SAW mempersaudarakan dan menyatukan Orang -orang dari golongan Muhajirin dengan Orang-orang dari golongan Anshar.

Nabi SAW sendiri membawa pasukan ke Abwa dan disana berhasil mengikat perjanjian dengan Bani Damra. Di Madinah. Nabi Muhammad SAW mengadakan ikatan perjanjian dengan pihak -pihak lain yang t idak beragama Islam. Isi piagam itu antara lain mengenai kebebasan beragama. Hamzah bin Abdul Muttalib membawa 30 orang berpatroli ke pesisir Laut Merah.membangun bersama -sama kaum muslimin lainnya. . sedangkan atapnya dari daun -daun dan pelepah kurma. Ekspedisi-ekspedisi tersebut sengaja digerakkan Nabi Muhammad SAW sebagai aksi-aksi siaga dan melatih kemampuan calon pasukan yang memang mu tlak diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan negara yang baru dibentuk. kemudian ke Buwat dengan membawa 200 orang Muhajirin dan Anshar. dan ke Usyairiah. Masyarakat Madinah kini dengan di bawah pimpinan Nabi Muhammad SAW sudah dapat dikatakan sebagai sebuah negara. persamaan derajat. kehidupan sosial. Nabi Muhammad SAW mengadakan ikatan perjanjian dengan mereka. Agar stabilitas masyarakat dapat diwujudkan. Masjid yang dibangun ini kemudian dikenal sebagai Masjid Nabawi. Islam makin bertambah kuat. hak dan kewajiban masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban negerinya. Sa¶ad bin Abi Waqqas ke Hedzjaz dengan 8 orang Muhajirin. untuk menjaga kestabilan hidup di Madinah. selain umat islam binaan Nabi Muh ammad SAW. Masjid ini berUkuran cukup besar. dibangun di atas sebidang tanah dekat rumah Abu Ayyub al -Anshari. Ubaidah bin Haris membawa 60 orang menuju Wadi Rabiah. Kemudian di bangun pula tempat tinggal Nabi Muhammad SAW yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi. Untuk memperkokoh dan mempertahankan keberadaan negara yang baru didirikan itu. Di sini Nabi SAW mengadakan perjanjian dengan Bani Mudij. disamping orang -orang Arab Islam juga masih terdapat golongan masyarakat Yahudi dan orang -orang Arab yang masih menganut agama nenek moyang mereka. dan disebutkan bahwa Rasulullah SAW menjadi kepala pemerintahan di Madinah. di sana juga masih terdapat golongan masyarakat Yahudi dan orang -orang Arab yang masih menganut agama nenek moyang mereka. Nabi Muhammad SAW juga merencanakan hal yang tidak kalah penting. Selain kedua hal tadi. Nabi Muhammad SAW mengadakan beberapa ekspedisi ke luar kota. Di Madinah. Dinding Masjid ini terbuat dari tanah liat. Perjanjian te rsebut diwujudkan melalui sebuah piagam yang disebut dengan Misaq Madînah atau Piagam Madinah. Dengan terbentuknya Negara Madinah. baik langsung di bawah pimpinannya maupun tidak. Yaitu membangun hubungan persahabatan dengan pihak -pihak lain yang tidak beragama Islam.

000 orang. Abu Jahal. panglima perang pihak pasukan Quraisy dan musuh utama Nabi Muhammad SAW sejak awal. tombak. Perkembangan Islam yang pesat itu membuat orang -orang Mekah menjadi resah. terutama mereka yang dulu memperlakukan penganut agama Islam dengan kejam. Mereka memang tidak pernah sepenuh hati menerima perjanjian yang dibuat antara mereka dan Nabi Muhammad SAW dalam Piagam Madinah. Karena itu bertakwalah kepada Allah. dan panah melawan pasuka Mekah yang berjumlah sekitar 1. hanya 14 yang gugur sebagai syuhada. Ketegangan antara kelompok masyarakat di Mekkah dan Madinah pun terjadi. Orang-orang Yahudi Madinah tidak senang dengan kemenangan kaum muslimin. tewas dalam perang tersebut. padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. supaya kamu mensyukuri -Nya. Sebanyak 70 tewas dari pihak Quraisy.Perjanjian perdamaian dengan kabilah dimaksudkan sebagai usaha memperkuat kedudukan Madinah. Mereka merasa takut kalau saja umat Islam membalas kekejaman yang pernah mereka lakukan. Kemenangan itu sungguh merupakan pertolongan Allah SWT (QS. Perang Badar adalah perang antara Tentara muslimin Madinah yang terdiri dari 313 orang dengan perlengkapan senjata sederhana yang terdiri dari pedang. dan 70 orang lainnya menjadi tawanan. . kaum muslimin keluar sebagai pemenang. ALI µIMRAN : 123 Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar. Tawanan yang pandai membaca dan menulis dibebaskan bila bersedia mengajari orang -orang Islam yang masih buta aksara. Pertikaian pertikaian kecilpun mulai terjadi antara Kaum muslim dengan penduduk mekkah. Sementara itu. Di pihak kaum muslimin. Berkat kepemimpinan Nabi M uhammad SAW dan semangat pasukan yang membaja. Nabi Muhammad SAW memutuskan untuk membebaskan para tawanan dengan tebusan sesuai kemampuan masing-masing. dalam menangani persoalan tawanan perang. 3: 123). Puncak dari pertikaian ini adalah perang Badar ( 17 Maret 624 Masehi atau 17 Ramadhan 2 Hijriah ). Mereka juga khawatir kafilah dagang mereka ke Suriah akan diganggu atau dikuasai oleh kaum muslimin. Namun tawanan yang tidak memiliki kekayaan dan kepandaian apa -apa pun tetap dibebaskan juga.

sedangkan sayap kiri berada dalam bahaya karena musuh bisa memutari bukit Ainain dan menyerang dari belakang. Tentara Quraisy mulai mundur dan kocar -kacir meninggalkan harta mereka. Rasulullah sendiri berada di sayap kiri. Nabi Muhammad SAW mengadakan perjanjian dengan suku Badui yang kuat. jika kalian melihat kami kalah.´ Di belakang pasukan Islam terdapat 14 wanita yang bertugas memberi air bagi yang haus. membawa yang terluka keluar dari pertempuran. dan mengobati luka tersebut. Tetapi ternyata suku -suku itu hanya memuja kekuatan semata. membawa 3. Mereka ingin menjalin hubungan dengan Nabi SAW karenan melihat kekuatan Nabi SAW. Adapun jumlah pasukan Nabi Muhammad SAW hanya berjumlah 700 orang. bagian belakang kita aman. dengan dibantu oleh kabilah Tihama dan Kinanah. putri Rasulullah yang juga istri Ali. Selama kalian tetap di tempat. Nabi SAW lalu mengusir kaum Yahudi itu ke Suriah. Jika kalian melihat kami menang. Sayap kanan Muslim aman karena terlindungi oleh bukit Uhud. suku Yahudi Madinah yang berkomplot dengan orang-orang Mekah. Melihat kemenangan yang sudah di ambang pintu. Rasulullah menempatkan pasukan Islam di kaki bukit Uhud di bagian barat.000 yard.000 ekor unta dan 200 pasukan berkuda di bawah pimpinan Khalid bin Walid. jangan sekali-sekali kalian meninggalkan posisi ini. Di antara wanita ini adalah Fatimah. Tentara Islam berada dalam formasi yang kompak dengan panjang front kurang lebih 1. jangan bergabung. Perang pun berkobar. Sekitar satu tahun setelah perang Badar. tepatnya 22 Maret 625 M (7 Syawal 3 H).Tidak lama setelah perang Badar. Nabi SAW juga menyerang Bani Qainuqa. untuk mengatasi hal ini Rasulullah menempa tkan 50 pemanah di Ainain dibawah pimpinan Abdullah bin Jubair dengan perintah yang sangat tegas dan jelas yaitu ³Gunakan panahmu terhadap kavaleri musuh. Tujuh ratus orang di antara mereka memakai baju besi. Sayap kanan berada di kaki bukit Uhud sedangkan sayap kiri berada di kaki bukit Ainain (tinggi 40 kaki. Pas ukan Quraisy. Jauhkan kavaleri dari belakang kita. panjang 500 kaki). Tampaknya kekalahan di Perang Badar menimbulkan dendam yang luar biasa dari pihak Kaum Qurisy Mekkah. Sesudah perang Badar. pasukan pemanah yang ditempatkan oleh Rasulullah di puncak bukit meninggalkan pos mereka dan . jangan datang untuk menolong kami. Prajurit -prajurit Islam dapat memukul mundur pa sukan musuh yang jauh lebih besar itu.

turun untuk mengambil harta peninggalan musuh. Mereka lupa akan pesan Rasulullah untuk tidak meninggalkan pos mereka dalam keadaan bagaimana pun sebelum diperintahkan. Berita ini membuat mereka mengendurkan serangan untuk kemudian mengakhiri pertempuran itu. Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah. dan belum nyata orang -orang yang sabar. sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. dan supaya Allah membedak an orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan -Nya (gugur sebagai) syuhada. maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Dan Allah tidak menyukai orang -orang yang lalim. dan agar Allah membersihkan orang -orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. Situasi ini dimanfaatkan musuh untuk segera mel ancarkan serangan balik. Mereka terjepit. Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul. Mereka tidak lagi menghiraukan gerakan musuh. dan barang siapa kamu mengharapkan sungguh mati kamu (syahid) telah sebelum dan kamu kamu (sekarang) melihatnya . maka ia tidak dapat mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu. menyaksikannya. Sesungguhnya menghadapinya. Barang siapa menghendaki pahala dunia. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa ya ng berbalik ke belakang. niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu. Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran). Tanpa konsentrasi penuh. dan Allah akan memberi balasan kepada orang -orang yang bersyukur. Nabi Muhammad SAW sendiri terkena serangan musuh. Perang Uhud ini menyebabkan 70 orang pejuang Islam gugur sebagai syuhada. Sisa -sisa pasukan Islam diselamatkan oleh berita t idak benar yang diterima musuh bahwa Nabi SAW sudah meninggal. dan satu per satu pahlawan Islam berguguran. pasukan Islam tak mampu menangkis serangan. padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu.179: Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga. Al Imran 140 .

Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang -orang yang lalim. (Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepad a seseorang pun.menghendaki pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang -orang yang bersyukur. Tempat kembali mereka ialah neraka. dan sesungguhnya Allah telah memaafkan kamu. dan Dia -lah sebaik-baik Penolong. jika kamu menaati orang -orang yang kafir itu. Dan Allah menyukai orang -orang yang berbuat kebaikan. Tidak ada doa mereka selain ucapan: ³Ya Tuhan kami. Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama -sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Allah menyukai orang-orang yang sabar. Akan Kami masukkan ke dalam hati orang -orang kafir rasa takut. karena itu Allah menimpakan atas kamu kesedihan atas kesedihan. Hai orang-orang yang beriman. ampunilah dosa -dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih -lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang -orang yang beriman. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji kamu. dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah kepada musuh). Allahlah Pelindungmu. sedang Rasul yang berada di antara kawan -kawanmu yang lain memanggil kamu. Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji -Nya kepada kamu. niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran). Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. lalu jadilah kamu orang -orang yang rugi. supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput daripada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. disebabkan mereka mempersekutukan Allah de ngan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. . Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah. dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir´. Tetapi (ikutilah Allah). Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada orang yang men ghendaki akhirat.

Sesungguhnya Allah menyukai orang -orang yang bertawakal kepada -Nya. Mereka berkata: ³Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?´ Katakanlah: ³Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah´. tentulah kepada Allah saja kamu dikumpulkan. janganlah kamu seperti orang -orang kafir (orang-orang munafik) itu. niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh´. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Allah Maha Mengetahui isi hati.Kemudian setelah kamu berduka -cita Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan daripada kamu. disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri. tentulah ampunan Allah dan rahmat -Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan. niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini´. mohonkanlah ampun bagi mereka. Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. hanya saja mereka digelincirkan oleh setan. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad.´ Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu. Katakanlah: ³Sekiranya kamu berada di rumahmu. . Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu. Dan sungguh jika kamu meninggal atau gugu r. Hai orang-orang yang beriman. Dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal. Maka disebabkan rahmat dari Allah -lah kamu berlaku lemah -lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. mereka berkata: ³Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini. mereka m enyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliah. Karena itu maafkanlah mere ka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. maka bertawakallah kepada Allah. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. yang mengatakan kepada saudara -saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau m ereka berperang: ³Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh. Mereka menyembunyikan dalam ha ti mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu. Allah menghidupkan dan mematikan.

Mereka berkata: ³Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu. Mereka pada hari i tu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan. maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah. maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu. padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh -musuhmu (pada peperangan Badar) kamu berkata: ³Dari mana datangnya (kekalahan) ini?´ Katakanlah: ³Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri´. mereka adalah benar -benar dalam kesesatan yang nyata. Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan). Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud). Barang siapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu. (Kedudukan) mereka itu bertingkat -tingkat di sisi Allah. dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. sedang mereka tidak dianiaya. tentulah kami mengikuti kamu´. Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang -orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasu l dari golongan mereka sendiri. Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan. kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal. maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang -orang mukmin bertawakal. Kepada mereka dikatakan: ³Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)´. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. membersihkan (jiwa) mereka. dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman. Apakah orang yang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahanam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. yang membacakan kepada mereka ayat -ayat Allah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu.Jika Allah menolong kamu. .

dan mereka bergirang hati terhadap orang -orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka. mereka mengikuti keridaan Allah. dan bagi mereka azab yang besar. karena itu janganlah kamu takut kepada mereka. karena itu takutlah kepada mereka´.Orang-orang yang mengatakan kepada saudara -saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang: ³Sekiranya mereka mengikuti kita. (Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: ³Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy). Bagi orang -orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar. bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah. tetapi takutlah kepada -Ku. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat. maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: ³Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebai k-baik Pelindung. dan bagi mereka azab yang pedih. . sesungguhnya mereka tidak sekali -kali dapat memberi mudarat kepada Allah sedikit pun. Katakanlah: ³Tolaklah kematian itu dari dirimu. dan bahwa Allah tidak menyia -nyiakan pahala orang -orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang menaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan -Nya kepada mereka. bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. mereka tidak mendapat bencana apa -apa.´ Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah. jika kamu orang orang yang benar. jika kamu benar-benar orang yang beriman. Janganlah kamu disedihkan oleh orang -orang yang segera menjadi kafir.´ Janganlah kamu mengira bahwa orang -orang yang gugur di jalan Allah itu mati. sekali -kali mereka tidak akan dapat memberi mudarat kepada Allah sedikit pun. tentulah mereka tidak terbunuh´. Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran.

Karena itulah perang ini disebut sebagai Perang Khandaq yang berarti parit.000 tentara. Tentara sekutu yang tertahan oleh parit tersebut mengepung Madinah dengan mendirikan perkemahan di luar parit hampir sebulan lamanya. kaum Yahudi Madinah yang dulu pernah di usir dari Madinah dan mengungsi di khaibar. Untuk memenagkan perang ini. Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang -orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini. dan jika kamu beriman dan bertakwa. dibawah pimpinan Ka¶ab bin Asad. akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. yaitu Bani Quraizah. Suasana kritis itu diperparah pula oleh pengkhianatan orang-orang Yahudi Madinah. Dan Allah sekali -kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal -hal yang gaib. Sementara itu pada malam hari angin dan badai turun dengan amat kencang. bekerja sama dengan masyara kat Mekkah mengepung Madinah. mengusulkan agar kaum muslimin membuat parit pertahanan di bagian bagian kota yang terbuka. Pada bulan Syawal tahun 5 Hijriah atau pada tahun 627 Masehi. menghantam tentara dan sekutu. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Para pengkhianat Yahudi dari Bani Quraizah dijatuhi hukuman mati. Salman al -Farisi. maka bagimu pahala yang besar. dan bagi mereka azab yang menghinakan. . Pertempuran ini dikenal dengan nama pertempuran Khandaq ( Parit ) dan karena penyerangan dilakukan oleh beberapa suku. perang ini juga dikenal dengan nama perang Ahzab (sekutu beberapa suku). Pengepungan ini cukup membuat masyarakat Madinah menderita karena hubungan mereka dengan dunia luar menjadi terputus. menerbangkan Sehingga kemah -kemah terpaksa dan seluruh perlengkapan mereka menghentikan pengepungan dan kembali ke negeri masing -masing tanpa hasil apapun. Namun akhirnya pertolongan Allah SWT menyelamatkan kaum muslimin. Pasukan Gabungan yang menyerang Ma dinah ini berjumlah sebanyak 10. sahabat Rasulullah SAW. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah -tambah dosa mereka.Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik ba gi mereka. persediaan makanan pihak sekutu berkurang. sehingga Dia m enyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Setelah sebulan mengadakan pen gepungan.

Tiap kabilah bebas melakukan perjanjian baik dengan pihak Muhammad SAW maupun dengan pihak Quraisy. dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. 4. tetapi ditangguhkan sampai tahun berikutnya. yang isinya antara lain: 1. 5. Tetapi bila ada pengikut Nabi Muhammad SAW yang menyeberang ke pihak Quraisy. Bila ada pihak Quraisy yang menyeberang ke pihak Muhammad. bukan untuk berperang. Jika tahun depan kaum muslimin memasuki kota Mekah. ia harus dikembalikan. Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng -benteng mereka. Pada tahun 6 H. Orang-orang kafir Quraisy melarang kaum muslimin masuk ke Mekah dengan menempatkan sejumlah besar tentara untuk . 3. 2. ketika ibadah haji sudah disyariatkan. Sebelum tiba di Mekkah. Akhirnya diadakanlah Perjanjian Hudaibiyah antara Madinah dan Mekkah. hasrat kaum muslimin untuk mengunjungi Mekkah sangat bergelora.Hal ini dinyatakan dalam Al -Qur¶an surat Al-Ahzab: 25-26. Nabi Muhammad SAW memimpin langsung sekitar 1. Dan Allah menghindarkan orang -orang mukmin dari peperangan. Dan Allah menghalau orang -orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan. pihak Quraisy tidak harus mengembalikannya ke pihak Nabi Muhammad SAW. orang Quraisy harus keluar lebih dulu. Kaum muslimin belum boleh mengunjungi Ka¶bah pada tahun tersebut. Kedua belah pihak setuju untuk melakukan gencatan senjata selama 10 tahun. Untuk itu mereka mengenakan pakaian ihram dan membawa senjata ala kadarnya untuk men jaga diri. mereka berkemah di Hudaibiyah yang terletak beberapa kilometer dari Mekah. (lagi) mereka tidak memperoleh keuntungan apa pun. bulan yang dilarang adanya perang.400 orang kaum muslimin berangkat umrah pada bulan suci Ramadhan. berjaga-jaga.

2. . Kaum muslimin memasuki kota Mekah dengan tidak diizinkan me mbawa senjata.Kembali ke Mekkah. Cek di kisah selanjutnya di Kisah Nabi-Nabi : Kisah Nabi Muhammad SAW . Ada 2 faktor utama yang mendorong kebijaksanaan ini: 1.6. maka Islam akan memperoleh dukungan yang besar. Tapi. karena orang -orang Quraisy mempunyai kekuasaan dan pengaruh yang besar di kalangan bangsa Arab. Setahun kemudian ibadah haji ditunaikan sesuai perjanjian. Tujuan Nabi Muhammad SAW membuat perjanjian tersebut sebenarnya adalah berusaha merebut dan menguasai Mekah. apakah Kaum Quraisy mampu menahan gencatan Senjata selama 10 tahun? Apakah perjanjian ini bisa terus bertahan. kecuali pedang di dalam sarungnya. Mekah adalah pusat keagamaan bangsa Arab. Banyak orang Quraisy yang masuk Islam setela h menyaksikan ibadah haji yang dilakukan kaum muslimin. Apabila suku Quraisy dapat dii slamkan. dan tidak boleh tinggal di Mekah lebih dari 3 hari 3 malam. disamping juga melihat kemajuan yang dicapai oleh masyarakat Islam Madinah. diharapkan Islam dapat tersebar ke luar. Gencatan senjata dengan penduduk Mekah memberi kesempatan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengislamkan negri -negri lainnya. untuk kemudian dari sana menyiarkan Islam ke daerah-daerah lain. sehingga dengan melalui konsolidasi bangsa Arab dalam Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful