PENAGIHAN DENGAN SURAT PAKSA

LATAR BELAKANG a. Bahwa masih dijumpai adanya tunggakan pajak sebagai akibat tidak dilunasinya hutang pajak sehingga memerlukan tindakan penagihan yang mempunyai kekuatan hukum yang memaksa. b. Bahwa UU No. 19 tahun 1959 tentang Penagihan Pajak Negara tidak dapat sepenuhnya mendukung pelaksanaan UU perpajakan yang berlaku. c. Perlu adanya peraturan perundangan yang dapat mengatasi permasalahan mengenai tunggakan pajak dan memberi motivasi peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat akan kewajiban membayar pajak. TUJUAN a. Membentuk keseimbangan antara kepentingan masyarakat wajib pajak dan kepentingan negara. b. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sehingga termotivasi untuk membayar pajak. c. Meningkatkan penerimaan negara dari sektor bea masuk, cukai, denda administrasi, utamanya yang merupakan piutang macet. DASAR HUKUM
• • • •

• •

UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan UU Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai UU Nomor 19 tahun 1996 tentang Penagihan dengan Surat Paksa KMK No. 21/KMK.01/1999 tanggal 15 Januari 1999 tentang perubahan KMK No. 147/KMK.04/1998 tentang Penunjukan Pejabat unutk Penagihan P)ajak Pusat, Tata Cara dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Penagihan Pajak. KMK No. 22/KMK.01/1999 tanggal 15 Januari 1999 tentang perubahan KMK No. 234/KMK.05/1996 tentang Tata Cara Penagihan Piutang Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi dan Pajak Dalam Rangka Impor. PP Nomor 3 tahun 1998 tentang Tata Cara Penyitaan Dalam Rangka Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa PP Nomor 4 tahun 1998 tentang Tata Cara Penjualan Barang Sitaan Yang Dikecualikan dari Penjualan Secara Lelang Dalam rangka Penagihan Pajak dengan Surat Paksa. PP Nomor 5 tahun 1998 tentang Penyanderaan Dalam Rangka Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa.

8. melaksanakan penyanderaan. b. pemberitahuan surat Paksa. 5. 2. Surat paksa sekurang-kurangnya memuat : 1. perintah untukmembayar a. menerbitkan : Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus Surat Paksa Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Surat Perintah Penyanderaan Surat Pencabutan Sita Pengumuman Lelang Pembatalan Lelang Surat lain yang diperlukan untuk pelaksanaan penagihan pajak. 6. nama wajib pajak atau nama wajib pajak dan penanggung pajak 2. 3. malaksanakan penagihan seketika dan sekaligus. penyitaan dan penyenderaan. Jurusita Pajak adalah pelaksana tindakan penagihan pajak yang meliputi penagihan seketika dan sekaligus. melaksanakan penyitaan. Penagihan Pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau memperingatkan. besarnya uang pajak 3. Surat Paksa diterbitkan apabila : o o penanggung pajak tidak melunasi utang pajak sampai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran dan kepadanya telah diterbitkan Surat Teguran atau Surat Peringatan atau surat lain yang sejenis. 7. memberitahukan Surat Paksa. menjual barang yang telah disita. mengusulkan pencegahan. 4. a. Pejabat adalah pejabat yang berwenang : o o mengangkat dan memberhentikan Jurusita Pajak. . Terhadap penanggung pajak telah dilaksanakan penagihan seketika dan sekaligus.SURAT PAKSA Pengertian: Surat Paksa adalah surat perintah membayar utang pajak dan biaya penagihan pajak. a. 1.

baik yang berada ditempat tinggal. Oleh karena itu penyitaan dapat dilaksanakan terhadap semua barang penanggung pajak. maka terhadap utang pajak yang tidak dilunasi oleh penanggung pajak. b. penanggung pajak dan saksi. Pengajuan keberatan oleh wajib pajak tidak mengakibatkan penundaan pelaksaaan penyitaan. Apabila dalam jangka waktu 2 x 24 jam setelah surat paksa diberitahukan. Penyitaan dapat dilaksanakan terhadap penanggung pajak yang berada di tempat tinggal. termasuk yang penguasaannya berada di tangan pihak lain atau yang dibebani dengan hak tanggungan sebagai jaminan pelunasan uang tertentu seperti : a. surat paksa diberitahukan kepada orang atau badan yang dibebani untuk melakukan pemberesan atau likuidator. tempat usaha.o Penanggung pajak tidak memenuhi ketetentuan sebagaimana tercantum dalam keputusan angsuran atau penundaan pembayaran pajak. Hasil pelaksanaan penyitaan olehnya dibuatkan Berita Acara yang ditandatangani oleh jurusit. d. Dalam hal wajib pajak dinyatakan pailit. Pelaksanaan surat paksa tidak dapat dilanjutkan dengan penyitaan sebelum lewat waktu 2 x 24 jam setelah surat paksa diberitahukan . . PENYITAAN Pengertian : Penyitaan adalah tindakan jurusita pajak untuk menguasai barang penanggung pajak. tempat usaha. Tujuan penyitaan adalah memperoleh uang jaminan pelunasan utang pajak dari penanggung pajak. surat paksa diberitahukan kepada Hakim Komisaris atau Balai Harta Peninggalan dan dalam hal wajib pajak dinyatakan bubar atau dalam likuidasi. Penyitaan dilaksanakan oleh Jurusita pajak dengan disaksikan oleh sekurangkurangnya 2 orang dewasa. guna dijadikan jaminan untuk melunasi utang pajak menurut peraturan perundangundangan yang berlaku. Dalam hal penanggung pajak menolak untuk menerima Surat Paksa. Jurusita pajak meninggalkan surat paksa dimaksud dan mencatatnya dalam berita acara bahwa penanggung pajak tidak mau menerima surat paksa dan surat paksa dianggap telah diberitahukan. a. tempat kedudukan atau di tempat lain. c. c. tempat kedudukan penanggung pajak atau di tempat lain sekalipun penguasaannya berada di tangan pihak lain. oleh pejabat diterbitkan surat perintah melaksanakan Penyitaan b.

kecuali apabila menurut jurusita pajak barang dimaksud perlu disimpan di kantor pejabat atau ditempat lain. Barang yang telah disita dititipkan kepada penanggung pajak. kecuali terhadap :    Biaya perkara yang semata-mata disebabkan oleh suatu penghukuman untuk melelang suatu barang bergerak maupun barang tidak bergerak. saham atau surat berharga lainnya. Hak Mendahulu Hak mendahului untuk tagihan pajak melebihi segala hak mendahului lainnya. Terhadap barang yang telah disita oleh kepolisan atau kejaksaan sebagai barang bukti dalam kasus pidana. Jurusita pajak menyampaikan surat paksa dengan dilampiri surat pemberitahuan yang menyatakan bahwa barang dimaksud akan disita apabila proses pembuktian telah selesai dan diputuskan bahwa barang bukti dikembalikan kepada penanggung pajak. piutang dan penyertaan modal pada perusahaan Barang tidak bergerak termasuk tanah. tabungan. 10. rekening koran. Penyitaan tidak dapat dilakukan terhadap barang yang telah disita oleh pengadilan negeri atau instansi lain yang berwenang. Persediaan makanaan dan minuman untuk keperluan satu bulan beserta peralatan memasak Perlengkapan dinas Buku-buku yang berhubungan dengan jabatan/pendidikan. uang tunai dan deposito berjangka. bangunan dan kapal dengan isi kotor tertentu. . kebudayaan dan keilmuan. d. perhiasan. Peralatan yang masih digunakan untuk melaksanakan pekerjaan seharihari dengan jumlah tidak lebih dari Rp. Biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan barang dimaksud Biaya perkara yang semata-mata dosebabkan oleh pelelangan dan penyelesaian suatu warisan. giro atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.000.000. c. a. Pengecualian dari penyitaan : o o o o o o Pakaian dan tempat tidur beserta perlengkapannya yang digunakan oleh penanggung pajak dan keluarga yang menjadi tanggungannya. b.o o Barang bergerak termasuk mobil. a.00 Peralatan penyandang cacat. saldo.

Pencabutan o o Pencabutan sita dilaksanakan apabila penanggung pajak telah melunasi biaya penagihan pajak dan utang pajak atau berdasarkan putusan pengadilan atau putusan Badan Penyelesaian Sengketa Pajak (BPSP) atau ditetapkan lain oleh Menteri atau Kepala Daerah. PENJUALAN/PELELANGAN : o o Apabila utang pajak atau biaya penagihan tidak dilunasi oleh setelah dilaksanakan penyitaan. meminjam atau merusak barang yang telah disita Membebani barang yang telah disita dengan hak jaminan untuk pelunasan utang tertentu Merusak. a. tetapi masih dalam wilayah kerjanya. Dalam hal obyek sita pajak di luar wilayah kerja pejabat yang menerbitkan surat paksa. pejabat berwenang melaksanakan penjualan secara lelang terhadap barang yang disita melalui Kantor Lelang. Dalam hal obyek sita pajak letaknya berjauhan dengan tempat kedudukan pejabat.a. memindahtangankan. b. pejabat meminta bantuan kepada pejabat yang wilayah kerjanya meliputi tempat obyek sita berada untuk menerbitkan surat perintah melaksanakan penyitaan terhadap obyek sita dimaksud. Penyitaan Tambahan Penyitaan tambahan dapat dilaksanakan apabila barang hasil lelang yang telah disita tidak cukup untuk melunasi biaya penagihan pajak dan utang pajak. mencabut atau menghilangkan salinan berita acara pelaksanan sita atau merusak segel. c. Pengecualian dari pelelangan : o o o o Uang tunai Deposito berjangka Tabungan Saldo rekening koran . menyewa. pejabat dimaksud dapat meminta bantuan kepada pejabat yang wilayah kerjanya juga meliputi tempat obyek sita berada. d. Pelarangan o o o Memindahkan hak. Pencabutan sita tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Pencabutan Sita yang diterbitkan oleh Pejabat.

Obligasi. saham. penanggung oajak dapat mengajukan permohonan kepada pejabat untuk menggunakan barang sitaan berupa uang tunai. tabungan. Sebelum jangka waktu 14 hari tersebut berakhir. saldo rekening koran. tabungan. • . manggunakan dan atau memindahbukukan barang sitaan utnuk pelunasan biaya penbagihan pajak dan utang pajak. Obligasi. Penyertaan modal pada perusahaan lain dibuatkan akte persetujuan pengalihan hak menjual dari penanggung pajak kepada pejabat. Hasil lelang dipergunakan terlebih dahulu untuk membayar biaya penagihan pajak yang belum dibayar dan sisanya untuk membayar hutang pajak. atau surat berharga lainnya yang diperdagangkan di bursa efek dijual di bursa efek atas permintaan pejabat. uang tunai disetor ke Kas Negara atau Kas Daerah b. giro atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. atau berdasarkan putusan pengadilan atau putusan BPSP atau obyek lelang musnah. f.o o o o o • Giro Obligasi Saham atau surat berharga lainnya Piutang dan Penyertaan modal pada perusahaan lain. deposito berjangka. Piutang dibuatkan berita acara persetujuan tentang pengalihan hak menagih dari penanggung pajak kepada pejabat. saldo rekening koran. atau surat berharga lainnya yang tidak diperdagangkan di bursa efek segera dijual oleh pejabat. e. apabila pejabat segera menjual. Pembayaran untuk biaya penagihan pajak dan utang pajak untuk barang yang disita sebagaimana tersebut di atas dilakukan dengan cara : a. dipindahbukukan ke rekeningKas Negara atau Kas Daerah atas permintaan pejabat kepada bank bersangkutan. d. Apabila penanggung pajak tidak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak setelah 14 hari kerja sejak penyitaan barang yang penjualannya dikecualikan dari penjualan secara lelang. deposito berjangka. giro atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu untuk pelunasan biaya pajak dan utang pajak. saham. c. • • • Lelang tidak dilaksanakan apabila penanggung pajak telah melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak.

000. kaluarga sedarah dan semenda dalam keturunan garis lurus serta anak angkat. suami. Keputusan pencegahan yang diterbitkan oleh Menteri atas permintaan pejabat atau atasan pejabat yang bersangkutan memuat sekurang-kurangnya : o o o • Identitas penanggung pajak yang dikenakan pencegahan Alasan untuk melakukan pencegahan Jangka waktu pencegahan • Jangka waktu pencegahan dapat dilakukan paling lama 6 (enam) bulan dan dapat diperpanjang untuk selama-lamanya 6 (enam) bulan. • Pencegahan hanya dapat dilakukan terhadap penanggung pajak yang mempunyai jumlah utang pajak sekurang-kurangnya sebesar Rp. .000. 100. Hak penanggung pajak atas barang yang telah dilelang berpindah kepada pembeli dan kepadanya diberikan risalah lelang yang merupakan bukti otentik sebagai dasar pendaftaran dan pengalihan hak. • • • • PENCEGAHAN Pengertian : Pencegahan adalah larangan yang bersifat sementara terhadap penanggung pajak tertentu untuk keluar dari wilayah Republik Indonesia berdasarkan alasan tertentu sesuai dengan peratura perundang-undangan yang berlaku. Sisi barang beserta uang kelebihan hasil lelang dikembalikan oleh pejabat kepada penganggung pajak setelah pelaksanaan lelang. Pejabat dan jurusita pajak dilarang membeli barang sitaan baik untuk diri sendiri maupun atas kuasa pihak lain. Larangan terhadap pejabat dan jurusita pajak untuk membeli barang sitaan berlaku terhadap istri. pelaksanaan lelang dihentikan walaupun barang yang akan dilelang masih ada.00 (seratus juta rupiah) dan diragukan itikad baiknya dalam melunasi utang pajak.• Dalam hal hasil lelang sudah mencapai jumlah yang cukup untuk melunasi biaya penagihan pajak dan utang pajak.

100. Penyanderaan hanya dapat dilakukan terhadap penanggung pajak yang tidak melunasi utang pajak setelah melewati jangka waktu 14 hari terhitung sejak tanggal Surat Penagihan diberikan kepada Piutang Pajak. atau sedang mengikuti pemilihan umum. Keputusan penyanderaan yang diterbitkan oleh pejabat setelah mendapat izin tertulis dari Menteri atau Gubernur Kepala Daerah Tingkat I memuat sekurangkurangnya : o o o o o • Identitas penanggung pajak Alasan penyanderaan Izin penyanderaan Lamanya penyanderaan Tempat penyanderaan • Penanggung pajak yang disandera ditempatkan di tempat tertentu. • Penyanderaan tidak boleh dilaksanakan dalam hal penanggung pajak sedang beribadah atau sedang mengikuti sidang resmi. dengan syarat : o o o Tertutup dan terasing dari masyarakat Mempunyai fasilitas terbatas Mempunyai sistem pengamanan dan sistem pengawasan yang memadai. • penyanderaan dapat dilakukan terhadap penanggung pajak yang mempunyai utang pajak sekurang-kurangnya sebesar Rp.000. Berita acara penyanderaan sekurang-kurangnya memuat : a.000. nomor dan tanggal surat perintah penyanderaan • . PENYANDERAAN Pengertian : Penyanderaan adalah pengekangan sementara waktu kebebasan penanggung pajak dengan menempatkannya di tempat tertentu.• Pencegahan terhadap penanggung pajak tidak mengakibatkan hapusnya utang pajak dan terhentinya pelaksanaan penagihan pajak.00 (seratus juta rupiah) dan diragukan itikad baioknya dalam melunasi utang pajak.

00 (seratus ribu rupiah) per hari. • Sebelum penanggung pajak dilepas. • • • • • • . apabila jangka waktu yang ditetapkan dalam surat perintah penyanderaan telah dipenuhi c. pejabat memberitahukan secara tertulis kepada kepala tempat penyanderaan sebagaimana tercantum surat perintah penyanderaan Jangka waktu penyanderaan paling lama 6 bulan terhitung sejak penanggung pajak ditempatkan dalam tempat penyanderaan.b.000. Penanggung pajak tidak dapat mengajukan gugatan terhadap pelaksanaan penyanderaan setelah masa penyanderaan berakhir. identitas penanggung pajak yang disandera d. identitas saksi penyanderaan • Penanggung pajak yang disandera dilepas : a. lamanya penyanderaan f. Penyanderaan terhadap penanggung pajak tidak mengakibatkan hapusnya utang pajak dan terhentinya pelaksanaan penagihan utang pajak. Penanggung pajak yang disandera dapat mengajukan gugatan terhadap pelaksanaan penyanderaan hanya kepada pengadilan negeri. Besarnya ganti rugi adalah Rp. berdasarkan putusan pengadilan yang telah memenuhi kekuatan hukum tetap d. berdasarkan pertimbangan tertentu dari Menteri atau Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang selama-lamanya 6 bulan. 100. izin tertulis dari Menteri Keuangan atau Gubernur Kepala Daerah Tingkat I c. tempat penyanderaan e. apabila utang pajak dan biaya penagihan pajak telah dibayar lunas b. Penanggung pajak dapat dapat memohon rehabilitasi nama baik dan ganti rugi atas masa penyanderaannya yang telah dijalani.

Gugatan tidak menunda pelaksanaan penagihan pajak. • • . sita atau pengumuman lelang dilaksanakan.GUGATAN • Gugatan penanggung pajak terhadap pelaksanaan surat paksa. sita atau lelang hanya dapat diajukan kepada BPSP Gugatan tersebut diajukan dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari sejak surat paksa.