STATISTIKA DAN PELUANG A.

STATISTIKA Statistik adalah angka-angka yang dikumpulkan, disusun, disajikan, dan dianalisis sehingga dapat memberikan informasi. Adapun statistika adalah ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan data, menyusun data, menyajikan, dan menganalisis data serta cara menarik kesimpulan dari data. Data adalah suatu informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan atau penelitian 1. Populasi dan Sampel Populasi adalah himpunan dari seluruh objek yang mempunyai karakteristik (sifat) yang sama untuk dijadikan sasaran penelitian. Sampel adalah sebagian dari populasi yang dapat mewakili populasi. 2. Penyajian Data Setelah data dikumpulkan, data perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca dan dimengerti. Penyejian data dapat dilakukan dengan dua cara yaitu penyajian data dalam bentuk table dan diagram a. Table Prekuensi Di bawah ini nilai ulangan matematika kelas VII 8 5 6 7 4 8 6 8 9 6 7 4 7 5 5 6 8 8 9 7 6 7 7 6 8 8 5 8 4 7 Kumpulan data di atas dapat disajikan dalam table frekuensi berikut Nilai Turus Frekuensi 4 III 3 Keterangan : 5 IIII 4 Frekuensi adalah banyaknya 6 IIII I 6 data tertentu 7 IIII II 7 8 IIII III 8 9 II 2 b. Diagram Batang Diagram batang adalah penyajian data statistic dengan menggunakan gambar batang. Pada diagram batang, terdapat dua buah sumbu yaitu sumbu mendatar yang menunjukkan jenis katagori, dan sumbu tegak yang menunjukkan frekuensi. Contoh : di bawah ini nilai ulangan matematika kelas VII 8 5 6 7 4 8 6 8 9 6 7 4 7 5 5 6 8 8 9 7 6 7 7 6 8 8 5 8 4 7 diagram batang dari data diatas adalah

frekuensi

8 6 4 2 4 5 6 7 8 9 Nilai 43

c. Diagram Garis Diagram garis adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar garis
Hasil ulangan matematika tercamtum dalam tabel di bawah ini. Nilai 4 5 6 7 8 9 frekuensi 4 7 10 12 4 3

Diagram garis dari data itu sebagai berikut

12

frekuensi

10 8 6 4 2 4 5 6 7 8 9 Nilai

d. Diagram Lingkaran Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan daerah lingkaran untuk menggambarkan suatu keadaan. Daerah lingkaran tersebut terbagi menjadi beberapa juring lingkaran. Tiap juring lingkaran menunjukkan katagori data yang telah diubah ke dalam derajat. Contoh. 1. Banyaknya konsumsi beras, jagung, ketela pohon, dan gamdum di suatu kecamatan sebagai berikut. Jumlah Kebutuhan (dlm ribuan ton) Beras 165,0 Jagung 112,5 Ketela pohon 92,5 Gandum 80,0 Jumlah 450 Diubah dalam derajat • • • •
165,0 x 360 = 1320 450 112,5 x 360 = 900 Jagung = 450 92,5 x 360 = 740 Ketela pohon = 450 80 x 360 = 640 Gandum = 450

Beras =

jagung ketela pohon

900 0 740 132 640

beras

gandum

44

Misalkan terdapat n buah data terdiri atas x1. kuartil.. Ukuran Pemusatan Ukuran pemusatan terdiri dari mean (rata-rata). + x n x= 1 n = 7 + 8 + 6 + 9 + 10 + 6 + 8 7 = 7. 6.. Berapakah jumlah santriwati yang berasal dari Lobar? Lotim Lln 360 920 Lobar Kodya 640 Loteng 480 Penyelesaian Besar ∠juring lobar = 3600 – (920 . dan modus dari suatu data.71 2. Jika jumlah santriwati seluruhnya adalah 450 orang. 9. ….. Diagram lingkaran di bawah menunjukkan jumlah santri berdasarkan kota/kabupaten asal. Mean (rataan) dilambangkan dengan x (dibaca eks bar). 8. 6. Hitunglah mean dari data pada tabel frekuensi di bawah ini! Berat badan satriwati (kg) 36 37 38 39 40 41 Jumlah Frekuensi 5 10 20 16 11 14 76 45 ..360 – 480 – 640) = 1200 Banyak santri dari lobar = 120 x 450 0 360 = 150 orang 3. Hitunglah meannya Penyelesaian x + x 2 + . 8. + x n Maka x = 1 n Contoh soal 1. Mean (rata-rata) Mean sekumpulan data adalah jumlah seluruh data dibagi oleh banyaknya data. Nilai ulangan Mahfudzat Siti adalah 7. 10.2. median. xn x + x 2 + . x2. a.

7 ∑xi baru = x baru x n baru = 8.3 x 9 = 74.∑xi awal = 83.31.1 – 74. Hitunglah mean dari data yang disajikan di bawah ini! frekuensi 8 6 4 2 5 6 7 8 9 10 Nilai Penyelesaian: x= 5 x 2 + 6 x 5 + 7 x 10 + 8 x 4 + 9 x 3 +10 x 1 25 179 = 25 = 7.16 4.1 Nilai maryam = ∑xi baru . Jika nilai SKI Maryam dimasukkan dalam perhitungan maka nilai rata-ratanya menjadi 8.4 Jadi nilai SKI Maryam adalah 8.31 x 10 = 83.79 3. x1 180 370 760 624 440 574 2948 = 38. Berapakah nilai Maryam.4 46 .Penyelesaian Berat badan satriwati (kg) 36 37 38 39 40 41 Jumlah x= 2948 76 f 5 10 20 16 11 14 76 f . Penyelesaian : ∑xi awal = x awal x n awal = 8. Nilai rata-rata ulangan SKI 9 orang santri adalah 8.3.7 = 8.

7. 10 setelah diurutkan menjadi 5. 6. 8. 7. 5. maka median berada pada data ke - 2. Median dilambangkan dengan Me atau Q2. n 36 = 2 2 dan n 36 +1 = +1 2 2 = 18 = 19 47 . Contoh soal 1. 6. 7. 8.5 Jadi median dari data itu adalah 7. 10. 8 6. 5. 7. 8. 7. 6. maka. 7. 5. 8. 6. 9.5 Tips:   n +1 2 n Jika banyaknya data genap. 5. Tentukan median dari data berikut a.b. Median Median adalah nilai tengah dari sekumpulan data yang telah diurutkan. 9. 9. 5. maka median berada antara data kedan 2 n +1 2 Jika banyaknya data ganjil. 9. 6. 5. 9. 7. 9. 10 b. Hitunglah median dari data di bawah ini! Nilai 5 6 7 8 9 Jumlah Frekuensi 6 4 7 11 8 36 Penyelesaian Karena banyaknya data genap (36). 5. 7. 6. 8. 7. 8. 8 Penyelesaian a. 10 8. 5. 6. 9. 8. 7. 7. 7. 7. 10 Jadi dari data itu adalah 7 b. median Median = = 7. 6. 8. 7. 6. 6. 8. 9. 7. 6. 7 +8 2 median setelah diurutkan menjadi 9. 10.

8. Q1 6. 5. 5. 6. 5. 9.5 Q3 = =6 6 +6 2 48 . 7. 9 jadi Q1 = 6 Q3 = 8 3. 4. 7. 4. 8. 7. 5. 7. 5. 5. Q1 8. 7. 8. 6. Kuartil Kuartil adalah nilai-nilai yang membagi data yang diurutkan menjadi empat bagian yang sama kuartil 1/kuartil bawah kuartil 2/ median kuartil 3/kuartil atas Keterangan : Kuartil 1 dilambangkan dengan Q1 Kuartil 3 dilambangkan dengan Q3 Contoh soal Tentukan kuartil bawah dan kuartil atas dari data beriku: 1. 5. data diurutkan menjadi jadi Q1 = 5 Q3 = 8 2. 7. 8. maka Me = 8 c. 3. 9.Nilai Frekuensi 5 6 6 4 7 7 8 11 9 8 Jumlah 36 Data yang ke 18 dan 19 adalah 8. 6. 9. 7. Q median 4. 5. 6. 9. 6. data diurutkan menjadi 4. 6. 5. 6 2. 5. Q3 6. 8. 6. 5. 7. terlebih dulu tentukan mediannya 1. data diurutkan menjadi jadi 3. 3. 8. 7. 9 Q3 median 4. 6. 5. 6. 8. 6. 7 31 4 + Q1 = 2 median = 3. 7. 7. 6 Penyelesaian Untuk menentukan kuartil bawah dan kuartil atas. 4. 7. Q1 6. 3. 6. 7 3.

5.pada pelempran sebuah dadu. perhatikan beberap contoh berikut berikut: . Modus dilambangkan dengan Mo Contoh soal 1. Tentukan modus dari data 10. 3. kejadian yang mungkin terjadi adalah munculnya permukan angka (A) atau permukan gambar (G). 8. 8. Modus Modus adalah nilai data yang paling sering muncul atau nilai data yang frekuensinya paling banyak.pada pengambilan lot arisan yang di adakan oleh bebera ustadzah. . atau 6. 6. 5. Peluang 1.d. Ruang sampelnya adalah S = {(A). 2. 3. 8 Penyelesaian Data yang paling sering muncul adalah 8 dan 10 yaitu tiga kali sehingga modusnya 8 dan 10 2.Ketika pengundian nomor HP yang mengikuti SMS berhadiah pada acara Indonesia Idol. 4. 10. karena yang memiliki frekuensi 8 adalah 6. Ruang sample umumnya dilambangkan dengan S. maka modusnya adalah 6 B. kita tidak bisa memastikan nomor HP siapa yang muncul di layar TV. 7. 10. kita tak bisa menentukan sebelumnya nama siapa yang akan jatuh. Ruang sampelnya adalah S = {1. Tentukan modus dari data yang ditunjukkan oleh diagram di bawah ini! frekuensi 8 6 4 2 4 5 6 7 8 9 Nilai Penyelesaian Pada diagram di atas frekuensi yang palingtinggi adalah 8. 4. Titik sampelnya adalah (A) dan (G) . dan 6 49 . 3. 11. 5. Pengertian Peluang (probabilitas) Untuk memahami arti peluang. 2. 2. Kemungkinan terjadi atau nunculnya suatu kejadian atau keadaan seperti contohcontoh diatas disebut peluang. (G)}.pada pelempran satu mata uang logam. 4. Sedangkan titik sample suatu kejadian adalah setiap anggota ruang sample. 2. Misal . 9. 7. Ruang sample adalah himpunan semua kejadian yang mungkin terjadi. Ruang Sampel dan Titik Sampel. kejadian yang mungkin terjadi adlh munculnya angka 1. 6} Titik sampelnya adalah 1.

(G.3. 4) (A. 1) (G. (G. (G. 4). 1) (G. 2) (A. 1) (A. 3) (A. 4) (A. (G. 5) (A. 3) (A. A) (G. (A. A). 5) (A. 4) (G. G)} dan banyaknya S adalah 4 2. A) (G. 2) (G. 5). (A. A). 5) (G. Menghitung Peluang Secara Teoritis Peluang munculnya suatu kejadian = banyak kejadian yang mungkin Jika P(A) = peluang munculnya kejadian A n(A) = menyatakan banyaknya kejadian A n(S) banyaknya kejadian yang mungkin (ruang sampel) maka P(A) = n ) (A n ) (S banyak kejadian yang dimaksud 50 . 1) (A. 5) (G. 4. G) (G. (A. (G. 3). Pada pelemparan sebuah uang logam dan sebuah dadu dengan diagram pohon 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 (A. 6) dengan tabel 1 2 3 4 5 6 A (A. G) (G. (A. 2). 6)} Dan banyaknya S adalah 12 A G Jadi banyaknya ruang sampel sama dengan hasil kali dari banyaknya titik-titik sampel dari masing-masing percobaan. 1). ruang sampel dapat ditentukan dengan menggunakan diagram pohon maupun tabel. (A. 2) (A. 3) (G. 6) Jadi S = {(A. 2). G) A G G Jadi S = {(A. (G. 6) (G. 4). 3) (G. 4) (G. 3). (A. A) G (A. 5). A) (A. 6) G (G. (G. Penentuan Ruang Sampel Suatu Percobaan Dalam beberapa percobaan. Contoh 1. G). (G. 6). 1). G) A A G 1 2 (A. Pada pelemparan dua mata uang logam dengan diagram pohon 1 2 dengan tabel A G A (A. 2) (G.

(4. 6)} n (kembar ) = 6 n (S) = 36 P(kembar) = n(kembar) n(S) 6 = 36 1 = 6 Jadi peluang munculnya mata dadu kembar adalah 1 6 51 . 5) (3. (6. munculnya mata dadu kembar b. yaitu 1. 3) (4. 6) (2. dam n(S) = 6 P(ganjil) = n(ganjil) n(S) 3 = 6 1 = 2 1 6 Jadi peluang munculnya mata dadu gnjil adalah 1 2 2. 1) (4. 2) (5. 1) (6. 1) (2. 6) (3. 3) 4 (1. n(ganjil) = 3 . 2) 3 (1.Contoh Soal 1. 4) 5 (1. 4) (6. 3) (3. 3) (6. 3) (2. (3. tentukan peluang: a. 3. ganjil Penyelesaian a. 2) (4. 5) (6. 6) (4.3). (2. 1) (5. 2) (2. 3) (5. 5). 6) (6.1).munculnya mata dadu 2 adalah b. 4) (3. 4) (2. 6) a. 4) (5. 2) (3. 1) 2 (1. 4). Sebuah dadu dilemparkan satu kali. 6) (5. mata dadu berjumlah 10 Penyelesaian Ruang sampel 1 2 3 4 5 6 1 (1. 5) (2. 2) (6. 5) (4. 2 b. Pada pelemparan dua buah dadu secara bersamaan. n(2) = 1 n(S) = 6 P(2) = n(2 ) n(S ) 1 = 6 Jadi peluang . 5) (5.2). mata dadu kembar {(1. 5) 6 (1. 1) (3. (5. 4) (4. Tentukan peluang munculnya mata dadu berikut! a.

Tentukan : 1. Mata dadu berjumlah 10 adalah {(4. Frekuensi Harapan Misal A adalah sebuah kejadian yang diharapkan pada ruang sampel S dari suatu percobaan. n(4) = 1 n (S) = 6 k = 240 frekuensi harapan munculnya mata dadu 4 = k x n (4 ) n (S ) 1 = 240 x 6 = 40 Jadi frekuensi harapan munculnya mata dadu 4 adalah 40 kali 52 . tentukan peluang yang terambil berwarna biru pada pengambilan kedua. jika kelereng pada pengambilan pertama tidak dikembalikan. peluang terambilnya kelereng berwarna putih b. n(putih) = 5 n(S) = 8 (jumlah semua kelereng dalam kotak) P(putih) = n(putih) n(S) 5 = 8 b. prekuensi munculnya mata dadu yang lebih dari 2 Penyelesaian 1. tentukan : a. Kemedian dari kotak itu diambil secara acak satu kelereng. maka : Frekuensi harapan A = k x peluang dari A = k x P (A) Contoh soal sebuah dadu dilemparkan sebanyak 240 kali. (6. 6). Penyelesaian a. 5). (5.b. 4)} n(jumlah 10) = 3 n(S) = 36 P(jumlah 10) = n(berjumla h 10) n(S) 3 = 36 1 = 12 jadi peluang munculnya mata dadu berjumlah 10 adalah 1 12 3. prekuensi harapan muncul mata dadu 4 2. Sebuah kotak berisi 5 kelereng berwarna putih dan 3 kelereng berwarna biru. n(merah) = 3 n (S) = 7 (sisa kelereng) 3 7 p(putih) = 5. Jika percobaan tersebut diulang sebnyak k kali.

2. 6) n ( > 2) n (S ) 4 = 240 x 6 frekuensi harapan munculnya mata dadu lebih dari 2 = k x = 160 Jadi frekuensi harapan munculnya mata dadu lebih dari 2 adalah 160 kali 53 . 4. n (>2) = 4 n (S) = 6 k = 240 (3. 5.

Banyak siswa yang gemar ket bermain basket adalah … Bulu a. Jika banyak penduduk pedagang yang menjadi pegawai negeri 28 orang. daftar frekuensi c. 4 : 3 petani b. a. diagram d. Cara penyajian data berikut benar. siswa beberpa SMP negeri dan swasta di Bandung d. 3 : 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 54 . Departemen pendidikan melakukan penelitian tentang hasil ulangan umum semester 2 SMP di Bandung. 30 a.BANK SOAL STATISTIKA DAN PELUANG 1. Perhatikan diagram! Banyak buku pelajaran yang tersedia untuk mata Kn PP 81 pelajaran PPKn adalah …. Diagram lingkaran terbagi menjadi beberapa juring lingkaran sesuai dengan kategori data b. 6:5 c. jumlah bekal siswa d. Siswa SMP negeri di Bogor b. Siswa beberapa SMP negeri dan swasta di Bogor d. Diagram di samping menyatakan kegemaran voli 45 Bas dari 1. a. daftar nilai b. Siswa SMP swasta c. seluruh siswa SMP di Bandung 3. populasi untuk penelian tersebut adalah … a. siswa SMP swasta di Bandung c. 96 buah d. siswa SMP negeri di Bandung b. Pernyataan berikut tentang diagram lingkaran yang benar. 200 siswa. 100 orang silat d. maka Pegawai 135 negeri 60 perbandingan jumlah penduduk pekerja swasta 45 buruh dengan buruh adalah … swasta a. 60 orang tangkis 60 b. warna kesukaan siswa c. jumlah siswa per kelas 2. Pernyataan yang benar tentang data kualitatif adalah … a. 80 orang 45 c. Departemen kesehatan melakukan penelitan tinggi badan siswa SMP di Bogor. 32 buah Matematika 75 240 buah b. Sample untuk penelitian tersebut adalah …. Besar sudut juring sebanding dengan ukuran data c. kecuali …. 120 orang 8. 5:4 d. ukuran tinggi badan siswa b. kecuali … a. daftar distribusi frekuensi 5. 128 buah 7. Besar sudut juring sama besarnya dengan prosentase frekuensi data d. 64 buah 60 c. Besar sudut juring sebanding dengan frekuensi data 6. Seluruh siswa SMP di Bogor 4. Diagram dibawah menyatakan jenis pekerjaan penduduk.

5. 3 b. ∠COD = 70 0 . Mean dari data 4. Diagram disamping memperlihatkan distribusi pilihan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.0 c. 4. 7 5 7 c.5 6 13 d. Mean dari hasil ulangan itu adalah … a. 04 c. 6. Skor rata-rata dari tabel di bawah ini. 5. 6. maka jumlah anak-anak dan remaja sebanyak … a. Dengan memperhatikan diagram c itu. 8 orang d. a = jumlah laki-laki dewasa. 6. Jumlah penduduk di suatu RW sebanyak 120 orang dituliskan dalam diagram lingkaran seperti tercantum pada grafik di bawah. adalah …. 5. 8. 6. 30 c. 7. c = jumlah wanita dewasa. 7. ∠AOB = 90 0 .3 d. 5. 5. 1 d. 4. 6. Nilai rata-rata dari tabel dibawah ini adalah … nilai Frekuensi a. 4. 7 orang c. banyak siswa yang nilainya di atas nilai rataan adalah …. Nilai ulangan matematika dari suatu kelas tertera pada tabel di bawah ini. Data dari nilai ulangan matematika 15 siswa adalah sebagai berikut : 7. 4:5 d. 6. 9. 8 adalah … a. 9. 08 d. 83 b. 50 d b. 7.8 12. b = jumlah b orang lanjut usia.5 b. 2 c. 4. 7. 4.5 4 2 b. 10. 6. 3:5 c. 6. 5. a. 3 : 10 b. 40 d. 17 15. 4 orang b. 60 11. 6. 7. 0 Skor 0 1 2 3 4 6 nila 10 9 8 7 6 5 4 1 1 Frekuensi 6 5 5 7 3 1 Frekuensi 2 5 7 11 17 4 2 14. diketahui banyaknya siswa adalah 480 orang. 6. 7. 11 orang 55 . d = jumlah a anak-anak dan remaja. 2:5 10. ∠DOE = 50 0 dan ∠AOE = 120 0 perbandigan banyaknya pemilih kerajinan ukir dan tani adalah … a. 5. 7. 8.9. a. 6 7 6 8 9 13.

800. Bila tinggi badan budi masuk dalam perhitungan rataan tersebut. 0 cm 19. 4 c. a. Mean dari data 19. 4 Median dari data ini adalah …. 153.2 b. 25. 28 22.4 18. maka median data tersebut adalah … . 9. 7 8 4 d. 3. 23.0 d. 8. 18 d. 25. Nilai rata-rata tes matematika dari 14 orang siswa di suatu sekolah adalah 7. Nilai Frekuensi a. 000.0 b. 6. 17. Nilai x yang memenuhi adalah … a. 6 4 2 . 7 b. 5 cm d. a. 7. a. 30. besar pendapatan tiap hari kuli yang baru adalah ….7. 00 d. 24. Rp. 157. 5. 9.0 menjadi 6. 00 21. karena ada seorang kuli baru. 5 cm b.6 c. bila nilai dinda disertakan. 8 23. 6. Nilai rata-rata tes matematika 15 siswa adalah 6. Rp. 800. 00 c. 7. nilai dono pada tes matematika tadi adalah …. 00. x . 6. 3. 2. 28. 28. maka rata-rata pendapatannya menjadi Rp. 16 17.6. 2.5 8 6 d. Rp. 8 7 3 6 5 5 2 4 1 24. 17 b. 000. bila nilai dono pada tes tadi ditambahkan. 21. 29. Rataan tinggi badan 15 anak adalah 152 cm. 6 9 2 c. a. 14 17. Nilai Matematika Frekuensi 3 2 a. Diketahui hasil ulangan matematika kelas II – B didapatkan data sebagai berikut : 7. maka nilai rata-rata menjadi 6. 6 d. 5. 20. 7. Rata-rata pendapatan tiap hari 14 orang kuli di suatu terminal bus Rp. 19 c. 8. 4. 00. 24. 0 cm c.16. 00 b. 26. Tinggi badan budi adalah ….0 20. 159.0. 16. 26 d.8 c. 800. 000.8.5 5 6 b. 4. 26. 25 c. nilai dinda dalam tes matematika tersebut adalah …. 160. Rp. a. 22. Median dari data tersebut adalah … a.8 d. 6 6 10 c. 27 b. 28. 4. 8. 26. 21. 22. 4. 5 7 7 . 15. 5 10 1 b. Dengan memperhatikan tabel. maka nilai rata-rata berubah dari 7. Perhatikan tabel frekuensi berikut !maka median dari data tersebut di bawah adalah ….5 cm. 27. 7. 5 9 2 56 . 26. 8. Diketahui data sebagai berikut : 25. 23. maka rataannya menjadi 152.

57 .

0 28. 5. 25 58 . 6 d. 6. 5 d. a. 4. 7 . nilai frekuensi 4 1 5 2 6 5 7 3 a. Modus dari data adalah … a. a.5 c. 6.5 9 2 c. 5. Modus = 6 c. 6. 60 d. 7.5 b. 2. 7 30. 8.0 b. 6.5 7 6 6 10 5 7 4 6 3 2 26. Kuartil bawah dari data : 25 47 56 60 71 25 25 adalah …. 6. 5. 4. 25. 6. Q2 = 6 32. Diberikan sekumpulan data sebagai berikut : 1 3 5 4 5 6 4 3 4 5 4 1 6 . Dari tes kompetesi matematika siswa kelas II SMP diperoleh skor sebagi berikut 5 6 4 7 9 3 8 6 7 55 0 0 5 0 5 5 0 5 0 6 7 4 3 7 6 5 7 8 40 5 0 0 5 0 5 0 5 0 Jangkauan ( rentang ) skor di atas adalah … a. 3. 7 8 5 d. 50 b. 8. 2. 47 c. 6 b. 6.5 d. 9 29. 5. Diberikan tabel frekuensi sebagai berikut : modus dari data di bawah adalah …. 7. 4 c. kecuali …. 6. 6.5 27. 6 10 2 b. 5 d. maka modus data di atas adalah 2 2 a. Diketahui data kuantitatif : 3. 10 31. Modus dari data nilai ulangan tersebut di atas adalah …. Q1 = 3 b. 5. Maka pernyataan berikut benar. 4 c. Nilai ulangan yang diperoleh kelas III – A sebagai berikut : 5 7 5 7 4 4 4 4 9 5 4 5 6 4 7 8 7 9 6 5 4 4 4 9. a. 5 c. Median = 5 d. Tabel frekuensi dari nilai ulagan matematika pada suatu kelas :harga median dari data tersebut adalah …. 95 c. 4.25.3 b. Nilai Frekuensi a. 60 d. 7 1 1 . 7 b. 7. Dari hasil ulangan matematika selama semester lima orang anak mendapat nilai sebagai berikut : 6.

59 .

1 2 1 4 c. 1 8 1 39. b. 1 2 b. Pada pelemparan dua mata uang logam. Pada pelemparan sebuah dadu. Pada pelemparan sebuah mata uang peluang munculnya gambar adalah …. 2 34. d. banyak titik sample untuk dua angka dan satu gambar adalah …. maka jumlah kejadian yang mungkin terjadi seluruhnya adalah … e. 1 4 1 2 3 6 5 6 35. 1 36 1 9 c. b. d. 1 8 1 4 c. 1 6 1 4 60 . pelung muncul muka dengan nomor ganjil adalah … a. a. d. peluang tidak muncul angka adalah …. 0 c. 6 c. a. c. 1 a. Peluang munculnya angka prima pada pelemparan dadu berisi 6 adalah … 36. 4 d. peluang muncul muka yang sama pada kedua mata uang tersebut adalah … a. Pada percobaan lempar undi 3 uang logam sejenis secara bersamaan sebanyak satu kali. 1 2 1 38. 1 8 3 8 1 6 2 6 c. peluang munculnya dua angka dan satu gambar adalah …. a. 1 2 1 40. b. b. 3 b. Pada pelemparan dua buah dadu. 6 kejadian f. d. d. peluang munculnya muka dadu berjumlah 5 adalah a. d. Pada pelemparan tiga mata uang secara bersamaan. 8 kejadian 33. 2 kejadian g. Pada pelemparan dua mata uang. d. b.Jika tiga uang logam seratusan dilemparkan sekaligus. 1 6 1 3 c. a. b. 1 4 37. 4 kejadian h.

maka peluang terambilnya bola berwarna putih adalah … a. Bila sebuah kelereng diambil secara acak. Dari satu pak kartu bridge dimbil sebuah kartu secara acak. h. 90 c. peluang munculnya muka dadu berjumlah kurang dari 10 adalah …. maka frekuensi harapan munculnya sebanyak 80 kali. sebuah dadu dilempar. maka peluang terambilnya kelereng putih adalah a. 1 6 5 6 c. a. frekuensi harapan ketiganya muncul angka adalah … a. d. 1 1 0 1 1 3 c. b. d. 2 1 3 1 1 3 43. 1 6 1 4 41. Tiga buah mata uang logam yang sama dilemparkan secara serempak sebanyak 80 kali. 150 47. 3 8 5 8 c. Sebuah kantong berisi kelereng hitam. e. maka frekuensi relative muncul mata dadu 2 adalah perbandingan jumlah mata dadu 2 terhadap 6 c. b. b. peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah …. Sebuah dadu dilemparkan sebanyak 180 kali. frekuensi harapan ketiganya muncul angka adalah … a. f. Peluang kartu tersebut merupakan kartu As adalah … a. frekuensi relative muncul sisi angka adalah perbandingan banyak angka muncul terhadap banyaknya lemparan. frekuensi relative suatu kejadian adalah perbandingan antara kejadian yang muncu dengan kejadian yang mungkin mucul b. d. dn 25 kelereng biru. 1 52 4 1 3 c. d. 60 b. Pada pelemparan dua buah dadu. 1 4 1 3 42. 1 1 2 5 1 2 g. Pernyataan yang benar adalah … a. sebuah uang logam dilempar beberapa kali. Dalam satu kotak terdapat bola pingpong berwarna merah 5 buah dan berwarna putih 3 buah. 120 d. 1 4 1 2 45. b. 1 5 1 3 44. d. Frekuensi relative pengambilan kelereng dari sekantong kelereng adalah perbandingan banyak kelereng yang terambil dengan jumlah kelereng yang ada dikantong 46. Bila sebuah bola diambil secara acak.Pada pelemparan mata uang dan dadu. 12 kelereng putih. 5 61 .

40 kali 52. 5 c. a. 18 kali d. 12 kali c. 30 kali d. 2 b. 20 kali c. 10 kali b. Dua buah dadu dilempar undi secara umum bersamaan sebanyak 36 kali. 10 c. 12 53. 60 kali 49. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260 kali. 150 kali d. Frekuensi harapan munculnya mata dadu bilangan prima pada percobaan pelemparan sebuah dadu sebanyak 300 kali adalah … a. 100 62 . 100 kali c. 40 kali d. 5 kali b. 75 kali b. 180 d. 6 d. frekuensi harapan munculnya mata dadu berjumlah 5 adalah …. 24 kali 50. 20 kali c. 6 kali b. frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6 adalah …. maka frekuensi harapan munculnya mata dadu factor dari 6 adalah … a. 300 b. 225 c. maka frekuensi harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah … a. Dari 60 kali pelemparan dadu. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu bersama-sama. 40 48. dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan. 200 kali 51. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali. berapa frekuensi harapan yang terambil kartu As ? … a.b. 20 d. a.