P. 1
Potensi Dasar Manusia

Potensi Dasar Manusia

|Views: 1,400|Likes:
Published by dadangmunawar

More info:

Published by: dadangmunawar on Dec 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2013

pdf

text

original

Potensi Dasar Manusia Apa yang menyebabkan manusia dapat menjadi makhluk yang paling unggul di antara semua

makhluk lainnya? Namun di sisi lain, alasan yang sama ini dapat pula menjadikan manusia sebagai seburuk-buruk makhluk, bahkan lebih buruk dibanding binatang. Manusia, dengan kelebihannya ia menjadi khalifah di muka Bumi ini. Dahulu, tatkala Allah menyeru kepada makhluk-makhluk lainnya untuk mengemban amanah menjadi khalifah di muka Bumi, semua makhluk tersebut menolak. Gunung-gunung menolak, lautan menolak, burung-burung pun tak berani menerima karena beratnya amanah yang mesti mereka pikul tersebut. Namun, dengan kesombongannya, manusia pun menerima amanah yang berat ini. Inilah salah satu sifat manusia, suka tergesa-gesa dan lalim serta sombong. Namun Allah Yang Maha Penyayang memberikan manusia potensi-potensi dasar agar dapat dipergunakan selama hidupnya sebagai khalifah di muka Bumi. Manusia, meskipun daur siklus hidupnya mungkin tidak jauh berbeda dengan binatang, yaitu lahir, hidup dan segala macam kegiatannya selama hidup, kemudian mati, namun ada perbedaan yang menjadikan manusia makhluk yang paling sempurna (jika ia menggunakan potensipotensi yang dimilikinya ini). Potensi apa saja yang dimiliki manusia dalam perjalanannya mengemban tugas sebagai khalifah di muka Bumi ini? Ada tiga potensi dasar yang dimiliki oleh manusia : 1. Potensi µHati¶ 2. Potensi µPendengaran¶ 3. Potensi µPenglihatan¶ Mengenai potensi hati, terdapat sebuah hadist sahih sebagai berikut : ³Mintalah fatwa kepada hatimu sendiri. Kebaikan adalah apa-apa yang menentramkan jiwa dan hati. Dosa adalah apa-apa yang mengusik jiwa dan meragukan hati.´ (HR. Imam Ahmad) Sebagai makhluk yang dianugerahkan nafsu sekaligus potensi pengendalinya, maka tidak heran jika peranan nafsu kadang-kadang lebih dominan dalam menguasai seorang manusia. Berkenaan dengan itu, Allah pun memberikan petunjuk tentang bagaimana menjaga hati kita agar selamat dari bisikan-bisikan nafsu dan dari tipu daya syetan. Diantaranya adalah dengan senantiasa sadar dengan kelemahan kita di hadapan-Nya, dan membaca do¶a yang berkaitan dengan permohonan perlindungan masalah hati kepadaNya.

karena sifat-sifat lemahnya seperti sifat tergesa-gesa (Q. maka baginya adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.* Potensi Dasar Manusia Salah satu fungsi diturunkan al-Qur¶ân ialah sebagai pembeda (al-furqân). pembantah (Q. serta mengambil pelajaran dari dalam maupun luar dirinya. gunanya adalah untuk mempertegas dualisme yang paradoksi itu. Al-Syams/91: 7-10) Perlu dipertegas makna nafs.S Qaaf : 16) Adapun potensi pendengaran dan penglihatan. Kata ini seringkali diungkapkan oleh al-Qur¶ân dalam subtsansi makna yang berlainan. ³Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dua kesadaran ini dikemukakan dalam salah satu surat makiyah tepatnya surat al-Syams/91: 7-10: ( 9) (8) ( 7) Artinya: Demi pribadi manusia dan bagaimana Dia (Tuhan) menyempurnakanya. Manusia diberikan potensi untuk mengetahui dan mengamati sekitarnya.. Di samping itu. jika manusia memilih kecenderungan untuk mengingkarinya.S Al Kahfi : 54). Jika manusia dapat menggunakan potensi-potensi yang dimilikinya ini dengan benar. Maka sungguh berbahagialah orang yang mensucikannya. Di balik itu. Allah juga memberikan dua kesadaran bagi manusia. *Wallahua¶lam bish showab. dan sesungguh celakalah orang yang mengotorinya. Allah Maha Mendengar karena Dia lebih dekat kepada hamba-Nya dibandingkan urat nadinya sendiri. tetapkanlah hatiku pada agama-Mu)´ Doa¶ apapun yang kita bisikkan. dan sebagainya. maka keselamatan dunia dan akhirat akan diperolehnya.Berikut do¶a yang dianjurkan untuk selalu dibaca : ³Yaa muqollibal quluubi tsabbit qalbii µalaa diinika (Ya Allah yang Maha pembolak balik hati. hak dan batil. dan sebagainya.S Al Anbiyaa¶ : 37).S Al Ma¶aarij : 19-21). membagi makna nafs secara garis besar pada tiga bentuk: pertama: makna asal al- . kesadaran kejahatan dan kesadaran kebaikan. Muhammad Husain al-Tabâthabâ¶iy dalam al-Mizânnya. lalim dan sombong (Al Ahzab :72). suka berkeluh kesah (Q. yakni membedakan dualisme yang paradoksi. (QS. baik dan buruk. maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. halal dan haram. maknanya bukan hanya terbatas pada indera pendengar (telinga) dan indera penglihat (mata). dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya´ (Q. Namun. dua hal yang paradoksi itu jelas eksistensi di dalam diri dan di tengah kehidupan manusia.

menurut Khair al-Dîn al-Zarkali yang dikutip oleh Abdul Mujib. Menurutnya. nafs adalah aspek yang menghubungkan antara jasâd dan rûh sehingga masing-masing kebutuhan jasâd dan rûh dalam diri manusia dapat terpenuhi. maka yang aktif dan dominan adalah keburukan. Nafs diciptakan Allah secara sempurna untuk menampung dan mendorong manusia berbuat kebaikan dan keburukan. dan nafs muthma¶innah. M. yaitu: fisik (jasad/biologis). namun apabila dikotori. Menurutnya. Menarik disimak ungkapan psikolog terkemuka. dan (3) kesadaran . makna ketiga inilah yang dimaksud oleh kaum sufi sebagai medan samantik bagi qalb. berupa: akhlak. Seperti: nafs al-insân mengandung arti zat manusia itu sendiri. Makna ini dalam pandangan umum diartikan dengan jiwa atau spiritual manusia. Walaupun nafs tidak disandarkan pada kata alinsân. misalnya: ³bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu´. Berdasarkan hal ini kata nafs serta bentuk lainnya. Meskipun demikian. perbuatan. serta dapat mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan keburukan. yakni manusia yang tersusun dari ruh dan jasad. Dari interpretasi ini. lawwâmah. di dalam al-Qur¶ân digunakan sebagai taukîd (kata penegas). yakni alruh al-insaniyah. memunculkan isyarat bahwa potensi itu pada mulanya bersifat pasif. Kedua: kata nafs yang menunjuk pada pribadi manusia secara khusus dan utuh. Ketiga: kata nafs yang digunakan untuk ruh kemanusiaan (al-rûh al-insaniy). dan fisik dan jiwa (nafs/psikofisik). Dalam hal ini Abdul Mujib sepakat dengan pemaknaan kedua oleh al-Thabâthabâ¶iy. Quraish Shihab melihat nafs dalam ayat di atas sebagai potensi manusia. (2) karekter dari kekuatan itu yang umumnya berciri di bawah sadar. Pada kesempatan ini Abdul Mujib ingin membedakan antara jasâd. tidak aktif. dapat dilihat melalui tiga sudut. Dari ayat kesembilan dan ke-10 diperoleh gambaran bahwa nafs itu harus disucikan agar bisa meraih kebahagiaan yang seutuhnya. nafs. Oleh sebab itu nafs mesti di asah dengan stimulan-stimulan kebaikan. mengilhamkan berarti memberikan potensi agar manusia melalui nafs dapat menangkap makna baik dan buruk. Ketika menafsirkan ayat di atas al-Thabâthabâ¶iy menggunakan makna ketiga. rûh. gerak. kata nafs menujukkan makna diri manusia. maka kebaikanlah yang aktif mendominasi. potensi positif manusia lebih dominan dari pada potensi negatif.nafs menunjuk pada zat sesuatu yang disandarkan kepadanya. Studi tentang manusia. Freud: bahwa ada tiga hal yang amat penting disimak dalam psikis manusia: (1) kekuatan jiwa yang menentukan perilaku. Berdasarkan ayat al-Qur¶ân. seperti penegasan Allah atas diri-Nya ³Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang³. Apabila diasah dengan berbagai tindakan kebaikan. dan sebagainya. hanya saja daya tarik keburukan lebih kuat dari pada kebaikan. jiwa (ruh/psikis). Pendapat ini tidak jauh berbeda dengan penafsiran Thabâthabâ¶iy. dan nafs. sufi membagi nafs pada nafs amarah. Sebaliknya nafs yang tidak disucikan akan celaka dan tidak dapat membawa pemiliknya kepada kebahagiaan yang sejati.

Jika dalam kondisi labil atau terdapat noda-noda. Al-An¶âm/6: 12 . al-Mizân fiy Tafsîr al-Qur¶an. sifat dan perilaku itu menimbulkan refleksi-refleksi batin yang dengan kuat mengarahkan perilaku manusia. Proses penyucian mesti dijalani sesuai dengan kondisinya. yaitu mengubah usaha itu menjadi mudah. 286287 Lihat: QS. kesukaran dan bencana. Adat-istiadat yang pada hakikatnya terdiri dari kebiasan-kebiasaan kolektif merupakan suatu faktor yang efektif dan penting dalam menentukan nasib manusia ke depan. adalah hasil dari aspek-aspek positif. Walaupun semua itu adalah karakter yang diperoleh. kerusakan dan kemerosotannya. Potensi manusia harus disucikan. oleh sebab itu sedari kecil ia mesti senantiasa di asah dengan tarbiyah yang dilandasi oleh kebenaran mutlak. Dari dua kondisi ini. 1991). dengan bekerja seperti naluri. Hampir setiap orang digerakan oleh kebiasaan yang lahir dari stimulus-stimulus potensi nafs. apabila potensi itu dipupuk dengan perangai buruk. Jika dalam kondisi stabil dan masih murni. suatu resistensi alami terhadap aspek-aspek negatif suatu peristiwa. apabila diransang dengan sifat sabar. Dalam kehidupan manusia kebiasaan memiliki pengaruh yang amat penting. Kebiasaan mengambil porsi yang cukup besar dari usaha manusia. [1]Muhammad Husain al-Thabâthabâ¶iy (selanjutnya disebut dengan Al-Thabâthabâ¶iy). tentu kondisi pertama yang lebih efektif. misalnya. demikian juga dengan sifat-sifat positif lainnya. baik atau buruk. maka sifat sabar akan menguasai dan tumbuh menjadi karakter manusia yang sabar. Beranjak dari paparan di atas. Artinya potensi yang pasif itu memerlukan pembiasaan. Kekuatan sabar dan ketekunan spiritual dalam menghadapi kesulitan. seperti layaknya anak kecil. Kebiasaan adalah stimulus yang paling ampuh yang dapat menyuburkan potensi dasar manusia. Jilid XVI. dan kemampuan untuk mengatasi efek-efeknya. h.merupakan faktor yang dapat membawa perubahan penyaluran energi dan sebagai arah tujuan dorongan tersebut. maka tahapan penyuciannya dengan mengasahnya dengan stimulus-stimulus kebajikan. Bilamana dibentuk oleh kebiasaan menjadi sifat dan perilaku yang stabil. Aspek positif dan negatif dari kebiasaan memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan nafs manusia. Amarah. potensi dasar yang pasif dan diam itu. Oleh sebab itu rekontruksi nafs dengan formatformat kebajikan tidak bisa diabaikan dalam pembentukan perilaku manusia. maka karekter burukpun akan tumbuh dengan suburnya. (Bairût: Muassasah al-A¶lâmiy. ia mesti dikembalikan ketitik nol terlebih dahulu melalui taubat. yaitu al-Qur¶ân dan Sunnah. pengaruhnya sama kuat dan menjangkau jauh sebagaimana sifatsifat batin dan alami. kemudian senantiasa memupuknya dengan amal kebajikan agar ia tetap eksis dalam memantau pertumbuhan spritual manusia. Sayid Mujtaba Musawi Lari mengatakan:Perangai moral yang baik dan buruk berakar di dalam batin manusia sebagai akibat latihan dan pengulangan.

Padahal jika seseorang mengetahui dan mengembangkannya secara maksimal. Kebanyakan orang merasa kesulitan dalam mengembangkan atau mengenali potensi yang ada dalam dirinya. Potensi µJasmaniah / Fisik¶ 2. tatkala Allah menyeru kepada makhluk-makhluk lainnya untuk mengemban amanah menjadi khalifah di muka Bumi. Mereka merasa takut untuk mengembangkan potensi tersebut. Terkadang seseorang tidak menyadari bahwa potensi yang ada dalam dirinya begitu besar. manusia pun menerima amanah yang berat ini. Potensi µAkal¶ . dengan kelebihannya ia menjadi khalifah di muka Bumi ini. Seseorang jadi terbiasa dengan potensi yang mereka miliki. Potensi apa saja yang dimiliki manusia ? Ada tiga potensi dasar yang dimiliki oleh manusia : 1. bukan tidak mungkin mereka akan menjadi sukses. Namun. lautan menolak. sehingga orang itu tidak bisa memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya. Dahulu. Tentu saja semua itu butuh perjuangan untuk mengetahui dan mengembangkan potensi yang ada. Al-Nisâ¶/4: 1 Potensi Dasar Manusia A. Potensi Dasar Manusia Apa yang menyebabkan manusia dapat menjadi makhluk yang paling unggul di antara semua makhluk lainnya? Namun di sisi lain. Potensi µRohaniah / Ibadah¶ 3. B. semua makhluk tersebut menolak. Potensi Diri Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang. alasan yang sama ini dapat pula menjadikan manusia sebagai seburuk-buruk makhluk. dengan kesombongannya.al-Thabâthabâ¶iy. Gunung-gunung menolak. burung-burung pun tak berani menerima karena beratnya amanah yang mesti mereka pikul tersebut. suka tergesa-gesa dan lalim serta sombong. 287 Lihat: QS. Inilah salah satu sifat manusia. bahkan lebih buruk dibanding binatang. setiap orang memiliki hal tersebut. seseorang merasa bingung akan potensi apa yang ada padanya. Yang sebelumnya mereka tidak tahu potensi yang terpendam dalam dirinya menjadi sangat tahu. Manusia.

Misalnya mata untuk melihat. Mereka lulus dengan predikat cumlaud juga banyak. Potensi Jasmaniah / Fisik Merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup. betapa dahsyatnya kita kalau selalu termotivasi untuk belajar. Sehingga tercipta suatu letupanletupan karya karenanya. bulutangkis. Tapi kenapa negeri justru terpuruk akan moralnya. jangankan didunia. kaki untuk berjalan. kita dapat mengetahui potensi apa yang ada dalam diri kita. Akal yang diberikan oleh Allah untuk kita seharusnya dimanfaatkan dengan baik dengan memikirkan ayat-ayat kauliyah (tersurat) dan ayat-ayat kauniyah (tersirat). dan beramal.1. dan beramal. Dan akal ini hanya terdapat pada seorang makhluq saja. Sungguh pabila akal digunakan dengan baik pada tiap-tiap manusia rasa sakinah akan memayungi bumi dari kerusakannya. Pemenang-pemenang olimpiade sains dan matematika bertaburan di Indonesia. Mereka tidak tahu bagaimana cara mengembangkan potensi fisik. seperti olahraga sepakbola. Dalam benaknya hanya kejahatan. Secara umum Spiritual Quotient merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan keimanan dan akhlak mulia Tidak diragukan lagi. Potensi Akal ( IQ ) Potensi akal Merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia ( terutama otak sebelah kiri ). akan sangat terasa manfaatnya. Padahal Jika di gali lebih dalam potensi ini. . diindonesia saja bertaburan orang-orang pintar. telinga untuk mendengar dan lain-lain. Banyak dari manusia menggunakan akalnya untuk mencuri. yaitu insan bernama manusia. mungkin dengan kita mencoba berolahraga. Potensi Rohaniah / Hubungan Manusia dengan Tuhan ( SQ ) Merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan di luar ego. Itulah yang membedakan antara manusia dengan binatang. kedengkian. bersilat lidah di pengadilan. kembangkanlah potensi yang ada pada kaki kita. tumbuhan. bekerja. membunuh. dan malaikat sekalipun. yaitu bisa dengan kita berolahraga. menghitung dan menganalisis. Fungsi potensi tersebut adalah untuk merencanakan sesuatu. Tapi realita yang terjadi tak seindah tujuan awal. Dan kita dapat mengembangkannya dengan baik dan maksimal. dan keirian terus-menerus. Misalnya seperti kaki. Bayangkan. bekerja. Ia seperti bahan bakar yang mampu menggerakkan seseorang untuk selalu konsisten belajar. Korupsi merajalela diberbagai sektor. memikirkan cara-cara untuk menyingkirkan seorang yang dianggap musuhnya. Akal adalah potensi yang begitu istimewa. spiritualitas memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. 2. 3. Sebenarnya banyak orang pintar dan cerdas didunia ini. Banyak orang mengabaikan potensi yang satu ini. jin. renang dll. Sehingga menyebabkan orang seperti ini dikatakan sebagai orang yang kerdil. setan.

dan qalbu ruhaniah yang dalam Bahasa Indonesia disebut hati nurani. Masalahnya sekarang adalah qalbu manusia sering lengah dan lalai sehingga mudah terdorong sesat ketika dipengaruhi oleh gejolak hawa nafsu dan terseret oleh godaan iblis/setan. Maka kalau saja manusia selalu mengikuti suara qalbunya. Ketika manusia masih dalam wujud ruh di alam lahut. Pastilah ia orang yang pintar mencari alasan atau pintar melobi pihak ketiga dan pintar mengkalkulasi kecurangan. Al-Qur'an pun banyak mengarahkan manusia untuk selalu mendengarkan suara qalbunya. mintalah fatwa pada dirimu (qalbumu) sendiri.Korupsi yang dilakukan pun tidak tanggung-tanggung berkisar ratusan juta hingga triliunan rupiah. Kalau menurut saya orang bodoh palingan bermain dikisaran jutaan rupiah saja. meskipun orang lain sudah membenarkanmu". Bukankah Rasulullah SAW berpesan kepada Wabishah: 'istafti nafsaka (qalbak)!' "Wahai Wabishah. dan mengguncang dirimu. Untuk itulah Allah SWT menurunkan para rasul dengan membawa ajaran agama sebagai pengingat bagi yang lengah. . Ia berani menipu orang tuanya dengan alasan untuk duit kursus namun digunakan untuk hura-hura bersama teman-temannya. suatu kebajikan adalah apa yang menenteramkan qalbumu. Sehingga semakin jelaslah akal yang pintar dan cerdas tidak identik dengan kemuliaan seseorang. penegas bagi yang ragu. FITHRAH Potensi Dasar Manusia Spiritualitas manusia berpusat pada qalbu. Hakikat Diri dan Inti Kemanusiaan Hakekat diri manusia adalah diri yang ruhaniah/spiritual yang sudah tercipta sebelum adanya tubuh biologis (basyar). qalbu jismaniah berupa gumpalan daging yaitu jantung. dan engkaupun tenteram dengannya. tapi faktor utama dalam proses keberagamaan adalah qalbu. Dalam proses hidup beragama kitab suci adalah faktor sekunder. Suatu kejahatan adalah apa yang menggelisahkan qalbumu. Inti ruh yang menjadi pusat diri manusia adalah qalbu. ruh merupakan wujud pertama manusia dalam proses penciptaannya sebelum diturunkan ke bumi dan dimasukkan ke dalam tubuh jismaniah (basyar). Sumber ilmu (informasi) keagamaan adalah kitab suci. perasaan. Di dalam Bahasa Arab dikenal ada 2 macam qalbu. dan di dalam qalbu manusia sudah ada potensi-potensi spiritual yang merupakan format dasar kemanusiaan. Di dalam qalbu ruhaniah inilah terletak fithrah (sifat-sifat asli dari Tuhan) berupa kesadaran. Allah mempersiapkan basyar (tubuh biologis kebinatangan) hanya sebagai cangkang/wadah bagi si manusia ruhaniah itu. dan lain sebagainya. Dan pula seorang anak yang pintar justru berani melawan orang tuanya yang secara pendidikan jauh dibawahnya. itu pun sudah cukup menyelamatkan diri dan kehidupannya. Kalau kita bisa telaah tidak mungkinlah orang bodoh melakukan itu. petunjuk bagi yang bingung.

Asal kata Fithrah dan artinya Apa arti kata fithrah? Sudah menjadi tradisi bahwa setiap tahun. Di sini jelas ada 2 kata yang populer yaitu fithri dan fithrah. seperti kuncup bunga yang memecah/mekar. Fithrun sebagai mudhof ilayh dibaca fithri (lihat idul fithri). Khalaqa (to create): mengadakan sesuatu dari bahan material yang memang sudah ada. Contohnya. Di negara tetangga kita seperti Singapura dan Malaysia orang pun menyebutnya zakatul fithri/shadaqah fithri. Di dalam Al-Qurâ'an pun istilah fathara hanya dipergunakan untuk Allah. Media-media Arab berbahasa Inggris. menyebut Idul Fithri dengan "Fast Breaking Festive". Zakatul Fithri atau Shadaqatul Fithri artinya adalah zakat/shadaqah yang harus dibayarkan pada saat orang melaksanakan futhur atau mengakhiri puasa. menjelang Hari Raya Idul Fithri kita membayar Zakat Fithrah. Fathara (to originate): mengadakan sesuatu dari belum adanya sama sekali. Contoh: di alam sudah ada tanah liat. Penciptaan adalah pengadaan sesuatu dari bahan yang memang sudah ada sebelumnya. Karena di dalam qalbu itu Allah SWT sudah menempatkan potensi-potensi dasar spiritual (fithrah). ilmu dan kemerdekaan. Misalnya: fatharas samawati wal ardh. si manusia ruhaniah itu qalbunya tidak kosong. moralitas. sebelum dibayarkan zakatul fithri/shadaqatul fithri". 2. tidak makan.. Jadi. sejak diturunkan dari sisi Allah.kecerdasan. bibit iman. seperti Arab News dan lainlain. iman dan iradah. Itu sebabnya ia disebut futhur/ifthar yang artinya makan yang memecah kepuasaan (to break the fast) yang menjadi populer dengan breakfast. Maka di pagi hari. Kedua kata itu bersumber dari dari satu akar kata yang sama yakni fathara yang mempunyai 2 makna: y y to break out = memecah. Karena itu fathara lebih dahsyat dari khalaqa. karena tidur orang bagaikan berpuasa. artinya memecah kepuasaan. makan yang pertama adalah makan yang memecah kepuasaannya. dari tanah liat orang mencipta cangkir porselin. Hal ini berkaitan dengan hadist Nabi SAW. . 1. Maka idul fithri adalah hari raya memecah (mengakhiri) puasa. Dalam bahasa sehari-hari disebut juga futhur/ifthor. tapi di Indonesia istilah ini lebih dikenal zakat fithrah. belum diterima oleh Allah. "Puasa seseorang akan tetap terkatung-katung antara bumi dan langit. membelah. Fathara dalam arti memecah --> fithrun. festival mengakhiri puasa. Fathara dalam makna yang kedua: "mencipta pertama kali" Terdapat perbedaan antara khalaqa dengan fathara. di malam hari. karena mengadakan sesuatu dari belum adanya sama sekali.. to originate = muncul. memunculkan.

Dari kata fathara yang bermakna to originate itulah terbentuk istilah fithrah (originality). dimunculkan untuk pertama kalinya. Fithrah adalah sifat/karakter yang mengiringi sesuatu sejak penciptaannya pertama kali. Originality adalah ciri. sifat atau karakter original. Ciri atau sifat sejak sesuatu itu origin. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->