P. 1
SAP Hipertensi

SAP Hipertensi

|Views: 1,219|Likes:
Published by Aris Purnomo

More info:

Published by: Aris Purnomo on Dec 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2013

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN Hari/tanggal Waktu Tempat Sasaran 1. Tema 2. Tujuan : Selasa, 7 Desember 2010 : 08.10 – 08.

20 WIB : SMK 2 Pasundan : Lansia RW 05 Kelurahan Maleber Kecamatan Andir : Posbindu :

a. Tujuan Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang posbindu diharapkan semua lansia di RW 05 mengerti dan memahami hal-hal mengenai posbindu. b. Tujuan Khusus Setelah dilakukan penyuluhan 1 x ... menit, masyarakat mampu: a. Mengetahui pengertian posbindu b. Mengetahui tujuan posbindu c. Mengetahui manfaat posbindu d. Mengetahui pelayanan kesehatan posbindu e. Mengetahui mekanisme pelaksanaan kegiatan posbindu f. Mengetahui proses pembentukan posbindu

3. Materi Materi penyuluhan terlampir : a. Pengertian posbindu b. Tujuan posbindu c. Manfaat posbindu d. Pelayanan kesehatan posbindu

dan 3. 3 Menit proses pembentukan posbindu Evaluasi materi yang diberikan Menberikan 4. dengan memperhatikan dan mendengarkan Mendengarkan Menjelaskan tentang posbindu. Metoda Ceramah dan tanya jawab 5. 5 Menit Menjelaskan tujuan dari penyuluhan Pelaksanaan Kegiatan Peserta Menjawab salam. flip chart/MS powerpoint 6. Mekanisme pelaksanaan kegiatan posbindu f. dan memperhatikan pelaksanaan kegiatan posbindu. pelayanan kesehatan. dan manfaat. Media Leaflet. 1 Menit reinforcement kepada Mendengar dan peserta atas jawaban yang diberikan Terminasi Mengucapkan terima kasih perhatian dan peran serta 7. 1 menit Kegiatan Penyuluhan Pembukaan Membuka kegiatan mengucapkan salam Memperkenalkan diri 2. Proses pembentukan posbindu 4. Kegiatan Penyuluhan No Waktu 1.e. Evaluasi • Evaluasi proses Mendengarkan Menanyakan kepada peserta tentang dan menjawab atas menjawab salam .tujuan.

Peserta dapat menyebutkan pengertian posbindu 2. Peserta dapat menyebutkan proses pembentukan posbindu . Peserta dapat menjelaskan pelaksanaan kegiatan posbindu 6. Peserta dapat menyebutkan tujuan posbindu 3.Mengetahui bagaimanakah proses kegiatan penyuluhan berjalan • Evaluasi hasil Mengetahui apakah : 1. Peserta dapat menyebutkan manfaat posbindu 4. Peserta dapat menyebutkan pelayanan kesehatan posbindu 5.

produktif dan mandiri selama mungkin serta melakukan upaya rujukan bagi yang membutuhkan (Depkes. Materi Pos Pembinaan Terpadu ( Posbindu ) a. program ini berbeda dengan Posyandu. 2007). 2007). karena Posbindu dikhususkan memasuki lansia (Depkes. namun sesuai kondisi usianya agar tetap sehat. b. untuk pembinaan para Posbindu kependekan dari Pos Pembinaan Terpadu. Tujuan Tujuan diadakannya Posbindu adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berguna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan eksistensinya dalam strata kemasyarakatan. Jadi dengan adanya Posbindu diharapkan adanya kesadaran dari usia lanjut untuk membina kesehatannya serta meningkatkan peran serta masyarakat termasuk keluarganya dalam mengatasi kesehatan usia lanjut. Manfaat Posbindu orang tua baik yang akan memasuki masa lansia maupun yang sudah . khususnya penduduk usia lanjut. Fungsi dan tugas pokok Posbindu yaitu membina lansia supaya tetap bisa beraktivitas.Lampiran 1. Pengertian Posbindu Posbindu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) yang dibentuk oleh masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan masyarakat itu sendiri. c.

mekanisme pelaksanaan kegiatan yang sebaiknya digunakan yang lazim digunakan di Puskesmas. Jenis pelayanan kesehatan yang dapat diberikan kepada usia . 7) Pemeriksaan adanya protein dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit ginjal.d. buang air besar/kecil dan sebagainya. Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan Posbindu Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima terhadap usia lanjut di kelompok. gerak jalan santai dan lain sebagainya untuk meningkatkan kebugaran. Pelayanan Kesehatan Pelayaan kesehatan di Posbindu meliputi pemeriksaan kesehatan fisik dan mental emosional. mandi. 10) Kunjungan rumah oleh kader disertai petugas bagi anggota kelompok usia lanjut yang tidak datang. Pemeriksaan ini berhubungan dengan mental emosional dengan menggunakan pedoman 2 menit. e. penyuluhan contoh menu makanan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan gizi usia lanjut serta menggunakan bahan makanan yang berasal dari daerah tersebut. 8) Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas bilamana ada keluhan dan atau ditemukan kelainan. dalam rangka kegiatan perawatan kesehatan masyarakat (public health nursing) 11) Pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT). 5) Pemeriksaan hemoglobin menggunakan Talquist atau Sahli. naik turun tempat tidur. 4) Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter dan stetoskop serta penghitungan denyut nadi selama 1 menit. 2) Pemeriksaan status mental. berpakaian. berjalan. 6) Pemeriksaan adanya gula dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit gula (diabetes mellitus). 3) Pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan dan dicatat pada grafik Indeks Masa Tubuh (IMT). Kartu Menuju Sehat (KMS) Usia Lanjut sebagai alat pencatat dan pemantau untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita (deteksi dini) atau ancaman masalah kesehatan yang dihadapi dan mencatat perkembangannya dalam Buku Pedoman Pemeliharaan Kesehatan (BPPK) Usia Lanjut atau catatan kondisi kesehatan lanjut dikelompok sebagai berikut: 1) Pemeriksaan aktivitas kegiatan sehari-hari (activity of daily living) melipui kegiatan dasar dalam kehidupan seperti makan/minum. 12) Kegiatan olah raga seperti senam lansia. 9) Penyuluhan bisa dilakukan di dalam maupun di luar kelompok dalam rangka kunjungan rumah dan konseling kesehatan dan gizi sesuai dengan masalah kesehatan yang dihadapi oleh individu dan atau kelompok usia lanjut.

pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan status mental d. misalnya mengambangkan kelompok- kelompok yang sudah ada seperti kelompok pengajian. kelompok arisan usia lanjut dan lain-lain. kelompok jemaat gereja. Pendekatan PKM merupakan suatu pendekatan yang sudah umum dilaksanakan dan merupkan pendekatan pilihan yang dianjurkan untuk pembentukan Posbindu baru. Tahap pertama: Pendaftaran. Tahap Kelima: Pemberian penyuluhan dan konseling f. Proses Pembentukan Posbindu Pada prinsipnya pembentukan Posbindu didasarkan atas kebutuhan masyarakat usia lanjut tersebut. Tahap ketiga: Pengukuran tekanan darah. Pembentukan Posbindu dapat pula menggunakan pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD).sistem 5 tahapan/5 meja sebagai berikut: a. Tahap kedua: Pencatatan kegiatan sehari-hari yang dilakukan usila. Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam pembentukan posbindu dimasyarakat sesuai dengan kondisi dan situasi masing-masing daerah. dilakukan sebelum pelaksanaan pelayanan b. Langkah-langkahnya meliputi: 1) Pertemuan tingkat desa 2) Survey mawas diri 3) Musyawarah Masyarakat Desa 4) Pelatihan kader 5) Pelaksanaan upaya kesehatan oleh masyarakat 6) Pembinaan dan pelestarian kegiatan . serta penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan c. Tahap keempat: Pemeriksaan air seni dan kadar darah (laboratorium sederhana) e.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->