CARA MEMBUAT PROPOSAL USAHA DISERTAI CONTOH PROPOSAL USAHA

Contoh proposal usaha atau contoh proposal bisnis akn saya sampaikan dalam postingkali ini. pada posting sebelumnya saya sudah meyampaikan pentingnya membuat proposal usaha. Cara membuat proposal usaha atau proposal bisnis adalah sebagai berikut. Yang harus tercantum di sebuah proposal usaha atau proposal bisnis adalah: . Hasil Studi Kelayakan Usaha yang membahas tentang potensi pasar targeting dan segmenting ‡ Kebutuhan investasi atu modal ‡ Biaya operasional ‡ Neraca awa yang berisi estimasi pendapatan,margin, biaya ops dan keuntungan ‡ Strategi bisnis

CONTOH PROPOSAL USAHA SEMBAKO

BAGI Anda yang ingin membuka suatu usaha namun memiliki kendala modal maka sebaiknya membuat proposal usaha untuk ditawarkan kepada investor atau penyandang modal, pihak bank dan lembaga keuangan. Keuntungan yang diperoleh jika Anda mampu menyusun proposal adalah: a. Investor atau bank dapat memahami dengan baik usulan usaha yang ditawarkan. b. Investor atau bank dapat memberikan penyertaan modal atau pinjaman yang diperlukan. c. Memperoleh kesempatan mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar. d. Mendapatkan calon relasi usaha yang lebih luas. Berikut adalah susunan dari suatu proposal usaha pada umumnya: 1. Judul Proposal Usaha 2. Ringkasan Proposal Usaha Pada dasarnya merupakan ringkasan gambaran proposal usaha. Biasanya investor

pada umumnya calon investor atau bank kemungkinan besar akan menolak usulan usaha tersebut 3.000.00 .Jumlah KK 500 .000.Rata-rata biaya hidup utama (beras. pertama ingin mengetahui lebih dahulu dengan cepat mengenai prospek usaha. Selain itu perlu pula pengamatan atas kedua toko yang ada di kawasan tersebut dengan mengetahui besarnya nilai dagangan kemampuan jual serta karakter pembeli (misalnya barang yang laku dan yang kurang laku).00 .atau bahkan pihak bank sebelum membaca secara lengkap mengenai proposal usaha yang ditawarkan. Untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau permintaan.6 x Rp 120.00 = Rp 480. Misalkan kita ingin membuka toko barang kebutuhan sehari-hari maka sebaiknya dilakukan pengumpulan data untuk dilakukan perhitungan-perhitungan sebagai berikut : .00 = Rp 72.000. maka akan membaca secara lengkap proposal usaha yang kita ajukan. .00.6 x Rp 800. Jika hasilnya menunjukkan hanya sebagian kecil potensi permintaan yang telah digarap atau kita yakin bahwa kita dapat bersaing dengan toko yang sudah ada. lauk-pauk.Prosentase biaya hidup dibandingkan pendapatan adalah 80 % atau Rp 800. diperlukan survei atau observasi (pengamatan).00 Data itu menghasilkan kemungkinan belanja di lingkungan sendiri.000. Analisis Permintaan-Penawaran dan Persaingan Usaha Kelangsungan suatu kegiatan usaha bergantung kepada adanya kebutuhan atau permintaan atas barang dan jasa.Pendapatan yang dibelanjakan di lingkungan sendiri adalah 25% dari biaya hidup utama atau 25% x Rp 480.000. misalnya 40% kepada pedagang keliling (lauk pauk) dan sisanya 60% ke toko kebutuhan hidup sehari-hari atau sebesar 0.000.00 . potensi permintaan kebutuhan hidup utama sehari-hari yang dapat dipenuhi melalui belanja toko adalah Rp 72.00 karena itu. Survey dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan informasi di lapangan yang berhubungan dengan bidang usaha yang akan dijalankan. sehingga ditemukan hal-hal yang memungkinkan tumbuh berkembangnya kegiatan ekonomi baru.000. Per KK per bulan.000. Jika mereka tertarik.000. maka masih terdapat peluang membuka usaha baru yang menjual kebutuhan hidup sehari-hari. sandang dll) adalah 60 % dari total biaya hidup 0.Pendapat rata-rata/per bulan per KK Rp 1.000. Berikut contoh pengumpulan data untuk membuka suatu jenis usaha di suatu lingkungan perumahan tertentu.00 = Rp 120. Namun bila tidak tertarik.

mesin dan peralatan serta spesifikasi harga. Aspek Produksi Apabila dalam usulan usaha terdapat kegiatan memproduksi suatu jenis barang maka dalam proposal tersebut sebaiknya dijelaskan mengenai teknologi yang diterapkan. Apabila proyeksi keunagan cuma setahun maka dibuat proyeksi bulanan yaitu dari bulan Januari sampai Desember. Penting juga dijelaskan mengenai bahan baku dan bahan pembantu untuk memproduksi barang tersebut. 6. kapasitas produksi yang direncanakan. Rencana pemasaran dalam jargon pemasaran dikenal sebagai Marketing Mix (Bauran Pemasaran) yang terdiri dari 4 P : Product.Proyeksi arus kas (sumber dan penggunaan dana) Dalam membuat rencana atau proyeksi keuangan maka yang perlu diperhatikan . b. Rencana Keuangan Proyeksi atau rencana keuangan umumnya dibuat dalam jangka waktu 5 tahun dengan periode tahunan atau minimal setahun dengan periode bulanan. 5. adalah lokasi usaha. Sumber dan ketersediaan bahan baku dan bahan penolong.Proyeksi laba rugi .4.Proyeksi neraca . Rencana atau proyeksi keuangan minimal terdiri dari : . Sistem pembelian bahan baku apakah tunai atau kredit. rencana produksi dan karyawan yang dibutuhkan. promosi yang akan dilakukan dan di mana serta ke mana produk tersebut akan dipasarkan atau sering disebut dengan istilah saluran distribusi. Juga sebaiknya dijelaskan proses produksi secara singkat. harga berapa produk tersebut akan dijual. Promotion dan Place. bisa dengan cara membuat gambar peta lokasi usaha secara kasar. d. Price. Jadi misalkan proyeksi keuangan 5 tahun maka sebaiknya dibuat proyeksi keuangan tahun ke 1 sampai dengan tahun ke 5. Hal yang perlu diterangkan. termasuk status kepemilikannya. Rencana Pemasaran Apabila ingin membuat rencana pemasaran maka hal terpenting yang harus dijelaskan minimal mencakup 4 aspek meliputi produk yang akan dibuat atau dijual. Penjelasan tersebut dapat mengacu kepada a. bagan dan arus produksi. Mudah tidaknya pengadaan bahan baku dan bahan pembantu. c. Volume bahan baku dan bahan penolong yang diperlukan sesuai dengan rencana produksi.

bulanan. Asumsi Penjualan a. Biaya bahan penolong d.adalah membuat asumsi-asumsi yang bersifat realistik sebagai dasar pembuatan proyeksi atau rencana keuangan. Biaya tenaga kerja e. Biaya penjualan g. Hari penjualan (dalam seminggu. per lusin. per boks dan lain-lain) c. Didasarkan atas asumsi-asumsi yang realitik dan wajar maka proposal usaha dapat memberikan gambaran kepada calon investor tentang kemungkinan laba dan risiko yang mungkin terjadi apabila asumsi penjulan dan asumsi biaya tidak tercapai. tahunan) III. bulan pertama. Pertumbuhan penjualan dalam periode tertentu (mingguan. Biaya bunga pinjaman h. Jam dan hari produksi (per hari. per bulan. Asumsi Biaya a. Asumsi-asumsi yang penting untuk dilakukan adalah : I. dan per tahun) b. Harga jual barang atau jasa (per unit. dalam sebulan dan dalam setahun) b. tahunan) II. Berapa produksi barang yang dihasilkan (harian. per bulan dan per tahun) c. per minggu. per minggu. Penjualan pada saat awal periode penjualan (minggu pertama. Biaya bahan baku c. Evaluasi keuangan dapat menggunakan beberapa parameter finansial dasar yang umum dioakai dalam menentukan layak tidaknya suatu proyek usaha untuk dijalankan atau tingkat profitabilitas suatu . Kapasitas produksi (per jam. mingguan. Biaya lain-lain Berdasarkan rencana atau proyeksi keuangan yang dibuat berdasarkan asumsi-asumsi yang realitis tersebut maka sebagai kesimpulannya dapat dihitung dan disajikan beberapa evaluasi keuangan. Biaya administrasi f. Asumsi produksi a. Biaya produksi langsung b. bulanan. tahun pertama) d.

internal rate of return (IRR).usaha. Parameter-parameter tersebut adalah a). dapat disertakan dalam lampiran proposal usaha seperti : a. Fotokopi dokumen-dokumen resmi perusahaan seperti: SIUP. c). TDP. e. d. c. Jaminan. dan d). Gambar-gambar atau foto-foto pendukung. Hal lain yang perlu ditambahkan . payback period (PP). net present value (NPV). b). b. return on investment (ROI). khususnya bila kita ingin meminjam dari bank tentunya diperlukan jaminan. mesin serta jaminan lain. 7. sehingga apabila kita memiliki asset yang dapat dijaminkan maka dapat dicantumkan wujud jaminannya seperti tanah dan bangunan. Akta Pendirian. Lampiran Informasi tambahan lain yang mendukung dan penting. NPWP. Struktur Organisasi dan manajemen.

IDENTITAS PERUSAHAAN 1. jumlah. TENAGA KERJA (nama. Visi perusahaan 3. Misi perusahaan B. ANALISIS SWOT (uraikan SWOT dan analisislah sehingga dapat diambil langkah-langkah yang mendukung terwujudnya visi & misi) J. bahan baku dan kemasan. Alamat perusahaan E.FORMAT PROPOSAL PENDIRIAN USAHA (JUDUL PROPOSAL PENDIRIAN USAHA) A. aspek peralatan produksi. Lengkapi dengan layout bangunan dan tataletak ruang) G. KESIMPULAN (beberapa simpulan data yang menjadikan perusahaan tersebut layak didirikan) . PENDAHULUAN 1. TUJUAN (tujuan didirikannya usaha tersebut) C. Nama perusahaan 2. STUDI KELAYAKAN (lihat format analisis usaha dalam Format Laporan) I. SARANA PRASARANA (aspek bangunan. Latar belakang pendirian usaha 2. jam kerja. dan sarana penunjang lain. KEPENGURUSAN (struktur organisasi penanggung jawab perusahaan) D. PETA PEMASARAN (strategi pemasaran / rencana pendistribusian disertai data-data / layout yang mendukung / melengkapi dari rencana pemasaran yang akan dilakukan) H. aspek peralatan kantor. & job description) F.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.