Tiga Aliran Pembaharuan di Turki Barat, Islam dan Nasionalis

Disusun Oleh; Hendry Mahesya Umi Bayti Wahyu Andriyan

SISTEM INFORMASI 3D FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Terima kasih kami sampaikan kepada dosen Studi islam II yang telah membimbing kami dalam penyusunan makalah ini memberikan dukungan dan arahannya kepada kami. Kiranya. Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini. Jakarta.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.teman. Terima kasih juga kepada seluruh teman. dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan sehingga tulisan ini dapat terselesaikan dengan baik. Terima kasih. dengan semakin bertambahnya wawasan dan ilmu pengetahuan kita semakin menyadari bahwa Tuhanlah sumber segala ilmu pengetahuan sehingga kita bisa semakin bertakwa kepada Tuhan. 9 November 2010 Penyusun Tiga Aliran Pembaharuan di Turki . Berkat limpahan nikmat dan rahmatNya akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Untuk itu kritik dan saran yang konstruktif akan kami terima guna perbaikan di masa yang akan datang.

Tetapi ternyata pembaharuan di bidang ini mendapatkan hambatan yang hebat dari pasukan Yeniseri. serta umat islam sudah banyak mengikuti ajaran yang menghantar mereka menjadi fatali tis. khususnya Perancis. Karena pasukan elit teersebut menjadi kerikil tajam dari pembaharuan yang digulirkan oleh Sultan Mahmud II. Kedua. terutamama elit Turki Usmani dan juga kalangan ulama yang bekerja sam a dengan pasukan elit tersebut. begitu juga perekonomiannya. Selain itu. karena perdagangan antara timur dan barat sudah tidak lagi melalui jalur wilayah mereka. Jadi daerah kekuasaan dinasti ini membentang luas. Gerakan pembaharuan di Turki Usmani ini dalam perjalanan sejarahnya. pendidikan dan administrasi pemerintahan. Melalui duta-duta Turki yang dikirim ke Eropa barat ini tergulir ide-ide kemajuan diberbagai bidang di Turki. Pada masa Sultan Mahmud II ini. golongan Islam yang mengambil bentuk-bentuk pembaharuan dari barat. dan tarekat-tarekat yang ada banyak dibalut ajaran khufarat.Barat. paska pembubaran pasukan Yeniseri pembaharuan tidak hanya dibidang militer tetapi dibidang lainnya seperti politik. disatu sisi lain berhadapan langsung dengan Eropa dan Rusia. golongan Barat yang ingin mengambil barat . Dari mereka Turki Usmani mulai mengadakan pembaharuan untuk mengejar ketinggalan mereka dari Eropa barat. Puncak kejayaan dinasti ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman (15201556). Keterbelakangan dan ketertinggalan masyarakat dan para pembesar dinasti Usmani benar-benar terlihat pada abad ke-17. Pengganti sultan Al-Qanuuni ini adalah sultan-sultan yang tidak memiliki kecakapan dalam bidang politik pemerintahan. yaitu sejak mereka dikalahkan sewaktu mengirim tentara yang sangat besar untuk menguasai Wina pada tahun 1683. Pertama. mereka mengirimkan duta-dutanya ke Eropa. dan mempunyai rakyar yang terdiri dari berbagai bangsa. sehingga kekuatan militer dinasti Usmani ini semakin lama semakin menurun. Sejak saaat itu. tetapi tetap mempertahankan prinsip-prinsip agama islam di dalam mengadakan pembaharuan tersebut. untuk menyelidiki rahasaia keunggulan barat dibidang militer dan lainnya. ras dan agama. dan pada sisi lain berbatasan dengan daerah-daerah Arab dan Persia. yang mencakup daerah-daerah Arab di sebelh Timur dan daerah-daerah Eropa Timur di sebelah Barat. Pembaharuan dibidang militer merupakan prioritas yang paling utama. melahirkan tiga aliran pembaharuan. ilmu pengetahuan di dunia islam mengalami stagnansi. maka sultan membubarkan pasukan Yenisari tersebut pada tahun 1862. Kejadian itu mengagetkan Turki Usmani dan menyadarkannya bahwa barat mempunya kekuaran yang dapat mengalahkan kekuatan militernya. Tegasnya s dunia islam dalam keadaan mundur dan statis. Islam dan Nasionalis Dinasti Umayah Dinasti Usmania yang berpusat di Turki terletak pada posisi yang sangat strategis. yang termasyur dengan julukan Al Qanuuni (pembuat Undang-undang).

yang kemudian melalui duta-duta ini mulailah ide-ide pembaharuan di Turki. kemalasan. tidak mampu melihat secara kritis dan berfikir. karena mata-mata dan pikiran mereka terbelenggu oleh tradisi syariat (islam) dalam berbagai aspek kehidupannya.sebagai dasar dan model pembaharuan. Mereka melihat bahwa penyebab kemunduran di Turki karena masyarakat buta huruf. mengekor buta terhadap tradisi dan institusi-institusi yang ketinggalan zaman. Tokoh-tokoh terkemuka yang termasuk aliran barat ini ialah 1951) dan Dr. sebagaimana para tokoh pembaharuan di Mesir. menyebabkan ia difonis sebagai musuh agama. . bodoh. Tewfik Fikret (1867pernah lari ke Eropa Di Genewa mereka dari kelompok aliran Tewfik Fikret adalah seorang sastrawan. merupakan salah seorang tokoh yang mendirikan perkumpulan persatuan dan kemajuan. Dasar dan model pembaharuannya di ambil dari barat. Abdullah Jewdat sebagaimana pangeran Ahabuddin. ditengah masyarakat Turki yang masih tradisional pemokiran agamanya. Abdullah Jewdat (1869-1932). Aliran Barat Terjadi kontak dengan barat untuk pertama kalinya. dan tiada terkaitannya dengan masalah materi. Esensi modernisasi para pembaharuan tokoh aliran ini ialah transformasi mereka. yang memandang perlunya diadakan perubahan sistem sosial dengan tatanan masyarakat Turki. yang kemudian menjadi media utama barat. yang semua ajarannya dianggap islam. 1. Tokoh yang terjhir ini bersama para pemimpin Turki Muda. percaya kepada supertisi dan kepatuhan kepada para ulama yang bodoh. Ketiga. dan diserupakan dengan raja yang zalim. Harus membuang nilai sistem yang lama dalam rangka membangun mentalitas baru berdasarkan sistem nilai barat. dimana Allah dalam faham ini tergambar sebagai Tuhan yang tidak adil. yang menyerang fatalisme. baik pemerintahan maupun umat islam di Turki karena kejahilan. Berdasarkan pemikiran atau pengertian modernisasi diatas rumusan secara mendetail dijabarkan oleh mereka. Kontak manusia ini justru menimbulkan kearifan Turki akan ketertinggalannya dalam bidang strategi perang dan militer. Pada masa Sultan Mahmud II. untuk mengejar ketertinggalan tersebut. golongan Nasionalis Turki. Penyerangan model ini seperti ini. sewaktu terjadi konfrontasi fisik dengan barat untuk menjatuhkan Wina pada tahun 1683. yang timbul kemudian. yang melihat bahwa peradaban barat dan juga bukan Islam yang harus dijadikan dasar tetapi nasionalisme Turki. dan menetap di Genewa. Modernisasi menurut golongan ini merupakan suatu persoalan budaya dan moral. Ia melihat bahwa kelemahan Turki Usmani. menerbitkan majalah Ijtihad . dikirim dutaduta kemudian belajar dari barat. bukan diadakan perubahan sistem atau penggantian sultan. ia banyak menyerang tradisi lama termasuk faham-faham keagamaan tradisional.

cerdas. kebebasan berdiskusi dan memasukkan kurikulum olahraga.Untuk mengobati penyakit ini tidak ada obat lain kecuali obat yang pernah dicoba oleh barat dalam mengobati penyakitnya. Sebab dalam pemikiran mereka masih terpengaruh oleh konsep din-u-devlat yang terkuat oleh konstitusi 1876. harus menerima pemikiran Liberal Barat dan kemajuan teknologinya. Al-Quran harus diterjemahkan ke dalam bahasa Turki agar dapat dipahami oleh masyarakat Turki. merupakan salah satu sebab kelemahan kerajaan Turki Usmani. pekerjaan tangan dan lainnya yang membawa kemajuan ke dalam dunia pendidikan. menurut mereka guru harus mengetahui ilmu jiwa dan ilmu sosial. Tetapi mereka tidak memberikan rumusan yang jelas dalam pemikiran mereka tentang konsep cara bagaimana pemisahan tersebut. Oleh sebab itu. Kerudung dianggap simbol kerendahan status wanita. aliran barat ini berpendapat bahwa negara harus bercorak sekuler yaitu harus dipisahkan dari masalah-masalah agama sebagaimana halnya di barat. tetapi terhadap masyarakat. Kemunduran di bidang ekonomi. Untuk memudahkan usaha pelepasan diri dari tradisi yang telah usang dan menghambat berfikir positif dan maju. Ajaran demikian inilah yang menyebabkan kemunduran. mereka menganjurkan agar ajaran keharusan berkerudung dan ajaran poligami dihapuskan. yaitu ilmu pengetahuan dan peradaban barat. Ajaran agama harus ditekankan tentang bagaimana hidup di dunia. ternyata mereka ini sangat benci kepada para ulama yang melihat tradisi keislaman ini agama islam dan mengajarkan faham demikian pada masyarakat . Pendidikan agama harus dibersihkan dari superstisi. Golongan aliran barat ini ingin membawa pendidikan Turki kepada kebebasan mimbar. menurut mereka. Menurut Kilczadi Hakki. ilmu pengetahuan dan peradaban barat mutlak di ambil. Agar tujuan tercapai. Menurut mereka tujuan pendidikan ialah harus membina para pemuda agar mampu mandiri. jujur dan patriotas. baik melalui sarana pendidikan formal dan nonformal. bukan diakherat. Dalam kurukulum pendidikan agama harus dikurangi. Kemunduran ini dapat dihindari dengan mengambil alih sistem ekoonomi barat seperti kapitalisme. Menurut mereka. dan poligami dianggap merendahkna status wanita. ilmu pengetahuan modern harus dimasukkan kedalam tubuh madrasah yang berpandangan luas dan modern dan harus diwujudkan. liberalisme dan individulisme. Bukan saja menerima bentuk-bentuk sistem pemikirannya dan diadaptasikan dengan tradisi islam tetapi . Sikap mental ketimuran yang dipengaruhi oleh paham fatalisme dan rasa benci pada perubahan harus dihilangkan. menurut mereka disebabkan karena ketidaksiapan masyarakat Turki menerima peradaban dan kukuhnya mereka berpegang teguh dengan tradisi dan isntitusi-institusi yang telah usang. dimana mereka menganjurkan agar sekulerisasi ini diadakan bukan terhadap negara. Konsep sekulerisasi ini sangat sulit difahami bahkan untuk di realisir. Mereka mempunyai semboyan . musuh islam bukanlah di Eropa tetapi . madrasah-madrasah dan biro syaikh al-islam. Bila diamati secara cermat pandangan-pandangan mereka. Rendahnya status wanita menurut aliran ini. Oleh karena itu.

³Buka Al-Quran dan buka kerudung wanita´. Aliran ini bertolak belakang dengan aliran sebelumnya. Mereka juga mengharamkan asuransi. malah sebaliknya. sejarah telah berulang kali menunjukkan bahwa peradaban jatuh disebabkan kebebasan dan kekuasaaan yang diberikan kepada kaum wanita. Negara islam menurut aliran ini. Kewajiban syari¶at terhadap wanita adalah berkerudung dan menutup rambutnya dengan selendang tanpa hiasan yang dapat menggoda lawan jenis. konstitusi tidak dibutuhkan. pemisahan antar keduanya tidak mungkin. Oleh karena itu. . Pembukaan kerudung dapat menyebabkan dekandensi moral dalam pergaulan wanita dan pria. Hukum selain hukum Tuhan tidak diakui. Dalam masalah pendidikan aliran islam tidak menentang untuk dimasukkannya ilmu pengetahuan barat dalam kurikulum madrasah. namun kerajaan Turki Usmani belum dapat dikatakan negara islam karena menurut mereka syariat islam belum dilaksanakan secara menyeluruh dalam mengatur negara dan masyarakat. Dalam islam pembuatan hukum (as-syari¶at) hanya Tuhan. Aliran ini berpendapat bahwa lemahnya kerajaan justru karena syariat ini tidak dijalankan lagi. Hilangnya sistem pendidikan formal seperti ini akan menambah terjadinya dekandasi moral. Untuk mengajukan kerajaan. Ketinggian martabat wanita hanya dengan menjalankan syari¶at. Selain itu mereka juga ingin wanita diberi status dan hak yang sama dengan kaum pria. seorang tokoh aliran ini. Dalam menanggapi gagasan yang digulirkan oleh aliran barat tentang kebebasan wanita. Bunga uang menurut mereka sama dengan riba. Agama islam tidak pernah menjadi penghalang bagi kemajuan. Yang mereka tentang ialah pembinaan nilainilai sekuler melalui pendidikan. Wanita bersifat emosional. Hukum Tuhanlah merupakan Undang-undang dasar. Aliran Islam Syariat islam menurut aliran ini bukanlah penyebab kemunduran kerajaan Turki Usmani. karena asuransi membawa kepada kekufuran yakni menyebabkan masyarakat tidak percaya kepada Qada dan Qadar. Menurut mereka madrasah tradisional harus dipertahankan. bukan parlemen. Dalam bidang ekonomi aliran islam menolak sistem ekonomi kapitalisme dan individualisme barat. negara menurut mereka harus diatur oleh kaum ulama. jika wanita diberi hak untuk pergi di mahkamah untuk menuntut cerai. maka syariat (hukum fiqih) harus dijalankan. maka setiap wanita akan pergi kesana. begitu juga sosialisme dan komunisme. mencapai kesempurnaannya. sedang yang berhak memberikan penafsiran adalah ulama. ialah negara yang menjalankan syari¶at islam secara menyeluruh. 2. Meskipun demikian. Disini konsep din-u-delvet persatu-paduan antara agama dan negara. aliran islam berpendapat bahwa kebebasan yang diberikan oleh barat kepada wanita bukan meningkatkan status mereka. Bahkan menurut Said Halim. Oleh karena itu. Meskipun menurut konstitusi 1876 bahwa agama kerajaan adalah agama islam. Ahmad Nazmi tetap menganjurkan agar umat islam mempelajari dasar-dasar ekonomi modern untuk kemajuan Turki.

Millet Kristen di Eropa timur memprotes atas kerendahan martabat mereka dalam sistem millet tersebut. Ia seorang sastrawan yang tertarik dengan kemajuan Jepang. Masalah ibadah itu menjadi urusan ulama dan persoalan mua¶malah itu menjadi urusan negara. Menurutnya. Zia Gokalp. Pada mulanya masyarakat kerajaan Turki Usmani dikelompokkan menurut agamanya masing-masing (millet) yang dianutnya sehingga mereka teritak-atik dalam millet islam. tetapi juga menolak kehadiran institusi-institusi tradisional yang dianggap menghambat adanya kemajuan. Menurutnya bangsa Jepang maju karena mengambil ilmu pengetahuan dan teknologi barat dan menolak adat istiadat mereka (barat). millet Kristendan seterusnya. 3. Dengan dukungan dari negara negara Eropa. Tokoh utama kelompok ini ialah Mehmed Akif (1870-1936). Kebudayaan menurutnya. Faktor kemunduran kerajaan Turki Usmani menurut aliran ini ialah keengganan umat islam untuk mengakui adanya perubahan dan menerima interpensi baru terhadap ajaran agama sesuai dengan perkembangan zaman. mereka ingin membuat sistem pendidikan yang kuat nilai-nilai keislamannya. adalah seorang pemikir nasionalis Turki berpendapat bahwa nasionalisme didasarkan bukan atas bangsa (rasa). Aliran Nasionalis. Menurut aliran ini kekuasaan legislatif yang dimiliki oleh Syaikh Al-Islam harus dialihkan kepada parlemen. Ia membedakan antara kebudayaan dan peradaban. yang dapat membedakan antara satu bangsa (nation) dengan bangsa lainnya. Adat selalu berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Aliran ini menolak meniru barat secara radikal.Menurut mereka hanya agamalah yang dapat menyelematkan masyarakat dari keruntuhan. begitu juga mahkamah syari¶at dipindahkan dari Yuridiksi syaikh al-islam ke Yuridiksi Kementrian Kehakiman. mereka menuntut hak otonomi penuh dari kekuasaan Turki. Mua¶malah menurut mereka merupakan adat kebiasaan yang kemudian dikukuhkan oleh wahyu. mereka ingin menghidupkan kembali kebudayaan Turki yang dijiwai oleh islam. menurut aliran ini harus adanya pemisahan antara ibadah dan mua¶malah. bukan syari¶at. Tentang pembaharuan dalam islam. sederhana. Meskipun demikian. tetapi atas dasar kesamaan budaya. kebudayaan bersifat unik. nasionalis. Ketika faham nasionalisme berkembang di barat sistem millet terancam keberadaannya di Turki. Kelompok yang terkuat dari aliran ini ialah kelompok sirat-i mustakim. sebagaimana diyakini oleh penganut faham Pan Turkisme. batasan nasionalisme versi Gokalp ini tidak jelas jika dibandingkan dengan pandangan Halibe Edib yang mengatakan bahwa nasionalisme Turki itu terbatas pada kerajaan Usmani dan batasan geografisnya adalah Republik Turki sekarang ini. Oleh karena itu. dan madrasah yang selama ini dikuasai syaikh . karena di nomerduakan oleh sistem millet tersebut. subjektif dan timbul dengan sendirinya. Dalam kata lain syari¶at harus bersifat dinamis seperti adat. Oleh karena itu syari¶at yang berkaitan dengan mua¶malah juga harus berubah pula. Tetpai kelihatannya. Millet yahudi.

karena negara masih mengurusi masalah pendidikan agama(madrasah). maka larangan tersebut akan menjadi keharusan atau mengikat (ilzam). Dan harus mendapatkan hak yang sama dalam soal pendidikan. Majlis juga mendirikan komite syari¶at yang bertugas mengawasi semua undang-undang agar sesuai dengan hukum illahi. diambil dari penyair muslim yang shaleh. Poligami harus dihapuskan karena penghapusan ini diperbolehkan oleh syari¶at. khususnya aliran yang terakhir ini. Jadi pemisahan yang mereka usulkan masih belum mengantar Turki kepada negara sekuler. sebagaimana aliran barat harus diikut sertakan dalam pergaulan sosial. Betapapun aliran barat dan nasionalis ini telah dianggap sekuler. ekonomi dan politik. . dan warisan. percerain. Jika negara melarang terhadap apa yang diperbolehkan.al-islam harus dialihkan pengelolaannya kepada Kementrian Pendidikan inilah yang dimaksud oleh mereka tentang usulan pemisahan antara agama dan negara. Masalah wanita menurut aliran ini. Mahmed Akif. permainan kartu dan teriktrak. majlis tersebut juga melarang miinuman keras dan judi. tetapii beberapa ideide pemikiran para tokohnya yang masih ada yang terikat pada agama. Selain itu. Bahkan lagu kebangsaan Turki yang disetujui oleh Majlis Akbar Nasional pada bulan Maret 1921.

Penerbit Erlangga. Pembaharuan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan. 2003 HM.DAFTAR PUSTAKA y y Harun Nassution. Jakarta. Bulan Bintang. Yusron Asmawi: Pengantar Studi Pemikiran dan Gerakan Pembaharuan Dalam Dunia Islam. 2003 . Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful